<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>generasi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/generasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 30 May 2026 14:06:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>generasi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wabup Malang Buka Program Skrining RHD dan Berharap Miliki Manfaat Besar untuk Generasi Muda</title>
		<link>https://memontum.com/wabup-malang-buka-program-skrining-rhd-dan-berharap-miliki-manfaat-besar-untuk-generasi-muda</link>
					<comments>https://memontum.com/wabup-malang-buka-program-skrining-rhd-dan-berharap-miliki-manfaat-besar-untuk-generasi-muda#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 May 2026 04:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[berharap]]></category>
		<category><![CDATA[generasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[miliki]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[skrining]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232799</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, membuka Skrining Penyakit Jantung Rematik atau Rheumatic Heart Disease (RHD) bagi siswa SD Kelas 5 dan 6 di Kabupaten Malang, yang terpusat di SD Negeri 3 Tumpang, Sabtu (30/05/2026) tadi. Turut hadir di pelaksanaan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar Anwar, Ketua Tim Skrining Yayasan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, membuka Skrining Penyakit Jantung Rematik atau Rheumatic Heart Disease (RHD) bagi siswa SD Kelas 5 dan 6 di Kabupaten Malang, yang terpusat di SD Negeri 3 Tumpang, Sabtu (30/05/2026) tadi. Turut hadir di pelaksanaan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar Anwar, Ketua Tim Skrining Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Pusat, dr BRM Aeio Soeryo Kuncoro, beserta jajarannya, Ketua YJI Malang Raya, Hanik Dwi Martya P, hingga Kepala OPD dan Muspika Tumpang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wabup Lathifah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya, untuk YJI Pusat yang telah memberikan perhatian besar terhadap kesehatan anak-anak Indonesia melalui Program Skrining Penyakit Jantung Rematik ini. Terlebih, YJI Pusat telah menunjuk empat cabang untuk pelaksanaan program, yakni YJI Cabang Malang Raya, YJI Cabang Kabupaten Bekasi Jawa Barat, YJI Cabang Minahasa Utara Sulawesi Utara dan YJI Cabang Tulang Bawang Lampung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Tentunya, penunjukan ini menjadi sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi Kabupaten Malang untuk turut mendukung keberhasilan program nasional dalam upaya deteksi dini penyakit jantung rematik pada anak usia sekolah,” kata Wabup Lathifah.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Dirinya juga menjelaskan, bahwa krining dan deteksi dini menjadi langkah yang sangat penting, agar anak-anak mendapatkan penanganan lebih cepat dan tepat. Pada tahap pertama ini, pelaksanaan skrining di wilayah Kabupaten Malang dan dilaksanakan di dua lokasi. Yakni, SDN Tumpang 3 dan SDN Tumpang 1, dengan total sebanyak 370 siswa yang akan mengikuti pemeriksaan skrining RHD.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat besar bagi kesehatan generasi muda kita. Anak-anak yang sehat adalah investasi masa depan bangsa. Dengan kesehatan yang baik, mereka dapat belajar dengan optimal, tumbuh menjadi generasi yang cerdas, produktif dan berdaya saing,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wabup Lathifah juga mengajak seluruh orang tua, guru dan masyarakat, untuk semakin peduli terhadap kesehatan anak-anak, khususnya kesehatan jantung. Tentunya, melalui pola hidup sehat, menjaga kebersihan, gizi seimbang dan pemeriksaan kesehatan secara berkala. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/wabup-malang-buka-program-skrining-rhd-dan-berharap-miliki-manfaat-besar-untuk-generasi-muda/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232799</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pelantikan Pengurus PMII, Bupati Lumajang Dorong Keterlibatan Generasi Muda di Pembangunan Daerah</title>
		<link>https://memontum.com/pelantikan-pengurus-pmii-bupati-lumajang-dorong-keterlibatan-generasi-muda-di-pembangunan-daerah</link>
					<comments>https://memontum.com/pelantikan-pengurus-pmii-bupati-lumajang-dorong-keterlibatan-generasi-muda-di-pembangunan-daerah#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2026 09:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[generasi]]></category>
		<category><![CDATA[keterlibatan]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengurus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232390</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menghadiri pelaksanaan pelantikan pengurus PMII, Rabu (13/5/2026) tadi. Dalam momen itu, dirinya menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mendorong keterlibatan organisasi kemahasiswaan dalam agenda pembangunan daerah sebagai bagian dari penguatan kolaborasi antara pemerintah dan generasi muda dalam menyelesaikan persoalan publik. Bahkan, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, juga menjelaskan bila [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menghadiri pelaksanaan pelantikan pengurus PMII, Rabu (13/5/2026) tadi. Dalam momen itu, dirinya menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mendorong keterlibatan organisasi kemahasiswaan dalam agenda pembangunan daerah sebagai bagian dari penguatan kolaborasi antara pemerintah dan generasi muda dalam menyelesaikan persoalan publik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahkan, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, juga menjelaskan bila pemerintah daerah membuka ruang kerja sama yang lebih luas bagi organisasi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam berbagai program lintas perangkat daerah. Itu karena, pembangunan daerah membutuhkan partisipasi aktif generasi muda, terutama dalam isu-isu strategis seperti penurunan stunting, penguatan ekonomi kreatif, pengembangan pariwisata, hingga pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saya membuka pintu selebar-lebarnya bagi PMII untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Banyak program di perangkat daerah yang bisa dikerjakan bersama pemuda untuk mendukung pembangunan,” kata Bupati Lumajang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kebijakan ini, ujarnya, menandai penguatan model pembangunan partisipatif, di mana organisasi mahasiswa tidak hanya berfungsi sebagai ruang kaderisasi dan diskursus intelektual. Namun, juga menjadi mitra implementasi kebijakan publik di tingkat lokal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam konteks pembangunan nasional, tambahnya, pelibatan organisasi kepemudaan dinilai penting untuk memperkuat kualitas pembangunan berbasis sumber daya manusia. Pemerintah menilai, generasi muda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan sosial sekaligus penghubung antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Bupati Indah menjelaskan, keterlibatan pemuda menjadi semakin penting karena sejumlah indikator pembangunan Lumajang menunjukkan tren positif yang memerlukan penguatan keberlanjutan. Pemerintah daerah mencatat, prevalensi stunting turun dari sekitar 30 persen menjadi 19 persen, sementara pertumbuhan ekonomi meningkat dari 4,5 persen pada 2024 menjadi 5,35 persen pada 2025.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sektor pariwisata, Lumajang juga mencatat peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke kawasan Air Terjun Tumpak Sewu, yang menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi kreatif lokal. Capaian tersebut, membutuhkan dukungan lebih luas dari kalangan muda agar pembangunan tidak hanya bertumpu pada birokrasi, tetapi juga didorong oleh partisipasi sosial yang lebih kuat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Kabupaten Lumajang juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah, membuka ruang kolaborasi dengan organisasi mahasiswa. Sehingga, kaderisasi di kampus dapat terhubung dengan praktik pembangunan di masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan ini, ujarnya, sejalan dengan arah pembangunan nasional yang menempatkan generasi muda sebagai pilar penguatan demokrasi partisipatif, inovasi sosial dan pembangunan berkelanjutan di tingkat daerah. Dengan kolaborasi tersebut, pemerintah berharap organisasi kemahasiswaan dapat menjadi bagian dari ekosistem pembangunan yang lebih adaptif, inklusif, dan berbasis gotong royong. <strong>(kom/lmj/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/pelantikan-pengurus-pmii-bupati-lumajang-dorong-keterlibatan-generasi-muda-di-pembangunan-daerah/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232390</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Buka Gelaran IYRC, Bupati Lumajang Ajak Generasi Muda Bijak dalam Gunakan Teknologi</title>
		<link>https://memontum.com/buka-gelaran-iyrc-bupati-lumajang-ajak-generasi-muda-bijak-dalam-gunakan-teknologi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 May 2026 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[generasi]]></category>
		<category><![CDATA[gunakan]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232320</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa pengembangan teknologi di kalangan generasi muda harus berjalan beriringan dengan penguatan karakter dan nilai moral, agar kemajuan digital mampu memberikan manfaat positif bagi masyarakat. Hal itu ditegaskan Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, saat membuka Indonesia Youth Robotic Competition (IYRC) Lumajang 2026 di Gedung Soedjono Lumajang, Minggu (10/05/2026) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa pengembangan teknologi di kalangan generasi muda harus berjalan beriringan dengan penguatan karakter dan nilai moral, agar kemajuan digital mampu memberikan manfaat positif bagi masyarakat. Hal itu ditegaskan Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, saat membuka Indonesia Youth Robotic Competition (IYRC) Lumajang 2026 di Gedung Soedjono Lumajang, Minggu (10/05/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diuraikannya, tantangan di era digital tidak hanya terletak pada kemampuan menguasai teknologi. Namun, juga bagaimana generasi muda mampu menggunakan teknologi secara bijak, bertanggung jawab dan berorientasi pada kemanfaatan sosial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Teknologi harus tumbuh bersama karakter dan akhlak yang baik. Karena kecerdasan tanpa nilai moral, maka dapat kehilangan arah,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Bunda Indah menjelaskan, bahwa kegiatan robotika tidak hanya melatih kemampuan teknis, tetapi juga membentuk disiplin, tanggung jawab, kerja sama dan etika dalam proses belajar. Melalui pendekatan ini, Pemkab Lumajang berharap pengembangan teknologi di kalangan generasi muda dapat menjadi bagian dari pembangunan manusia yang utuh, yakni cerdas secara intelektual sekaligus kuat secara moral dan sosial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dalam perkembangan teknologi yang semakin cepat, penguatan karakter menjadi penting agar generasi muda tidak hanya cerdas secara digital, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kemampuan menjaga nilai-nilai kemanusiaan. Kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya pintar teknologi, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian, dan tanggung jawab dalam menggunakan ilmunya,” katanya. <strong>(kom/lmj/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232320</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri Pelantikan Pengurus HMI, Wabup Malang Tekankan Pentingnya Jadi Generasi Intelektual Adaptif</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-pelantikan-pengurus-hmi-wabup-malang-tekankan-pentingnya-jadi-generasi-intelektual-adaptif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[adaptif]]></category>
		<category><![CDATA[generasi]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[Intelektual]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengurus]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[tekankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232149</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Malang, Hj Lathifah Shohib, menghadiri Pelantikan Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Malang Komisariat Jabal Thareeq Periode 2026-2027 di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Minggu (03/05/2026) tadi. Dalam momen itu, Wabup Lathifah mengungkapkan atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus yang dilantik. “Amanah yang saudara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Malang, Hj Lathifah Shohib, menghadiri Pelantikan Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Malang Komisariat Jabal Thareeq Periode 2026-2027 di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Minggu (03/05/2026) tadi. Dalam momen itu, Wabup Lathifah mengungkapkan atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus yang dilantik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Amanah yang saudara emban bukanlah amanah yang ringan. Melainkan, sebuah tanggung jawab besar untuk menggerakkan roda organisasi, menjaga marwah perjuangan, serta memberikan kontribusi nyata bagi umat, bangsa dan daerah,” kata Wabup Lathifah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, tema &#8216;Meneguhkan Khazanah Intelektual dan Semangat Kemandirian sebagai Kompas Perjuangan Menghadapi Disrupsi Zaman&#8217;, merupakan tema yang sangat relevan dengan kondisi saat ini. “Kita hidup di era disrupsi, era dimana perubahan terjadi begitu cepat, ditandai dengan kemajuan teknologi, digitalisasi dan globalisasi yang tidak bisa kita hindari. Mahasiswa terutama kader-kader HMI, harus mampu menjadi intelektual yang adaptif, kritis, sekaligus solutif,” paparnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Wabup Lathifah menjelaskan, bahwa khazanah intelektual bukan hanya tentang penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang kemampuan membaca zaman, memahami persoalan masyarakat, serta menghadirkan solusi yang berkeadilan dan berkelanjutan. &#8220;Di sinilah pentingnya kader HMI untuk terus mengasah diri, memperkuat literasi, serta menjaga nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan. Generasi muda tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus menjadi pelaku perubahan. Kemandirian berpikir, kemandirian ekonomi, serta kemandirian dalam berkarya adalah fondasi untuk membangun bangsa yang kuat,” tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya berharap kepada pengurus yang baru, agar menjadikan organisasi ini sebagai ruang belajar dan pengabdian, menguatkan solidaritas dan integritas kader, serta aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Malang. Mengingat, Kabupaten Malang senantiasa membuka ruang kolaborasi dengan seluruh elemen mahasiswa, termasuk HMI, dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berdaya saing dan berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Mari kita bersama-sama membangun Kabupaten Malang yang lebih maju, sejahtera dan berkeadaban, dengan peran aktif generasi muda sebagai agen perubahan,” tambahnya. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232149</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pimpin Upacara Hari Pendidikan Nasional, Bupati Pasuruan Ajak Generasi Muda Gemar Baca Buku</title>
		<link>https://memontum.com/pimpin-upacara-hari-pendidikan-nasional-bupati-pasuruan-ajak-generasi-muda-gemar-baca-buku</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2026 05:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[generasi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pimpin]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232124</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, pimpin Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Halaman Kantor Bupati Pasuruan, Sabtu (02/05/2026) tadi. Yang menarik dalam pelaksanaan itu, para undangan yang hadir kompak mengenakan baju adat nusantara. Tidak ketinggalan, Bupati Rusdi juga tampak elegan mengenakan pakai adat, Termasuk unsur Kepala OPD hingga Forkopimda. Dalam sambutannya, Mas Rusdi-sapaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, pimpin Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Halaman Kantor Bupati Pasuruan, Sabtu (02/05/2026) tadi. Yang menarik dalam pelaksanaan itu, para undangan yang hadir kompak mengenakan baju adat nusantara. Tidak ketinggalan, Bupati Rusdi juga tampak elegan mengenakan pakai adat, Termasuk unsur Kepala OPD hingga Forkopimda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam sambutannya, Mas Rusdi-sapaan Bupati Pasuruan, mengatakan bahwa pendidikan merupakan modal utama yang harus dimiliki oleh sebuah negara jika ingin maju. Oleh sebab itu, dirinya mengajak anak-anak muda di Kabupaten Pasuruan untuk gemar baca buku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sebab dari bukulah banyak informasi dan ilmu pengetahuan yang bisa didapatkan. Kalau kata pepatah Cina, kalau kamu tidak mau baca buku, siap-siap kamu kerja angkat batu. Sebegitu pentingnya, kita jadi orang berilmu,&#8221; kata Mas Rudi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Tidak hanya ajakan baca buku, Mas Rusdi juga berharap jika masih menemukan anak yang tidak bersekolah alias putus sekolah, untuk segera melaporkan ke kecamatan atau Dinas Pendidikan. Hal ini penting untuk dilakukan, dalam rangka pengentasan angka putus sekolah, pengangguran dan kemiskinan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kalau ada anak yang belum sekolah, kurang terurus oleh keluarga atau kesehariannya di pinggir jalan, ayo dikoordinasikan. Yang tahu lebih dahulu, dikoordinasikan agar langkah cepat juga segera bisa dilakukan,&#8221; tegas Bupati Rusdi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, seusai gelaran upacara peringatan rampung, barisan talenta luar biasa dari para siswa dihadirkan. Mulai dari Paskibraka SMPN 1 Gempol, marching band SMPN 1 Gondangwetan, paduan suara SMPN 1 Pandaan hingga tarik suara dari putra daerah, Cak Sodiq New Monata membuat perayaan Hari Pendidikan Nasional di Kabupaten Pasuruan terasa istimewa. <strong>(kom/puj/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232124</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Siapkan Generasi Emas, 46 Ahli Gizi dan Dietisien Beri Edukasi Gizi Serentak di 10 Satuan Pendidikan Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/siapkan-generasi-emas-46-ahli-gizi-dan-dietisien-beri-edukasi-gizi-serentak-di-10-satuan-pendidikan-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2026 07:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dietisien]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[generasi]]></category>
		<category><![CDATA[satuan]]></category>
		<category><![CDATA[serentak]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229630</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Sebanyak sekitar 46 ahli gizi dan dietisien turun langsung ke sekolah-sekolah melaksanakan edukasi gizi serentak seluruh Indonesia dalam Peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66 tahun 2026 di Kabupaten Lumajang, Rabu (21/01/2026) tadi. Langkah strategis yang dilakukan ini, sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui intervensi gizi sejak usia dini. Pelaksanaan edukasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Sebanyak sekitar 46 ahli gizi dan dietisien turun langsung ke sekolah-sekolah melaksanakan edukasi gizi serentak seluruh Indonesia dalam Peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66 tahun 2026 di Kabupaten Lumajang, Rabu (21/01/2026) tadi. Langkah strategis yang dilakukan ini, sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui intervensi gizi sejak usia dini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaksanaan edukasi sendiri, dilaksanakan serentak di 10 satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD hingga SMA/SMK di Kabupaten Lumajang. Diantaranya, mulai SMPN 1 Kedungjajang, SMP IT Yahtadi, SMPN 1 Yosowilangun, SMAN 1 Tempeh, SMPN 2 Pasirian, SMK Muhammadiyah Lumajang, SMA PGRI Lumajang, SMPN 4 Lumajang, SDN Tompokersan 02 Lumajang, serta SMPN 2 Sukodono. Dalam momen itu, ratusan pelajar menjadi sasaran utama penguatan literasi gizi sebagai fondasi pembentukan generasi sehat dan produktif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Panitia HGN Lumajang, Aidah Aulia, menegaskan bila edukasi gizi pada anak usia sekolah merupakan bagian penting dari strategi nasional pencegahan masalah gizi dan peningkatan kualitas kesehatan jangka panjang. “Edukasi ini bukan sekadar penyuluhan, tetapi upaya sistematis menanamkan perilaku makan sehat sejak dini. Anak-anak yang memahami gizi seimbang akan tumbuh lebih sehat, lebih cerdas dan lebih siap menghadapi tantangan masa depan,” kata Aidah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya menjelaskan, materi edukasi mencakup konsep gizi seimbang, pentingnya sarapan sehat, konsumsi protein, sayur dan buah, pembatasan gula, garam dan lemak, hingga pencegahan anemia remaja dan stunting. Seluruh materi, dirancang untuk membangun kesadaran bahwa kualitas gizi berbanding lurus dengan kemampuan belajar, daya tahan tubuh, dan perkembangan kecerdasan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam konteks pembangunan nasional, ujarnya, kegiatan ini memiliki nilai strategis. Indonesia tengah menyiapkan Generasi Emas 2045, yang ditopang oleh sumber daya manusia unggul. Namun, tantangan masalah gizi seperti stunting, kekurangan zat besi, serta pola konsumsi tidak sehat masih menjadi ancaman serius.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">“Intervensi paling efektif adalah edukasi sejak usia sekolah. Dari sinilah kita memutus rantai masalah gizi dan menyiapkan generasi yang sehat secara fisik, kuat secara mental, dan unggul secara intelektual,” tegas Aidah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Edukasi gizi serentak juga menjadi bagian dari gerakan nasional dengan target pemecahan Rekor MURI. Meski demikian, para penyelenggara menekankan bahwa nilai utama kegiatan terletak pada dampak perubahan perilaku, bukan pada pencapaian rekor semata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut Aidah menekankan, akan pentingnya sinergi antara tenaga kesehatan, satuan pendidikan, orang tua dan pemerintah daerah. Sekolah dinilai sebagai ruang strategis pembentukan kebiasaan hidup sehat karena anak menghabiskan sebagian besar waktunya di lingkungan pendidikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami berharap anak-anak tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi menjadi agen perubahan di keluarga dan lingkungannya. Pengetahuan gizi yang baik akan melahirkan keluarga yang lebih sehat dan masyarakat yang lebih kuat,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui kegiatan ini, Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya dalam membangun kualitas sumber daya manusia dari hulu. Edukasi gizi diposisikan sebagai investasi pembangunan jangka panjang, yang hasilnya akan terlihat pada lahirnya generasi yang sehat, cerdas, berdaya saing dan mampu membawa Indonesia menuju visi besar Generasi Emas 2045. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229630</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perkuat Pemberantasan Narkoba, Kabupaten Malang Cetak Generasi Muda Anti Narkoba</title>
		<link>https://memontum.com/perkuat-pemberantasan-narkoba-kabupaten-malang-cetak-generasi-muda-anti-narkoba</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2025 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[generasi]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[pemberantasan]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228477</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pemerintah Kabupaten Malang terus komitmen dalam perkuat Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Kabupaten Malang. Salah satu upaya yang dilakukan, yaitu dengan Pemilihan Duta Anti Narkoba Kabupaten Malang 2025 Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar Anwar, dalam kesempatan itu hadir dan mewakili Bupati Malang, dalam Malam Puncak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Malang terus komitmen dalam perkuat Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Kabupaten Malang. Salah satu upaya yang dilakukan, yaitu dengan Pemilihan Duta Anti Narkoba Kabupaten Malang 2025</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar Anwar, dalam kesempatan itu hadir dan mewakili Bupati Malang, dalam Malam Puncak Grand Final Pemilihan Duta Anti Narkoba Kabupaten Malang 2025, yang digelar di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Sabtu (06/12/2025) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sekedar diketahui, berdasarkan data BNN Kabupaten Malang, sepanjang tahun 2024 tercatat 133 penyalahgunaan Narkoba menjalani rehabilitasi. Sementara pada periode Januari hingga Juni 2025, terdapat 152 pecandu yang memperoleh layanan rehabilitasi. Mayoritas pengguna, berada pada usia produktif, terdiri dari 13 orang di bawah umur, 97 orang usia 18 hingga 30 tahun dan 42 orang di atas usia 30 tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari data tersebut, menjadi pengingat bahwa penyalahgunaan Narkoba tidak memandang usia dan dapat menimpa siapa pun, termasuk generasi muda. Oleh karena itu, peran Duta Anti Narkoba dianggap sangat strategis untuk menyasar kelompok usia remaja sebagai kelompok yang paling rentan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sekda Budiar menyampaikan, bahwa Pemilihan Duta Anti Narkoba Kabupaten Malang 2025, merupakan langkah konkret dalam memperkuat kampanye P4GN di Kabupaten Malang. “Sasaran kita jelas, yakni generasi muda atau Gen Z dengan rentang usia 16 hingga 20 tahun, baik pelajar maupun mahasiswa. Generasi muda menjadi ujung tombak karena merekalah harapan masa depan, kekuatan penerus pembangunan, serta teladan bagi teman sebaya,” kata Sekda Budiar, saat membacakan sambutan Bupati Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Mengusung tema &#8216;Muda Berdaya Tanpa Narkoba&#8217;, kegiatan ini menghadirkan semangat membangun generasi muda yang kuat, cerdas, berdaya saing dan mampu mengampanyekan pola hidup sehat serta menjauhi Narkoba. Para finalis tidak hanya berkompetisi, tetapi juga mendapatkan pembekalan tentang bahaya Narkoba, keterampilan komunikasi dan kemampuan penyuluhan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saya berharap nilai-nilai tersebut terus tertanam pada diri para finalis, sehingga lahir para duta yang mampu menyebarkan semangat anti Narkoba ke seluruh pelosok Kabupaten Malang,” urainya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sekda juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BNN Kabupaten Malang, Paguyuban Duta Anti Narkoba, serta seluruh panitia penyelenggara. Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menjaring talenta muda berbakat yang berpotensi menjadi penggiat anti Narkoba sekaligus role model bagi generasi lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Dengan keterlibatan semua pihak, saya optimis kita dapat melahirkan generasi muda yang berdaya, bertanggung jawab dan mampu berkontribusi nyata bagi terwujudnya Kabupaten Malang yang Bersinar (Bersih Narkoba),” imbuhnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sekda Budiar juga memberikan pesan khusus kepada para finalis untuk menjadi teladan bagi teman sebayanya untuk menjauhi Narkoba. “Malam ini, dengan bangga kita sambut para calon duta, calon pemimpin kampanye anti narkoba. Kepada adik-adik finalis, jadilah cahaya di tengah kegelapan, jadilah teladan bagi teman sebaya dan lingkungan. Bawalah semangat ‘Muda Berdaya Tanpa Narkoba’ ke mana pun kalian melangkah,” ungkapnya. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228477</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Malang Ingatkan Pentingnya Generasi Muda Sehat untuk Indonesia Emas 2045</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-malang-ingatkan-pentingnya-generasi-muda-sehat-untuk-indonesia-emas-2045</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Nov 2025 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[generasi]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227749</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Peringati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 dan Peringatan Hari Ibu, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kabupaten Malang, menggelar kegiatan Senam Bersama Bupati Malang, Lomba TikTok Kesehatan Reproduksi Rematri, dan Pengabdian Masyarakat di Universitas Kepanjen, Sabtu (15/11/2025) tadi. Dalam pelaksanaan itu, Bupati Malang, HM Sanusi, hadir langsung dalam kegiatan yang mengusung tema &#8216;Perempuan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Peringati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 dan Peringatan Hari Ibu, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kabupaten Malang, menggelar kegiatan Senam Bersama Bupati Malang, Lomba TikTok Kesehatan Reproduksi Rematri, dan Pengabdian Masyarakat di Universitas Kepanjen, Sabtu (15/11/2025) tadi. Dalam pelaksanaan itu, Bupati Malang, HM Sanusi, hadir langsung dalam kegiatan yang mengusung tema &#8216;Perempuan Sehat, Keluarga Sejahtera untuk Indonesia Emas 2045&#8217;.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Disampaikan Bupati Sanusi, bahwa kesehatan perempuan dan generasi muda merupakan kunci masa depan Indonesia, termasuk Kabupaten Malang. “Kalau generasi mudanya sehat, maka masa depan Indonesia akan cerah. Rasulullah SAW, juga telah menyampaikan bahwa pemuda hari ini adalah calon pemimpin masa depan. Dan perempuan adalah tiangnya agama. Jika pendidikan dan kesehatan ibunya baik, serta para pemudanya teredukasi dengan baik, maka negara ini juga akan tumbuh dengan baik,” kata Bupati Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Sanusi juga menyoroti, pentingnya peran bidan dalam membimbing para ibu agar tetap sehat serta berperan aktif dalam pemantauan stunting. “IBI harus membimbing ibu-ibu agar menjadi ibu yang sehat. Bersama Pemerintah Kabupaten Malang, IBI dapat menggandeng Forkopimcam untuk menangani persoalan stunting di wilayah masing-masing, termasuk melakukan intervensi by name by address,” ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, Bupati Sanusi juga menyinggung kondisi kesehatan jantung masyarakat Kabupaten Malang. “Saat ini sekitar 3.000 masyarakat Kabupaten Malang teridentifikasi mengalami sakit jantung. Ini harus menjadi perhatian bersama agar pola hidup sehat makin masif dijalankan,” tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada momentum peringatan HKN ke-61, HM Sanusi kembali menegaskan pentingnya investasi kesehatan sebagai kekuatan bangsa. “Sehat adalah investasi kolektif. Kita semua bertanggung jawab menciptakan ekosistem yang mendukung gaya hidup sehat, mulai dari keluarga, lingkungan, hingga masyarakat luas,” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Bupati Sanusi juga menyebut, bahwa salah satu program prioritas sektor kesehatan di Kabupaten Malang adalah peningkatan gizi. Sejalan dengan dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak-anak yang saat ini sudah berjalan. Prioritas berikutnya adalah percepatan penurunan stunting. Menurutnya, berdasarkan hasil survei Bulan Timbang, prevalensi stunting Kabupaten Malang berada pada angka 6,7 persen dan harus terus ditekan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Oleh karena itu, Bupati dua periode tersebut menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. “Kesehatan masyarakat adalah tanggung jawab bersama. Forkopimcam di tingkat kecamatan harus ikut membina masyarakat, karena dengan masyarakat yang sehat maka akan tercipta Indonesia yang maju,” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terkait tantangan dalam pembangunan kesehatan, Bupati Sanusi menyampaikan bahwa edukasi dan sosialisasi menjadi faktor kunci. “Masih banyak masyarakat yang belum memperhatikan norma hidup sehat, sehingga perlu edukasi secara terus menerus. Saya berharap para bidan tetap semangat memperjuangkan kesehatan ibu dan anak, agar generasi kita menjadi kuat dan sehat,” imbuhnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Ketua IBI Cabang Kabupaten Malang, Bd Hj Khotik Alim Baidah, menyampaikan rangkaian kegiatan ini merupakan wujud pengabdian nyata IBI kepada masyarakat. “Kami ingin mengedukasi remaja putri tentang kesehatan reproduksi, pencegahan anemia dan defisiensi zat besi. Ini adalah komitmen kami untuk mewujudkan perempuan sehat dan keluarga sejahtera menuju Indonesia Emas 2045,” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Malang, atas dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Malang. “Semoga momentum HKN ini menggelorakan semangat bangga melayani, menurunkan AKI, AKB, serta menekan angka stunting di Kabupaten Malang,” tambahnya. <strong>(pro/mlg/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227749</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perkuat Literasi, Generasi Muda dan Insan Pers di Kota Malang Dibekali Program P5 HAM</title>
		<link>https://memontum.com/perkuat-literasi-generasi-muda-dan-insan-pers-di-kota-malang-dibekali-program-p5-ham</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dibekali]]></category>
		<category><![CDATA[generasi]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227736</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Upaya memperkuat literasi Hak Asasi Manusia (HAM) di kalangan generasi muda kembali dilakukan oleh pemerintah pusat bersama DPR RI melalui program Penghormatan, Perlindungan, Pemenuhan, Penegakan dan Pemajuan Hak Asasi Manusia (P5 HAM), di Gedung Aula Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) Kota Malang, Jumat (14/11/2025) tadi. Pelaksanaan kegiatan ini, melibatkan akademisi dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Upaya memperkuat literasi Hak Asasi Manusia (HAM) di kalangan generasi muda kembali dilakukan oleh pemerintah pusat bersama DPR RI melalui program Penghormatan, Perlindungan, Pemenuhan, Penegakan dan Pemajuan Hak Asasi Manusia (P5 HAM), di Gedung Aula Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) Kota Malang, Jumat (14/11/2025) tadi. Pelaksanaan kegiatan ini, melibatkan akademisi dan insan pers.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dosen Fakultas Hukum Universitas Negeri Jember, Nando Yussele Mardika, menyampaikan bahwa komitmen pemerintah dalam pemenuhan HAM kini semakin mengalami kemunduran. “Yang mengkhawatirkan bukan soal konsep atau gagasan politik. Masalah utama ada pada implementasi dan penggunaan kewenangan oleh aparat penegak hukum yang seharusnya independen,” jelas Nando.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikatakannya, bahwa program P5 HAM merupakan bagian dari kegiatan anggota DPR RI di daerah pemilihannya masing-masing sebagai bentuk edukasi publik mengenai HAM. Menurutnya, rendahnya keterlibatan masyarakat dalam penyusunan regulasi dan kebijakan publik memperlemah kualitas demokrasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Suara publik jarang benar-benar menjadi bagian dalam pengambilan kebijakan. Ini menunjukkan akuntabilitas demokrasi kita masih rendah,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Nando juga menegaskan, bahwa isu HAM dan kebebasan pers tidak dapat dipisahkan dari peran masyarakat sipil. Namun, efektivitas gerakan advokasi sangat bergantung pada kemauan politik pemerintah. “Tanpa political will, kemajuan kebebasan pers maupun HAM akan sulit dicapai,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Ketua DPC PDI-Perjuangan Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, turut berbagi pengalaman mengenai keberagaman di Kota Malang. Apalagi dirinya pendatang dari Bali, yang merasakan Kota Malang sebagai kota yang sangat menerima perbedaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Malang ini sangat terbuka terhadap berbagai latar belakang suku, ras, dan agama. Karena itu, pendatang perlu menyesuaikan diri dan menghormati budaya lokal,” tegas Made.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Made menekankan bahwa adaptasi budaya merupakan kunci dalam menjaga harmoni sosial. Dirinya juga bercerita, tentang perjalanan hidupnya hingga dipercaya memimpin DPRD Kota Malang. “Kesuksesan itu datang dari kemauan yang kuat. Itu prinsip yang selalu saya pegang,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, Ketua PWI Malang Raya, Cahyono, menyampaikan apresiasi kepada UIBU yang konsisten mendukung kegiatan kolaboratif antara kampus dan insan pers. Menurutnya, kerjasama ini membuka ruang bagi lahirnya berbagai program yang memberikan manfaat luas. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227736</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
