<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>grafiti &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/grafiti/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 30 Mar 2021 10:11:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>grafiti &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wali Kota Sutiaji Tinjau Progres Grafiti Jembatan Kedungkandang</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-sutiaji-tinjau-progres-grafiti-jembatan-kedungkandang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Mar 2021 10:09:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[grafiti]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[sutiaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=138630</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, melakukan peninjauan progres grafiti yang berlangsung di Jembatan Kedungkandang, Selasa (30/01). Pelaksanaan yang sudah sekitar dua Minggu lalu, atau sejak prosesi simbolis goresan pertama grafiti, pun mendapat apresiasi orang nomor satu di Pemkot Malang. Seperti salah satunya, goresan grafiti bertuliskan Malangkucecwara. Baca juga: Terima CSR PT Indana [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, melakukan peninjauan progres grafiti yang berlangsung di Jembatan Kedungkandang, Selasa (30/01).</p>



<p>Pelaksanaan yang sudah sekitar dua Minggu lalu, atau sejak prosesi simbolis goresan pertama grafiti, pun mendapat apresiasi orang nomor satu di Pemkot Malang. Seperti salah satunya, goresan grafiti bertuliskan Malangkucecwara.</p>



<ul><li><strong>Baca juga: <a href="https://memontum.com/136883-terima-csr-pt-indana-paint-20-komunitas-malang-raya-akan-hiasi-jembatan-kedungkandang">Terima CSR PT Indana Paint, 20 Komunitas Malang Raya Akan Hiasi Jembatan Kedungkandang</a></strong></li></ul>



<p>&#8220;Saya sangat mengapresiasi para bomber yang sudah membuat grafiti disini. Tempat-tempat yang kosong bisa dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan moral. Saya juga tertarik ada tulisan Malangkucecwara,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Ketertarikan itu bukan tanpa alasan. Karena, semboyan Malangkucecwara, sering kali dilontarkan Sutiaji.</p>



<p>&#8220;Artinya kejahatan pasti akan kalah dengan kebaikan. Sehingga, manusia tidak boleh merasa yang paling hebat dan semena-mena. Hebat itu hanya Tuhan,&#8221; terang orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Malang itu.</p>



<p>Untuk selanjutnya, disampaikan Sutiaji, pihaknya akan terus bekerjasama dengan PT Inti Daya Guna Aneka Warna (PT Indana). Tak hanya di Jembatan Kedungkandang, melainkan di berbagai titik Kota Malang.</p>



<ul><li><strong>Baca juga:  <a href="https://memontum.com/137390-urai-kemacetan-jembatan-kedungkandang-dpuprpkp-siapkan-u-turn-dan-pelebaran-jalan">Urai Kemacetan Jembatan Kedungkandang, DPUPRPKP Siapkan U-Turn dan Pelebaran Jalan</a></strong></li></ul>



<p>&#8220;Namun untuk memaksimalkan disini nanti ada beberapa yang dicat ulang. Disamping kanan kiri trotoar akan ada penambahan, lalu lampu hias juga,&#8221; bebernya.</p>



<p>Kedepan Sutiaji berharap dengan grafiti, Jembatan Kedungkandang ini akan makin indah. Sehingga pengendara yang lewat walau terjebak macet tidak terlalu penat, karena pemandangan jembatan yang apik. <strong>(hms/mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">138630</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Area Jembatan Kedungkandang akan Dibuat Skatepark, Taman Bermain Anak dan Fasilitas Olahraga</title>
		<link>https://memontum.com/area-jembatan-kedungkandang-akan-dibuat-skatepark-taman-bermain-anak-dan-fasilitas-olahraga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Mar 2021 09:05:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[basket]]></category>
		<category><![CDATA[dinas perhubungan]]></category>
		<category><![CDATA[Disporapar]]></category>
		<category><![CDATA[DPUPRPKP]]></category>
		<category><![CDATA[Flyover]]></category>
		<category><![CDATA[grafiti]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Kedungkandang]]></category>
		<category><![CDATA[Lapangan]]></category>
		<category><![CDATA[Memontum.com]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136871</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Usai obyek grafiti, rencananya Jembatan Kedungkandang akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Hal tersebut guna memanfaatkan lahan di sekitar jembatan, yang diresmikan akhir tahun 2020 lalu oleh Wali Kota Malang, Sutiaji. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Hadi Santoso, mengatakan bahwa sesuai arahan dan perintah dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Usai obyek grafiti, rencananya Jembatan Kedungkandang akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Hal tersebut guna memanfaatkan lahan di sekitar jembatan, yang diresmikan akhir tahun 2020 lalu oleh Wali Kota Malang, Sutiaji.</p>



<p>Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Hadi Santoso, mengatakan bahwa sesuai arahan dan perintah dari Wali Kota Sutiaji, lahan di Flyover Jembatan Kedungkandang harus dimanfaatkan secara maksimal.</p>



<p>&#8220;Di bawah flyover ini ada banyak lahan kosong, sehingga tadi pak Wali perintahkan harus dipakai. Supaya tidak ada lahan yang tidak dioptimalkan,&#8221; jelasnya, Senin (15/03).</p>



<p>Menurut pria yang akrab disapa Soni itu, jika banyak lahan kosong yang tidak dimanfaatkan, ditakutkan nanti bisa berubah fungsi.</p>



<p>&#8220;Selain itu biar pak Camat punya kegiatan untuk warganya,&#8221; tambah Soni.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/136879-tiga-rumah-di-bumiayu-malang-ambrol-ke-ngarai-akibat-cuaca-ekstrem#ixzz6pAZUyZDL" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Tiga Rumah di Bumiayu Malang Ambrol ke Ngarai Akibat Cuaca Ekstrem</a></strong></p>



<p>Pemanfaatan lahan itu dijelaskan Soni bisa berupa fasilitas olahraga, seperti lapangan basket, skatepark, maupun taman untuk anak-anak.</p>



<p>&#8220;Ini bisa untuk skatepark, lalu untuk lapangan basket, dan lain-lain. Nanti untuk pengerjaan lapangan olahraga bisa didesainkan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar). Contohnya untuk skatepark ya tidak perlu desainnya untuk profesional, bagi yang pemula saja,&#8221; terangnya. </p>



<p>Diharapkan dengan banyaknya fasilitas dan objek di area Jembatan Kedungkandang bisa membuat masyarakat nyaman refreshing di daerah ini. Namun berkaitan dengan apakah akan menjadi destinasi Car Free Day (CFD), pria yang juga menjabat sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) itu merasa bahwa lokasinya tidak pas. </p>



<p>&#8220;Kalau dibuat tempat CFD, teman-teman Dinas Perhubungan (Dishub) yang tahu dan akan mengkaji. Tapi saya rasa tidak mungkin ada CFD disini, karena aktivitas masyarakat cukup tinggi pada area ini,&#8221; tegasnya. <strong>(mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136871</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terima CSR PT Indana Paint, 20 Komunitas Malang Raya Akan Hiasi Jembatan Kedungkandang</title>
		<link>https://memontum.com/terima-csr-pt-indana-paint-20-komunitas-malang-raya-akan-hiasi-jembatan-kedungkandang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Mar 2021 08:30:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[CSR]]></category>
		<category><![CDATA[grafiti]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Kedungkandang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[sutiaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136883</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, terima Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Indana Paint berupa grafiti pada Jembatan Kedungkandang, Senin (15/03) tadi. Beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pun juga disediakan tempat masing-masing untuk memberi coretan pertama pada bagian jembatan yang akan dihiasi oleh grafiti itu. Diharapkan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, terima Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Indana Paint berupa grafiti pada <a href="https://memontum.com/tag/jembatan-kedungkandang">Jembatan</a> Kedungkandang, Senin (15/03) tadi.</p>



<p>Beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pun juga disediakan tempat masing-masing untuk memberi coretan pertama pada bagian jembatan yang akan dihiasi oleh grafiti itu.</p>



<p>Diharapkan, melalui grafiti yang akan melibatkan setidaknya 20 komunitas di Malang Raya ini, dapat menyalurkan aspirasi maupun kritikan yang kreatif.</p>



<p>&#8220;Melalui grafiti ini, sentuhan-sentuhan atau kritik dari mereka akan tertuang bagus. Saya kira mereka juga kelompok yang cukup kritis ya,&#8221; ungkap Wali Kota Malang, Sutiaji.</p>



<p><strong>Baca juga: <a href="https://memontum.com/131185-jembatan-kedungkandang-dioperasikan-beberapa-warga-masih-langgar-penunjuk-jalan">Jembatan Kedungkandang Dioperasikan, Beberapa Warga Masih Langgar Penunjuk Jalan</a></strong></p>



<p>Dengan langkah itu, tambahnya, diharapkan masyarakat yang melintas bisa melihat pesan moral yang tertuang.</p>



<p>&#8220;Karena objeknya bukan grafiti saja, nanti juga akan kita buatkan pilar-pilar di jembatan ini. Insyaallah saat HUT Kota Malang bisa rampung,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Orang nomor satu di Kota Malang itu menambahkan, masyarakat boleh mengambil selfie berlatar belakang grafiti. Namun, dirinya mengharapkan tidak seenaknya sendiri mengambil foto.</p>



<p>&#8220;Kalau ambil selfie boleh, tapi mungkin nanti hari-hari tertentu ya. Karena ini kan juga akses jalan, orang yang mau melintas ke Muharto atau pasar ini kan melalui jalur lintas bawah,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, pihaknya juga lakukan monitoring ketat agar tidak ada coretan grafiti tambahan dari oknum yang tidak bertanggung jawab.</p>



<p>Direktur PT Indana Paint, Steven Antonius Sugiharto, mengakui bahwa usai Jembatan Kedungkandang diresmikan, pihaknya menerima panggilan dari Wali Kota Sutiaji.</p>



<p>&#8220;Sebenarnya kemarin saya di panggil pak Wali habis meresmikan jembatan ini. Beliau telpon saya menanyakan kira-kira apa yang bisa PT Indana Paint lakukan untuk jembatan ini,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sehingga melalui percakapan via telepon dengan Sutiaji itu, Steven mengusulkan pengecatan. Dengan mengusung konsep mural atau grafiti.</p>



<p>&#8220;Saya beri gambaran ke pak Wali, kalau tidak mural ya grafiti. Lalu beliau bilang, kalau mural sudah, akhirnya kita putuskan melakukan grafiti,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Cat yang disediakan terdapat dua jenis, yaitu cat biasa berwarna abu-abu, dan cat semprot. Terdapat sekitar 1 ton cat biasa dan 3400 kaleng cat semprot.</p>



<p>&#8220;Semoga itu cukup, kalau gak cukup ya pastinya nanti kita tambah. Tapi target kami, pengerjaan sekitar dua minggu. Harapannya sebelum HUT Kota Malang bisa selesai,&#8221; harapnya. <strong>(mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136883</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
