<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Gedangan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/gedangan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Mar 2026 16:15:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Gedangan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kapolsek Gedangan Beri Dukungan Moril untuk Korban Rumah Rusak Diterjang Angin</title>
		<link>https://memontum.com/kapolsek-gedangan-beri-dukungan-moril-untuk-korban-rumah-rusak-diterjang-angin</link>
					<comments>https://memontum.com/kapolsek-gedangan-beri-dukungan-moril-untuk-korban-rumah-rusak-diterjang-angin#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 12:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[diterjang]]></category>
		<category><![CDATA[Dukungan]]></category>
		<category><![CDATA[Gedangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231090</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Kawasan Perumahan Surya Regency, RT 01/RW 08, Desa Karangbong, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, diterjang angin kencang dan hujan deras, Senin (16/03/2026) tadi. Bahkan akibat kejadian itu, atap salah satu rumah warga roboh tersapu angin. Kapolsek Gedangan Polresta Sidoarjo, Kompol Anak Agung GPW, bersama Bhabinkamtinmas, Babinsa Desa Karangbong, Kepala Desa Karangbong, H Bambang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Kawasan Perumahan Surya Regency, RT 01/RW 08, Desa Karangbong, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, diterjang angin kencang dan hujan deras, Senin (16/03/2026) tadi. Bahkan akibat kejadian itu, atap salah satu rumah warga roboh tersapu angin.</p>



<p>Kapolsek Gedangan Polresta Sidoarjo, Kompol Anak Agung GPW, bersama Bhabinkamtinmas, Babinsa Desa Karangbong, Kepala Desa Karangbong, H Bambang Asmuni, serta Tim BPBD Kabupaten Sidoarjo, pun langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat dan membantu warga terdampak. Tidak hanya memastikan evakuasi dan perbaikan berjalan lancar, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada pemilik rumah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kapolsek bersama tim juga menurunkan dan memberikan trauma healing, agar korban tetap tabah dan kuat menghadapi musibah di Bulan Suci Ramadan. Selain pendampingan psikologis, pihaknya juga menyalurkan bantuan sosial untuk meringankan beban korban.</p>



<p>“Musibah ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu bersyukur dan tetap semangat. Alhamdulillah dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, hanya satu rumah yang mengalami kerusakan pada bagian atap,” ujar Kompol Anak Agung GPW.</p>



<p>Menyikapi kejadian ini, Kompol Anak Agung GPW mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Hujan deras disertai angin kencang belakangan ini, kerap terjadi di wilayah Sidoarjo, meski saat ini tengah berlangsung Bulan Suci Ramadan. <strong>(hms/puj/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/kapolsek-gedangan-beri-dukungan-moril-untuk-korban-rumah-rusak-diterjang-angin/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231090</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Korban Embung Asmara Gedangan Ditemukan Tak Bernyawa</title>
		<link>https://memontum.com/korban-embung-asmara-gedangan-ditemukan-tak-bernyawa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2020 15:02:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Gedangan]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Waduk Embung Asmara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=124808</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Adi Surya Pratama, 13 tahun warga Dusun Gedangan Kulon Rt 03 Rw 11, Desa/Kecamatan Gedangan, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, Kamis (1/10) sekitar pukul 13.40. Korban yang sebelumnya dilaporkan tenggelam akibat tidak bisa berenang, pada Rabu (30/9) itu, ditemukan tim gabungan Muspika Gedangan, Basarnas, PMI Kabupaten Malang, PSR, SAR Bhayangkara, Satria Rescue, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Adi Surya Pratama, 13 tahun warga Dusun Gedangan Kulon Rt 03 Rw 11, Desa/Kecamatan Gedangan, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, Kamis (1/10) sekitar pukul 13.40.</p>
<p>Korban yang sebelumnya dilaporkan tenggelam akibat tidak bisa berenang, pada Rabu (30/9) itu, ditemukan tim gabungan Muspika Gedangan, Basarnas, PMI Kabupaten Malang, PSR, SAR Bhayangkara, Satria Rescue, ACT, Gimbal Alas, Mahameru, KNDJH, Es teh anget rescue dan Malang Selatan Rescue.</p>
<p>&#8220;Begitu dievakuasi, tubuh korban langsung dibawa ke puskesmas untuk dilakukan visum,&#8221; ujar seorang anggota PMI Kabupaten Malang.</p>
<p><div id="attachment_124810" style="width: 310px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/10/Tim-SAR.jpeg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-124810" decoding="async" class="size-medium wp-image-124810" src="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/10/Tim-SAR-300x206.jpeg?resize=300%2C206&#038;ssl=1" alt="Petugas PMI Kabupaten Malang, saat evakuasi korban(Sur/CW-3)." width="300" height="206" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/Tim-SAR.jpeg?resize=300%2C206&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/Tim-SAR.jpeg?resize=200%2C137&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/Tim-SAR.jpeg?w=500&amp;ssl=1 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-124810" class="wp-caption-text">Petugas PMI Kabupaten Malang, saat evakuasi korban. (Sur/CW-3).</p></div></p>
<p>Diperoleh informasi, sebelum dilaporkan tenggelam tidak bisa berenang, korban awalnya memakai perahu gethek bersama dua temannya yakni Rizal Adi Maulana dan Ilyas di Waduk Embung Asmara. Ketiganya, memakai perahu ke tengah waduh dengan jarak sekitar 20 meteran.</p>
<p>Sesampai di tengah, dua teman korban langsung menceburkan diri ke air dan berenang ke tepi waduk. Korban yang diduga tidak tahu kedalaman waduk, pun bermaksud mengikuti kedua temannya.</p>
<p>Namun, apes bagi korban. Dirinya yang tidak bisa berenang, justru tenggelam. Sementara kedua temannya yang baru sadar, akhirnya mencoba minta tolong kepada warga sekitar.</p>
<p>Akibat kejadian itu, warga dibantu Muspika dan tim rescue, melakukan pencarian. Sayang, hingga malam tubuhnya tidak berhasil ditemukan. <strong>(sur/cw3)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">124808</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ketua Kelompok Tani Gedangan Berharap,  dr Umar Permudah Penyaluran Pupuk Subsidi</title>
		<link>https://memontum.com/ketua-kelompok-tani-gedangan-berharap-dr-umar-permudah-penyaluran-pupuk-subsidi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Jul 2020 07:36:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[dr Umar Usman]]></category>
		<category><![CDATA[Gedangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kelompok Tani]]></category>
		<category><![CDATA[pupuk bersubsidi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/119013-ketua-kelompok-tani-gedangan-berharap-dr-umar-permudah-penyaluran-pupuk-subsidi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Sulitnya para petani untuk mendapatkan pupuk bersubsidi saat ini sangat dikeluhkan. Karena, pupuk menjadi kebutuhan pokok.Terlebih saat musim tanam berlangsung. Hal itu seperti diungkapkan Ketua Kelompok Tani Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang Agus Hadianto, Minggu (12/7/2020) siang. Agus berharap, jika dr Umar ditakdirkan menjabat Bupati Malang untuk periode 2020 kedepan, sosok penyandang predikat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Sulitnya para petani untuk mendapatkan pupuk bersubsidi saat ini sangat dikeluhkan. Karena, pupuk menjadi kebutuhan pokok.Terlebih saat musim tanam berlangsung.</p>
<p>Hal itu seperti diungkapkan Ketua Kelompok Tani Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang Agus Hadianto, Minggu (12/7/2020) siang.</p>
<p>Agus berharap, jika dr Umar ditakdirkan menjabat Bupati Malang untuk periode 2020 kedepan, sosok penyandang predikat dokter rakyat ini agar mempermudah penyaluran pupuk bersubsidi yang belakangan ini dikeluhkan oleh para petani.</p>
<p>Ketua kelompok tani sekaligus anggota dewan suro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) PAC Gedangan mengatakan,hal yang tak kalah penting juga mengenai produk unggulan milik para petani yang ada wilayah Kecamatan Gedangan yang saat ini tidak tersentuh oleh tangan pemerintah.</p>
<p>&#8220;Jika dr Umar ditakdirkan menjabat Bupati Malang, mereka agar bisa mengangkat produk lokal hasil petani. Saat ini para petani kesulitan untuk mendapatkan mitra kerja khususnya dalam bidang usaha.Karena Gedangan sejak dulu dikenal potensi pisang dan kelapa, &#8221; urainya.</p>
<p>&#8220;Selain para petani berpenghasilan dari buah kelapa, tetapi untuk serabut kelapa yang harusnya sangat layak untuk dijadikan produk unggulan,karena selama ini belum ada sentuhan dari tangan pemerintah seperti pelatihan untuk kerajinan, peluang emas bagi para petani itu akhirnya sia-sia, &#8221; beber Agus.</p>
<p>Lanjut Agus, untuk luas lahan pertanian di wilayah Kecamatan Gedangan saat ini hampir tembus diangka 5000 hektar. Jadi kendala saat ini, selain pupuk juga sarana prasarana. Sesuai fakta dilapangan,sarana jalan di Gedangan tidak sama dengan desa yang lain. Dalam kondisi seperti ini, sarana angkut tebu menuju PG Krebet Baru sering terhambat dan tidak jarang banyak truk yang terguling.Selain itu juga perlu adanya pelebaran jalan.</p>
<p>Di sisi lain, Agus juga berharap, dr Umar juga memikirkan para guru ngaji baik di Pondok Pesantren maupun masjid. Hal itu agar kedepan lebih sejahtera jika dibanding pemimpin saat ini.</p>
<p>&#8220;Mewakili warga Nahdlatul Ulama Kecamatan Gedangan, kami juga berharap agar dr Umar juga memikirkan lembaga pendidikan baik pondok pesantren, masjid dan lembaga yang ada agar lebih baik lagi,&#8221; pungkasnya. <strong>(Sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119013</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Malang Resmikan Kampung Tangguh Semeru Gedangan</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-malang-resmikan-kampung-tangguh-semeru-gedangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2020 13:25:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Gedangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Tangguh]]></category>
		<category><![CDATA[peresmian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118243-bupati-malang-resmikan-kampung-tangguh-semeru-gedangan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Kampung tangguh Semeru Gedangan ini diharapkan agar menjadi kampung yang benar-benar tangguh dengan mempertahankan di zona hijau hingga berakhirnya masa pandemi covid-19. Setibanya di kampung tangguh Semeru RW 9 RW 10 Sumbergesing Kulon Desa Gedangan, Kamis (2/7/2020) siang. Bupati Malang, Sanusi menyatakan kampung tangguh Semeru Gedangan saat ini berada di zona hijau. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Kampung tangguh Semeru Gedangan ini diharapkan agar menjadi kampung yang benar-benar tangguh dengan mempertahankan di zona hijau hingga berakhirnya masa pandemi covid-19. Setibanya di kampung tangguh Semeru RW 9 RW 10 Sumbergesing Kulon Desa Gedangan, Kamis (2/7/2020) siang.</p>
<p>Bupati Malang, Sanusi menyatakan kampung tangguh Semeru Gedangan saat ini berada di zona hijau. Diharapkan terus meningkatkan pelaksanaan protokol kesehatan secara ketat.</p>
<p>&#8220;Ukuran kampung tangguh itu mana kala didesanya tidak ada yang terkena covid-19 satupun sampai berakhirnya pandemi covid-19 ini,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Tanggapan warga fengan adanya kampung tangguh semeru Gedangan dirasa sangat bagus. Warga mengapresiasi sendiri karena mampu membantu dalam menciptakan desa yang sehat dan juga meningkatkan jiwa gotong royong.</p>
<p>&#8220;Dengan keberadaan kampung tangguh Semeru Gedangan ini, keinginan yang pertama pastinya terciptanya daerah yang aman dari covid-19. Namun dengan adanya kampung tangguh ini, juga mampu membantu warga untuk semakin meningkatkan rasa gotong royong,&#8221; ungkap Supriyanto selaku warga kampung tangguh Semeru Gedangan.<strong> (mg2/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118243</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kunjungi Kampung Tangguh, 25 Ribu Bibit Ikan Ditebar di Embung Gedangan</title>
		<link>https://memontum.com/kunjungi-kampung-tangguh-25-ribu-bibit-ikan-ditebar-di-embung-gedangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2020 12:27:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Gedangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Tangguh]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118233-kunjungi-kampung-tangguh-25-ribu-bibit-ikan-ditebar-di-embung-gedangan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pemerintah Kabupaten Malang menilai, keberadaan kampung tangguh sebagai salah satu upaya efektif yang perlu dilakukan untuk memutus penyebaran covid-19. Seperti kunjungan Bupati Malang Drs HM Sanusi MM di kampung tangguh Dusun SumberGesing Kulon Desa Gedangan Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang Kamis (2/7/2020) siang. Sebelumnya, Bupati bersama rombongan juga menyapa masyarakat Desa Sumberejo yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Pemerintah Kabupaten Malang menilai, keberadaan kampung tangguh sebagai salah satu upaya efektif yang perlu dilakukan untuk memutus penyebaran covid-19.</p>
<p>Seperti kunjungan Bupati Malang Drs HM Sanusi MM di kampung tangguh Dusun SumberGesing Kulon Desa Gedangan Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang Kamis (2/7/2020) siang.</p>
<p>Sebelumnya, Bupati bersama rombongan juga menyapa masyarakat Desa Sumberejo yang dikemas dengan ramah tamah di balai desa setempat.Berlanjut dengan peresmian jalan rabat beton Sumberejo, peresmian gedung SMP Al-Mubarok Desa Segaran dan peresmian sumur bor di SMPN 1 Gedangan.</p>
<p>Sebelum melakukan bedah rumah di Desa Sindurejo, Bupati bersama Forkopimda kunjungi kampung tangguh di Dusun SumberGesing Kulon serta menebarkan sebanyak 25 ribu bibit ikan nila di embung Gedangan Kulon Desa Gedangan.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Desa Gedangan Hendik Krisdianto menjelaskan, bahwa kampung tangguh ini dibentuk oleh masyarakat yang ada di situ juga atas kerjasama dengan Muspika Gedangan tepatnya di kawasan RW 9 dan RW 10.</p>
<p>&#8220;Kampung tangguh ini merupakan program unggulan untuk penanganan dan penyebaran covid-19 dengan melibatkan peran serta masyarakat setempat dan kerjasama Muspika Gedangan, &#8221; terang Hendik, Kamis (2/7/2020) petang.</p>
<p>Dengan keberadaan kampung tangguh di Desa Gedangan ini diharapkan bisa menginspirasi terbentuknya kampung tangguh di desa lain.</p>
<p>Terlepas dari itu Hendik berharap, dengan berakhirnya covid-19 nanti,kampung tangguh Semeru ini kedepannya terus berjalan untuk mengantisipasi guna mencegah permasalahan-permasalahan yang ada dikampung itu sendiri.</p>
<p>Disinggung mengenai penebaran sebanyak 25 ribu ekor bibit ikan nila oleh Bupati Malang, pihaknya juga mohon pendampingan berkelanjutan dari Pemkab Malang agar keinginan Pemerintah Desa Gedangan untuk mewujudkan wisata embung Desa Gedangan menjadi wisata andalan. <strong>(Sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118233</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Nahdliyin Gedangan Insyaallah Siap Dukung dr Umar</title>
		<link>https://memontum.com/nahdliyin-gedangan-insyaallah-siap-dukung-dr-umar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2020 10:23:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[dr Umar Usman]]></category>
		<category><![CDATA[Gedangan]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdliyin]]></category>
		<category><![CDATA[Pilbup Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118199-nahdliyin-gedangan-insyaallah-siap-dukung-dr-umar</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Meski dr Umar Usman masih berstatus sebagai Bakal Calon Bupati Malang untuk periode 2020-2025 mendatang, namun dukungan terhadap Ketua Tanfidziyah PC NU Kabupaten Malang ini terus mengalir. Salah satunya dari ustad Khariri Utsman Wakil Rois MWC NU Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang. &#8220;Insyaallah untuk warga Nahdliyin dan Muslimat NU Kecamatan Gedangan siap mendukung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Meski dr Umar Usman masih berstatus sebagai Bakal Calon Bupati Malang untuk periode 2020-2025 mendatang, namun dukungan terhadap Ketua Tanfidziyah PC NU Kabupaten Malang ini terus mengalir.</p>
<p>Salah satunya dari ustad Khariri Utsman Wakil Rois MWC NU Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang.</p>
<p>&#8220;Insyaallah untuk warga Nahdliyin dan Muslimat NU Kecamatan Gedangan siap mendukung keberangkatan dr Umar untuk turut maju dalam Pilkada Kabupaten Malang Desember 2020 mendatang, &#8221; terang Khariri Kamis (2/7/2020) siang.</p>
<p>Dikatakan Khariri, hal itu dilakukan bukan tanpa alasan, salah satunya, di Kabupaten Malang ini perlu adanya perubahan, karena selama ini belum ada warga NU yang berperan penting dalam pemerintahan.</p>
<p>&#8220;Kita ambil contoh di Kabupaten Pasuruan. Dengan terpilihnya seorang calon Bupati yang agamis, para guru ngaji, Madin termasuk Pondok Pesantren mendapat perhatian penuh dari pemerintah, &#8221; tambah alumni Ponpes Sidogiri Pasuruhan sekaligus Ketua Yayayan Utsman bin Affan Gedangan ini.</p>
<p>Selaku Ketua Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur&#8217;an (FKPQ) Kecamatan Gedangan Khariri juga berharap, jika dr Umar terpilih jadi Bupati Malang nanti, harusnya lebih<br />
memperhatikan lembaga-lembaga diniyah dan Pondok Pesantren yang selama ini masih kurang mendapat perhatian sepenuhnya dari pemerintah.</p>
<p>&#8220;Dr Umar berangkat dari NU,untuk NU dan kembali ke NU. Artinya, manfaatnya itu harus betul-betul dirasakan warga NU. Jangan hanya oleh kalangan tertentu saja,&#8221; tandas sosok rohaniawan Islam SMPN 1 Gedangan ini berharap.</p>
<p>Di sisi lain, Khariri juga menjelaskan, untuk jumlah warga Nahdliyin NU se-wilayah Kecamatan Gedangan tidak kurang dari 30 ribu orang, terdiri dari 8 desa. Adapun untuk lembaga Madrasah Diniyah (Madin) sebanyak 8 titik dan 200 Taman Pendidikan Al Quran (TPQ).</p>
<p>Hal yang tak kalah penting, Khariri juga berharap, agar Pemerintah Kabupaten Malang ke depan menerbitkan Perda ngaji. Karena jika itu dilakukan, anak-anak muslim kita di Kabupaten Malang semuanya dengan faseh bisa baca Al Quran.</p>
<p>Begitu juga mengenai sarana maupun prasarana,yang selama ini kebanyakan masih berdiri secara mandiri atas swadaya masyarakat. Itu karena kurang maksimalnya sentuhan dari pemerintah.</p>
<p>&#8220;Saya minta kepada dr Umar, selain untuk dunia pendidikan juga dunia medis kesehatan. Kami menginginkan sekali adanya pengobatan murah serta berkualitas. Jadi bukan hanya murah tetapi tidak berkualitas.Pengobatan murah dan bisa dijangkau seluruh lapisan masyarakat ini juga harus disediakan, &#8221; pungkasnya. <strong>(sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118199</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Semoga Lekas Ada Perbaikan Jalan di Jalanan Wisata Gajahrejo Gedangan</title>
		<link>https://memontum.com/semoga-lekas-ada-perbaikan-jalan-di-jalanan-wisata-gajahrejo-gedangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jan 2020 10:45:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Gajahrejo]]></category>
		<category><![CDATA[Gedangan]]></category>
		<category><![CDATA[perbaikan jalan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/104092-semoga-lekas-ada-perbaikan-jalan-di-jalanan-wisata-gajahrejo-gedangan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang, seharusnya menjadi tempat lalu-lalang para wisatawan lokal maupun mancanegara. Pasalnya, di desa berpenduduk 7530 jiwa ini terdapat 5 titik pantai wisata seperti pantai Ungapan, Bajulmati, pantai Kangen, Parangdowo dan pantai Bengkung. Kelima titik pantai itu merupakan salah satu tujuan terfavorit bagi para wisatawan. Bahkan dapat dikatakan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang, seharusnya menjadi tempat lalu-lalang para wisatawan lokal maupun mancanegara. Pasalnya, di desa berpenduduk 7530 jiwa ini terdapat 5 titik pantai wisata seperti pantai Ungapan, Bajulmati, pantai Kangen, Parangdowo dan pantai Bengkung.</p>
<p>Kelima titik pantai itu merupakan salah satu tujuan terfavorit bagi para wisatawan. Bahkan dapat dikatakan, nama Bajul Mati memiliki pasir putih yang bersih dan terhampar luas. Sayangnya, akses jalan menuju objek wisata kelas dunia ini belakangan masih sangat keluhkan.</p>
<p><div id="attachment_104094" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-104094" decoding="async" class="size-full wp-image-104094" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200114-WA0052-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Gerbang Masuk Desa Gajahrejo. (sur) " width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200114-WA0052-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200114-WA0052-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200114-WA0052-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200114-WA0052-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-104094" class="wp-caption-text">Gerbang Masuk Desa Gajahrejo. (sur)</p></div></p>
<p>Kepala Desa Gajahrejo Siswoyo menjelaskan, dengan kondisi jalan yang demikian sangat berpengaruh terhadap kemajuan dan tingkat kunjungan wisatawan.</p>
<p>&#8220;Dengan kondisi jalan yang buruk membuat wisatawan enggan melintas di Gajahrejo,toh sebenarnya lebih dekat dan tidak terjal,&#8221; terang Siswoyo, Selasa (14/1/2020) siang.</p>
<p>Dikatakan Siswoyo, karena dengan melintasnya para wisatawan di Desa Gajahrejo otomatis dapat menambah omset masyarakat desa serta dapat meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.</p>
<p>&#8220;Dengan melintasnya para wisatawan di Desa Gajahrejo, warga tidak harus menjual hasil bumi mereka ke pasar.Mereka cukup buka warung di depan rumah.Hal itu akan bermunculan peluang-peluang pendapatan baru. Selain itu, warga juga bisa berbinis kuliner dengan menu tradisional khas Malang Selatan, &#8221; urai Siswoyo.</p>
<p><div id="attachment_104093" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-104093" decoding="async" class="size-full wp-image-104093" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200114-WA0051-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Pantai Parang Dowo Dusun Bajulmati Desa Gajahrejo (sur)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200114-WA0051-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200114-WA0051-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200114-WA0051-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200114-WA0051-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-104093" class="wp-caption-text">Pantai Parang Dowo Dusun Bajulmati Desa Gajahrejo (sur)</p></div></p>
<p>Juga dijelaskan Kades yang jabatannya baru masuki 5 bulan ini, dari sepanjang 13 Km ruas jalan menuju pantai selatan, baru terealisasi pembangunan sepanjang 3 Km.Untuk itu, Pemerintah Desa Gajahrejo berharap adanya perhatian dari dinas terkait.</p>
<p>Disisi lain, Siswoyo juga menjelaskan, selain buruknya akses jalan menuju kawasan wisata, akses jalan menuju pendidikan belakangan ini juga turut dikeluhkan.</p>
<p>&#8220;Akses jalan menuju SDN 2 Gajahrejo belakangan juga dikeluhkan.Dengan kondisi seperti ini, Bapak Bupati Malang HM Sanusi pernah menganjurkan warga untuk melapor, &#8221; pungkas Siswoyo. <strong>(sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">104092</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perumda Tirta Kanjuruhan Lanjutkan Proyek Air Bersih Gedangan</title>
		<link>https://memontum.com/perumda-tirta-kanjuruhan-lanjutkan-proyek-air-bersih-gedangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jan 2020 11:18:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Gedangan]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek Air Bersih]]></category>
		<category><![CDATA[Tirta Kanjuruhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/103663-perumda-tirta-kanjuruhan-lanjutkan-proyek-air-bersih-gedangan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang bakal membangun proyek sarana air bersih di Desa Gedangan Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang. Gunakan sistem IPA, diharapkan akan proyek ini akan bermanfaat untuk ribuan warga. Dengan menggunakan sistem Instalasi Pengolahan Air (IPA) dari kali lesti kawasan setempat, proyek tersebut sebagai tindak lanjut proyek air [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang bakal membangun proyek sarana air bersih di Desa Gedangan Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang. Gunakan sistem IPA, diharapkan akan proyek ini akan bermanfaat untuk ribuan warga.</p>
<p>Dengan menggunakan sistem Instalasi Pengolahan Air (IPA) dari kali lesti kawasan setempat, proyek tersebut sebagai tindak lanjut proyek air bersih tahun 2011 silam.</p>
<p>Dengan terealisasinya pembangunan proyek ini nanti,diharapkan dapat dimanfaatkan sebanyak 2703 KK warga Gedangan.Dan yang jelas, saat musim kemarau seperti kemarin, warga Desa Gedangan tidak lagi kekurangan air bersih termasuk desa wilayah Malang Selatan.</p>
<p>Kapala Bagian Umum Perumda Tirta Kanjuruhan Wahjoe Darmawan memaparkan, untuk sumber mata air khususnya di Desa Gedangan ternyata memang sulit,terutama saat musim kemarau.</p>
<p>&#8220;Jika prediksi sebelumnya debit air disitu keluar 5 liter/detik,ternyata saat musim justru mengering.Untuk proyek sarana air bersih nanti,kami usulkan ambil air permukaan yaitu dari kali lesti,&#8221; terang Wahyoe, Rabu (8/1/2020) siang.</p>
<p>Ditambahkan Wahyoe, pihaknya juga sudah melayangkan proposal pembangunan proyek tersebut ke kantor Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pusat di Jakarta.</p>
<p>Sebagai latar belakang proposal tersebut mengacu pada cakupan layanan air bersih di 26 kecamatan dengan prosentase sebesar 34,29 %.Dari jumlah tersebut terdapat 6 wilayah rawan kekeringan di Malang Selatan seperti, Kecamatan Bantur, Pagak, Gedangan, Sumbermanjing Wetan, Kalipare dan Donomulyo.</p>
<p>Guna mengatasi kebutuhan pokok masyarakat ini, Pemerintah Kabupaten Malang melalui Perumda Tirta Kanjuruhan berkewajiban memberikan pelayanan air kepada seluruh masyarakat dengan menterapkan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) pada sejumlah titik rawan kekeringan.</p>
<p>Adapun deskripsi rencana wilayah pengembangan SPAM itu hanya untuk beberapa desa yang dipandang sudah terdapat SPAM yang baik.</p>
<p>Salah satunya Kecamatan Gedangan yang terdiri dari desa. Seperti Desa Tumpakrejo, Sindurejo, Gajahrejo, Sidodadi, Gedangan, Segaran, Sumberejo dan Girimulyo.<strong> (sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">103663</post-id>	</item>
		<item>
		<title>7 ODGJ Segaran Gedangan akan Dirujuk ke RSJ Lawang</title>
		<link>https://memontum.com/7-odgj-segaran-gedangan-akan-dirujuk-ke-rsj-lawang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Dec 2019 10:55:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Gedangan]]></category>
		<category><![CDATA[ODGJ]]></category>
		<category><![CDATA[RSJ Lawang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/101037-7-odgj-segaran-gedangan-akan-dirujuk-ke-rsj-lawang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Sebanyak 7 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Desa Segaran, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang bakal dirujuk ke RSJ Dr Radjiman Wediodiningrat Lawang. Dari 7 nama itu seperti, Totok (29) warga RT28/RW09 Dusun Sumberkotes Wetan Desa Segaran, Puji Lestari (29) warga RT29/RW09 Dusun Sumberkotes Wetan, Wati (46) warga RT27/RW09 Sumberkotes Wetan, Senimin (60) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Sebanyak 7 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Desa Segaran, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang bakal dirujuk ke RSJ Dr Radjiman Wediodiningrat Lawang.</p>
<p>Dari 7 nama itu seperti, Totok (29) warga RT28/RW09 Dusun Sumberkotes Wetan Desa Segaran, Puji Lestari (29) warga RT29/RW09 Dusun Sumberkotes Wetan, Wati (46) warga RT27/RW09 Sumberkotes Wetan, Senimin (60) warga RT 27 RW09 Sumberkotes Wetan.</p>
<p>Kemudian, Jahruji (38) warga RT17/RW05 Dusun Sumberbanteng, Asmari (60) warga RT17/RW05 Dusun Sumberbanteng dan Ngatiyah (30) warga RT05 RW03 Dusun Krajan.</p>
<p>H Tasan Kepala Desa Segaran mengatakan, saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan dua Kepala Dusun yakni Sumberkores Wetan dan Sumberbanteng. Hal itu dilakukan untuk kelengkapan data para penderita. Salah satunya yaitu KK.</p>
<p>&#8220;Untuk merujuk mereka ke RSJ Lawang,saya rasa juga harus dilengkapi dengan KK.Kan itu termasuk BPJS.Tidak kalah pentingnya, kami juga tunggu arahan dari pihak Kecamatan Gedangan maupun Dinas Sosial Kabupaten Malang, &#8221; terang Tasan, Selasa (3/12/2019) siang.</p>
<p>Tak hanya itu, Pemerintah Desa Segaran juga rencanakan bantu untuk taraf kehidupan mereka dari anggaran DD tahun 2020 mendatang.</p>
<p>&#8220;Kita juga harus pikirkan taraf hidup mereka,toh tidak mencukupi paling tidak bisa meringankan beban keluarganya. Karena yang saya dengar,ekonomi keluarga mereka juga serba pas-pasan. Atas nama Pemerintah Desa Segaran juga akan kami anggarkan dari DD tahun 2020 nanti, &#8221; ulas Tasan.</p>
<p>Sementara itu, Budi Ariadi Kepala Dusun Sumberkotes Wetan memaparkan, keempat penderita gangguan jiwa tersebut, toh tidak membahayakan lingkungan sekitar, namun itu perlu adanya penanganan pihak pemerintah.</p>
<p>&#8220;Seperti Totok, ia menderita gangguan jiwa sejak tamat Sekolah Dasar. Begitu halnya Puji Lestari, sejak masih kecil, ia sudah menderita gangguan jiwa.Yang agak parah,ada yang bernama Wati.Toh mereka bisa beraktifitas seperti mencuci dan ambil air, namun dibarengi ngoceh.Walaupun tidak membahayakan masyarakat sekitar,namun mereka perlu adanya perawatan, &#8221; urai Budi.</p>
<p>Disinggung, terkait adanya pemasungan terhadap para ODGJ itu?Ditegaskan Budi, untuk pemasungan saat ini tidak ada.Karena sebagian masyarakat sudah paham, jika pemasungan terhadap ODGJ itu dilarang Undang-Undang.</p>
<p>&#8220;Kita hanya antisipasi saja, kuatir tiba-tiba mereka ngamuk, dampaknya juga kepada masyarakat sekitar.Makanya harus segera adanya penanganan dari pemerintah dengan proses yang tidak begitu rumit.Itu kan tak beda dengan orang sakit dalam kondisi gawat darurat, &#8221; pinta Budi berharap. <strong>(Sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">101037</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
