<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>foundation &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/foundation/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 01 Mar 2026 14:03:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>foundation &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Lindungi Anak di Ruang Digital, DP3AK Jatim bersama Plato Foundation Gelar Safer Internet Day</title>
		<link>https://memontum.com/lindungi-anak-di-ruang-digital-dp3ak-jatim-bersama-plato-foundation-gelar-safer-internet-day</link>
					<comments>https://memontum.com/lindungi-anak-di-ruang-digital-dp3ak-jatim-bersama-plato-foundation-gelar-safer-internet-day#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Feb 2026 06:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[foundation]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[lindungi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230602</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jawa Timur bersama Plato Foundation menggelar Safer Internet Day bertema &#8216;Together for a Better Internet&#8217; di Taman Peradaban, Masjid Al Akbar Surabaya, Sabtu (28/02/2026) tadi. Kegiatan yang turut didukung Unicef itu, menjadi momentum untuk mendiseminasikan Komik PP Tunas hasil karya Forum Anak Jawa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jawa Timur bersama Plato Foundation menggelar Safer Internet Day bertema &#8216;Together for a Better Internet&#8217; di Taman Peradaban, Masjid Al Akbar Surabaya, Sabtu (28/02/2026) tadi. Kegiatan yang turut didukung Unicef itu, menjadi momentum untuk mendiseminasikan Komik PP Tunas hasil karya Forum Anak Jawa Timur di bawah naungan DP3AK Provinsi Jatim.</p>



<p>Kegiatan ini, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak dan remaja tentang pentingnya keamanan digital sekaligus memperkenalkan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas). Aturan yang diterbitkan pada 2025 tersebut, disusun untuk melindungi anak-anak dan remaja saat menggunakan internet, aplikasi, gim, serta berbagai layanan digital lain.</p>



<p>Kepala Bidang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak DP3AK Provinsi Jatim, R Hari Chandra, mengatakan perkembangan teknologi digital membawa peluang besar bagi anak, namun juga menyimpan risiko yang perlu diantisipasi. &#8220;Melalui Safer Internet Day ini, kami ingin memastikan anak-anak Jawa Timur tidak hanya menjadi pengguna internet yang aktif, tetapi juga cerdas dan aman. Komik PP Tunas yang disusun Forum Anak Jatim diharapkan menjadi media edukasi yang mudah dipahami oleh anak-anak,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya menambahkan, pelibatan Forum Anak dalam penyusunan komik tersebut, menjadi bentuk partisipasi bermakna anak dalam menyuarakan kepentingan dan perlindungan mereka sendiri di ruang digital.</p>



<p>Sementara itu, Child Protection Specialist Unicef wilayah Jawa, Naning Pudjijulianingsih, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah hadir dan berkontribusi dalam kegiatan itu. &#8220;Kami mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat dan anak-anak melalui Forum Anak Jatim. Upaya bersama seperti ini sangat penting untuk mewujudkan lingkungan digital yang lebih aman dan ramah anak,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Kegiatan Safer Internet Day tersebut, diisi dengan sosialisasi PP Tunas, diskusi interaktif, serta diseminasi Komik PP Tunas sebagai bahan edukasi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan, melalui sinergi berbagai pihak, upaya perlindungan anak di ruang digital di Jawa Timur dapat semakin optimal. <strong>(kom/sby/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/lindungi-anak-di-ruang-digital-dp3ak-jatim-bersama-plato-foundation-gelar-safer-internet-day/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230602</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peduli Difabel, Pemkab Banyuwangi Tuai Apresiasi dan Dukungan Founder Global Village Foundation</title>
		<link>https://memontum.com/peduli-difabel-pemkab-banyuwangi-tuai-apresiasi-dan-dukungan-founder-global-village-foundation</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Feb 2025 12:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[difabel]]></category>
		<category><![CDATA[Dukungan]]></category>
		<category><![CDATA[foundation]]></category>
		<category><![CDATA[founder]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[peduli]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[village]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219662</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mendapatkan apresiasi dan dukungan dari lembaga pendidikan internasional. Itu karena, Banyuwangi dinilai memiliki komitmen kuat dalam memberikan pendidikan setara bagi kaum difabel. Apresiasi dan dukungan ini, disampaikan Founder Global Village Foundation, Andy Bracey, dalam acara &#8216;Aktualisasi Sekolah Luar Biasa sebagai Pusat Sumber untuk Mendukung Banyuwangi Lebih Inklusif&#8217; yang berlangsung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mendapatkan apresiasi dan dukungan dari lembaga pendidikan internasional. Itu karena, Banyuwangi dinilai memiliki komitmen kuat dalam memberikan pendidikan setara bagi kaum difabel.</p>



<p>Apresiasi dan dukungan ini, disampaikan Founder Global Village Foundation, Andy Bracey, dalam acara &#8216;Aktualisasi Sekolah Luar Biasa sebagai Pusat Sumber untuk Mendukung Banyuwangi Lebih Inklusif&#8217; yang berlangsung di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan, Selasa (25/02/2025) tadi.</p>



<p>“Saya mengapresiasi komitmen Banyuwangi yang terus memberikan perhatian besar kepada kaum difabel. Program-program yang digulirkan banyak yang berpihak kepada penyandang disabilitas,” kata Andy.</p>



<p>Turut hadir dalam acara tersebut, Perwakilan Perkins International, Chenmin Parera, Menteri PAN RB 2022-2024, Abdullah Azwar Anas, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, Aries Agung serta jajaran OPD Pemkab Banyuwangi.</p>



<p>Perlu diketahui, sejak 2021, Global Village Foundation konsisten memberikan dukungan untuk penguatan program inklusif di Banyuwangi. Antara lain, pemberian ratusan kursi roda bagi penyandang disabilitas di Banyuwangi. “Kami sudah berkeliling ke berbagai wilayah. Sejauh ini, saya tempatkan Banyuwangi di posisi teratas sebagai daerah yang banyak menggulirkan program pro difabel,” tambahnya.</p>



<p>Apresiasi juga datang dari Perkins International, sebuah lembaga yang konsisten menyokong program-program inklusivitas di Banyuwangi. Diantaranya, melalui berbagai pelatihan bagi para guru Sekolah Luar Biasa (SLB) dan orang tua penyandang disabilitas. Misalnya, pelatihan komunikasi hingga cara penanganan disabilitas.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kami sangat melihat keseriusan Banyuwangi memberikan dukungan luar biasa kepada anak-anak, khususnya penyandang disabilitas, guna mengakses pendidikan yang berkualitas. Maka, kami selama ini mendukung diwujudkannya lingkungan yang inklusif agar anak-anak berkebutuhan khusus bisa berpartisipasi mengembangkan nilai-nilainya dalam masyarakat,” kata Perwakilan Perkins International, Chenmin Parera.</p>



<p>Secara terpisah, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengaku bahwa pendidikan inklusif telah menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan di Banyuwangi. Banyuwangi telah menggulirkan program sekolah inklusi sejak tahun 2014 dan terus diperbanyak hingga saat ini total ada 162 lembaga sekolah, mulai jenjang SD &#8211; SMP.</p>



<p>&#8220;Kami menyiapkan sekolah inklusi yang ramah difabel, mulai dari infrastrukturnya hingga sumber daya manusianya,&#8221; ungkap Bupati Ipuk.</p>



<p>Sampai saat ini, lanjut Bupati Ipuk, Banyuwangi telah menyiapkan 250 guru pendamping yang disebar di berbagai sekolah inklusi se-Banyuwangi untuk mendampingi 1.147 peserta didik berkebutuhan khusus. “Pada prinsipnya, tidak boleh ada yang tertinggal dalam pendidikan. Tak terkecuali para penyandang disabilitas. Karenanya, setiap Job Fair kami meminta dibuka lowongan untuk difabel. Bahkan, kami juga memberi kesempatan CPNS bagi difabel,” imbuh Bupati Ipuk.</p>



<p>Sementara itu, Kadispendik Provinsi Jatim, Aries Agung, mengaku mengapresiasi Banyuwangi yang telah memberikan porsi tinggi untuk kegiatan inklusi di daerah. “Banyuwangi mencurahkan perhatian serius untuk pendidikan inklusi. Kami berharap perkembangan yang dilakukan Banyuwangi bisa dicontoh oleh kabupaten lain di Jatim bahkan di seluruh Indonesia,” ujarnya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219662</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Banyuwangi bersama PMI dan John Fawcett Foundation Gelar Operasi Katarak Gratis untuk Warga</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-banyuwangi-bersama-pmi-dan-john-fawcett-foundation-gelar-operasi-katarak-gratis-untuk-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Oct 2024 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[fawcett]]></category>
		<category><![CDATA[foundation]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Katarak]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215702</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Kabupaten Banyuwangi kembali mengadakan operasi katarak gratis yang digelar di Kantor PMI Banyuwangi Jalan Kartini. Pelaksanaan sendiri, akan digelar selama empat hari, terhitung sejak Selasa (22/10/2024) tadi. Operasi katarak tersebut, diselenggarakan atas kerja sama Pemkab Banyuwangi, PMI Banyuwangi, John Fawcett Foundation dan beberapa lembaga yang menjadi donatur. Operasi katarak gratis ini, adalah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Kabupaten Banyuwangi kembali mengadakan operasi katarak gratis yang digelar di Kantor PMI Banyuwangi Jalan Kartini. Pelaksanaan sendiri, akan digelar selama empat hari, terhitung sejak Selasa (22/10/2024) tadi.</p>



<p>Operasi katarak tersebut, diselenggarakan atas kerja sama Pemkab Banyuwangi, PMI Banyuwangi, John Fawcett Foundation dan beberapa lembaga yang menjadi donatur. Operasi katarak gratis ini, adalah gelaran kedua pada tahun ini, sekaligus genap 10 tahun pelaksanaannya.</p>



<p>Plt Bupati Banyuwangi, Sugirah, menjelaskan bahwa ada sebanyak 300 orang, yang ditargetkan menjalani operasi katarak gratis pada pelaksanaan kali ini. Selain operasi katarak, digelar juga pemberian kaca mata gratis untuk sekitar 800 orang, pengobatan mata gratis untuk 500 orang, pemeriksaan mata gratis di sekolah-sekolah untuk 300 siswa dan pemasangan bola mata gratis untuk puluhan orang.</p>



<p>Operasi katarak gratis pertama kali digelar pada 2014 lalu. Saat itu, pelaksanaannya digelar setahun sekali. Namun, karena peminatnya tinggi, pelaksanaannya ditambah menjadi setahun dua kali.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Ini merupakan tahun ke 10, pelaksanaan operasi katarak gratis di Banyuwangi. Alhamdulillah setiap pelaksanaan, pesertanya selalu membeludak,&#8221; kata Plt Bupati Sugirah.</p>



<p>Plt Ketua PMI Banyuwangi, Nurhadi, menambahkan bahwa dalam 10 tahun terakhir, hanya sekali tidak digelar, yaitu ketika Covid-19. Selama 10 tahun, lebih dari 3.840 orang telah menjalani operasi katarak gratis. Sementara jumlah warga yang mendapat pemasangan bola mata palsu gratis, lebih dari 150 orang.</p>



<p>Kemudian, juga ada pemberian kaca mata gratis sudah menyentuh lebih dari 13.700 orang, pengobatan mata gratis sebanyak lebih dari 7 ribu orang dan pemeriksaan untuk anak sekolah menjangkau 6.800 siswa lebih. Sementara untuk pelaksanaan kali ini, sebanyak delapan dokter mata dan puluhan tenaga kesehatan lain diturunkan.</p>



<p>&#8220;Saya sampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan kali ini,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Salah satu pasien operasi katarak gratis, Kiran (70) mengaku senang bisa mengikuti kegiatan tersebut. Karena, untuk mengikuti operasi katarak secara mandiri, maka dirinya harus mengeluarkan uang beberapa juta rupiah. &#8220;Senang di sini bisa gratis,&#8221; kata Kiran. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215702</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bantu Kembangkan Wisata Tumpak Selo, Pj Bupati Lumajang Aplus Dukungan KIP Foundation</title>
		<link>https://memontum.com/bantu-kembangkan-wisata-tumpak-selo-pj-bupati-lumajang-aplus-dukungan-kip-foundation</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jul 2024 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Dukungan]]></category>
		<category><![CDATA[foundation]]></category>
		<category><![CDATA[kembangkan]]></category>
		<category><![CDATA[tumpak]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211983</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, memberikan aplus kepada Kita Indonesia Penggerak (KIP) Foundation, dalam perannya sebagai pendukung utama pengembangan wisata di Tumpak Selo. Menurutnya, organisasi tersebut telah memberikan dukungan yang sangat berarti dalam mengembangkan potensi wisata. KIP Foundation tidak hanya turut serta dalam mengembangkan sumber daya manusia para pengelola wisata lokal, namun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, memberikan aplus kepada Kita Indonesia Penggerak (KIP) Foundation, dalam perannya sebagai pendukung utama pengembangan wisata di Tumpak Selo. Menurutnya, organisasi tersebut telah memberikan dukungan yang sangat berarti dalam mengembangkan potensi wisata.</p>



<p>KIP Foundation tidak hanya turut serta dalam mengembangkan sumber daya manusia para pengelola wisata lokal, namun juga aktif menyediakan bantuan berupa sarana dan prasarana yang diperlukan. Kontribusi mereka telah menjadi pilar penting dalam memajukan infrastruktur wisata dan meningkatkan kualitas layanan bagi pengunjung Tumpak Selo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Dukungan KIP Foundation dalam pengembangan wisata Tumpak Selo sungguh luar biasa. Mereka tidak hanya membantu kami dalam meningkatkan keterampilan pengelola wisata, tetapi juga memberikan fasilitas yang mendukung pengalaman wisata yang lebih baik bagi pengunjung,&#8221; kata Pj Bupati Yuyun-sapaan akrab Pj Bupati Lumajang, saat hadir di acara Kirab Ageng Mendo Suro dan Festival Wisata Desa Jawa Timur 2024, di Desa Petahunan Kecamatan, Sumbersuko Kabupaten Lumajang, Rabu (17/07/2024) tadi.</p>



<p>Diterangkan Pj Bupati Yuyun, bahwa KIP Foundation telah terlibat aktif dalam berbagai inisiatif untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan daya tarik Tumpak Selo, sebagai destinasi wisata unggulan di Lumajang. Dengan adanya kolaborasi yang solid antara pemerintah, masyarakat dan mitra seperti KIP Foundation, diharapkan bahwa pengembangan wisata di Tumpak Selo akan terus berlanjut menuju kesuksesan yang lebih besar. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211983</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dinkes Situbondo Gandeng John Fawcett Foundation Gelar Operasi Katarak Gratis</title>
		<link>https://memontum.com/dinkes-situbondo-gandeng-john-fawcett-foundation-gelar-operasi-katarak-gratis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jul 2024 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[fawcett]]></category>
		<category><![CDATA[foundation]]></category>
		<category><![CDATA[gandeng]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Katarak]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211362</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) bekerjasama dengan John Fawcett Foundation (JFF) menggelar pemeriksaan dan operasi katarak serta pemberian kaca mata gratis di Gedung Serbaguna Baluran, Jalan PB Sudirman, Kabupaten Situbondo, Selasa (02/07/2024) tadi. Kegiatan ini, dihadiri langsung Bupati Situbondo, Karna Suswandi, Wakil Bupati Situbondo, Hj Khoirani, Forkopimda Situbondo, Sekda [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) bekerjasama dengan John Fawcett Foundation (JFF) menggelar pemeriksaan dan operasi katarak serta pemberian kaca mata gratis di Gedung Serbaguna Baluran, Jalan PB Sudirman, Kabupaten Situbondo, Selasa (02/07/2024) tadi. Kegiatan ini, dihadiri langsung Bupati Situbondo, Karna Suswandi, Wakil Bupati Situbondo, Hj Khoirani, Forkopimda Situbondo, Sekda Situbondo, Wawan Setiawan, Ketua Umum TP PKK Situbondo, Kepala OPD hingga tamu undangan.</p>



<p>Kegiatan yang dikemas dalam bentuk Bakti Sosial Sinergi Melayani Masyarakat Situbondo, Cegah Kebutaan dengan Operasi Katarak atau &#8216;Semangat Soca Terak&#8217; ini, dilaksanakan selama lima hari mulai dari 2 Juli 2024 hingga 6 Juli 2024, dengan target 2000 peserta. Keterangan itu, disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Situbondo, dr Sandy Hendrayono.</p>



<p>Disampaikan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan karena jumlah penderita katarak di Kabupaten Situbondo, cukup besar. Yakni, sekitar 6.947 orang atau sekitar 1 persen dari 673.102 jiwa total populasi masyarakat Kabupaten Situbondo.</p>



<p>“Jumlah dokter mata di Kabupaten Situbondo, masih sangat minim. Sehingga, untuk menangani permasalahan ini kita masih membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Oleh karena itu, melalui kegiatan bakti sosial operasi katarak gratis ini, Dinkes bekerjasama dengan JFF dan Persatuan Dokter Mata Indonesia,” kata dr Sandy.</p>



<p>Selain pemeriksaan kesehatan mata dan operasi katarak, tambahnya, juga ada pemberian kaca mata dan pemberian bola mata gratis. “Untuk mendapatkan operasi katarak gratis, masyarakat bisa mendaftar di Puskesmas terdekat atau scan barcode di banner atau sosial media yang sudah disosialisasikan,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga mengatakan, bahwa kegiatan bakti sosial Semangat Soca Terak ini, akan diadakan dua kali dalam tahun 2024. “Pada tahun 2024 ini akan diadakan dua kali, pertama dilaksanakan dari tanggal 2 hingga 6 Juli 2024 dan yang kedua Bulan November 2024 mendatang,” tambah dr Sandy.</p>



<p>Di lain pihak, Manager Project JFF, Komang Wardhana,&nbsp; menjelaskan bahwa bakti sosial ini bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Situbondo sejak tahun 2017 lalu. “Sudah sejak 2017, kami dari JFF bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo. Untuk tahun 2024 ini kita akan melaksanakan kegiatan dua kali yang dilaksanakan pada Juli dan November 2024 mendatang,” ujar Komang.</p>



<p>Lebih lanjut, Komang mengatakan bahwa selain bakti sosial ini, JFF juga akan menyasar anak usia sekolah ke pondok pesantren. “Hal ini dilakukan untuk mencegah dan mengedukasi tentang kesehatan mata kepada para pelajar,” jelasnya.</p>



<p>Untuk mengakomodasi banyaknya peserta operasi, kata Komang, JFF menyiapkan tujuh dokter spesialis mata dan 24 para medis. “Kegiatan ini juga bekerjasama dengan Perdami Malang Raya,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Situbondo, Karna Suswandi, mengatakan bahwa kegiatan ini adalah sinergi antara Dinas Kesehatan dengan JFF yang akan melaksanakan operasi katarak sebanyak 1500 orang. “Penderita katarak di Kabupaten Situbondo masih banyak. Karena selama pandemi Covid-19, kita tidak melaksanakan bakti sosial operasi katarak gratis ini. Oleh karena itu, pada tahun 2024 ini kita akan melaksanakan operasi katarak kepada ribuan penderita,” jelas Bupati Karna.</p>



<p>Bagi masyarakat yang menderita katarak, ujarnya, agar bisa memanfaatkan program ini dengan baik. Karena program ini gratis dan syaratnya juga mudah. Masyarakat cukup membawa KTP sudah bisa menjalani operasi katarak gratis. “Saya berharap pasca operasi katarak ini, masyarakat sudah bisa melihat keindahan dan perubahan Kabupaten Situbondo tercinta ini,” kata Bupati Situbondo kepada Memontum.com. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211362</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
