<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>FPRMAM Tuntut Tuntaskan Kasus Dogiyai &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/fprmam-tuntut-tuntaskan-kasus-dogiyai/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Apr 2018 10:54:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>FPRMAM Tuntut Tuntaskan Kasus Dogiyai &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>FPRMAM Tuntut Tuntaskan Kasus Dogiyai, Unjuk Rasa di Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/fprmam-tuntut-tuntaskan-kasus-dogiyai-unjuk-rasa-di-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Apr 2018 10:54:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[FPRMAM Tuntut Tuntaskan Kasus Dogiyai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=38043</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang&#8212;Sekitar puluhan mahasiswa asal Papua yang berkuliah di Malang, dengan mengatasnamakan Front Persatuan Rakyat dan Mahasiswa Anti Militerisme (FPRMAM), melakukan aksi damai di depan gedung DPRD Kota Malang, Kamis (19/4/2018). Aksi ini merespon kejadian dugaan pelanggaran HAM di Dogiyai, Papua, 6 April 2018, yang menyebabkan tertembaknya 2 pemuda setempat, yaitu Geri Goo dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang&#8212;</strong>Sekitar puluhan mahasiswa asal Papua yang berkuliah di Malang, dengan mengatasnamakan Front Persatuan Rakyat dan Mahasiswa Anti Militerisme (FPRMAM), melakukan aksi damai di depan gedung DPRD Kota Malang, Kamis (19/4/2018). Aksi ini merespon kejadian dugaan pelanggaran HAM di Dogiyai, Papua, 6 April 2018, yang menyebabkan tertembaknya 2 pemuda setempat, yaitu Geri Goo dan Rudi Auwe.</p>
<p>Dalam aksi damai mereka mengajukan beberapa tuntutan, diantaranya usut, tangkap, adili, dan penjarakan pelaku pelanggaran HAM yang telah menembak Geri Goo dan Rudi Auwe; Segera proses sesuai hukum yang berlaku, adili polisi pelaku pelanggaran kode etik baik secara kelembagaan maupun sesuai hukum; Tarik TNI/Polri organik dan non-organik dari seluruh tanah West Papua.</p>
<p>Selanjutnya, Bupati Dogiyai, Yakobus Dumupa harus bertanggung jawab atas penembakan ini sesuai janji saat acara pelantikannya beberapa bulan lalu; Mendesak Komnasham untuk segera langsung turun ke Dogiyai untuk melakukan penyelidikan dugaan pelanggaran HAM yakni membunuh dengan sadar dan berencana untuk tujuan tujuan-tujuan tertentu dari individu atau lembaga yang bersangkutan; Hentikan eksploitasi dan tutup semua perusahaan milik imperialis di atas tanah West Papua, khususnya di Dogiyai.</p>
<p>&#8220;Kami mengutuk keras penembakan itu. Untuk itu kami menginginkan untuk mengusut tuntas dan proses sesuai hukum yang berlaku. Kami juga menginginkan Komnasham melakukan penyelidikan dugaan pelanggaran HAM,&#8221; jelas Meki Huby, jubir aksi.</p>
<p>Berbagai poster berisikan pesan dan tuntutan dipertontonkan sebagai media bersuara, seperti Hapuskan Kriminalisme, Hancurkan Kapitalisme, Lawan Militerisme, dan lainnya. (rhd/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">38043</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
