<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>garong &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/garong/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 13 May 2020 06:12:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>garong &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Garong Antar Kota Ditembak Buser Polresta Mojokerto</title>
		<link>https://memontum.com/garong-antar-kota-ditembak-buser-polresta-mojokerto</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2020 06:12:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[garong]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 363]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Mojokerto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/114386-garong-antar-kota-ditembak-buser-polresta-mojokerto</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto &#8211; Polresta Mojokerto, berhasil bekuk 3 pelaku kawanan pencurian kendaraan roda dua dan roda empat dan 1penadah. Ke-tiga pelaku tersebut masing-masing MYD (24),SLH (28), AM (21) dan penada TFK (36), seluruhnya warga Kabupaten Pasuruan. Dua dari tiga pelaku tersebut, terpaksa kakinya di hadiahi timah panas, pasalnya saat akan ditangkap melakukan perlawanan dengan cara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Mojokerto </strong>&#8211; Polresta Mojokerto, berhasil bekuk 3 pelaku kawanan pencurian kendaraan roda dua dan roda empat dan 1penadah. Ke-tiga pelaku tersebut masing-masing MYD (24),SLH (28), AM (21) dan penada TFK (36), seluruhnya warga Kabupaten Pasuruan.</p>
<p>Dua dari tiga pelaku tersebut, terpaksa kakinya di hadiahi timah panas, pasalnya saat akan ditangkap melakukan perlawanan dengan cara melempar bondet kepada petugas.</p>
<p>Kapolres Mojokerto AKBP Bogiek Sugiyarto, SH, SIK, MH mengatakan satreskrim berhasil meringkus tiga pelaku pencurian dengan pemberatan dan satu penadah.</p>
<p>“Ada empat laporan polisi (LP) yang saat ini bisa kita ungkap, namun ada masih ada beberapa lagi masih dikembangkan dan mencari barang buktinya (BB),” tegas Bogiek.</p>
<p>Disamping itu,dari tangan para pelaku petugas berhasil menyita bb berupa, sepeda motor nmax dan kawasaki serta roda empat yang dalam kondisi sudah di terpotong-potong. Kemudian untuk mesinnya, dijual tersendiri beserta onderdil (spare part).</p>
<p>“Adapun Modus para pelaku, beraksi dengan menggunakan kunci pas/kunci T, setelah berhasil lalu membawa barang curiannya,” jelas Bogiek.</p>
<p>Diantara para pelaku, satu diantaranya residivis dan satu lagi melarikan diri masih dalam pengejaran petugas. “Komplotan ini adalah pencuri spesialis antar kota, dimana sebelum melakukan aksinya terlebih dahulu mempelajari situasi dan kondisi bakal calon korbannya,” jelasnya.</p>
<p>Kini ke-empatnya meringkuk dalam tahanan Polresta Mojokerto, dijerat dengan pasal 363 dan 490, dengan ancaman hukuman diatas 5 Tahun penjara penjara. <strong>(mrg/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">114386</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dor Dor Dor! 2 Residivis Garong di Jember Keok</title>
		<link>https://memontum.com/dor-dor-dor-2-residivis-garong-di-jember-keok</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2020 06:52:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[garong]]></category>
		<category><![CDATA[polsek jenggawah]]></category>
		<category><![CDATA[residivis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/113366-dor-dor-dor-2-residivis-garong-di-jember-keok</guid>

					<description><![CDATA[Coba Bobol Toko Mas Jember Memontum, Jember &#8211; Ahmad Mar’i (59) residivis asal Pekalongan Jawa tengah dan Hadi (44) residivis pencurian asal Malang, akhirnya tersungkur tak berkutik. Rabu (29/4/2020) malam, Tim Baggrabag Reskrim Polsek Jenggawah Polres Jember melakukan tindakan tegas dan terukur (menembak) kedua kaki tersangka. Keduanya terpaksa ditembak kakinya, karena saat akan dilakukan penangkapan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Coba Bobol Toko Mas Jember</h2>
<p><strong>Memontum, Jember </strong>&#8211; Ahmad Mar’i (59) residivis asal Pekalongan Jawa tengah dan Hadi (44) residivis pencurian asal Malang, akhirnya tersungkur tak berkutik. Rabu (29/4/2020) malam, Tim Baggrabag Reskrim Polsek Jenggawah Polres Jember melakukan tindakan tegas dan terukur (menembak) kedua kaki tersangka.</p>
<p>Keduanya terpaksa ditembak kakinya, karena saat akan dilakukan penangkapan berusaha melakukan perlawanan. Tersangka diketahui melakukan percobaan pencurian dengan pemberatan atau pembobolan Toko Mas Mulia yang terletak di Dusun Krajan Desa Jenggawah, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember.</p>
<div id="attachment_113367" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-113367" decoding="async" class="size-full wp-image-113367" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Dor-Dor-Dor-2-Residivis-Garong-di-Jember-Keok.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Kedua pelaku bersama barang bukti sesaat setelah ditangkap. (ist)" width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Dor-Dor-Dor-2-Residivis-Garong-di-Jember-Keok.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Dor-Dor-Dor-2-Residivis-Garong-di-Jember-Keok.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Dor-Dor-Dor-2-Residivis-Garong-di-Jember-Keok.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Dor-Dor-Dor-2-Residivis-Garong-di-Jember-Keok.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Dor-Dor-Dor-2-Residivis-Garong-di-Jember-Keok.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-113367" class="wp-caption-text">Kedua pelaku bersama barang bukti sesaat setelah ditangkap. (ist)</p></div>
<p>&#8220;Saat akan dilakukan penangkapan sempat terdengar kalimat ancaman &#8220;saya bunuh kamu kalau mendekat“ ketika anggota merangsek ke dalam toko hendak melakukan penangkapan, &#8221; ungkap Kapolsek Jenggawah AKP Sunarto melalui telepon kepada Memontum.com.</p>
<p>Menurutnya, dalam melakukan aksinya (pembobolan) pelaku dengan cara mengebor tembok belakang toko menggunakan bor yang menggunakan baterai, seperti 2 buah linggis, besi pahat, tang pemotong besi, pasang sarung tangan kain, zebo atau full masker, gergaji besi dan sebuah obeng.</p>
<p>&#8220;Melihat peralatan yang ditemukan petugas di lokasi dan ada seorang yang menjadi pengawas di luar bernama Budi yang berhasil melarikan diri saat petugas datang, sepertinya para pelaku sudah merencanakan dengan matang,&#8221; terang Sunarto.</p>
<p>Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya sambung Kapolsek yang sebelumnya menjadi Kasat Shabara Polres Jember tersebut, kedua pelaku digelandang ke Mapolsek Jenggawah untuk menjalani penyidikan.</p>
<p>Sementara satu pelaku bernama Budi yang berhasil melarikan diri saat penangkapan, sedang dalam pengejaran petugas dan ditetapkan menjadi DPO Polres Jember. <strong>(yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">113366</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Awas Garong Incar Rumah Kosong,  Converse Caterpilar pun Amblas</title>
		<link>https://memontum.com/awas-garong-incar-rumah-kosong-converse-caterpilar-pun-amblas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2020 07:45:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[garong]]></category>
		<category><![CDATA[polsekta sukun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=111230</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Rumah milik Yutdawan (29) warga Perum Sigura-gura Residence Jl Bendungan Palasari, Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Senin (6/4/2020) pukul 14.00, diketahui telah dibobol maling. Dalam aksinya itu, pelaku mrncongkel jendela kaca depan rumah hingga berhasil mencuri perhiasan emas senilai Rp 13 juta dan 2 pasang sepatu bermerk. Kejadian ini dilaporkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Rumah milik Yutdawan (29) warga Perum Sigura-gura Residence Jl Bendungan Palasari, Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Senin (6/4/2020) pukul 14.00, diketahui telah dibobol maling.</p>
<p>Dalam aksinya itu, pelaku mrncongkel jendela kaca depan rumah hingga berhasil mencuri perhiasan emas senilai Rp 13 juta dan 2 pasang sepatu bermerk. Kejadian ini dilaporkan ke Polsekta Sukun pada Selasa (7/4/2020) pagi.</p>
<div id="attachment_111232" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-111232" decoding="async" class="size-full wp-image-111232" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200407-WA0046-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Petugas saat nelakukan penyelidikan di lokasi. (Ist)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200407-WA0046-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200407-WA0046-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200407-WA0046-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200407-WA0046-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-111232" class="wp-caption-text">Petugas saat nelakukan penyelidikan di lokasi. (Ist)</p></div>
<p>Informasi Memontum.com bahwa saat kejadian rumah dalam kondisi kosong karena ditinggal pulang ke Gersik sejak 29 Maret 2020. Biasanya rumah tersebut ditempati oleh Yutdawan dan istri serta ponakannya.</p>
<p>&#8220;Karena kuliah libur, ponakan saya pulang ke Gresik. Ponakan saya pulang pada 29 Maret 2020 hingga rumah dalam kondisi kosong,&#8221; ujar Yutdawan.</p>
<p>Sebelum ditinggal pulang, dipastikan rumah dalam kondisi terkunci rapat. Diduga saat kondisi tak terjaga, muncul pelaku melalukan aksinya. Pelaku membobol kaca jendela depan rumah hingga berhasil masuk.</p>
<p>Setelah itu pelaku mencongkel almari kamar hingga berhasil mencuri perhiasan emas senilai Rp 13 juta. Sebelum kabur, pelaku kesengsem dengan sepatu Converse dan Caterpillar yang ada di halaman rumah . Kemungkinan pelakunya juga pingin keren hingga 2 pasang sepatu itu ikut dicuri.</p>
<p>&#8220;Saya datang Senin siang. Gembok pagar masih aman. Namun saya kaget karena kaca nako jendela telah copot. Saya curiga kemudian melakukan pengecekan di kamar lantai atas. Kondisi kamar sudah acak acakan. Perhiasan emas berupa cincin, kalung, anting yang ada di laci almari sudah tidak ada. Sepatu Converse dan Caterpillar di rak juga hilang,&#8221; ujar Yutdawan.</p>
<p>Petugas Polsekta Sukun dan petugas Polresta Malang Kota sudah melakukan penyelidikan di lokasi. Begitu juga dengan Tim Identifikasi Polresta Malang Kota juga sudah ke lokasi. Termasuk juga mencari sidik jari pelaku yang menempel. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">111230</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Garong Asal Jember Bonyok Dihajar Massa</title>
		<link>https://memontum.com/garong-asal-jember-bonyok-dihajar-massa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Apr 2020 12:19:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[dimassa]]></category>
		<category><![CDATA[garong]]></category>
		<category><![CDATA[polsek glenmore]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=110965</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Ketangkap basah diduga usai membobol warung Ayam Geprek di Glenmore Banyuwangi, garong asal Jember bonyok dihakimi massa. Kejadian naas bagi Hariyanto (38) residivis asal jalan Yos Sudarso RT 03 RW 19, Desa Keranjingan, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember terjadi pada Jumat (03/04/2020) dini hari. Menurut Kapolsek Glenmore, AKP Basori Alwi gerak gerik terduga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Ketangkap basah diduga usai membobol warung Ayam Geprek di Glenmore Banyuwangi, garong asal Jember bonyok dihakimi massa.</p>
<p>Kejadian naas bagi Hariyanto (38) residivis asal jalan Yos Sudarso RT 03 RW 19, Desa Keranjingan, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember terjadi pada Jumat (03/04/2020) dini hari.</p>
<p>Menurut Kapolsek Glenmore, AKP Basori Alwi gerak gerik terduga pelaku sebelum membobol toko milik Fauzi warga Dusun Wadungkamidin, RT 06 RW 02, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore sudah diawasi oleh Muhson warga setempat. Setelah pelaku melakukan aksinya, saksi Muhson langsung mengontak Nunung ketua RT setempat dan Hori tetangganya.</p>
<p>&#8220;Saat itu saksi sedang melintas diwilayah itu. Tiba-tiba saksi melihat ada seseorang yang sangat mencurigakan memakir sepeda motor Yamaha Vega R Nopol P 4120 RL dekat warung milik Fauzi,&#8221; ujar AKP Basori Alwi, Sabtu (04/04/2020) siang.</p>
<p>Lanjut AKP Basori Alwi saksi terus mengawasi orang yang sangat mencurigakan dari jarak jauh. Setelah itu ada suara gedok-gedok seperti suara orang membuka sesuatu dengan cara paksa.</p>
<p>&#8220;Pelaku melakukan aksi membobol warung milik Fauzi dari belakang warung, dengan cara mencongkel pintu dengan linggis,&#8221; paparnya.</p>
<p>Lebih lanjut Kapolsek Glenmore menjelaskan, usai menghubungi Nunung dan Hori, mereka langsung menuju warung Fauzi. Melihat ada orang yang mendatangi, pelaku langsung kabur naik sepeda motornya yang diparkir di samping warung.</p>
<p>&#8220;Kebetulan saat itu jalannya licin. Kendaraan yang dinaiki pelaku selip kemudian terjatuh. Kemudian saksi meneriaki maling&#8230;maling dengan keras, wargapun berdatangan mengamankan pelaku,&#8221; katanya.</p>
<p>Usai mengalahkan pelaku, kata AKP Basori warga langsung melaporkan kasus ini ke Polsek Glenmore. Karena keadaan pelaku terluka, pihaknya langsung membawa pelaku ke Puskesmas Sepanjang, Glenmore agar mendapat perawatan secara medis.</p>
<p>&#8220;Pelaku mengalami luka-luka, dan langsung kami bawa ke Puskesmas,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Usai mengalahkan pelaku dan membawanya ke Puskesmas. Aparat Polsek Glenmore mengaman barang bukti berupa, 1 unit sepeda motor YAMAHA VEGA R warna HITAM nopol : P-4120-RL, 1 buah kompor gas, 3 buah tabung gas ukuran 3 Kg, 2 unit handphone, 3 bungkus plastik uang receh, 1 buah linggis kecil, 1 buah cutter (pisau), 1 buah tang, 1 buah obeng dan 1 buah dompet warna coklat.</p>
<p>&#8220;Barang bukti kami amankan di Mapolsek Glenmore, sedangkan terduga pelaku masih menjalani perawatan,&#8221; pungkasnya. <strong>(git/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">110965</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Baru Keluar Penjara, Nggarong Lagi, Sehari 3 Rumah</title>
		<link>https://memontum.com/baru-keluar-penjara-nggarong-lagi-sehari-3-rumah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jan 2020 10:50:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[garong]]></category>
		<category><![CDATA[polsek wagir]]></category>
		<category><![CDATA[residivis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/103383-baru-keluar-penjara-nggarong-lagi-sehari-3-rumah</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Polsek Wagir meringkus residivis pencurian spesialis bobol rumah yang baru 6 bulan keluar LP Lowokwaru. Dialah, tersangka Mohammad Fauzi (28) warga Dusun Tulusayu RT.007 RW.01 Desa Sidorahayu Kec. Wagir Kab Malang. Tersangka ditangkap anggota Polsek Wagir, Sabtu (4/1/2020) dini hari di Dusun Sukoanyar, Desa Mendalan wangi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Petugas juga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Polsek Wagir meringkus residivis pencurian spesialis bobol rumah yang baru 6 bulan keluar LP Lowokwaru. Dialah, tersangka Mohammad Fauzi (28) warga Dusun Tulusayu RT.007 RW.01 Desa Sidorahayu Kec. Wagir Kab Malang.</p>
<p>Tersangka ditangkap anggota Polsek Wagir, Sabtu (4/1/2020) dini hari di Dusun Sukoanyar, Desa Mendalan wangi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Petugas juga menyita sejumlah barang bukti.</p>
<p>&#8220;Benar, kami tangkap dia terkait pencurian dengan pemberatan. Ada 3 rumah yang dibobol tersangka. Dia residivis kasus sama,&#8221; ungkap AKP Sri Widyaningsih SH, Kapolsek Wagir kepada Memontum.com, Minggu siang.</p>
<p>Aiptu Gatot, selaku Kanit Reskrim bersama anggota diarahkan AKP Widya untuk melanjutkan pengembangan dan penyelidikan kasus pencurian itu. Dalam pemeriksaan, tersangka mengakui aksinya membobol rumah lewat jebol plafon.</p>
<p>&#8220;Dia pelaku tunggal. Baru keluar 6 bulanan. Dulu divonis 8 tahun. Kasus pencurian di Kota, dulu dengan temannya, sekarang di Wagir, dia mengaku sendirian,&#8221; ungkap Gatot.</p>
<p>Tersangka Fauzi, 18 Desember 2019 silam, menjebol 3 rumah sekaligus. Dua diantaranya di rumah keluarga Munif Mustofa (37) dan Lian Diajeng Lestari (35) warga Perum Graha damar kahuripan Dusun Jurangwugu RT03/ RW01 Desa Jedong, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.</p>
<p>Di rumah para korban, tersangka menjarah harta benda, termasuk ponsel curian sebuah HP Samsung J5 hitam dan sebuah Alexandre Christie. Kerugian korban mencapai jutaan rupiah gara-gara aksi tersangka.</p>
<p>Selain ponsel, petugas juga menyita sepeda motor Yamaha RX King merah W-4129-HB. Motor itu dipakai sarana tersangka mencari sasaran rumah. Hingga kini, petugas masih melakukan penyelidikan kasus ini. <strong>(sos/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">103383</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Residivis asal Jateng Nekat Garong Rumah Polisi Situbondo</title>
		<link>https://memontum.com/residivis-asal-jateng-nekat-garong-rumah-polisi-situbondo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Nov 2019 02:47:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[garong]]></category>
		<category><![CDATA[polres situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[residivis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/100560-residivis-asal-jateng-nekat-garong-rumah-polisi-situbondo</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Melakukan aksi pencurian dengan pemberatan (Curat) di dua TKP di Situbondo, tiga dari empat residivis asal Kebupaten Demak Jawa Tengah diringkus warga Kelurahan Ardirejo Kecamatan Panji, Selasa (26/11/2019) siang. Tiga tersangka tersebut diringkus usai melakukan pembobolan di rumah Yuli Windarti (44) dan rumah pasangan suami istri (Pasutri) anggota Polri, Eka Yudra Muktiawan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Melakukan aksi pencurian dengan pemberatan (Curat) di dua TKP di Situbondo, tiga dari empat residivis asal Kebupaten Demak Jawa Tengah diringkus warga Kelurahan Ardirejo Kecamatan Panji, Selasa (26/11/2019) siang. Tiga tersangka tersebut diringkus usai melakukan pembobolan di rumah Yuli Windarti (44) dan rumah pasangan suami istri (Pasutri) anggota Polri, Eka Yudra Muktiawan dan Dinda di Perumahan Cluster Regency Peleyan, Desa Peleyan Kecamatan Panarukan.</p>
<p>Selanjutnya, untuk pengembangan kasusnya tiga residivis, Sugiarto (40), Andi Sulistio (27) dan Dasrikin (36) yang sempat diamankan di kantor Kelurahan Ardirejo itu oleh petugas langsung digelandang ke Mapolres Situbondo untuk menjalani pemeriksaan.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-100521" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191126-WA0151-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191126-WA0151-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191126-WA0151-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191126-WA0151-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191126-WA0151-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Tidak hanya itu saja, dari tangan ke tiga tersangka, tim buser wilayah tengah pimpinan Aiptu I Wayan Parka SH menyita barang bukti satu unit mobil Daihatsu Xenia warna hitam nopol DK 1869 AN, uang tunai jutaan rupiah serta perhiasan emas yang diduga hasil kejahatan.</p>
<p>“Tadi begitu masuk, mobil tersebut sempat berputar putar kemudian parkir di depan rumah pak polisi dengan posisi moncong mobil menghadap ke timur. Setelah itu dua orang turun dan membuka pintu pagarnya dan langsung dipergoki oleh tetangga. Begitu diteriaki maling mereka kabur. Saya juga ikut mengejar mas,”kata Deny Susilowati di rumahnya, Selasa (26/11/2019).</p>
<p>Keterangan yang berhasil dihimpun Wartawan Memontum.com dilapangan, sekitar pukul 09.00 pagi sebuah mobil yang dikendarai para tersangka masuk melalui pintu gerbang perumahan Cluster Peleyan dan sempat terekam CCTV milik Deny Susilowati berputar sebanyak dua kali dan kemudian menuju ke arah utara diduga melancarkan aksinya di rumah korban, Yuli Windarti. Sukses melancarkan aksi pertamanya, kawanan pelaku itu kemudian melintasi rumah pasutri Polri yang bertugas di Polres Situbondo.</p>
<p>Melihat situasi rumah sedang kosong, dua diantara empat pelaku turun dan berusaha masuk dengan cara merusak pintu pagar besinya. Sial, sebelum berhasil menggasak barang berharga milik anggota polri, salah satu tetangganya memergoki dan langsung berteriak maling. Mendengar teriakan tersebut, kawanan pelaku bermobil itu kemudian tancap gas kabur keluar dari perumahan hingga terjadi aksi saling kejar dengan warga.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-100561" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191126-WA0152-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191126-WA0152-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191126-WA0152-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191126-WA0152-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191126-WA0152-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Diduga karena panik dan tidak tahu jalan, si sopir mobil kemudian dengan kecepatan tinggi masuk ke jalur sempit dan buntu di belakang kantor Kelurahan Ardirejo Kecamatan Panji. Nah, disinilah mobil tersebut akhirnya terjebak dan penumpangnya tidak bisa keluar melalui pintu samping, hingga untuk menyelamatkan dirinya kawanan pelaku terpaksa harus melalui pintu bagasi belakang dan langsung melarikan diri kearah timur melalui gang yang padat dengan pemukiman warga.</p>
<p>Melihat kejadian tersebut, warga yang curiga langsung melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan tiga pelaku sedang satu pelaku lainnya berhasil lolos. Selanjutnya tiga pelaku tersebut diserahkan ke pihak yang berwajib untuk ditindaklanjuti.</p>
<p>Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Masykur SH membenarkan adanya kawanan pelaku curat asal Kabupaten Demak Jawa Tengah yang diamankan bersama barang buktinya dan masih dalam penyidikan untuk dikembangkan.</p>
<p>“Tiga pelaku ini merupakan residivis dan beraksi di dua TKP di wilayah Situbondo. Saat ini masih dalam penyidikan untuk dikembangkan. Untuk satu pelaku yang lolos sudah kita kantongi identitasnya, sekarang dalam pengejaran,”katanya.<strong> (im/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">100560</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hobi Foya-Foya di Lokalisasi, Garong Dampit Ditembak Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/hobi-foya-foya-di-lokalisasi-garong-dampit-ditembak-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Oct 2019 12:23:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[garong]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 363]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang kota]]></category>
		<category><![CDATA[residivis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/98544-hobi-foya-foya-di-lokalisasi-garong-dampit-ditembak-polisi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Residivis kambuhan kasus pembobolan rumah kosong, Ismanto alias Beno (49) warga Banjar Patoman, Desa Amadanom, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Kamis (24/10/2019) sekitar pukul 16.30, dirilis di Polres Malang Kota. Spesialis pembobol rumah kosong ini ditangkap beberapa hari lalu oleh petugas Resmob Polres Malang Kota di kawasan Kepanjen, Kabupaten Malang. Kaki kanan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Residivis kambuhan kasus pembobolan rumah kosong, Ismanto alias Beno (49) warga Banjar Patoman, Desa Amadanom, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Kamis (24/10/2019) sekitar pukul 16.30, dirilis di Polres Malang Kota.</p>
<p>Spesialis pembobol rumah kosong ini ditangkap beberapa hari lalu oleh petugas Resmob Polres Malang Kota di kawasan Kepanjen, Kabupaten Malang. Kaki kanan Beno terpaksa ditembak petugas, karena melawan saat akan dilakukan penangkapan.</p>
<p>Aksi terakhir yakni pada 1 Oktober 2019, pukul 02.30, saat menyatroni rumah milik M Damanudin (41) warga Perum Palm Residence, Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.</p>
<p>Dalam aksinya itu, Beno berhasil mencuri 12 gelang emas, 8 cincin emas, 2 kalung emas dan uang Rp 2,5 juta hingga total kerugian sebesar Rp 125 Juta.</p>
<p>Informasi Memontum.com, bahwa Ismanto alias Beno adalah residivis kambuhan yang sudah 5 kali ini ditangkap petugas Polres Malang Kota terkait aksi pencurian di rumah kosong yang sedang ditinggal penghuninya ke luar kota.</p>
<p>Saat beraksi di Perum Palm Residence pada 1 Oktober 2019, aksinya tertangkap CCTV. Dalam gambar CCTV, dia terlihat memanjat tembok hingga berhasil menjebol pintu lantai 2 rumah. Dari rekaman CCTV ini, Beno dikejar oleh petugas.</p>
<p>Beberapa hari lalu, petugas mendapat informasi kalau Beno sedang berada di Pasar Cokolio Kepanjen. Petugas kemudian melakukan pengejaran hingga berhasil menangkap Beno. Namun saat akan ditangkap, Beno melakukan perlawanan hingga terpaksa ditembak pada kaki kanannya.</p>
<p>Adapun BB (Barang Bukti) yang dapat diamankan petugas berupa 5 gelang emas, 11 HP, jam tangan Alexander Christie dan uang Rp 45 Ribu serta Honda Beat yang dipakai sebagai sarana pencurian. Dia mengaku sebagai pelaku tunggal. Untuk di Kota Malang, dia sudah beraksi lebih dari 20 kali.</p>
<p>&#8220;Hasil curian biasanya saya pakai untuk kebutuhan sehari-hari, foya-foya dan terkadang juga ke lokalisasi,&#8221; ujar enteng tersangka Beno.</p>
<p>Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander SIK MH mengatakan bahwa tersangka berinisial Is alias Beno adalah reaidivis kasus pembobol rumah kosong.</p>
<p>&#8220;Tersangka spesialis pembobol rumah kosong. Dia melakukan aksinya seorang diri. Dia kami kenakan Pasal 363 KUHP,&#8221; ujar AKBP Dony. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98544</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Garong Spesialis Jebol Dinding Rumah Kosong Pakis Ngaku 19 X Aksi</title>
		<link>https://memontum.com/garong-spesialis-jebol-dinding-rumah-kosong-pakis-ngaku-19-x-aksi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Oct 2019 20:01:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[garong]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 363]]></category>
		<category><![CDATA[polsek pakis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/98168-garong-spesialis-jebol-dinding-rumah-kosong-pakis-ngaku-19-x-aksi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Garong spesialis rumah kosong yang beraksi 19 X, berhasil diringkus anggota Reskrim Polsek Pakis dan Buru Sergap Polres Malang. Garong ini beranggotakan 2 pemuda asli kelahiran Pakis. Dua tersangka yakni Eka Budianto (27) mengaku warga Dusun Ngrangin RT19/RW03, Desa Sumberpasir dan Dwiky Septian (20) pemuda Dusun Krajan Barat RT05/RW04, Desa Pakiskembar, Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Garong spesialis rumah kosong yang beraksi 19 X, berhasil diringkus anggota Reskrim Polsek Pakis dan Buru Sergap Polres Malang. Garong ini beranggotakan 2 pemuda asli kelahiran Pakis.</p>
<p>Dua tersangka yakni Eka Budianto (27) mengaku warga Dusun Ngrangin RT19/RW03, Desa Sumberpasir dan Dwiky Septian (20) pemuda Dusun Krajan Barat RT05/RW04, Desa Pakiskembar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.</p>
<p>&#8220;Benar, kami tangkap 2 tersangka dini hari tadi. Barang bukti sejumlah alat elektronik masih kami data dan dalami penyidikan,&#8221; ungkap Iptu Sutiyo SH Mhum, Kapolsek Pakis kepada Memontum.com.</p>
<p>Kedua tersangka, tepatnya diringkus petugas Jumat (18/10/2019) pukul 01.30. Tersangka tidak berkutik lantaran saat digeledah kedapatan membawa ponsel hasil curian. Ada pula sebanyak 27 lembar tanda terima gadai barang hasil curian.</p>
<p>Tiga aksi tersangka diakui pernah dilakoni di rumah Surgiyanto (60) warga Perum Asrikaton Indah G10, RT05/ RW09 Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Aksi pelaku berlangsung saat Salat Idul Adha, Minggu 11 Agustus 2019 silam dan kisaran 2019.</p>
<p>Kedua tersangka melubangi tembok rumah korban dengan obeng. Di dalamnya, tersangka menjarah 4 buah ponsel dan uang tunai jutaan rupiah.</p>
<p>Dalam pemeriksaan petugas, tersangka mengaku menjual gadai barang-barang hasil curiannya. Barang-barang curian itu diterima, sejumlah pegadaian dan warga.</p>
<p>Jadi barang bukti, Dos Book HP Samsung Galaxy A6+, Dos Book HP Oppo A83, Dos Book HP Samsung Galaxy J2 Pro, Dos Book Xiaomi 4X, HP Merk Oppo A83, HP Merk Samsung Galaxy J2 Pro, HP Merk Xiaomi 4X dan sebuah obeng warna merah.</p>
<p>Akibatnya perbuatannya, kata Sutiyo, tersangka diduga melanggar pasal 363 KUHP Tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan. Ancaman hukumannya lebih dari 5 tahun kurungan penjara.</p>
<p>Hingga kini, penyidik Polsek Pakis masih mendalami kasus ini dan mendata sejumlah barang bukti. Sementara, hasil pemeriksaan terungkap, tersangka hanya beraksi di wilayah Pakis. <strong>(sos)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98168</post-id>	</item>
		<item>
		<title>3 Garong Lintas Kota Bobol Toko di Situbondo</title>
		<link>https://memontum.com/3-garong-lintas-kota-bobol-toko-di-situbondo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Jun 2019 03:10:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[garong]]></category>
		<category><![CDATA[polres situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/86267-3-garong-lintas-kota-bobol-toko-di-situbondo</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono,SH.,SIK.,MH, melaksanakan Konferensi Pers terkait keberhasilan Satreskrim dalam mengungkap kasus pembobolan toko, Jum’at (21/6/2019) Kapolres Situbondo Ajun Komisaris Besar Polisi Awan Hariono pada acara konferensi Pers menyampaikan, bahwa pada hari Rabu 19 Juni 2019 sekitar pukul 14.00 wib, Resmob Polres Situbondo dipimpin Aiptu I Wayan Parka berhasil membekuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono,SH.,SIK.,MH, melaksanakan Konferensi Pers terkait keberhasilan Satreskrim dalam mengungkap kasus pembobolan toko, Jum’at (21/6/2019)</p>
<p>Kapolres Situbondo Ajun Komisaris Besar Polisi Awan Hariono pada acara konferensi Pers menyampaikan, bahwa pada hari Rabu 19 Juni 2019 sekitar pukul 14.00 wib, Resmob Polres Situbondo dipimpin Aiptu I Wayan Parka berhasil membekuk komplotan pembobol toko, 3 orang pelaku berhasil diamankan di wilayah Magelang Jawa Tengah yaitu berinisial PR (36) warga Magelang, ST (43) warga Magelang dan SO (37) warga Magelang.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-86268" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190621-WA0109-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190621-WA0109-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190621-WA0109-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190621-WA0109-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190621-WA0109-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190621-WA0109-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Sambung AKBP Awan, dalam pengungkapan tersebut ada barang bukti yang berhasil diamankan dari para pelaku diantaranya 1 unit mobil Innova Silver B-1414 SYS, 1 gunting besar dan 1 buah linggis. Untuk wilayah Situbondo ada 2 kasus berdasarkan Laporan Polisi di SPKT yaitu tanggal 22 Februari di Duta Swalayan dan 6 April di toko Sahabat Jaya.</p>
<p>“ Alhamdulillah 2 kasus pembobolan toko berhasil diungkap, ini berkat kerja keras anggota dilapangan dan juga partisipasi informasi dari masyarakat. Proses pengembangan untuk menangkap pelaku lainnya yang masih DPO, “ ujar AKBP Awan Hariono saat diwawancarai beberapa awak media.</p>
<p>Pelaksanaan Konferensi Pers dihadiri Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasubbag Humas dan Wartawan media Cetak, TV, online dan elektronik yang bertugas di Situbondo. <strong>(im)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">86267</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
