<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>goreng, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/goreng/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 18 May 2026 11:58:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>goreng, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Depo Pomindo Pertama di Malang Raya Diresmikan, Warga Bisa Beli Minyak Goreng Mulai Rp 2 Ribu</title>
		<link>https://memontum.com/depo-pomindo-pertama-di-malang-raya-diresmikan-warga-bisa-beli-minyak-goreng-mulai-rp-2-ribu</link>
					<comments>https://memontum.com/depo-pomindo-pertama-di-malang-raya-diresmikan-warga-bisa-beli-minyak-goreng-mulai-rp-2-ribu#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 May 2026 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Diresmikan]]></category>
		<category><![CDATA[goreng,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[minyak]]></category>
		<category><![CDATA[pertama]]></category>
		<category><![CDATA[pomindo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232455</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kota Malang kini memiliki Depo Pom Minyak Goreng Indonesia (Pomindo) pertama yang berlokasi di Jalan Bukirsari Raya, Kelurahan Tulusrejo, Kecamatan Lowokwaru. Kehadiran depo ini, memungkinkan masyarakat untuk membeli minyak goreng sesuai kemampuan, dan bahkan mulai nominal harga kecil. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, mengatakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kota Malang kini memiliki Depo Pom Minyak Goreng Indonesia (Pomindo) pertama yang berlokasi di Jalan Bukirsari Raya, Kelurahan Tulusrejo, Kecamatan Lowokwaru. Kehadiran depo ini, memungkinkan masyarakat untuk membeli minyak goreng sesuai kemampuan, dan bahkan mulai nominal harga kecil.</p>



<p>Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, mengatakan bahwa pendirian depo Pomindo merupakan bentuk kontribusi pelaku usaha dalam membantu stabilitas kebutuhan bahan pokok masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Terlebih, menurutnya minyak goreng merupakan kebutuhan vital bagi masyarakat.</p>



<p>“Kami sangat mengapresiasi langkah inovasi ini. Dengan adanya depo Pomindo, masyarakat dan UMKM bisa membeli minyak goreng sesuai kebutuhan dan kemampuan finansialnya,” ujar Eko, saat mengikuti prosesi peresmian Depo Pomindo, Senin (18/05/2026) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa lokasi depo yang berada di tengah pemukiman warga itu akan memudahkan akses masyarakat. Sekaligus, pelaku usaha kecil untuk mendapatkan pasokan minyak goreng dengan cepat. Untuk harga minyak goreng di depo tersebut, dijual sekitar Rp 22.000 per liter dan dinilai masih terjangkau dibanding harga pasar.</p>



<p>“Ini menjadi alternatif selain membeli di pasar maupun toko modern, karena aksesnya cepat dan harganya masih bisa dijangkau masyarakat,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Direktur Utama PT Parabu, Yaya Sumantri, menyebut depo Pomindo pertama dan satu-satunya di wilayah Malang Raya yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu. Secara nasional, depo tersebut menjadi depo Pomindo ke-252 yang telah beroperasi di berbagai kabupaten dan kota di Indonesia.</p>



<p>&#8220;Konsep Pomindo ini masyarakat bisa membeli minyak goreng tanpa batas minimal pembelian karena produk yang dijual bukan minyak subsidi. Masyarakat bisa membeli sesuai kebutuhan, mulai Rp 2 ribu, Rp 3 ribu, Rp 5 ribu dan seterusnya. Tidak ada ketentuan HET, karena ini minyak swasta murni,” jelas Yaya.</p>



<p>Minyak yang dipasarkan, tambahnya, merupakan minyak curah premium jenis CP10 dengan bahan baku dari sejumlah produsen besar nasional. Namun, tetap dijual dengan sistem pengisian langsung menggunakan mesin ukur yang telah ditera oleh Metrologi Legal Diskopindag Kota Malang. Konsep tersebut dinilai memberikan keadilan bagi konsumen karena takaran minyak dipastikan akurat sesuai jumlah yang dibeli.</p>



<p>&#8220;Untuk Depo Pomindo ini memiliki kapasitas penyimpanan hingga 9 ton minyak goreng, sedangkan outlet pendukung nantinya dapat melibatkan koperasi, BUMDes, pesantren, sekolah hingga pelaku usaha perorangan yang mampu menampung sekitar 1.000 liter,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut Yaya menegaskan, pasar Pomindo tidak hanya menyasar masyarakat berpenghasilan rendah, tetapi seluruh segmen, mulai rumah tangga, UMKM, hingga industri kuliner skala besar.</p>



<p>“Kami ingin menghadirkan minyak goreng berkualitas tinggi dengan harga terjangkau dan pembelian yang fleksibel agar semua lapisan masyarakat bisa terpenuhi kebutuhannya,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/depo-pomindo-pertama-di-malang-raya-diresmikan-warga-bisa-beli-minyak-goreng-mulai-rp-2-ribu/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232455</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Genjot Kemandirian Industri, Gubernur Bengkulu Tinjau Produksi Minyak Goreng Lokal</title>
		<link>https://memontum.com/genjot-kemandirian-industri-gubernur-bengkulu-tinjau-produksi-minyak-goreng-lokal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bengkulu]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[genjot]]></category>
		<category><![CDATA[goreng,]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[kemandirian]]></category>
		<category><![CDATA[minyak]]></category>
		<category><![CDATA[produksi]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231809</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bengkulu &#8211; Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, meninjau langsung rumah produksi minyak goreng sawit Bumi Merah Putih (BMP) di Kelurahan Sawah Lebar, Senin (20/04/2026) tadi. Kunjungan itu dilakukan, menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu dalam mendorong kemandirian daerah melalui pengolahan sumber daya alam (SDA) lokal. Dalam kesempatan itu, gubernur menegaskan akan pentingnya menghasilkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bengkulu</strong> &#8211; Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, meninjau langsung rumah produksi minyak goreng sawit Bumi Merah Putih (BMP) di Kelurahan Sawah Lebar, Senin (20/04/2026) tadi. Kunjungan itu dilakukan, menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu dalam mendorong kemandirian daerah melalui pengolahan sumber daya alam (SDA) lokal.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, gubernur menegaskan akan pentingnya menghasilkan produk sendiri dari potensi daerah, khususnya komoditas unggulan seperti kelapa sawit. Dirinya menyebut, seluruh proses produksi minyak goreng BMP dilakukan di Bengkulu, mulai dari bahan baku hingga pengolahan akhir menjadi minyak goreng siap konsumsi.</p>



<p>“Kita ingin daerah kita menghasilkan produk sendiri dari SDA kita, seperti sawit. Ini produk Bengkulu, bahan bakunya dari Bengkulu dan diolah menjadi minyak goreng Bumi Merah Putih,” kata Gubernur Helmi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga mengajak masyarakat, untuk menggunakan produk lokal sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi daerah. Menurutnya, kebanggaan terhadap produk daerah harus dibangun melalui penggunaan dalam kehidupan sehari-hari.</p>



<p>Selain mendorong kemandirian ekonomi, Gubernur Helmi juga menyampaikan bahwa industri ini turut memberikan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja. Sebagian besar, tenaga kerja berasal dari masyarakat setempat, sehingga membantu menekan angka pengangguran.</p>



<p>Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen, untuk terus mendukung pengembangan produk ini agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk ke luar daerah. Ke depan, berbagai produk turunan seperti sabun, perawatan kulit, dan parfum juga akan dikembangkan di bawah label Merah Putih sebagai bagian dari penguatan industri lokal. <strong>(kom/bkl/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231809</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perum Bulog Banyuwangi Distribusikan Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng untuk Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/perum-bulog-banyuwangi-distribusikan-bantuan-pangan-beras-dan-minyak-goreng-untuk-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[distribusikan]]></category>
		<category><![CDATA[goreng,]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[minyak]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231669</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Sekitar 211.782 warga Banyuwangi menerima bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng dari Badan Pangan Nasional. Adapun bantuan pangan yang didistribusikan, mencapai 4.235 juta kg beras dan 847.128 liter minyak goreng. Sementara pelaksanaan distribusi, melalui Perum Bulog Banyuwangi. Kepala Cabang Bulog Banyuwangi, Dwiana Puspita, mengatakan bahwa jumlah bantuan pangan yang didistribusikan adalah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Sekitar 211.782 warga Banyuwangi menerima bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng dari Badan Pangan Nasional. Adapun bantuan pangan yang didistribusikan, mencapai 4.235 juta kg beras dan 847.128 liter minyak goreng. Sementara pelaksanaan distribusi, melalui Perum Bulog Banyuwangi.</p>



<p>Kepala Cabang Bulog Banyuwangi, Dwiana Puspita, mengatakan bahwa jumlah bantuan pangan yang didistribusikan adalah untuk alokasi periode Februari-Maret 2026. &#8220;Distribusi di lapangan dilakukan dari tanggal 16 Maret hingga 31 Mei. Hingga saat ini, 13,31 persen telah terealisasi,&#8221; kata Dwiana, Senin (13/4/2026) tadi.</p>



<p>Program bantuan pangan ini, tambahnya, diberikan untuk menjamin ketersediaan dan stabilitas harga beras dan minyak goreng. Untuk saat ini, distribusi dilakukan dalam kerangka stabilitas selama hari libur keagamaan nasional.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Diharapkan dengan distribusi program Banpang di bulan ini, kenaikan harga pangan, khususnya di Banyuwangi, dapat dicegah,&#8221; ujar Dwiana.</p>



<p>Dirinya juga menyebutkan, bahwa terdapat perubahan dalam petunjuk teknis (Juknis) untuk penyaluran bantuan selama periode ini. Salah satu perubahan tersebut, menyangkut persyaratan kartu keluarga untuk alokasi bantuan.</p>



<p>“Agar proses pengecekan dan pemasukan ke dalam sistem membutuhkan waktu lebih lama,” lanjutnya. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231669</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Launching Depo Pom Minyak Goreng, Wabup Lumajang Ingatkan Lapangan Kerja dan Perekonomian </title>
		<link>https://memontum.com/launching-depo-pom-minyak-goreng-wabup-lumajang-ingatkan-lapangan-kerja-dan-perekonomian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jun 2023 13:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[depo]]></category>
		<category><![CDATA[goreng,]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[kerja,]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[Lapangan]]></category>
		<category><![CDATA[launching]]></category>
		<category><![CDATA[minyak]]></category>
		<category><![CDATA[Perekonomian]]></category>
		<category><![CDATA[pom]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[wabup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191834</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, melaunching Depo Pom Migo (Minyak Goreng) Kaori yang diproduksi oleh Kaori Group-Bali di Koperasi KPRI Ganesha Klakah, Sabtu (24/6/2023) tadi. Dalam launching itu, Bunda Indah-sapaannya, berharap dengan adanya distributor atau agen baru Depo Pom Migo Kaori, diharapkan bisa tercipta lapangan kerja baru untuk masyarakat. Sehingga, akan dapat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, melaunching Depo Pom Migo (Minyak Goreng) Kaori yang diproduksi oleh Kaori Group-Bali di Koperasi KPRI Ganesha Klakah, Sabtu (24/6/2023) tadi.</p>



<p>Dalam launching itu, Bunda Indah-sapaannya, berharap dengan adanya distributor atau agen baru Depo Pom Migo Kaori, diharapkan bisa tercipta lapangan kerja baru untuk masyarakat. Sehingga, akan dapat menjadikan harapan baru bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Lumajang, dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</p>



<p>&#8220;Saya berharap, dengan adanya Depo Pom Migo ini bisa ciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat. Untuk itu, Pemkab Lumajang sangat mendukung diresmikannya depo minyak goreng Kaori di wilayah utara Lumajang,&#8221; kata Bunda Indah.</p>



<p>Ditambahkan Wabup Lumajang, diresmikannya Depo Minyak Goreng Kaori Kabupaten Lumajang merupakan kerja sama antara Kaori Group bersama Koperasi KPRI (Konsumen Pegawai Republik Indonesia) Ganesha Klakah. &#8220;Saya yakin, usaha minyak ini prospeknya sangat bagus. Mengingat, minyak goreng sudah menjadi salah satu bahan pokok bagi masyarakat,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Lumajang juga memberikan apresiasi kepada Kaori Group, yang sudah berkenan untuk bekerja sama dengan Koperasi KPRI Ganesha Klakah.</p>



<p>Direktur Utama Kaori Group, Ni Kadek Winnie Kaori, menjelaskan bahwa peluncuran Depo Minyak Goreng Kaori tersebut diharapkan bisa membantu kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok minyak goreng yang berkualitas dengan harga terjangkau. &#8220;Kami ada untuk memberikan pelayan produk lokal dengan kualitas minyak goreng yang sehat dan berkualitas,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sebagai informasi, Depo Minyak Goreng Kaori merupakan salah satu minyak goreng dengan menggunakan sistem pengisian otomatis dari mesin dan memberikan cara baru bertransaksi minyak goreng karena bisa mendapatkan minyak goreng sesuai budget yang diinginkan pembeli. Kabupaten Lumajang sendiri menjadi yang pertama di Jawa Timur dan nantinya akan menjadi percontohan untuk yang lain. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191834</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
