<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>gading &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/gading/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Apr 2025 14:11:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>gading &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Zoom Panen Raya, Forkopimda Banyuwangi Panen Padi di Persawahan Kelompok Tani Empol Gading</title>
		<link>https://memontum.com/zoom-panen-raya-forkopimda-banyuwangi-panen-padi-di-persawahan-kelompok-tani-empol-gading</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Apr 2025 06:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimda]]></category>
		<category><![CDATA[gading]]></category>
		<category><![CDATA[kelompok]]></category>
		<category><![CDATA[persawahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220877</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banyuwangi mengikuti Panen Raya Padi serentak di 14 provinsi bersama Presiden RI Prabowo yang terhubung melalui sambungan Zoom, Senin (07/04/2025) tadi. Dalam pelaksanaan itu, Forkopimda Banyuwangi melaksanakan panen raya padi di areal persawahan Kelompok Tani Empol Gading di Dusun Lateng, Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, dengan luas hamparan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banyuwangi mengikuti Panen Raya Padi serentak di 14 provinsi bersama Presiden RI Prabowo yang terhubung melalui sambungan Zoom, Senin (07/04/2025) tadi. Dalam pelaksanaan itu, Forkopimda Banyuwangi melaksanakan panen raya padi di areal persawahan Kelompok Tani Empol Gading di Dusun Lateng, Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, dengan luas hamparan yang dipanen yakni 367 hektar.</p>



<p>Melalui sambungan virtual, Presiden Prabowo hadir langsung di Majalengka, untuk memanen padi bersama petani. Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan ungkapan terima kasih atas kerja keras seluruh pihak yang mampu mendorong capaian panen.</p>



<p>“Hari ini saya bangga, di saat banyak negara kekurangan pangan, kita justru surplus. Di saat negara lain ada yang tidak punya telur, kita justru ekspor. Saya minta kerja lebih keras lagi, menekan harga lebih rendah lagi. Sehingga, tidak ada lagi rakyat yang tidak mendapatkan asupan protein,” kata Presiden Prabowo.</p>



<p>Pelaksanaan panen raya padi di Banyuwangi sendiri dilaksanakan di areal persawahan Kelompok Tani Empol Gading di Dusun Lateng. Panen raya tersebut, dilakukan oleh Forpimda yang terdiri atas Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, Dandim 0825, Letkot (Arh) Joko Sukoyo, Danlanal, Letkol Laut (P) Hafidz, Wakapolresta, AKBP Teguh Priyo Wasono. Turut hadir mengikuti zoom meeting Pimpinan Cabang Bulog Banyuwangi, Dwiana Puspita.</p>



<p>&#8220;Kami bersyukur, Banyuwangi menjadi salah satu daerah lumbung pangan di Provinsi Jawa Timur. Kegiatan panen raya ini sebagai bentuk dukungan daerah pada program swasembada pangan nasional yang digagas oleh Presiden,&#8221; kata Wabup Mujiono.</p>



<p>Luas panen padi di Banyuwangi, tambahnya, sejak Januari sampai Maret telah mencapai 21.075 hektar. Di Banyuwangi, puncak panen raya akan terjadi pada April hingga Mei dengan perkiraan luasan sebesar 26.493 hektar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Pemkab terus mendorong produktivitas padi petani, dari rata-rata 6 ton perhektar. Saat ini, itu sudah bisa 7 ton perhektar. Alhamdulillah ini juga berkat kolaborasi dan dukungan TNI dan Polri dan berbagai pihak yang ikut mendampingi,” ujar Wabup Mujiono.</p>



<p>Sebelumnya, juga telah dilakukan Penandatanganan Komitmen Bersama di antaranya oleh Pemkab, TNI dan Polri, Gapoktan dan Bulog untuk mencapai target swasembada pangan daerah yakni luas tanam padi dan serapan gabah petani oleh Bulog.</p>



<p>Wabup Mujiono juga memastikan, bahwa petani akan mendapatkan harga gabah yang stabil dengan harga Rp 6.500 per kilogram yang diambil langsung di tingkat petani di sawah oleh Bulog. “Harganya juga luar biasa, Rp 6.500 perkilogram. Selain itu nanti akan ada peningkatan produktivitas panen setiap tahunnya 4 kali panen,” imbuhnya.</p>



<p>Ke depan, ujarnya, Banyuwangi akan meningkatkan ketersediaan air baku melalui embung atau penampungan air diantaranya Embung Lider, Kerawang dan Singolatri. “Kami sudah mengajukan pembangunan tiga embung besar baru, baik ke pemprov dan pusat. Ini melengkapi 337 bendungan daerah yang masih berfungsi dengan baik,” kata Wabup Mujiono.</p>



<p>Upaya lainnya, ungkapnya, Pemkab Banyuwangi juga membuat kebijakan dengan memperketat izin pembangunan di atas lahan persawahan. Pemkab juga mendorong produktivitas dengan penggunaan pupuk alternatif seperti pupuk hayati, Pupuk Organik Cair (POC) hingga optimalisasi mekanisasi pertanian.</p>



<p>Sementara itu, Dandim 0825, Letkol (Arh) Joko Sukoyo, mengatakan akan terus mendukung program pencapaian target swasembada pangan yang dilakukan daerah. “Kami akan terus mengawal kesuksesan program swasembada pangan daerah dan memastikan Banyuwangi tetap menjadi daerah lumbung pangan,” ujarnya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220877</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Maling Kotak Amal Masjid di Gading Probolinggo Terekam CCTV</title>
		<link>https://memontum.com/maling-kotak-amal-masjid-di-gading-probolinggo-terekam-cctv</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Jul 2023 09:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[amal]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[CCTV]]></category>
		<category><![CDATA[gading]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kotak]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Maling]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[terekam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193122</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Dua sejoli terekam kamera CCTV, melakukan aksi pencurian uang kotak amal di Masjid Nurul Barokah, Desa Kaliacar, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo. Dalam rekaman CCTV tersebut, memperlihatkanya laki-laki dan perempuan tersebut berkolaborasi melakukan aksinya membobol kotak amal. Kapolsek Gading, Iptu Ahmad Jamil, mengatakan bahwa pelaku tersebut melancarkan aksinya pada Selasa (11/07/2023) sekitar pukul [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Dua sejoli terekam kamera CCTV, melakukan aksi pencurian uang kotak amal di Masjid Nurul Barokah, Desa Kaliacar, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo. Dalam rekaman CCTV tersebut, memperlihatkanya laki-laki dan perempuan tersebut berkolaborasi melakukan aksinya membobol kotak amal.</p>



<p>Kapolsek Gading, Iptu Ahmad Jamil, mengatakan bahwa pelaku tersebut melancarkan aksinya pada Selasa (11/07/2023) sekitar pukul 02.30. Dalam aksinya, sejoli tersebut membuka kunci kotak amal dengan menggunakan gunting besi besar. Setelah berhasil membuka kunci, keduanya kemudian mengantongi semua isi kotak amal dengan kantong yang sudah dipersiapkan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tidak puas dengan satu kotak amal, pelaku kembali masuk ke dalam masjid untuk membobol kotak amal yang lain. Beruntungnya, saat itu ada warga setempat yang sedang Salat Tahajud dan memergoki dua sejoli itu.</p>



<p>&#8220;Jadi sudah berhasil mengambil uang di luar, lalu mau ngambil uang yang di dalam. Namun karena ada orang, pelaku kemudian melarikan diri,&#8221; terangnya, Kamis (13/07/2023) tadi.</p>



<p>Setelah kejadian itu, saksi bernama Supriyadi (65), warga setempat melaporkan kejadian tersebut kepihak kepolisian. Dari hasil pemeriksaan, uang kotak amal yang dicuri diperkirakan mencapai Rp 1 juta. Atas kejadian tersebut, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan. &#8220;Kami masih melakukan penyelidikan,&#8221; tambahnya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193122</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bawa Bahan Peledak untuk Mercon hingga 1 Kg, Pria Paruh Baya asal Gading Probolinggo Digelandang</title>
		<link>https://memontum.com/bawa-bahan-peledak-untuk-mercon-hingga-1-kg-pria-paruh-baya-asal-gading-probolinggo-digelandang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jun 2023 08:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[asal]]></category>
		<category><![CDATA[bahan]]></category>
		<category><![CDATA[bawa]]></category>
		<category><![CDATA[baya,]]></category>
		<category><![CDATA[digelandang]]></category>
		<category><![CDATA[gading]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kg]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Mercon]]></category>
		<category><![CDATA[paruh]]></category>
		<category><![CDATA[peledak]]></category>
		<category><![CDATA[pria]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191644</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Budan (55), warga Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, ditangkap petugas Polres Probolinggo. Pria paruh baya ini harus digelandangan ke Mapolres, karena kedapatan membawa serbuk bahan peledak mercon atau petasan. Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi, mengatakan bahwa pria tersebut kedapatan petugas sedang membawa bahan peledak mercon seberat 1 Kg di Desa Sentong, Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Budan (55), warga Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, ditangkap petugas Polres Probolinggo. Pria paruh baya ini harus digelandangan ke Mapolres, karena kedapatan membawa serbuk bahan peledak mercon atau petasan.</p>



<p>Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi, mengatakan bahwa pria tersebut kedapatan petugas sedang membawa bahan peledak mercon seberat 1 Kg di Desa Sentong, Kecamatan Semampir, Kabupaten Probolinggo. &#8220;Karena sebentar lagi Hari Raya Idul Adha 1444 H, biasanya masyarakat menyambutnya dengan euforia termasuk menyalakan petasan. Oleh karena itu, kami melakukan pencegahan dengan melaksanakan cipta kondisi yang aman dan nyaman. Di sini, kami berhasil mengamankan pria yang membawa serbuk bahan pembuat petasan,&#8221; kata Kapolres Probolinggo, Jumat (23/06/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Akibat perbuatannya, Budan dikenakan Pasal 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api dan bahan peledak dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. &#8220;Tersangka terancam hukuman 20 tahun,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Kegiatan pengamanan tersebut, lanjut AKBP Arsya, agar saat perayaan Hari Raya Idul Adha, dalam kondisi kondusif. Keamanan dan kenyamanan masyarakat lebih terjamin, tanpa menggunakan atau menyalakan petasan.</p>



<p>&#8220;Kegiatan seperti Takbir Keliling menggunakan kendaraan bak terbuka, sangat kami larang. Itu karena, akan membahayakan masyarakat itu sendiri maupun orang lain. Lebih baik merayakannya di musala atau masjid terdekat,&#8221; paparnya.&nbsp;<strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191644</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
