<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Giatkan Sosialisasi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/giatkan-sosialisasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Aug 2021 09:04:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Giatkan Sosialisasi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Baru 1.696 Disabilitas Siap Vaksin, Dinsos-P3AP2KB Giatkan Sosialisasi</title>
		<link>https://memontum.com/baru-1-696-disabilitas-siap-vaksin-dinsos-p3ap2kb-giatkan-sosialisasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Aug 2021 09:04:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dinsos Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Disabilitas Siap Vaksin]]></category>
		<category><![CDATA[Giatkan Sosialisasi]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=151054</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Selain ikuti vaksinasi di Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang, beberapa disabilitas juga mengikuti vaksinasi di beberapa puskesmas. Namun dari total 2.927 disabilitas tak semua siap menerima vaksin. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinsos-P3AP2KB, Penny Indriani, saat mendampingi Wali Kota Malang meninjau vaksinasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Selain ikuti vaksinasi di Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang, beberapa disabilitas juga mengikuti vaksinasi di beberapa puskesmas. Namun dari total 2.927 disabilitas tak semua siap menerima vaksin. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinsos-P3AP2KB, Penny Indriani, saat mendampingi Wali Kota Malang meninjau vaksinasi disabilitas, Rabu (18/08).</p>



<p>&#8220;Jumlah penyandang disabilitas seluruh Kota Malang yang tercatat di ada 2.927 tapi yang siap vaksin hanya 1.696,&#8221; ungkapnya.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bi-malang-sebut-lonjakan-harga-emas-dorong-inflasi-di-februari-2026">BI Malang Sebut Lonjakan Harga Emas Dorong Inflasi di Februari 2026</a></li>
</ul>


<p>Sedangkan yang sudah menjalani vaksinasi ada sekitar 136. Terdiri dari 40 disabilitas yang mengikuti vaksinasi di Universitas Islam Malang (Unisma) serta Universitas Brawijaya (UB), dan 96 disabilitas divaksin di Dinsos-P3AP2KB.</p>



<p>&#8220;Selain 96 di Dinsos-P3AP2KB hari ini ada 245 yang menjalani vaksinasi di beberapa puskesmas, seperti Puskesmas Dinoyo. Tapi karena masih berlangsung hingga siang ini, datanya belum masuk di kami&#8221; sambungnya.</p>



<p>Para penyandang disabilitas itu bisa mengikuti vaksinasi lantaran sudah terdaftar pada Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA).</p>



<p>&#8220;Dari LKSA kita minta data-datanya. Ada macam-macam yang mengikuti vaksinasi, mulai disabilitas tuna netra, agak berat, sampai ada yang sedikit ODGJ,&#8221; jelas Kepala Dinas berhijab itu.</p>



<p>Lebih lanjut, ia menjelaskan banyaknya disabilitas yang belum siap tervaksin lantaran masih memiliki kesadaran yang minim.</p>



<p>&#8220;Kadang mereka beranggapan penyebab lumpuh atau cacatnya karena divaksin semasa kecil. Lalu ketakutan karena melihat pemberitaan hoax, selepas vaksin meninggal. Jadi macam-macam,&#8221; urai Penny.</p>



<p>Oleh sebab itu, pihaknya terus getol melakukan sosialisasi dengan menggandeng LKSA. Pasalnya, menurut Penny, para disabilitas lebih mudah menurut pada pengurus yayasan dibandingkan dengan Dinsos-P3AP2KB. &#8220;Kami terus berupaya mensosialisasikan pentingnya vaksinasi. Jadi LKSAnya kita panggil, kita kerjasama dengan yayasan. Kadang psikolog juga kita terjunkan untuk membantu sosialisasi,&#8221; urainya. <strong>(mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">151054</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
