<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>gabungan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/gabungan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Mar 2026 15:30:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>gabungan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wabup Situbondo bersama Tim Gabungan Tinjau Operasi SAR dan Ikuti Pelaksanaan Tabur Bunga</title>
		<link>https://memontum.com/wabup-situbondo-bersama-tim-gabungan-tinjau-operasi-sar-dan-ikuti-pelaksanaan-tabur-bunga</link>
					<comments>https://memontum.com/wabup-situbondo-bersama-tim-gabungan-tinjau-operasi-sar-dan-ikuti-pelaksanaan-tabur-bunga#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Mar 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[pelaksanaan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231336</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Situbondo, Ulfiyah, meninjau pelaksanaan Operasi SAR gabungan sekaligus mengikuti pelaksanaan tabur bunga untuk korban penumpang KMP Dharma Kartika, yang jatuh ke laut di perairan Jangkar, Kabupaten Situbondo. Kegiatan yang berlangsung di Pelabuhan Umum Jangkar ini, mendapat pengawalan ketat dari unsur gabungan, diantaranya Koramil 0823/09 Jangkar, Polsek Jangkar, Posal Jangkar, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo </strong>&#8211; Wakil Bupati (Wabup) Situbondo, Ulfiyah, meninjau pelaksanaan Operasi SAR gabungan sekaligus mengikuti pelaksanaan tabur bunga untuk korban penumpang KMP Dharma Kartika, yang jatuh ke laut di perairan Jangkar, Kabupaten Situbondo. Kegiatan yang berlangsung di Pelabuhan Umum Jangkar ini, mendapat pengawalan ketat dari unsur gabungan, diantaranya Koramil 0823/09 Jangkar, Polsek Jangkar, Posal Jangkar, Satpolairud Polres Situbondo, Syahbandar Wilker Jangkar, ASDP Cabang Jangkar, serta Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Situbondo, Minggu (29/03/2026) tadi.</p>



<p>Dalam serangkaian pelaksanaan itu, Wabup Ulfiyah yang tiba di Pelabuhan Jangkar, langsung menuju Kapal KN P498 milik KPLP KSOP Kelas IV Panarukan. Selanjutnya, rombongan meninjau langsung proses pencarian serta melaksanakan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi para korban.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di momen itu, suasana haru menyelimuti prosesi tabur bunga di tengah laut. Kehadiran pemerintah daerah bersama unsur TNI–Polri dan instansi terkait, menjadi simbol kepedulian serta komitmen dalam penanganan musibah.</p>



<p>Usai mengikuti rangkaian kegiatan di laut, rombongan Wabup kembali ke Pelabuhan Umum Jangkar. Kemudian melanjutkan perjalanan menuju Kota Situbondo.</p>



<p>Bati Tuud Koramil 0823/09 Jangkar, Pelda Anton Iswahyudi, mengatakan bahwa pelaksanaan itu diikuti seluruh personel yang bersinergi untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar. “Kami bersama unsur terkait melaksanakan pengawasan dan pengamanan (Waspam) guna mendukung kelancaran kunjungan Wakil Bupati dalam rangka peninjauan Operasi SAR gabungan serta kegiatan tabur bunga,” ujarnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/wabup-situbondo-bersama-tim-gabungan-tinjau-operasi-sar-dan-ikuti-pelaksanaan-tabur-bunga/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231336</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kawal Arus Balik di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi Siapkan 16 Buffer Zone hingga Pensiagaan Petugas Gabungan</title>
		<link>https://memontum.com/kawal-arus-balik-di-pelabuhan-ketapang-banyuwangi-siapkan-16-buffer-zone-hingga-pensiagaan-petugas-gabungan</link>
					<comments>https://memontum.com/kawal-arus-balik-di-pelabuhan-ketapang-banyuwangi-siapkan-16-buffer-zone-hingga-pensiagaan-petugas-gabungan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Mar 2026 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[buffer]]></category>
		<category><![CDATA[gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Ketapang]]></category>
		<category><![CDATA[pelabuhan]]></category>
		<category><![CDATA[pensiagaan]]></category>
		<category><![CDATA[petugas]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231231</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Arus balik Lebaran di penyeberangan Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, mulai mengalami peningkatan. Diperkirakan, puncak arus balik sendiri diprediksi pada 26 hingga 29 Maret. Guna mempelancar dan mengantisipasi kepadatan arus, digelar rapat koordinasi (Rakor) yang dihadiri Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, Kapolresta, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Arus balik Lebaran di penyeberangan Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, mulai mengalami peningkatan. Diperkirakan, puncak arus balik sendiri diprediksi pada 26 hingga 29 Maret.</p>



<p>Guna mempelancar dan mengantisipasi kepadatan arus, digelar rapat koordinasi (Rakor) yang dihadiri Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, Kapolresta, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan dan Forkopimda, serta stakeholder terkait di Posko ASDP Ketapang, Selasa (24/03/2026) tadi. Rakor tersebut, juga terhubung langsung dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara daring.</p>



<p>Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, mengimbau kepada pemudik agar bisa mengatur waktu perjalanan lebih awal, atau memilih waktu di luar periode puncak arus balik. &#8220;Bagi pemudik bisa mengatur waktu perjalanan dan terus memantau informasi agar tidak terjadi kepadatan. Apalagi, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan Work Form Anywhere (WFA), yang bisa dimanfaatkan untuk menjadi alternatif dalam memilih waktu perjalan,&#8221; kata Wabup Mujiono.</p>



<p>Dalam Rakor tersebut, telah disiapkan mitigasi dan beberapa langkah antisipasi apabila terjadi kepadatan. Salah satunya, disiapkan Buffer Zone atau sejumlah kantong parkir yang tersebar di 16 titik di sekitar Pelabuhan Ketapang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Ada 16 titik buffer zone yang disiapkan untuk menampung kendaraan jika terjadi kepadatan,&#8221; kata Kapolresta.</p>



<p>Selain itu, disiagakan sebagai kantong parkir tambahan di seperti RTK Tanjungwangi, Terminal Sri Tanjung, SPBU Sri Tanjung, serta kawasan Grand Watu Dodol (GWD). Langkah tersebut, diharapkan mampu mengurangi kepadatan kendaraan menuju pelabuhan dan menjaga kelancaran arus balik Lebaran di lintasan penyeberangan Jawa–Bali.</p>



<p>&#8220;Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, SAR, relawan, serta stakeholder terkait lainnya juga terus disiagakan,&#8221; tambah Kapolresta.</p>



<p>Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, mengatakan untuk kelancaran kini tidak ada penjualan tiket di pelabuhan. Pengguna jasa wajib membeli tiket melalui platform digital Ferizy yang sudah tersedia hingga H-60. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/kawal-arus-balik-di-pelabuhan-ketapang-banyuwangi-siapkan-16-buffer-zone-hingga-pensiagaan-petugas-gabungan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231231</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Nelayan di Perairan Gapurana Talango Sumenep Ditemukan Tim SAR Gabungan Meninggal</title>
		<link>https://memontum.com/nelayan-di-perairan-gapurana-talango-sumenep-ditemukan-tim-sar-gabungan-meninggal</link>
					<comments>https://memontum.com/nelayan-di-perairan-gapurana-talango-sumenep-ditemukan-tim-sar-gabungan-meninggal#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Mar 2026 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[gapurana]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[perairan]]></category>
		<category><![CDATA[talango]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231228</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang nelayan, Mohammad Jaenal Arifin (32), warga Desa Pangloros, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, dalam kondisi meninggal dunia, Selasa (24/03/2026) sekitar pukul 11.11. Diketahui, bahwa sebelumnya Jaenal dilaporkan hilang setelah nelayan setempat menemukan sebuah perahu dengan kondisi mesin masih menyala bergerak menuju arah darat tanpa awak. Kondisi peralatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sumenep</strong> – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang nelayan, Mohammad Jaenal Arifin (32), warga Desa Pangloros, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, dalam kondisi meninggal dunia, Selasa (24/03/2026) sekitar pukul 11.11. Diketahui, bahwa sebelumnya Jaenal dilaporkan hilang setelah nelayan setempat menemukan sebuah perahu dengan kondisi mesin masih menyala bergerak menuju arah darat tanpa awak.</p>



<p>Kondisi peralatan pancing sendiri, diketahui masih lengkap berada di atas perahu. Sementara berdasarkan laporan tersebut, Tim SAR gabungan segera melaksanakan operasi pencarian di sekitar lokasi kejadian.</p>



<p>Kepala Kantor SAR Surabaya selaku SAR Mission Coordinator (SMC) pada operasi SAR ini, Nanang Sigit, mengatakan bahwa dalam pencarian itu, Tim SAR Gabungan mendekati koordinat 7° 3&#8242; 59,892&#8243; LS dan 114° 1&#8242; 59,124&#8243; BT atas informasi penemuan jenazah oleh nelayan sekitar. Lokasi penemuan tersebut, berjarak kurang lebih 1,15 Nautical Mile (NM) dari lokasi ditemukannya kapal milik korban.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selanjutnya, korban dievakuasi menuju Dermaga Talango dengan waktu tempuh sekitar 1 jam. &#8220;Setelah tiba di Dermaga Talango, jenazah korban kemudian diserahterimakan kepada pihak keluarga melalui ambulans untuk dibawa ke rumah duka guna penanganan lebih lanjut,&#8221; ujar Nanang Sigit.</p>



<p>Setelah proses evakuasi selesai, pada pukul 12.30, dilaksanakan debriefing oleh seluruh unsur SAR yang terlibat. Dengan telah ditemukannya korban dalam kondisi meninggal dunia, operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi diusulkan untuk ditutup.</p>



<p>Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas sinergi dan kerja sama yang telah terjalin. Adapun unsur SAR yang terlibat dalam operasi ini antara lain Pos SAR Sumenep, Polairud Sumenep, Polsek Kalianget, Koramil Kalianget, Polsek Talango, serta nelayan setempat.</p>



<p>Basarnas mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para nelayan, untuk selalu memperhatikan faktor keselamatan saat melaut, termasuk penggunaan alat keselamatan diri serta memastikan kondisi cuaca sebelum beraktivitas di perairan. &#8220;Dengan ketidakpastian cuaca saat ini, lebih baik bila nelayan mengecek dulu prakiraan cuaca, angin dan tinggi gelombang sebelum melaut,&#8221; imbuh Nanang. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/nelayan-di-perairan-gapurana-talango-sumenep-ditemukan-tim-sar-gabungan-meninggal/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231228</post-id>	</item>
		<item>
		<title>5 Ribu Personel Gabungan Amankan Harlah 1 Abad NU di Stadion Gajayana Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/5-ribu-personel-gabungan-amankan-harlah-1-abad-nu-di-stadion-gajayana-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Feb 2026 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[amankan]]></category>
		<category><![CDATA[gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[Gajayana]]></category>
		<category><![CDATA[Harlah]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[personel]]></category>
		<category><![CDATA[stadion]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230021</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sekitar 5 ribu personel gabungan disiagakan untuk mengamankan rangkaian kegiatan Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) Mujahadah Kubro di Stadion Gajayana Kota Malang, pada Sabtu (07/02/2026) hingga Minggu (08/02/2026) besok. Hal itu disampaikan langsung Danrem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Kohir, usai apel gelar pasukan, Sabtu (07/02/2026) tadi. Menurutnya, ribuan personel tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sekitar 5 ribu personel gabungan disiagakan untuk mengamankan rangkaian kegiatan Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) Mujahadah Kubro di Stadion Gajayana Kota Malang, pada Sabtu (07/02/2026) hingga Minggu (08/02/2026) besok. Hal itu disampaikan langsung Danrem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Kohir, usai apel gelar pasukan, Sabtu (07/02/2026) tadi.</p>



<p>Menurutnya, ribuan personel tersebut tidak hanya difokuskan pada pengamanan lokasi utama di Stadion Gajayana Kota Malang saja. Namun, juga mencakup seluruh rangkaian kegiatan VVIP, termasuk pergerakan tamu negara.</p>



<p>“Untuk kekuatan personel, kurang lebih sekitar 5.000-an personel. Jumlah tersebut bersifat dinamis dan dapat disesuaikan dengan eskalasi situasi yang berkembang. Personel itu bertugas mulai dari pengamanan di bandara, perjalanan menuju hotel, hotel ke lokasi kegiatan, hingga seluruh titik yang berkaitan dengan agenda Presiden dan rangkaian Harlah NU,” tegasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh dan terpadu, dengan melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta panitia pelaksana. Seluruh pembagian tugas dan penempatan personel telah dibahas dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) bersama Wali Kota Malang, Forkopimda dan panitia, serta Rapat Koordinasi Pengamanan (Rakorpam) unsur pengamanan.</p>



<p>“Siapa berbuat apa, di mana dan jumlahnya berapa, semuanya sudah ditentukan. Prinsip pengamanan kami adalah zero failure, tidak boleh ada kesalahan sekecil apa pun,” katanya.</p>



<p>Terkait potensi gangguan, termasuk isu rombongan liar, Kolonel Kohir menegaskan bahwa seluruh bentuk ancaman menjadi prioritas pengamanan. “Kami tidak fokus pada satu jenis ancaman saja. Baik gangguan perorangan, kelompok, maupun potensi lainnya, semuanya kami antisipasi. Pengamanan VVIP itu all out,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230021</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jaga Keselamatan Warga Paska APG, Pemkab Lumajang dan Tim Gabungan Aktif Lakukan Pengamanan Wilayah</title>
		<link>https://memontum.com/jaga-keselamatan-warga-paska-apg-pemkab-lumajang-dan-tim-gabungan-aktif-lakukan-pengamanan-wilayah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2025 04:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[keselamatan]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[pengamanan]]></category>
		<category><![CDATA[wilayah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228050</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lumajang, Hindam Adri Abadan, menegaskan bahwa pihaknya bersama BPBD, TNI-Polri, aparat desa dan relawan terus melakukan respons cepat dan langkah penanganan di lapangan untuk menjaga keselamatan warga pasca erupsi Gunung Semeru. “Satpol PP dan tim gabungan secara aktif melakukan patroli dan penjagaan lalu lintas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lumajang, Hindam Adri Abadan, menegaskan bahwa pihaknya bersama BPBD, TNI-Polri, aparat desa dan relawan terus melakukan respons cepat dan langkah penanganan di lapangan untuk menjaga keselamatan warga pasca erupsi Gunung Semeru.</p>



<p>“Satpol PP dan tim gabungan secara aktif melakukan patroli dan penjagaan lalu lintas di sekitar Jembatan Besuk Kobokan, salah satu jalur vital yang berdekatan dengan wilayah rawan luncuran awan panas. Langkah ini, bertujuan mencegah kerumunan warga maupun pencari foto. Sehingga, risiko kecelakaan dan gangguan keamanan dapat diminimalkan,” ujarnya, Senin (24/11/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, petugas gabungan melakukan pengamanan wilayah yang berpotensi menjadi jalur luncuran awan panas, termasuk melakukan penyekatan terhadap warga yang mencoba beraktivitas di DAS Regoyo dan area Pos Pantau Besuk Kobokan. Aparat desa dan relawan juga berperan aktif dalam memberikan edukasi dan imbauan kepada warga agar tetap berada di zona aman.</p>



<p>“Koordinasi lintas instansi ini memastikan keamanan warga tetap menjadi prioritas utama. Kami minta masyarakat selalu mematuhi arahan petugas dan menjauhi jalur rawan awan panas agar keselamatan tetap terjaga,” jelas Hindam.</p>



<p>Dengan langkah ini, diharapkan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, sementara risiko akibat potensi awan panas dan material vulkanik diminimalkan. Kehadiran Satpol PP, BPBD, TNI-Polri, aparat desa dan relawan menunjukkan kesiapsiagaan dan kolaborasi yang efektif dalam mitigasi bencana vulkanik Semeru. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228050</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kolaborasi Apik Bapenda Kota Malang Optimalkan Operasi Gabungan Jadi Edukasi untuk Wajib Pajak</title>
		<link>https://memontum.com/kolaborasi-apik-bapenda-kota-malang-optimalkan-operasi-gabungan-jadi-edukasi-untuk-wajib-pajak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2025 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bapenda]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[optimalkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227481</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang, dalam mengoptimalkan pendapatan dari sektor pajak daerah, khususnya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Salah satunya, yaitu dengan memanfaatkan pelaksanaan Operasi Gabungan (Opsgab) di sejumlah titik Kota Malang, dengan memberikan edukasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang, dalam mengoptimalkan pendapatan dari sektor pajak daerah, khususnya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Salah satunya, yaitu dengan memanfaatkan pelaksanaan Operasi Gabungan (Opsgab) di sejumlah titik Kota Malang, dengan memberikan edukasi bagi wajib pajak (WP) atau pemilik kendaraan.</p>



<p>Kepala Bapenda melalui Kepala Bidang Pengendalian Pajak Daerah Bapenda Kota Malang, Syarif Hidayat, menyampaikan bahwa Opsgab itu dilakukan bersama dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang, Samsat Malang Kota, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang dan Provinsi Jawa Timur, Jasa Raharja dan pihak Kepolisian. Tentunya kegiatan Opsgab tidak hanya sekadar penertiban, tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada WP.</p>



<p>“Operasi gabungan yang diselenggarakan oleh Samsat Malang Kota ini melibatkan Bapenda Kota Malang, Dishub Provinsi, Jasa Raharja dan juga kepolisian. Jadi selain pengecekan surat-surat kendaraan, kegiatan ini juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar taat pajak,” jelas Syarif, Jumat (07/11/2025) tadi.</p>



<p>Dalam pelaksanaannya, petugas tidak hanya menegakkan aturan di lapangan, tetapi juga memberikan sosialisasi kepada pengendara yang masih menunggak pajak kendaraan. “Petugas kami membantu menunjukkan surat kendaraan yang sudah mati dan mengimbau agar segera melakukan pembayaran,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="414" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/11/Kolaborasi-Apik-Bapenda-Kota-Malang-Optimalkan-Operasi-Gabungan-Jadi-Edukasi-untuk-Wajib-Pajak-2.jpg?resize=600%2C414&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-227483" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/11/Kolaborasi-Apik-Bapenda-Kota-Malang-Optimalkan-Operasi-Gabungan-Jadi-Edukasi-untuk-Wajib-Pajak-2.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/11/Kolaborasi-Apik-Bapenda-Kota-Malang-Optimalkan-Operasi-Gabungan-Jadi-Edukasi-untuk-Wajib-Pajak-2.jpg?resize=300%2C207&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /></figure></div>


<p></p>



<p>Untuk pembayaran PKB dan BBNKB, ujarnya, juga dapat dilakukan saat Bapenda Kota Malang melaksanakan program Sobo RW, Sambang Kelurahan, Sambang Perumahan, hingga program Sambang Wilayah. Sehingga itu memudahkan masyarakat dalam membayarkan PKB dan BBNKB.</p>



<p>“Selain itu, kalau dari Samsat Kota, itu ada kunjungan wilayah yang mekanismenya hampir sama, menyapa masyarakat secara langsung agar lebih paham pentingnya taat pajak,” ucapnya.</p>



<p>Kemudian, dikatakannya bahwa ada sebanyak 20 hingga 25 petugas Bapenda yang turun langsung ke lapangan di setiap harinya. Namun, itu tidak hanya mengingatkan mengenai PKB, tetapi juga berbagai jenis pajak lainnya. “Kami juga mengantarkan surat pemberitahuan dan himbauan bagi wajib pajak yang masih memiliki tunggakan,” tuturnya.</p>



<p>Sementara itu, untuk Opsgab sendiri dilaksanakan secara periodik sesuai koordinasi dengan Samsat Malang Kota. “Biasanya satu bulan sekali, kadang bisa dua kali. Kami menunggu surat dari Samsat dan siap berkolaborasi kapan pun dibutuhkan,” imbuhnya.</p>



<p>Melalui kolaborasi Opsgab, Pemkot Malang berharap kesadaran masyarakat terhadap pajak kendaraan dapat terus meningkat. Sekaligus, memperkuat kontribusi pajak daerah terhadap pembangunan Kota Malang. <strong>(rsy/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227481</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tim SAR Gabungan Temukan Lima Korban Longsor di Trenggalek, Empat Meninggal</title>
		<link>https://memontum.com/tim-sar-gabungan-temukan-lima-korban-longsor-di-trenggalek-empat-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Nov 2025 11:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[temukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227346</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Tim SAR gabungan berhasil menemukan seluruh korban rumah longsor di Dusun Banaran, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek. Dari keseluruhan korban, satu korban ditemukan dalam kondisi hidup dan empat orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya yang juga selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR ini, Nanang Sigit, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Tim SAR gabungan berhasil menemukan seluruh korban rumah longsor di Dusun Banaran, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek. Dari keseluruhan korban, satu korban ditemukan dalam kondisi hidup dan empat orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.</p>



<p>Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya yang juga selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR ini, Nanang Sigit, menyampaikan bahwa seluruh korban yang berjumlah lima orang telah ditemukan. “Pada hari pertama operasi SAR, tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban atas nama Wijianto, dalam kondisi hidup, pada Sabtu (01/11/2025) pukul 23.50. Kemudian pada hari kedua, sebanyak 4 korban lainnya kembali ditemukan dan dievakuasi pada Minggu (02/11/2025),” jelas Nanang.</p>



<p>Adapun keempat korban yang ditemukan pada hari kedua, masing-masing bernama Syarif yang ditemukan pukul 00.05, Welas ditemukan pukul 00.15, Rohman ditemukan pukul 09.00 dan Fajar, ditemukan pukul 09.30. Keempat korban ini ditemukan dalam kondisi meninggal, jenazah mereka kemudian dievakuasi ke RSUD dr Soedomo Trenggalek untuk penanganan lebih lanjut.</p>



<p>Sebelumnya dalam merespon laporan kejadian ini, SMC telah mengerahkan 1 Tim Rescue Pos SAR Trenggalek untuk bergabung dengan potensi SAR yang berada di lokasi kejadian, berkoordinasi melakukan assesment dan menentukan strategi pencarian korban.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Koordinator Pos SAR Trenggalek, Bayu Prasetyo, selaku On Scene Commander (OSC), menjelaskan bahwa proses pencarian dilakukan secara manual dengan menggunakan alat gali sederhana seperti cangkul dan sekop. Tim SAR gabungan menghadapi sejumlah kendala di lapangan, antara lain minimnya penerangan saat pencarian dini hari serta risiko longsor susulan.</p>



<p>“Selama proses pencarian berlangsung, kami menempatkan safety officer untuk mengawasi keamanan tim di lapangan. Petugas ini bertugas memberikan peringatan apabila muncul tanda-tanda bahaya,” ujarnya.</p>



<p>Dalam operasi SAR ini, puluhan personel dari berbagai unsur terlibat, antara lain Pos SAR Trenggalek, Kodim 0806 Trenggalek, BPBD Kabupaten Trenggalek, Polres Trenggalek, Koramil Bendungan, Polsek Bendungan, Damkar, Dinas Kesehatan, BP 1303 Trenggalek, serta warga sekitar dan potensi SAR lainnya.</p>



<p>Berdasarkan laporan awal, peristiwa tanah longsor yang menimpa satu rumah warga di Dusun Banaran terjadi pada Sabtu (01/11/2025) sekitar pukul 23.00. Sebanyak 5 orang menjadi korban. Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR secara resmi dinyatakan selesai dan ditutup. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227346</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tim SAR Gabungan Temukan Korban Terakhir Pantai Modangan</title>
		<link>https://memontum.com/tim-sar-gabungan-temukan-korban-terakhir-pantai-modangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Oct 2025 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[modangan,]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[temukan]]></category>
		<category><![CDATA[terakhir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226744</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua wisatawan asal Surabaya, yang sebelumnya dilaporkan terseret ombak di Pantai Modangan, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Keduanya ditemukan, dalam kondisi meninggal dunia. Diketahui, bahwa korban Rafi Naoufal (26), telah berhasil ditemukan pada Senin (13/10/2025) sekitar pukul 08.00. Jenazahnya, ditemukan mengambang dengan jarak kurang lebih 1 km dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua wisatawan asal Surabaya, yang sebelumnya dilaporkan terseret ombak di Pantai Modangan, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Keduanya ditemukan, dalam kondisi meninggal dunia.</p>



<p>Diketahui, bahwa korban Rafi Naoufal (26), telah berhasil ditemukan pada Senin (13/10/2025) sekitar pukul 08.00. Jenazahnya, ditemukan mengambang dengan jarak kurang lebih 1 km dari lokasi kejadian yakni di perairan Tugurejo Blitar.</p>



<p>Selanjutnya, pada hari ketiga pencarian, Tim SAR gabungan kembali berhasil menemukan korban terakhir, yakni Muhammad Mahin (18), warga Jalan Botoh Putih, Gang II, Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya, pada Selasa (14/10/2025) sekitar pukul 08.15. Jenazah korban, ditemukan mengambang sekitar 0,87 NM dari lokasi kejadian.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tim SAR gabungan, kemudian membawa korban ke Puskesmas Donomulyo untuk penanganan selanjutnya. “Dengan ditemukannya dua korban oleh Tim SAR gabungan ini, maka seluruh korban terseret arus di Pantai Modangan telah ditemukan,&#8221; kata Kepala Kantor SAR Surabaya selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam pencarian ini, Nanang Sigit.</p>



<p>Sebelumnya, korban tenggelam adalah rombongan Karang Taruna RW 8 Simolawang, Surabaya. Mereka berwisata untuk merayakan pembubaran panitia HUT ke-80 RI. Namun, empat orang terseret ombak besar saat berenang di Pantai Modangan, Minggu (12/10/2025).</p>



<p>Korban atas nama M Zulfikar (23), berhasil diselamatkan nelayan dan warga setempat, sesaat setelah kejadian. Tidak lama kemudian, korban atas nama Rinaldy (23), ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Proses pencarian korban dilakukan secara kolaboratif oleh beberapa unsur terlibat seperti Tim Rescue Basarnas dari Unit Siaga SAR Malang, Polairud Sendang Biru, Polsek Donomulyo, Polsek Wates, Koramil Donomulyo, Pos AL Sendang Biru, Perhutani, PSR, BPBD Provinsi Jatim, BPBD Blitar, BPBD Kab. Malang, SAR MTA, Tagana, RAPI, Puskesmas Donomulyo, PMI, SAR Kanjuruhan, Satria Rescue dan nelayan serta warga setempat. <strong>(hms/sar/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226744</post-id>	</item>
		<item>
		<title>1.540 Personel Gabungan Dikerahkan untuk Amankan Aksi Unjuk Rasa di Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/1-540-personel-gabungan-dikerahkan-untuk-amankan-aksi-unjuk-rasa-di-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2025 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[amankan]]></category>
		<category><![CDATA[dikerahkan]]></category>
		<category><![CDATA[gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[personel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225625</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Ribuan personel gabungan dari TNI/Polri, Satpol PP dan Damkar, disiagakan untuk mengamankan rencana jalannya aksi unjuk rasa di Kota Malang, Senin (01/09/2025) tadi. Adapun titik pengamanan, terpusat di Halaman Balai Kota Malang dan Gedung DPRD Kota Malang. Wakapolresta Malang Kota, AKBP Oskar Syamsuddin, menyampaikan total ada 1.540 personel yang dikerahkan sesuai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Ribuan personel gabungan dari TNI/Polri, Satpol PP dan Damkar, disiagakan untuk mengamankan rencana jalannya aksi unjuk rasa di Kota Malang, Senin (01/09/2025) tadi. Adapun titik pengamanan, terpusat di Halaman Balai Kota Malang dan Gedung DPRD Kota Malang.</p>



<p>Wakapolresta Malang Kota, AKBP Oskar Syamsuddin, menyampaikan total ada 1.540 personel yang dikerahkan sesuai agenda pengamanan hari ini. Pihaknya memastikan, bahwa seluruh aparat bertugas dengan pendekatan humanis.</p>



<p>&#8220;Tadi pagi sudah ada sekitar 10 orang yang mengatasnamakan Aliansi Rakyat Tertindas menyampaikan aspirasi dan sudah kembali. Selanjutnya, ada mahasiswa dari HMI sekitar 200 orang yang akan turun dan kami siap menerima,&#8221; ujar Oskar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Oskar menekankan, pola pengamanan menitikberatkan pada pelayanan dan sikap ramah aparat terhadap massa aksi. Hal itu penting mengingat unjuk rasa berjalan dengan damai.</p>



<p>“Dalam pelaksanaan pengamanan ini yang kita tekankan adalah pelayanan. Semua tindakan harus humanis, karena para pengunjuk rasa menyampaikan tuntutan dengan cara yang baik. Sudah jadi tanggung jawab kita untuk menerima mereka dengan baik,” tegasnya.</p>



<p>Oskar juga mengingatkan seluruh personel untuk menaati Standar Operasional Prosedur (SOP) serta melaporkan setiap perkembangan secara berjenjang, agar jalannya pengamanan berlangsung tertib dan lancar. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225625</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
