<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Flashmob &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/flashmob/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 03 Apr 2021 05:25:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Flashmob &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Meriahkan HUT Kota Malang, Kelurahan Bunulrejo Sajikan Flashmob Tari Tradisional</title>
		<link>https://memontum.com/meriahkan-hut-kota-malang-kelurahan-bunulrejo-sajikan-flashmob-tari-tradisional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Apr 2021 05:25:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Flashmob]]></category>
		<category><![CDATA[HUT Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=138935</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kampung KB Mbois Kelurahan Bunulrejo menggandeng Sanggar Mbois gelar flashmob tari tradisional dalam rangka memeriahkan HUT ke-107 Kota Malang. Diikuti oleh sekitar 50 peserta, pertunjukan ini berlangsung Sabtu (03/04) di depan Perumahan Taman Sulfat, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing. Koordinator Acara, Alviah, mengatakan bahwa selain untuk memeriahkan HUT Kota Malang, sajian Tari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Kampung KB Mbois Kelurahan Bunulrejo menggandeng Sanggar Mbois gelar flashmob tari tradisional dalam rangka memeriahkan HUT ke-107 Kota Malang. Diikuti oleh sekitar 50 peserta, pertunjukan ini berlangsung Sabtu (03/04) di depan Perumahan Taman Sulfat, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing.</p>



<p>Koordinator Acara, Alviah, mengatakan bahwa selain untuk memeriahkan HUT Kota Malang, sajian Tari Gugur Gunung dalam flashmob ini juga memiliki filosofi yang mendalam bagi masyarakat di Kelurahan Bunulrejo.</p>



<ul><li>Baca juga: <a href="https://memontum.com/138843-wali-kota-malang-beberkan-tiga-pr-pembangunan">Wali Kota Malang Beberkan Tiga PR Pembangunan</a></li></ul>



<p>&#8220;Acara ini merupakan ucapan kami untuk ulang tahun ke-107 Kota Malang. Selain itu, tarian Gugur Gunung memiliki makna bahwa masyarakat di Bunulrejo ini gotong royong dalam hadapi pandemi,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Wanita yang akrab disapa Alvi itu menceritakan, bahwa Kelurahan Bunulrejo sempat menjadi wilayah dengan angka terpapar Covid-19 terbanyak se-Kota Malang. Bahkan sempat mengalami lockdown berminggu-minggu. Tak hanya itu, cuaca ekstream yang sempat melanda juga pernah menyebabkan longsor terjadi di Kelurahan Bunulrejo hingga menelan korban jiwa.</p>



<p>&#8220;Dari berbagai permasalahan yang dialami, kami saling menguatkan, gotong royong, bahu membahu. Meski ada bantuan dari pemerintah, namun tetap yang menjadi penolong siap siaga adalah warga sekitar. Kalau berdiri sendiri kita tidak mampu, jadi harus bersama,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Berkaitan dengan pemilihan konsep flashmob, pelatih Sanggar Mbois, Endah Lestari, mengatakan bahwa tari adalah salah satu budaya sebagai sarana untuk bisa mempersatukan masyarakat.</p>



<p>&#8220;Karena ini filosofinya adalah gotong royong, dimana hal tersebut artinya mempersatukan warga. Maka salah satu culture atau budaya yang bisa merapatkan barisan adalah tari. Sehingga kami ambil konsep flashmob tari ini,&#8221; papar Endah.</p>



<p>Terdapat lima tarian tradisional yang disajikan secara tergabung saat gelaran yang dimulai sejak pukul 07.30 itu. Pertama adalah Tari Gugur Gunung, kemudian ada Tari Jangkrik Genggong, Tari Ujung Alit, dan dua Tari Banyuwangian.</p>



<p>&#8220;Rencananya ini akan jadi program jangka panjang. Kami ingin buat flashmob nanti gantian lokasinya per Rw, kebetulan Kelurahan Bunulrejo ada ada 21 Rw,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Usai flashmob, mereka pun turun ke jalan untuk membagikan 250 masker medis gratis pada warga sekitar maupun masyarakat yang melewati sekitar Jalan Taman Sulfat, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing. Hal tersebut sebagai bentuk komitmen Kampung KB Mbois Kelurahan Bunulrejo dalam mendukung program pemerintah untuk menangani pandemi Covid-19.<strong> (mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">138935</post-id>	</item>
		<item>
		<title>UMM Kembali Ciptakan Flashmob Formasi Baru</title>
		<link>https://memontum.com/umm-kembali-ciptakan-flashmob-formasi-baru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Sep 2019 02:56:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Flashmob]]></category>
		<category><![CDATA[Pesmaba]]></category>
		<category><![CDATA[UMM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/91800-umm-kembali-ciptakan-flashmob-formasi-baru</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dr KH Haedar Nashir, MSi, mengatakan, saat ini generasi muda tak hanya dididik untuk memiliki karakter, berilmu dan berkeahlian, tetapi juga harus dididik untuk mempunyai peran sosial kemasyarakatan. Karena di era revolusi 4.0, jika tidak hati-hati maka generasi milenial justru akan menjadi asosial dan egoistik, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dr KH Haedar Nashir, MSi, mengatakan, saat ini generasi muda tak hanya dididik untuk memiliki karakter, berilmu dan berkeahlian, tetapi juga harus dididik untuk mempunyai peran sosial kemasyarakatan. Karena di era revolusi 4.0, jika tidak hati-hati maka generasi milenial justru akan menjadi asosial dan egoistik, karena mereka hidup dijaman yang serba teknologi.</p>
<p>&#8220;Kita harus tanamkan nilai-nilai sosial berkarakter tersebut kepada generasi muda, khususnya para mahasiswa. Sebab hanya yang berjiwa besar mampu keluar dan menjadi putra terbaik bangsa. Muhammadiyah tumbuh dan berkembang hingga 27 negara, hadir untuk mencerdaskan kehidupan dan mencerahkan bangsa. Untuk itulah kalian ditempa di UMM,&#8221; ungkap Haedar, saat memberi wejangan kepada 7.611 mahasiswa baru dalam Pembukaan Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) UMM 2019, di Dome UMM, Senin (2/9/2019).</p>
<p><div id="attachment_91802" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-91802" decoding="async" class="size-full wp-image-91802" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190902_185442-copy.jpg?resize=650%2C373&#038;ssl=1" alt="Beberapa formasi flashmob maba UMM. (ist)" width="650" height="373" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190902_185442-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190902_185442-copy.jpg?resize=300%2C172&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190902_185442-copy.jpg?resize=600%2C344&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190902_185442-copy.jpg?resize=200%2C115&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190902_185442-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190902_185442-copy.jpg?resize=150%2C86&amp;ssl=1 150w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190902_185442-copy.jpg?resize=430%2C246&amp;ssl=1 430w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-91802" class="wp-caption-text"><strong>Beberapa formasi flashmob maba UMM. (ist)</strong></p></div></p>
<p>Pria kelahiran Bandung, 25 Februari 1958 ini berpesan agar semangat merah putih selalu melekat dalam diri mahasiswa, khususnya UMM. Dimana banyak tokoh-tokoh nasional yang berasal dari kampus Muhammadiyah. Sudah seharusnya tokoh-tokoh tersebut menginspirasi mahasiswa UMM.</p>
<p>&#8220;Para tokoh ini mampu membuktikan diri membawa Indonesia maju. Mereka sudah tidak lagi mengejar kekayaan atau jabatan, tetapi dengan kecukupan hidup itulah yang membuat mereka mau berbagi dan mau berperan. Dengan tagline student today leader tomorrow (mahasiswa hari ini pemimpin di masa depan, red), diharapkan terpatri dalam diri mahasiswa untuk mengikuti jejak dan menjadi lebih dari para tokoh. Terlebih semangat memberikan yang terbaik,&#8221; tandas Haedar.</p>
<p>Sebelum pembukaan Pesmaba 2019 di Dome UMM, kembali maba UMM diajak berkreasi menampilkan flashmob di Helipad UMM dengan konsep yang berbeda setiap tahunnya. Kali kelima ini, mengusung beberapa formasi, yaitu logo Muktamar Muhammadiyah ke-48, logo HUT Ke-74 RI lengkap dengan tema SDM Unggul Indonesia Maju, dan formasi dari sketsa Gedung Kuliah Bersama (GKB) 1 UMM.</p>
<p>Lagi-lagi, flashmob kreatif ini merupakan ide dari salah satu dosen program studi Ilmu Komunikasi, Jamroji M.Comms. Hanya butuh waktu persiapan seminggu, flashmob ini mampu mengharmonisasikan 7.611 mahasiswa baru UMM, dengan diiringi mars Muhamadiyah, diantaranya Sang Surya, UMM Terus Maju yang dikomposeri oleh Ki Sapani Anom Carito, dan seniman dalang Dwijowirano UMM. Dimana setiap lirik dari lagu tersebut menentukan gerakan formasi yang ditampilkan.</p>
<p><div id="attachment_91801" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-91801" decoding="async" class="size-full wp-image-91801" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190902-WA0056-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Penyematan atribut mahasiswa, penanda dimulainya Pesmaba. (ist)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190902-WA0056-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190902-WA0056-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190902-WA0056-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190902-WA0056-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190902-WA0056-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-91801" class="wp-caption-text"><strong>Penyematan atribut mahasiswa, penanda dimulainya Pesmaba. (ist)</strong></p></div></p>
<p>“Ekspektasi masyarakat semakin lama semakin tinggi, semakin bagus dan semakin rumit. Oleh karena itu, UMM ingin menjadi trendsetter bagi kampus lain dengan selalu mencoba menampilkan hal-hal berbeda setiap tahunnya,” tandas Jamroji.</p>
<p>Sebelum flashmob, maba UMM mengikuti apel pagi dengan Inspektur Upacara Danlanud Abdulrachman Saleh, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Hesly Paat, dengan diikuti satuan TNI AU Abd Saleh dan segenap Civitas Akademika UMM, di lapangan Helipad UMM, Senin (2/9/2019) pagi. Danlanud Hesly Paat memberikan amanat kebangsaan tentang bagaimana cara menanamkan rasa persatuan dan kesatuan sebagai Bangsa Indonesia.</p>
<p>&#8220;Mahasiswa baru harus memiliki kemandirian dan kedewasaan selama kuliah di UMM. Yakni dengan selalu membawa kerukunan, toleransi di tempat dan kehidupan sosial yang baru, sehingga dapat membawa nama baik kampus di manapun berada. Sebagaimana para pahlawan yang telah menanamkan tentang bagaimana membawa Bangsa Indonesia dalam harmonisasi keberagaman dan toleransi,” ungkap Hesly.</p>
<p>Sementara itu, Rektor UMM Dr Fauzan MPd mengatakan, tak hanya mahasiswa baru Indonesia yang menjadi bagian keluarga besar UMM, namun juga ada 93 maba asing dari 24 negara berkulit di Kampus Putih UMM.</p>
<p>&#8220;Ini membuktikan bahwa UMM diminati secara internasional. Semoga maba mampu menangkap dan beradaptasi untuk mengambil peran di era industri global 4.0, agar tetap eksis dan terus tumbuh berkembang,&#8221; pesan Fauzan. <strong>(adn/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">91800</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
