<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Go Internasional &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/go-internasional/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Nov 2021 15:15:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Go Internasional &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Produk UMKM Situbondo Go Internasional ke Turki</title>
		<link>https://memontum.com/produk-umkm-situbondo-go-internasional-ke-turki</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Nov 2021 14:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Go Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Produk UMKM Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Turki]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=158900</guid>

					<description><![CDATA[Memontum  Situbondo &#8211; Bupati Situbondo, Karna Suswandi, didampingi Sekdakab, H Syaifullah dan Kepala Dinas Koperasi, Nugroho, melakukan pelepasan ekspor (tes market) UMKM OK Oce INA Makmur go to Turkey 2021 di Pendopo Kabupaten, Senin (22/11/2021). Bupati Situbondo dalam kesempatan itu menyampaikan rasa bangga telah melepaskan ekspor Produk UMKM go to Turkey 2021. Harapan kedepannya, produk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum  Situbondo</strong> &#8211; Bupati Situbondo, Karna Suswandi, didampingi Sekdakab, H Syaifullah dan Kepala Dinas Koperasi, Nugroho, melakukan pelepasan ekspor (tes market) UMKM OK Oce INA Makmur go to Turkey 2021 di Pendopo Kabupaten, Senin (22/11/2021).</p>



<p>Bupati Situbondo dalam kesempatan itu menyampaikan rasa bangga telah melepaskan ekspor Produk UMKM go to Turkey 2021. Harapan kedepannya, produk UMKM Situbondo bisa dikenal ke negara lainnya. Karenanya, harus tetap menjaga kualitas serta produktifitas secara terus-menerus agar dapat ditingkatkan.</p>



<p>&#8220;Ekspor UMKM baru kali ini dilakukan, dan kita MoU sampai tahun 2022. Nanti bisa terus dikembangkan, kalau kualitas produktifitasnya bisa memenuhi pesanan dari Mancanegara,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UM Kabupaten Situbondo, menerangkan bahwa baru kali ini UMKM Situbondo ekspor ke Turkey. Setelah ini, pihaknya menyiapkan UMKM untuk dikirim ke negara Australia. UMKM yang diekspor berupa produk makanan yang tahan lama kadaluarsanya, yaitu bisa bertahan antara 6 sampai 12 bulan.</p>



<p>Untuk diawal saat ini, tambahnya, pemerintah daerah sebagai fasilitator bekerja-sama dengan UMKM yang tergabung di Ok Oce Situbondo guna mempersiapkan berbagai produknya untuk diekspor ke luar negeri. &#8220;Nanti kita juga akan bekerja-sama dengan semua UMKM Kabupaten Situbondo. Sesuai arahan bupati, kami berencana akan mengumpulkan semua UMKM untuk diberikan pemahaman terkait persiapan pengiriman ke Australia. Karena kita harus mempertahankan kualitas, jangan sampai produk yang diekspor tidak sesuai harapan dari Pemerintah Australia,&#8221; jelasnya. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">158900</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kopi Ringinkembar Go Internasional Akan Miliki Logo</title>
		<link>https://memontum.com/kopi-ringinkembar-go-internasional-akan-miliki-logo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Aug 2019 12:06:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Ringinkembar]]></category>
		<category><![CDATA[Go Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[kopi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/90382-kopi-ringinkembar-go-internasional-akan-miliki-logo</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Bersama KKN UMM, Manfaatkan Limbah Kopi Jadi Pengharum Mobil&#8221; &#160; Memontum Malang &#8211; Kopi asal Desa Ringinkembar Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang, menjadi bagian dari gabungan kopi robusta Dampit yang kini tembus pasar internasional. Agar lebih mengenal ciri khas dan aroma khusus kopi Ringinkembar, Pemerintah Desa setempat akan segera menerbitkan brand/logo sendiri. Selain itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><em><strong>&#8220;Bersama KKN UMM, Manfaatkan Limbah Kopi Jadi Pengharum Mobil&#8221; </strong></em></h2>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Kopi asal Desa Ringinkembar Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang, menjadi bagian dari gabungan kopi robusta Dampit yang kini tembus pasar internasional. Agar lebih mengenal ciri khas dan aroma khusus kopi Ringinkembar, Pemerintah Desa setempat akan segera menerbitkan brand/logo sendiri.</p>
<p>Selain itu juga akan melebarkan sayap di sejumlah pasar regional, salah satu di Pulau Madura.</p>
<p><div id="attachment_90384" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-90384" decoding="async" class="size-full wp-image-90384" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190814-WA0068-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt=" MELIMPAH : Produksi Kopi Desa Ringinkembar. (sur) " width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190814-WA0068-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190814-WA0068-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190814-WA0068-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190814-WA0068-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190814-WA0068-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-90384" class="wp-caption-text"><strong>MELIMPAH : Produksi Kopi Desa Ringinkembar. (sur) </strong></p></div></p>
<p>Kepala Desa Ringinkembar Moh Subaidi menjelaskan, untuk luas tanaman kopi di desa berpenduduk 6750 jiwa ini hingga mencapai 50 hektar.</p>
<p>Terang Kades asal Kabupaten Bangkalan Madura ini, agar petani kopi di Ringinkembar bisa mandiri, ia berencana memproduksi kopi jenis robusta dalam bentuk bubuk.</p>
<p>&#8220;Untuk pengadaan bahan baku,kami akan bekerjasama dengan warga di tujuh pedukuhan, agar mereka kirim kopi kesini. Selanjutnya, kami produksi dalam bentuk bubuk,kami kemas dengan merk Ringinkembar,sehingga kopi bubuk itu nantinya bisa beredar di swalayan, &#8221; terang Subaidi Rabu (14/8/2019) siang.</p>
<p><div id="attachment_90383" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-90383" decoding="async" class="size-full wp-image-90383" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190814-WA0069-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="PRAKTIK : Kelompok 30 KKN UMM(H.Mansyur Usman/Memontum.Com)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190814-WA0069-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190814-WA0069-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190814-WA0069-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190814-WA0069-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190814-WA0069-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-90383" class="wp-caption-text"><strong>PRAKTIK : Kelompok 30 KKN UMM(H.Mansyur Usman/Memontum.Com)</strong></p></div></p>
<p>Tak hanya itu, Subaidi juga akan mengembangkan hingga ke pasar regional,salah satunya di Kabupaten Bangkalan Madura.</p>
<p>&#8220;Untuk di Kabupaten Bangkalan, kami pasarkan di 8 kecamatan, seperti, Aresbaya, Klampis, Geger, Sepuluh, Tanjung Bumi, Kokop dan Kecamatan Konang. Untuk tanaman kopi disana boleh dibilang langka.Jika harga kopi di Malang saat ini Rp 22 ribu/kg, di Madura bisa jual dengan harga Rp 37 ribu/kg. Tetapi, jika sudah dalam bentuk bubuk,bisa mencapai Rp50ribu/kg, &#8221; ulas suami Fitri Yuhana Caleg terpilih DPRD Kabupaten Malang ini kembali menjelaskan.</p>
<p>Di tempat sama, Nanda,kelompok KKN 30 Universitas Muhammadiyah Malang(UMM) menjelaskan,selama sebulan menjalankan pengabdian kepada masyarakat Ringinkembar, kelompok Kuliah Kerja Nyata ini telah berhasil menyalurkan ilmu pengetahuan mereka kepada masyarakat. Salah satu hasil dari tangan terampil dan otak cermerlang kelompok ini yakni dengan memanfaatkan limbah atau sortiran kopi menjadi pengharum mobil dan ruangan.</p>
<p>&#8220;Kami manfaatkan limbah kopi yang sebelumnya dibuang itu untuk menjadi pengharum ruangan. Ternyata program tersebut mendapat respon positif dari masyarakat, &#8221; terang mahasiswi Fakultas ekonomi dan bisnis ini sembari menjelaskan proses pembuatan dari awal hingga siap pakai.</p>
<p>Selain memanfaatkan limbah kopi, kelompok KKN ini juga memberi pelajaran kepada masyarakat tentang pengelolaan singkong dan pisang menjadi makanan layak dikonsumsi tanpa berkolestrol.</p>
<p>&#8220;Kami berharap, Desa Ringinkembar dengan potensi tanaman kopi yang cukup besar ini bisa produksi kopi bubuk dan memiliki logo sendiri, &#8221; harap Nanda.</p>
<p>Sementara, Eko seorang Koordinator Desa (Koordes) memaparkan, Kegiatan kita, pertama lebih mengutamakan pembelajaran di sekolah. Selanjutnya yang kedua, pihaknya berniat meningkatkan perekonomian warga Desa Ringinkembar yang sebagian besar sebagai petani kopi.</p>
<p>&#8220;Selama hanya petani hanya jual kopi dalam bentuk biji.Selain kami sosialisasikan cara membuat bubuk, kami juga ajarkan warga memanfaatkan limbah kopi menjadi parfum atau pengharum ruangan. Semoga apa yang kita lakukan selama ini bisa bermanfaat,&#8221; Eko berharap.<strong> (sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">90382</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
