<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>fkub kota malang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/fkub-kota-malang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Jul 2021 17:26:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>fkub kota malang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>FKUB Kota Malang Deklarasikan Dukungan PPKM Darurat</title>
		<link>https://memontum.com/fkub-kota-malang-deklarasikan-dukungan-ppkm-darurat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Jul 2021 12:39:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[fkub kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[ppkm darurat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=147648</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) mendeklarasikan dukungan terhadap Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Jumat (09/07). Bertempat di Lantai 4 Mini Blok Office, semua komponen 6 agama menghadiri deklarasi ini. Ketua FKUB Kota Malang, Ahmad Taufik, mengatakan bahwa giat ini bertujuan agar semua komponen masyarakat mentaati [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) mendeklarasikan dukungan terhadap Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (<a href="https://ngide.id/apasih-arti-ppkm-kok-jadi-kebijakan-pemerintah-indonesia-menangani-covid-19/" data-type="URL" data-id="https://ngide.id/apasih-arti-ppkm-kok-jadi-kebijakan-pemerintah-indonesia-menangani-covid-19/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">PPKM</a>) Darurat, Jumat (09/07).</p>



<p>Bertempat di Lantai 4 Mini Blok Office, semua komponen 6 agama menghadiri deklarasi ini. Ketua FKUB Kota Malang, Ahmad Taufik, mengatakan bahwa giat ini bertujuan agar semua komponen masyarakat mentaati isi dari <a href="https://ngide.id/apasih-arti-ppkm-kok-jadi-kebijakan-pemerintah-indonesia-menangani-covid-19/" data-type="URL" data-id="https://ngide.id/apasih-arti-ppkm-kok-jadi-kebijakan-pemerintah-indonesia-menangani-covid-19/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">PPKM</a> Darurat.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan">Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Jadi harapannya, kita bisa bersama-sama dengan seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga Kota Malang untuk mentaati semua isi dari <a href="https://ngide.id/apasih-arti-ppkm-kok-jadi-kebijakan-pemerintah-indonesia-menangani-covid-19/" data-type="URL" data-id="https://ngide.id/apasih-arti-ppkm-kok-jadi-kebijakan-pemerintah-indonesia-menangani-covid-19/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">PPKM</a> Darurat,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Pihaknya mengaku prihatin karena korban pandemi Covid-19 makin banyak berjatuhan. Oleh karenanya FKUB berkomitmen akan lebih bersungguh-sungguh mentaati <a href="https://ngide.id/apasih-arti-ppkm-kok-jadi-kebijakan-pemerintah-indonesia-menangani-covid-19/" data-type="URL" data-id="https://ngide.id/apasih-arti-ppkm-kok-jadi-kebijakan-pemerintah-indonesia-menangani-covid-19/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">PPKM</a> Darurat.</p>



<p>&#8220;Termasuk pembatasan kegiatan di tempat ibadah, karena itu juga masuk dalam <a href="https://ngide.id/apasih-arti-ppkm-kok-jadi-kebijakan-pemerintah-indonesia-menangani-covid-19/" data-type="URL" data-id="https://ngide.id/apasih-arti-ppkm-kok-jadi-kebijakan-pemerintah-indonesia-menangani-covid-19/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">PPKM </a>Darurat. Benar-benar kita efektifkan agar makin gencar menyampaikan pada masyarakat,&#8221; ujar Ahmad Taufik.</p>



<p>Sementara itu, Wali Kota Sutiaji mengapresiasi kegiatan yang dinisiasi FKUB ini. &#8220;Para tokoh sudah menyadari dan mendukung penuh pelaksaan <a href="https://ngide.id/apasih-arti-ppkm-kok-jadi-kebijakan-pemerintah-indonesia-menangani-covid-19/" data-type="URL" data-id="https://ngide.id/apasih-arti-ppkm-kok-jadi-kebijakan-pemerintah-indonesia-menangani-covid-19/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">PPKM</a> Darurat. Bahwa sesungguhnya pemerintah pusat dan daerah bertujuan untuk membuat masyarakat hidup tentram dan selamat,&#8221; kata Sutiaji.</p>



<p>Selain itu, orang nomer satu di Kota Malang tersebut menjelaskan bahwa kebijakan <a href="https://ngide.id/apasih-arti-ppkm-kok-jadi-kebijakan-pemerintah-indonesia-menangani-covid-19/" data-type="URL" data-id="https://ngide.id/apasih-arti-ppkm-kok-jadi-kebijakan-pemerintah-indonesia-menangani-covid-19/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">PPKM</a> Darurat juga sudah melalui kajian epidimolog dan semua elemennya.</p>



<p>&#8220;Jadi ketika ada orang yang masih mempertanyakan, itu yang menyampaikan bukan dari pemerintah, tapi dari tokoh masing-masing,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Terakhir Sutiaji berharap hingga akhir masa <a href="https://ngide.id/apasih-arti-ppkm-kok-jadi-kebijakan-pemerintah-indonesia-menangani-covid-19/" data-type="URL" data-id="https://ngide.id/apasih-arti-ppkm-kok-jadi-kebijakan-pemerintah-indonesia-menangani-covid-19/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">PPKM</a> Darurat, bisa berjalan maksimal dan efektif.</p>



<p>&#8220;Mari kita lakukan bersama-sama. Sehingga kita bisa tertib dan cepat selesai. Kalau ini tidak berjalan baik, tidak menutup kemungkinan ada <a href="https://ngide.id/apasih-arti-ppkm-kok-jadi-kebijakan-pemerintah-indonesia-menangani-covid-19/" data-type="URL" data-id="https://ngide.id/apasih-arti-ppkm-kok-jadi-kebijakan-pemerintah-indonesia-menangani-covid-19/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">PPKM</a> Darurat lanjutan,&#8221; kata Sutiaji.<strong> (mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">147648</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gilang dan Dandim 0833 Kota Malang Tidak Tampak Pada Vaksinasi Termin Kedua</title>
		<link>https://memontum.com/gilang-dan-dandim-0833-kota-malang-tidak-tampak-pada-vaksinasi-termin-kedua</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2021 12:21:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dandim]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[disabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[fkub kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134509</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang Kota &#8211; Influencer, Gilang Widya Pramana dan Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Arm Ferdian Primadhona tidak tampak hadir pada vaksinasi termin kedua yang diberikan kepada peserta vaksinasi simbolis termin pertama, pada vaksinasi termin kedua ini, yang berlangsung di Balaikota, Kamis (11/02), hanya nampak 9 orang saja. Ke 9 pejabat dan tokoh tersebut antara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang Kota</strong> &#8211; Influencer, Gilang Widya Pramana dan Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Arm Ferdian Primadhona tidak tampak hadir pada vaksinasi termin kedua yang diberikan kepada peserta vaksinasi simbolis termin pertama, pada vaksinasi termin kedua ini, yang berlangsung di Balaikota, Kamis (11/02), hanya nampak 9 orang saja.</p>



<p>Ke 9 pejabat dan tokoh tersebut antara lain Wawali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika, Persatuan Ahli Gizi Indonesia Kota Malang, Rosidah Inayati, IDI Kota Malang, dr. Djoko Heri Hermanto, Kepala Kejari Kota Malang, Andi Darmawangsa, Kepala Pengadilan Negeri Kota Malang, Nuruli Mahdilis, FKUB Kota Malang, Baroni, Ketua PCNU Kota Malang, Isroqunnajah, dan perwakilan komunitas disabilitas, Anjar Rahmansyah.</p>



<p><strong>Baca Juga : <a href="https://memontum.com/134500-vaksinasi-termin-ii-wawali-malang-sebut-tidak-ada-perbedaan#ixzz6mAGAUzWT" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Vaksinasi Termin II, Wawali Malang Sebut Tidak Ada Perbedaan</a></strong></p>



<p>Berkaitan dengan itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Sri Winarni, mengatakan bahwa dua tokoh tersebut berhalangan hadir. &#8220;Gilang saat ini sedang berada di Jakarta. Kalau pak Dandim tadi sempat hadir, tapi menerima telepon harus menghadiri acara mendadak,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Meski begitu dikatakan Sri hal tersebut tidak masalah, karena pemberian dosis kedua dilakukan dalam rentan waktu 14 sampai 28 hari setelah penyuntikan pertama.</p>



<p>&#8220;Nanti mereka bisa ke salah satu Fasyankes (Fasilitas Layanan Kesehatan) untuk vaksinasi dosis kedua,&#8221; tandasnya. Untuk diketahui, saat ini nakes (tenaga kesehatan) sendiri yang menerima vaksinasi dosis pertama tahap satu sudah mencapai 10.640 atau 87,45 persen per tanggal 10 Februari 2021. <strong>(Cw1/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134509</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wawali Izinkan Peringatan Maulid Nabi</title>
		<link>https://memontum.com/wawali-izinkan-peringatan-maulid-nabi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Oct 2020 09:21:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[fkub kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Maulid Nabi]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Wali Kota Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126407</guid>

					<description><![CDATA[Dengan Tetap Mengedepankan Standar Prokes Memontum Kota Malang &#8211; Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, mengizinkan kegiatan Maulid Nabi kepada seluruh warga yang hendak melaksanakan serangkaian ibadah. Hal tersebut, disampaikannya seusai mengisi sambutan dalam acara Anniversary Forum Komunikasi Kerukunan Antar Umat Beragama (FKKAUB) di Kelurahan Bandungrejosari, Kota Malang, Minggu (25/10) tadi. &#8220;Boleh dilakukan, silahkan. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Dengan Tetap Mengedepankan Standar Prokes</strong></h3>
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, mengizinkan kegiatan Maulid Nabi kepada seluruh warga yang hendak melaksanakan serangkaian ibadah. Hal tersebut, disampaikannya seusai mengisi sambutan dalam acara Anniversary Forum Komunikasi Kerukunan Antar Umat Beragama (FKKAUB) di Kelurahan Bandungrejosari, Kota Malang, Minggu (25/10) tadi.</p>
<p>&#8220;Boleh dilakukan, silahkan. Akan tetapi, perlu diperhatikan protokol kesehatan dan jumlah orangnya. Jangan sampai, terlalu padat dan akhirnya tidak terjadi physical distancing,&#8221; jelasnya kepada Memontum.com.</p>
<p>Ditambahkannya, bahwa kegiatan Maulid Nabi, tetap bisa dilakukan agar kerukunan antar sesama umat muslim terjaga. Seperti yang disampaikan, dalam sambutannya bahwa salah satu tugas sebagai manusia adalah menjalin kerukunan, baik yang antar umat muslim maupun antar umat beragama yang lain.</p>
<p>&#8220;Menjalin kerukunan itu merupakan tindakan yang derajatnya tinggi. Bahkan, ada lagi yang lebih tinggi lagi adalah merawatnya. Sebab, merawat itu lebih susah daripada memulai,&#8221; tegas Bung Edi-sapaan akrab Wawali Kota Malang.</p>
<p>Ketua FKUB Kota Malang, Ahmad Taufik, menambahkan untuk warga yang ingin mengadakan acara Maulid Nabi dengan jumlah yang banyak, bisa dilakukan dengan virtual melalui aplikasi seperti zoom.</p>
<p>&#8220;Jadi, Maulid Nabinya tetap berjalan lancar. Sekaligus, bisa banyak yang ikut tanpa harus khawatir terpapar virus Covid-19,&#8221; imbuh Ahmad yang berada disisi Bung Edi.</p>
<p>Bung Edi juga berpesan kepada masyarakat untuk tidak mudah lengah dengan kondisi libur panjang di akhir bulan nanti. Sebab, kalau lengah maka akan menurunkan Kota Malang untuk menjadi Zona Merah kembali. <strong>(mg1/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126407</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
