<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Gempar &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/gempar/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 10 Feb 2019 07:00:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Gempar &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Desa Paowan Panarukan Situbondo, Gempar !</title>
		<link>https://memontum.com/desa-paowan-panarukan-situbondo-gempar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Feb 2019 07:00:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Paowan Panarukan Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Gempar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=77577</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Seorang kakek yang biasa di sapa Kei Mimin berusia 60 tahun, yang tinggal di Dusun Bukkolan, jalan raya Paowan arah Surabaya, Kecamatan Panarukan di temukan tak bernyawa di ruang tengah dalam rumahnya, Sabtu (9/2/2019) siang. Salah satu tetangga korban bernama Hamsin (42) saat ditemui Wartawan Memontum.com mengatakan, yang meninggal seorang Kakek tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo &#8211;</strong> Seorang kakek yang biasa di sapa Kei Mimin berusia 60 tahun, yang tinggal di Dusun Bukkolan, jalan raya Paowan arah Surabaya, Kecamatan Panarukan di temukan tak bernyawa di ruang tengah dalam rumahnya, Sabtu (9/2/2019) siang. Salah satu tetangga korban bernama Hamsin (42) saat ditemui Wartawan Memontum.com mengatakan, yang meninggal seorang Kakek tersebut bernama Asmin, warga dusun Bukkolan RT. 3 / RW. 1, Desa Paowan, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo.</p>
<p><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190210-WA0015-e1549781653237.jpg?ssl=1"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-77556" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190210-WA0015-e1549781653237.jpg?resize=500%2C375&#038;ssl=1" alt="" width="500" height="375" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Kata dia, korban diketahui sudah meninggal dunia saat anaknya hendak mengirimkan nasi. Namun pintunya tertutup dari dalam serta tercium bau menyengat dari dalam kamar tengah, Kemudian anaknya minta tolong pada tetangga lain untuk membuka pintunya. &#8220;Kematian Kei Mimin bermula dari anaknya hendak memberikan nasi kemarin, dan pintunya tertutup dari dalam serta ditemukan sudah telentang tak bernyawa oleh anaknya sendiri ,&#8221; katanya.</p>
<p>Sambung Hamsin, setelah pintunya dicongkel dari luar, seketika itu pula anaknya menjerit histeris melihat bapaknya telentang kaku dan sudah meninggal dunia, pada saat itu tetangga sekitar berjubel melihat Kei Mimin yang sudah jadi mayat. Menurutnya, Kei Mimin pada hari Kamis sore masih terlihat mondar mandir di depan rumahnya, dan sebelumnya korban pernah mengeluh sakit di bagian dadanya.</p>
<p>&#8220;Pengamatan saya hari Kamis sore dia masih terlihat jalan di depan rumahnya, dan beberapa hari sebelumnya memang sakit-sakitan. Namun hari ini (Sabtu) dia ditemukan sudah meninggal oleh anaknya sendiri, &#8220;ungkap Hamsin.</p>
<p>Ditambahkan Hamsin, sekitar pukul 10.40 saat para tetangga memadati rumah dan melihat mayat korban, saya menghubungi salah satu anggota BPD Paowan untuk menghubungi pihak kepolisian setempat, tidak lama akhirnya petugas dari Polsek Panarukan dan Koramil Panarukan datang mengevakuasi mayat korban.</p>
<p>Lanjut dia, lalu mayatnya di bawa oleh pihak kepolisian untuk di lakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kematiannya, pungkasnya.</p>
<p>Sementara itu, Kapolsek Panarukan Iptu Sudpendi,SH pun membenarkan adanya warga dusun Bukkolan, Desa Paowan ditemukan sudah jadi mayat, dan meninggal dunia di dalam rumahnya sendiri. &#8220;Iya benar ada,&#8221;ujarnya kepada Memontum.com. Sabtu (09/02/2019) siang. (im/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">77577</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gempar, Sapi Tak Bertuan Ditemukan di Tepi Sungai</title>
		<link>https://memontum.com/gempar-sapi-tak-bertuan-ditemukan-di-tepi-sungai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Feb 2018 05:23:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Gempar]]></category>
		<category><![CDATA[Sapi Tak Bertuan Ditemukan di Tepi Sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=25107</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember&#8211;-Polsek kencong polres jember hari Kamis (8/2/2018) dini hari temukan sapi tak bertuan kisaran umur 1 tahun di area pinggir sungai Kasaan Desa Paseban, kecamatan Kencong. Penemuan  tersebut berawal dari informasi pemancing yang melihat ada sapi sedang terjegur di pinggir sungai dikawasan area warga sekitar memancing dekat semak belukar. pada saat bersamaan pihak Mapolsek [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember&#8211;</strong>-Polsek kencong polres jember hari Kamis (8/2/2018) dini hari temukan sapi tak bertuan kisaran umur 1 tahun di area pinggir sungai Kasaan Desa Paseban, kecamatan Kencong.</p>
<p>Penemuan  tersebut berawal dari informasi pemancing yang melihat ada sapi sedang terjegur di pinggir sungai dikawasan area warga sekitar memancing dekat semak belukar. pada saat bersamaan pihak Mapolsek yang setiap malam operasi di kawasan tersebut menindak lanjuti dan membawa sapi warna coklat tersebut ke mapolsek kencong guna untuk mengetahui siapa pemilik sebenarnya sapi tersebut.</p>
<p><a href="https://memontum.com/25107-gempar-sapi-tak-bertuan-ditemukan-di-tepi-sungai/whatsapp-image-2018-02-08-at-11-45-54-copy" rel="attachment wp-att-25115"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-25115" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-08-at-11.45.54-copy.jpg?resize=500%2C281&#038;ssl=1" alt="" width="500" height="281" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-08-at-11.45.54-copy.jpg?w=500&amp;ssl=1 500w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-08-at-11.45.54-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-08-at-11.45.54-copy.jpg?resize=200%2C112&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Sempat pada saat itu juga warga sekitar datang ke pelataran Mapolsek Kencong guna melihat sapi dari dekat untuk memastikan ciri ciri sapi namun lagi lagi informasi kepemilikan sapi itu belum ter klaim pemilik. Dan beberapa warga sempat bersepekulasi jika kemungkinan besar sapi hasil kejahatan pelaku yang sengaja dilepas karena terlihat warga pemancing ketika hendak membawa hasil kejahatan.</p>
<p>Hingga saat ini pihak petugas Reserse masih terjun sekitar paseban guna mencari informasi warga yang kehilangan sapi.</p>
<p>Ketika berita ini dilansir masih belum jelas pemilik sapi warna coklat tersebut pemiliknya dan hingga kamis pagi masih berada di pelataran mapolsek kencong. (Lum/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">25107</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
