<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Gadaikan Harta Benda &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/gadaikan-harta-benda/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Aug 2021 14:53:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Gadaikan Harta Benda &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Akibat Covid-19, Puluhan Warga Terpaksa Gadaikan Harta Benda</title>
		<link>https://memontum.com/akibat-covid-19-puluhan-warga-terpaksa-gadaikan-harta-benda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Aug 2021 14:53:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Gadaikan Harta Benda]]></category>
		<category><![CDATA[Puluhan Warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=150665</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Demi bertahan hidup di tengah gempuran pandemi Covid-19, sejumlah warga terpaksa menggadaikan harta benda untuk memenuhi kebutuhan hidup. Mulai dari emas, kendaraan dan barang berharga lainnya. Pemandangan itulah, yang nampak pada Jumat (13/08) tadi. Lastri, salah satu warga Situbondo, terlihat sedang mengantre untuk menggadaikan barang miliknya. Dirinya terpaksa menggadaikan emas, untuk memenuhi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Demi bertahan hidup di tengah gempuran pandemi Covid-19, sejumlah warga terpaksa menggadaikan harta benda untuk memenuhi kebutuhan hidup. Mulai dari emas, kendaraan dan barang berharga lainnya.</p>



<p>Pemandangan itulah, yang nampak pada Jumat (13/08) tadi. Lastri, salah satu warga Situbondo, terlihat sedang mengantre untuk menggadaikan barang miliknya. Dirinya terpaksa menggadaikan emas, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tekan-balap-liar-kapolres-situbondo-tantang-pemuda-adu-cepat-di-lomba-lari-100-meter">Tekan Balap Liar, Kapolres Situbondo Tantang Pemuda Adu Cepat di Lomba Lari 100 Meter</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dprd-situbondo-ikuti-gelaran-bimtek-penguatan-perda-dan-reformasi-birokrasi-di-surabaya">DPRD Situbondo Ikuti Gelaran Bimtek Penguatan Perda dan Reformasi Birokrasi di Surabaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dprd-situbondo-rapat-paripurna-penandatanganan-berita-acara-persetujuan-empat-raperda">DPRD Situbondo Rapat Paripurna Penandatanganan Berita Acara Persetujuan Empat Raperda</a></li>
</ul>


<p>“Akhirnya barang yang saya miliki, saya gadaikan sementara hanya untuk menyambung hidup,” terangnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, dampak pandemi ini, juga dialami para makelar emas di komplek Pasar Mimbaan-Situbondo. Bari mengaku, pada musim tanam, sejumlah warga berdatangan ke pasar untuk menjual barang berharga, guna untuk kebutuhan biaya tanam. Namun, saat ini pasar tempat dirinya bekerja menjadi sepi pengunjung.</p>



<p>“Biasanya pada musim panen, warga berbondong bondong datang ke pasar.</p>



<p>Ada yang beli perhiasan, belanja kebutuhan rumah tangga dan kebutuhan lainnya,” terang pria asal Kapongan itu.</p>



<p>Kepala Pegadaian Situbondo, Agus Ari Prabowo, mengatakan bahwa pada musim panen, kebutuhan dana masih relatif berkurang. Bahkan dua bulan terakhir, sebagian besar masyarakat untuk melunasi.</p>



<p>&#8220;Kebetulan sekarang pas musim panen. Jadi, untuk kebutuhan dana berkurang, karena masyarakat lebih cenderung untuk pelunasan,” terangnya.</p>



<p>Dirinya menerangkan, sejak Januari hingga Mei, masyarakat dalam menggadaikan barang berharganya mengalami peningkatan. Selain untuk kebutuhan biaya tanam dan kebutuhan lain. “Sembilan puluh persen masyarakat menggadaikan emas. Sedangkan 10 persen diantaranya, menggadaikan berupa kendaraan, barang elektronik dan lainnya,” terang Kepala Pegadaian. <strong>(her/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">150665</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
