<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>founder &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/founder/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 26 Feb 2025 08:04:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>founder &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Peduli Difabel, Pemkab Banyuwangi Tuai Apresiasi dan Dukungan Founder Global Village Foundation</title>
		<link>https://memontum.com/peduli-difabel-pemkab-banyuwangi-tuai-apresiasi-dan-dukungan-founder-global-village-foundation</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Feb 2025 12:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[difabel]]></category>
		<category><![CDATA[Dukungan]]></category>
		<category><![CDATA[foundation]]></category>
		<category><![CDATA[founder]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[peduli]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[village]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219662</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mendapatkan apresiasi dan dukungan dari lembaga pendidikan internasional. Itu karena, Banyuwangi dinilai memiliki komitmen kuat dalam memberikan pendidikan setara bagi kaum difabel. Apresiasi dan dukungan ini, disampaikan Founder Global Village Foundation, Andy Bracey, dalam acara &#8216;Aktualisasi Sekolah Luar Biasa sebagai Pusat Sumber untuk Mendukung Banyuwangi Lebih Inklusif&#8217; yang berlangsung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mendapatkan apresiasi dan dukungan dari lembaga pendidikan internasional. Itu karena, Banyuwangi dinilai memiliki komitmen kuat dalam memberikan pendidikan setara bagi kaum difabel.</p>



<p>Apresiasi dan dukungan ini, disampaikan Founder Global Village Foundation, Andy Bracey, dalam acara &#8216;Aktualisasi Sekolah Luar Biasa sebagai Pusat Sumber untuk Mendukung Banyuwangi Lebih Inklusif&#8217; yang berlangsung di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan, Selasa (25/02/2025) tadi.</p>



<p>“Saya mengapresiasi komitmen Banyuwangi yang terus memberikan perhatian besar kepada kaum difabel. Program-program yang digulirkan banyak yang berpihak kepada penyandang disabilitas,” kata Andy.</p>



<p>Turut hadir dalam acara tersebut, Perwakilan Perkins International, Chenmin Parera, Menteri PAN RB 2022-2024, Abdullah Azwar Anas, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, Aries Agung serta jajaran OPD Pemkab Banyuwangi.</p>



<p>Perlu diketahui, sejak 2021, Global Village Foundation konsisten memberikan dukungan untuk penguatan program inklusif di Banyuwangi. Antara lain, pemberian ratusan kursi roda bagi penyandang disabilitas di Banyuwangi. “Kami sudah berkeliling ke berbagai wilayah. Sejauh ini, saya tempatkan Banyuwangi di posisi teratas sebagai daerah yang banyak menggulirkan program pro difabel,” tambahnya.</p>



<p>Apresiasi juga datang dari Perkins International, sebuah lembaga yang konsisten menyokong program-program inklusivitas di Banyuwangi. Diantaranya, melalui berbagai pelatihan bagi para guru Sekolah Luar Biasa (SLB) dan orang tua penyandang disabilitas. Misalnya, pelatihan komunikasi hingga cara penanganan disabilitas.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kami sangat melihat keseriusan Banyuwangi memberikan dukungan luar biasa kepada anak-anak, khususnya penyandang disabilitas, guna mengakses pendidikan yang berkualitas. Maka, kami selama ini mendukung diwujudkannya lingkungan yang inklusif agar anak-anak berkebutuhan khusus bisa berpartisipasi mengembangkan nilai-nilainya dalam masyarakat,” kata Perwakilan Perkins International, Chenmin Parera.</p>



<p>Secara terpisah, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengaku bahwa pendidikan inklusif telah menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan di Banyuwangi. Banyuwangi telah menggulirkan program sekolah inklusi sejak tahun 2014 dan terus diperbanyak hingga saat ini total ada 162 lembaga sekolah, mulai jenjang SD &#8211; SMP.</p>



<p>&#8220;Kami menyiapkan sekolah inklusi yang ramah difabel, mulai dari infrastrukturnya hingga sumber daya manusianya,&#8221; ungkap Bupati Ipuk.</p>



<p>Sampai saat ini, lanjut Bupati Ipuk, Banyuwangi telah menyiapkan 250 guru pendamping yang disebar di berbagai sekolah inklusi se-Banyuwangi untuk mendampingi 1.147 peserta didik berkebutuhan khusus. “Pada prinsipnya, tidak boleh ada yang tertinggal dalam pendidikan. Tak terkecuali para penyandang disabilitas. Karenanya, setiap Job Fair kami meminta dibuka lowongan untuk difabel. Bahkan, kami juga memberi kesempatan CPNS bagi difabel,” imbuh Bupati Ipuk.</p>



<p>Sementara itu, Kadispendik Provinsi Jatim, Aries Agung, mengaku mengapresiasi Banyuwangi yang telah memberikan porsi tinggi untuk kegiatan inklusi di daerah. “Banyuwangi mencurahkan perhatian serius untuk pendidikan inklusi. Kami berharap perkembangan yang dilakukan Banyuwangi bisa dicontoh oleh kabupaten lain di Jatim bahkan di seluruh Indonesia,” ujarnya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219662</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mas Dhito bersama Founder Mainsepeda.com Saksikan Race Pack Collection Kediri Dholo KOM 2024</title>
		<link>https://memontum.com/mas-dhito-bersama-founder-mainsepeda-com-saksikan-race-pack-collection-kediri-dholo-kom-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jul 2024 12:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[collection]]></category>
		<category><![CDATA[founder]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[mainsepeda.com]]></category>
		<category><![CDATA[perhatian]]></category>
		<category><![CDATA[saksikan]]></category>
		<category><![CDATA[sejumlah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211914</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menyaksikan race pack collection Kediri Dholo KOM 2024 di Fave Hotel, Sabtu (13/07/2024) tadi. Ditemani founder mainsepeda.com, Azrul Ananda, dirinya menyapa dan menyemangati para peserta yang diantaranya seperti dari Balikpapan, Jakarta, Bali, Batam dan mancanegara. Mas Dhito-sapaannya, menyampaikan bahwa Pemkab Kediri siap mendukung secara maksimal gelaran acara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menyaksikan race pack collection Kediri Dholo KOM 2024 di Fave Hotel, Sabtu (13/07/2024) tadi. Ditemani founder mainsepeda.com, Azrul Ananda, dirinya menyapa dan menyemangati para peserta yang diantaranya seperti dari Balikpapan, Jakarta, Bali, Batam dan mancanegara.</p>



<p>Mas Dhito-sapaannya, menyampaikan bahwa Pemkab Kediri siap mendukung secara maksimal gelaran acara Kediri Dholo KOM 2024. Dirinya juga mengucapkan selamat datang kepada 520 cyclist yang diinformasikan 80 persen berasal dari luar Jawa Timur.</p>



<p>&#8220;Semoga tahun depan bisa menyentuh 1000 peserta. Event seperti ini luar biasa dalam memberi economic impact. Semua hotel diinfokan penuh dan ekonomi warga sekitar bergerak positif mulai UMKM dan wisata kuliner juga ekonomi kreatif lain,&#8221; kata Mas Dhito.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Azrul Ananda menambahkan, bahwa Kediri Dholo KOM dari tahun ke tahun semakin menarik bagi cyclist. Kelok 9 dan tanjakan gigi 1 begitu ikonik dan membuat penasaran seluruh cyclist dimanapun ingin datang dan mencoba.</p>



<p>&#8220;Kelok 9 dan tanjakan gigi 1 sangat ikonik. Hingga peserta menembus rekor tertinggi hingga 520 pesepeda,&#8221; terang pria yang akrab dipanggil Aza.</p>



<p>Dirinya juga menambahkan, tahun ini terasa lebih spesial lagi, karena Bandara Dhoho Kediri sudah beroperasi. Beberapa peserta juga mengungkapkan sangat terbantu karena bisa langsung ke Kediri dengan mendarat di Bandara Internasional ini.</p>



<p>&#8220;Keberadaan bandara baru ini memberi opsi yang lebih memudahkan bagi cyclist untuk segera join di acara ini. Pada event besok, para cyclist akan melewati rute dan berhenti di bandara yang unik arsitekturnya ini,&#8221; tambah Azrul. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211914</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Founder Komunitas Pejuang Mimpi Rangkul Difabel Wujudkan Impian</title>
		<link>https://memontum.com/founder-komunitas-pejuang-mimpi-rangkul-difabel-wujudkan-impian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Dec 2023 08:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[difabel]]></category>
		<category><![CDATA[founder]]></category>
		<category><![CDATA[impian]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[pejuang]]></category>
		<category><![CDATA[rangkul]]></category>
		<category><![CDATA[wujudkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203424</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjadi founder komunitas pejuang mimpi, Sri Rahayu, berkomitmen untuk memfasilitasi siapa saja yang mempunyai mimpi, walaupun memiliki keterbatasan. Termasuk, bagi para difabel. Saat ditemui, perempuan yang kerap disapa Sri, menyampaikan bahwa komunitas tersebut pada awalnya berdiri di bawah naungan komunitas online berbasis aplikasi, yaitu Orami Parenting. Itu berdiri, sudah sejak tahun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Menjadi founder komunitas pejuang mimpi, Sri Rahayu, berkomitmen untuk memfasilitasi siapa saja yang mempunyai mimpi, walaupun memiliki keterbatasan. Termasuk, bagi para difabel.</p>



<p>Saat ditemui, perempuan yang kerap disapa Sri, menyampaikan bahwa komunitas tersebut pada awalnya berdiri di bawah naungan komunitas online berbasis aplikasi, yaitu Orami Parenting. Itu berdiri, sudah sejak tahun 2020 lalu.</p>



<p>“Waktu itu, kami inginnya memfasilitasi semua yang mempunyai mimpi tapi punya keterbatasan. Nah, ibu-ibu inikan ada yang single parent, ada yang pejuang ekonomi keluarga, ada juga yang difabel. Mereka inilah yang kami maksud pejuang mimpi. Tapi, memang tidak semua orang itu bisa mewujudkan mimpinya. Karena ada keterbatasan, baik ekonomi, informasi maupun fisik,” jelas Sri, Sabtu (16/12/2023) tadi.</p>



<p>Padahal menurutnya, dengan berbagai keterbatasan yang ada itu, semua bisa untuk meraih mimpi. Namun, lanjutnya mampu mengenali apa yang ada dalam dirinya, seperti kekurangan dan kelebihan yang dimiliki.</p>



<p>“Tentu untuk bisa mengenali siapa diri kita, kita butuh orang lain. Kemudian untuk bisa membantu teman-teman pejuang mimpi ini, butuh jembatan. Di sini lah kami hadir berkomitmen bagaimana caranya kita bisa menyelesaikan permasalahan sosial yang ada di masyarakat dengan bergandeng tangan,” lanjutnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pihaknya juga menceritakan, bahwa awal mula membuka komunitas tersebut dengan memulai kelas menulis, kelas memasak, kelas modeling, kelas musik, hingga kelas keterampilan. Itu dilakukan karena pihaknya melihat para tuna daksa tidak mempunyai keterbatasan dalam intelijennya.</p>



<p>“Di situ saya memberikan kelas menulis features dan ternyata mereka bisa. Kemudian kita adakan juga kelas memasak. Baru dari situ, saya berpikir kalau ini harus terstruktur. Saya harus benar-benar punya program. Maka kami mantapkan pejuang mimpi untuk mencapai visi misinya itu dengan berfokus di Kota Malang dulu karena kebetulan saya domisili kota,” tuturnya.</p>



<p>Di samping itu, berdirinya komunitas tersebut juga dilatarbelakangi karena pengalaman pribadinya dalam menghadapi keterbatasan fisik sang anak. Apalagi berbagai diagnosa yang disebutkan dokter, membuatnya merasa hancur.</p>



<p>“Anak saya Fz (maaf disamarkan, red), divonis lumpuh dan belum bisa berjalan di usia 3 tahun. Saat itu, saya berinisiatif untuk memasukkannya ke sekolah modeling. Dari situlah saya belajar bahwa di balik keterbatasan yang dimiliki, terdapat potensi yang tidak terduga. Dia bagi saya adalah guru yang mengajarkan saya bagaimana cara untuk sabar. Mengingatkan saya akan kebesaran Tuhan dan segala pelajaran kehidupan lainnya,” ungkapnya.</p>



<p>Lebih lanjut, pihaknya menegaskan bahwa Pejuang Mimpi bukan hanya sekadar komunitas semata. Namun,.juga menjadi cerminan akan kekuatan dalam keterbatasan. Saat ini, disebutkannya sudah lebih dari 50 anak difabel serta orang tua dan pemerhati yang terlibat aktif dalam komunitas tersebut.</p>



<p>“Dari situlah saya percaya bahwa tidak ada satu hal pun yang mustahil dan tidak ada keterbatasan yang mampu mengubur mimpi anak-anak ini. Makanya saya bangunlah pejuang mimpi ini,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203424</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
