<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Gerhana Matahari &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/gerhana-matahari/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 20 Apr 2023 11:43:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Gerhana Matahari &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>LFNU Kota Batu Fasilitasi Masyarakat Saksikan Gerhana Matahari Hibrida di Alun-alun</title>
		<link>https://memontum.com/lfnu-kota-batu-fasilitasi-masyarakat-saksikan-gerhana-matahari-hibrida-di-alun-alun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Apr 2023 04:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[Alun-Alun Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Gerhana Matahari]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=187209</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Batu Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) memberikan fasilitas kepada masyarakat untuk menyaksikan fenomena Gerhana Matahari Hibrida di Alun-alun Kota Batu, Kamis (20/04/2023) siang. Pemberian fasilitas ini, sontak menarik antusias masyarakat untuk menyaksikan peristiwa langka tersebut. Ketua PCNU Kota Batu, Takim, mengatakan bahwa LFNU menyediakan alat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Batu Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) memberikan fasilitas kepada masyarakat untuk menyaksikan fenomena Gerhana Matahari Hibrida di Alun-alun Kota Batu, Kamis (20/04/2023) siang. Pemberian fasilitas ini, sontak menarik antusias masyarakat untuk menyaksikan peristiwa langka tersebut.</p>



<p>Ketua PCNU Kota Batu, Takim, mengatakan bahwa LFNU menyediakan alat lengkap yang bisa digunakan oleh masyarakat untuk melihat gerhana matahari gratis tanpa dipungut biaya. &#8220;Masyarakat yang ingin melihat langsung gerhana matahari ini gratis. Kita berada di sini mulai pukul 09.00 sampai 13.00,&#8221; terangnya, saat berada di Alun-alun Kota Batu.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kualitas-indek-pelayanan-publik-pemkab-lumajang-kian-meningkat-dan-masuk-kategori-sangat-tinggi">Kualitas Indek Pelayanan Publik Pemkab Lumajang Kian Meningkat dan Masuk Kategori Sangat Tinggi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-lantik-67-pejabat-administrator-dan-pengawas">Wali Kota Probolinggo Lantik 67 Pejabat Administrator dan Pengawas</a></li>
</ul>


<p>Terjadinya gerhana matahari itu, menurutnya, akan berlangsung hingga 12.30. Untuk itu, kepada masyarakat untuk melaksanakan salat sunah gerhana matahari.</p>



<p>&#8220;Kami sudah umumkan ke seluruh ranting dan cabang untuk melaksanakan salat sunah gerhana mulai pukul 09.00,&#8221; jelas Takim.</p>



<p>Sementara itu, salah seorang pelajar SMA dari Kota Malang, Afifah Rahmatika mengatakan baru kali ini bisa melihat gerhana matahari. Melihat proses bagaimana saat bulan menutup matahari hingga melewati. &#8220;Baru kali ini saya bisa melihat gerhana matahari. Warnanya bagus, ini menjadi pengalaman yang bisa saya ceritakan sampai nanti,&#8221; ujarnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">187209</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Kota Malang Antusias Lihat Gerhana Matahari Hibrida</title>
		<link>https://memontum.com/warga-kota-malang-antusias-lihat-gerhana-matahari-hibrida</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Apr 2023 04:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Gerhana Matahari]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=187205</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Fenomena langka Gerhana Matahari Hibrida, tadi terjadi di Indonesia. Bahkan, tepat pada pukul 10.49 WIB, terjadi puncak gerhana di wilayah Jawa Timur. Kesempatan itu, pun dimanfaatkan masyarakat di Kota Malang, untuk menyaksikan bentuk dari gerhana matahari tersebut. Salah satunya warga Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rifki Dwi Afiantara (24), yang melihat fenomena [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Fenomena langka Gerhana Matahari Hibrida, tadi terjadi di Indonesia. Bahkan, tepat pada pukul 10.49 WIB, terjadi puncak gerhana di wilayah Jawa Timur. Kesempatan itu, pun dimanfaatkan masyarakat di Kota Malang, untuk menyaksikan bentuk dari gerhana matahari tersebut.</p>



<p>Salah satunya warga Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rifki Dwi Afiantara (24), yang melihat fenomena tersebut mengaku senang. Meskipun, dirinya harus menggunakan handphone (hp) dengan diberi tambahan lensa dan filter, sehingga hanya sedikit terlihat dari bentuk gerhana tersebut.</p>



<p>“Tadi lihatnya terlambat, sekitar pukul 11.30 WIB. Kelihatannya kecil, karena juga pakai alat yang seadanya saja,” ucap Rifki, Kamis (20/04/2023) siang.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kualitas-indek-pelayanan-publik-pemkab-lumajang-kian-meningkat-dan-masuk-kategori-sangat-tinggi">Kualitas Indek Pelayanan Publik Pemkab Lumajang Kian Meningkat dan Masuk Kategori Sangat Tinggi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-lantik-67-pejabat-administrator-dan-pengawas">Wali Kota Probolinggo Lantik 67 Pejabat Administrator dan Pengawas</a></li>
</ul>


<p>Kemudian, ditambahkannya, jika sang kakak, M Randy, juga melihat pada pukul 11.00 WIB. Saat itu, nampak gerhana tersebut berbentuk sabit dan hanya terlihat gerhana sebagian.</p>



<p>“Tadi kalau kakak lihat pukul 11.00 WIB, itu lumayan. Tidak yang seperti saya lihat. Karena sudah terlambat, jadi kelihatan bentuk sabit gitu,” tambahnya.</p>



<p>Berbeda halnya, dengan Ratna Sari Dewi (23), yang juga mencoba untuk melihat gerhana hibrida. &#8220;Tadi coba pakai ember dikasih air, sekitar pukul 10.00 WIB. Trtapi tidak kelihatan atau tadi caranya salah juga, jadi saya tidak tahu,” kata Nana, sapaannya.</p>



<p>Sebagai informasi, Gerhana Matahari Hibrida, itu merupakan peristiwa gerhana matahari total dengan cincin yang terjadi secara berurutan dalam satu fenomena gerhana. Fenomena tersebut, juga tejadi cukup langka. Terlebih, saat ini terjadi pada puncak arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">187205</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gerhana Matahari Cincin Minggu Lusa, Jadi Perhatian Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/gerhana-matahari-cincin-minggu-lusa-jadi-perhatian-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2020 14:18:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gerhana Matahari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116973</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Fenomena alam akan kembali dapat dilihat oleh masyarakat Jawa Timur, tak terkecuali masyarakat Pasuruan raya. Minggu (21/6/2020) nanti, sebagian wilayah di Indonesia akan dapat menyaksikan alam gerhana matahari cincin atau yang familiar disebut sebagai fase bulan baru. Berdasarkan catatan Pusat Sains Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Pussainsa-LAPAN) di laman resminya disebutkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Fenomena alam akan kembali dapat dilihat oleh masyarakat Jawa Timur, tak terkecuali masyarakat Pasuruan raya. Minggu (21/6/2020) nanti, sebagian wilayah di Indonesia akan dapat menyaksikan alam gerhana matahari cincin atau yang familiar disebut sebagai fase bulan baru.</p>
<p>Berdasarkan catatan Pusat Sains Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Pussainsa-LAPAN) di laman resminya disebutkan bahwa Gerhana Matahari Cincin (GMC) yang dapat diamati di tanah air berupa gerhana matahari sebagian.</p>
<p>Kata Kepala Stasiun Geofisika Kelas III Kepahiang, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bengkulu, fenomena alam tersebut dapat diamati di delapan Kabupaten/ Kota di Provinsi Bengkulu.</p>
<p>Yaitu di Kota Bengkulu, Kabupaten Lebong, Rejang Lebong, Kepahiang, Mukomuko, Bengkulu Utara 7, Bengkulu Tengah dan Kabupaten Seluma. Durasinya hanya sekitar 0,55 jam.</p>
<p>&#8220;Fenomena GMC ini mulai teramati sekitar pukul 14.29 WIB. Sedangkan puncaknya terjadi pada pukul 14.59 WIB dan berakhir pada pukul 15.21 WIB&#8221;, jelasnya.</p>
<p>Ditambahkan Litman, gerhana yang teramati dari Bengkulu berupa gerhana matahari sebagian dan tidak penuh seperti di daerah lain. Di Kota Bengkulu, durasi fenomena GMC dapat diamati sekitar 23 menit, sedangkan di Kabupaten Bengkulu Tengah dengan durasi gerhana 26 menit, 12,6 detik.</p>
<p>Di Kabupaten Rejang Lebong dengan durasi 38 menit, 29,7 detik, Kabupaten Kepahiang dengan durasi 34 menit, 3,3 detik. Di Kabupaten Seluma dengan durasi 11 menit, 47,7 detik, Kabupaten Mukomuko dengan durasi 51 menit, 23,9 detik, Kabupaten Lebong dengan durasi gerhana 44 menit, 27,1 detik. Sedangkan Kabupaten Bengkulu Utara dengan durasi gerhana 36 menit, 27,1 detik.</p>
<p>“Masyarakat disana dapat mengamati fenomena GMC dengan mata telanjang. Tapi sebaiknya menggunakan kaca mata pelindung, sebab GMC di Bengkulu tertutup sedikit, &#8221; katanya.</p>
<p>Pada saat terjadi, posisi bulan akan terletak di sisi bumi yang sama dengan matahari dan tidak akan terlihat di langit malam. Fase tersebut akan terjadi pada 13.42.</p>
<p>Sehingga kondisinya adalah waktu terbaik dalam sebulan untuk mengamati benda-benda redup. Seperti galaksi dan gugusan bintang, karena tidak ada cahaya bulan yang mengganggu.</p>
<p>Gerhana Matahari Cincin terjadi ketika bulan terlalu jauh dari bumi, sehingga tidak sepenuhnya menutupi matahari yang menghasilkan cincin cahaya di sekitar bulan yang gelap.</p>
<p>Korona matahari tidak terlihat selama gerhana cincin. Jalur gerhana akan dimulai di Afrika Tengah dan bergerak melalui Arab Saudi, India Utara dan Cina Selatan, sebelum berakhir di Samudera Pasifik. Gerhana sebagian akan terlihat di sebagian besar Afrika Timur, Timur Tengah dan Asia Selatan.<strong> (ek/hen/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116973</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lapan Gempol-Pasuruan Dipadati Warga, Lihat Gerhana Matahari Cincin</title>
		<link>https://memontum.com/lapan-gempol-pasuruan-dipadati-warga-lihat-gerhana-matahari-cincin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Dec 2019 14:06:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gerhana Matahari]]></category>
		<category><![CDATA[Lapan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/102914-lapan-gempol-pasuruan-dipadati-warga-lihat-gerhana-matahari-cincin</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Antusiasme warga untuk melihat gerhana matahari cincin di Lapan-Pasuruan yang terletak di Desa Watukosek, Kecamatan Gempol. Puluhan bahkan ratusan warga mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, mulai berdatangan memadati area yang telah dipersiapkan sebelumnya. Menurut Dian Yudha Risdianto Kepala Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfir (Lapan) Pasuruan. &#8220;Kami menyediakan tiga teleskop portable baik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Antusiasme warga untuk melihat gerhana matahari cincin di Lapan-Pasuruan yang terletak di Desa Watukosek, Kecamatan Gempol. Puluhan bahkan ratusan warga mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, mulai berdatangan memadati area yang telah dipersiapkan sebelumnya.</p>
<p>Menurut Dian Yudha Risdianto Kepala Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfir (Lapan) Pasuruan.</p>
<p>&#8220;Kami menyediakan tiga teleskop portable baik manual ataupun digital serta kacamata khusus,&#8221;tuturnya.</p>
<p>Diterangkan Dian Yudha, selain dari kami, juga ada teleskop yang disediakan oleh komunitas Beta Ufo dari Surabaya dan semuanya tidak dipungut biaya sepeser pun alias gratis. Dalam mengamati gerhana matahari cincin, kami akan mendampingi warga.</p>
<p>Hal ini dikarenakan, jika terlalu lama mengamati pergerakannya dikhawatirkan ada radiasi pada kornea mata, walaupun sudah mempergunakan alat bantu berupa teleskop atau kacamata khusus.</p>
<p>Para pengunjung maksimal diperkenankan melihat atau mengamati gerhana matahari cincin paling lama 2 menit. Artinya harus ada jeda saat mengamati gerhana matahari cincin.</p>
<p>Sementara itu Agustinus dari Komunitas pengamat antariksa Beta Ufo Surabaya, kami datang kesini selain untuk mengamati kejadian alam yang cukup langka juga untuk mengedukasi warga masyarakat.</p>
<p>&#8220;Selain itu khusus untuk adik-adik usia sekolah,bisa memahami dan belajar sains,&#8221;ujarnya.</p>
<p>Dari pantuan Memontum.com, selain mengamati dan melihat melalui teleskop dan kacamata khusus, secara bergantian. Ada beberapa warga yang melaksanakan sholat gerhana di area yang tak jauh dari area pengamatan yang disediakan oleh pihak Lapan.<strong> (hen/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102914</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
