<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>GASS &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/gass/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Mar 2020 12:15:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>GASS &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sutiaji Imbau Masyarakat Pisahkan Sampah Mulai dari Rumah, Peringati HPSN Pemkot Malang</title>
		<link>https://memontum.com/sutiaji-imbau-masyarakat-pisahkan-sampah-mulai-dari-rumah-peringati-hpsn-pemkot-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2020 12:15:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[GASS]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Peduli Sampah Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[HPSN]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/107479-sutiaji-imbau-masyarakat-pisahkan-sampah-mulai-dari-rumah-peringati-hpsn-pemkot-malang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, Pemkot Malang menggelar Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) dan Puncak Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen (GASS) menggelar apel di Alun-Alun Kota Malang, Minggu (1/3/2020). Walikota Malang, H Sutiaji menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah; karena di Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, Pemkot Malang menggelar Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) dan Puncak Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen (GASS) menggelar apel di Alun-Alun Kota Malang, Minggu (1/3/2020). Walikota Malang, H Sutiaji menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah; karena di Kota Malang dari hari ke hari volume sampah semakin meningkat.</p>
<p>&#8220;Kita harus bisa merubah pola hidup masyarakat mulai sekarang, masyarakat harus terbiasa memisahkan sampah organik dan non organik sejak dari rumah agar ketika sampah di terima TPS dan TPA; sampah tersebut sudah terpilah&#8221; katanya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-107480" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0100-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0100-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0100-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0100-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0100-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0100-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0100-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Gerakan GASS, lanjut Sutiaji, juga merupakan salah satu upaya Pemkot Malang untuk mewujudkan kebiasaan tersebut.</p>
<p>Pemerintah Indonesia sendiri menargetkan Indonesia akan bebas sampah pada tahun 2020. Hari peduli sampah dijadikan momentum untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya prinsip 3R (reduce, reuse dan recycle) dalam pengelolaan sampah.</p>
<p>Walikota Malang juga berinisiatif untuk segera membentuk polisi lingkungan yang akan bertugas untuk membangun kesadaran masyarakat mengurangi sampah sekaligus membudayakan buang sampah pada tempatnya.</p>
<p>Selain akan membentuk polisi lingkungan, Pemkot Malang akan memasang kamera pengintai (CCTV) di beberapa titik, termasuk di wilayah sungai yang kerap dimanfaatkan warga untuk membuang sampah.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-107481" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0115-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0115-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0115-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0115-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0115-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0115-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0115-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Nanti akan dipasang ribuan CCTV. Untuk merekam masyarakat yang membuang sampah sembarangan,&#8221; tegas dia.</p>
<p>Senada dengan Walikota Sutiaji, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Rinawati menambahkan, pihaknya akan terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk melembagakan hidup bersih dan pengelolaan sampah. &#8220;Agar bisa menjadi budaya. Sehingga, kami bisa mendorong masyarakat untuk berperilaku ramah lingkungan,&#8221; papar dia.</p>
<p>Tidak hanya membangun kesadaran untuk pengelolaan sampah saja, DLH juga mengajak masyarakat untuk melestarikan lingkungan. &#8220;Salah satunya, dengan kegiatan tanam pohon. Kegiatan semacam ini akan terus kami lakukan,&#8221; tandasnya. <strong>(*/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107479</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Nge-GASS di Penanggungan, Bung Edi Bongkar Bangunan Penutup Drainase</title>
		<link>https://memontum.com/nge-gass-di-penanggungan-bung-edi-bongkar-bangunan-penutup-drainase</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jan 2020 07:05:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Drainase]]></category>
		<category><![CDATA[GASS]]></category>
		<category><![CDATA[wawali kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/104837-nge-gass-di-penanggungan-bung-edi-bongkar-bangunan-penutup-drainase</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Nge-GASS (Gerakan Angkut Sampah dan Sedimen) dengan sasaran kelurahan Penanggungan kecamatan Klojen (24/1/2020), membuat Wakil Walikota Malang Ir H Sofyan Edi Jarwoko gethem gethem (menahan marah&#8212;red). Bagaimana tidak, pada ujung jalan Cianjur, didapati bangunan usaha yang menutupi saluran drainase dan menjadi pemicu sendimentasi saluran. Didampingi Sekkota Wasto dan Profesor M Bisri, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Nge-GASS (Gerakan Angkut Sampah dan Sedimen) dengan sasaran kelurahan Penanggungan kecamatan Klojen (24/1/2020), membuat Wakil Walikota Malang Ir H Sofyan Edi Jarwoko gethem gethem (menahan marah&#8212;red). Bagaimana tidak, pada ujung jalan Cianjur, didapati bangunan usaha yang menutupi saluran drainase dan menjadi pemicu sendimentasi saluran.</p>
<p>Didampingi Sekkota Wasto dan Profesor M Bisri, Bung Edi demikian Wawali akrab disapa, langsung memerintahkan pembongkaran bangunan tersebut. &#8220;Bongkar, dan saya perintahkan kepada DPUPR Perkim untuk segera menormalisasi serta membangun kembali drainase yang ada di titik tersebut. Ini saya perintahkan langsung kepada Pak Soni (Ka DPUPR Perkim Kota Malang&#8211; red), Senin (27/1/2020) sudah tertangani,&#8221; ujar Sofyan Edi.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-104839" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200124-WA0099-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200124-WA0099-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200124-WA0099-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200124-WA0099-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200124-WA0099-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Wawali Kota Malang menguraikan lebih lanjut langkah untuk mengurai banjir. &#8220;Jika dalam satu kawasan masih belum selesai, harus dilanjutkan terus, sampai menemukan solusi agar tidak lagi banjir,&#8221; paparnya.</p>
<p>Bung Edi menambahkan bahwa setiap kelurahan harus melaporkan titik-titik mana saja yang kerap terjadi banjir. Nantinya, sistem tersebut akan dimasukkan ke dalam bentuk digital. Sehingga, penyebab banjir lebih mudah teridentifikasi. &#8220;Kemudian, kami bisa mencarikan solusi. Salah satunya adalah sumur injeksi,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Sehingga, lanjut dia, permasalahan terkait banjir di Kota Malang perlahan bisa terurai. &#8220;Harus pelan-pelan, untuk itu kita ajak masyarakat untuk mau peduli dan merawat lingkungannya. Ini harus dijadikan kebiasaan,&#8221; pungkas Wawali Bung Edi.</p>
<p>Nampak ikut hadir pada giat nge-GASS di Kelurahan Penanggungan, Asisten Administrasi Pembangunan Diah Ayu Kusumadewi, Kepala DLH Rinawati, Kepala DPUPR Hadi &#8220;Soni&#8221; Santoso, Camat Klojen Heru dan Kabag Humas Widianto. Profesor Bisri, selaku salah satu penggagas GASS, menyatakan kondisi drainase di kota Malang bisa dikatakan sudah akut.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-104838" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200124-WA0089-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200124-WA0089-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200124-WA0089-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200124-WA0089-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200124-WA0089-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Kebanyakan karena perilaku &#8216;warga&#8217; sendiri yang kurang bijak terhadap lingkungannya. Mendirikan bangunan di atas drainase, membuang sampah sembarangan serta sikap abai terhadap lingkungannya sendiri. Seperti yang terlihat di sini (jalan Cianjur), ini tidak terjadi kalau warga saling mengingatkan,&#8221; tutur Prof Bisri yang juga Ketua Tim Pertimbangan Percepatan Pembangunan Daerah Kota Malang.<strong> (*yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">104837</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembahasan Peta Zona Drainase dan Sumur Injeksi untuk Kesuksesan GASS</title>
		<link>https://memontum.com/pembahasan-peta-zona-drainase-dan-sumur-injeksi-untuk-kesuksesan-gass</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jan 2020 12:05:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Drainase]]></category>
		<category><![CDATA[GASS]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<category><![CDATA[Sumur Injeksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/104509-pembahasan-peta-zona-drainase-dan-sumur-injeksi-untuk-kesuksesan-gass</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Program GASS (Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen) perlu ditindaklanjuti secara teknis untuk ‘membumikannya’. Senin pagi (20/1/2020) Pemerintah Kota Malang menyelenggarakan acara Pembahasan Peta Zona Drainase dan Sumur Injeksi. Nantinya setiap kelurahan di Kota Malang akan memiliki Peta Zona Drainase dan Sumur Injeksi. Kali ini yang dipresentasikan adalah Kelurahan Penanggungan dan peta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Program GASS (Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen) perlu ditindaklanjuti secara teknis untuk ‘membumikannya’. Senin pagi (20/1/2020) Pemerintah Kota Malang menyelenggarakan acara Pembahasan Peta Zona Drainase dan Sumur Injeksi. Nantinya setiap kelurahan di Kota Malang akan memiliki Peta Zona Drainase dan Sumur Injeksi. Kali ini yang dipresentasikan adalah Kelurahan Penanggungan dan peta ini sudah siap untuk seluruh wilayah Kecamatan Klojen.</p>
<p>Acara yang digelar di ruang Sidang Balaikota ini dihadiri oleh Wawali, Sekda, Asisten, Lurah dari 57 kelurahan dan Perangkat Daerah terkait seperti kecamatan, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Malang (DPUPR Perkim), Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Malang.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-104511" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200120-WA0072-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200120-WA0072-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200120-WA0072-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200120-WA0072-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200120-WA0072-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200120-WA0072-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200120-WA0072-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pencerahan mengenai pembuatan saluran drainase dan sumur injeksi agar dapat menangani masalah banjir di Kota Malang. Wakil Walikota Malang, Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko menyampaikan dalam sambutannya bahwa program ini merupakan program kerja sama pemerintah dan masyarakat yang harus benar-benar serius dalam pengerjaanya.</p>
<p>“Kita perlu betul-betul serius menangani masalah banjir ini, diawali dari yang terkecil yaitu ditingkat kelurahan bergerak ke tingkat kecamatan,” ujarnya.</p>
<p>Tidak lupa, Wakil Walikota Malang menegaskan pentingnya kerjasama untuk mensukseskan kegiatan ini. “Kolaborasi pentahelix ini adalah satu bentuk riil bagaimana pemerintah bersama masyarakat yang sering disebut dengan komunitas juga dengan kalangan pelaku usaha, akademisi dan media, sehingga jika gerakan ini betul-betul masif, direncanakan dengan baik, diorganisir dengan baik, dan tak kalah penting pelaksanaannya. Itulah yang menentukan keberhasilan suatu program yang dicanangkan (red. GASS)” pungkas Bung Edi.</p>
<p>Selanjutnya, Prof Dr. Ir. M. Bisri MS. yang menjadi narasumber menyampaikan beberapa masalah yang mengakibatkan banjir di kota Malang, diantaranya kurang pintu masuknya air masuk ke saluran (inlek) dan saluran penangkapan air (grill).</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-104510" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200120-WA0074-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200120-WA0074-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200120-WA0074-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200120-WA0074-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200120-WA0074-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200120-WA0074-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200120-WA0074-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>“Kelemahan kita adalah kurang inlek, kurang pintu masuk, kedua grill nya kurang banyak, di depan gang saya banyak yang peyok-peyok dan tertutup sampah jadi airnya gak bisa masuk, saya yakin kok malang ini sebetulnya gak begitu banjir kalau itu bisa lancar” pungkasnya.</p>
<p>Prof Bisri yang juga menjadi Ketua Tim Pertimbangan Percepatan Pembangunan Daerah Kota Malang juga menjelaskan mengenai ilmu dasar banjir dan genangan. Menurutnya, secara konsep saluran drainase dengan saluran irigasi tidak bisa digabung. Hal ini lantaran saluran irigasi merupakan saluran pembawa air dari besar menjadi kecil sedangkan saluran drainase idealnya dari saluran pengumpul air dari kecil menjadi besar. Akan tetapi, kenyataannya di lapangan tidak demikian. Ia pun membahas mengenai peta drainase dan sumur injeksi dari kelurahan Penanggungan. Ia mengkritisi peta tersebut dengan detail serta memberikan arahan untuk membagi saluran menjadi 3, yaitu saluran primer, tersier dan sekunder serta mendata titik saluran sumur injeksinya.<strong> (*yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">104509</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Road Show, Wawali Sofyan Edi,  Pesankan Kedisplinan hingga Ketepatan Program</title>
		<link>https://memontum.com/road-show-wawali-sofyan-edi-pesankan-kedisplinan-hingga-ketepatan-program</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jan 2020 12:55:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[GASS]]></category>
		<category><![CDATA[rakor]]></category>
		<category><![CDATA[wawali kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/103593-road-show-wawali-sofyan-edi-pesankan-kedisplinan-hingga-ketepatan-program</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rakor pertama di 2020, aspek kedisplinan menjadi stressing dari pasangan Walikota Malang Sutiaji dan Wakil Walikota Malang Sofyan Edi Jarwoko (6/1/2020). &#8220;Keberhasilan program pembangunan semuanya bertumpu pada aspek kedisiplinan, &#8221; tegas Sutiaji kepada Pimpinan Perangkat Daerah, Camat dan Lurah se kota Malang, pada rakor yang digelar di ruang sidang Balaikota Pemkot [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Rakor pertama di 2020, aspek kedisplinan menjadi stressing dari pasangan Walikota Malang Sutiaji dan Wakil Walikota Malang Sofyan Edi Jarwoko (6/1/2020). &#8220;Keberhasilan program pembangunan semuanya bertumpu pada aspek kedisiplinan, &#8221; tegas Sutiaji kepada Pimpinan Perangkat Daerah, Camat dan Lurah se kota Malang, pada rakor yang digelar di ruang sidang Balaikota Pemkot Malang.</p>
<p>&#8220;Disiplin waktu, disiplin anggaran, disiplin perencanaan dan pelaksanaan program kegiatan menjadi kata kunci dari semuanya. Maka ini saya minta jadi perhatian khusus semuanya, dan saya minta Pak Wawali untuk ikut mengawal aspek kedisiplinan tersebut, &#8221; ujar Pak Aji, demikian alumnus IAIN malang tersebut akrab disapa.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-103594" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200107-WA0087-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200107-WA0087-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200107-WA0087-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200107-WA0087-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200107-WA0087-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Merespon apa yang dipesankan Walikota Sutiaji, langkah pro aktif di lakukan Wawali Sofyan Edi Jarwoko, usai rakor digelar. Apa saja? Itu terpotret pada rangkai giat selama 2 (dua) hari berjalan (6/1 &#8211; 7/1/2020).</p>
<p>Pertama melakukan monitoring Proyek Exit Tol Madyopuro. Usai rakor dan menerima tamu kedinasan, Wawali Sofyan Edi Jarwoko melakukan peninjauan ke proyek exit tol Madyopuro. &#8220;Saya sempatkan tengok, karena terinformasi antara Januari &#8211; Pebruari 2020, pengerjaan exit tol Madyopuro tuntas dikerjakan,&#8221; info Sofyan Edi disela-sela giat monitoring dengan didampingi Kabag Humas Pemkot Malang, Widianto.</p>
<p>Rombongan langsung mendatangi titik exit (6/1/2020), Bung Edi, demikian Wawali akrab disapa, disambut Camat Kedungkandang, Lurah Madyopuro dan Perwakilan dari PT PP selaku pelaksana proyek pembangunan tol MAPAN (Malang &#8211; Pandaan), M Jazuli.</p>
<p>Kepada Wawali Edi Jarwoko, pihak PT PP menginformasikan akhir Januari menjadi target penuntasan pengerjaan exit tol Madyopuro.</p>
<p>&#8220;Ini sudah memasuki tahapan tahapan finishing serta pembenahan dan penataan utilitas yang ada, seperti aspek penerangan,&#8221; ujar Jazuli.</p>
<p>Ditambahkan oleh pihak PP, bahwa area 200 meter ke kanan (arah utara menuju Sekarpuro) dan 200 meter ke kiri (arah selatan menuju ki ageng gribig) exit tol madyopuro (pada sisi timur jalan) menjadi kewajiban PP /Jasa Marga untuk membangun dan menatanya.</p>
<p>Monitoring kedua adalah ke Pasar Comboran Timur. Time line menjadi salah satu poin yang ditekankan Walikota Sutiaji pada rakor awal 2020. Dan itu ditindaklanjuti Wawali Sofyan Edi dengan melakukan peninjauan ke lokasi Pasar Comboran Timur (7/1/2020). Pasar yang akan menampung 336 pedagang (PKL) besi, direncanakan efektif dilaksanakan pemindahan masuk ke dalam pasar pada tanggal 23 Januari 2020.</p>
<p>&#8220;Monitoring dan kehadiran saya ditempat ini untuk memberikan dorongan, support terkait kesiapan masuknya pedagang ke dalam pasar Comboran Timur. Yang ke dua untuk memastikan semuanya telah disiapkan dengan baik,&#8221; ungkap Bung Edi yang didampingi Kadis Perindagkop Kota Malang, Wahyu Setianto. Ditambahkan oleh Wawali Edi Jarwoko, beberapa hal yang jadi catatan minor dan optimis bisa diperbaiki segera antara lain terkait utility penunjang seperti kran air pada kamar mandi dan memastikan aliran air (hujan) bergerak dengan baik ke dalam saluran maupun bak resapan.</p>
<p>Sementara Wahyu Setianto, Kadis Perindagkop, pedagang (PKL) barang barang besi (loakan) yang akan masuk ke dalam pasar Comboran Timur meliputi pedagang (PKL) yang ada pada penampungan sementara di koridor jalan Kyai Tamin (depan SMA petra), Jalan Halmahera (depan kantor Pegadaian) dan jalan Sartono.</p>
<p>Ketiga melakukan Sidak ke kantor DPUPR Perkim. Menyelaraskan program Dinas PUPR Perkim dengan wilayah (kecamatan dan kelurahan) menjadi salah satu perhatian Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, pada saat melakukan kunjungan ke perkantoran di kawasan jalan Bingkil tersebut (7/1/2020).</p>
<p>&#8220;SDM unggul menjadi perhatian Pak Walikota Sutiaji bersama saya,&#8221; ujar Bung Edi dihadapan Kadis PUPR Perkim, Hadi Santoso dan 5 (lima) Camat yang bertepatan diundang rapat oleh DPUPR perkim Kota Malang.</p>
<p>&#8220;SDM unggul itu terpotret pada aspek kesehatan, pendidikan, termasuk infrastruktur yang mampu menopang penguatan SDM unggul. Langkah keselarasan program ini (program kegiatan DPUPR Perkim dengan kegiatan wilayah, red), saya apresiasi sebagai wujud upayanya, dan saya pesankan program fisik penting kita kawal dengan baik tapi program non fisik tolong diperhatikan pula, &#8221; imbuh alumni Universitas Merdeka Malang tersebut, yang juga asli arek Malang ini.</p>
<p>Kehadiran saya bagian dari tindak lanjut dari penekanan Bapak Walikota Malang terkait aspek kedisiplinan. Dan, pada rakor Pak Wali juga menitipkan kepada kami untuk ikut mengawal penegakan disiplin tersebut. Maka monitoring yang saya lakukan bagian dari itu,&#8221; ujar Sofyan Edi.</p>
<p>Sementara, Soni, demikian kadis PUPR Perkim kota Malang akrab disapa, menginformasikan PUPR Perkim telah menyusub Peta Drainase Kota yang sebarannya hingga tingkat kelurahan. &#8220;Dari titik tersebut kelurahan melalui masing masing Camat, diharap mampu mendeteksi secara cermat titik genangan air dan melakukan langkah tindak preventifnya. Yang sederhana bila ditemukan titik genangan, maka pada titik tersebut dibuatkan lubang lubang resapan atau biopori,&#8221; ujar Soni.</p>
<p>Sasaran sidak keempat adalah Kantor Satpol PP. Ini karena akan dibangunnya perkantoran terpadu di kawasan halaman belakang Balaikota. Maka untuk sementara waktu kantor Satpol PP Kota Malang dipindahkan. Ada 2 bangunan yang untuk sementara waktu digunakan kantor Satpol PP, yakni ruangan eks Disperkim di jalan Bingkil dan eks kantor Dinas Koperasi di jalan Panji Suroso.</p>
<p>Proses pindah sementara yang sudah berlangsung mulai Jumat 3 Januari 2020, juga menjadi perhatian Wawali Sofyan Edi untuk ditinjau. &#8220;Hari ini (Selasa, 7/1/2020), saya cek ternyata juga masih berlangsung. Wajar karena memang berkas, mebelair hingga personilnya juga banyak. Maka kehadiran saya juga untuk memberikan support, &#8220;ungkap Bung Edi.</p>
<p>Ditambahkan pula oleh pria ramah ini, selain memastikan proses pindah sementara berjalan lancar dan tak ada kendala, Wawali Edi juga menekankan program yang digelorakan Walikota Sutiaji yang harus disukseskan ASN kota Malang sekaligus mampu jadi panutan, yakni program Gerbu (Gerakan Seribu Rupiah) dan Gerakan Air Minum non kemasan plastik.</p>
<p>Road show sidak Wawali Edi Jarwoko, berujung dan dituntaskan di kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang (7/1/2020). Disambut langsung oleh Kepala DLH, Rinawati dan Kabid Kebersihan Joao Carvalho, Wawali Edi mendorong DLH Kota Malang untuk tiada henti menghidupkan Gerakan Masyarakat Hidup Bersih dan Sehat.</p>
<p>&#8220;Tim DLH sudah sangat pro aktif. Tapi pasti ada keterbatasan-keterbatasan, baik dari sisi jumlah personil dibandingkan luasan wilayah maupun dari aspek keterbatasan fisik manusia. Maka itu semua harus ditopang dengan Germas,&#8221; pesan Bung Edi.</p>
<p>Sementara Rinawati, Kadis LH, juga menginfokan langkah-langkah lanjutan terkait Gerakan Angkut Sampah dan Sedimen (GASS). Diantaranya rencana pembuatan tampungan-tampungan air di kawasan bantaran sungai serta taman-taman kota. Di ujung sidaknya, Bung Edi kembali menitipkan dukungan program Gerbu dan air minum non kemasan plastik serta kedisiplinan kepada jajaran DLH Kota Malang.<strong> (*yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">103593</post-id>	</item>
		<item>
		<title>&#8216;Pesta&#8217; Tahun Baru 2020 Tinggalkan Sampah 5 Ton di Jalanan Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/pesta-tahun-baru-2020-tinggalkan-sampah-5-ton-di-jalanan-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jan 2020 10:48:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[GASS]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Baru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/103124-pesta-tahun-baru-2020-tinggalkan-sampah-5-ton-di-jalanan-kota-malang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Mengiringi pergantian tahun 2019-2020, diantara suka cita dan kegembiraan warga yang meluangkan waktu untuk beraktifitas di luar, bersamaan itu pula tumpukan sampah memenuhi jalan kota Malang. &#8220;Pesta&#8221; itu tak lagi memunculkan pemikiran atas dampak lingkungan atau akan menjadi beban bagi orang lain. &#8220;Faktanya begitu, seakan menjadi tradisi. Meskipun kita sangat berharap, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Mengiringi pergantian tahun 2019-2020, diantara suka cita dan kegembiraan warga yang meluangkan waktu untuk beraktifitas di luar, bersamaan itu pula tumpukan sampah memenuhi jalan kota Malang. &#8220;Pesta&#8221; itu tak lagi memunculkan pemikiran atas dampak lingkungan atau akan menjadi beban bagi orang lain.</p>
<p>&#8220;Faktanya begitu, seakan menjadi tradisi. Meskipun kita sangat berharap, seyogyanya ungkapan gembira tetap memperhatikan dampaknya pada lingkungan. Karenanya, di malam tahun baru dan pascanya, kita tugaskan dan luncurkan tim gerak cepat kebersihan,&#8221; ujar Rinawati, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-103125" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/Pesta-Tahun-Baru-2020-Tinggalkan-Sampah-5-Ton-di-Jalanan-Kota-Malang.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="'Pesta' Tahun Baru 2020 Tinggalkan Sampah 5 Ton di Jalanan Kota Malang" width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/Pesta-Tahun-Baru-2020-Tinggalkan-Sampah-5-Ton-di-Jalanan-Kota-Malang.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/Pesta-Tahun-Baru-2020-Tinggalkan-Sampah-5-Ton-di-Jalanan-Kota-Malang.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/Pesta-Tahun-Baru-2020-Tinggalkan-Sampah-5-Ton-di-Jalanan-Kota-Malang.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/Pesta-Tahun-Baru-2020-Tinggalkan-Sampah-5-Ton-di-Jalanan-Kota-Malang.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/Pesta-Tahun-Baru-2020-Tinggalkan-Sampah-5-Ton-di-Jalanan-Kota-Malang.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Beberapa titik sasaran di wilayah Kota Malang yang ditarget Tim Gerak Cepat DLH, antara lain jalan Ijen, depan Balaikota, jalan Trunojoyo dan kawasan alun-alun Merdeka.<br />
Diinfokan perempuan berkaca mata tersebut, Tim yang dikawal Kepala Bidang Kebersihan, Joao MGD Carvalho, meliputi pasukan penyapu jalan sebanyak 20 personil dan sopir armada 5 personil, dengan ditopang minidamp 1 unit, Roadsweper dan Compaktor 1 unit.</p>
<p>Hasilnya tidak kurang dari 5 ton sampah diangkut TGC DLH kota Malang. Sementara, Sutiaji Walikota Malang menegaskan masalah sampah memang lebih karena faktor perilaku.</p>
<p>&#8220;Oleh karenanya dilaunchingnya Gerakan Angkut Sampah dan Sedimen (GASS), sesungguhnya goal utamanya adalah membangun perilaku dan budaya bersih serta tertib membuang sampah pada tempatnya,&#8221; tegas Sutiaji. <strong>(*yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">103124</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Walikota Malang Launching GASS, Wujud Nyata Peduli Lingkungan</title>
		<link>https://memontum.com/walikota-malang-launching-gass-wujud-nyata-peduli-lingkungan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Dec 2019 14:50:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[GASS]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/102928-walikota-malang-launching-gass-wujud-nyata-peduli-lingkungan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Walikota Malang, H Sutiaji didampingi Wakil Walikota Malang dan Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK Kota Malang dan Wakil Ketua I TP PKK Kota Malang beserta seluruh ASN di lingkungan Pemkot Malang telah meluncurkan program Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen (GASS), Jumat (27/12/2019). Acara tersebut digelar di Jalan Panggung dengan pelaksanaan apel [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Walikota Malang, H Sutiaji didampingi Wakil Walikota Malang dan Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK Kota Malang dan Wakil Ketua I TP PKK Kota Malang beserta seluruh ASN di lingkungan Pemkot Malang telah meluncurkan program Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen (GASS), Jumat (27/12/2019). Acara tersebut digelar di Jalan Panggung dengan pelaksanaan apel pagi terlebih dahulu lalu dilanjutkan kerja bakti bersama.</p>
<p>GASS yang diikuti oleh ribuan orang ini tak hanya melibatkan aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Malang dan warga saja. Anggota TNI, warga perguruan tinggi, hingga kalangan perbankan juga ikut serta membersihkan drainase dari sampah dan sedimen.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-102931" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191227-WA0150-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191227-WA0150-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191227-WA0150-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191227-WA0150-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191227-WA0150-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191227-WA0150-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191227-WA0150-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>5 titik lokasi yang menjadi tempat pelaksanaan kerja bakti adalah di wilayah jalan Panggung, Taman Gayam, Jalan Raya Langsep, Jalan S. Parman dan Jembatan Pasar Gadang.</p>
<p>Menurut Sutiaji, gerakan ini merupakan wujud kepedulian kita pada lingkungan, khususnya dalam rangka membentuk kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya. &#8220;Karena selama ini di sungai maupun di gorong-gorong seringkali kita temukan tumpukan sampah yang menghambat aliran air,&#8221; ujarnya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-102930" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191227-WA0165-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191227-WA0165-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191227-WA0165-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191227-WA0165-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191227-WA0165-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191227-WA0165-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191227-WA0165-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Sampah dan sedimen yang ada di aliran sungai, lanjutnya harus kita angkat agar normalisasi sungai dapat dilakukan; mengingat saat ini curah hujan semakin tinggi jadi kemungkinan untuk terjadi banjir juga besar.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, Walikota Sutiaji juga menyampaikan bahwa terhitung mulai hari ini, ia melarang penggunaan air mineral berkemasan di seluruh instansi yang ada di Kota Malang.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-102929" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191227-WA0177-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191227-WA0177-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191227-WA0177-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191227-WA0177-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191227-WA0177-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191227-WA0177-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191227-WA0177-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Kami akan memulainya di lingkungan Pemkot Malang, jika sampai ada yg masih menggunakan air mineral berkemasan maka akan diberi sanksi. Kita harus mulai membiasakan diri menggunakan tumbler,&#8221; tandasnya. <strong>(*yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102928</post-id>	</item>
		<item>
		<title>H-3 GASS, Pemkot Malang Genjot Aksi Bersih-Bersih</title>
		<link>https://memontum.com/h-3-gass-pemkot-malang-genjot-aksi-bersih-bersih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Dec 2019 02:25:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[DPUPR Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[GASS]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/102737-h-3-gass-pemkot-malang-genjot-aksi-bersih-bersih</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; H-3 pelaksanaan Gerakan Angkut Sampah dan Sedimen (GASS), Pemkot Malang gencar melakukan &#8220;pemanasan&#8221;. &#8220;Ya hanya istilah saja kata pemanasan itu. Sesungguhnya langkah itu senantiasa kita lakukan. Kita merespon kondisi lapangan yang memang harus ditangani segera. Cuma khusus berkaitan dengan GASS, saya perintahkan secara masif untuk edukasi dan sosialisasinya, termasuk dalam aksi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; H-3 pelaksanaan Gerakan Angkut Sampah dan Sedimen (GASS), Pemkot Malang gencar melakukan &#8220;pemanasan&#8221;. &#8220;Ya hanya istilah saja kata pemanasan itu. Sesungguhnya langkah itu senantiasa kita lakukan. Kita merespon kondisi lapangan yang memang harus ditangani segera. Cuma khusus berkaitan dengan GASS, saya perintahkan secara masif untuk edukasi dan sosialisasinya, termasuk dalam aksi di lapangan,&#8221; ujar Sutiaji, Walikota Malang menanggapi aksi tim sigap DPUPR yang melakukan normalisasi aliran air di bawah jembatan Kedawung, Senin (23/12/2019).</p>
<p>Seperti yang diperkirakan, tim satgas mendapatkan bermacam tumpukan sampah tersangkut di kabel fiber optic yang melintang di bawah jembatan.</p>
<p>&#8220;Tentu bukan kabel fiber itu yang jadi masalah, tapi sampah memang tidak seharusnya berada di aliran air. Sehingga sampah yang tersangkut menjadikan gangguan air mengalir,&#8221; urai Sutiaji, didampingi Kepala DPUPR, Hadi Santoso usai rakor Senin yang digelar di ruang sidang Balaikota Malang.</p>
<p>Sementara rakor yang dipimpin secara langsung oleh Walikota Malang dan didampingi Wawali Sofyan Edi Jarwoko ini, juga secara khusus membahas kesiapan masing masing Perangkat Daerah dalam pelaksanaan GASS.</p>
<p>Akan ada 5 (lima) titik konsentrasi / lokasi yang menandai gerakan bersama perang lawan sampah tersebut. Meliputi, titik pertama berlokasi di Oro Oro Dowo (kawasan anak sungai Brantas) dan kawasan sekitar perempatan jalan Bandung sampai dengan jembatan jalan Buring.</p>
<p>Titik 2 berlokasi di saluran terbuka jalan Letjen S. Parman, titik 3 di kawasan sekitar pasar Gadang (target drainase), titik 4 berlokasi di terusan Dieng dan raya langsep serta titik ke 5 mengambil sasaran di simpang Gajayana (Sardo) dan jalan Candi II (klaseman).</p>
<p>GASS sendiri akan dilaunching pada Jumat 27 Desember 2019 dengan pelibatan ASN, kalangan perguruan tinggi, TNI, Polri, para pelaku usaha dan elemen serta komunitas masyarakat kota Malang.<strong>(*yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102737</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kenalkan dan Awali GASS,  Tim Satgas DPUPR Angkut Limbah Ayam di Simpang Sucipto</title>
		<link>https://memontum.com/kenalkan-dan-awali-gass-tim-satgas-dpupr-angkut-limbah-ayam-di-simpang-sucipto</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Dec 2019 08:44:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[DPUPR Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[GASS]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/102630-kenalkan-dan-awali-gass-tim-satgas-dpupr-angkut-limbah-ayam-di-simpang-sucipto</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Perangi sampah, budayakan hidup bersih dan tertib. Menjadi slogan utama dari rencana Gerakan Angkut Sampah dan Sedimen (GASS) yang rencana akan dilaunching Walikota Malang Sutiaji pada jumat 27 Desember 2019 mendatang. Mengawali gerakan sekaligus bagian dari edukasi secara berkelanjutan tim satgas DPUPR kota Malang menyisir kawasan jalan LA. sucipto dengan sasaran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Perangi sampah, budayakan hidup bersih dan tertib. Menjadi slogan utama dari rencana Gerakan Angkut Sampah dan Sedimen (GASS) yang rencana akan dilaunching Walikota Malang Sutiaji pada jumat 27 Desember 2019 mendatang.</p>
<p>Mengawali gerakan sekaligus bagian dari edukasi secara berkelanjutan tim satgas DPUPR kota Malang menyisir kawasan jalan LA. sucipto dengan sasaran normalisasi saluran air.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2982" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/10/Untitled-1-copy-3.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="444" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Mulai tadi pagi (20/12/2019), rekan rekan bergerak karena menengarai dan mengidentifikasi adanya gangguan saluran air dan kenyataannya adalah tumpukan sampah, &#8220;ungkap prihatin Kepala DPUPR kota Malang, Hadi Santoso.</p>
<p>Diinformasikan oleh pria penghobby bersepeda ini, beberapa sampah yang ditemukan dan diangkut petugas saat menyisir Jl.Simpang LA.Sucipto, antara lain limbah bangkai 8 (delapan) ayam besar dan imbah foam plastik.<br />
Walikota Sutiaji pada kesempatan berbeda, juga mengaku masgul dan &#8220;geregetan&#8221;, atas masih saja ditemukan tumpukan tumpukan sampah di saluran air.</p>
<p>&#8220;Saya fikir sudah tak terhitung kita berikan sosialisasi dan publikasi terkait hal itu. Tapi masih saja kita temukan perilaku yang tak bijak seperti itu. Bahkan yang mengherankan, kemarin juga kita dapatkan ternak mati (sapi) yang dibuang atau terbuang ke aliran sungai. Jadi betapa runyamnya masalah ini. Jadi Gerakan Angkut Sampah dan Sedimen (GASS), saya harap jadi momentum bersama untuk membangun budaya bersih, bijak terhadap lingkungan dan tertib. Tentu agar gerakan ini menjadi energi yang masive, saya himbau agar nanti menjadi hal yang bersifat rutin, menjadi satu habbit (budaya) dan seiring itu akan kita kuatkan dengan sanksi tegas bagi mereka mereka yang berbuat tak bijak pada lingkungan, &#8221; tegas Pak Aji, demikian Walikota Malang akrab disapa.</p>
<p>GASS sendiri akan digerakkan secara serentak di 5 (lima) penjuru wilayah kecamatan di kota Malang, dengan melibatkan seluas dan sebanyak mungkin elemen yang ada di kota Malang.<strong>(*yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102630</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
