<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Grab Car &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/grab-car/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Oct 2019 06:08:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Grab Car &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pengakuan Satpol PP Driver Grab Car si Korban Begal</title>
		<link>https://memontum.com/pengakuan-satpol-pp-driver-grab-car-si-korban-begal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Jul 2018 12:16:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Grab Car]]></category>
		<category><![CDATA[polres blitar]]></category>
		<category><![CDATA[rampok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/45948-pengakuan-satpol-pp-driver-grab-car-si-korban-begal</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Keberuntungan masih berpihak pada Iwan Sugianto. Anggota Satpol PP Kota Blitar yang nyambi jadi driver Grab Car. Dia selamat meski sempat disekap dan dibuang di hutan oleh sejumlah pelaku begal. Iwan Sugianto mengaku, sebelum mengalami peristiwa mengerikan ini, ia sama sekali tidak menaruh curiga pada penumpang yang memesan jasanya. &#8220;Seperti biasa saya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Keberuntungan masih berpihak pada Iwan Sugianto. Anggota Satpol PP Kota Blitar yang nyambi jadi driver Grab Car. Dia selamat meski sempat disekap dan dibuang di hutan oleh sejumlah pelaku begal.</p>
<p>Iwan Sugianto mengaku, sebelum mengalami peristiwa mengerikan ini, ia sama sekali tidak menaruh curiga pada penumpang yang memesan jasanya.</p>
<p>&#8220;Seperti biasa saya nunggu orderan sampai sekitar jam 11 malam. Saat itu ada penumpang yang minta dijemput di Terminal Patria Kota Blitar. Saya tidak curiga, biasa saja sampai di Sutojayan baru saya diancam pakai sajam. Sajam mereka sempat saya tangkis hingga tangan saya terluka. Lalu saya diikat dan dipindah ke mobil pelaku&#8221;, ungkap Iwan, Selasa (03/07/2018).</p>
<p>Lebih lanjut dia menjelaskan, bahwa mobilnya kemudian dibawa kabur dua pelaku, sementara dua pelaku lainnya membawa Iwan yang sudah dalam keadaan terikat dan mata tertutup ke daerah Donomulyo, Gondanglegi, Kabupaten Malang. Saat disekap, Iwan sempat mendengar percapakan kedua pelaku.</p>
<p>(<strong>baca juga ; </strong><a href="https://hukrim.memontum.com/16597-rampok-grab-car-ditembak-polisi" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Rampok Grab Car Ditembak Polisi</a> )</p>
<p>&#8220;Mereka ngobrol pakai logat kayak orang Madura. Sempat terdengar mereka diskusi akan membuang saya dimana&#8221;, tutur Iwan.</p>
<p>Iwan mengaku, sejak pukul 00.00 hingga pukul 03.00, dia dibawa keluar masuk hutan. Hingga pada pukul 03.30 Iwan dilempar di area hutan daerah Dinomulyo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.</p>
<p>&#8220;Setelah dibuang, salah satu pelaku yang menurunkan saya sempat bertanya pilih harta atau nyawa. Langsung saya jawab bawa saja mobil saya pak, tapi saya jangan dibunuh. Setelah itu mereka langsung pergi&#8221;, imbuhnya.</p>
<p>Penderitaan Iwan tak berhenti sampai disitu. Setelah berhasil melepaskan ikatan di kakinya, korban berusaha mencari pertolongan. Namun setelah sampai di pos kamling desa setempat tidak satupun warga mau menolongnya lantaran takut.</p>
<p>&#8220;Saya baru ditolong dan semua ikatan dilepas setelah ada perangkat desa yang memanggil petugas kepolisian&#8221;, tandasnya.</p>
<p>Keempat pelaku komplotan Malang ini berhasil diringkus Polres Blitar beberapa hari setelah aksi pembegalan pada Rabu 27 Juni lalu. Empat pelaku diantaranya, Herianto, Slamet, Bedri dan Abdul Rahman. Keempatnya merupakan warga Pagak, Kabupaten Malang. <strong>(jar/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">45948</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rampok Grab Car Ditembak Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/rampok-grab-car-ditembak-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Jul 2018 12:13:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[ditembak]]></category>
		<category><![CDATA[Grab Car]]></category>
		<category><![CDATA[polres blitar]]></category>
		<category><![CDATA[rampok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/45946-rampok-grab-car-ditembak-polisi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Empat pelaku begal yang menyasar driver Grab Car di Blitar berhasil diamankan polisi. Keempatnya langsung digelandang ke Mapolres Blitar. Dua diantaranya terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena melawan saat akan diamankan. Empat pelaku begal ini memiliki peran sendiri-sendiri saat melancarkan aksinya membegal Iwan Sugianto, driver Grab Car yang sehari-harinya berprofesi sebagai petugas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Empat pelaku begal yang menyasar driver Grab Car di Blitar berhasil diamankan polisi. Keempatnya langsung digelandang ke Mapolres Blitar. Dua diantaranya terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena melawan saat akan diamankan.</p>
<p>Empat pelaku begal ini memiliki peran sendiri-sendiri saat melancarkan aksinya membegal Iwan Sugianto, driver Grab Car yang sehari-harinya berprofesi sebagai petugas Satpol PP Kota Blitar tersebut. Dimana Herianto dan Slamet berperan sebagai calon penumpang Grab Car yang menunggu di terminal Patria Kota Blitar. Sementara dua pelaku lainnya, Bedri dan Abdul Rahman mengikuti dari belakang menggunakan mobil Avanza biru nopol N 1967 FX.</p>
<p>&#8220;Awalnya pelaku memesan Grab Car tujuan Kecamatan Sutojayan. Sesampainya di lingkungan Jaring, Kelurahan Kembangarum, Sutojayan satu pelaku meminta korban menghentikan mobilnya. Saat itu pelaku lain sudah membuntuti dari belakang mendekat dan langsung mengikat korban sambil mengancam menggunakan sajam. Kemudian dua pelaku memindahkan korban ke mobil pelaku. Mobil korban dilarikan dua pelaku lainnya&#8221;, ungkap Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha, Selasa (03/07/2018).</p>
<p>Lebih lanjut Anissullah menyampaiakn, setelah berhasil merampas mobil Avanza silver Nopol L 1726 NE milik korban, pelaku membuang korban di daerah Donomulyo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Korban ditemukan warga sekitar pukul 03.30 dini hari.</p>
<p>(<strong>baca juga ; </strong><a href="https://hukrim.memontum.com/16601-pengakuan-satpol-pp-driver-grab-car-si-korban-begal" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Pengakuan Satpol PP Driver Grab Car si Korban Begal</a> )</p>
<p>&#8220;Korban dibuang di daerah Donomulyo, Kabupaten Malang dan diselamatkan warga setempat. Dengan kondisi terluka di bagian tangan karena sempat melakukan perlawanan&#8221;, tandas Anissullah.</p>
<p>Sementara menurut pengakuan Herianto, salah satu pelaku, mobil korban dijual kepada salah seorang penadah di Malang yang saat ini tengah dalam pengejaran. Bersama mobil Avanza milik korban petugas mengamankan sejumlah barang bukti lainnya. Diantaranya, mobil pelaku dan satu mobil Toyota Vios hitam N 1464 VM yang juga merupakan hasil kejahatan. Selain itu sejumlah senjata tajam, handphone milik korban, tali pengikat dan uang tunai juga diamankan dari para pelaku. &#8220;Mobilnya dijual ke teman saya di Malang,&#8221; tutur Herianto.<strong> (jar/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">45946</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
