<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>gotong &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/gotong/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 19 May 2026 17:20:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>gotong &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Peringatan BBGRM, Pemkab Malang Gelorakan Semangat Gotong Royong Bangun Kabupaten Malang</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-bbgrm-pemkab-malang-gelorakan-semangat-gotong-royong-bangun-kabupaten-malang</link>
					<comments>https://memontum.com/peringatan-bbgrm-pemkab-malang-gelorakan-semangat-gotong-royong-bangun-kabupaten-malang#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2026 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bangun]]></category>
		<category><![CDATA[gelorakan]]></category>
		<category><![CDATA[gotong]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[royong,]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232516</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang bersama masyarakat terus menggaungkan semangat gotong royong sebagai kekuatan utama pembangunan daerah. Momen itu, terlihat dalam peringatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-23 Kabupaten Malang, yang berlangsung di Desa Ngabab, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Selasa (19/05/2026) tadi. Prosesi gelaran sendiri, mengusung tema &#8216;Penguatan Kemandirian Desa Menuju Jawa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang bersama masyarakat terus menggaungkan semangat gotong royong sebagai kekuatan utama pembangunan daerah. Momen itu, terlihat dalam peringatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-23 Kabupaten Malang, yang berlangsung di Desa Ngabab, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Selasa (19/05/2026) tadi.</p>



<p>Prosesi gelaran sendiri, mengusung tema &#8216;Penguatan Kemandirian Desa Menuju Jawa Timur Sebagai Gerbang Baru Nusantara&#8217;. Sementara pelaksanaan tersebut, berlangsung penuh semangat kebersamaan dan kolaborasi, dengan dihadiri langsung Bupati Malang, HM Sanusi, bersama istri yang sekaligus sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Malang Hj Anis Zaida Sanusi. Termasuk, turut hadir jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Forkopimda Kabupaten Malang dan Kota Batu, Kepala OPD, Muspika hingga Kepala Desa Ngabab.</p>



<p>Bupati Sanusi dalam sambutannya menegaskan bahwa gotong royong bukan hanya budaya turun-temurun, melainkan juga fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila dan ajaran agama. “Di Kabupaten Malang tidak ada single power atau kepemimpinan tunggal. Yang kami jalankan adalah kepemimpinan kolaboratif,” tegasnya.</p>



<p>Bupati Sanusi juga menyampaikan, bahwa keberhasilan pembangunan di Kabupaten Malang lahir dari sinergi antara pemerintah daerah, kepala desa dan masyarakat yang terus berjalan harmonis. Kolaborasi tersebut, terbukti mampu menghadirkan transformasi nyata di berbagai sektor strategis.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di bidang kesehatan dan sosial, angka stunting berhasil ditekan drastis dari 23 persen menjadi 6,2 persen melalui Program Anak Asuh yang melibatkan seluruh kepala perangkat daerah. Sementara itu, angka dispensasi pernikahan dini yang sebelumnya mencapai 2.300 kasus, kini turun signifikan menjadi sekitar 300 kasus berkat edukasi lintas organisasi dan keterlibatan aktif masyarakat.</p>



<p>Ditambahkannya, kemajuan juga terlihat, di sektor pendidikan. Kabupaten Malang yang sebelumnya memperoleh rapor merah dengan nilai 32, kini melonjak ke kategori peringkat tinggi dengan nilai 81 pada Februari 2026. Ribuan siswa berhasil meraih nilai rata-rata di atas 9, sehingga semakin mudah menembus sekolah unggulan, termasuk Taruna Nusantara.</p>



<p>Tidak hanya itu, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Malang turut menunjukkan performa membanggakan, dengan capaian 5,92 persen, menempatkan daerah ini sebagai salah satu yang terbaik di Jawa Timur. Tingginya kepercayaan investor, ditandai dengan masuknya investasi dari Prancis, pembangunan rumah sakit internasional seperti Mitra Keluarga dan Hermina, hingga perluasan kampus besar seperti UB, UIN dan Unisma.</p>



<p>Bupati Sanusi juga mengungkapkan, apresiasi dari Gubernur Jawa Timur yang menyebut Kabupaten Malang sebagai daerah yang &#8216;banyak rezeki&#8217; atau penuh keberkahan karena kekompakan masyarakat. “Kemudahan perizinan dan dukungan kepala desa terhadap investasi membuat para menteri dan pemerintah pusat nyaman menempatkan berbagai program nasional di Malang, termasuk pembangunan jalan Gondanglegi–Balekambang senilai Rp 800 miliar,” ungkapnya.</p>



<p>Peringatan BBGRM ke-23 tersebut, ditutup dengan pemukulan kentongan oleh Bupati Malang bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur sebagai tanda pencanangan BBGRM ke-23 Kabupaten Malang 2026. Melalui momentum ini, semangat gotong royong diharapkan terus menjadi energi utama dalam membangun desa, memperkuat persatuan, serta mendorong Kabupaten Malang menjadi gerbang kemajuan Jawa Timur dan Indonesia. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/peringatan-bbgrm-pemkab-malang-gelorakan-semangat-gotong-royong-bangun-kabupaten-malang/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232516</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menteri PKP Apresiasi Program Gotong Royong Renovasi Rumah Merah Putih di Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/menteri-pkp-apresiasi-program-gotong-royong-renovasi-rumah-merah-putih-di-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2025 10:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[gotong]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[menteri]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[Renovasi]]></category>
		<category><![CDATA[royong,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226887</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP), Maruarar Sirait, didampingi Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meninjau hasil program gotong royong renovasi rumah Merah Putih oleh Lippo Group yang menjadi bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) 3 Juta Rumah di Kampung Wisata Topeng, Kelurahan Tlogowaru Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jumat (17/10/2025) malam. Di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP), Maruarar Sirait, didampingi Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meninjau hasil program gotong royong renovasi rumah Merah Putih oleh Lippo Group yang menjadi bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) 3 Juta Rumah di Kampung Wisata Topeng, Kelurahan Tlogowaru Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jumat (17/10/2025) malam.</p>



<p>Di Jawa Timur, program kolaborasi pemerintah dan swasta ini, menargetkan 500 unit rumah tidak layak huni yang direnovasi. Dari jumlah tersebut, 40 diantaranya berada di Kota Malang dan 33 rumah sudah terlaksana.</p>



<p>Menteri PKP yang akrab disapa Ara, menjelaskan bahwa program ini merupakan salah satu bentuk gotong royong, sinergi antara pemerintah dan swasta untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat. “Saya minta agar Pemkot Malang terus berkoordinasi dengan pihak Lippo dan dapat menjalankan program ini dengan baik,” kata Menteri PKP Ara.</p>



<p>Disaksikan Wali Kota Wahyu, Menteri Ara juga memastikan kepada warga setempat, tentang awal terbentuknya Kampung Wisata Topeng serta pembangunan rumah warga yang dahulunya hidup di jalanan dengan mengamen, mengemis dan menjadi pemulung. Kampung ini, terbentuk dan ditempati warga sejak tahun 2016, yang digagas oleh Menteri Sosial yang saat ini dijabat oleh Khofifah Indar Parawansa.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Wahyu mengucapkan apresiasi dan terima kasih. Dirinya menegaskan, bahwa Pemkot Malang terus berkomitmen melakukan penataan dan revitalisasi kawasan permukiman agar tetap layak huni, sekaligus mendukung pengembangan ekonomi lokal, termasuk di dalamnya permukiman di Kampung Wisata Topeng.</p>



<p>“Tentu pemerintah bersama seluruh stakeholder terkait senantiasa melakukan identifikasi terhadap rumah-rumah yang perlu peningkatan kualitas sebagai bentuk tanggung jawab dalam memastikan tidak ada warga yang tertinggal dari proses pembangunan,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Dirinya juga menegaskan, bahwa masih terdapat rumah-rumah warga yang belum layak huni. Kondisi ini menjadi tantangan yang harus dijawab, demi menghadirkan kesejahteraan masyarakat. Dalam konteks ini, kolaborasi lintas sektor tentu menjadi kunci untuk menjawab berbagai tantangan yang ada.</p>



<p>Pemkot Malang pun akan terus memperkuat, arah pembangunan berbasis kolaborasi. Pembangunan perumahan dan penataan kawasan tidak dapat berdiri sendiri dan diperlukan kerja bersama yang menyatukan kebijakan, kepedulian sosial serta partisipasi masyarakat.</p>



<p>“Program ini bagian dari upaya memperkuat wajah permukiman masyarakat yang sejalan dengan visi Kementerian PKP untuk mewujudkan kawasan hunian yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat. Kerja sama seperti ini bukan hanya meningkatkan kualitas fisik hunian, tetapi juga memperkuat tatanan sosial dan ekonomi warga,” terang Wali Kota Wahyu. <strong>(kom/mlg/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226887</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sambang Desa Gotong Royong Bangun Desa di Sumawe, Bupati Sanusi Lakukan Peresmian dan Tinjau Potensi</title>
		<link>https://memontum.com/sambang-desa-gotong-royong-bangun-desa-di-sumawe-bupati-sanusi-lakukan-peresmian-dan-tinjau-potensi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jul 2025 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bangun]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gotong]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[peresmian]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi]]></category>
		<category><![CDATA[royong,]]></category>
		<category><![CDATA[sambang]]></category>
		<category><![CDATA[Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[sumawe]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224008</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah Sanusi, melaksanakan Sambang Desa Gotong Royong Bangun Desa di Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Rabu (16/07/2025) tadi. Turut hadir, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Malang dan jajaran Kepala PD Kabupaten Malang, Camat dan Forkopimcam Sumbermanjing Wetan, kepala desa dan perangkat desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah Sanusi, melaksanakan Sambang Desa Gotong Royong Bangun Desa di Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Rabu (16/07/2025) tadi. Turut hadir, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Malang dan jajaran Kepala PD Kabupaten Malang, Camat dan Forkopimcam Sumbermanjing Wetan, kepala desa dan perangkat desa se-Kecamatan Sumbermanjing Wetan, tokoh masyarakat dan tokoh agama.</p>



<p>Dalam sambang desa itu, HM Sanusi sangat mengapresiasi semangat gotong royong yang terus dijaga oleh masyarakat Kecamatan Sumbermanjing Wetan, dalam mendukung pembangunan di berbagai sektor. Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen bersama untuk membangun desa dan mempererat tali silaturahmi di Kabupaten Malang.</p>



<p>&#8220;Maka dari itu, sebagai bagian dari program kerja Pemerintah Kabupaten Malang, kita hadir di tengah-tengah masyarakat untuk mendengarkan langsung kebutuhan dan harapan, serta memastikan bahwa setiap kebijakan pembangunan telah sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa,&#8221; kata HM Sanusi.</p>



<p>Dalam rangkaian kegiatan yang padat, Bupati Malang bersama rombongan mengunjungi beberapa titik penting di wilayah Sumawe. Diawali dengan peresmian Stokis Pangan BUMDes bersama LKD, Bupati Malang juga meninjau langsung aktivitas UMKM, menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan ekonomi lokal.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selanjutnya, Bupati Sanusi mengunjungi tandon air (Reservoar) Perumda Tirta Kanjuruhan, untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Kunjungan sendiri, dilanjutkan ke peternakan domba di Desa Hargokuncaran, serta peninjauan Waduk Sekarbanyu yang menjadi potensi sumber daya alam daerah.</p>



<p>Tidak hanya itu, dirinya juga menyerahkan bantuan Sembako sebanyak 50 paket kepada kaum dhuafa di Desa Tegalrejo, yang disalurkan melalui Baznas Kabupaten Malang. Setelah itu, Bupati Sanusi meninjau kolam budidaya ikan dan potensi irigasi, guna mendukung sektor pertanian dan perikanan lokal.</p>



<p>&#8220;Saya menyadari bahwa keberhasilan pembangunan tidak bisa dicapai tanpa partisipasi aktif masyarakat. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh elemen masyarakat baik di desa maupun Kecamatan Sumbermanjing Wetan secara luas untuk terus bergandengan tangan, menjaga semangat kebersamaan dan turut serta dalam setiap proses pembangunan,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Sebagaimana diketahui,&nbsp; bahwa Kecamatan Sumbermanjing Wetan memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Khusus pada kesempatan ini, Bupati Malang ingin menyoroti potensi besar yang dimiliki Kecamatan Sumbermanjing Wetan.</p>



<p>&#8220;Warisan budaya dan kearifan lokal ini bukan hanya memiliki nilai seni yang tinggi, akan tetapi juga sebagai potensi yang mendukung Program One Village One Produk (OVOP) yang menjadi salah satu fokus dalam kegiatan sambang desa ini,&#8221; tambahnya. <strong>(pro/mlg/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224008</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Malang Pimpin Program Sambang Desa Gotong Royong di Kecamatan Gondanglegi</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-malang-pimpin-program-sambang-desa-gotong-royong-di-kecamatan-gondanglegi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jun 2025 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Gondanglegi]]></category>
		<category><![CDATA[gotong]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pimpin]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[royong,]]></category>
		<category><![CDATA[sambang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223516</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, didampingi istri yang sekaligus menjabat sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah Sanusi, memimpin pelaksanaan Sambang Desa Gotong Royong (Samdesgotro) Membangun Desa di wilayah Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Senin (30/06/2025) tadi. Dalam pelaksanaan itu, Bupati Sanusi mengawali kegiatan dengan membuka acara musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, didampingi istri yang sekaligus menjabat sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah Sanusi, memimpin pelaksanaan Sambang Desa Gotong Royong (Samdesgotro) Membangun Desa di wilayah Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Senin (30/06/2025) tadi.</p>



<p>Dalam pelaksanaan itu, Bupati Sanusi mengawali kegiatan dengan membuka acara musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Gondanglegi. Gelaran itu, dihadiri jajaran Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang, Camat dan Forkopimcam Gondanglegi.</p>



<p>Diketahui, bahwa Kecamatan Gondanglegi merupakan salah satu wilayah yang sangat potensial di Kabupaten Malang. Dengan kekayaan alam yang luar biasa, masyarakat yang religius dan dinamis, serta semangat gotong royong yang masih sangat kuat. Sehingga, tidak salah jika Kecamatan Gondanglegi menjadi contoh nyata kekuatan desa sebagai pilar pembangunan daerah.</p>



<p>Dalam kesempatan ini, Bupati Malang dan rombongan juga mengunjungi beberapa titik potensi dan kegiatan produktif masyarakat. Seperti peternakan kambing, sentra budidaya jamur dan ikan nila, pengrajin genteng dan bata, serta Koperasi Merah Putih.</p>



<p>Kunjungan ini, bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk komitmen bersama untuk memberi dukungan nyata kepada para pelaku usaha rakyat dan UMKM yang telah berperan besar dalam menggerakkan roda perekonomian desa. &#8220;Tadi kita juga mengunjungi tempat panen jamur, dalam 1 hari sekitar 20 kg dengan harga jual Rp 14.000, omset sebesar Rp 280 ribu perhari atau Rp 8,400 juta perbulan. Sedangkan kolam ikan tadi, kurang lebih 5.000 M2 dengan kapasitas bibit maksimal 30 ribu ekor ikan nila. Dalam kurun waktu 4 bulan, panen ikan nila kurang lebih 2 ton dengan harga jual Rp 22 ribu perkg (ikan hidup atau basah), omset penjualan sebesar Rp 44 juta. Selain tempat pembibitan, kolam tersebut digunakan juga sebagai tempat pemancingan,&#8221; ujar Bupati Malang.</p>



<p>Bupati Malang juga meninjau langsung Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di Desa Putukrejo. Dalam sistem ini, sampah yang dikumpulkan dari masyarakat dipilah secara selektif. Sampah plastik yang terpilah kemudian diolah menggunakan alat destilator khusus yang mampu mengubah plastik menjadi bahan bakar minyak alternatif, seperti minyak tanah, solar, dan bensin sejenis pertalite.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Malang juga menyaksikan secara langsung prosesi inovasi tersebut. Demonstrasi secara langsung terkait proses penyulingan plastik menjadi bahan bakar minyak di TPS Terpadu tersebut.</p>



<p>HM Sanusi juga menyampaikan, bahwa dalam konteks desa, pengembangan ekonomi sirkular menjadi sangat strategis sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dan penguatan perekonomian lokal berbasis sumber daya alam yang ada. Dijelaskannya, bahwa Desa Putukrejo telah menunjukkan bagaimana pengelolaan sampah terpadu dan inovatif dapat menjadi sumber pendapatan baru sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Ini juga sejalan dengan agenda nasional, yang menempatkan ekonomi sirkular sebagai bagian dari pembangunan rendah karbon dan ekonomi hijau yang berkelanjutan.</p>



<p>Selain itu, Bupati Malang juga mengunjungi tempat penggilingan padi milik warga yang menjadi bagian penting dari sistem ketahanan pangan dan kebersihan lingkungan di tingkat desa. Setiap inisiatif lokal yang dikelola dengan semangat mandiri dan gotong royong ini adalah bagian dari pembangunan Kabupaten Malang yang inklusif dan berkelanjutan.</p>



<p>&#8220;Dari sektor pariwisata misalnya, kita patut berbangga karena Kecamatan Gondanglegi memiliki dua destinasi unggulan yang sudah dikenal luas seperti Wisata Air Sumber Maron dan Sumber Sira. Kedua sumber mata air alami ini bukan hanya menyajikan keindahan dan kesejukan, tetapi juga menjadi sumber penghidupan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar,&#8221; jelas Bupati Malang.</p>



<p>Tidak kalah penting, pada sektor pertanian dan perkebunan, khususnya komoditas tebu, juga telah lama menjadi andalan perekonomian masyarakat di wilayah ini. &#8220;Ke depan, potensi ini perlu kita dorong dengan melahirkan inovasi, akses pasar yang lebih luas. Serta sinergi antara petani, pemerintah dan pelaku usaha, agar mampu memberikan nilai tambah yang maksimal,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Melalui program Sambang Desa ini, pihaknya ingin mendengar langsung suara rakyat, memahami kebutuhan riil di lapangan dan mencari solusi bersama. &#8220;Mari kita jadikan Gondanglegi sebagai contoh wilayah yang mandiri, religius, produktif dan berdaya saing. Tentunya tanpa meninggalkan akar budaya dan nilai-nilai luhur yang kita warisi,&#8221; ujar Bupati Malang. <strong>(pro/mlg/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223516</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Buka Perkemahan Wirakarya 2025, Bupati Lumajang Tanamkan Jiwa Gotong Royong kepada Gerakan Pramuka</title>
		<link>https://memontum.com/buka-perkemahan-wirakarya-2025-bupati-lumajang-tanamkan-jiwa-gotong-royong-kepada-gerakan-pramuka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jun 2025 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan]]></category>
		<category><![CDATA[gotong]]></category>
		<category><![CDATA[kepada]]></category>
		<category><![CDATA[perkemahan]]></category>
		<category><![CDATA[pramuka]]></category>
		<category><![CDATA[royong,]]></category>
		<category><![CDATA[tanamkan]]></category>
		<category><![CDATA[wirakarya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223103</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, bersama Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, membuka Perkemahan Wirakarya 2025 di Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Rabu (18/06/2025) tadi. Perkemahan kali ini digelar di dua level sekaligus, yakni tingkat Jawa Timur dan tingkat Kabupaten Lumajang. Lebih dari sekadar kegiatan kemah, Perkemahan Wirakarya 2025 yang berlangsung sejak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, bersama Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, membuka Perkemahan Wirakarya 2025 di Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Rabu (18/06/2025) tadi. Perkemahan kali ini digelar di dua level sekaligus, yakni tingkat Jawa Timur dan tingkat Kabupaten Lumajang.</p>



<p>Lebih dari sekadar kegiatan kemah, Perkemahan Wirakarya 2025 yang berlangsung sejak 16 hingga 27 Juni 2025 ini menjadi ajang bakti nyata ratusan Pramuka Penegak dan Pandega. Mereka turun langsung membangun rumah warga tak layak huni serta merawat fasilitas umum desa.</p>



<p>“Perkemahan Wirakarya bukan sekadar kemah. Ini bentuk nyata Gerakan Pramuka hadir dan mengabdi untuk masyarakat. Kami ingin menanamkan jiwa gotong royong budaya asli bangsa kepada adik-adik Pramuka,” tegas Bunda Indah, yang juga menjabat sebagai Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Lumajang.</p>



<p>Di tingkat Provinsi Jawa Timur, program ini menargetkan pemugaran 143 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Sementara di Kabupaten Lumajang, kegiatan difokuskan pada pemeliharaan musala, balai desa dan fasilitas publik lainnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Saya titip adik-adik peserta. Mari kita gotong royong membantu saudara kita yang rumahnya akan dipugar. Harapannya, kegiatan ini membawa ketenangan, kerukunan, dan rasa aman dalam kehidupan warga,” ujar Bunda Indah kepada warga Jenggrong.</p>



<p>Salah satu penerima manfaat adalah Bu Marti’a, lansia yang selama ini tinggal di rumah sederhana menyatu dengan kandang ternaknya. Berkat program ini, rumahnya kini sedang dalam proses pemugaran oleh Tim Pramuka.</p>



<p>Tak hanya membangun fisik, Perkemahan Wirakarya juga diharapkan membangun karakter, rasa tanggung jawab dan jiwa sosial para Pramuka. “Kami ingin mereka pulang membawa nilai gotong royong, kepedulian dan pengalaman hidup bermasyarakat,” ungkap Bunda Indah.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Desa Jenggrong, menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari sinergi tiga pilar yakni pemerintah, akademisi (FKH) dan profesi (PDHI). Diharapkan, ekosistem kolaborasi ini menjadi fondasi keberlanjutan pengabdian di desa. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223103</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tiga Jalan Dusun Rampung Diperbaiki dengan Gotong Royong dan Swadaya, Bupati Lumajang Beri Apresiasi</title>
		<link>https://memontum.com/tiga-jalan-dusun-rampung-diperbaiki-dengan-gotong-royong-dan-swadaya-bupati-lumajang-beri-apresiasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Jun 2025 07:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[diperbaiki,]]></category>
		<category><![CDATA[gotong]]></category>
		<category><![CDATA[rampung,]]></category>
		<category><![CDATA[royong,]]></category>
		<category><![CDATA[Swadaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222961</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengapresiasi perbaikan tiga ruas jalan desa di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Sabtu (14/06/2025) tadi. Tiga ruas jalan ini, telah berhasil diperbaiki berkat kolaborasi luar biasa antara masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Lumajang. Dengan semangat swadaya, warga Desa Sumbermujur, bergotong royong memperbaiki jalan di Dusun Umbulsari, Dusun Leker, Dusun Umbulrejo [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengapresiasi perbaikan tiga ruas jalan desa di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Sabtu (14/06/2025) tadi. Tiga ruas jalan ini, telah berhasil diperbaiki berkat kolaborasi luar biasa antara masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Lumajang.</p>



<p>Dengan semangat swadaya, warga Desa Sumbermujur, bergotong royong memperbaiki jalan di Dusun Umbulsari, Dusun Leker, Dusun Umbulrejo dan Dusun Sidorejo, yang total panjangnya mencapai lebih dari dua kilometer. Bupati Indah-sapaan Bupati Lumajang, menegaskan bahwa sinergi seperti inilah yang menjadi kunci utama dalam membangun daerah secara berkelanjutan dan berkeadilan.</p>



<p>“Saya sangat mengapresiasi inisiatif masyarakat dengan penuh kesadaran dan kekompakan ikut memperbaiki infrastruktur desa. Ini menjadi contoh, bahwa pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Tetapi, perlu kebersamaan dan gotong royong,” ujar Bunda Indah.</p>



<p>Perbaikan jalan ini, lanjutnya, dilakukan secara mandiri oleh warga, tanpa menunggu penuh intervensi pemerintah. Karenanya, Pemkab Lumajang memberikan dukungan material berupa 100 sak semen untuk Dusun Umbulsari, 300 sak untuk Dusun Umbulrejo serta 200 sak yang telah lebih dahulu diberikan untuk Dusun Sidorejo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kehadiran bupati bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU-TR), Endah Mardiana dan Kabid Bina Marga, Heri Kurniawan, mempertegas komitmen pemerintah untuk tetap dekat dengan warganya. Tidak hanya dalam perencanaan, tetapi juga dalam proses dan hasil pembangunan.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bunda Indah juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai kerukunan dan kekompakan. Baginya, pembangunan sejati bukan hanya soal aspal dan semen, tetapi bagaimana masyarakat tumbuh sebagai satu komunitas yang saling peduli dan saling membantu. “Saya titip agar semangat gotong royong ini terus dijaga. Kerukunan adalah fondasi lingkungan yang aman, nyaman, dan kuat,” tambahnya.</p>



<p>Dengan infrastruktur desa yang lebih baik, paparnya, diharapkan akses ekonomi wargapun semakin terbuka. Mobilitas hasil pertanian dan aktivitas harian menjadi lebih lancar, sehingga membuka peluang pertumbuhan ekonomi mikro di wilayah-wilayah terpencil.</p>



<p>&#8220;Ini adalah bukti nyata bahwa pembangunan berbasis partisipasi rakyat bukan sekadar idealisme, melainkan solusi konkret dalam mendorong kemajuan daerah.</p>



<p>Pemerintah Kabupaten Lumajang menyadari masih banyak wilayah lain yang menantikan perbaikan serupa. Namun satu hal yang pasti, Pemkab akan terus hadir, menyapa dan bergerak bersama rakyat,&#8221; ungkapnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222961</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Harkitnas, Bupati Banyuwangi Ajak Gotong Royong Tuntaskan Kemiskinan dan Ketimpangan</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-harkitnas-bupati-banyuwangi-ajak-gotong-royong-tuntaskan-kemiskinan-dan-ketimpangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2025 06:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gotong]]></category>
		<category><![CDATA[harkitnas]]></category>
		<category><![CDATA[Kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[ketimpangan]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[royong,]]></category>
		<category><![CDATA[tuntaskan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222235</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengajak segenap elemen daerah untuk mengaktualisasikan semangat kebangkitan dengan bergotong royong menuntaskan kemiskinan, keterbatasan akses pendidikan dan kesehatan, hingga ketimpangan sosial. Ajakan ini disampaikan Bupati Ipuk, dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 117, yang digelar Pemkab Banyuwangi di Halaman Kantor Bupati Banyuwangi, Selasa (20/05/2025) tadi. “Mari kita [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengajak segenap elemen daerah untuk mengaktualisasikan semangat kebangkitan dengan bergotong royong menuntaskan kemiskinan, keterbatasan akses pendidikan dan kesehatan, hingga ketimpangan sosial. Ajakan ini disampaikan Bupati Ipuk, dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 117, yang digelar Pemkab Banyuwangi di Halaman Kantor Bupati Banyuwangi, Selasa (20/05/2025) tadi.</p>



<p>“Mari kita jadikan semangat kebangkitan nasional sebagai pemantik untuk membasmi kemiskinan hingga ke desa-desa, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan untuk Banyuwangi yang semakin maju,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Dirinya juga mengatakan, bahwa semua tantangan tersebut hanya bisa dilalui dengan adanya semangat kebersamaan, kolaborasi dan bergotong royong. “Kita tidak boleh kalah oleh keadaan. Kita harus bangkit bersama-sama dengan bergotong royong untuk menuntaskan semua tantangan tersebut,” ujarnya.</p>



<p>Bupati Ipuk juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada segenap elemen masyarakat Banyuwangi, yang selama ini telah bekerja sama mendukung program pemerintah daerah. “Alhamdulillah, berkat kerja sama dari semua stakeholders meski waktu dan anggaran yang terbatas, Banyuwangi tetap on the track,” paparnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, sejumlah capaian positif berhasil dicatatkan oleh Banyuwangi. Diantaranya, kemiskinan Banyuwangi turun dari 7,34 persen tahun 2023 menjadi 6,54 persen di tahun 2024. Begitu juga, kemiskinan ekstrem menurun dari 0,43 persen di 2023 menjadi 0,29 persen pada tahun 2024.</p>



<p>Kemudian untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Banyuwangi, meningkat dari 73,79 pada tahun 2023 menjadi sebesar 74,30 pada tahun 2024. Di tahun 2024, perekonomian Kabupaten Banyuwangi juga terus tumbuh positif sebesar 4,68 persen dengan peningkatan pendapatan perkapita dari Rp 58,08 juta di tahun 2023 menjadi Rp 62,09 juta pada tahun 2024.</p>



<p>“Capaian-capaian ini adalah untuk seluruh rakyat Banyuwangi dan buah dari kolaborasi serta doa seluruh masyarakat. Terima kasih untuk semua dukungannya,” imbuhnya.</p>



<p>Dalam upacara peringatan itu, turut hadir Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, Dandim 0825, Letkol Arh Joko Sukoyo dan Danlanal, Letkol Laut (P) Muhammad Puji Santoso. Termasuk, segenap elemen daerah mulai anggota TNI dan Polri, mahasiswa perguruan tinggi, veteran, anggota DPRD serta ASN Banyuwangi. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222235</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Hari Bumi, Ketua TP PKK Situbondo Ajak Masyarakat Gotong Royong Bersihkan Pantai</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hari-bumi-ketua-tp-pkk-situbondo-ajak-masyarakat-gotong-royong-bersihkan-pantai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Apr 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[bersihkan]]></category>
		<category><![CDATA[gotong]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[royong,]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221305</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; TP PKK Situbondo berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), DPUPP, Pemdes Kilensari, organisasi keagamaan dan pihak terkait lain, melakukan aksi bersih-bersih sampah di tepi Pantai Dusun Pesisir, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Selasa (22/04/2025) tadi. Selain aksi bersih-bersih kawasan pantai, pelaksanaan yang digelar dalam rangka Peringatan Hari Bumi se-Dunia itu, juga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; TP PKK Situbondo berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), DPUPP, Pemdes Kilensari, organisasi keagamaan dan pihak terkait lain, melakukan aksi bersih-bersih sampah di tepi Pantai Dusun Pesisir, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Selasa (22/04/2025) tadi. Selain aksi bersih-bersih kawasan pantai, pelaksanaan yang digelar dalam rangka Peringatan Hari Bumi se-Dunia itu, juga melakukan penanaman Mangrove dan Pohon Tabebuya.</p>



<p>Dalam serangkaian aksi bersih-bersih itu, tidak kurang sebanyak 36 ton sampah basah, berhasil diamankan dari lokasi. Sejumlah sampah, kemudian dibawa ke tempat pembuangan.</p>



<p>“Sampah tersebut kita angkut dengan empat unit Damp Truk dan selanjutnya dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) di Desa Siliwung,” jelas Kepala Bidang Persampahan (Kabidsam) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Situbondo, Hendrayono.</p>



<p>Ditambahkannya, peringatan Hari Bumi se-Dunia ini merupakan momentum yang cocok untuk mengingatkan masyarakat, agar semakin sadar menjaga kelestarian bumi dan tidak membuang sampah sembarangan. “Sampah-sampah yang ada di tepi Pantai Dusun Pesisir, ini datang dari tiga muara yang ada di sekitar laut Desa Kilensari. Sehingga, sampah-sampah tersebut menumpuk di tepi pantai pesisir ini. Dengan adanya gotong-royong ini, tentunya bisa menjadi contoh di daerah lain,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Situbondo, Husna Lalili, dalam sambutannya mengajak kepada masyarakat Dusun Pesisir, Desa Kilensari, untuk terus semangat menjaga lingkungan agar tetap bersih dan tidak membuang sampah sembarangan. “Bersih-bersih sampah pantai pada momentum peringatan Hari Bumi se Dunia ini, kita lakukan untuk kembali menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Ini bukannya hanya seremonial, tapi Hari Bumi menjadi pengingat bahwa bumi bukan sekadar tempat tinggal. Karenanya, harus dijaga kelestariannya untuk generasi mendatang,” kata Mbak Una-panggilan akrab Ketua TP PKK Kabupaten Situbondo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Peringatan Hari Bumi ini, tambah Mbak Una, bukan muncul begitu saja. Melainkan, lahir dari sejarah panjang para pejuang lingkungan yang dimulai sejak puluhan tahun silam.</p>



<p>“Dengan memahami sejarah dan tujuan peringatan Hari Bumi, maka kita akan semakin sadar bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas sebagian orang, tapi tanggung jawab kita bersama,” tambah istri Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo.</p>



<p>Kepala Desa Kilensari, Sugiono, dalam kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bergotong royong membersihkan sampah pantai di Dusun Pesisir. “Dengan adanya bersih-bersih sampah pantai di Dusun Pesisir ini, kami atas nama Pemerintahan Desa Kilensari dan atas nama pribadi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah peduli membersihkan sampah di lingkungan pesisir,” ungkap Sugiono.</p>



<p>Lebih lanjut Sugiono mengatakan, bahwa sampah-sampah yang menumpuk di tepi pantai Dusun Pesisir, ini bukan ulah masyarakat setempat. Namun, melainkan murni sampah-sampah kiriman dari daerah lain yang menepi di bibir pantai Dusun Pesisir.</p>



<p>“Kalau masyarakat di sini, kami dari pemerintahan desa sudah mengeluarkan Perdes tentang sampah, yakni Perdes Nomor 3 tahun 2023 tentang Sampah. Lalu, kami membuat Desa Peduli Lingkungan (DPL). Dan, alhamdulillah masyarakat di sini telah berlangganan membuang di tong sampah yang bertuliskan DPL dan sampahnya di kelola oleh Pokmas,” terang Sugiono. Dirinya juga menambahkan, bahwa sesuai dengan harapan Bupati Situbondo, tempat yang sudah dibersihkan sampahnya akan di bangun wisata kuliner berbagai macam olahan ikan laut. “Kami bersama masyarakat bertekad akan terus menjaga kebersihan lingkungan ini,” imbuh Sugiono. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221305</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sambang Desa Gotong Royong Membangun Desa di Kecamatan Dau, Bupati Malang Tinjau Sejumlah Titik</title>
		<link>https://memontum.com/sambang-desa-gotong-royong-membangun-desa-di-kecamatan-dau-bupati-malang-tinjau-sejumlah-titik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Feb 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gotong]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[membangun]]></category>
		<category><![CDATA[royong,]]></category>
		<category><![CDATA[sambang]]></category>
		<category><![CDATA[sejumlah]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219025</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi bersama Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah, memimpin pelaksanaan Sambang Desa Gotong Royong (Samdesgotro) Membangun Desa di wilayah Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Rabu (05/02/2025) tadi. Mengawali kunjungan, Bupati Malang membuka acara Musrenbang (musyawarah rencana pembangunan) tingkat kecamatan yang berlangsung di Aula Waroeng Tani, yang dihadiri Kepala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi bersama Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah, memimpin pelaksanaan Sambang Desa Gotong Royong (Samdesgotro) Membangun Desa di wilayah Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Rabu (05/02/2025) tadi. Mengawali kunjungan, Bupati Malang membuka acara Musrenbang (musyawarah rencana pembangunan) tingkat kecamatan yang berlangsung di Aula Waroeng Tani, yang dihadiri Kepala Bappeda Kabupaten Malang, Camat Dau dan seluruh Kepala Desa se Kecamatan Dau.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bupati Malang menyampaikan sejumlah rencana program pembangunan Pemkab Malang ke depan. Termasuk, menampung aspirasi dari Kepala Desa mewakili masyarakat Kecamatan Dau.</p>



<p>Usai kegiatan pembukaan, Bupati Malang dan rombongan start Samdesgotro dengan diawali dengan ceremony peresmian Lapangan Gateball, yang berlokasi di Desa Mulyoagung, atau tidak jauh dari Waroeng Tani. Sejumlah atlit tampak hadir dan peresmian ditandai dengan menggunting untaian bunga dan memukul bola sebagai tanda peresmian.</p>



<p>Bergeser ke acara selanjutnya, Bupati Sanusi mengunjungi Posyandu Dahlia 3, penanaman pohon kelor dan tabur benih Ikan Nila. Termasuk, pemasangan jebakan lalat buah, penyerahan NIB dan PIRT kepada 5 orang perwakilan warga Banjartengah, Desa Sumber Sekar dan meninjau produk UMKM.</p>



<p>Bupati Malang bersama rombongan kemudian meninjau keberadaan UD Barokah Keripik Singkong Sari Kentang, yang sedang proses produksi Keripik Singkong Sari Kentang. &#8221;Kecamatan Dau juga memiliki potensi di bidang UMKM, peternakan dan Perikanan nila yang sudah berkembang seperti di Desa Sumber Sekar. Wirausaha juga cukup bagus di sini dan kita dukung dengan perizinannya dan kita bantu pengadaan peralatan di tahun 2026 nanti Jalan desanya sudah bagus-bagus,&#8221; jelas Bupati Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Berikutnya, rombongan mengunjungi lokasi kampus baru UIN 3 Maulana Malik Ibrahim Malang. Kegiatan kampus tour UIN 3 Maulana Malik Ibrahim Malang, menggunakan kendaraan berada di Dusun Precet Desa Sumbersekar. Berlanjut, ke Wisata Bedengan.</p>



<p>&#8221;Wisata Bedengan ini termasuk salah satu potensi yang ada di Kecamatan Dau, yang sudah dikelola oleh bumdes Desa Selorejo. Nanti akan kita kembangkan menjadi salah satu wisata andalan di Kecamatan Dau, selain juga wisata petik jeruk dan menjadi Cluster Kecamatan penghasil buah jeruk di Kabupaten Malang. Di kecamatan ini sebenarnya juga berpotensi untuk mendirikan wisata buatan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Bergeser ke Desa Kucur, Bupati Malang view of Dau TKD Desa Kucur melihat hamparan tanaman jeruk dan pemandangan Kota Malang dari ketinggian 1781 Mdpl dengan jumlah 6000 pohon jeruk berdiri di Tanah Kas Desa seluas 6 hektar. Kegiatan bersantai sejenak sambil menikmati suguhan polo pendem dan kopi, sebelum lanjut mengunjungi SDN 2 Desa Karangwidoro dan meninjau kondisi kerusakan atap gedung SDN 2 Karangwidoro.</p>



<p>Kegiatan Samdesgotro berakhir di SMA Thursina IIBS Landungsari Kampus Tour, yang dilanjutkan dengan makan siang kemudian evaluasi kegiatan sambang desa gotong royong bersama seluruh OPD Kabupaten Malang, Muspika Kecamatan Dau, Kepala Desa se-Kecamatan Dau dan stakeholder terkait. &#8221;Kita lihat pendidikan di sini cukup representatif dan bagus. Pendidikan disiplin dalam mendidik anak-anak supaya berintelektual tinggi di bidang agama dan bidang umum. Disiplin pendidikan memang sangat baik maka kita apresiasi terhadap pendidikan di sekolah ini. Pemerintah Kabupaten Malang sangat berterima kasih karena dalam membantu program-program pemerintah untuk mencerdaskan anak bangsa,&#8221; papar Bupati Malang. <strong>(pro/mlg/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219025</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
