<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>gelorakan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/gelorakan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 19 May 2026 17:20:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>gelorakan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Peringatan BBGRM, Pemkab Malang Gelorakan Semangat Gotong Royong Bangun Kabupaten Malang</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-bbgrm-pemkab-malang-gelorakan-semangat-gotong-royong-bangun-kabupaten-malang</link>
					<comments>https://memontum.com/peringatan-bbgrm-pemkab-malang-gelorakan-semangat-gotong-royong-bangun-kabupaten-malang#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2026 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bangun]]></category>
		<category><![CDATA[gelorakan]]></category>
		<category><![CDATA[gotong]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[royong,]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232516</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang bersama masyarakat terus menggaungkan semangat gotong royong sebagai kekuatan utama pembangunan daerah. Momen itu, terlihat dalam peringatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-23 Kabupaten Malang, yang berlangsung di Desa Ngabab, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Selasa (19/05/2026) tadi. Prosesi gelaran sendiri, mengusung tema &#8216;Penguatan Kemandirian Desa Menuju Jawa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang bersama masyarakat terus menggaungkan semangat gotong royong sebagai kekuatan utama pembangunan daerah. Momen itu, terlihat dalam peringatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-23 Kabupaten Malang, yang berlangsung di Desa Ngabab, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Selasa (19/05/2026) tadi.</p>



<p>Prosesi gelaran sendiri, mengusung tema &#8216;Penguatan Kemandirian Desa Menuju Jawa Timur Sebagai Gerbang Baru Nusantara&#8217;. Sementara pelaksanaan tersebut, berlangsung penuh semangat kebersamaan dan kolaborasi, dengan dihadiri langsung Bupati Malang, HM Sanusi, bersama istri yang sekaligus sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Malang Hj Anis Zaida Sanusi. Termasuk, turut hadir jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Forkopimda Kabupaten Malang dan Kota Batu, Kepala OPD, Muspika hingga Kepala Desa Ngabab.</p>



<p>Bupati Sanusi dalam sambutannya menegaskan bahwa gotong royong bukan hanya budaya turun-temurun, melainkan juga fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila dan ajaran agama. “Di Kabupaten Malang tidak ada single power atau kepemimpinan tunggal. Yang kami jalankan adalah kepemimpinan kolaboratif,” tegasnya.</p>



<p>Bupati Sanusi juga menyampaikan, bahwa keberhasilan pembangunan di Kabupaten Malang lahir dari sinergi antara pemerintah daerah, kepala desa dan masyarakat yang terus berjalan harmonis. Kolaborasi tersebut, terbukti mampu menghadirkan transformasi nyata di berbagai sektor strategis.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di bidang kesehatan dan sosial, angka stunting berhasil ditekan drastis dari 23 persen menjadi 6,2 persen melalui Program Anak Asuh yang melibatkan seluruh kepala perangkat daerah. Sementara itu, angka dispensasi pernikahan dini yang sebelumnya mencapai 2.300 kasus, kini turun signifikan menjadi sekitar 300 kasus berkat edukasi lintas organisasi dan keterlibatan aktif masyarakat.</p>



<p>Ditambahkannya, kemajuan juga terlihat, di sektor pendidikan. Kabupaten Malang yang sebelumnya memperoleh rapor merah dengan nilai 32, kini melonjak ke kategori peringkat tinggi dengan nilai 81 pada Februari 2026. Ribuan siswa berhasil meraih nilai rata-rata di atas 9, sehingga semakin mudah menembus sekolah unggulan, termasuk Taruna Nusantara.</p>



<p>Tidak hanya itu, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Malang turut menunjukkan performa membanggakan, dengan capaian 5,92 persen, menempatkan daerah ini sebagai salah satu yang terbaik di Jawa Timur. Tingginya kepercayaan investor, ditandai dengan masuknya investasi dari Prancis, pembangunan rumah sakit internasional seperti Mitra Keluarga dan Hermina, hingga perluasan kampus besar seperti UB, UIN dan Unisma.</p>



<p>Bupati Sanusi juga mengungkapkan, apresiasi dari Gubernur Jawa Timur yang menyebut Kabupaten Malang sebagai daerah yang &#8216;banyak rezeki&#8217; atau penuh keberkahan karena kekompakan masyarakat. “Kemudahan perizinan dan dukungan kepala desa terhadap investasi membuat para menteri dan pemerintah pusat nyaman menempatkan berbagai program nasional di Malang, termasuk pembangunan jalan Gondanglegi–Balekambang senilai Rp 800 miliar,” ungkapnya.</p>



<p>Peringatan BBGRM ke-23 tersebut, ditutup dengan pemukulan kentongan oleh Bupati Malang bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur sebagai tanda pencanangan BBGRM ke-23 Kabupaten Malang 2026. Melalui momentum ini, semangat gotong royong diharapkan terus menjadi energi utama dalam membangun desa, memperkuat persatuan, serta mendorong Kabupaten Malang menjadi gerbang kemajuan Jawa Timur dan Indonesia. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/peringatan-bbgrm-pemkab-malang-gelorakan-semangat-gotong-royong-bangun-kabupaten-malang/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232516</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gelorakan Semangat Pejuang, Pemkot Surabaya Gelar Parade Juang 2024</title>
		<link>https://memontum.com/gelorakan-semangat-pejuang-pemkot-surabaya-gelar-parade-juang-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Nov 2024 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[gelorakan]]></category>
		<category><![CDATA[parade]]></category>
		<category><![CDATA[pejuang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216093</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Sambut Peringatan Hari Pahlawan pada 10 November, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali mengelar Parade Surabaya Juang 2024 di Jalan Pahlawan, Minggu (03/11/2024) tadi. Berbeda dari tahun sebelumnya, dalam Parade Juang 2024 kali ini resmi terdaftar dalam Karisma Event Nusantara (KEN). Penghargaan tersebut, diberikan langsung oleh Staf Ahli Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Masruroh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Sambut Peringatan Hari Pahlawan pada 10 November, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali mengelar Parade Surabaya Juang 2024 di Jalan Pahlawan, Minggu (03/11/2024) tadi. Berbeda dari tahun sebelumnya, dalam Parade Juang 2024 kali ini resmi terdaftar dalam Karisma Event Nusantara (KEN).</p>



<p>Penghargaan tersebut, diberikan langsung oleh Staf Ahli Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Masruroh kepada Pjs Wali Kota Surabaya, Restu Novi Widiani. Keduanya, lantas membuka Parade Juang dengan pembacaan puisi tentang peristiwa bersejarah tersebut. Kemudian, dilanjutkan dengan teatrikal yang menceritakan pertempuran 10 November, di hadapan ribuan warga Surabaya.</p>



<p>Puluhan pemeran pejuang kemerdekaan yang mengenakan kaos putih, maju menyerang tentara sekutu, lengkap dengan membawa replika senapan. Pekikan takbir, Allahu Akbar, terus dikumandangkan bersama narasi-narasi perjuangan yang dibacakan para narator. Teatrikal semakin membara, saat kalimat kemerdekaan yang dilontarkan disambut seluruh masyarakat yang menyaksikan Parade Juang 2024.</p>



<p>Tembakan peluru Tentara Sekutu yang menumbangkan pejuang kemerdekaan, serta lantunan Lagu Gugur Bunga yang dikumandangkan, menjadi tanda aksi teatrikal telah berakhir. Aksi teatrikal dalam Parade Juang 2024, ini menggambarkan tiga masa waktu yang berbeda. Yakni masa kemerdekaan 17 Agustus 1945, mempertahankan kemerdekaan termasuk peristiwa 10 November 1945 dan masa Wirabangsa (menjaga kemerdekaan).</p>



<p>Aksi teatrikal dilakukan pada tiga titik lokasi, yaitu Tugu Pahlawan, Siola dan berakhir di depan Alun-Alun Suroboyo. Semua lokasi tersebut, dipadati oleh masyarakat yang ingin menyaksikan aksi teatrikal dari sejumlah komunitas dan pelajar.</p>



<p>Selain aksi teatrikal, parade juga diramaikan oleh iring-iringan mobil Jeep Willys. Mobil yang identik dengan masa perjuangan itu, membawa Pjs Wali Kota Restu Novi, Forkopimda Kota Surabaya, pejabat Pemkot Surabaya dan sejumlah veteran yang hadir sampai ke Alun-Alun Suroboyo.</p>



<p>Pjs Wali Kota Restu Novi Widiani yang pertama kali terlibat dalam Parade Juang, mengapresiasi atas apa yang dilakukan Kota Surabaya dalam mempertahankan semangat kepahlawanannya. Baginya, Parade Juang memang layak untuk masuk dalam KEN dan disaksikan oleh masyarakat secara luas.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Saya baru pertama kali terlibat penuh dan langsung. Walaupun setiap tahun diadakan, tetapi semangat teatrikal tetap membara. Itu tanda bahwa Kota Surabaya senantiasa mempertahankan semangat perjuangannya,&#8221; kata Pjs Wali Kota Restu, seusai acara.</p>



<p>Dirinya mengaku sangat bangga, karena Parade Juang 2024 resmi masuk dalam kalender KEN Kementrian Pariwisata. Dengan adanya prestasi tersebut, dirinya berharap sejarah kepahlawanan Kota Surabaya bisa diketahui oleh seluruh masyarakat Indonesia.</p>



<p>&#8220;Kami mendapatkan penghargaan KEN yang diberikan oleh Staf Ahli Kementrian Pariwisata. Hal ini menjadi semangat baru bagi Kota Surabaya untuk terus menyuguhkan event-event berkualitas kepada Indonesia dan dunia,&#8221; paparnya.</p>



<p>Dalam moment tersebut, Pjs Wali Kota Restu Novi berpesan kepada seluruh masyarakat, khususnya untuk para pemuda agar tetap berjuang sesuai bidang dan kemampuannya masing-masing. &#8220;Jangan melupakan sejarah, jiwa patriot dan heroik harus diwarisi oleh generasi muda untuk membangun Kota Surabaya, secara khusus dan Indonesia secara umum,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Di waktu yang sama, Staf Ahli Menteri Pariwisata RI, Masruroh, mengatakan dukungannya terhadap Parade Juang 2024. Menurutnya, event tersebut menjadi ajang untuk merawat dan menumbuhkan nilai patriotisme di kalangan generasi muda.</p>



<p>&#8220;Saya berharap event-event semacam ini bisa berkontribusi positif dalam pertumbuhan ekonomi Surabaya,&#8221; kata Masruroh.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olah Raga serta Pariwisata (Disbudporapar), Hidayat Syah, mengatakan bahwa Parade Juang yang melibatkan lebih dari 500 peserta ini menarik perhatian lebih dari 10 ribu orang untuk hadir dan menyaksikan. &#8220;Yang melihat ini tidak hanya masyarakat Surabaya, tapi juga tamu-tamu dari hotel dan beberapa wisatawan dari kota lain. Lebih banyak dari tahun kemarin yang hadir, lebih dari 10 ribu. Karena promosinya juga dilakukan oleh nasional terkait event ini,&#8221; ungkap Hidayat.</p>



<p>Dirinya pun berharap, Kota Surabaya bisa lebih banyak memasukan event dalam KEN selain Parade Juang. &#8220;Tahun depan harapannya event kuliner yang masuk. Saat ini, sedang kami proses apa saja syaratnya,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/sby/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216093</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sapa Warga Pakunden, Bunda Fey Gelorakan Semangat Santripreneur di Hari Santri Nasional</title>
		<link>https://memontum.com/sapa-warga-pakunden-bunda-fey-gelorakan-semangat-santripreneur-di-hari-santri-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Oct 2024 13:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[gelorakan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[pakunden,]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<category><![CDATA[santripreneur]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215715</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Kediri &#8211; Pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Ferry Silviana Feronica (Bunda Fey) dan Regina Nadya Suwono, atau yang dikenal dengan sebutan Paslon Fren, turun langsung menyapa warga Kelurahan Pakunden, Kecamatan Pesantren, Selasa (22/10/2024) tadi. Kegiatan ini, terasa istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional 2024, yang mengusung tema [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Kediri</strong> &#8211; Pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Ferry Silviana Feronica (Bunda Fey) dan Regina Nadya Suwono, atau yang dikenal dengan sebutan Paslon Fren, turun langsung menyapa warga Kelurahan Pakunden, Kecamatan Pesantren, Selasa (22/10/2024) tadi. Kegiatan ini, terasa istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional 2024, yang mengusung tema Santripreneur.</p>



<p>Mengawali kegiatan, Paslon Fren melakukan aktivitas di Masjid Al-Huda. Kemudian, berlanjut ke agenda berikutnya dan berakhir di Simpang Empat Jalan Cendana 2, Kelurahan Pakunden.</p>



<p>Dalam kegiatan tersebut, Paslon nomor urut 2 itu menyuarakan dukungan pada gerakan ekonomi kreatif berbasis santri, atau yang dikenal sebagai Santripreneur. Gerakan ini, diharapkan bisa memberikan dampak positif pada perekonomian lokal.</p>



<p>Kunjungan Paslon Fren sendiri, dibuka dengan doa yang dipimpin oleh Gus Yusuf dari Pondok Pesantren Lirboyo. Setelah itu, Bunda Fey dan Regina bersama para relawan, melakukan blusukan di empat RW dan 22 RT di wilayah tersebut. Paslon Fren mengajak agar warga untuk berpartisipasi dalam program-program inovatif yang mereka tawarkan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Calon Wali Kota Kediri, Bunda Fey, menyatakan apresiasinya terhadap Program Santripreneur yang diyakini mampu meningkatkan ekonomi masyarakat dan santri. “Program ini sangat potensial memberikan dampak positif pada ekonomi masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus mendukung agar program ini sukses dan berkelanjutan,” kata Bunda Fey.</p>



<p>Sementara itu, Calon Wakil Wali Kota Kediri, Regina Nadya Suwono, juga menyampaikan keyakinannya bahwa Santripreneur akan menjadi pilar penting dalam pengembangan ekonomi kreatif di Kota Kediri. “Ini bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berinovasi dan berkontribusi bagi masyarakat,” tambah Regina.</p>



<p>Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat Pakunden, Puguh Pamuji, mengungkapkan harapannya agar Fren dapat memperkuat program keagamaan di Kota Kediri, terutama Program Quran Massive yang bertujuan meningkatkan literasi Al-Quran di masyarakat.</p>



<p>Dalam momen itu, Bunda Fey menanggapi permintaan ini dengan menegaskan komitmennya untuk melanjutkan Program Quran Massive. “Program ini telah menjadi andalan dan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami akan terus memperkuatnya dengan pelatihan bagi pengajar Al-Quran, pengadaan fasilitas belajar, serta penyelenggaraan kajian Al-Quran di ruang publik,” tegas Bunda Fey.</p>



<p>Dengan semangat Hari Santri Nasional, Bunda Fey dan Regina berharap gerakan Santripreneur dan Program Quran Massive dapat menjadi pilar penting dalam membangun Kediri yang lebih maju dan religius. <strong>(pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215715</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Didukung Alim Ulama dan Kiai, Ribuan Masyarakat Gelorakan Paslon Abadi &#8216;Metal&#8217; di Pilkada Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/didukung-alim-ulama-dan-kiai-ribuan-masyarakat-gelorakan-paslon-abadi-metal-di-pilkada-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Sep 2024 14:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[‘metal’]]></category>
		<category><![CDATA[didukung]]></category>
		<category><![CDATA[gelorakan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[paslon]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214781</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Ribuan masyarakat gelorakan dukung pasangan calon (Paslon) nomor urut 3, di pemilihan Wali Kota-Wakil Wali Kota Malang, Abah Anton-Dimyati Ayatullah (Abadi), menang total alias Metal di Kota Malang. Pemandangan tersebut, terlihat saat Rapat Konsolidasi Internal Pasangan Abadi dan Deklarasi Abadi Menang Total. Deklarasi ini, dihadiri para alim ulama, kiai, tim pemenangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Ribuan masyarakat gelorakan dukung pasangan calon (Paslon) nomor urut 3, di pemilihan Wali Kota-Wakil Wali Kota Malang, Abah Anton-Dimyati Ayatullah (Abadi), menang total alias Metal di Kota Malang. Pemandangan tersebut, terlihat saat Rapat Konsolidasi Internal Pasangan Abadi dan Deklarasi Abadi Menang Total.</p>



<p>Deklarasi ini, dihadiri para alim ulama, kiai, tim pemenangan dan ribuan masyarakat di salah satu hotel di Kota Malang, Minggu (29/09/2024) tadi. Juga hadir sejumlah pimpinan partai pengusung dan pendukung, yakni dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN) serta Partai Demokrat dan Partai Ummat.</p>



<p>&#8220;Abadi menang total di Kota Malang,&#8221; teriak massa pendukung.</p>



<p>Dalam orasinya, calon Wali Kota Abah Anton menegaskan bahwa Abadi akan memberikan sebuah kesejahteraan untuk Kota Malang. &#8220;Bahwa dua bulan ini menentukan sekali nasib Kota Malang, untuk lima tahun ke depan. Bersama Abadi, Insyallah Kota Malang Baldatun Thoyibatun Warobbun Ghofur. Kami Abadi, akan menyelesaikan permasalahan-permasalahan di Kota Malang. Abadi sudah lama merencanakan Kota Malang semakin bermartabat,&#8221; ujar Abah Anton.</p>



<p>Abah Anton juga menegaskan bakal mengatasi banjir, kemacetan, kesehatan hingga pasar berkelanjutan sebagai motor ekonomi Kota Malang. Abadi ingin Kota Malang nantinya bersih dari kabel-kabel bersliweran, semuanya harus di dalam tanah. Abadi juga ingin membuat event-event nasional dan inernasionak untuk semakin menghidupkan UMKM.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Rancangan yang saya gagas untuk pembangunan Kota Malang, tata kelola kota yang lebih baik dan perbaikan kesehatan, meningkatkan pariwisata, meningkatkan UMKM-UMKM, itu semua untuk kesejahteraan warga Kota Malang. Rancangan ini adalah purwa rupa Kota Malang dalam 20 tahun ke depan, yang artinya sudah terarah dan tinggal dilanjutkan. Betapa indahnya Kota Malang Malang. Juga mengembalikan Kota Malang menjadi Kota Bunga,” tegas Abah Anton.</p>



<p>Terkait CRS, pihaknya juga menjelaskan bahwa Abadi juga akan banyak mendatangkan CSR untuk pembangunan Kota Malang. &#8220;Saya heran kenapa sekarang tidak ada lagi CSR? Padahal gampang dan bisa. Kenapa susah, saya dulu bisa berhasil. Kedepan saya janjikan pembangunan di Kota Malang dengan memanfaatkan CSR agar tidak lagi membenani APBD,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Pihaknya juga menekankan pentingnya inovasi-inovasi untuk meningkatkan ekonomi rakyat. Abah Anton menceritakan bahwa saat dirinya menjabat Wali Kota Malang tahun 2016 lalu, membuat inovasi jalan kembar yang tembus ke Pasar Gadang. Inovasi tersebut sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.</p>



<p>“Wilayah Kedungkandang sebagai bagian koridor yang meningkatkan ekonomi rakyat, buktinya jalan kembar yang tembus ke Pasar Gadang. Harga tanah langsung naik. Seorang Kepala Daerah harus punya inovasi,” tambah Abah Anton.</p>



<p>Sementara itu, Dimyati Ayatullah, sebagai calon wakil dari Abah Anton, menyampaikan pandangannya bahwa seorang pemimpin harus mengutamakan pengabdian, bukan mencari keuntungan pribadi. “Kita tidak mencari pekerjaan di sini, tapi kita mengabdi. Kita siap berkolaborasi dengan Jawa Timur dan pemerintah pusat untuk menjadikan Kota Malang sebagai kota yang nyaman dan aman,” kata Dimyati. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214781</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Menanam, Mbak Cicha Ajak Kaum Perempuan Kediri Gelorakan Gerakan Menanam Pohon</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-menanam-mbak-cicha-ajak-kaum-perempuan-kediri-gelorakan-gerakan-menanam-pohon</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Dec 2023 12:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[gelorakan]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[menanam]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan,]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203012</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Hujan yang mulai turun dalam beberapa pekan terakhir, dimanfaatkan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, untuk mengajak kaum perempuan melakukan aksi tanam pohon. Ajakan tersebut, disuarakan Mbak Cicha-sapaan akrab Ketua TP PKK, saat memimpin gerakan penghijauan di Sempadan Sungai Dermo, Desa Semanding, Kecamatan Pagu, Kamis (07/12/2023) tadi. Gerakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kediri</strong> &#8211; Hujan yang mulai turun dalam beberapa pekan terakhir, dimanfaatkan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, untuk mengajak kaum perempuan melakukan aksi tanam pohon. Ajakan tersebut, disuarakan Mbak Cicha-sapaan akrab Ketua TP PKK, saat memimpin gerakan penghijauan di Sempadan Sungai Dermo, Desa Semanding, Kecamatan Pagu, Kamis (07/12/2023) tadi.</p>



<p>Gerakan penghijauan ini, disambut antusiasme warga masyarakat. Terbukti, pelaksanaan diikuti mulai dari berbagai elemen baik dari pemerintah daerah, TP PKK Kabupaten, kecamatan dan desa, Pramuka serta warga di sekitar.</p>



<p>Mbak Cicha menjelaskan bahwa dampak dari pemanasan global, sangat terasa selama beberapa bulan terakhir. Terutama, ketika menurunnya curah hujan hingga menyebabkan kekeringan.</p>



<p>&#8220;Salah satu solusi untuk mengurangi pemanasan global, ini melalui penghijauan lingkungan sekitar,&#8221; kata Mbak Cicha.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menjaga kelestarian lingkungan dengan melakukan penghijauan, paparnya, menjadi kewajiban bersama. Melalui gerakan penghijauan, selain menjadikan lingkungan yang teduh juga dapat menjaga ketersediaan air tanah.</p>



<p>Mbak Cicha mengungkapkan, gerakan penghijauan yang dilakukan bersama berbagai elemen, itu untuk memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI), Bulan Menanam Nasional, sekaligus menyambut Hari Ibu. Gerakan penghijauan yang dilakukan, dipilih pada daerah sempadan, dengan harapan dapat mengurangi erosi tanah di sekitar sungai saat musim penghujan.</p>



<p>&#8220;Melalui momentum ini, saya juga mengajak semua masyarakat utamanya perempuan untuk melakukan gerakan cinta menanam dan memelihara pohon,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Gerakan yang dilakukan itu, diharapkan dapat menjadi percontohan bagi masyarakat luas untuk bersama menjaga dan merawat lingkungan sekitar tetap lestari. &#8220;Saya berharap ini dapat tercipta kesadaran dan komitmen bersama untuk merawat dan melestarikan lingkungan hidup bagi (masa depan) generasi mendatang,&#8221; terangnya. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203012</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Paripurna Hari Jadi Kota Probolinggo, Wali Kota Gelorakan Semangat Persatuan dan Kebersamaan</title>
		<link>https://memontum.com/paripurna-hari-jadi-kota-probolinggo-wali-kota-gelorakan-semangat-persatuan-dan-kebersamaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Sep 2023 14:24:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[gelorakan]]></category>
		<category><![CDATA[kebersamaan,]]></category>
		<category><![CDATA[Paripurna]]></category>
		<category><![CDATA[persatuan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197598</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Di usia Ke-664 tahun ini, Kota Probolinggo semakin menunjukkan jati dirinya sebagai kota yang aman, kondusif, maju dan sejahtera di tengah-tengah kemajemukan masyarakat. Hal tersebut, disampaikan Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, dalam Rapat Paripurna DPRD dalam rangka peringatan Hari Jadi Ke-664 Kota Probolinggo di Ruang Sidang Utama, Selasa (05/09/2023) tadi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Probolinggo</strong> &#8211; Di usia Ke-664 tahun ini, Kota Probolinggo semakin menunjukkan jati dirinya sebagai kota yang aman, kondusif, maju dan sejahtera di tengah-tengah kemajemukan masyarakat. Hal tersebut, disampaikan Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, dalam Rapat Paripurna DPRD dalam rangka peringatan Hari Jadi Ke-664 Kota Probolinggo di Ruang Sidang Utama, Selasa (05/09/2023) tadi.</p>



<p>&#8220;Semangat persatuan adalah rasa kebersamaan yang muncul dari setiap individu di Kota Probolinggo, ini yang secara sadar memiliki keinginan kuat untuk bersama-sama meraih sesuatu. Yaitu terwujudnya Kota Probolinggo yang maju, aman, kuat dan sejahtera. Ada kata kunci yang selama beberapa hari ini terus saya gaungkan di setiap kesempatan di event Hadipro, yaitu kebersamaan,&#8221; kata Wali Kota Habib Hadi.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, juga dilakukan tayangan refleksi pembangunan Kota Probolinggo, dari masa ke masa. Tidak lupa, turut diputar pula lagu yang berjudul &#8216;Hadipro&#8217; yang menunjukkan semangat kebersamaan untuk saling bergandengan tangan dan menguatkan dalam membangun kota tercinta ini.</p>



<p>Momentum ini mempersatukan semua elemen tanpa melihat warna, golongan dan perbedaan-perbedaan yang ada. Semuanya memiliki peran untuk menjadi bagian dalam membangun Kota Probolinggo dan bukan menjadi bagian untuk memecah belah masa depan Kota Probolinggo.</p>



<p>“Lagu tadi semakin menggelorakan semangat untuk melangkah bersama. Kita yang berada di sini, baik eksekutif dan legislatif mengemban amanah sumpah janji jabatan hanya untuk Kota Probolinggo, yang harus kita utamakan diatas segala-galanya,” terang wali kota.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mantan anggota DPR RI ini juga menyebut memori keberhasilan yang telah diraih Kota Probolinggo, khususnya di tahun 2022 yang lalu, dimana Kota Probolinggo berhasil dinobatkan sebagai global winner dalam ajang kompetisi We Love Cities 2022 yang diselenggarakan oleh World Wide Fund for Nature (WWF). Kota Probolinggo berhasil mengalahkan 67 kota dari 27 negara di dunia.</p>



<p>“Keberhasilan ini karena kita cinta Kota Probolinggo. Mari kita pertahankan komitmen kita bersama, tanpa melihat ke belakang dan fokus pada tujuan untuk Kota Probolinggo. Mudah-mudahan di dalam Hari Jadi Kota Probolinggo ke-664 ini menjadi titik awal untuk melangkah ke depan, tentunya evaluasi yang lalu untuk disempurnakan di tahun mendatang,” bebernya.</p>



<p>Dengan tetap menjaga komitmen, lanjutnya, akan menjadi kewajiban bagi semua pihak untuk menyempurnakan segala kekurangan. Bukan sebagai bahan untuk sekedar menilai saja tanpa bisa mengoreksi diri sendiri di dalam menghadapi tantangan ke depan. “Selamat Hari Jadi Kota Probolinggo ke-664. Kami atas nama pemerintah, eksekutif dan legislatif sudah mempersembahkan suatu hal yang terbaik untuk masyarakat Kota Probolinggo. Mudah-mudahan ke depan bisa melangkah bersama untuk mewujudkan kemaslahatan dan kemakmuran warga Kota Probolinggo yang kita cintai,” paparnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua DPRD Kota Probolinggo, Abdul Mujib, mengatakan bahwa peringatan Hari Jadi Ke-664 Kota Probolinggo, merupakan momentum berharga dan menjadi tanggung jawab moral sebagai generasi penerus bangsa. Karena sejarah juga merupakan tonggak bagi generasi yang akan datang dalam mengapresiasi jerih payah para pemimpin, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda sebagai pelaku sejarah perjuangan bangsa khususnya sejarah Kota Probolinggo.</p>



<p>“Sehingga terwujud masyarakat Kota Probolinggo yang adil, makmur dan bermartabat yang selaras dengan tema Hari Jadi ke-664 Kota Probolinggo. Yaitu Dengan Semangat Persatuan Mewujudkan Kota Probolinggo Maju, Aman, Kuat, Sejahtera dan Handal,” ujar Ketua DPRD. <strong>(kom/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197598</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gelorakan Semangat Juang, Bupati Sumenep Turut Kirab Bendera Raksasa Merah Putih</title>
		<link>https://memontum.com/gelorakan-semangat-juang-bupati-sumenep-turut-kirab-bendera-raksasa-merah-putih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Aug 2023 05:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Bendera]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gelorakan]]></category>
		<category><![CDATA[juang,]]></category>
		<category><![CDATA[raksasa]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=196870</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melakukan kirab Bendera Merah Putih sepanjang 78 meter yang dikemas dengan Jalan-jalan Santai (JJS) Kemerdekaan, Minggu (27/08/2023) tadi. Apa yang tersebut, sebagai bagian tingginya rasa nasionalisme. Dari pantauan di lapangan, pelaksanaan ini sangat menyita perhatian masyarakat. Bahkan, peserta diperkirakan mencapai ribuan sehingga memanjang mencapai 2 kilometer hingga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Sumenep</strong> &#8211; Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melakukan kirab Bendera Merah Putih sepanjang 78 meter yang dikemas dengan Jalan-jalan Santai (JJS) Kemerdekaan, Minggu (27/08/2023) tadi. Apa yang tersebut, sebagai bagian tingginya rasa nasionalisme.</p>



<p>Dari pantauan di lapangan, pelaksanaan ini sangat menyita perhatian masyarakat. Bahkan, peserta diperkirakan mencapai ribuan sehingga memanjang mencapai 2 kilometer hingga ke Lapangan GOR A Yani hingga seolah menjadi lautan manusia.</p>



<p>Pasukan Merah Putih ini melakukan kirab Bendera Merah Putih. Sejumlah peserta, berasal dari ribuan warga dari berbagai elemen masyarakat yang langsung turun mengikuti kirab.</p>



<p>Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa kirab bendera raksasa Merah Putih ini ingin mewariskan semangat juang para pahlawan kemerdekaan. Supaya, generasi muda semangatnya berapi-api dan tidak gampang menyerah.</p>



<p>“Melalui kirab Merah Putih ini diharapkan masyarakat Kabupaten Sumenep, memiliki jiwa nasionalisme yang semakin bergelora untuk cinta tanah air, bangsa dan negara,” kata Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo di sela-sela kirab dan JJS Kemerdekaan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kirab Merah Putih ini, paparnya, sebagai simbol untuk merawat kebhinekaan dalam kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sehingga, seluruh elemen menjaga dan merawat persatuan dan kesatuan, guna menciptakan iklim yang kondusif dan sejuk di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat.</p>



<p>“Kami mengajak masyarakat menerapkan nilai-nilai luhur Pancasila secara utuh dalam kehidupan sehari-hari. Tujuannya, tentu untuk menciptakan kerukunan di tengah kemajemukan masyarakat Kabupaten Sumenep,” tutur Bupati Sumenep.</p>



<p>Bupati mengharapkan, tentunya masyarakat mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif. Itu agar memberikan dampak yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain, khususnya untuk mendorong memajukan pembangunan daerah di segala sektor.</p>



<p>“Masyarakat berperan serta mendukung proses pembangunan dan itu wujud menghargai jasa-jasa para pahlawan untuk meneruskan cita-citanya membangun bangsa dan negara termasuk Kabupaten Sumenep,” paparnya.</p>



<p>Dalam pelaksanaan itu, bupati mengikuti Kirab Bendera sepanjang 78 meter bersama Wakil Bupati, Dewi Khalifah, Sekretaris Daerah (Sekda) Edi Rasiyadi, Forkopimda, Ketua TP PKK, Nia Kurnia Fauzi, Kepala OPD dan camat. <strong>(edo/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196870</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
