<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>gantung &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/gantung/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Mar 2026 13:55:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>gantung &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bupati Malang Ikuti Prosesi Peresmian Jembatan bersama Presiden dari Jembatan Gantung Garuda</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-malang-ikuti-prosesi-peresmian-jembatan-bersama-presiden-dari-jembatan-gantung-garuda</link>
					<comments>https://memontum.com/bupati-malang-ikuti-prosesi-peresmian-jembatan-bersama-presiden-dari-jembatan-gantung-garuda#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2026 10:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gantung]]></category>
		<category><![CDATA[garuda]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[peresmian]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[prosesi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230866</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, hadir dalam peresmian secara langsung Jembatan Gantung Garuda, yang ada di Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung, Senin (09/03/2026) tadi. Sekedar diketahui, jembatan gantung tersebut menjadi akses penghubung dua kecamatan, yaitu antara Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung dengan Desa Mangunrejo, Kecamatan Kepanjen. Sementara prosesi peresmian Jembatan Gantung Garuda ini, bersama dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, hadir dalam peresmian secara langsung Jembatan Gantung Garuda, yang ada di Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung, Senin (09/03/2026) tadi. Sekedar diketahui, jembatan gantung tersebut menjadi akses penghubung dua kecamatan, yaitu antara Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung dengan Desa Mangunrejo, Kecamatan Kepanjen.</p>



<p>Sementara prosesi peresmian Jembatan Gantung Garuda ini, bersama dengan pelaksanaan peresmian yang dilakukan Presiden RI, Prabowo Subianto, secara daring terhadap 218 jembatan yang dibangun di berbagai daerah. Termasuk, di wilayah yang sebelumnya terdampak bencana seperti Aceh.</p>



<p>&#8221;Jembatan Garuda ini sangat bermanfaat dan membantu masyarakat. Mengingat, jembatan ini adalah jembatan penghubung,&#8221; kata Bupati Sanusi.</p>



<p>Dijelaskannya, bahwa sebelumnya masyarakat menggunakan perahu getek untuk bisa melintas. Sehingga, itu sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak dari Desa Ternyang, yang ingin sekolah di wilayah Kecamatan Kepanjen.</p>



<p>&#8220;Masyarakat sebelumnya cukup kesulitan dan makan waktu lama untuk bisa menyebrang. Dengan keberadaan Jembatan Garuda ini, maka dapat di tempuh 15 menit saja dan lebih efisien. Ke depannya, jembatan ini bisa menjadi jembatan pariwisata,&#8221; tambah bupati.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini, lanjutnya, semuanya dari TNI. Namun, Pemerintah Kabupaten Malang mendukung dengan pavingisasi dari Desa Ternyang.</p>



<p>&#8220;Daya dukung Pemkab Malang atas keberlanjutan keberadaan jembatan ini akan melakukan pemeliharaan. Tentunya, setelah diserahkan kepada Pemkab Malang,&#8221; tegas Bupati Malang.</p>



<p>Dalam kegiatan ini, hadir Kepala Staf Kodam (Kasdam) V/Brawijaya, Brigjen TNI Zainul Bahar, Komandan Korem (Danrem) 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Kohir, Komandan Kodim (Dandim) 0818/Malang-Batu, Letkol Czi Bayu Nugroho.</p>



<p>Melalui sambungan langsung, Presiden Prabowo meresmikan sejumlah jembatan, meliputi 77 Jembatan Bailey, 59 Jembatan Armco dan 82 Jembatan Perintis yang dibangun dalam waktu sekitar 2,5 bulan. Presiden Prabowo juga menegaskan, pembangunan ratusan jembatan di berbagai daerah merupakan bukti kehadiran negara hingga ke tingkat paling kecil di masyarakat.</p>



<p>Pembangunan jembatan tersebut, merupakan hasil kerja keras Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi, khususnya Satgas Jembatan, yang ditugaskan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur penghubung di berbagai wilayah. &#8220;Sekali lagi, ini adalah bukti bahwa Pemerintah Republik Indonesia hadir. Pemerintah secara khusus membentuk Satgas tersebut dan menugaskan Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Maruli Simanjuntak, untuk memimpin langsung pembangunan jembatan di berbagai daerah, baik berukuran besar maupun jembatan kecil yang berada di desa-desa,&#8221; kata Presiden Prabowo.</p>



<p>Ditegaskannya, bahwa pemerintah tidak akan membiarkan masyarakat menghadapi kesulitan tanpa kehadiran negara. &#8220;Pembangunan infrastruktur seperti jembatan menjadi bagian penting untuk memastikan akses masyarakat tetap terjaga,&#8221; tegasnya. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/bupati-malang-ikuti-prosesi-peresmian-jembatan-bersama-presiden-dari-jembatan-gantung-garuda/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230866</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Permudah Akses Warga, Jembatan Gantung Perintis Garuda Desa Seneporejo Banyuwangi Diresmikan</title>
		<link>https://memontum.com/permudah-akses-warga-jembatan-gantung-perintis-garuda-desa-seneporejo-banyuwangi-diresmikan</link>
					<comments>https://memontum.com/permudah-akses-warga-jembatan-gantung-perintis-garuda-desa-seneporejo-banyuwangi-diresmikan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2026 05:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Diresmikan]]></category>
		<category><![CDATA[gantung]]></category>
		<category><![CDATA[garuda]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[Perintis]]></category>
		<category><![CDATA[permudah]]></category>
		<category><![CDATA[seneporejo]]></category>
		<category><![CDATA[warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230801</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Jembatan Perintis Garuda di Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, yang dibangun TNI AD, resmi dioperasikan. Jembatan gantung ini, mempermudah akses pendidikan, ekonomi dan aktivitas warga, yang sebelumnya harus memutar jauh bahkan menyeberangi sungai. Peresmian sendiri, dilakukan Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Arm) Triyadi Indrawijaya bersama warga, Senin (09/03/2026) tadi. Kegiatan ini, bagian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Jembatan Perintis Garuda di Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, yang dibangun TNI AD, resmi dioperasikan. Jembatan gantung ini, mempermudah akses pendidikan, ekonomi dan aktivitas warga, yang sebelumnya harus memutar jauh bahkan menyeberangi sungai.</p>



<p>Peresmian sendiri, dilakukan Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Arm) Triyadi Indrawijaya bersama warga, Senin (09/03/2026) tadi. Kegiatan ini, bagian dari launching 200 jembatan perintis secara serentak di Indonesia. Hadir dalam peresmian itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Banyuwangi, MY Bramuda dan perwakilan Forkopimda, Camat hingga Kades.</p>



<p>Letkol Arm Triyadi menerangkan bahwa jembatan gantung di Banyuwangi ini dibangun di atas Sungai Bango, dengan lebar sungai sekitar 34 meter. Bentangan jembatan mencapai 50 meter dan kini memiliki lebar 1,60 meter.</p>



<p>“Awalnya lebar 1,20 meter, namun atas masukan masyarakat kami tambah masing-masing 20 sentimeter kanan kiri agar lebih nyaman dilalui,” ujarnya.</p>



<p>Jembatan ini, lanjutnya, menghubungkan Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung dan Desa Sambirejo, Kecamatan Bangorejo. Sebelumnya, warga harus memutar cukup jauh untuk beraktivitas sehari-hari.</p>



<p>Letkol Arm Triyadi menambahkan bahwa pembangunan dilakukan selama 41 hari, mulai 10 Januari hingga 20 Februari 2026. Prajurit TNI dan warga bekerja bergantian selama 1&#215;24 jam.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kami bagi anggota dalam 4 sif. Ini murni pengabdian agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya.</p>



<p>Menurutnya, manfaat utama jembatan ini untuk memudahkan anak-anak sekolah dan aktivitas mengaji yang sebelumnya harus menyeberang sungai atau mengambil jalur lebih jauh. “Sekarang anak-anak bisa lebih cepat ke sekolah dan tempat mengaji. Ini juga mempercepat akses warga ke sawah dan ladang,” tambahnya.</p>



<p>Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Banyuwangi, MY Bramuda, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dan TNI dalam pembangunan tersebut. &#8220;Keberadaan jembatan akan meningkatkan nilai ekonomi kawasan karena mobilitas barang dan hasil pertanian menjadi lebih lancar,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Menurutnya, selama ini TNI selalu berjalan seiring dengan pemerintah daerah. Pembangunan yang dilakukan juga menyentuh daerah-daerah yang sebelumnya sulit dijangkau dan memang sangat dibutuhkan masyarakat.</p>



<p>“Ini bukti negara hadir menjawab kebutuhan akses ekonomi dan pendidikan masyarakat. Pemkab siap mendukung program seperti ini,” imbuhnya.</p>



<p>Salah satu warga, Maryam (70), mengaku bersyukur atas pembangunan jembatan itu. Selama puluhan tahun, dirinya dan warga lain harus menyeberangi sungai untuk beraktivitas. “Dulu kalau ke sawah atau anak mau ngaji harus menyeberangi sungai kadang harus muter. Sekarang sudah enak, tidak perlu muter lagi. Terima kasih TNI,” ucapnya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/permudah-akses-warga-jembatan-gantung-perintis-garuda-desa-seneporejo-banyuwangi-diresmikan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230801</post-id>	</item>
		<item>
		<title>VRI Targetkan Bangun 1 Ribu Jembatan Gantung di Seluruh Indonesia, Harapkan Beri Akses Masyarakat Kecil</title>
		<link>https://memontum.com/vri-targetkan-bangun-1-ribu-jembatan-gantung-di-seluruh-indonesia-harapkan-beri-akses-masyarakat-kecil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bangun]]></category>
		<category><![CDATA[gantung]]></category>
		<category><![CDATA[harapkan]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[seluruh]]></category>
		<category><![CDATA[targetkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227025</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Vertical Rescue Indonesia (VRI) berkomitmen membangun jembatan gantung di seluruh Indonesia. Dari target 1 ribu jembatan itu, kini sudah dibangun sebanyak 221 jembatan yang tersebar di seluruh Indonesia. Ketua Dewan Pembina Vertical Rescue Indonesia (VRI), AM Putranto, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di daerah dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Vertical Rescue Indonesia (VRI) berkomitmen membangun jembatan gantung di seluruh Indonesia. Dari target 1 ribu jembatan itu, kini sudah dibangun sebanyak 221 jembatan yang tersebar di seluruh Indonesia.</p>



<p>Ketua Dewan Pembina Vertical Rescue Indonesia (VRI), AM Putranto, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di daerah dengan akses terbatas. Terutama, daerah yang terpisah oleh sungai atau medan berat.</p>



<p>“Program ini sudah berjalan selama 10 tahun. Kami membangun jembatan di lokasi-lokasi yang benar-benar dibutuhkan masyarakat, berdasarkan laporan para Babinsa atau Dandim di daerah,” kata Putranto, di sela turut meresmikan Jembatan Gantung Sungai Bangau, Kota Malang, Kamis (23/10/2025) tadi.</p>



<p>Menurutnya, jembatan yang dibangun VRI terbukti membawa dampak besar bagi warga. Seperti di Kota Malang, VRI baru saja merampungkan pembangunan dua jembatan gantung. Masing-masing di Sungai Kali Bangau dan Kali Metro. Proyek tersebut, juga sepenuhnya didukung oleh Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI).</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Biasanya warga harus menempuh perjalanan beberapa jam untuk menyeberang, sekarang cukup sepuluh menit. Ini sangat membantu anak sekolah dan pelaku ekonomi,” ujarnya.</p>



<p>Selain jembatan, VRI juga menjalankan berbagai kegiatan sosial lainnya. Seperti, pembuatan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih di desa-desa. Semua dilakukan secara sukarela, tanpa kepentingan politik atau bisnis.</p>



<p>“Kami murni membantu masyarakat dan pemerintah. Tidak ada unsur politik di dalamnya. Ini misi kemanusiaan,” ucapnya.</p>



<p>Putranto menambahkan, ke depan VRI bersama PSMTI akan melanjutkan pembangunan di beberapa daerah lain. Seperti Nias, Palembang, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara dan Riau. Pihaknya juga mendorong pemerintah daerah, agar dapat menindaklanjuti inisiatif ini dengan pembangunan jembatan permanen.</p>



<p>“Kalau jembatan gantung ini ibarat pemantik. Setelah masyarakat terbantu, kami harap pemerintah bisa melanjutkan menjadi jembatan permanen,” imbuh Putranto. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227025</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jembatan Gantung Sungai Kali Bangau Diresmikan, Wali Kota Malang Harap Jadi Solusi Akses Antar Kelurahan</title>
		<link>https://memontum.com/jembatan-gantung-sungai-kali-bangau-diresmikan-wali-kota-malang-harap-jadi-solusi-akses-antar-kelurahan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2025 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bangau]]></category>
		<category><![CDATA[Diresmikan]]></category>
		<category><![CDATA[gantung]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Solusi]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227022</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menghadiri peresmian Jembatan Gantung Sungai Kali Bangau, yang menghubungkan Kelurahan Kedungkandang, Kecamatan Kedungkandang dengan Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, Kamis (23/10/2025) tadi. Jembatan tersebut, merupakan bantuan dari Vertical Rescue Indonesia dan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI). Dengan adanya jembatan tersebut, diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menghadiri peresmian Jembatan Gantung Sungai Kali Bangau, yang menghubungkan Kelurahan Kedungkandang, Kecamatan Kedungkandang dengan Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, Kamis (23/10/2025) tadi.</p>



<p>Jembatan tersebut, merupakan bantuan dari Vertical Rescue Indonesia dan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI). Dengan adanya jembatan tersebut, diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga dan memperkuat konektivitas antar kelurahan.</p>



<p>&#8220;Terima kasih kepada Vertical Rescue dan PSMTI yang telah memberikan bantuannya. Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat untuk melintas dari Kedungkandang ke Polehan dan sebaliknya. Selama ini, warga, terutama anak-anak sekolah, harus memutar cukup jauh,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa keberadaan jembatan tersebut tidak hanya mempermudah akses para pelajar. Namun, juga mendukung pergerakan ekonomi antarwilayah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Dengan adanya jembatan ini, aktivitas ekonomi warga di Kedungkandang dan Polehan bisa lebih lancar. Saya berharap masyarakat ikut menjaga fasilitas ini dan mematuhi aturan saat melintas, karena ini merupakan jembatan gantung,” ujarnya.</p>



<p>Terkait kondisi jembatan, Wali Kota Wahyu menyebut telah menugaskan DPUPRPKP Kota Malang, untuk melakukan pengecekan dan penyesuaian agar jalur lebih aman dilalui. Karena menurutnya, jalan terlalu curam dan licin.</p>



<p>“Beberapa hari lalu saya minta agar jalan yang terlalu curam dibuatkan trap dan bagian yang menukik diberi penghalang supaya aman, terutama saat hujan atau anak-anak berlari,” tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut dikatakannya, bahwa jembatan tersebut memiliki kekuatan konstruksi hingga 20 tahun. Namun, material kayu akasia yang digunakan hanya bertahan sekitar lima tahun saja. Sehingga perlu dilakukan pemeliharaan rutin.</p>



<p>“Apabila ada hal yang krusial bisa masuk dalam 50 juta per RT itu, nanti bisa dimanfaatkan untuk Jembatan ini,&#8221; imbuh Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227022</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BI dan Pemprov Akselerasi Pertumbuhan Investasi, Bupati Banyuwangi Tawarkan Peluang Kereta Gantung Ijen</title>
		<link>https://memontum.com/bi-dan-pemprov-akselerasi-pertumbuhan-investasi-bupati-banyuwangi-tawarkan-peluang-kereta-gantung-ijen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 May 2025 09:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[akselerasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gantung]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[kereta]]></category>
		<category><![CDATA[peluang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan]]></category>
		<category><![CDATA[tawarkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221708</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bank Indonesia dan Pemprov Jatim terus berupaya mengakselerasi pertumbuhan investasi di Kabupaten Banyuwangi. Langkah ini dilakukan, karena selama beberapa tahun terakhir, daerah ujung di Timur Jawa itu menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur. &#8220;Kami sangat senang, karena Banyuwangi terus didukung BI dan Pemprov. Kami sudah diskusi potensi dan proyek-proyek [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bank Indonesia dan Pemprov Jatim terus berupaya mengakselerasi pertumbuhan investasi di Kabupaten Banyuwangi. Langkah ini dilakukan, karena selama beberapa tahun terakhir, daerah ujung di Timur Jawa itu menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur.</p>



<p>&#8220;Kami sangat senang, karena Banyuwangi terus didukung BI dan Pemprov. Kami sudah diskusi potensi dan proyek-proyek apa saja yang perlu ditingkatkan dan difasilitasi oleh Pemprov dan BI,&#8221; kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Sabtu (03/05/2025) tadi.</p>



<p>Asisten Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Petrus Endria, sendiri telah bertemu Bupati Ipuk Fiestiandani, di Banyuwangi guna membahas percepatan investasi Jawa Timur, Rabu (30/4/2025) lalu. Petrus hadir bersama Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemprov Jatim, Dyah Wahyu.</p>



<p>Dalam pertemuan tersebut, Bupati Ipuk membeberkan sejumlah program yang membutuhkan intervensi lebih untuk dapat segera diselesaikan. Seperti, kereta gantung di Taman Wisata Alam Ijen, pengembangan pelabuhan Tanjung Wangi, jalur transportasi untuk pengangkutan gerbong produksi PT INKA hingga rencana pengembangan kawasan industri di Wongsorejo.</p>



<p>&#8220;Investasi tersebut rata-rata berada di luar kewenangan pemerintah daerah. Secara garis besar, Banyuwangi terbuka untuk berbagai potensi investasi yang akan masuk,&#8221; tambah Bupati Ipuk.</p>



<p>Selain itu, Banyuwangi juga fokus investasi di sektor pertanian dan pangan. “Peluang investasi di sektor pangan dan pertanian terbuka lebar di Banyuwangi. Petani kami juga sudah banyak yang mengembangkan produk organik,” ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Petrus menjelaskan kedatangan BI dalam rangka menggali lebih jauh potensi investasi di Banyuwangi. Ini sebagai upaya pemenuhan target peningkatan ekonomi nasional, di angka 8 persen pada tahun 2029, sebagaimana diamanatkan dalam target kerja Presiden RI Prabowo Subianto.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tahun 2024 Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Banyuwangi non migas sebesar Rp 108.229,52 miliar, menempatkan Banyuwangi pada posisi PDRB tertinggi ke-8 di Jatim. Ini menjadikan Banyuwangi masuk dalam kategori daerah dengan potensi investasi besar.</p>



<p>“Kami melihat Banyuwangi sangat berpotensi untuk menjadi tujuan investasi utama di Jatim. Terlebih, Banyuwangi memiliki PDRB terbesar ke-8, banyak penduduk ke-5 dan wilayah terluas di Jatim. Banyuwangi juga memiliki potensi sumber daya alam, pertanian, pariwisata dan potensi industri, karena memiliki laut dengan kedalaman yang cukup untuk pengembangan industri,” tambah Petrus.</p>



<p>Selain itu, infrastruktur Banyuwangi juga mendukung akselerasi pertumbuhan investasi. Di Banyuwangi ada pelabuhan, bandara, hingga pabrik kereta api terbesar se-Asia Tenggara. Ditambah lagi jalan tol Trans Jawa yang ditargetkan menyambung ke Banyuwangi mulai tahun ini.</p>



<p>“Fasilitas ini menjadi nilai tambah bagi investor untuk masuk berinvestasi. Tentu ini akan menjadi pengungkit ekonomi di Banyuwangi,” ujarnya.</p>



<p>Kepala DPM PTSP Jatim, Dyah Wahyu, menambahkan dengan beragam potensi yang dimiliki, kinerja investasi Banyuwangi menjadi salah satu yang terbesar di Jatim. Pada 2024, realisasi investasi Banyuwangi menduduki peringkat ke-11 dari 38 kabupaten atau kota se-Jatim dengan total investasi sebesar Rp 3,4 triliun.</p>



<p>“Dengan nilai investasi yang menyumbang di urutan ke-11, maka Banyuwangi kami potret sebagai wilayah pengungkit investasi yang patut untuk dikembangkan,” ujarnya.</p>



<p>Dyah juga menyebut, DPMPTSP bersama BI Jatim telah memotret arah pengembangan perekonomian untuk Banyuwangi. “Selain pengembangan pariwisata yang memang sudah maju, Banyuwangi juga berpotensi besar untuk pengembangan industri hilir, penguatan rantai pasok logistik, serta distribusi barang dan transportasi. Pemprov akan membantu dan mendukung,” jelasnya. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221708</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Terhimpit Keuangan untuk Resepsi Pernikahan, Cleaning Service RS UB Ditemukan Gantung Diri</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-terhimpit-keuangan-untuk-resepsi-pernikahan-cleaning-service-rs-ub-ditemukan-gantung-diri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jan 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[cleaning]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[gantung]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[resepsi]]></category>
		<category><![CDATA[service]]></category>
		<category><![CDATA[terhimpit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218455</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang pria berinisial AO (32), asal Sidoarjo yang sehari-harinya tinggal di kawasan Jalan Bandulan Baru, Kecamatan Sukun, Kota Malang, ditemukan tidak bernyawa dengan cara gantung diri dengan menggunakan tali kabel di ruang gudang lantai bawah tanah (basement) Rumah Sakit Universitas Brawijaya (RS UB), Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jumat (17/01/2025) tadi. Kejadian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seorang pria berinisial AO (32), asal Sidoarjo yang sehari-harinya tinggal di kawasan Jalan Bandulan Baru, Kecamatan Sukun, Kota Malang, ditemukan tidak bernyawa dengan cara gantung diri dengan menggunakan tali kabel di ruang gudang lantai bawah tanah (basement) Rumah Sakit Universitas Brawijaya (RS UB), Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jumat (17/01/2025) tadi. Kejadian ini, pertama kali diketahui oleh para karyawan RS UB hingga dilaporkan ke pihak manajemen hingga diteruskan ke Polsek Lowokwaru.</p>



<p>Petugas kepolisian sendiri kemudian bergerak cepat mendatangi lokasi melakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi-saksi.</p>



<p>Diperoleh informasi, bahwa siang itu saat karyawan masuk ke dalam gudang dan toilet pria basement RSUB untuk memindahkan barang, melihat korban dalam posisi gantung diri. Kaget melihat peristiwa ini, para karyawan pun sempat melapor ke pihak dokter untuk melakukan pengecekan. Saat dilakukan pengecekan, diketahui korban sudah dalam kondisi tak bernyawa.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepala Sub Bagian Humas Universitas Brawijaya, Tri Wahyudi Basuki, dalam konferensi persnya menyampaikan bahwa peristiwa itu telah ditangani pihak kepolisian. &#8220;Iya, memang ada kejadian di RS Universitas Brawijaya. Namun kami tidak bisa berbicara banyak, karena masih didalami pihak kepolisian,&#8221; terangnya.</p>



<p>Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anang Tri Hananta melalui Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdianto, membenarkan adanya kejadian ini. &#8220;Korban meninggal murni bunuh diri. Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi termasuk istri siri korban yang juga bekerja sebagai cleaning service di RSUB,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dugaannya sementara hasil pemeriksaan saksi-saksi, ujarnya, korban memiliki permasalahan finansial. Termasuk, permasalah keuangan untuk menggelar acara resepsi pernikahan pada tanggal 24 Januari 2025. &#8220;Informasinya masalah ekonomi. Korban sendiri dalam waktu dekat berencana menggelar resepsi pernikahan dan mengeluhkan masalah keuangan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Pihak keluarga korban selanjutnya membuat surat pernyataan menerima kematian korban dengan ikhlas. &#8220;Jenazahnya saat ini sudah dibawa ke Sidoarjo untuk dimakamkan,&#8221; tambahnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218455</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Siswi SMA di Kota Malang Ditemukan Gantung Diri</title>
		<link>https://memontum.com/siswi-sma-di-kota-malang-ditemukan-gantung-diri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Sep 2023 11:17:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[gantung]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198184</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang gadis berinisial NAD (16), siswi salah satu SMA Negeri Kota Malang, warga kawasan Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, ditemukan meninggal dunia di kamarnya, Rabu (13/09/2023) sekitar pukul 23.30. Saat ditemukan, korban dalam kondisi gantung diri dengan tali putih yang terikat erat tepat di leher. Informasi Memontum.com, bahwa korban saat ditemukan berada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Seorang gadis berinisial NAD (16), siswi salah satu SMA Negeri Kota Malang, warga kawasan Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, ditemukan meninggal dunia di kamarnya, Rabu (13/09/2023) sekitar pukul 23.30. Saat ditemukan, korban dalam kondisi gantung diri dengan tali putih yang terikat erat tepat di leher.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa korban saat ditemukan berada di kamar Lantai II rumah. Korban sendiri, naik ke kamar rumahnya sekitar pukul 21.30, setelah mengambil air minum.</p>



<p>Sekitar pukul 22.00, ibu korban berinisial Kj (49), mendapat telpon dari Fn, kakak pacar korban. Yakni, meminta agar mengecek NAD di kamar, karena alasan sedang sakit. Setelah Kj melakukan pengecekan, ibu korbanpun dibuat kaget karena NAD sudah dalam keadaan gantung diri di kusen pintu menggunakan tali warna putih yang biasa dipakai kegiatan Pramuka.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Seketika itu, Kj langsung berteriak histeris sambil meminta tolong warga sekitar. Selanjutnya, korban diturunkan dan dibawa ke Klinik Hasta Medika, Lesanpuro. Kejadian ini, dilaporkan ke Polsek Kedungkandang hingga petugas langsung ke lokasi melakukan penyelidikan dan diketahui jika korban sudah meninggal.</p>



<p>Kapolsek Kedungkandang, Kompol Agus Siswo, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian ini. &#8220;Sehubungan dengan kejadian ini, orang tua korban dan keluarga memilih ikhlas dan tidak menghendaki dilakukan Visum Et Ripertum dan tidak menuntut secara hukum,&#8221; katanya, Kamis (14/09/2023) tadi.</p>



<p>Terpisah, salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, saat ditanya menduga bahwa alasan korban bunuh diri gegara persoalan asmara. Sebab, dirinya sempat mendengar korban bicara via video call.</p>



<p>&#8220;Mungkin ada masalah sama pacarnya. Kalau yang saya dengar, sebelum kejadian korban sempat video call,&#8221; jelasnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198184</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Seorang Ibu di Malang Diduga Bunuh Anaknya Lalu Gantung Diri Akibat Terbelit Utang Bank Titil</title>
		<link>https://memontum.com/seorang-ibu-di-malang-diduga-bunuh-anaknya-lalu-gantung-diri-akibat-terbelit-utang-bank-titil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jul 2023 11:57:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[akibat]]></category>
		<category><![CDATA[anaknya]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[bunuh]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[diri]]></category>
		<category><![CDATA[gantung]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[lalu]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<category><![CDATA[terbelit]]></category>
		<category><![CDATA[titil]]></category>
		<category><![CDATA[utang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193891</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Ketenangan warga di Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, berubah menjadi geger, Jumat (21/07/2023) tadi. Itu karena, seorang perempuan yang teridentifikasi bernama Mujiati (33) dan anaknya berinisial A (3), ditemukan meninggal dunia di dalam rumah. Mujiati ditemukan gantung diri di area dapur. Sementara anaknya, ditemukan meninggal dengan kondisi pergelangan tangannya tersayat. Akibat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Malang</strong> &#8211; Ketenangan warga di Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, berubah menjadi geger, Jumat (21/07/2023) tadi. Itu karena, seorang perempuan yang teridentifikasi bernama Mujiati (33) dan anaknya berinisial A (3), ditemukan meninggal dunia di dalam rumah.</p>



<p>Mujiati ditemukan gantung diri di area dapur. Sementara anaknya, ditemukan meninggal dengan kondisi pergelangan tangannya tersayat. Akibat peristiwa itu, warga pun melaporkan kejadian ke Polsek Karangploso dan diteruskan ke Polres Malang. Sehingga, petugas kepolisian segera tiba di lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.</p>



<p>Menurut keterangan salah seorang warga, Joko Harupan, bahwa kejadian itu baru diketahui sekitar pukul 07.00. Peristiwa ini, diketahui atas kecurigaan warga karena kondisi rumah korban terlihat sepi atau tidak seperti biasanya.</p>



<p>&#8220;Awalnya sepi, tidak terdengar suara dari dalam rumah. Itu tidak seperti biasanya. Kondisi rumahnya terkunci. Sehingga, dilaporkan warga ke Pak RT hingga akhirnya dicongkel dari jendela,&#8221; ujarnya. Karena lubang jendelanya kecil, imbuhnya, akhirnya sempat meminta seorang anak untuk masuk melalui celah-celah jendela yang sudah dicongkel. &#8220;Saat masuk itu, lihat anaknya tergeletak di kamar dengan bersimpah darah. Sementara ibunya, gantung diri di dapur yang depan letter L itu,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kondisi sang ibu asal Desa Banjarejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, itu sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Sedangkan anaknya, ada di dalam kamar dengan pergelangan tangan bersimbah darah. &#8220;Dugaannya anak korban disayat nadinya, terus ibunya bunuh diri,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Ditanya mengenai aksi nekad korban, Joko Harupan menduga ada kaitannya dengan utang oleh rentenir. Karena, korban sempat ditagih dengan cara kasar dibentak-bentak.</p>



<p>&#8220;Korban sering ditagih utang ke rumahnya. Saat nagih, itu marah-marah dan bentak. Semacam bank titil, tapi bukan Pinjol. Kemungkinannya dari itu, bisa jadi,&#8221; tambah Joko.</p>



<p>Ketua RT01, Ahmad Toyyib Fadillah, secara terpisah pun menduga aksi nekad itu karena jeratan utang dari rentenir yang menjadi penyebab meninggalnya ibu dan anak. Sehingga, sampai berbuat nekad.</p>



<p>&#8220;Dugaanya mungkin utang piutang dengan bank titil. Bank titil itu biasanya nagih sambil marah-marah. Kemarin itu masih nagih. Kalau gak dikasih, biasanya menunggu sampai malam,&#8221; kata Toyyib.</p>



<p>Sementara itu di lokasi, tampak Kasatreskrim Polres Malang, AKP Wahyu Rizki Saputro dan Kapolsek Karangploso, Iptu Bambang Subinanjar, juga terlihat memimpin olah TKP. Tim Inafis Polres Malang juga diterjunkan untuk melakukan identifikasi dua jenazah ibu dan anak. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193891</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Istri Pedagang Cilok di Jember Diduga Bunuh Dua Buah Hati? Sang Ibu Akhiri Hidup dengan Gantung Diri</title>
		<link>https://memontum.com/istri-pedagang-cilok-di-jember-diduga-bunuh-dua-buah-hati-sang-ibu-akhiri-hidup-dengan-gantung-diri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jun 2023 04:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[akhiri]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[buah]]></category>
		<category><![CDATA[bunuh]]></category>
		<category><![CDATA[cilok]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[diri]]></category>
		<category><![CDATA[dua]]></category>
		<category><![CDATA[gantung]]></category>
		<category><![CDATA[HATI]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu]]></category>
		<category><![CDATA[istri]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[sang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191171</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Peristiwa tragis dan menyayat hati terjadi di Jalan Kepodang II, Lingkungan Krajan, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Sabtu (17/06/2023) sekitar pukul 01.00. Seorang ibu yang diketahui bernama Husnul Khotimah (36), diduga telah tega membunuh dua anaknya yang masih Balita yakni AVS berusia 8 bulan dan LA yang masih berumur 7 tahun. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Peristiwa tragis dan menyayat hati terjadi di Jalan Kepodang II, Lingkungan Krajan, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Sabtu (17/06/2023) sekitar pukul 01.00.</p>



<p>Seorang ibu yang diketahui bernama Husnul Khotimah (36), diduga telah tega membunuh dua anaknya yang masih Balita yakni AVS berusia 8 bulan dan LA yang masih berumur 7 tahun. Kedua anak tidak berdosa tersebut, ditemukan tidak bernyawa di dalam kamar. Sedangkan ibu korban sendiri, ditemukan dalam kondisi meninggal dengan kondisi gantung diri.</p>



<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga, peristiwa tragis ini diketahui setelah Agus Riyadi, suami Husnul Khotimah, pulang kerja dari berdagang cilok di depan RS Soebandi. Saksi atau orang tua kedua bocah, curiga saat rumah dalam keadaan sepi. Ketika pintu rumah diketuk, tidak ada satupun anggota keluarganya yang merespon dari dalam rumah. Setelah agak lama menunggu, anak keduanya, RKZ, berumur 6 tahun, keluar dari kamar dan membuka pintu.</p>



<p>Baca juga:</p>





<p>&#8220;Anak Pak Agus itu ada tiga. LA yang meninggal itu anak pertama dan AV yang Balita usia 8 bulan itu anak ketiga. Sementara RKZ adalah anak kedua,&#8221; kata seorang warga yang enggan disebut namanya.</p>



<p>Usai pintu dibuka, Agus pun tanpa curiga langsung masuk. Ketika masuk itulah, didapati sang istri meninggal dengan kondisi gantung diri. Kemudian, Agus makin syok saat melihat dua anaknya yakni LA dan AV kondisinya mengenaskan, karena tidak bernyawa di dalam kamarnya.</p>



<p>“Kedua anak korban, LA dan AVS ini meninggal dunia terlentang di atas kasur,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Usai mendapati istri dan anaknya dalam kondisi tidak bernyawa, Agus pun langsung berteriak histeris dan minta pertolongan ke warga. Saat itu juga, warga pun berdatangan dan ada pula yang melaporkan ke Polsek Patrang hingga petugas segera tiba di lokasi melakukan penyelidikan.</p>



<p>Kanitreskrim Polsek Patrang, Aiptu Sutaryoto, saat dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut. Hanya saja, untuk kronologi lengkapnya bisa konfirmasi ke Kapolsek Patrang, AKP Hery Supadmo.</p>



<p>&#8220;Saya sekarang masih di rumah sakit. Untuk keterangan lengkapnya, bisa hubungi Pak Kapolsek,&#8221; jawabnya melalui pesan singkat WhatsApp.</p>



<p>Sebagai informasi, saat ini ketiga jenazah anggota keluarga Agus, sedang menjalani proses otopsi di RSD Soebandi. <strong>(rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191171</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
