<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Gas Air Mata &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/gas-air-mata/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 15 Oct 2022 13:28:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Gas Air Mata &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kadinkes Malang Sebut Mata Memerah pada Korban Tragedi Kanjuruhan Harus Dilakukan Pengobatan Rutin dan Tepat</title>
		<link>https://memontum.com/kadinkes-malang-sebut-mata-memerah-pada-korban-tragedi-kanjuruhan-harus-dilakukan-pengobatan-rutin-dan-tepat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Oct 2022 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Gas Air Mata]]></category>
		<category><![CDATA[Kadinkes]]></category>
		<category><![CDATA[Kanjuruhan]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Kanjuruhan]]></category>
		<category><![CDATA[tragedi]]></category>
		<category><![CDATA[Tragedi Kanjuruhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=176878</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, drg Wijanto Wijoyo, menyebut bahwa mata memerah yang dialami korban gas air dalam tragedi Stadion Kanjuruhan, adalah akibat pendarahan di bagian dalam. Sementara rasa sakit yang dialami korban, itu adalah karena diakibatkan zat kimia masuk ke dalam mata. &#8220;Bagian kelopak memerah itu, karena ada pendarahan di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, drg Wijanto Wijoyo, menyebut bahwa mata memerah yang dialami korban gas air dalam tragedi Stadion Kanjuruhan, adalah akibat pendarahan di bagian dalam. Sementara rasa sakit yang dialami korban, itu adalah karena diakibatkan zat kimia masuk ke dalam mata.</p>



<p>&#8220;Bagian kelopak memerah itu, karena ada pendarahan di bagian dalam. Memerahnya itu, karena dampak dari gas air mata,&#8221; kata Kadinkes kepada Memontum.com, Sabtu (15/10/2022) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, untuk bisa sembuh normal, tentu butuh proses. Karena, semua kembali kepada korban yang saat itu terkena gas air mata saat kejadian berlangsung.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Tergantung banyak atau tidaknya, gas air mata itu yang mengenai mata korban. Karena seharusnya, kelopak mata korban bisa normal kembali seperti semula. Karenanya, butuh terus dilakukan perawatan,&#8221; terang Wijanto.</p>



<p>Masih menurut Wijanto, jika saja gas air matanya di ruang terbuka, mungkin masih kurang berpengaruh. Kalau di dalam dan banyak orang, maka akan bisa memperparah.</p>



<p>Wijanto juga mengatakan, kelopak mata berubah menjadi merah, itu disebabkan karena iritasi dan pendarahan. Sehingga, warna putih di bagian mata menjadi merah. Kendati demikian, dirinya bisa memastikan jika sakit tersebut dapat pulih, kalau dilakukan pengobatan secara rutin dan tepat. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">176878</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Arteria Dahlan Kritik Keras Dua Pernyataan Kadiv Humas Polri Soal Miras dan Gas Air Mata di Tragedi Kanjuruhan</title>
		<link>https://memontum.com/arteria-dahlan-kritik-keras-dua-pernyataan-kadiv-humas-polri-soal-miras-dan-gas-air-mata-di-tragedi-kanjuruhan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Oct 2022 08:21:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Gas Air Mata]]></category>
		<category><![CDATA[Kanjuruhan]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Miras]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Kanjuruhan]]></category>
		<category><![CDATA[tragedi]]></category>
		<category><![CDATA[Tragedi Kanjuruhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=176746</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan, mengkritik keras pernyataan atau statement Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, terkait dengan tragedi Stadion Kanjuruhan Kepanjen. Itu karena, pernyataan yang disampaikannya bisa dianggap memperkeruh keadaan dalam tragedi Kanjuruhan. Dimana dalam pernyataannya, Irjen Dedi mengatakan ada temuan dugaan puluhan botol minuman keras dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan, mengkritik keras pernyataan atau statement Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, terkait dengan tragedi Stadion Kanjuruhan Kepanjen. Itu karena, pernyataan yang disampaikannya bisa dianggap memperkeruh keadaan dalam tragedi Kanjuruhan. Dimana dalam pernyataannya, Irjen Dedi mengatakan ada temuan dugaan puluhan botol minuman keras dan menyebutkan bahwa gas air mata tidak mematikan.</p>



<p>&#8220;Kami kritik Kadiv Humas Mabes Polri, agar jangan sekali-kali memperkeruh keadaan. Dia menyebutkan ada dua kekeliruan. Pertama, menyebut menemukan puluhan botol minuman keras. Kalau banyak miras di stadion, itu bukan salah suporter. Tapi, salah panitia pelaksana dan pengamanan, kok bisa miras masuk stadion. Suporter tidak bisa disalahkan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Politisi PDI-Perjuangan itu kemudian meneruskan, untuk kekeliruan kedua, yakni mengenai pernyataan Dedi yang terkesan terburu-buru dan tidak berdasarkan kajian matang. Karena, Mabes Polri melalui Dedi, mengatakan bahwa gas air mata tidak mematikan suporter dalam tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada 1 Oktober 2022 lalu.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Kemudian kedua, soal pernyataan gas air mata, yang tidak mematikan. Sebelum ada kajian, sebaiknya kita berhati-hati dan cermat melontarkan pendapat. Kami ini orang Malang dan tentunya, jangan sampai keadaan duka ini diperparah dengan narasi yang negatif,&#8221; terang Arteria.</p>



<p>Karenanya, Arteria meminta agar Mabes Polri, bisa membangun komunikasi yang baik. Karena, dirinya melihat upaya Polri di Jakarta dan Polri di daerah, cukup kontradiksi. Polisi di Malang, itu bersujud meminta ampunan atas tragedi ini. Sementara Mabes Polri, sibuk membela diri.</p>



<p>&#8220;Kami meminta, komunikasi publik yang dibangun. Yang di lokal Malang dan di Jatim, mencoba komunikasi yang baik. Bahkan, salah satu Kapolres (Kapolresta Malang Kota), Kombes Pol Budi Hermanto, sampai bersujud minta maaf. Sementara, yang pusat masih mengembangkan narasi yang kurang pas. Ini harus dibenahi,&#8221; terangnya. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">176746</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Doakan Korban Tragedi Kanjuruhan, Ketua Panpel Arema Kembali Sampaikan Semua Karena Gas Air Mata</title>
		<link>https://memontum.com/doakan-korban-tragedi-kanjuruhan-ketua-panpel-arema-kembali-sampaikan-semua-karena-gas-air-mata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Oct 2022 13:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Arema]]></category>
		<category><![CDATA[Arema FC]]></category>
		<category><![CDATA[Aremania]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Gas Air Mata]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kanjuruhan]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Kanjuruhan]]></category>
		<category><![CDATA[tragedi]]></category>
		<category><![CDATA[Tragedi Kanjuruhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=176728</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Setelah ditetapkan sebagai salah satu tersangka dalam tragedi Kanjuruhan, Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris, terlihat mendatangi Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Rabu (12/10/2022) sore. Dengan mengenakan peci hitam, terlihat Haris berada di depan pintu 13 Stadion Kanjuruhan, sambil didampingi kuasa hukumnya, Taufik H. Tidak berapa lama, dirinya pun jongkok di depan pintu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Setelah ditetapkan sebagai salah satu tersangka dalam tragedi Kanjuruhan, Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris, terlihat mendatangi Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Rabu (12/10/2022) sore. Dengan mengenakan peci hitam, terlihat Haris berada di depan pintu 13 Stadion Kanjuruhan, sambil didampingi kuasa hukumnya, Taufik H.</p>



<p>Tidak berapa lama, dirinya pun jongkok di depan pintu 13. Lalu, Haris terlihat berdoa dengan penuh khusyuk dan menangis. Usai doa, Abdul Haris menyempatkan menjawab pertanyaan sejumlah wartawan.</p>



<p>Saat ditanya seperti apa jelang pertandingan Arema melawan Persebaya yang berbuah tragedi, Abdul Haris pun menceritakan, bahwa pada 29 September 2022, Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat (mantan, red), mengirim surat pada Panpel, agar tiket yang dijual sebanyak 38 ribu sekian. &#8220;Kapolres kemudian komunikasi dengan saya, tanya siapa yang bertanggung jawab soal tiketing,&#8221; ungkap Haris di Pintu 13 Stadion Kanjuruhan.</p>



<p>Kemudian, bahwa sehari sebelum laga Arema vs Persebaya, tepatnya pada Jumat (30/09/2022) atau setelah Jumatan, empat orang petugas Panpel Arema menghadap Kapolres dengan membawa 43 ribu tiket untuk cetak. Petugas atau staf itu juga menyampaikan, jika tiket sebanyak 38 ribuan mau dijual untuk Aremania.</p>



<p>&#8220;Sedangkan, Pak Kapolres waktu itu, mengirim surat yang berisi pembatasan agar tiketnya dijual sebanyak 38 ribu. Dan kita, mengikuti saran beliau yakni 38 ribuan sekian, untuk mempertanggung jawabkan saran beliau agar tiket tidak dijual melebihi 38 ribuan. Kemudian untuk sisanya, laporan staf saya yaitu menyerahkan tiket ke Pak Kapolres. Tetapi, Pak Kapolres, Pak Kabag Ops Polres Malang dan Kasat Intel, tidak mau. Yakni, agar tiket dijual sesuai dengan pesanan Aremania terjual 42.516 tiket. Jadi, kalau kita dikatakan over kapasitas, over kapasitas dimana. Kita mengikuti saran beliaunya (Kapolres AKBP Ferli Hidayat, red),&#8221; papar Haris.</p>



<p>Ditanya mengenai berapa jumlah pesanan tiket untuk Aremania? Haris mengatakan, sudah bilang ke Kapolres, untuk pesanan tiket Aremania itu sudah sold out tanggal 26 September 2022. &#8220;Sehingga, kita akan menjual tiket seperti itu. Jadi, ada surat dari Pak Kapolres tentang jumlah yang harus dijual 38 ribu sekian. Kemudian, saya share di grup wa Aremania. Bunyinya, dulur-dulur sesuai dari surat Pak Kapolres, tiket kuota dari nawak-nawak akan saya potong 12,5 persen. Kalau yang pesen tiket 100 ya kita potong 12. Sehingga, terjadi banyak komplain kenapa pembatasan kok baru sekarang, kok gak kemarin-kemarin,&#8221; urai Haris.</p>



<p>Haris juga menceritakan, melalui grup WA Aremania itu, ada yang beranggapan, Aremania akan diadu. &#8220;Jangan-jangan nanti kita diadu antar Aremania. Karena, semua sudah setor uang ke saya untuk tiket. Akhirnya, Pak Kapolres menghubungi saya dan bilang agar tiket dijual seperti biasanya saja. Sedangkan yang lainnya, untuk pembatasan ini, dijual untuk pertandingan selanjutnya. Yang sekarang, biarkan saja itu. Clear kan,&#8221; ujar Haris.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Soal kapasitas Stadion Kanjuruhan, Haris menjelaskan, bahwa acuan pencetakan tiket sudah dilakukan sejak tahun 2013. &#8220;Kita cetak tiket itu, acuannya di tahun 2013. Stadion Kanjuruhan ini, kapasitasnya 45 ribu. Hal itu, sesuai dengan apa yang disampaikan Kepala Dinas Cipta Karya Kabupaten Malang (waktu itu), Pak Romdhoni. Di mana kapasitasnya 45 ribu dan ini bukan single seat. Inikan tribun berdiri semuakan, yang di tangga undak-undakan itukan kadang berdiri 4 orang dengan ukuran 1 meter persegi, bukan single seat,&#8221; terang Haris.</p>



<p>Secara empiris, tambahnya, beberapa kali pertandingan tidak terjadi apa-apa. Semua aman-aman saja dan tidak ada apa-apa. &#8220;Lawan Persija, Piala Presiden kemarin, itu 42 ribu tiket. Sementara lawan Persebaya kemarin, 42.900 tiket, lawan Persib 42.000 dan tidak ada masalah. Apa yang salah,&#8221; ujar Haris.</p>



<p>Menurutnya, kalau memang harus verifikasi atau sertifikasi, semua sudah verifikasi. &#8220;Tidak ada apa-apa. Dan semua SOP, pintu-pintu stadion ini, sama juga tidak ada apa-apa, sama seperti SOP yang lain. Masalah di sini, adalah soal gas air mata. Padahal, saya sudah mengingatkan ketika ngopi bareng dengan Pak Kapolres dengan jajaran dan steward, dengan penjaga pintu dari kepolisian,&#8221; paparnya.</p>



<p>Haris mengatakan, agar tidak ada penembakan gas air mata, di saat acara ngopi bareng pada tanggal 30 September 2022 di Lapangan Tenis Polres Malang. &#8220;Sudah saya peringatkan di ngopi bareng. Tolong, saya mengingatkan pada tahun 2018. Kita pernah kejadian penembakan gas air mata dengan korban 214 orang dan meninggal 1 orang. Ini, jangan terulang kembali. Ini rekan-rekan Aremania yang waktu itu ikut ngopi bareng, dengar semua,&#8221; tegas Haris.</p>



<p>Haris mengenang, pada tahun 2018 ketika Arema lawan Persib, pertandingan juga digelar malam hari. &#8220;Soal jam main, juga tidak ada masalah. Buktinya lawan Persib Bandung, main malam. Kalau ada teman-teman yang masuk ke lapangan setelah pertandingan, itukan hal yang biasa. Kalau kami sebagai Ketua Panpel, itu sudah clear pertandingan selesai. Kick off babak pertama, babak kedua sampai menit ke 97+ plus lima menit, kita evakuasi pemain dan official dari Persebaya dan dari Arema juga,&#8221; urai Haris.</p>



<p>Khusus soal pintu stadion, Haris menerangkan, semua pintu terbuka. &#8220;Kenapa di laga ini banyak korban jiwa. Padahal, pintu di buka dan dulunya juga aman-aman saja. Ini, karena gas air mata dan akhirnya berdesakan,&#8221; jelas Haris. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">176728</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kadis Humas Polri Benarkan Gas Air Mata yang Ditembakkan di Tragedi Kanjuruhan Ada yang Kadaluarsa</title>
		<link>https://memontum.com/kadis-humas-polri-benarkan-gas-air-mata-yang-ditembakkan-di-tragedi-kanjuruhan-ada-yang-kadaluarsa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Oct 2022 14:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Gas Air Mata]]></category>
		<category><![CDATA[humas]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kanjuruhan]]></category>
		<category><![CDATA[polri]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Kanjuruhan]]></category>
		<category><![CDATA[tragedi]]></category>
		<category><![CDATA[Tragedi Kanjuruhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=176576</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Mabes Polri melalui Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, mengatakan bahwa gas air mata yang ditembakan saat tragedi Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (01/10/2022) malam, sebagian ada yang sudah kadaluarsa. Hal itu, disebutkan oleh Irjen Pol Dedi, saat memberikan keterangan di Mabes Polri, Senin (10/10/2022) tadi. Dirinya mengatakan, sejumlah gas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Mabes Polri melalui Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, mengatakan bahwa gas air mata yang ditembakan saat tragedi Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (01/10/2022) malam, sebagian ada yang sudah kadaluarsa. Hal itu, disebutkan oleh Irjen Pol Dedi, saat memberikan keterangan di Mabes Polri, Senin (10/10/2022) tadi.</p>



<p>Dirinya mengatakan, sejumlah gas tersebut telah kedaluwarsa sejak 2021. &#8220;Ya, ada beberapa yang diketemukan. Ada yang tahun 2021,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dirinya hanya menyebut beberapa, jadi belum dipastikan berapa jumlah pastinya, gas air mata kadaluarsa yang ditembakan di Stadion Kanjuruhan. Hal itu menurutnya, masih didalami tim Laboratorium Forensik Polri.</p>



<p>Selain itu, katanya, gas air mata yang telah kedaluwarsa justru mengalami penurunan dari segi fungsi. Sehingga, fungsi gas air mata yang telah kedaluwarsa bisa tak lagi efektif. &#8220;Berbeda dengan makanan. Kalau makanan ketika kedaluarsa itu ada jamur, ada bakteri, yang bisa mengganggu kesehatan. Kebalikannya dengan zat kimia atau gas air mata ini, ketika dia expired justru kadar kimianya berkurang,&#8221; jelas Irjen Pol Dedi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Dirinya mengatakan, berdasarkan keterangan sejumlah ahli, gas air mata tidak menyebabkan kematian. &#8220;Mengutip pendapat dari Prof. Made Gegel adalah guru besar dari Universitas Udayana. Beliau ahli di bidang toksiologi atau racun. Termasuk dari Prof Massayu Elita bahwa gas air mata dalam skala tinggi pun tidak mematikan,&#8221; kata ujar Irjen Pol Dedi.</p>



<p>Irjen Pol Dedi menjelaskan, ada tiga jenis peluru gas air mata yang memiliki kandungan dan fungsi yang berbeda-beda.&nbsp; Peluruh berwarna hijau, menurut dia hanya menyebarkan asap putih sementara peluruh berwarna biru memiliki kadar gas air mata yang sifatnya sedang. Sedangkan yang merah adalah untuk mengurai massa dalam jumlah besar.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya, dalam tragedi Kanjuruhan Malang, sebanyak 131 orang meninggal dunia dan ratusan luka-luka. Hal itu terjadi, setelah selesainya laga Arema FC vs Persebaya Surabaya. Dalam kasus ini, Polri telah menetapkan enam tersangka.</p>



<p>Mereka adalah Direktur Utama PT LIB, Ahkmad Hadian Lukita, Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris, dan Security Officer, Suko Sutrisno, Kabag Ops Polres Malang, Kompol Wahyu Setyo Pranoto, Kasat Samapta Polres Malang, AKP Bambang Sidik Achmadi, serta Komandan Kompi Brimob Polda Jawa Timur, AKP Hasdarman. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">176576</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ketua Panpel Arema Pasrah dan Dukung Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan, Apakah Meninggal Karena Berdesakan atau Gas Air Mata</title>
		<link>https://memontum.com/ketua-panpel-arema-pasrah-dan-dukung-usut-tuntas-tragedi-kanjuruhan-apakah-meninggal-karena-berdesakan-atau-gas-air-mata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Oct 2022 11:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Arema]]></category>
		<category><![CDATA[Arema FC]]></category>
		<category><![CDATA[Aremania]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Gas Air Mata]]></category>
		<category><![CDATA[Kanjuruhan]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Kanjuruhan]]></category>
		<category><![CDATA[tragedi]]></category>
		<category><![CDATA[Tragedi Kanjuruhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=176421</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Arema FC, Abdul Haris, bersama dengan tim kuasa hukumnya, buka suara usai ditetapkan sebagai tersangka dalam tragedi Stadion Kanjuruhan. Pihaknya juga mengaku hanya bisa pasrah dan ikhlas, apabila tragedi yang meregut ratusan nyawa tersebut, dibebankan kepada dirinya. “Kalau saya dijadikan tersangka, saya ikhlas. Tanggung jawab ini akan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Arema FC, Abdul Haris, bersama dengan tim kuasa hukumnya, buka suara usai ditetapkan sebagai tersangka dalam tragedi Stadion Kanjuruhan. Pihaknya juga mengaku hanya bisa pasrah dan ikhlas, apabila tragedi yang meregut ratusan nyawa tersebut, dibebankan kepada dirinya.</p>



<p>“Kalau saya dijadikan tersangka, saya ikhlas. Tanggung jawab ini akan saya pikul atas nama kemanusiaan. Tidak apa-apa, kalau ini memang takdir saya,” ucap Abdul Haris, saat konferensi pers di Kantor Arema FC, Jumat (07/10/2022) tadi.</p>



<p>Pihaknya juga mengaku, bahwa sudah beberapa kali hendak meninggalkan posisi sebagai Ketua Panpel. Karenanya, tentu di dalam posisi tersebut dirinya harus memiliki tanggung jawab besar yang diemban.</p>



<p>“Jiwa sportivitas, itu mengakui kalau salah, maka harus minta maaf. Saya ikhlas, menerima tanggung jawab itu. Saya menjadi Ketua Panpel Arema, itu karena panggilan jiwa, untuk bersama-sama Aremania,” lanjutnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Tidak hanya itu, pihaknya juga meminta usut tuntas mengenai terjadinya tragedi Kanjuruhan tersebut. Yakni, dengan meminta para korban agar diotopsi. Apa yang sebenarnya menjadi pemicu, atas tragedi Kanjuruhan yang menelan 131 korban meninggal dunia.</p>



<p>“Apakah mereka meninggal karena berdesakan atau gas air mata. Saya meminta hal ini diusut sampai tuntas. Verifikasi dari PSSI, pun tolong dipertanyakan secara moral. Saya akan mengikuti proses hukum,” katanya.</p>



<p>Sementara itu, Tim Kuasa Hukum Abdul Haris, Sumardhan, mengatakan bahwa berdasarkan keterangan dari kliennya tersebut, secara normarif pihak Panpel Arema telah melakukan sesuai Standart Operasional Prosedur (SOP) yang ada. &#8220;Sejak adanya permohonan izin, kalau tidak disetujui maka tidak akan ada pertandingan. Kemudian, dari tim security officer sudah mengecek semua. Secara prosedur, tim panitia sudah tidak ada persoalan,” imbuh Sumardhan. <strong>(rsy/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">176421</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kapolri Sampaikan Ada 11 Gas Air Mata Ditembakkan, Tujuh ke Tribun Selatan</title>
		<link>https://memontum.com/kapolri-sampaikan-ada-11-gas-air-mata-ditembakkan-tujuh-ke-tribun-selatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Oct 2022 16:35:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Gas Air Mata]]></category>
		<category><![CDATA[Kanjuruhan]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolri]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[polri]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Kanjuruhan]]></category>
		<category><![CDATA[tragedi]]></category>
		<category><![CDATA[Tragedi Kanjuruhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=176371</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Satu persatu fakta tragedi Stadion Kanjuruhan Kepanjen, diurai dalam rilis penetapan tersangka oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Selain menetapkan enam tersangka dugaan Pasal 359 dan 20 personel yang sanksi etik, juga menyebutkan mengenai berapa jumlah gas air mata yang ditembakkan. Yakni, terdapat 11 personel yang menembakkan gas air mata dengan tujuan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Satu persatu fakta tragedi Stadion Kanjuruhan Kepanjen, diurai dalam rilis penetapan tersangka oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Selain menetapkan enam tersangka dugaan Pasal 359 dan 20 personel yang sanksi etik, juga menyebutkan mengenai berapa jumlah gas air mata yang ditembakkan.</p>



<p>Yakni, terdapat 11 personel yang menembakkan gas air mata dengan tujuan membubarkan sekaligus mengendalikan massa suporter, yang melakukan upaya memasuki tengah lapangan. Yakni, ke tribun Selatan kurang lebih tujuh tembakan, tribun Utara satu tembakan dan ke lapangan tiga tembakan.</p>



<p>&#8220;Ini yang mengakibatkan para penonton, terutama yang ada di tribun kemudian panik dan berusaha meninggalkan arena. Penonton yang kemudian berusaha untuk keluar, khususnya di pintu 3, 10, 11, 12, 13 dan 14 sedikit mengalami kendala,&#8221; urai Kapolri dalam rilis di Mapolresta Malang Kota, Kamis (06/10/2022) malam.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Di tribun atau stadion ini, tambah Kapolri, ada 14 pintu. Seharusnya, 5 menit sebelum pertandingan berakhir, maka seluruh pintu itu dibuka. Namun, saat itu pintu dibuka, namun tidak sepenuhnya.</p>



<p>&#8220;Hanya dibuka ukuran kurang lebih 1,5 meter dan para penjaga pintu, tidak berada di tempat. Berdasarkan pasal 21 regulasi keselamatan dan keamanan PSSI, menyebutkan bahwa steward seharusnya tetap berada di tempat selama penonton belum meninggalkan stadion,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Kemudian, urainya, terdapat besi melintang setinggi lima centimeter yang dapat mengakibatkan penonton atau suporter terhambat pada saat harus melewati pintu tersebut. Apalagi, kalau pintu itu dilewati penonton dalam jumlah yang banyak. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">176371</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Itu Bukan Gas Air Mata, Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Tuntut Usut Tuntas Insiden Ratusan Nyawa Hilang</title>
		<link>https://memontum.com/itu-bukan-gas-air-mata-keluarga-korban-tragedi-kanjuruhan-tuntut-usut-tuntas-insiden-ratusan-nyawa-hilang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Oct 2022 11:39:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Gas Air Mata]]></category>
		<category><![CDATA[Kanjuruhan]]></category>
		<category><![CDATA[kepanjen]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Kanjuruhan]]></category>
		<category><![CDATA[Usut Tuntas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=176276</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Mul Subianto, hanya bisa diam dan menahan tangis, tatkala mendapat santunan dari presiden RI, Joko Widodo, di RSUD Saiful Anwar (RSSA), Rabu (05/10/2022) tadi. Di balik rasa sedihnya yang mendalam, karena sang anak juga menjadi korban tragedi Stadion Kanjuruhan, dirinya berharap bahwa insiden yang menghilangkan ratusan ini agar diusut tuntas “Saya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Mul Subianto, hanya bisa diam dan menahan tangis, tatkala mendapat santunan dari presiden RI, Joko Widodo, di RSUD Saiful Anwar (RSSA), Rabu (05/10/2022) tadi. Di balik rasa sedihnya yang mendalam, karena sang anak juga menjadi korban tragedi Stadion Kanjuruhan, dirinya berharap bahwa insiden yang menghilangkan ratusan ini agar diusut tuntas</p>



<p>“Saya minta, kejadian ini diusut tuntas karena menyangkut nyawa orang dan bukan binatang. Nyawa tidak bisa ditukar dengan apapun. Saya minta keadilan,” ungkap Mul Subianto, sambil menahan air mata.</p>



<p>Pria paruh baya ini juga menyampaikan, bahwa sang anak yakni Abian Haziq Rifki (18), yang menjadi korban tidak ada luka ataupun memar apa pun ditubuhnya. Kondisi jenazah saat dilihatnya, dalam keadaan utuh dan hanya menggunakan kaos dalam saja.</p>



<p>“Kondisi jenazah tidak ada memar ataupun luka. Mulus. Masih pakai sepatu, hape hilang, dompet hilang. Hanya kaos dalam saja. Jadi dari rumah sakit, jenazahnya langsung dibawa ke Probolinggo,” katanya.</p>



<p>Keluarga korban sendiri baru mengetahui kejadian, setelah dihubungi langsung dari kerabat sang anak. Tentu, ini shock dan tidak menduga. Apalagi, sang anak merupakan anak bungsu, yang baru saja menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi di Kota Malang.</p>



<p>“Temannya anak saya yang menghubungi. Ibunya yang mengetahui informasi ini, langsung nggak kuat dan akhirnya pingsan. Dan kakaknya saya, kemudian saya suruh mengambil jenazah. Sekarang setiap selesai salat subuh, saya dan istri selalu ke makam mendoakan,” ujarnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Senada dengan itu, salah satu ayah dari korban, yakni Defiato, juga merasakan duka yang mendalam. Dua putrinya, yang berusia 16 tahun dan 13 tahun, turut meninggal dalam insiden tersebut.</p>



<p>“Anak saya dua. Waktu itu, nonton di gate 13. Keadannya meninggal dengan luka hitam dan sang adik keluar busa seperti diracun dimulutnya,” ucap Defiato.</p>



<p>Defiato juga menyampaikan, bahwa pihaknya enam kali sudah merasakan terkena gas air mata. Namun, yang dirasakan juga tidak sepedih saat ini. Menurutnya, yang ditembakan oleh pihak aparat ialah racun untuk membunuh.</p>



<p>“Itu bukan gas air mata lagi. Saya enam kali kena gas air mata dan tidak sepedih ini. Ini racun, membunuh, saya sering nonton Arema. Tapi kemarin, itu bukan gas air mata lagi,” lanjutnya.</p>



<p>Pihaknya meminta, agar dengan tragedi Kanjuruhan ini, para oknum atau pelaku yang menembakan gas air mata bisa diusut tuntas dan diberikan hukuman mati. &#8220;Kalau bisa, para pelaku oknum yang menembak bisa diberi hukum mati,” tambahnya.</p>



<p>Dengan kejadian ini, pihaknya merasakan trauma yang mendalam. Apalagi menurutnya, jika mendengar informasi mengenai Stadion Kanjuruhan. Itu akan mengingatkan sang anak.</p>



<p>“Saya mau lihat Arema, sekarang sudah capek. Saya suka melihat Arema di stadion. Tetapi dengan kejadian ini, saya jadi trauma mengingat anak,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">176276</post-id>	</item>
		<item>
		<title>SOP Penggunaan Gas Air Mata Jadi Materi Penyelidikan Polri</title>
		<link>https://memontum.com/sop-penggunaan-gas-air-mata-jadi-materi-penyelidikan-polri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Oct 2022 11:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Gas Air Mata]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[polri]]></category>
		<category><![CDATA[SOP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=176135</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Standard Operating Procedure (SOP) penggunaan gas air mata di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, menjadi salah satu materi yang sedang di dalami Mabes Polri. Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, menegaskan bahwa hal itu menjadi bagian materi yang pasti didalami. &#8220;Bagaimana eskalasi yang terjadi di lapangan dengan SOP di lapangan, itu masih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Standard Operating Procedure (SOP) penggunaan gas air mata di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, menjadi salah satu materi yang sedang di dalami Mabes Polri.</p>



<p>Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, menegaskan bahwa hal itu menjadi bagian materi yang pasti didalami. &#8220;Bagaimana eskalasi yang terjadi di lapangan dengan SOP di lapangan, itu masih didalami. Kalau dalam kondisi normal bagaimana, kontigensi bagaimana dan emergency bagaimana. Semua akan diperiksa oleh tim,&#8221; terang Irjen Pol Dedi Prasetyo, di Lobby Polres Malang, Senin (03/10/2022) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Selain itu, tambahnya, juga terkait instruksi penembakan gas air mata pada tribun penonton. Termasuk, mengenai semua SOP dan statuta FIFA yang ada, merupakan bagian dari materi yang sedang diaudit atau diperiksa. &#8220;Jadi, kami minta sabar dahulu. Biar tim bekerja. Nanti, setiap perkembangan akan kami update kepada teman-teman media,&#8221; jelasnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">176135</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hujan Batu dan Gas Air Mata, Pendemo Dipukul Mundur Hingga Jl Trunojoyo</title>
		<link>https://memontum.com/hujan-batu-dan-gas-air-mata-pendemo-dipukul-mundur-hingga-jl-trunojoyo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2020 08:34:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Demo]]></category>
		<category><![CDATA[Gas Air Mata]]></category>
		<category><![CDATA[Omnibus Law]]></category>
		<category><![CDATA[Ricuh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=125187</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Demo Omnibus Law Cipta Kerja di depan Gedung DPRD Kota Malang pada Kamis (8/10/2020) kembali ricuh sekitar pukul 13.15. Massa tidak tidak terkontrol, terlihat batu beterbangan ke arah petugas dan gedung DPRD Kota Malang. Suasana mecekam di seputaran gedung dewan. Bahkan mobil CRV Satpol PP Patwal Wakil Wali Kota Malang yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Demo Omnibus Law Cipta Kerja di depan Gedung DPRD Kota Malang pada Kamis (8/10/2020) kembali ricuh sekitar pukul 13.15. Massa tidak tidak terkontrol, terlihat batu beterbangan ke arah petugas dan gedung DPRD Kota Malang.</p>
<p>Suasana mecekam di seputaran gedung dewan. Bahkan mobil CRV Satpol PP Patwal Wakil Wali Kota Malang yang di parkir di sebelah barat Gedung Balai Kota Malang Jl Majapahit, Kecamatan Klojen, Kota Malang, dibalik dan dibakar massa.</p>
<p>Petugas langsung melakukan penindakan hukum memukul mundur massa dengan tembakan gas air mata. Namun massa terus memberikan perlawanan dengan melemparkan batu. Massa akhirnya berhasil dipukul mundur. Banyak yang terlihat berlarian di Jl Kertanegara.</p>
<p>Petugas terus bergerak menembakan gas air mata hingga massa dipukul mundur di depan Stasiun Malang Jl Trunojoyo. Massa terus dipukul mundur hingga berlarian di Jl Trunojoyo menuju perempatan Jl Pattimura.</p>
<p>Setelah hampir satu jam massa kembali berdatangan. Namun sekitar pukul 15.15, mereka kembali berlarian di Jl Trunojoyo. Mereka dipukul mundur dengan gas air mata. Beberapa toko memilih untuk menutup tempat usahanya. &#8220;Lebih baik ditutup saja menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Tadi mobil juga sudah dipindahkan,&#8221; ujar Is, salah satu staf kantor di Jl Trinojoyo. <strong>(gie)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125187</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
