<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>gebyar &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/gebyar/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Dec 2025 05:40:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>gebyar &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Gebyar Sadar Pajak 2025, Pemkot Malang Dorong Kepatuhan Pajak untuk Dukung Program RT Berkelas</title>
		<link>https://memontum.com/gebyar-sadar-pajak-2025-pemkot-malang-dorong-kepatuhan-pajak-untuk-dukung-program-rt-berkelas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2025 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[berkelas]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[dukung]]></category>
		<category><![CDATA[gebyar]]></category>
		<category><![CDATA[kepatuhan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228860</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang menggelar Gebyar Sadar Pajak (GSP) Tahun 2025, di Gedung Malang Creative Center (MCC) Kota Malang, Kamis (18/12/2025) tadi. Kegiatan tersebut, dihadiri langsung Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, didampingi Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin dan Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso. Wali Kota Wahyu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang menggelar Gebyar Sadar Pajak (GSP) Tahun 2025, di Gedung Malang Creative Center (MCC) Kota Malang, Kamis (18/12/2025) tadi. Kegiatan tersebut, dihadiri langsung Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, didampingi Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin dan Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso.</p>



<p>Wali Kota Wahyu menyampaikan bahwa GSP Tahun 2025 merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah daerah untuk membangun kesadaran, pemahaman dan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Karenanya, dirinya mengapresiasi masyarakat, khususnya para wajib pajak, yang telah patuh membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta pajak daerah lainnya tepat waktu.</p>



<p>“Partisipasi masyarakat dalam membayar pajak merupakan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Malang. Pajak yang dibayarkan, akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan peningkatan pelayanan publik,” ujar Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Tidak hanya itu, Wali Kota Wahyu juga memberikan apresiasi pada beberapa kelurahan yang mampu melampaui target PBB, seperti Kelurahan Klojen yang mencapai 120 persen, serta beberapa kelurahan lain di atas 100 persen. Walaupun masih ditemukan sejumlah kelurahan yang masih belum memenuhi target.</p>



<p>&#8220;Tentu ini juga menjadi catatan serius bagi saya dan Mas Wakil Wali Kota. Tahun lalu jumlah kelurahan lunas lebih banyak. Sekarang justru turun. Ini harus dipertanyakan kinerja camat dan lurah. Karena ini bukan hal yang main-main. Pajak dan retribusi adalah fondasi utama pembangunan daerah,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya bahwa optimalisasi pajak daerah menjadi kunci keberlanjutan berbagai program prioritas Pemkot Malang, termasuk program RT Berkelas sebesar Rp 50 juta per RT. Program tersebut, tentunya bersumber dari pajak yang dibayarkan masyarakat dan harus benar-benar dirasakan manfaatnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Rp 50 juta per RT itu uang besar. Harus berbasis perencanaan, bukan sekadar menggugurkan kewajiban. OPD wajib mendampingi agar program ini benar-benar terwujud dan tepat sasaran,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Bapenda Kota Malang Handi Priyanto, menjelaskan bahwa Gebyar Sadar Pajak bertujuan meningkatkan penerimaan pajak daerah, termasuk PBB, pajak hotel dan restoran, serta opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).</p>



<p>“Pengundian Gebyar Sadar Pajak mencakup wajib pajak PBB yang telah lunas, wajib pajak kendaraan bermotor, serta konsumen hotel dan restoran yang telah terintegrasi dengan alat perekam pajak online atau e-tax,” jelas Handi.</p>



<p>Selain pengundian hadiah, Pemkot Malang juga memberikan penghargaan kepada kecamatan dan kelurahan terbaik yang mencapai 100 persen pelunasan PBB tahun 2025. Pemberian penghargaan tersebut diharapkan menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi seluruh wilayah untuk meningkatkan kepatuhan pajak.</p>



<p>&#8220;Mudah-mudahan ke depan di tahun 2026 semua kelurahan lunas, apalagi program dari Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota yaitu RT Berkelas Rp 50 juta per RT, salah satunya dibiayai dari pajak yang dibayarkan oleh warga Kota Malang,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, dalam rangka meningkatkan potensi pendapatan pajak daerah, Bapenda Kota Malang juga terus melakukan inovasi melalui pengembangan dan penerapan Aplikasi Persada, yakni aplikasi pajak online untuk restoran dan subjek pajak daerah lainnya. &#8220;Hingga saat ini aplikasi Persada telat terpasang di lebih dari 1.000 unit usaha di Kota Malang. Aplikasi ini menjadi solusi digital untuk memonitor transaksi secara real-time,&#8221; imbuh Handi. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228860</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gebyar Panutan Pajak Daerah 2025, Bupati Pasuruan Sampaikan Apresiasi untuk Wajib Pajak Teladan</title>
		<link>https://memontum.com/gebyar-panutan-pajak-daerah-2025-bupati-pasuruan-sampaikan-apresiasi-untuk-wajib-pajak-teladan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Sep 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[gebyar]]></category>
		<category><![CDATA[panutan]]></category>
		<category><![CDATA[sampaikan]]></category>
		<category><![CDATA[teladan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226314</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah tertib membayar pajak. Ucapan terima kasih tersebut, disampaikan Mas Bupati Rusdi-sapaan bupati, saat menghadiri Gebyar Panutan Pajak Daerah tahun 2025, di Taman Candra Wilwatikta Pandaan, Sabtu (27/09/2025) tadi. “Terima kasih banyak kepada semua wajib pajak yang telah melaksanakan kewajibannya. Mulai dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah tertib membayar pajak. Ucapan terima kasih tersebut, disampaikan Mas Bupati Rusdi-sapaan bupati, saat menghadiri Gebyar Panutan Pajak Daerah tahun 2025, di Taman Candra Wilwatikta Pandaan, Sabtu (27/09/2025) tadi.</p>



<p>“Terima kasih banyak kepada semua wajib pajak yang telah melaksanakan kewajibannya. Mulai dari desa-desa yang taat bayar PBB P2, sampai para perusahaan sebagai wajib pajak teladan,” katanya.</p>



<p>Diketahui, ada sebanyak 24 desa di Kabupaten Pasuruan diundang khusus dalam Gebyar Panutan Pajak Daerah 2025. Desa-desa tersebut, menjadi yang tercepat dalam pelunasan PBB P2 tepat waktu dan berhak mendapatkan penghargaan dari Pemkab Pasuruan. Selain itu, ada belasan perusahaan sebagai wajib pajak teladan, juga menerima apresiasi khusus dari Bupati Rusdi Sutejo.</p>



<p>Bupati Rusdi mengatakan, bahwa desa yang tertib membayar pajak akan mendapatkan tambahan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari pemerintah daerah. Tidak lupa, dirinya juga berharap agar contoh baik yang telah diterapkan perusahaan tertib bayar pajak, dapat diikuti oleh perusahaan-perusahaan lainnya.</p>



<p>&#8220;Kepada perusahaan sebagai wajib pajak teladan, semoga dapat ditiru oleh perusahaan lainnya,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga mengapresiasi, khusus kepada DPRD Kabupaten Pasuruan, yang selalu mendukung program pembangunan. “Saya sampaikan terima kasih atas dukungan dan support dari anggota DPRD Kabupaten Pasuruan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Plt Kepala BPKPD Kabupaten Pasuruan, Yuswianto, menyebutkan bahwa tujuan pelaksanaan Gebyar Panutan Pajak Daerah Tahun 2025, tidak lain untuk memberikan penghargaan kepada para wajib pajak teladan yang konsisten menunaikan kewajibannya. Sehingga, bisa menjadi panutan bagi masyarakat lainnya.</p>



<p>Kegiatan ini, juga untuk mendorong partisipasi masyarakat dan pelaku usaha agar semakin patuh membayar pajak. Hal itu penting dilakukan, untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, perangkat teknis dan pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi mendukung pembangunan berkelanjutan.</p>



<p>“Dari kegiatan ini, diharapkan penghargaan yang diberikan dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi wajib pajak lainnya. Kesadaran masyarakat akan kewajiban pajak daerah juga semakin meningkat. Maka tingkat kepatuhan pajak terus tumbuh positif setiap tahun,” jelas Yuswianto.</p>



<p>Dirinya juga menambahkan, melalui peningkatan kepatuhan wajib pajak, kemandirian fiskal daerah diharapkan semakin terwujud dengan meningkatnya PAD. “Semoga penghargaan ini dapat memberikan semangat bagi kecamatan dan desa lain untuk mempercepat pelunasan PBB-P2 di wilayahnya masing-masing,” lanjutnya. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226314</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri Pelaksanaan Gebyar Pembauran Kebangsaan, Wali Kota Malang Ingatkan Persatuan dan Hubungan Antar Suku</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-pelaksanaan-gebyar-pembauran-kebangsaan-wali-kota-malang-ingatkan-persatuan-dan-hubungan-antar-suku</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Aug 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[gebyar]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[kebangsaan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelaksanaan]]></category>
		<category><![CDATA[pembauran]]></category>
		<category><![CDATA[persatuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225341</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Malang menggelar Gebyar Pembauran Kebangsaan di Malang Town Square (Matos), Sabtu (23/08/2025) tadi. Kegiatan ini digelar, dalam rangkaian Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus memperkuat semangat kebhinekaan dan persatuan antar suku di Kota Malang. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, yang hadir langsung dalam pelaksanaan itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Malang menggelar Gebyar Pembauran Kebangsaan di Malang Town Square (Matos), Sabtu (23/08/2025) tadi. Kegiatan ini digelar, dalam rangkaian Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus memperkuat semangat kebhinekaan dan persatuan antar suku di Kota Malang.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, yang hadir langsung dalam pelaksanaan itu mengapresiasi peran FPK dalam menyatukan keberagaman suku dan budaya melalui kegiatan. Karenanya, momentum ini sangat pas karena bertepatan dengan rangkaian perayaan kemerdekaan.</p>



<p>“Forum Pembauran Kebangsaan ini sangat penting, apalagi dalam rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Seperti yang dilakukan Pak Presiden dengan mengenakan wastra nusantara, di sini pun kita mengenakan wastra nusantara asli dari suku-suku di Kota Malang,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Dirinya berharap, bahwa kegiatan seperti ini semakin mempererat hubungan antar suku di tengah keberagaman. “Dengan kegiatan seperti ini, kita berharap bisa menyatukan dan memperkuat hubungan antarsuku. Kita tahu NKRI adalah satu. Jangan sampai ada kejadian seperti di luar negeri, negara-negara yang terpecah. Kita harus tetap kompak,” tegasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kesempatan ini, Wali Kota Wahyu mengingatkan masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu-isu yang memecah belah, terutama di media sosial. “Sekarang banyak media yang tidak bertanggung jawab, menyerang kita dengan isu suku, ras dan agama. Tapi kita harus tetap satu, karena kita punya satu kedaulatan, satu keinginan untuk menjaga NKRI,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua FPK Kota Malang, Ahmad Fuad Rahman, mengajak seluruh masyarakat untuk bersyukur atas keutuhan NKRI yang tetap terjaga meskipun dihuni oleh berbagai suku dan budaya. “Puji syukur kepada Allah SWT karena hari ini kita bisa merayakan Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggunakan kekayaan Indonesia, yaitu adat, istilah, dan budaya yang beraneka ragam. Ini patut kita syukuri, karena Indonesia masih bisa mempertahankan kemerdekaan dan negaranya,” ungkapnya.</p>



<p>Lebih lanjut Fuad menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Malang yang telah melantik kepengurusan FPK pada bulan lalu. Dirinya juga menekankan, bahwa FPK merupakan wadah komunikasi antar suku yang ada di Kota Malang.</p>



<p>“Kami ingin menjadikan Kota Malang benar-benar sebagai rumah kita bersama, rumah bagi semua golongan. Insyaallah kami akan bersungguh-sungguh mengawal Bapak Wali Kota agar Kota Malang menjadi kota berkelas,” tambahnya.</p>



<p>Suasana acara pun semakin meriah, dengan kehadiran peserta dari berbagai suku di Indonesia yang mengenakan busana adat khas daerah masing-masing. Berbagai kesenian tradisional, seperti tarian, musik daerah, dan atraksi budaya, ditampilkan secara bergantian, menampilkan keindahan wastra nusantara yang memikat. <strong>(kom/mlg/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225341</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Eksplorasi Minat Bakat Pendidik dan Anak, Bupati Lamongan Buka Gebyar PAUD 2025</title>
		<link>https://memontum.com/eksplorasi-minat-bakat-pendidik-dan-anak-bupati-lamongan-buka-gebyar-paud-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jun 2025 03:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[eksplorasi]]></category>
		<category><![CDATA[gebyar]]></category>
		<category><![CDATA[pendidik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223354</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, membuka pelaksanaan Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Alun-Alun Lamongan, Selasa (24/06/2025) tadi. Agenda kegiatan rutin tahunan itu, bertujuan untuk menciptakan layanan PAUD berkualitas dan mengeksplorasi minat bakat pendidik dan anak didik sekaligus. Selain itu, juga sebagai momen untuk mencanangkan Program Wajib Belajar (Wajar) 13 belas tahun. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, membuka pelaksanaan Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Alun-Alun Lamongan, Selasa (24/06/2025) tadi. Agenda kegiatan rutin tahunan itu, bertujuan untuk menciptakan layanan PAUD berkualitas dan mengeksplorasi minat bakat pendidik dan anak didik sekaligus.</p>



<p>Selain itu, juga sebagai momen untuk mencanangkan Program Wajib Belajar (Wajar) 13 belas tahun. Dimana dimulai dari 1 tahun PAUD, 6 tahun SD/MI, 3 tahun SMP/MTs dan 3 tahun SMA/MA/SMK. Program yang dimulai pada tahun 2025, merupakan program yang diusung oleh pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.</p>



<p>&#8220;Apresiasi pada kegiatan Gebyar PAUD, yang menjadi agenda rutin tahunan ini memiliki peran penting pada pembentukan karakter anak sejak dini. Terlebih saat ini wajib belajar 13 tahun dimulai sejak PAUD,&#8221; kata Bupati Yuhronur.</p>



<p>Kabupaten Lamongan juga menjadi daerah dengan jumlah lembaga PAUD terbanyak, yakni 2.344 lembaga (lima besar lembaga PAUD terbanyak di Jawa Timur). Hal tersebut, memberikan dampak positif pada perkembangan anak dan masyarakat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Secara khusus, hal ini dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mempersiapkan anak untuk jenjang pendidikan selanjutnya, serta membantu menurunkan angka stunting. Sedangkan angka lama mengemban sekolah di Kabupaten Lamongan pada tahun 2024, menunjukkan peningkatan. Angka Harapan Lama Sekolah (HLS) di Lamongan mencapai 14,03, sedangkan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) penduduk berusia 25 tahun ke atas mencapai 8,34 tahun. Angka ini, menunjukkan bahwa penduduk Lamongan cenderung menempuh pendidikan lebih lama dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, pada momen yang mengusung tema &#8216;Membangun Sinergitas Sukseskan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan Wajib Belajar 13 Tahun&#8217; ini juga dicanangkan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat. Meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dan tidur cepat.</p>



<p>Gerakan tersebut, bertujuan membentuk generasi muda Indonesia yang memiliki karakter kuat, sehat, cerdas dan berdaya saing global, serta mampu berkontribusi positif bagi bangsa. Gebyar PAUD dimeriahkan oleh 2.500 peserta.</p>



<p>Menampilkan kreasi inovatif hingga rekreatif pembelajaran oleh pendidik, anak didik, hingga orang tua dari anak didik. Diharapkan dapat mengembangkan potensi, membangun rasa percaya diri dan mempererat hubungan antara anak didik, orang tua dan pendidik PAUD. <strong>(kom/son/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223354</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gebyar Hari Anak Nasional Tahun 2025, IGTKI Jember Libatkan Ribuan Murid TK dan Beragam Lomba</title>
		<link>https://memontum.com/gebyar-hari-anak-nasional-tahun-2025-igtki-jember-libatkan-ribuan-murid-tk-dan-beragam-lomba</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2025 05:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[beragam]]></category>
		<category><![CDATA[gebyar]]></category>
		<category><![CDATA[libatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223255</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember&#8211; Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Jember menggelar Gebyar Hari Anak Nasional ke-75 di Alun-Alun Jember, Senin (23/06/2025) tadi. Pelaksanaan kegiatan ini, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hak anak serta memberikan ruang ekspresi bagi anak-anak di Kabupaten Jember. Sementara rangkaian pelaksanaan kegiatan ini, diwarnai dengan tarian 7 kebiasaan anak Indonesia hebat, pentas seni [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong>&#8211; Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Jember menggelar Gebyar Hari Anak Nasional ke-75 di Alun-Alun Jember, Senin (23/06/2025) tadi.</p>



<p>Pelaksanaan kegiatan ini, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hak anak serta memberikan ruang ekspresi bagi anak-anak di Kabupaten Jember. Sementara rangkaian pelaksanaan kegiatan ini, diwarnai dengan tarian 7 kebiasaan anak Indonesia hebat, pentas seni anak oleh 4 ribu anak TK se-kabupaten Jember dan lomba mewarnai oleh 310 finalis anak TK, yang terpilih dari 27 ribu peserta.</p>



<p>Kepala IGTKI Kabupaten Jember, Endang Suprihatin, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan dimulai sejak April. Yaitu, dimulai dengan diskusi bersama Ning Bupati Jember terkait Program Sabun Cinta sebagai wujud kolaborasi antara TP PKK Kabupaten Jember dan IGTKI PGRI Jember.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Melalui workshop parenting bersama nara sumber Ning Ghyta, akan diselenggarakan Program Sabun Cinta (Sapa Bunda PAUD Cerita Ning Ghyta),&#8221; ungkap Endang.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Jember, Muhammad Fawait, dalam sambutannya memaknai bahwa Hari Anak Nasional sebagai semangat mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas. “Mulai dari usia dini, pendidikan menjadi salah satu fokus utama yang perlu ditingkatkan,” kata Bupati Fawait.</p>



<p>Menurutnya, pendidikan dan dasar ilmu yang paling utama adalah akhlaq. &#8220;Kemandirian dan ibadah menjadi kebutuhan yang perlu ditanamkan dari masa kecil. Harapannya dalam 5 tahun ke depan, kami bisa membawa dunia pendidikan di Kabupaten Jember berjaya kembali,” imbuhnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223255</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ribuan Siswa Raudhatul Athfal Tampilan Seni Kolosal di Gebyar Seni Gerak dan Lagu RA 2025</title>
		<link>https://memontum.com/ribuan-siswa-raudhatul-athfal-tampilan-seni-kolosal-di-gebyar-seni-gerak-dan-lagu-ra-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 May 2025 04:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[athfal]]></category>
		<category><![CDATA[gebyar]]></category>
		<category><![CDATA[kolosal]]></category>
		<category><![CDATA[raudhatul]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<category><![CDATA[tampilan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221933</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Ribuan siswa Raudhatul Athfal (RA) dari seluruh penjuru Kabupaten Lumajang memeriahkan Gebyar Seni Gerak dan Lagu RA 2025, atau sebuah perhelatan seni kolosal yang digelar di Stadion Semeru, Sabtu (10/05/2025) tadi. Kegiatan yang mengusung tema &#8216;Wujudkan Kreativitas Anak Sejak Dini&#8217; itu, digelar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025. Sementara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Ribuan siswa Raudhatul Athfal (RA) dari seluruh penjuru Kabupaten Lumajang memeriahkan Gebyar Seni Gerak dan Lagu RA 2025, atau sebuah perhelatan seni kolosal yang digelar di Stadion Semeru, Sabtu (10/05/2025) tadi. Kegiatan yang mengusung tema &#8216;Wujudkan Kreativitas Anak Sejak Dini&#8217; itu, digelar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025.</p>



<p>Sementara kegiatan ini, diikuti lebih dari 17 ribu peserta, yang terdiri dari guru, pembimbing, wali murid dan anak-anak RA se-Kabupaten Lumajang. Tak ayal, gelaran acara menjadikannya salah satu acara pendidikan usia dini terbesar di wilayah Lumajang.</p>



<p>Bupati Lumajang, Indah Amperawati, yang hadir bersama Bunda PAUD Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pendidik serta panitia dari IGRA Kabupaten Lumajang atas penyelenggaraan acara ini. &#8220;Terima kasih kepada IGRA yang telah menghadirkan wadah luar biasa bagi anak-anak kita untuk mengekspresikan diri melalui seni. Ini adalah bukti bahwa kreativitas bisa dimulai dari usia dini, dan Pemerintah Kabupaten Lumajang akan terus berkomitmen mendukung hal ini,” kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurutnya, kegiatan seperti ini bukan hanya ajang pertunjukan, tetapi juga bagian penting dalam menanamkan nilai-nilai karakter, budaya dan semangat kolaborasi pada anak-anak. “Dengan membina kreativitas sejak dini, kita sedang menyiapkan generasi masa depan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter dan jiwa seni yang kuat,” tambahnya.</p>



<p>Senada dengan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, Achmad Faisol Syaifullah, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pembinaan karakter pada anak-anak RA. “Lewat seni dan gerak, anak-anak belajar berani tampil, bekerjasama, dan mencintai budaya. Ini adalah dasar penting dalam membentuk generasi yang cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia,” ujarnya.</p>



<p>Acara ini juga menjadi ruang apresiasi bagi para guru RA, yang dengan penuh dedikasi mendampingi proses tumbuh kembang anak-anak. Semangat kebersamaan yang tercipta di tengah ribuan peserta, menjadi cermin bahwa pendidikan anak usia dini membutuhkan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, lembaga pendidikan, guru dan orang tua.</p>



<p>Gebyar Seni Gerak dan Lagu RA 2025 di Lumajang, ini menjadi bukti nyata bahwa seni dan pendidikan bisa berjalan seiring dalam membentuk generasi masa depan yang utuh berilmu, berbudaya dan berkarakter. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221933</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan UMKM, Wali Kota Malang Apresiasi Gebyar Kreativitas dan Bazar UMKM Kecamatan Lowokwaru</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-umkm-wali-kota-malang-apresiasi-gebyar-kreativitas-dan-bazar-umkm-kecamatan-lowokwaru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 May 2025 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[gebyar]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[kreativitas,]]></category>
		<category><![CDATA[lowokwaru]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221790</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, didampingi Ketua TP PKK Kota Malang, Hanik Andriani Wahyu Hidayat, menghadiri sekaligus membuka kegiatan Gebyar Kreativitas Anak, Lansia, Perempuan, Disabilitas dan Bazar UMKM yang diselenggarakan di sepanjang Jalan Cengger Ayam I Kota Malang, Minggu (04/05/2025) tadi. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kecamatan Lowokwaru dalam suasana perayaan HUT [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, didampingi Ketua TP PKK Kota Malang, Hanik Andriani Wahyu Hidayat, menghadiri sekaligus membuka kegiatan Gebyar Kreativitas Anak, Lansia, Perempuan, Disabilitas dan Bazar UMKM yang diselenggarakan di sepanjang Jalan Cengger Ayam I Kota Malang, Minggu (04/05/2025) tadi.</p>



<p>Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kecamatan Lowokwaru dalam suasana perayaan HUT ke-111 Kota Malang ini, menyita perhatian masyarakat. Hal itu terlihat, dari banyaknya pengunjung yang memadati lokasi, terutama di stan Bazar UMKM.</p>



<p>Dalam sambutannya, Wali Kota Wahyu menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan kegiatan ini. Itu karena, kegiatan ini merupakan perwujudan Program Prioritas Seribu Event yang dicanangkannya bersama Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin.</p>



<p>Tidak hanya itu, pelaksanaan event ini juga menurutnya erat kaitannya dengan salah satu dari Dasa Bakti Unggulan, yaitu Ngalam Laris yang bertujuan untuk mengembangkan potensi UMKM Kota Malang, yang diharapkan berpotensi menimbulkan multiplier effect dari segi pertumbuhan ekonomi. “Luar biasa apa yang sudah dibuat, banyak potensi yang kita lihat di sini. Maka dari itu, saya sudah minta ke Pak Lurah dan Bu Lurah, karena sebagai sahabat UMKM harus bisa mempromosikan produk-produk UMKM di daerahnya masing-masing,” katanya.</p>



<p>Sebagai upaya pengembangan potensi UMKM yang ada di Kota Malang, Wali Kota Malang juga telah memberikan arahan kepada perangkat daerah, kecamatan dan kelurahan serta lembaga-lembaga di Kota Malang. Yakni untuk terus melibatkan UMKM dalam setiap kegiatan yang dilakukan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Saya sudah mendelegasikan diri sebagai sahabat UMKM. Kemudian ada beberapa Dasa Bakti yang terkait dengan upaya agar UMKM naik kelas. Agar selaras dengan hal tersebut, saya juga mintakan event-event harus ada pemberdayaan UMKM-nya, termasuk kegiatan perangkat daerah, kecamatan dan kelurahan,” ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Camat Lowokwaru, Rudi Cahyono Catur Utomo, menyampaikan penyelenggaraan kegiatan ini dilakukan sebagai sarana promosi UMKM potensial yang ada di Kecamatan Lowokwaru. Ada 13 stan dari seluruh kelurahan se-Kecamatan Lowokwaru dan Rumah Kreatif Disabilitas berlomba menjadi stan terbaik dalam kegiatan ini.</p>



<p>Selain itu, sebanyak 37 UMKM dari seluruh Kecamatan Lowokwaru juga turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. “Terima kasih kepada peserta lomba dan UMKM yang berpartisipasi. Total stan yang mengikuti lomba sebanyak 13 stan dan total UMKM masyarakat yang berpartisipasi ada 37 UMKM, ini berselaras dengan Dasa Bakti Kota Malang,” jelasnya.</p>



<p>Selain sebagai sarana promosi UMKM, kegiatan ini juga digelar sebagai bentuk implementasi dari tema perayaan HUT ke-111 Kota Malang, yaitu Satu Hati Mengukir Prestasi. Lebih lanjut, Rudi mengatakan, kegiatan ini secara khusus juga menyasar kelompok rentan agar lebih berdaya.</p>



<p>“Sesuai dengan tema HUT Kota Malang ke-111, kami berusaha untuk mengimplementasikannya dalam lomba-lomba kelompok masyarakat rentan melalui kreativitas, seperti lomba cerdas cermat anak, lomba senam Lansia, lomba kreativitas UMKM perempuan dan lomba mewarna kelompok disabilitas yang diikuti oleh perwakilan dari 12 kelurahan,” tambahnya. <strong>(kom/mlg/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221790</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Wahyu Hadiri Penyaluran Santunan di Gebyar Lalilatul Qodar Baznas Kota Malang 2025</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-wahyu-hadiri-penyaluran-santunan-di-gebyar-lalilatul-qodar-baznas-kota-malang-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Mar 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Baznas]]></category>
		<category><![CDATA[gebyar]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[lalilatul]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penyaluran]]></category>
		<category><![CDATA[santunan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220300</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, didampingi Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, menghadiri acara Gebyar Lalilatul Qodar Baznas Kota Malang 2025, yang berlangsung di Hotel Grand Mercure Malang Mirama, Minggu (16/03/2025) tadi. Acara tersebut digelar, dalam rangka menyalurkan santunan kepada 1.000 anak yatim dan duafa. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, didampingi Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, menghadiri acara Gebyar Lalilatul Qodar Baznas Kota Malang 2025, yang berlangsung di Hotel Grand Mercure Malang Mirama, Minggu (16/03/2025) tadi. Acara tersebut digelar, dalam rangka menyalurkan santunan kepada 1.000 anak yatim dan duafa.</p>



<p>Pada kesempatan itu, Wali Kota Wahyu mengapresiasi kegiatan peduli dengan memberikan santunan terhadap anak yatim dan duafa. Termasuk, peran Baznas Kota Malang, yang selama ini sudah sangat baik.</p>



<p>&#8220;Baznas Kota Malang sejauh ini sudah sangat baik. Dan ini menjadi salah satu lembaga terdepan dalam membantu Pemerintah Kota Malang, seperti tanggap ketika ada bencana dan kegiatan sosial lainnya. Salah satunya, seperti Safari Ramadan yang telah dilakukan dari masjid ke masjid,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Wali Kota Wahyu juga menegaskan akan terus meningkatkan sinergi dengan memperbanyak bantuan yang disalurkan ke Baznas melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ). &#8220;Semakin besar jumlah yang terkumpul, maka akan semakin banyak masyarakat yang terdampak dari pelaksanaan ini,&#8221; ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Ketua Baznas Kota Malang, H Kasuwi Saiban, menyampaikan bahwa acara seperti ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun. Dan di bulan ini, sebanyak Rp 350 juta tersalurkan untuk memberikan santunan kepada yang membutuhkan.</p>



<p>&#8220;Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh mitra yang sudah mendukung program santunan ini. Sehingga, pelaksanaan bisa lancar dalam menebar kebaikan antar sesama,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Kemudian, Kasuwi menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebatas santunan. Namun, juga ada program ngaji zakat yang itu dilaksanakan dari masjid ke masjid.</p>



<p>&#8220;Dan juga dari lembaga ke lembaga, untuk kami berikan edukasi tentang kewajiban zakat hingga ketentuan-ketentuannya,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sebagai informasi, Baznas Kota Malang mendapatkan sertifikat ISO 9001: 2015 atau merupakan sertifikat standar internasional yang mengatur sistem manajemen mutu (SMM) organisasi. Standar ini, diterbitkan oleh International Organization for Standardization (ISO). <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220300</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Malang Serahkan Hadiah Utama Gebyar Sadar Pajak 2024, Ingatkan Warga Tetap Taat Pajak</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-serahkan-hadiah-utama-gebyar-sadar-pajak-2024-ingatkan-warga-tetap-taat-pajak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Mar 2025 13:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[gebyar]]></category>
		<category><![CDATA[hadiah]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[serahkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219857</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, didampingi Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso dan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang, Handi Priyanto, secara langsung menyerahkan hadiah utama Gebyar Sadar Pajak (GSP) tahap II tahun 2024, di Halaman Balai Kota Malang, Senin (03/03/2025) tadi. Hadiah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, didampingi Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso dan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang, Handi Priyanto, secara langsung menyerahkan hadiah utama Gebyar Sadar Pajak (GSP) tahap II tahun 2024, di Halaman Balai Kota Malang, Senin (03/03/2025) tadi.</p>



<p>Hadiah utama berupa satu unit mobil Toyota Calya itu, diberikan kepada Sukarlin, warga Kelurahan Gadingkasri, Kecamatan Sukun. Sementara itu, hadiah sepeda motor Honda Scoopy diterima oleh Heri Wahyudi, warga Purwodadi, yang juga mewakili 12 pemenang lainnya dalam kategori sepeda motor.</p>



<p>Dalam momen itu, orang nomor satu di Kota Malang itu mengajak masyarakat untuk selalu tertib dan taat dalam membayar pajak. Karena, pajak merupakan sumber utama dalam pembangunan di Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Banyak keinginan warga untuk membangun kota ini, namun semua itu bisa terwujud jika kita taat membayar pajak,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="428" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/03/Wali-Kota-Malang-Serahkan-Hadiah-Utama-Gebyar-Sadar-Pajak-2024-Ingatkan-Warga-Tetap-Taat-Pajak-2.jpg?resize=600%2C428&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-219859" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/03/Wali-Kota-Malang-Serahkan-Hadiah-Utama-Gebyar-Sadar-Pajak-2024-Ingatkan-Warga-Tetap-Taat-Pajak-2.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/03/Wali-Kota-Malang-Serahkan-Hadiah-Utama-Gebyar-Sadar-Pajak-2024-Ingatkan-Warga-Tetap-Taat-Pajak-2.jpg?resize=300%2C214&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /><figcaption class="wp-element-caption">COBA: Seorang pemenang hadiah utama saat mengajak Wali Kota Malang, untuk mencoba hadiah utama mobil. (Pemkot for memontum)</figcaption></figure></div>


<p></p>



<p>Sementara itu, Kepala Bapenda Kota Malang, Handi Priyanto, menegaskan bahwa program GSP bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya terhadap Pajak Daerah. &#8220;Kepedulian dan kesadaran wajib pajak menjadi pemicu semangat bagi seluruh jajaran Bapenda Kota Malang untuk memberikan pelayanan prima,&#8221; kata Handi.</p>



<p>Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, pengundian GSP dilakukan berdasarkan Nomor Objek Pajak (NOP) dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang telah lunas pada 2024, serta nota dari Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Perhotelan, Makanan dan Minuman, serta Kesenian dan Hiburan yang sudah menggunakan sistem e-Tax.</p>



<p>Bapenda Kota Malang juga terus berinovasi dalam memberikan pelayanan publik, di antaranya melalui e-SPPT dan e-Tax, guna memudahkan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajaknya.</p>



<p>&#8220;Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat semakin mudah dan nyaman dalam membayar pajak,&#8221; imbuh Handi. <strong>(rsy/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219857</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
