<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>gangguan jiwa &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/gangguan-jiwa/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 Dec 2020 03:55:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>gangguan jiwa &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pamer Kelamin di Depan Karyawati</title>
		<link>https://memontum.com/pamer-kelamin-di-depan-karyawati</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Sep 2020 15:37:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[ekshibisionisme]]></category>
		<category><![CDATA[gangguan jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Pamer Kelamin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=124008</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Seorang penjahat kelamin yang memiliki gangguan kejiwaan ekshibisionisme, kembali beraksi di Kota Malang. Kali ini pelaku beraksi di kawasan Jl Cakalang RT 4/RW 1, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Senin (21/9/2020) pukul 17.00. Pelaku yang tidak diketahui identitasnya itu memamerkan alat kelaminnya di depan korban berinisial PN (22) karyawati, warga setempat. Pelaku [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Seorang penjahat kelamin yang memiliki gangguan kejiwaan ekshibisionisme, kembali beraksi di Kota Malang. Kali ini pelaku beraksi di kawasan Jl Cakalang RT 4/RW 1, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Senin (21/9/2020) pukul 17.00.</p>
<p>Pelaku yang tidak diketahui identitasnya itu memamerkan alat kelaminnya di depan korban berinisial PN (22) karyawati, warga setempat. Pelaku baru kabur dengan mengendarai motor Honda Supranya setelah korban berteriak meminta tolong ketua RT setempat yang rumahnya tak jauh dari lokasi kejadian.</p>
<p>Informasi Memontum.com bahwa sore itu korban baru saja pulang kerja. Saat menuju gang rumahnya, korban sempat berpapasan dengan pelaku yang mengendarai motor Supra. Pelaku kemudian membelokan motornya menuju ke arah korban yang sudah berada di depan rumah.</p>
<p>Pelaku kemudian menghentikan laju motornya persis berhenti di depan rumah korban. Tanpa basa-basi, pelaku kemudian mengeluarkan alat kelaminnya dan melakukan onani. Mengetahui hal itu, korban langsung syok ketakutan.</p>
<p>Korban pun mencoba mengusir pelaku. Namun pelaku semakin berani. Bahkan pelaku malah turun dari motornya dan membuka celananya hingga sampai lutut. Pelaku seperti tak perduli meskipun korban mengancam akan menviralkan kejadian ini.</p>
<p>Lagi-lagi pelaku tampak tidak takut hingga korban berteriak-teriak meminta tolong pada ketua RT dan warga sekitar. Kali ini pelaku pun ketakutan. Dia bergegas memakai kembali celananya kabur mengendarai motornya.</p>
<p>Pelaku sempat di kejar oleh ketua RT dan warga sekitar namun, berhasil kabur. Kejadian ini membuat korban syok. &#8220;Korban sangat ketakutan. Kejadiannya sangat cepat. Pelaku baru kabur setelah korban berteriak meminta tolong kepada Pak RT dan warga sekitar. Semoga kejadian ini tidak terulang kembali karena cukup meresahkan. Korban sangat ketakutan karena sore itu kondisi sepi dan hanya seorang diri,&#8221; ujar M Wildan, pacar korban.</p>
<p>Adapun ciri-ciri pelaku bertubuh kurus, memakai celana hitam berkaos abu-abu. Wajahnya tidak terlalu terlihat karena memakai helm standart dan menggunakan masker. Mengendarai motor Supra X warna hitam. <strong>(gie)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">124008</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lamongan Punya Puskesmas dengan Layanan Unggulan Jiwa</title>
		<link>https://memontum.com/lamongan-punya-puskesmas-dengan-layanan-unggulan-jiwa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Dec 2019 13:59:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[gangguan jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/102902-lamongan-punya-puskesmas-dengan-layanan-unggulan-jiwa</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Direktur RSJ Menur Surabaya Herlin Ferliana beberapa kali menyampaikan terima kasih kepada Bupati Lamongan Fadeli karena keberaniannya melakukan langkah terobosan, membangun Puskesmas Karangkembang dengan layanan unggulan jiwa. Hal itu disampaikan Herlin Ferliana saat meresmikan Puskesmas Karanggeneng dan Karangbinangun di Halaman Puskesmas Karangkembang, Kamis (26/12/2019). Herlin yang baru saja dilantik menjadi Kepala Dinas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Direktur RSJ Menur Surabaya Herlin Ferliana beberapa kali menyampaikan terima kasih kepada Bupati Lamongan Fadeli karena keberaniannya melakukan langkah terobosan, membangun Puskesmas Karangkembang dengan layanan unggulan jiwa. Hal itu disampaikan Herlin Ferliana saat meresmikan Puskesmas Karanggeneng dan Karangbinangun di Halaman Puskesmas Karangkembang, Kamis (26/12/2019).</p>
<p>Herlin yang baru saja dilantik menjadi Kepala Dinas Kesehata Provinsi Jawa Timur ini mengatakan bahwa Lamongan telah melakukan sebuah strategi yang sangat cerdas dan sesuai sasaran. Dimana gangguan jiwa merupakan hal serius yang perlu diperhatikan khususnya di Jawa Timur. Dan Kabupaten Lamongan telah berani mengambil langkah serius, turut andil besar dalam pendirian puskesmas dengan keunggulan jiwa.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-102904" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/FB_IMG_1577363728093-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/FB_IMG_1577363728093-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/FB_IMG_1577363728093-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/FB_IMG_1577363728093-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/FB_IMG_1577363728093-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/FB_IMG_1577363728093-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/FB_IMG_1577363728093-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Dilanjutkan olehnya, dengan penduduk yang begitu besar, Jawa Timur hanya memiliki dua rumah sakit dengan keunggulan penyakit jiwa. Sehingga misalnya ketika ada pasien yang sudah bisa pulang dari rumah sakit jiwa menur, tidak ada pelayanan kesehatan di kabupaten dan kota yang melanjutkan perawatannya.</p>
<p>&#8220;Apa yang hari ini dilakukan Pak Bupati Lamongan akan menjadi contoh bagi daerah lain. Matur suwun pak bupati,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dia kemudian meruuk riset kesehatan dasar (Riskesdas) pada tahun 2018 yang menyebutka sejumlah 4,5 per 100 penduduk mengalami depresi.</p>
<p>&#8220;Dengan berdirinya Puskesmas Karangkembang, Lamongan telah ikut andil besar dalam penanganan kesehatan khususnya mereka yang belum beruntung. Sehingga bukan hanya badan yang dibangun, juga jiwanya, ”ungkapnya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-102903" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/FB_IMG_1577363736016-copy.jpg?resize=740%2C439&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="439" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/FB_IMG_1577363736016-copy.jpg?w=759&amp;ssl=1 759w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/FB_IMG_1577363736016-copy.jpg?resize=300%2C178&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/FB_IMG_1577363736016-copy.jpg?resize=600%2C356&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/FB_IMG_1577363736016-copy.jpg?resize=200%2C119&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Sementara Bupati Fadeli mengatakan pendirian puskesmas paripurna dengan keunggulan jiwa di Puskesmas Karangkembang adalah cita-cita yang terwujud. Kedepan, puskesmas ini akan dikembangkan menjadi rumah sakit.</p>
<p>Fadeli juga menuturkan bahwa keberadaan puskesmas dengan keunggulan jiwa di Karangkembang tidak hanya kepentingan masyarakat Lamongan, tetapi juga daerah di sekitar Kabupaten Lamongan.</p>
<p>&#8220;Dibukanya puskesmas ini dapat meringankan biaya para pasien dan keluarga. Mereka tidak perlu jauh-jauh ke Surabaya ataupun Malang hanya untuk sekedar kontrol,&#8221; ujarnya. <strong>(aju/zen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102902</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kecanduan Game Online,  Remaja Mundurejo Alami Gangguan Jiwa</title>
		<link>https://memontum.com/kecanduan-game-online-remaja-mundurejo-alami-gangguan-jiwa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Nov 2019 13:08:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Game Online]]></category>
		<category><![CDATA[gangguan jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Kecanduan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/99163-kecanduan-game-online-remaja-mundurejo-alami-gangguan-jiwa</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memontum &#8211; Masyarakat Umbulsari Jember dihebohkan dengan keberadaan seorang remaja yang mengalami gangguan jiwa hingga harus diikat kakinya karena membahayakan lingkungan sekitar. Penyebab gangguan jiwa yang dialaminya tak biasa, ia sakit jiwa lantaran diduga kecanduan bermain game online. Remaja tersebut bernama Muhammad Arifullah, asal Desa Mundurejo, Kecamatan Umbulsari. Sehari-harinya, dia memainkan jemarinya sedang bermain [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memontum</strong> &#8211; Masyarakat Umbulsari Jember dihebohkan dengan keberadaan seorang remaja yang mengalami gangguan jiwa hingga harus diikat kakinya karena membahayakan lingkungan sekitar.</p>
<p>Penyebab gangguan jiwa yang dialaminya tak biasa, ia sakit jiwa lantaran diduga kecanduan bermain game online.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-99165" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191104-WA0043-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191104-WA0043-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191104-WA0043-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191104-WA0043-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191104-WA0043-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191104-WA0043-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191104-WA0043-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Remaja tersebut bernama Muhammad Arifullah, asal Desa Mundurejo, Kecamatan Umbulsari. Sehari-harinya, dia memainkan jemarinya sedang bermain game melalui telepon seluler.</p>
<p>Menurut Rindang, tetangga yang juga masih saudara sepupunya, keadaannya bermula sejak 1 November tepatnya hari Jumat malam. Saat itu Arif menunjukkan gelagat yang aneh.</p>
<p>&#8220;Dia yang biasanya pendiam, hari itu mulai teriak-teriak di jalanan, dan seakan mau menyerang setiap orang yang lewat,&#8221; katanya.</p>
<p>Sehingga, karena dianggap membahayakan orang lain, juga dirinya maka pihak keluarga dan masyarakat di lingkungan tersebut bersepakat untuk mengamankannya, setelah di rayu dan dinasehatinya tidak mempan, masyarakat sepakat menangkap beramai-ramai dan menangani dengan mengikat tangan beserta kakinya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-99164" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191104-WA0044-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191104-WA0044-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191104-WA0044-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191104-WA0044-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191104-WA0044-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191104-WA0044-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191104-WA0044-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Psikolog asal Magelang yang kebetulan sedang di Jember, Yuni Indah Riwayati menjelaskan, Muhammad Arifullah itu sedang mengalami depresi yang diatasnya stres, faktor penyebabnya karena terlalu banyak beban pikiran, baik masalah di keluarganya ataupun masalah lainnya.</p>
<p>Dia menambahkan, jika Arif selama ini kelihatannya tidak ada tempat curhat untuk mencurahkan beban pikirannya, sehingga dia melampiaskannya dengan bermain game online.</p>
<p>&#8220;Sehingga beban itu semakin bertambah, bebannya terlalu menumpuk, sehingga beban otak kanan dan kiri jadi tidak seimbang dan setiap yang dilakukannya sudah tidak ingat lagi,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Tak hanya itu, lanjut Yuni, sebenarnya Arif masih terbilang normal, namun bagi sebagian orang yang awam dia itu gila, ataupun kesurupan. Untuk itu, dia menyarankan agar penanganannya, pertama kalinya harus ke psikiatri dan dilanjutkan dengan obat.</p>
<p>&#8220;Selanjutnya nanti untuk pemulihanmya, dari pihak keluarga harus mendukung terutama setiap kata yang dilontarkan harus di jaga jangan sampai menyakiti hatinya Arif,&#8221; lanjut Yuni.</p>
<p>Karena, sambung dia, mentalnya masih lemah, sehingga tidak bisa menerima omongan yang sedikit dirasa kasar yang membuatnya langsung down. Agar nanti baik keluarga maupun lingkungan bisa mendukkungnya utuk bersosialisasi.</p>
<p>&#8220;Saran saya para orang tua selalu mengontrol anaknya agar tidak kecanduan game online, terutama anaknya yang di bawah umur. Karena disamping berbahaya bagi mentalnya, radiasi dari sinar dari ponsel itu juga berbahaya untuk kesehatan,&#8221; pungkasnya. <strong>(bud/Yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">99163</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Babinsa Koramil 26 Singosari  Lakukan Pendataan Orang Gangguan Kejiwaan di Desa Klampok</title>
		<link>https://memontum.com/babinsa-koramil-26-singosari-lakukan-pendataan-orang-gangguan-kejiwaan-di-desa-klampok</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Mar 2019 23:05:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[gangguan jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[koramil 0818/26]]></category>
		<category><![CDATA[RSJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=80074</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Babinsa Desa Klampok Singosari, Kabupaten Malang, Serda Anang N, Koramil 0818/ 26 Singosari bersama petugas RSJ Sumber Porong Lawang, Sabtu (2/03/19) pagi, melakukan pendataan atas keberadaan orang gangguan kejiwaan di wilayah Desa Klampok Singosari. Kegiatan ini hasil koordinasi dengan pihak keluarga yang anggota keluarganya mengalami gangguan kejiwaan. Kegiatan berlanjut dengan harapan orang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Babinsa Desa Klampok Singosari, Kabupaten Malang, Serda Anang N, Koramil 0818/ 26 Singosari bersama petugas RSJ Sumber Porong Lawang, Sabtu (2/03/19) pagi, melakukan pendataan atas keberadaan orang gangguan kejiwaan di wilayah Desa Klampok Singosari.</p>
<p>Kegiatan ini hasil koordinasi dengan pihak keluarga yang anggota keluarganya mengalami gangguan kejiwaan. Kegiatan berlanjut dengan harapan orang bersangkutan dapat menjalani proses penyembuhan di RSJ Sumber Porong Kecamatan Lawang.</p>
<p>Kepada Memontum Babinsa Desa Klampok Serda Anang mewakili Danramil 26 Singosari Kapten Arm Abdul Kodir mengatakan jika kegiatan pendataan terhadap orang yang mengalami gangguan kejiwaan Sabtu pagi, Koramil 26 Singosari bekerjasama dengan pihak RSJ Sumber Porong Lawang.</p>
<p>Serda Anang, juga menyebut telah sejumlah pihak, diantaranya Nurlaily selaku bidan Desa Klampok, Noor petugas dari RSJ Sumber Porong Lawang serta Kader Kesehatan Desa Klampok bernama Anis.</p>
<p>Adapun nama-nama warga yang yang telah terdata mengalami gangguan jiwa yaitu Miskan (37), Suanik (31), Bambang Suwanto (42) Syaiful (35) yang kesemuanya warga Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.</p>
<p>&#8220;Rencana dari Pihak RSJ Lawang akan mengadakan penjemputan pada hari Senin (04/03/19) dibantu oleh pendampingan Babinsa, Bidan Desa, Puskesmas dan Perangkat Desa Klampokn, &#8221; ujarnya.<strong> (fik/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">80074</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perempuan Diduga Gangguan Jiwa di Blitar Aniaya Saudara Sendiri</title>
		<link>https://memontum.com/perempuan-diduga-gangguan-jiwa-di-blitar-aniaya-saudara-sendiri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Jun 2018 14:17:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[gangguan jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Selopuro]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/44710-perempuan-diduga-gangguan-jiwa-di-blitar-aniaya-saudara-sendiri</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Mudayanah, perempuan 34 tahun, warga dusun Krajan RT.03 RW.04 Desa Jambewangi Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar, menganiaya Wiwik Setyowati (31) kakak iparnya sendiri dengan pisau dapur. Selain itu pelaku juga menganiaya Muntamah (35) yang juga masih keponakannya. Diduga pelaku merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Korban Wiwik Setyowati, ditusuk pelaku di dapur rumah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Mudayanah, perempuan 34 tahun, warga dusun Krajan RT.03 RW.04 Desa Jambewangi Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar, menganiaya Wiwik Setyowati (31) kakak iparnya sendiri dengan pisau dapur. Selain itu pelaku juga menganiaya Muntamah (35) yang juga masih keponakannya. Diduga pelaku merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).</p>
<p>Korban Wiwik Setyowati, ditusuk pelaku di dapur rumah korban, Selasa (19/6/2018) sekitar pukul 07.00. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tusuk pada punggung sebelah kanan dan mendapatkan 7 jahitan. Sedangkan Muntamah mengalami luka sayat pada bagian perut dan tangan kiri.</p>
<p>Kasat Reskrim Polres Blitar, AKP Rifaldhy Hangga mengatakan, kejadian tersebut bermula, ketika korban Wiwik saat di rumah didatangi Mudayanah (pelaku) untuk mengobrol seperti biasa, Selasa (18/06/2018) sekitar pukul 07.00. Selang beberapa saat, korban menuju dapur rumahnya dan diikuti pelaku. Namun tanpa disadari tiba-tiba pelaku menusukkan pisau dapur ke arah punggung korban.</p>
<p>“Melihat kejadian ini, korban berteriak meminta tolong kepada suaminya, Adep Wibowo. Dan selanjutnya pelaku dikejar, namun tidak diketemukan”, kata Rifaldhy Hangga, Selasa (19/06/2018).</p>
<p>Lebih lanjur Rifaldy menyampaikan, tidak berhenti sampai disitu pelaku melakukan aksinya, namun pelaku setelah menusuk Wiwik, langsung menuju rumah Muntanah, dan berniat menusukan pisau dapur tersebut ke tubuhnya. Namun berhasil ditangkis dengan tangganya hingga menyebabkan luka sayat pada lengan sebelah kiri korban.</p>
<p>Beruntung dalam kejadian tersebut, saksi Adep Wibowo (suami Wiwik) dan Sugiono (suami Muntanah berhasil mengamankan pelaku. Sedangkan korban dibawa ke Klinik Sofia Medika Desa Jatitengah Selopuro untuk mendapatkan perawatan medis.</p>
<p>“Selanjutnya pelaku diamankan di Polsek Selopuro. Dan atas persetujuan pihak keluarga dan perangkat desa, akhirnya pelaku dibawa ke RSJ”, tandasnya.</p>
<p>Atas kejadian tersebut, pihak keluarga korban melakukan tindakan hukum, karena menyadari bahwa pelaku dan korban masih mempunyai hubungan keluarga. Dimana pelaku merupakan adik ipar korban dan pelaku mengalami ODGJ selama dua tahun lebih. <strong>(jar/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">44710</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bacok Ayah Kandung, Pemuda Gila Diamankan</title>
		<link>https://memontum.com/bacok-ayah-kandung-pemuda-gila-diamankan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 May 2018 11:38:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[gangguan jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Dongko]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/42912-bacok-ayah-kandung-pemuda-gila-diamankan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8212; Tumilan (30) pemuda Dusun Jogadi Desa Pandean Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur yang diduga sakit gila atau Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) telah tega membacok ayah kandungnya. Akibat peristiwa ini, Solikin atau orang tua pelaku mengalami luka terbuka dibagian lengan tangan kanan. Kini pemuda tersebut diamankan pihak Polsek Dongko di Ruang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8212; Tumilan (30) pemuda Dusun Jogadi Desa Pandean Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur yang diduga sakit gila atau Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) telah tega membacok ayah kandungnya. Akibat peristiwa ini, Solikin atau orang tua pelaku mengalami luka terbuka dibagian lengan tangan kanan. </p>
<p>Kini pemuda tersebut diamankan pihak Polsek Dongko di Ruang Nusa Indah , sal khusus gangguan jiwa RSUD dr. Sudomo Kabupaten Trenggalek untuk mendapatkan rehabilitasi, sedangkan ayah kandungnya yang terkena luka bacok juga mendapat perawatan di RS setempat.</p>
<div id="attachment_15647" style="width: 610px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-15647" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180513-WA0262-copy.jpg?resize=600%2C300&#038;ssl=1" alt="Kondisi kejiwaan ODGJ yang harus mendapatkan pengamanan kepolisian " width="600" height="300" class="size-full wp-image-42913" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180513-WA0262-copy.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180513-WA0262-copy.jpg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-15647" class="wp-caption-text"><em>Kondisi kejiwaan ODGJ yang harus mendapatkan pengamanan kepolisian </em></p></div>
<p>“ Benar telah terjadi penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam (sajam). Diduga pelaku yang merupakan anak kandung korban mengalami ODGJ sakit kambuhan,’’ ucap Kapolsek Dongko AKP Tri Basuki mewakili Kapolres Trenggalek, Minggu (13/5/2018).</p>
<p>Dipaparkan, peristiwa itu berawal pada Sabtu (12/5/2018) korban sedang menyalakan api di tungku di dalam dapur untuk memasak. Posisi pelaku saat itu sedang duduk- duduk di tempat tidur yang jaraknya  tak jauh dari korban.</p>
<p>Kemudian tanpa disadari dan secara tiba-tiba, pelaku membacok korban dengan menggunakan sabit yang tersimpan dibawah kolong tempat tidur dan mengenai lengan sebelah kanan hingga mengalami luka terbuka.</p>
<p>“ Sebelum kejadian, korban ini terbiasa menyimpan arit atau sabit dibawah kolong tempat tidur. Saat itu sajam yang disimpan, di duduki oleh pelaku. Tanpa se-pengetahuan korban, pelaku mengambilnya dan spontan langsung digunakan untuk menyerang korban,’’ paparnya.</p>
<p>Tidak begitu lama anggota Polsek Dongko dibawah Komando AKP Tri Basuki, tiba di lokasi kejadian dan langsung mengamankan pelaku serta olah TKP. Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas terdekat yang selanjutnya di rujuk ke RSUD Trenggalek guna perawatan medis.</p>
<p>“ Kasus saat ini masih dalam proses penyidikan petugas. Mengingat pelaku diduga punya penyakit ODGJ, maka petugas dari Polsek Dongko dan Puskesmas setempat mengamankan pelaku. Selanjutnya pelaku dibawa ke klinik ODGJ RSUD Trenggalek guna perawatan,’’ pungkas AKP Tri Basuki. <strong>(mil/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">42912</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gila Kumat, Anak Cekik Ibu Kandung di Singosari</title>
		<link>https://memontum.com/gila-kumat-anak-cekik-ibu-kandung-di-singosari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 May 2018 17:38:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[gangguan jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Singosari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/42702-gila-kumat-anak-cekik-ibu-kandung-di-singosari</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8212; Alami gangguan jiwa, seorang anak berusia 37 tahun membunuh ibu kandungnya sendiri. Duka menggegerkan ini terjadi, Jumat (11/5/2018) pukul 19.00 di Dusun Petungwulung RT06/RW06, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Pria itu bernama Sugianto Afitsal (37). Ia anak Sarni (55) yang tinggal serumah dengan Sugianto. Sugianto, putra Sarni, berulangkali masuk Rumah Sakit [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8212; Alami gangguan jiwa, seorang anak berusia 37 tahun membunuh ibu kandungnya sendiri. Duka menggegerkan ini terjadi, Jumat (11/5/2018) pukul 19.00 di Dusun Petungwulung RT06/RW06, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.  </p>
<p>Pria itu bernama Sugianto Afitsal (37). Ia anak Sarni (55) yang tinggal serumah dengan Sugianto. Sugianto, putra Sarni, berulangkali masuk Rumah Sakit Jiwa (RSJ). Entah apa sebab, Sugianto mengamuk sekitar pukul 19.00.</p>
<div id="attachment_15574" style="width: 610px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-15574" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/WhatsApp-Image-2018-05-12-at-12.31b.jpg?resize=600%2C300&#038;ssl=1" alt="LOKASI : Kompol Untung BR di lokasi kejadian. (Foto Humas Polres Malang) " width="600" height="300" class="size-full wp-image-42704" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/WhatsApp-Image-2018-05-12-at-12.31b.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/WhatsApp-Image-2018-05-12-at-12.31b.jpg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-15574" class="wp-caption-text"><em>LOKASI : Kompol Untung BR di lokasi kejadian. (Foto Humas Polres Malang)</em></p></div>
<p>&#8220;Dia mencekik leher korban, ibunya sendiri di rumah. Ada yang mendengar teriakan dan kemudian meminta pertolongan ke warga lainnya, &#8221; sebut Kapolsek Singosari, Kompol Untung BR kepada Memontum.com, tengah malam.  </p>
<p>Dijelaskan Kompol Untung BR yang mendatangi lokasi kejadian, pihaknya telah meminta keterangan sejumlah saksi. Selain itu, telah mengamankan Sugianto dan membawa jenazah korban ke RS Medika Lawang.  </p>
<p>&#8220;Kami bawa dia (Sugianto&#8211;red) ke RSJ, korban ke RS Medika. Menurut tim medis, korban meninggal karena cekikan. Ada bekasnya di leher. Dia, kata keluarganya, sudah keluar masuk RSJ, &#8221; sebut Untung. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/WhatsApp-Image-2018-05-12-at-12.31.44-AM-1.jpg?resize=600%2C300&#038;ssl=1" alt="" width="600" height="300" class="aligncenter size-full wp-image-42703" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/WhatsApp-Image-2018-05-12-at-12.31.44-AM-1.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/WhatsApp-Image-2018-05-12-at-12.31.44-AM-1.jpg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /> </p>
<p>Saksi-saksi dimintai keterangan diantaranya, Sukarji (65) seorang tukang batu selaku kakak korban Sarni, Paimun (67), Rahman Hasim (44) selaku sekretaris desa Toyomarto Singosari, Indah Wahyuni (33) dan Jamali (38).  </p>
<p>Sekitar pukul 19.00, terkejut Sukarji melihat sang adik tergeletak di lantai dapur.  Ia menyaksikan langsung tangan kiri Sugianto memegang leher sang ibu. Tangan kanan memegangi dada.  </p>
<p>Sontak Karji berteriak meminta pertolongan dan datanglah warga sekitar. Korban kemudian diboyong ke ruang tamu. Keluar darah dari bibirnya.</p>
<p>Kondisi kritis, korban lalu segera dibawa menuju RS Medika Lawang. Sampai di rumah sakit, korban telah dipastikan meninggal oleh tim medis. <strong>(sos)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">42702</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Setelah Sembahyang, Lha Kok Congkel Kotak Amal Toilet Masjid</title>
		<link>https://memontum.com/setelah-sembahyang-lha-kok-congkel-kotak-amal-toilet-masjid</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Jan 2018 11:32:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[gangguan jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[maling kotak amal]]></category>
		<category><![CDATA[polsek bantur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/18021-setelah-sembahyang-lha-kok-congkel-kotak-amal-toilet-masjid</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8212; Gayanya seperti orang waras, namun lama kelamaan tersangka Suroso Beni (41) ini diduga sebagai orang stress alias setengah gila usai diperiksa tim medis di Polsek Bantur. Pria mengaku asal Jawa Tengah, tepatnya asal Desa Langon, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal itu, Jumat (5/1/2018) sore, kepergok mencuri di di Masjid Al Dakhil Roudhotul Jannah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8212; Gayanya seperti orang waras, namun lama kelamaan tersangka Suroso Beni (41) ini diduga sebagai orang stress alias setengah gila usai diperiksa tim medis di Polsek Bantur. </p>
<p>Pria mengaku asal Jawa Tengah, tepatnya asal Desa Langon, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal itu, Jumat (5/1/2018) sore, kepergok mencuri di di Masjid Al Dakhil Roudhotul Jannah (Nur Sadak 2) Dusun Krajan RT12/RW03 Desa Bandungrejo, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. </p>
<p>&#8220;Awalnya seperti orang normal. Setelah diperiksa medis dari puskesmas, dia 30-40% kecenderungan kelainan jiwa. Besok, (Senin&#8211;red). Kami akan bawa ke RSJ Lawang atau ke ahli Kejiwaan, &#8221; terang Kapolsek Bantur, AKP Yatmo lewat wawancara ponsel. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-07-at-18.14a.jpg?resize=650%2C400&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="400" class="aligncenter size-full wp-image-18024" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-07-at-18.14a.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-07-at-18.14a.jpg?resize=300%2C185&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-07-at-18.14a.jpg?resize=600%2C369&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-07-at-18.14a.jpg?resize=200%2C123&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Kepada Memontum.com, Yatmo menceritakan jika tersangka Beni kepergok warga di lokasi kejadian. Dalam tas kresek milik tersangka terdapat uang lembaran dan ruang receh yang dipastikan berasal dari kotak amal masjid. </p>
<p>Modus pencurian orang agak stress ini bagaikan orang waras yang menjadi maling. Jumat sore, tersangka datang ke lokasi. Ia sempat menjalankan salat Ashar berjamaah dengan warga. Situasi sepi tersangka memanfaatkannya. </p>
<p>Ia mengambil kotak amal dekat toilet. Ia mencongkel kotak itu dengan paku. Setelahnya, ia justru tidak kabur, melainkan berdiam diri di sekitar Masjid. Rupanya, ia masih belum puas dengan curiannya dan mengincar kotak amal lainnya di depan toilet pria. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-07-at-18.14.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-18023" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-07-at-18.14.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-07-at-18.14.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-07-at-18.14.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-07-at-18.14.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Tersangka ini pada salat Maghrib turut mengikuti jamaah. Namun, tidak beranjak pergi selepasnya. Keberadaan pria itu pun mengundang kecurigaan seorang warga dan takmir. Kewaspadaan dan ketelitian warga kemudian dilanjutkan dengan pengawasan terhadap gerak gerik tersangka. </p>
<p>Kecurigaan saksi ternyata benar. Diperiksa tiap kotak amal. Ada satu yang telah amblas isinya. Bareng diperiksa tas kresek milik tersangka, diketahuilah isinya berupa uang amal curian. Tak ayal, warga lalu membawa tersangka ke Polsek Bantur.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-07-at-18.14.24-1a.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-18022" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-07-at-18.14.24-1a.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-07-at-18.14.24-1a.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-07-at-18.14.24-1a.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-07-at-18.14.24-1a.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Jadi saksi kejadian dan bersedia dimintai keterangan, yakni Supriyadi (40) dan Miskan (46), keduanya warga desa Bandungrejo, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Jadi barang bukti dalam kasus ini berupa uang Rp 360 ribu. <strong>(sos)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18021</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Orang Gila Bakar 3 Motor di Blitar</title>
		<link>https://memontum.com/orang-gila-bakar-3-motor-di-blitar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Dec 2017 13:54:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[gangguan jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[orang gila]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/11846-orang-gila-bakar-3-motor-di-blitar</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8212; Warga dusun Krajan RT 02 RW 02 Desa Tapakrejo Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar, dikagetkan dengan kejadian dibakarnya 3 sepeda motor sekaligus oleh orang gila warga setempat. Kasat Reskrim Polres Blitar, AK Erik Pradana mengatakan, informasi yang dihimpun, pembakaran tersebut dilakukan Munanto (37) warga setempat yang mengalami gangguan jiwa saat mengamuk di tempat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Blitar </strong>&#8212; Warga dusun Krajan RT 02 RW 02 Desa Tapakrejo Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar, dikagetkan dengan kejadian dibakarnya 3 sepeda motor sekaligus oleh orang gila warga setempat. Kasat Reskrim Polres Blitar, AK Erik Pradana mengatakan, informasi yang dihimpun, pembakaran tersebut dilakukan Munanto (37) warga setempat yang mengalami gangguan jiwa saat mengamuk di tempat kejadian, Minggu (10/12/2017) sekitar pukul 11.00 Wib.</p>
<p>Kendaraan yang dibakar pedagang ayam ini diantaranya, 3 unit sepeda motor yaitu, GL Max, Honda Win, dan Honda Supra. Selain itu Munanto juga membakar 2 sepeda pancal, serta seluruh isi almari yang berisikan pakaian dan surat penting.</p>
<p>“Kejadian tersebut dilaporkan Kepala Desa Tapakrejo, Erwin ke Polsek Kesamben. Petugas langsung ke tempat kejadian untuk melakukan pengamanan kepada pelaku”, kata Erik Pradana, Minggu (10/12/2017).</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/Orang-gila-ngamuk-2-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-11847" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/Orang-gila-ngamuk-2-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/Orang-gila-ngamuk-2-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/Orang-gila-ngamuk-2-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/Orang-gila-ngamuk-2-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /> </p>
<p>Lebih lanjut Erik Pradana menyampaikan, selain mengamankan pelaku  polisi melakukan koordinasi dengan petugas Puskesmas Kesamben, Babinkamtibmas, Babinsa. Selanjutnya  pelaku dikirim ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang Malang.</p>
<p>“Diketahui Munanto hanya tinggal bersama anaknya umur 4 tahun, karena istri pelaku sudah lama meinggalkannya. Pelaku saat ini diamankan di RSJ Lawang, semetara anaknya dirawat saudaranya pelaku”, pungkas Erik Pradana. <strong>(jar/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11846</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
