<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Go Digital &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/go-digital/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Mar 2021 12:21:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Go Digital &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Banyak Generasi Z Ingin Jadi Youtuber</title>
		<link>https://memontum.com/banyak-generasi-z-ingin-jadi-youtuber</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2021 12:19:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[East Java Super Corridor]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi digital]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Generasi Millenial]]></category>
		<category><![CDATA[Generasi Z]]></category>
		<category><![CDATA[Go Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembang]]></category>
		<category><![CDATA[Pengguna]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136551</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Pamekasan &#8211; Generasi Millenial pelan tapi pasti mengalami pergeseran pola fikir. Bahkan, generasi Z lebih berkeinginan menjadi you tuber ketimbang duduk manis di perkantoran. Hal itu terungkap dalam acara rapat koordinasi Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan (Bakorwil) Pamekasan, bekerjasama dengan East Java Super Corridor (EJSC) Madura itu fokus diskusi dengan pegiat media [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Pamekasan</strong> &#8211; Generasi Millenial pelan tapi pasti mengalami pergeseran pola fikir. Bahkan, generasi Z lebih berkeinginan menjadi you tuber ketimbang duduk manis di perkantoran.</p>



<p>Hal itu terungkap dalam acara rapat koordinasi Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan (Bakorwil) Pamekasan, bekerjasama dengan East Java Super Corridor (EJSC) Madura itu fokus diskusi dengan pegiat media sosial milenial Madura, Rabu (10/03) tadi.</p>



<p>Rapat koordinasi yang digelar di ruang rapat Trunojoyo Pamekasan tersebut diisi oleh Kasi Sarana Promosi dan Informasi Pariwisata Jawa Timur, Satria Devi Kurniawan, Kasi Pengembangan Jaringan dan Kerjasama Jawa Timur, Andyka Merry Rustiyanto, dan Digital Consultant, Akhyari Hananto.</p>



<p>Dalam pemaparannya, Kasi Sarana Promosi dan Informasi Pariwisata Jawa Timur Satria Devi mengatakan kalau di era 4.0 ini kegiatan masyarakat serba digital, wajah kegiatan ekonomi kita sudah menerapkan internet dan dunia digital sebagai wahana instraksi dan transaksi.</p>



<p>&#8220;Dan yang terpenting, sosial media telah mampu mengubah wajah kegiatan masyarakat terutama dalam penggenjotan sektor UKM/IKM dan pariwisata, di Bulan Januari tahun ini saja berdasarkan penelitian pengguna aktif sosial media Indonesia menempati posisi ketiga setelah India dan USA, jadi kalau ini dimanfaatkan secara baik untuk pengembangan marketing dan promosi sangat potensial,&#8221; imbuh Satria.</p>



<p>Sementara itu, Digital Consultant, Akhyari Hananto menyampaikan kalau saat ini terutama generasi milenial cenderung bekerja sesuai passion karena banyak peluang kerja baru bermunculan, inilah yang disebut ‘Trend Gig Economy’</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/136529-gmni-lurug-dkpp-sampaikan-empat-tuntutan-terkait-permasalahan-pupuk-bersubsidi#ixzz6oi7St1mU" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : GMNI Lurug DKPP, Sampaikan Empat Tuntutan Terkait Permasalahan Pupuk Bersubsidi</a></strong></p>



<p>&#8220;Saat ini kita liat generasi Z di bawah kita yang ingin jadi Youtuber, ingin jadi selebgram, ingin jadi Gamer dan ingin jadi internet marketer, pekerjaan ini kan tidak pernah ada sebelumnya dan saat ini menjadi booming banyak digandrungi anak-anak milenial, alasannya apa ya karena mereka tidak terikat dengan jam kantor formil, bisa bekerja di manapun yang penting terkoneksi internet, inilah yang saya sebutkan Trend Gig Economy,&#8221; imbuh founder GNFI itu.</p>



<p>Sementara itu, Plt Kabid Pembangunan Bakorwil Pamekasan saat ditemui mengatakan, untuk keberlanjutan kerjasama dengan influencer, media partner, pegiat media sosial di Madura pasti terus berlanjut, di sini ada EJSC ada Bakorwil yang siap mengawal pariwisata dan UKM dan IKM bisa go digital.</p>



<p>&#8220;Kami kedepannya bakal jalin kerjasama dengan media partner di Madura, ya kita saling dukung lah,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>&#8220;Karena kami ini lebih pengembangan anak-anak milenial di sektor ekonomi kreatif dan ekonomi digital, peningkatan talenta dan peran milenial disitu sangat dibutuhkan, karena peningkatan upskill,&#8221; kelakarnya.</p>



<p>&#8220;Kegiatan ini tidak yang pertama lho, sebelumnya ada kegiatan Madura Milenial Festival, dan kesempatan berikutnya bakal ada kegiatan serupa,&#8221; jelasnya. <strong>(fid/adi/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136551</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hari UMKM internasional, Pemkab Trenggalek Harapkan Go Digital Go Global</title>
		<link>https://memontum.com/hari-umkm-internasional-pemkab-trenggalek-harapkan-go-digital-go-global</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Jun 2019 11:51:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Go Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Hari UMKM Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/86821-hari-umkm-internasional-pemkab-trenggalek-harapkan-go-digital-go-global</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Dalam rangka memperingati Hari UMKM Internasional, Pemerintah Kabupaten Trenggalek menggelar pameran produk UMKM dan melaunching beberapa produk unggulan di Pendopo Manggala Praja Nugraha. Mengusung tema Go Digital Go Global, Pemkab Trenggalek berharapkan UMKM di Kota Keripik Tempe ini bisa terus berkembang. Plt. Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan, Yudi Sunarko, menuturkan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek </strong>&#8211; Dalam rangka memperingati Hari UMKM Internasional, Pemerintah Kabupaten Trenggalek menggelar pameran produk UMKM dan melaunching beberapa produk unggulan di Pendopo Manggala Praja Nugraha. Mengusung tema Go Digital Go Global, Pemkab Trenggalek berharapkan UMKM di Kota Keripik Tempe ini bisa terus berkembang.</p>
<p>Plt. Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan, Yudi Sunarko, menuturkan bahwa laju pertumbuhan ekonomi di Indonesia belakangan ini meningkat sebanyak 00,05 %.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-19697" src="https://i0.wp.com/pemerintahan.memontum.com/wp-content/uploads/sites/5/2019/06/IMG-20190628-WA0055-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Belakangan ini di Indonesia laju pertumbuhan ekonomi meningkat 00,05 %. Salah satu penopang pertumbuhan ekonomi terlihat dari geliat kegiatan usaha kecil yang signifikan, baik di sektor tradisional maupun modern melalui usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), &#8221; ungkap Yudi saat dikonfirmasi, Jumat (28/06/2019).</p>
<p>Dikatakan Yudi, usaha mandiri yang dijalankan oleh masyarakat menengah ke bawah memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda perekonomian bangsa.</p>
<p>Kekuatan UMKM diantaranya adalah karena tersebar di seluruh penjuru negeri dan menguasai sekitar 99 persen aktivitas bisnis di Indonesia, dengan lebih dari 98 persen berstatus usaha mikro.</p>
<p>&#8220;Selain itu juga karena keunggulan di beberapa faktor diantaranya kemampuan fokus yang spesifik, fleksibilitas nasional, biaya rendah dan kecepatan inovasi, &#8221; imbuhnya.</p>
<p>Yuni juga mengungkapkan, angka nasional menunjukkan bahwa UMKM memberi sumbangan 60 persen dalam perekonomian nasional dan diperkirakan akan tumbuh 5 persen dalam tahun 2019.</p>
<p>&#8220;Di Kabupaten Trenggalek sendiri, jumlah UMKM mencapai lebih dari 147.000 pelaku usaha, &#8221; kata Yudi.</p>
<p>Tanggal 27 Juni 2019 merupakan peringatan Hari UMKM Internasional sebagai penghormatan kepada pelaku UMKM sebagai pegiat ekonomi inklusif atas perannya dalam mewujudkan kesejahteraan, pengentasan pengangguran dan pengurangan kemiskinan.</p>
<p>Pelaku UMKM adalah pejuang ekonomi paripurna, karena mengelola usaha secara mandiri, mulai bahan baku, produksi dan pemasaran. Seorang pelaku UMKM adalah manajer tunggal bagi usahanya, manajer produksi, keuangan, SDM dan lain-lain sekaligus. Pelaku UMKM ibarat panglima tanpa pasukan.</p>
<p>Dalam peringatan ini Pemkab Trenggalek juga menggelar seminar dengan menghadirkan Andre Alfianto dari Blibli.com dan Mahendra Wardhana, owner Cak Cuk Surabaya untuk berbagi pengalaman dengan pelaku UMKM. Selain itu juga launching Batik Shibori dan Batik motif Shourthen Paradise.</p>
<p>Terpisah, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, menyambut baik upaya mendorong UMKM melek digital. &#8220;Jika semua nanti melek digital, diharapkan UMKM mampu menjangkau pasar global dan lebih berdaya serta menumbuhkan perekonomian maupun menciptakan peluang lapangan kerja, &#8221; terang Arifin.</p>
<p>Bupati Arifin bahkan memerintahkan kepada para Camat untuk melakukan jemput bola dalam memberikan ijin usaha kepada pelaku usaha kecil dan menengah.</p>
<p>&#8220;Kami akan memerintahkan kepada Camat &#8211; Camat yang ada di Kabupaten Trenggalek untuk menjalankan sistem jemput bola. Termasuk dengan mewacanakan peraturan Tresno Trenggalek Tuku Trenggalek, yang mengutamakan untuk membeli produk lokal, &#8221; tegasnya.<strong> (mil/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">86821</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
