<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>gladak &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/gladak/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 20 Nov 2025 13:52:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>gladak &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Mitigasi Kerusakan Infrastruktur, Gubernur Jatim Minta Jembatan Gladak Perak Dilakukan Pemeriksaan</title>
		<link>https://memontum.com/mitigasi-kerusakan-infrastruktur-gubernur-jatim-minta-jembatan-gladak-perak-dilakukan-pemeriksaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2025 10:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dilakukan]]></category>
		<category><![CDATA[gladak]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[kerusakan]]></category>
		<category><![CDATA[Mitigasi]]></category>
		<category><![CDATA[pemeriksaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227937</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menekankan perlunya mitigasi menyeluruh pada infrastruktur vital pasca awan panas guguran (APG) Gunung Semeru, guna menjamin keselamatan warga dan kelancaran mobilitas. Salah satunya, adalah Jembatan Gladak Perak, yang merupakan jalur strategis bagi transportasi warga dan distribusi logistik. Pemeriksaan secara intensif ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menekankan perlunya mitigasi menyeluruh pada infrastruktur vital pasca awan panas guguran (APG) Gunung Semeru, guna menjamin keselamatan warga dan kelancaran mobilitas. Salah satunya, adalah Jembatan Gladak Perak, yang merupakan jalur strategis bagi transportasi warga dan distribusi logistik.</p>



<p>Pemeriksaan secara intensif ini perlu dilakukan, untuk mendeteksi kerusakan sekecil apa pun agar segera diperbaiki. Langkah ini penting, guna mencegah risiko tambahan, seperti kemacetan, kecelakaan atau hambatan distribusi bantuan.</p>



<p>Gubernur Khofifah menegaskan, mitigasi infrastruktur vital adalah bagian dari strategi kesiapsiagaan bencana yang lebih luas. “Kerusakan sekecil apapun bisa berdampak serius pada mobilitas warga dan distribusi bantuan. Penanganan cepat dan terukur sangat penting untuk menjaga keselamatan masyarakat,” ujarnya, saat meninjau Gladak Perak Kecamatan Candipuro, Kamis (20/11/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkan Bupati Lumajang, bahwa Pemerintah Kabupaten Lumajang akan melakukan pemantauan rutin terhadap semua infrastruktur kritis di wilayah terdampak. “Kami bekerja sama dengan Balai Besar dan Dinas Pekerjaan Umum untuk memastikan seluruh fasilitas vital, termasuk jembatan dan jalan utama, aman digunakan dan siap mendukung operasi tanggap darurat,” jelasnya.</p>



<p>Selain jembatan, pemantauan juga mencakup jalan utama, fasilitas publik dan jalur evakuasi. Setiap temuan kerusakan langsung ditindaklanjuti agar tidak menimbulkan hambatan tambahan bagi warga maupun distribusi bantuan logistik.</p>



<p>Langkah terpadu antara pemerintah provinsi dan kabupaten ini menunjukkan komitmen kuat untuk menjaga keselamatan warga, memastikan aksesibilitas tetap terjaga, serta mempercepat respons terhadap bencana. “Keselamatan masyarakat dan kelancaran mobilitas bukan opsi, tetapi prioritas utama dalam setiap tindakan mitigasi,” tegas Bunda Indah. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227937</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Resmikan Wisata Kuliner Gladak Serang, Wali Kota Targetkan Jadi Sentra Wisata Baru dan Dongkrak UMKM</title>
		<link>https://memontum.com/resmikan-wisata-kuliner-gladak-serang-wali-kota-targetkan-jadi-sentra-wisata-baru-dan-dongkrak-umkm</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jan 2024 15:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[dongkrak]]></category>
		<category><![CDATA[gladak]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[sentra]]></category>
		<category><![CDATA[serang,]]></category>
		<category><![CDATA[targetkan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205324</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zaenal Abidin, meresmikan Kawasan Wisata Kuliner Gladak Serang di wilayah Wonoasih, Minggu (28/01/2024) tadi. Dengan latar belakang Bundaran dan Air Mancur Gladak Serang, fasilitas publik tersebut diharapkan menjadi sentra wisata baru oleh warga Kota Probolinggo. “Pemerataan pembangunan untuk Kota Probolinggo ini agar tidak terpusat di bagian Utara. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zaenal Abidin, meresmikan Kawasan Wisata Kuliner Gladak Serang di wilayah Wonoasih, Minggu (28/01/2024) tadi. Dengan latar belakang Bundaran dan Air Mancur Gladak Serang, fasilitas publik tersebut diharapkan menjadi sentra wisata baru oleh warga Kota Probolinggo.</p>



<p>“Pemerataan pembangunan untuk Kota Probolinggo ini agar tidak terpusat di bagian Utara. Namun, juga di wilayah tengah seperti ini juga harus dikembangkan dan diisi oleh UMKM-UMKM yang telah terdata. UMKM yang telah terdata oleh DKUP (Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Perdagangan, Red) akan diberikan kesempatan lebih besar, karena pemerintah hadir untuk memfasilitasi mereka,” kata Wali Kota Habib Hadi, seraya menambahkan bahwa saat ini jumlah UMKM terdata di Kota Probolinggo sebanyak kurang lebih 20 ribu.</p>



<p>Proyek yang berdiri kokoh dan estetik di sekitar bundaran Gladak Serang itu, lanjutnya, juga telah dilengkapi dengan fasilitas musala, toilet juga instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Semua, terbalut dengan desain interior yang menarik ditambah dengan kursi-kursi kayu lebar dan lampu cantik berdesain unik. Sehingga, cocok bagi warga untuk lokasi foto yang instagram-able.</p>



<p>“Fasilitas ini sudah disediakan oleh Pemkot Probolinggo dan bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat serta kuliner pun juga banyak. Ini merupakan harapan kami untuk menyediakan tempat yang baik dan nyaman bagi masyarakat, anak-anak dan Lansia agar menikmati kuliner disini. Sehingga, mari bersama-sama jaga dan rawat fasilitas ini. Karena peran pemerintah membuatkan wadah tersebut dan untuk menjaga serta merawat adalah kewajiban kita semua,” papar Wali Kota Habib Hadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Rencananya, lanjutnya, pada tahun ini area tersebut akan diperpanjang hingga kawasan Ruang Terbuka Hijau Maramis. Sehingga, berjajar dengan area foodcourt di sampingnya.</p>



<p>Kepala Dinas Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Probolinggo, Setiorini Sayekti, mengatakan bahwa meskipun sempat terjadi putus kontrak di tahun 2020, namun pemerintah kembali melanjutkan penganggaran dan pembangunannya. “Kawasan Gladak Serang ini menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi baru, yang lokasinya ada di tengah. Sebagai salah satu titik penggerak ekonomi lokal, didalamnya sudah dilengkapi dengan air mancur. Nantinya juga akan ada jalan tembus ke Maramis dan tahun 2024 ini insyaallah sudah selesai. Kami juga akan ada pengadaan untuk booth dan meja kursi untuk para penikmat kuliner,” jelasnya.</p>



<p>Sebagai informasi, proyek senilai Rp 4,6 miliar ini dibangun di atas Sungai Gladak Serang, yang ditutup dengan beton pracetak atau box culvert. Di bagian atas, diberikan penguatan dan dilapisi lantai yang menarik. Pemerintah melalui DPUPRPKP juga tetap memastikan aliran air sungai tidak terganggu. <strong>(kom/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205324</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tabrakan Dua Perahu di Pantai Gladak Tulungagung, Empat Korban Ditemukan Meninggal</title>
		<link>https://memontum.com/tabrakan-dua-perahu-di-pantai-gladak-tulungagung-empat-korban-ditemukan-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Aug 2023 10:07:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[gladak]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[perahu]]></category>
		<category><![CDATA[tabrakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195383</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan empat korban tenggelam di Pantai Gladak Tulungagung, Rabu (09/08/2023) siang. Saat ditemukan, keempatnya sudah dalam kondisi meninggal dunia. Perlu diketahui, bahwa sejumlah korban adalah ABK korban dari kecelakaan dua kapal yang bertabrakan akibat terkena ombak saat mencari ikan di Pantai Gladak Tulungagung, Senin (07/08/2023) malam. “Masing-masing [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Tulungagung</strong> &#8211; Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan empat korban tenggelam di Pantai Gladak Tulungagung, Rabu (09/08/2023) siang. Saat ditemukan, keempatnya sudah dalam kondisi meninggal dunia.</p>



<p>Perlu diketahui, bahwa sejumlah korban adalah ABK korban dari kecelakaan dua kapal yang bertabrakan akibat terkena ombak saat mencari ikan di Pantai Gladak Tulungagung, Senin (07/08/2023) malam. “Masing-masing perahu memuat empat orang ABK,&#8221; ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Surabaya, M Hariyadi, yang sekaligus menjadi SAR Mission Coordinator dalam operasi SAR ini.</p>



<p>Pasca terjadinya laka laut ini, dua ABK dari Perahu Exel dan dua ABK dari Perahu Wilwo, berhasil selamat. &#8220;Dimana dua ABK dari masing masing perahu ditemukan dalam keadaan selamat. Sehingga, tim SAR gabungan lakukan pencarian terhadap empat orang lain yang dilaporkan hilang,” ujar Hariyadi.</p>



<p>Data ABK yang ditemukan selamat dari perahu Exel milik Hendy warga Trenggalek yakni Imam dan Rokhim. Sementara dua orang selamat dari perahu Wilwo milik Supar warga Trenggalek adalah Abu Siswoyo dan Aris.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tim SAR gabungan langsung diterjunkan untuk melakukan pencarian terhadap empat ABK yang tenggelam. Pencarian dilakukan dengan penyisiran laut dan juga daratan di sekitar lokasi kejadian.</p>



<p>Pada pencarian hari kedua ini, Yim SAR gabungan menemukan seluruh korban. Dua korban atas nama Hendy Purnomo, ABK Perahu Exel, dan Mukono, ABK Perahu Wilwo, ditemukan sekitar pukul 11.30.</p>



<p>Kurang lebih 1 jam kemudian, korban ketiga ditemukan atas nama Kukuh yang merupakan ABK Perahu Exel. Selanjutnya sekitar pukul 13.20, korban terakhir ditemukan yakni Suparni yang merupakan ABK Perahu Wilwo. “Keempat korban ditemukan Tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia dan dievakuasi menuju Pantai Prigi untuk diserahkan ke pihak Keluarga Korban,&#8221; terang Hariyadi.</p>



<p>Setelah ditemukannya seluruh korban, tim SAR gabungan menutup operasi SAR hari ini. Adapun unsur yang terlibat dalam pencarian ini antara lain Pos Pencarian dan Pertolongan Trenggalek, BPBD Tulungagung, DitPolAir Pos BKO Polres Trenggalek, Syahbandar Pantai Prigi, Pos TNI AL Pantai Popoh Tulungagung, Pos TNI AL Pantai Prigi Trenggalek.</p>



<p>Selanjutnya, juga ada PSDKP Pantai Prigi Trenggalek, paguyupan nelayan, BPBD Trenggalek, Polsek Tanggung Gunung Tulungagung, Koramil Tanggung Gunung Tulungagung, Resob Blitar, Damkar Tulungagung, BP 1303 Trenggalek, Orari Lokal Trenggalek, Rapi Lokal Watulimo, Damkar Kab. Trenggalek, Pemdes Tasikmadu, Dinas Sosial Trenggalek, Dinas Perikanan Trenggalek, Koramil Watulimo, Polsek Watulimo dan nelayan sekitar. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195383</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
