<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>gegerkan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/gegerkan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 28 Dec 2023 15:02:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>gegerkan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Video Mayat Mengambang di Perairan Pantai Pajarakan Probolinggo Gegerkan Warga</title>
		<link>https://memontum.com/video-mayat-mengambang-di-perairan-pantai-pajarakan-probolinggo-gegerkan-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Dec 2023 07:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[gegerkan]]></category>
		<category><![CDATA[mengambang]]></category>
		<category><![CDATA[Pajarakan]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[perairan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203826</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Warga Desa Gejukan, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, heboh dengan beredarnya sebuah video mayat yang ditemukan mengambang di Perairan Pantai Pajarakan, Kamis (28/12/2023) tadi. Video berdurasi 21 detik tersebut, menayangkan sesosok mayat yang mengambang tanpa busana yang beredar di media sosial Whatshapp (WA). Dalam keterangan seorang pria yang merekam video tersebut, menjelaskan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Warga Desa Gejukan, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, heboh dengan beredarnya sebuah video mayat yang ditemukan mengambang di Perairan Pantai Pajarakan, Kamis (28/12/2023) tadi. Video berdurasi 21 detik tersebut, menayangkan sesosok mayat yang mengambang tanpa busana yang beredar di media sosial Whatshapp (WA).</p>



<p>Dalam keterangan seorang pria yang merekam video tersebut, menjelaskan bahwa mayat tersebut mengambang di Perairan Pantai Desa Gejukan, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo. &#8220;Bagi yang merasa kehilangan keluarganya, ada mayat di tengah laut Desa Gejukan,&#8221; kata pria dalam video yang beredar.</p>



<p>Beredarnya video tersebut, kemudian ditindaklanjuti oleh Pol Airud Polres Probolinggo, dengan melakukan pengecekan ke Pantai Desa Gejukan. Namun, hasilnya tidak ditemukan.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Video Mayat Mengambang di Perairan Pantai Pajarakan Probolinggo Gegerkan Warga" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/Gi9Tz0w-B0Q?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>&#8220;Diduga, akibat angin dan ombak yang mengarah ke Barat, sehingga membuat mayat tersebut juga terseret ombak ke arah Barat. Sehingga, kami bergeser ke Pesisir untuk melakukan pencarian selanjutnya,&#8221; terang Kasubmit Binmas Airud Polres Probolinggo, Bripka Ahmad Nuryudi.</p>



<p>Pihaknya kemudian bergeser ke Desa Pesisir, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, untuk melanjutkan pencarian. Hanya saja, hasilnya tetap nihil. &#8220;Setelah kami bergeser ke Pantai Pesisir dengan menggunakan kapal nelayan beserta personil gabungan, juga tidak menemukannya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Pihaknya mengaku, mengalami kesulitan karena seseorang yang merekam video yang telah beredar tersebut, tidak diketahui identitasnya. Selain itu, ombak dan angin yang kencang, membuat pergeseran terhadap posisi mayat yang dikabarkan mengambang itu. &#8220;Ya karena yang merekam itu juga tidak diketahui identitasnya. Sementara, di lokasi terjadi ombak dan angin yang kencang,&#8221; paparnya.&nbsp;<strong>(nun/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203826</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jenazah Bayi Laki-Laki Gegerkan Ketawanggede Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/jenazah-bayi-laki-laki-gegerkan-ketawanggede-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Nov 2023 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[gegerkan]]></category>
		<category><![CDATA[jenazah]]></category>
		<category><![CDATA[ketawanggede]]></category>
		<category><![CDATA[laki-laki]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=201880</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sesosok jenazah bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan tersangkut ranting bambu di aliran Sungai Brantas, Jalan MT Haryono,  RT 1/ RW 5, Kelurahan Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Senin (20/11/2023) siang. Penemuan ini, kontan membuat kaget warga sekitar hingga sempat memadati lokasi kejadian. Kejadian ini, selanjutnya dilaporkan ke Polsek Lowokwaru hingga petugas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Sesosok jenazah bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan tersangkut ranting bambu di aliran Sungai Brantas, Jalan MT Haryono,  RT 1/ RW 5, Kelurahan Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Senin (20/11/2023) siang.</p>



<p>Penemuan ini, kontan membuat kaget warga sekitar hingga sempat memadati lokasi kejadian. Kejadian ini, selanjutnya dilaporkan ke Polsek Lowokwaru hingga petugas segera tiba di lokasi. Jenazah bayi tersebut kemudian dievakuasi dan dibawa ke Kamar Jenazah RSSA Malang.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa jenazah bayi ini ditemukan oleh warga yang sedang memancing di sekitar lokasi kejadian. &#8220;Ditemukan sekitar pukul 11.00,&#8221; ujar Kapolsek Lowokwaru, AKP Anton Widodo.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Sempat dikira boneka, ujarnya, namun setelah dilihat lebih dekat dipastikan benda mengambang tersebut adalah mayat bayi laki-laki yang kondisinya sudah memucat. Setelah dilaporkan ke RT dan RW, banyak warga sempat mendatangi lokasi untuk melihat langsung penemuan ini.</p>



<p>Petugas Polsek Lowokwaru dan Inafis Polresta Malang Kota juga sudah tiba di lokasi melakukan penyelidikan. &#8220;Kondisinya masih lengkap dengan tali pusarnya. Diperkirakan, sudah lebih dari satu hari sejak dilahirkan. Namun untuk lebih pastinya, menunggu hasil visum dari pihak dokter. Kami masih terus melakukan penyelidikan,&#8221; jelasnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201880</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mayat Bayi Perempuan Gegerkan Kawasan Kantor UPT Tahura R Soerjo Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/mayat-bayi-perempuan-gegerkan-kawasan-kantor-upt-tahura-r-soerjo-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Oct 2023 10:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[gegerkan]]></category>
		<category><![CDATA[kantor]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan,]]></category>
		<category><![CDATA[soerjo]]></category>
		<category><![CDATA[tahura]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199280</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Mayat bayi perempuan yang masih lengkap dengan ari-ari, ditemukan terbungkus kresek di sungai kecil di depan Kantor UPT Taman Hutan Raya (Tahura) R Soerjo, Jalan Simpang Panji Suroso, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Kamis (05/10/2023) sekitar pukul 16.15. Kapolsek Blimbing Polresta Malang Kota, Kompol Partahan Octavianes Panjaitan, mengatakan bahwa mayat bayi perempuan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Mayat bayi perempuan yang masih lengkap dengan ari-ari, ditemukan terbungkus kresek di sungai kecil di depan Kantor UPT Taman Hutan Raya (Tahura) R Soerjo, Jalan Simpang Panji Suroso, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Kamis (05/10/2023) sekitar pukul 16.15.</p>



<p>Kapolsek Blimbing Polresta Malang Kota, Kompol Partahan Octavianes Panjaitan, mengatakan bahwa mayat bayi perempuan itu pertama kali ditemukan oleh pemulung yang mencari rosokan di sekitar lokasi. &#8220;Saat sedang mencari rosokan, pemulung tersebut curiga dengan tas kresek warna merah tergeletak di sungai yang airnya dangkal,&#8221; ujar Kompol Panjaitan.</p>



<p>Karena curiga, tas kresek tersebut kemudian diangkat ke bibir sungai. Saat dibuka, ternyata masih ada lapisan kresek warna hitam.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Saat lapisan kresek tersebut dibuka, diketahui berisikan mayat bayi perempuan berselimut kain jarik,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Terang saja, penemuan itu membuat pemulung tersebut kaget hingga segera dilaporkan ke warga sekitar hingga diteruskan ke Polsek Blimbing. Jika dilihat dari kondisinya, mayat bayi tersebut baru saja dibuang. Sebab, kondisinya masih segar seperti baru saja dilahirkan.</p>



<p>&#8220;Kondisinya seperti baru saja dibuang. Badannya masih merah lengkap dengan ari-arinya. Saat ini jenazah bayi sudah dibawa ke Kamar Jenazah RSSA Malang. Kami masih melakukan penyelidikan termasuk mencari rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian,&#8221; tegasnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199280</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
