<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>gerbang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/gerbang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 Feb 2025 07:04:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>gerbang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pasar Agropolitan Gerbang Wisata Senduro Rampung, Berikut Tahapan Susulan</title>
		<link>https://memontum.com/pasar-agropolitan-gerbang-wisata-senduro-rampung-berikut-tahapan-susulan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Feb 2025 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[agropolitan]]></category>
		<category><![CDATA[berikut]]></category>
		<category><![CDATA[gerbang]]></category>
		<category><![CDATA[rampung,]]></category>
		<category><![CDATA[Senduro]]></category>
		<category><![CDATA[susulan,]]></category>
		<category><![CDATA[tahapan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219096</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang terus berkomitmen dalam meningkatkan kenyamanan pedagang dan wisatawan dengan merampungkan pembangunan Pasar Agropolitan di kawasan Gerbang Wisata Senduro. Setelah melalui proses relokasi sementara, para pedagang buah yang sebelumnya berjualan di Lapangan Desa Kandang Tepus, akan segera menempati lokasi baru yang lebih tertata dan representatif. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang terus berkomitmen dalam meningkatkan kenyamanan pedagang dan wisatawan dengan merampungkan pembangunan Pasar Agropolitan di kawasan Gerbang Wisata Senduro. Setelah melalui proses relokasi sementara, para pedagang buah yang sebelumnya berjualan di Lapangan Desa Kandang Tepus, akan segera menempati lokasi baru yang lebih tertata dan representatif.</p>



<p>Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Lumajang, Muhammad Ridha, menjelaskan bahwa pemindahan pedagang ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan pasar yang lebih nyaman dan mendukung sektor wisata Senduro. “Setiap pedagang mendapatkan lapak dengan ukuran yang sama dan harus mengikuti desain yang telah ditentukan agar pasar tetap tertata rapi,” ujarnya, Sabtu (08/02/2025) tadi.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Perdagangan Diskopindag Lumajang, Hisbulloh Hadi Kurniawan, menambahkan bahwa ada 121 pedagang yang telah diverifikasi untuk menempati lapak di lokasi baru. “Kami memastikan, bahwa pembagian lapak dilakukan dengan adil dan seragam. Sehingga, pasar ini bisa menjadi tempat yang nyaman bagi pedagang dan pengunjung,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bangunan baru Pasar Agropolitan kini berdiri megah, mencerminkan wajah baru sektor perdagangan dan wisata di Senduro. Pemerintah berharap, dengan adanya pasar yang lebih tertata, para pedagang dapat meningkatkan omzet mereka, sementara wisatawan yang datang ke Senduro akan mendapatkan pengalaman berbelanja yang lebih nyaman.</p>



<p>“Kami juga mengatur zonasi untuk setiap jenis dagangan, sehingga lebih tertata. Saat ini proses verifikasi masih berlangsung dan ditargetkan akhir bulan ini seluruh pedagang sudah bisa menempati tempat baru mereka,” tambah Ridha.</p>



<p>Dengan kepindahan ini, Pemkab Lumajang optimistis bahwa kawasan Gerbang Wisata Senduro akan semakin berkembang sebagai destinasi unggulan, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219096</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kecelakaan Beruntun di Gerbang Tol Ciawi Bogor, 8 Meninggal dan 11 Orang Luka</title>
		<link>https://memontum.com/kecelakaan-beruntun-di-gerbang-tol-ciawi-bogor-8-meninggal-dan-11-orang-luka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Feb 2025 00:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[beruntun]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[gerbang]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219001</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bogor &#8211; Kecelakaan beruntun terjadi di Gerbang Tol Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Selasa (04/02/2025) sekitar pukul 23.30. Kecelakaan ini, melibatkan sedikitnya 6 kendaraan. Diantaranya, 1 truk dan 5 mini bus. Akibat dari kejadian ini, 8 orang dilaporkan meninggal dunia dan 11 lainnya luka-luka. Informasinya, diduga truk pengangkut galon air mineral mengalami masalah rem blong. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bogor</strong> &#8211; Kecelakaan beruntun terjadi di Gerbang Tol Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Selasa (04/02/2025) sekitar pukul 23.30. Kecelakaan ini, melibatkan sedikitnya 6 kendaraan. Diantaranya, 1 truk dan 5 mini bus. Akibat dari kejadian ini, 8 orang dilaporkan meninggal dunia dan 11 lainnya luka-luka.</p>



<p>Informasinya, diduga truk pengangkut galon air mineral mengalami masalah rem blong. Sehingga, pengemudi tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya saat berada Gerbang Tol Ciawi 2. Akibatnya, truk tersebut menabrak lima kendaraan di depannya.</p>



<p>Tabrakan tersebut, juga membuat tiga Gardu Tol Ciawi 2 mengalami kerusakan. Satu truk dan dua mobil terbakar, serta tiga mobil lainnya mengalami rusak berat. Usai peristiwa ini, diketahui 8 meninggal dunia, 4 luka berat dan 7 luka ringan.</p>



<p>Para korban luka, diantaranya Customer Service Jasa Marga yang sedang bertugas di lapangan. Kini, seluruh korban telah dievakuasi ke RSUD Ciawi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurut salah satu korban selamat, Sugiarti, mengatakan bahwa suaminya, Yana Mulyana, meninggal dunia dalam peristiwa ini. Diceritakan, sebelum kejadian mereka bersama tiga penumpang lain dalam perjalanan menuju Bekasi. Namun saat hendak melewati gerbang tol, kartu e-Toll mengalami kendala tidak terbaca hingga membuat palang otomatis tidak terbuka.</p>



<p>Yana Mulyana kemudian bertanya kepada satpam, untuk memberitahu terkait kerusakan kartu e-Toll nya. &#8220;Saat tanya ke bapak satpam diminta nunggu kendaraan yang belakang. Suami saya kemudian turun mau minta tolong ke mobil yang belakang,&#8221; katanya.</p>



<p>Saat Yana Mulyana sudah berada di luar mobil untuk meminta bantuan, sebuah truk besar dengan kecepatan tinggi melaju dari arah belakang dan menghantam kendaraan yang ada di depannya. Kecelakaan ini, membuat Yana Mulyana meninggal dunia. Sedangkan Sugiarti dan anaknya yang masih berusia 3,5 tahun, mengalami luka di kepala dan tangan.</p>



<p>&#8220;Untuk luka berat, ada dari petugas shift gerbang tol dan satu lagi petugas kebersihan,&#8221; kata Kanit Laka Polresta Bogor Kota, AKP Santi Marintan, Rabu (05/02/2025) tadi. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219001</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Serah Terima Gerbang Wisata Bromo Tengger Semeru, Pj Bupati Pasuruan Optimis Jadi Magnet Wisatawan</title>
		<link>https://memontum.com/serah-terima-gerbang-wisata-bromo-tengger-semeru-pj-bupati-pasuruan-optimis-jadi-magnet-wisatawan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Dec 2024 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gerbang]]></category>
		<category><![CDATA[magnet]]></category>
		<category><![CDATA[optimis]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<category><![CDATA[tengger]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217991</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis, optimis bahwa keberadaan Tengger Culture Center (TTC) menjadi magnet tersendiri untuk memikat wisatawan. Tidak hanya pengunjung domestik, tetapi juga pelancong mancanegara. Hal itu, disampaikannya saat Penandatanganan Bersama Berita Acara Serah Terima Operasional (BASTO) Sementara Gerbang Wisata Bromo Tengger Semeru Pasuruan, Senin (30/12/2024) tadi. Menurut Pj Bupati Nurkholis, bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis, optimis bahwa keberadaan Tengger Culture Center (TTC) menjadi magnet tersendiri untuk memikat wisatawan. Tidak hanya pengunjung domestik, tetapi juga pelancong mancanegara. Hal itu, disampaikannya saat Penandatanganan Bersama Berita Acara Serah Terima Operasional (BASTO) Sementara Gerbang Wisata Bromo Tengger Semeru Pasuruan, Senin (30/12/2024) tadi.</p>



<p>Menurut Pj Bupati Nurkholis, bahwa pembangunan gerbang wisata yang berlokasi di Desa Ngadiwono, Kecamatan Tosari, diharapkan tidak hanya sebagai rest area. Tetapi, sekaligus sebagai pusat budaya, tempat yang menyajikan informasi seputar kebudayaan Tengger secara utuh dan bisa dijadikan sebagai tempat belajar. Termasuk, media promosi untuk melestarikan dan memperkenalkan kebudayaan Tengger.</p>



<p>&#8220;Saya meyakini, Tengger Culture Center menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk datang berkunjung di sini. Apalagi viewnya Teras Sunset yang jauh lebih menarik jika dibandingkan dari objek wisata pegunungan lainnya. Tinggal bagaimana kita mengeksplorasi semua potensi lokal warga Desa Ngadiwono dan lainnya,&#8221; katanya.</p>



<p>Ditambahkannya, kehadiran Tengger Culture Center semakin melengkapi keindahan panorama yang berada dalam satu kawasan dengan Gerbang Wisata Bromo Tengger Semeru. Berwisata ke Desa Ngawidono semakin menyenangkan dengan mampir di bangunan kuliner dan cinderamata yang menjadi paket wisata bundling di satu area yang sama.</p>



<p>&#8220;Tengger Culture Center bisa digunakan untuk kegiatan masyarakat Tosari. Tentunya dengan tanpa menghilangkan kearifan budaya dan adat istiadat warga setempat. Jadi monggo bisa dimanfaatkan betul,&#8221; paparnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Timur, Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Cipta Karya, Airyn Saputri Harahap, dalam sambutannya berharap, Tengger Culture Center segera dikelola dan dimanfaatkan untuk dijadikan lokasi bermacam kegiatan. Sehingga, bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya warga setempat.</p>



<p>&#8220;Kami berharap sangat, setelah kegiatan hari ini, kepada camat, kepala desa, tokoh masyarakat, bisa segera diadakan event-event budaya misalnya. Digunakan juga untuk jualan di kios cinderamata. Di depan juga ada Panggung Budaya, ada Teras Sunset. Semua kami bangun memang dalam rangka meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Tosari,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dirinya juga mengapresiasi, inisiatif Pj Bupati Nurkholis yang akan menggelar kegiatan Pemasangan Ribuan Udeng Tengger di akhir Januari 2025 nanti. Seraya berharap, apa yang telah dicanangkan ke depannya dapat berjalan lancar sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi untuk masyarakat sekitar.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Selain dari sisi budaya, Kecamatan Tosari juga terkenal dengan ragam potensi agronya. Mulai dari kentang, kubis, brokoli, strawberry dan tanaman hortikultura lainnya. Beragam potensi hortikultura unggulan itu juga yang melengkapi stan kuliner dan display produk UMKM. Disediakan khusus di Gerbang Wisata Bromo Tengger Semeru sebagai buah tangan atau cinderamata khas Kabupaten Pasuruan.</p>



<p>Diketahui, Tengger Culture Center dan Teras Sunset bagian dari proyek pembangunan penataan di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Bromo Tengger Semeru. Kedua bangunan megah bernuansa ornamen etnik identitas Suku Tengger tersebut dilengkapi dengan bangunan cinderamata, bangunan kuliner, panggung budaya dan beberapa sarana prasarana pendukung lainnya. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217991</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pusat Oleh-Oleh Dekranasda Probolinggo Hadir di Kompleks Gerbang Wisata Sukapura Bromo Tengger Semeru</title>
		<link>https://memontum.com/pusat-oleh-oleh-dekranasda-probolinggo-hadir-di-kompleks-gerbang-wisata-sukapura-bromo-tengger-semeru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Dec 2024 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dekranasda]]></category>
		<category><![CDATA[gerbang]]></category>
		<category><![CDATA[kompleks]]></category>
		<category><![CDATA[oleh-oleh]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<category><![CDATA[sukapura]]></category>
		<category><![CDATA[tengger]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217982</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Tepat sepekan setelah soft launching Pusat Oleh-Oleh Le Olena di Rest Area Tongas, kali ini kembali dibuka Pusat Oleh-Oleh GWS Cafe Dekranasda Kabupaten Probolinggo, Senin (30/12/2024) tadi. Soft launching tersebut, dihadiri Pj Bupati Probolinggo, Ugas Irwanto, didampingi Pj Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo, yang juga Pj Ketua Umum Dekranasda Kabupaten Probolinggo, Rita [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Tepat sepekan setelah soft launching Pusat Oleh-Oleh Le Olena di Rest Area Tongas, kali ini kembali dibuka Pusat Oleh-Oleh GWS Cafe Dekranasda Kabupaten Probolinggo, Senin (30/12/2024) tadi. Soft launching tersebut, dihadiri Pj Bupati Probolinggo, Ugas Irwanto, didampingi Pj Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo, yang juga Pj Ketua Umum Dekranasda Kabupaten Probolinggo, Rita Erik Ugas Irwanto.</p>



<p>Selain itu, hadir pula Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, Heri Sulistyanto, seluruh Kepala OPD dan Camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo. Kemudian, pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Probolinggo, Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Probolinggo, perwakilan pimpinan Bank Jatim Cabang Kraksaan, perwakilan PT PLN Nusantara Power UP Paiton, PT POMI, pemerhati dan pegiat UMKM Jawa Timur dan Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>Pusat Oleh-Oleh GWS Cafe Dekranasda Kabupaten Probolinggo sendiri, berada di dalam kompleks Gerbang Wisata Sukapura (GWS) Bromo Tengger Semeru di Desa Sukapura, Kecamatan Sukapura. Kehadiran pusat oleh-oleh itu, semakin melengkapi fasilitas di Gerbang Wisata Sukapura yang merupakan salah satu Paket Penataan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang telah diserahterimakan oleh pemerintah pusat kepada Pemkab Probolinggo. Beragam produk UMKM Kabupaten Probolinggo, dijual di tempat ini. Mulai dari makanan ringan, minuman, makanan olahan, kerajinan tangan hingga kain batik khas Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP), Taufik Alami, mengungkapkan bahwa kehadiran pusat oleh-oleh tersebut merupakan jawaban atas keresahan UMKM Kabupaten Probolinggo yang selama ini kesulitan untuk memasarkan produknya. “Kehadiran pusat oleh-oleh ini, semakin membuka kesempatan kepada UMKM Kabupaten Probolinggo untuk mempromosikan dan memasarkan produk-produknya,” kata Taufik Alami.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Pj Bupati Probolinggo, Ugas Irwanto, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran pusat oleh-oleh GWS Cafe Dekranasda Kabupaten Probolinggo. Dijelaskannya, kehadiran pusat oleh-oleh tersebut merupakan salah satu langkah strategis dan komitmen pemerintah daerah dalam pembinaan dan pemberdayaan UMKM di Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>&#8220;Kegiatan hari ini bukanlah sekedar seremoni dan euforia semata. Namun, hendaknya bisa menjadi tonggak kebangkitan UMKM Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.</p>



<p>Pj Bupati Ugas juga menjelaskan tentang Gerakan Bela Beli Produk UMKM melalui instruksi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Terutama ASN untuk membeli produk UMKM setiap bulannya. “Belinya tidak menggunakan uang gaji, tapi dari TPP,” imbuhnya.</p>



<p>Sempat dijelaskan pula tentang rincian minimal belanja untuk ASN berdasarkan jenjang jabatan. Untuk staf, minimal Rp 50 ribu, Pejabat Eselon IV/Pejabat Fungsional minimal Rp 75 ribu, Pejabat Eselon III/Pejabat Administrator minimal Rp 100 ribu, Pejabat Eselon III Kepala OPD (Kabag dan Camat) minimal Rp 150 ribu dan Pejabat Eselon II/Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama minimal Rp 200 ribu.</p>



<p>“Gerakan Bela dan Beli Produk UMKM ini dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi berbasis sektor unggulan dan sebagai wujud nyata komitmen dan dukungan pemerintah daerah kepada UMKM,” jelasnya.</p>



<p>Dalam soft launching itu, juga ditandai dengan pemotongan pita di pintu masuk pusat oleh-oleh GWS Cafe Dekranasda oleh Pj Bupati Ugas didampingi Pj Sekda, Heri dan Pj Ketua Dekranasda Kabupaten Probolinggo, Rita Erik Ugas Irwanto. <strong>(kom/pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217982</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
