<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Fintech &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/fintech/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Oct 2019 03:39:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Fintech &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Khofifah Ajak Muslimat Tingkatkan Dakwah di Bidang Ekonomi</title>
		<link>https://memontum.com/khofifah-ajak-muslimat-tingkatkan-dakwah-di-bidang-ekonomi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Sep 2019 10:33:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Fintech]]></category>
		<category><![CDATA[Khofifah]]></category>
		<category><![CDATA[Muslimat NU]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/93487-khofifah-ajak-muslimat-tingkatkan-dakwah-di-bidang-ekonomi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa meminta Muslimat NU untuk meningkatkan progresivitas dakwah melaui bidang ekonomi agar tidak ada lagi perempuan dan warga Muslimat yang terjerat rentenir. Hal tersebut diucapkan Gubernur Jawa Timur ini saat penyelenggaraan Haul Akbar Pendiri Muslimat NU dan Kajian Inspirasi 1441 di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa meminta Muslimat NU untuk meningkatkan progresivitas dakwah melaui bidang ekonomi agar tidak ada lagi perempuan dan warga Muslimat yang terjerat rentenir.</p>
<p>Hal tersebut diucapkan Gubernur Jawa Timur ini saat penyelenggaraan Haul Akbar Pendiri Muslimat NU dan Kajian Inspirasi 1441 di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya.</p>
<p>“Kita semua punya harapan bahwa ibu-ibu Muslimat NU dapat mewujudkan komitmen untuk membebaskan masyarakat dari kemiskinan dan jeratan renternir melalui koperasi dan program perkreditan rakyat yang lebih luas jangkauannya,” jelas Khofifah.</p>
<p>Dakwah melalui penguatan program ekonomi ini, lanjutnya, perlu lebih progresif seiring dengan program arus ekonomi baru yang digagas Wakil Presiden Terpilih, KH Ma’ruf Amin.Karena itu, Muslimat NU harus terus belajar dan mengikhtiarkan hal tersebut. Mengenai gagasan program tersebut telah ada fatwa MUI tentang Financial Technology (Fintech).</p>
<p>Fintech ini bisa menjadi penguatan dakwah Bil Maal yang harus dilakukan Muslimat NU.</p>
<p>&#8220;Sebagai implementasinya, nanti akan diluncurkan aplikasi e-commerce Muslimat NU, Insya Allah bulan November saat Rakernas Muslimat NU. Supaya yang rumahnya di ujung Pacitan, yang rumahnya di ujung Trenggalek, yang rumahnya di ujung Situbondo, yang punya produk tidak perlu repot-repot harus membuat gudang tetapi produk dapat dipasarkan. Begitu juga sebaliknya,” kata mantan Menteri Sosial ini.</p>
<p>Menurutnya, aplikasi ini bisa berseiring dengan program Pemprov Jatim One Pesantren One Product (OPOP).Harapannya, ketika terdapat produk terpilih dapat dibimbing, didampingi, dan dikembangkan agar berkualitas dan berdaya saing, layak jual tidak hanya di dalam tetapi juga di luar negeri.</p>
<p>“Training centernya saat ini di Unusa yang sudah saya resmikan satu bulan yang lalu. Saya ingin ini menjadi inovasi dakwahnya muslimat. Dakwah Bil Maal. Saya berharap program ini terus dikuatkan,” harapnya.</p>
<p>Khofifah juga mengajak kepada Muslimat NU untuk menyisir embrio-embrio sentra pertumbuhan ekonomi di lingkungan Muslimat NU.</p>
<p>“Sekarang tahun 2019 kita menyelenggarakan Haul Akbar pendiri Muslimat NU untuk memberikan semangat bagi kita, bagaimana Muslimat NU bisa menguatkan ekonominya sebagai media dakwah dan mewujudkan gagasan Kyai Wahab untuk kebangkitan para pedagang ,” tegasnya.</p>
<p>Menurutnya, inovasi dakwah berikutnya adalah dakwah melalui digital IT. Mengingat hampir semua anggota Muslimat NU memegang telepon genggam (handphone).</p>
<p>“Saya ingin mengajak kepada kita semua, pemanfaatan digital IT lewat handphone juga kita pakai sebagai sarana dakwah. Terima kasih jajaran Muslimat NU telah banyak melakukan khataman Al Qur&#8217;an one day one juz. Ada juga yang mengamalkan one week one juz,” ujarnya.</p>
<p>Dijelaskan, dakwah melalui Digital IT ini bisa dilakukan untuk Khataman Quran. Khataman tersebut ada yang satu hari satu jus, juga ada yang satu minggu satu jus.</p>
<p>“Dengan memperbanyak gerakan mengkhatamkan Alqur&#8217;an kita mohon semoga Allah menganugerahkan limpahan keberkahan kepada bangsa Indonesia dan Jawa Timur pada khususnya,” ucapnya.</p>
<p>Hadir juga dalam kesempatan itu, ulama dari Mekkah Dr. Syekh Muhammad Ismail.Dalam ceramah agamanya, Ulama dari Mekkah Dr. Syekh Muhammad Ismail menekankan kemuliaan perempuan di menurut Islam, menurut Nabi Muhammad SAW dan Allah SWT.</p>
<p>Seorang perempuan bisa memikul tanggung jawab lebih besar dari pria. Allah memuliakan perempuan muslim.</p>
<p>“Ridho atau kerelaan dari kedua orang tua. Ridho ibu di atas ayah. Berbakti kepada Ibu 3 kali lipat dibanding kepada Ayah,” pungkasnya. <strong>(Ace/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">93487</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Manfaatkan Kemudahan Fintech, Konsumen Harus Siap Konsekuensinya</title>
		<link>https://memontum.com/manfaatkan-kemudahan-fintech-konsumen-harus-siap-konsekuensinya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Feb 2019 15:18:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Fintech]]></category>
		<category><![CDATA[pinjaman online]]></category>
		<category><![CDATA[Seminar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/78291-manfaatkan-kemudahan-fintech-konsumen-harus-siap-konsekuensinya</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Perkembangan teknologi tak lagi mampu dibendung. Hampir semua sektor memanfaatkan teknologi. Salah satunya perkembangan online shopping dengan metode pembayaran finansial technology (Fintech). Tentunya dengan berbagai kemudahan tersebut, akan banyak konsekuensi yang harus dijalani masyarakat sebagai konsumen. &#8220;Online shopping itu memudahkan customer. Bank Indonesia sangat mendukung, karena berdampak positif bagi perekonomian Indonesia. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Perkembangan teknologi tak lagi mampu dibendung. Hampir semua sektor memanfaatkan teknologi. Salah satunya perkembangan online shopping dengan metode pembayaran finansial technology (Fintech). Tentunya dengan berbagai kemudahan tersebut, akan banyak konsekuensi yang harus dijalani masyarakat sebagai konsumen.</p>
<p>&#8220;Online shopping itu memudahkan customer. Bank Indonesia sangat mendukung, karena berdampak positif bagi perekonomian Indonesia. Makin mudah maka pertumbuhannya makin cepat. Saya berpesan, walaupun belanja online itu mudah, namun jangan terlalu konsumtif, seperlunya saja. Karena kemudahan itu kan hanya daya tarik,&#8221; jelas Difi Ahmad Johansyah, Kepala Perwakilan BI Propinsi Jawa Timur, kepada Memo X, usai mengisi seminar bertajuk &#8220;Urgensi sistem pembayaran dan peran strategis Bank Sentral dalam penguatan sektor keuangan di Indonesia&#8221; di gedung Pascasarjana FEB UB lantai 7, Kamis (14/2/2019).</p>
<div id="attachment_78293" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-78293" decoding="async" class="size-full wp-image-78293" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_3764-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Mahasiswa menyimak materi yang disampaikan Setyo Tri Wahyudi, PhD. (rhd)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_3764-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_3764-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_3764-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_3764-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_3764-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-78293" class="wp-caption-text"><strong>Mahasiswa menyimak materi yang disampaikan Setyo Tri Wahyudi, PhD. (rhd)</strong></p></div>
<p>Difi menambahkan, Indonesia mampu memulai gerakan non tunai untuk mengurangi ketergantungan pada uang tunai. Hal ini sekaligus sebagai literasi keuangan baik secara positif maupun negatif. &#8220;Semua sistem itu bagus, namun juga ada konsekuensi resiko yang harus ditanggung konsumen. Misal deposit, debit tagihan untuk pembayaran hutang. Jadi jangan terlalu manja dengan kemudahan, namun resikonya akan memberi kerugian tersendiri. Harus hati-hati, terlebih dengan sistem lending, harus paham resikonya,&#8221; tambah Difi.</p>
<p>Gerakan non tunai dikenalkan sejak 2013, namun lambat karena masih banyak pihak yang belum siap. Transaksi tunai juga tidak bisa dihilangkan, seperti transaksi di daerah terpencil. &#8220;Kalau belum siap ya nggak papa jangan dipaksakan. Karena selama ini mereka masih menerima uang tunai. Tidak perlu memaksa, tunggu prosesnya. Lama kelamaan mereka juga akan bisa beradaptasi,&#8221; ungkap Difi.</p>
<div id="attachment_78292" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-78292" decoding="async" class="size-full wp-image-78292" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190214-WA0041-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Kepala Perwakilan BI Propinsi Jawa Timur, Difi Ahmad Johansyah. (rhd)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190214-WA0041-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190214-WA0041-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190214-WA0041-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190214-WA0041-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190214-WA0041-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-78292" class="wp-caption-text"><strong> Kepala Perwakilan BI Propinsi Jawa Timur, Difi Ahmad Johansyah. (rhd)</strong></p></div>
<p>Online shopping atau Fintech juga turut mempengaruhi kurs rupiah. Dengan kemudahan sistem, banyak pula konsumen luar negeri yang berbelanja produk Indonesia. Khususnya di bidang UMKM, pangan, dan lainnya. &#8220;Untuk menguatkan rupiah, kita harus menguatkan ekspor dan cari devisa yang banyak. Contohnya sektor pariwisata, dapat mendatangkan devisa,&#8221; tandas Difi.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Program Studi Ekonomi, Keuangan, dan Perbankan FEB UB, Setyo Tri Wahyudi, PhD, mengatakan dalam online shopping, harga bukan menjadi prioritas utama. Namun kemudahan memperoleh barang tanpa perlu membuang tenaga dan waktu untuk memenuhi kebutuhan itu yang dicari konsumen.</p>
<p>&#8220;Keuntungannya ga seberapa, misal Rp 1.000 dikalikan berapa dari jumlah penduduk sebagai konsumen. Contohnya Flash Sale Bukalapak, harga emas 50 gram Rp 30 juta dijual hanya Rp 12.000. Peminatnya sangat banyak, meski hanya 1 pembeli terpilih yang beruntung. Program ini menarik dan mampu menjadi mindset bahwa belanja di Bukalapak itu murah. Nah fungsi bank sentral untuk menjaga inflasi dalam transaksi tersebut,&#8221; terang Setyo. <strong>(adn/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">78291</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BPR Surya Artha Utama Pangkas Fintech Abal-abal</title>
		<link>https://memontum.com/bpr-surya-artha-utama-pangkas-fintech-abal-abal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Feb 2019 13:32:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Fintech]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[pinjaman online]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/78289-bpr-surya-artha-utama-pangkas-fintech-abal-abal</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Seiring banyaknya kasus terkait pinjaman berbasis online, disikapi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dengan gencar mensosialisasikan dampak bahaya melakukan pinjaman kepada jasa fintech yang belum jelas legalitasnya. Pasalnya, dari berbagai kemudahan yang ditawarkan itu, tak jarang masyarakat terjerumus ke dalam membengkaknya bunga pinjaman. Direktur Utama PT. BPR Surya Artha Utama Renny Wulandari menyampaikan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Seiring banyaknya kasus terkait pinjaman berbasis online, disikapi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dengan gencar mensosialisasikan dampak bahaya melakukan pinjaman kepada jasa fintech yang belum jelas legalitasnya. Pasalnya, dari berbagai kemudahan yang ditawarkan itu, tak jarang masyarakat terjerumus ke dalam membengkaknya bunga pinjaman.</p>
<p>Direktur Utama PT. BPR Surya Artha Utama Renny Wulandari menyampaikan, bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan dana pinjaman, pihaknya telah menawarkan solusi lain, yakni melalui jasa pinjaman kelompok di Bank Perkreditan Rakyat (BPR). BPR Surya Artha Utama sebagai perusahaan pelat merah milik Pemkot Surabaya dipastikan siap membantu warga.</p>
<p>“Saat ini BPR sudah menjangkau masyarakat Surabaya. Bahkan tidak hanya Surabaya, sekitar Surabaya juga ada, Sidoarjo dan Gresik,” katanya, Kamis (14/2/2019).</p>
<p>Renny,&#8211; sapaan lekatnya &#8211;, menyampaikan selain memberikan kemudahan pembiayaan kredit bagi kelompok usaha, pihaknya juga menghimpun tabungan dan deposito dengan suku bunga rendah. Bahkan dengan persyaratan yang cukup mudah dan cepat. Terlebih, bagi kelompok masyarakat yang tertarik untuk melakukan pinjaman, cukup hanya satu orang yang memberikan jaminan.</p>
<p>“Dari kelompok itu, tidak perlu satu anggota memberikan satu jaminan, namun bisa diwakilkan atas nama ketua kelompok. Cukup satu kelompok ini, dibackup satu jaminan, misal dari ketua kelompoknya,” papar perempuan berkerudung ini.</p>
<p>Ia menambahkan ke depan pihaknya bakal intens melakukan sosialisasi ke masyarakat untuk menawarkan pinjaman dana dengan bunga yang cukup rendah melalui BPR. Dengan begitu, pihaknya berharap, masyarakat lebih mudah untuk mendapatkan pinjaman, meskipun mereka tidak mempunyai jaminan.</p>
<p>“Nanti kita akan intens sosialisasikan ke RT/RW melalui komunitas-komunitas masyarakat, itu kita bisa memberikan pinjaman kelompok, istilahnya tanggung renteng,” pungkasnya.<strong>(est/ano/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">78289</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
