<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Gerbong Maut &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/gerbong-maut/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 20 Nov 2021 13:01:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Gerbong Maut &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Mengenang Tragedi Gerbong Maut, Warga dan Perkantoran Bondowoso Diminta Mengibarkan Bendera Setengah Tiang</title>
		<link>https://memontum.com/mengenang-tragedi-gerbong-maut-warga-dan-perkantoran-bondowoso-diminta-mengibarkan-bendera-setengah-tiang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Nov 2021 13:01:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Bendera]]></category>
		<category><![CDATA[Bendera Setengah Tiang]]></category>
		<category><![CDATA[Gerbong Maut]]></category>
		<category><![CDATA[tragedi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=158687</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Pemkab Bondowoso meminta agar seluruh warga Bondowoso, khususnya perkantoran, mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang. Pengibaran tersebut, dimaksudkan untuk mengenang tragedi 23 November atau Tragedi Gerbong Maut (TGM). Bahkan, instruksi tersebut dituangkan dalam Surat Edaran bernomor 451/2115/430.6.2/2021 tentang Peringatan Peristiwa Gerbong Maut Tahun 2021 yang ditandatangani Pj Sekda Bondowoso, Soekaryo. Sehubungan dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Pemkab Bondowoso meminta agar seluruh warga Bondowoso, khususnya perkantoran, mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang. Pengibaran tersebut, dimaksudkan untuk mengenang tragedi 23 November atau Tragedi Gerbong Maut (TGM).</p>



<p>Bahkan, instruksi tersebut dituangkan dalam Surat Edaran bernomor 451/2115/430.6.2/2021 tentang Peringatan Peristiwa Gerbong Maut Tahun 2021 yang ditandatangani Pj Sekda Bondowoso, Soekaryo.</p>



<p>Sehubungan dengan peringatan Peristiwa Gerbong Maut itu, maka seluruh instansi pemerintah diminta mengibarkan Bendera Merah Putih.</p>



<p>Dalam SE tersebut, instruksi juga ditujukan kepada instansi vertikal, lembaga pendidikan negeri maupun swasta. Termasuk, kepada BUMD, BUMN dan seluruh warga Bondowoso, baik di kota maupun di desa.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pohon-tumbang-dlh-kota-malang-rempesi-119-pohon">Antisipasi Pohon Tumbang, DLH Kota Malang Rempesi 119 Pohon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/permudah-akses-warga-jembatan-gantung-perintis-garuda-desa-seneporejo-banyuwangi-diresmikan">Permudah Akses Warga, Jembatan Gantung Perintis Garuda Desa Seneporejo Banyuwangi Diresmikan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-siapkan-rp-83-miliar-untuk-beasiswa-1-151-pelajar-kurang-mampu">Pemkot Malang Siapkan Rp 8,3 Miliar untuk Beasiswa 1.151 Pelajar Kurang Mampu</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pendaftaran-mudik-gratis-kota-malang-dibuka-kuota-bertambah-jadi-344-kursi">Pendaftaran Mudik Gratis Kota Malang Dibuka, Kuota Bertambah Jadi 344 Kursi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-indah-lepas-peserta-baksos-dan-ngabubujeep-iof-pengcab-lumajang">Bupati Indah Lepas Peserta Baksos dan NgabubuJeep IOF Pengcab Lumajang</a></li>
</ul>


<p>Untuk pengibaran, dimulai sejak 06.00 hingga 18.00. Diharapkan, dengan pengibaran bendera ini, seluruh elemen masyarakat Bondowoso, tidak melupakan TGM, yang notabene adalah perjuangan para pahlawan.</p>



<p>“Kemerdekaan tidak diperoleh dengan mudah. Melainkan, melalui pengorbanan harta, keluarga, bahkan nyawa. TGM adalah perjuangan para pahlawan yang meninggal karena memperjuangkan kemerdekaan,” kata Sekda Bondowoso.</p>



<p>Secara birokratis, lanjutnya, permohonan pengibaran bendera tersebut merupakan Tupoksi Bakesbangpol (Badan Kesatuan Bangsa dan Politik). Berdasarkan Perbup nomor 37 Tahun 2011 tentang Peringatan tragedi Gerbong Maut sebagai peristiwa bersejarah di Bondowoso. <strong>(sam/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">158687</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dikira &#8216;Gerbong Maut&#8217; Asli, Warga Bondowoso Sering Gunakan untuk Swafoto</title>
		<link>https://memontum.com/dikira-gerbong-maut-asli-warga-bondowoso-sering-gunakan-untuk-swafoto</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Nov 2018 13:33:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Gerbong Maut]]></category>
		<category><![CDATA[Museum Stasiun KA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=65910</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Masyarakat Bondowoso dan sekitarnya, terutama kalangan awam mengaku selama ini merasa &#8216;tertipu&#8217;. Sebab, gerbong yang ada di stasiun setempat dan dikira merupakan Gerbong Maut, ternyata hanya replika. &#8220;Selama ini saya mengira gerbong itu adalah gerbong maut yang jadi saksi sejarah perjuangan di Bondowoso,&#8221; tutur Nur (34), warga Curahdami, Bondowoso, saat ditemui Selasa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Masyarakat Bondowoso dan sekitarnya, terutama kalangan awam mengaku selama ini merasa &#8216;tertipu&#8217;. Sebab, gerbong yang ada di stasiun setempat dan dikira merupakan Gerbong Maut, ternyata hanya replika. &#8220;Selama ini saya mengira gerbong itu adalah gerbong maut yang jadi saksi sejarah perjuangan di Bondowoso,&#8221; tutur Nur (34), warga Curahdami, Bondowoso, saat ditemui Selasa (27/11/2018).</p>
<p>Bukan cuma dirinya, sambung Nur, dia yakin selama ini masyarakat lain juga menganggap bahwa gerbong yang ada di stasiun tersebut merupakan gerbong maut yang asli.</p>
<p>&#8220;Saya malah sering mengunjungi tempat ini. Meski cuma sekadar berswafoto di sekitaran gerbong itu,&#8221; cetusnya.</p>
<p>Senada disampaikan Risky Setiawan, pengunjung lainnya asal Grujugan, Bondowoso. Dia juga mengaku kerap datang bersama keluarganya untuk melihat gerbong yang ada di stasiun Bondowoso yang kini dijadikan Museum Kereta Api tersebut.</p>
<p>&#8220;Bahkan, saya sudah mengenalkan ke anak-anak saya tentang gerbong maut yang memiliki nilai sejarah perjuangan di Bondowoso,&#8221; terang Rizky. Dia menambahkan, memang ada baiknya jika Gerbong Maut yang mempunyai nilai sejarah kelam perjuangan melawan penjajah tersebut dapat dipindahkan dari Museum Brawijaya, Malang, ke Bondowoso.</p>
<p>&#8220;Apalagi, stasiun Bondowoso ini sekarang kan sudah dijadikan museum kereta api,&#8221; pungkas Rizky.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">65910</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wabup Lepas Peserta Gerak Jalan Mabon 2018</title>
		<link>https://memontum.com/wabup-lepas-peserta-gerak-jalan-mabon-2018</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Nov 2018 14:34:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Gerak Jalan Tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Gerbong Maut]]></category>
		<category><![CDATA[wabup bondowoso]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/65586-wabup-lepas-peserta-gerak-jalan-mabon-2018</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Wakil Bupati Bondowoso, H Irwan bachtiar Rachmat SE Msi melepas ribuan peserta Gerak Jalan Tradisional Gerbong Maut Maesan-Bondowoso (Mabon). Kegiatan ini merupakan event rutin tahunan Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) ,Sabtu (24/11/2018). Kegiatan yang bertujuan mengingat atau mengenang jasa-jasa dan nilai kepahlawan Gerbong Maut yang terjadi 23 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Wakil Bupati Bondowoso, H Irwan bachtiar Rachmat SE Msi melepas ribuan peserta Gerak Jalan Tradisional Gerbong Maut Maesan-Bondowoso (Mabon). Kegiatan ini merupakan event rutin tahunan  Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) ,Sabtu (24/11/2018). </p>
<p>Kegiatan yang bertujuan mengingat atau mengenang jasa-jasa dan nilai kepahlawan Gerbong Maut yang terjadi 23 November 1947.  Peristiwa tersebut merupakan salah satu peristiwa yang memilukan di kala itu 100 tawanan perang dari Bondowoso akan dibawa menuju penjara Kalisosok Surabaya menggunakan tiga gerbong kereta. Sejumlah 46 orang dari gerbong kedua (8 orang) dan ketiga (seluruh 38 orang) meninggal di tengah perjalanan disebabkan minimnya ventilasi udara yang tersedia dan sesaknya gerbong.</p>
<p>Event ini, mengambil start di depan Kantor Kecamatan Maesan sedangkan Finish di Alun-alun RBA Ki Ronggo atau seputaranMonumen Gerbong Maut. Gerak jalan Mabon yang diberangkatkan oleh Wabup Irwan ini, diikuti ribuan peserta dengan rincian tingkat perorangan 1970 peserta, tingkat Umum 395 peserta, tingkat Pelajar 180 peserta.</p>
<p> Turut Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD H Tohari, Plt Sekda Karna Suswandi, Forkopimda, Kepala  Opd, Camat se-Kabupaten Bondowoso dan masyarakat. Irwan Bachtiar menjelaskan tujuan dari kegiatan MABON sejauh ini untuk mengenang nilai-nilai Pahlawan yang wafat dalam Gerbong Maut. </p>
<p>“Saya ingin agar seluruh para peserta menunjukkan samangatnya sebagai bentuk penghormatan kepada pahlawan,” pesan Wabup Irwan saat hendak melepas peserta Gerak Jalan Mabon.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">65586</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Bondowoso, Peringati Tragedi Gerbong Maut dan Hari Kesehatan Nasional ke 53</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-bondowoso-peringati-tragedi-gerbong-maut-dan-hari-kesehatan-nasional-ke-53</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Nov 2018 14:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Gerbong Maut]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Kesehatan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab bondowoso]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/65580-pemkab-bondowoso-peringati-tragedi-gerbong-maut-dan-hari-kesehatan-nasional-ke-53</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Bertempat di Halaman Pemkab Bondowoso Pemkab Bondowoso melaksanakan Upacara Bendera Peringatan tragedi Gerbong Maut dan Hari Kesehatan Nasional ke 53 Tahun 2018. Upacara tersebut digelar setiap 23 November. Tahun ini, memasuki ke 71 tahun, masyarakat Bondowoso kembali diajak merefleksikan diri terhadap sejarah para pejuang yang gugur saat diangkut dengan gerbong yang pengap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Bertempat di Halaman Pemkab Bondowoso Pemkab Bondowoso melaksanakan Upacara Bendera Peringatan tragedi Gerbong Maut dan Hari Kesehatan Nasional ke 53 Tahun 2018. Upacara tersebut digelar setiap 23 November. Tahun ini, memasuki ke 71 tahun, masyarakat Bondowoso kembali diajak merefleksikan diri terhadap sejarah para pejuang yang gugur saat diangkut dengan gerbong yang pengap dan tertutup menuju Surabaya.</p>
<p>Wakil Bupati Irwan Bachtiar Rahmat, saat memimpin jalannya Upacara Peringatan Tragedi Gerbong Maut, Jum’at (22/11), mengajak masyarakat untuk tidak hanya memperingati dan mengingat saja. Melainkan, mendalami dan mencermati makna dari peringatan dari peristiwa Gerbong maut ini.</p>
<p>“Sehingga kita semua mampu mengambil hikmah dan suri tauladan dari rasa nasionalisme,” urainya.</p>
<p>Menurutnya, semangat perjuangan dan rasa rela berkorban tanpa pamrih, pantang menyerah dan tidak menghianati bangsa untuk bangsa dan tanah air seperti yang ditunjukkan oleh para pejuang. Patut untuk dicontoh, dalam mengisi kemerdekaan.</p>
<p>Tentu apabila semangat dan nilai kepahlawanan dapat diaplikasikan dalam setiap lini kehidupan, bahwa kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingab politik dan golongan. Maka, bukan tidak mungkin bisa membangun Bondowoso yang mandiri ekonomi, lestari, sejahtera, adil dan terdepan dalam bingkai iman dan taqwa.</p>
<p> “Melalui momentum ini saya mengajak kita semua, tanamkan dalam hati kita untuk membangun negeri ini sesuai dengan tugas dan peran kita masing-masing. Dengan menjunjung empat pilar bangsa,” pungkasnya.</p>
<p>Lebih jauh, Ia pun mengajak segenap masyarakat, utamanya ASN, untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan. Sekaligus merefleksikan diri untuk diri sendiri dalam kegiatan sehari-hari dalam mengabdi dan membangun bangsa ini.</p>
<p>“Sehingga semangat juang yang sudah ditunjukkan oleh para pejuang harua kita tanamkan semangat kita untuk mengabdi bangsa ini. Jadi cinta nasionalisme ini harus dibangun sebagaimana yang sudah ditunjukkan oleh para pejuang,”pungkasnya. </p>
<p>Wabup Irwan menambahkan, memperingati Tragedi Gerbong Maut sebagai sarana menumbuhkan semangat jiwa Nasionalisme dan Patriotisme. “Menghargai jasa para Pahlawan yang telah berjuang mempertahankan Kemerdekaan, kita sebagai generasi penerus kemerdekaan harus berjuang mengukir prestasi disegala bidang,”imbuhnya.</p>
<p>Selanjutnya, Wabup Bondowoso mengajak seluruh peserta upacara untuk mampu menciptakan inovasi yang dapat berguna bagi orang banyak . ‘Serta Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional mari kita bersama membangun masyarakat yang sehat, khususnya kesehatan anak-anak kita sehingga mempunyai daya fikir yang berkualitas, kreatif dan mampu menciptakan inovasi yang dapat berguna bagi orang banyak,”tutupnya.<strong> (ifa/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">65580</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
