<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Gresik &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/gresik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Aug 2024 13:51:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Gresik &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Mantan Kapolres Gresik Jabat Posisi Waka Polresta Malang Kota</title>
		<link>https://memontum.com/mantan-kapolres-gresik-jabat-posisi-waka-polresta-malang-kota</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Aug 2024 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mantan]]></category>
		<category><![CDATA[polresta]]></category>
		<category><![CDATA[posisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212792</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Mantan Kapolres Gresik, AKBP Adhitya Panji Anom, resmi menjabat sebagai Waka Polresta Malang Kota, menggantikan Kombes Pol Apip Ginanjar, Jumat (09/08/2024) tadi. Sementara Kombes Pol Apip Ginanjar, mendapat jabatan baru sebagai Pengelola Pengadaan Barang Jasa Polri Madya Tingkat III Slog Polri. Serah terima jabatan ini, langsung dipimpin Kapolresta Malang Kota, Kombes [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Mantan Kapolres Gresik, AKBP Adhitya Panji Anom, resmi menjabat sebagai Waka Polresta Malang Kota, menggantikan Kombes Pol Apip Ginanjar, Jumat (09/08/2024) tadi. Sementara Kombes Pol Apip Ginanjar, mendapat jabatan baru sebagai Pengelola Pengadaan Barang Jasa Polri Madya Tingkat III Slog Polri. Serah terima jabatan ini, langsung dipimpin Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto.</p>



<p>Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan bahwa mutasi jabatan adalah hal yang biasa di lingkungan Polri dan merupakan bagian dari siklus dan manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) serta bentuk pembinaan karir. &#8220;Terima kasih kepada Kombes Pol Apip Ginanjar, atas dedikasi dan kerjasamanya selama 1 tahun 7 bulan di Polresta Malang Kota. Selamat datang AKBP Adhitya Panji Anom. Kami berharap bisa membantu dan bekerjasama yang baik untuk bersama-sama menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat. Memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Kota Malang,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Diharapkan pula, tambah Kapolresta Malang Kota, kepada pejabat baru segera membangun komunikasi yang baik dengan seluruh komponen masyarakat, termasuk media maupun komunitas yang ada di Kota Malang. &#8220;Di lingkup internal, diharapkan bisa memotivasi serta meningkatkan kinerja personel Polresta Malang Kota,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Dalam kesempatan itu pihaknya juga berharap partisipasi masyarakat dalam mewujudkan kondusifitas Kamtibmas di Kota Malang. &#8220;Menjadi slogan kami, ada polisi ada solusi termasuk tugas-tugas kami. Ini semata-mata untuk memberikan pelayanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat Kota Malang. Mari bersama-sama menjaga Kota Malang, agar semakin kondusif,&#8221; ujarnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212792</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Hari Donor Darah Sedunia, Bupati Gresik Ingatkan Pentingnya Donor Darah</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hari-donor-darah-sedunia-bupati-gresik-ingatkan-pentingnya-donor-darah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Aug 2024 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[sedunia,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212576</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8211; Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, didampingi Wakil Bupati, Aminatun Habibah, menyerahkan penghargaan kepada 30 sukarelawan pendonor darah sebanyak 50 kali, Minggu (04/08/2024) tadi. Penghargaan ini, diserahkan saat bupati dan Wabup menghadiri peringatan Hari Donor Darah Sedunia, yang diselenggarakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Dalam pelaksanaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8211; Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, didampingi Wakil Bupati, Aminatun Habibah, menyerahkan penghargaan kepada 30 sukarelawan pendonor darah sebanyak 50 kali, Minggu (04/08/2024) tadi. Penghargaan ini, diserahkan saat bupati dan Wabup menghadiri peringatan Hari Donor Darah Sedunia, yang diselenggarakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP).</p>



<p>Dalam pelaksanaan itu, juga dilaksanakan penyerahan dana operasional PMI kecamatan serta launching Layanan Call Center Mobil Ambulance PMI, hibah dari PT Petrokimia Gresik. &#8220;Donor darah sangat penting bagi masyarakat yang membutuhkan dan dapat menyelamatkan nyawa orang lain. Semakin banyak yang menolong, semakin banyak yang tertolong. Donor darah adalah salah satu bentuk kepedulian kita terhadap orang lain yang membutuhkan,&#8221; kata Bupati Gresik.</p>



<p>Mantan Ketua DPRD Gresik itu juga mengajak peran aktif pengurus PMI, baik yang ada di kota maupun kecamatan untuk terus mengkampanyekan kepada masyarakat pentingnya donor darah. Selain itu, Gus Yani-sapaannya, juga mengimbau dunia industri untuk ikut berperan dalam pelaksanaan donor darah di Kabupaten Gresik.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Belajar dari Covid-19, bagaimana pentingnya donor darah bisa jadi penyelamat dan sangat dibutuhkan masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Bupati Yani juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak, yang telah aktif dalam kegiatan donor darah. Baik itu relawan, organisasi kesehatan, maupun masyarakat umum. Menurutnya, partisipasi aktif dari semua pihak sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya donor darah.</p>



<p>&#8220;Dengan menjaga kestabilan persediaan darah, kita dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain yang membutuhkan. Semoga semangat kepedulian terhadap sesama terus terjaga dan semakin banyak nyawa yang dapat tertolong melalui kegiatan donor darah,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sebagai bentuk dukungan terhadap Hari Donor Darah Sedunia, PMI Kabupaten Gresik berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan juga membuka pelayanan kesehatan dan cek mata gratis. Kegiatan ini turut dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gresik, Kepala OPD, serta pengurus PMI se-Kabupaten Gresik. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212576</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bijak Bersosmed Tanpa Cyberbullying Jadi Tema Webinar Literasi Digital Kemenkominfo di Gresik</title>
		<link>https://memontum.com/bijak-bersosmed-tanpa-cyberbullying-jadi-tema-webinar-literasi-digital-kemenkominfo-di-gresik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Jun 2024 03:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[bersosmed]]></category>
		<category><![CDATA[cyberbullying]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[Webinar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210675</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8211; Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur akan menggelar webinar literasi digital untuk segmen pendidikan di Kabupaten Gresik, Jumat (14/06/2024) pagi, sekitar pukul 08.00 WIB. Mengusung tema &#8216;Bijak Bersosmed Tanpa Cyberbullying&#8217;, webinar yang akan diikuti siswa dan tenaga pendidik dengan menggelar nonton bareng (Nobar) itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8211; Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur akan menggelar webinar literasi digital untuk segmen pendidikan di Kabupaten Gresik, Jumat (14/06/2024) pagi, sekitar pukul 08.00 WIB.</p>



<p>Mengusung tema &#8216;Bijak Bersosmed Tanpa Cyberbullying&#8217;, webinar yang akan diikuti siswa dan tenaga pendidik dengan menggelar nonton bareng (Nobar) itu rencananya menghadirkan tiga nara sumber. Mereka adalah dosen Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Waryani Fajar Riyanto, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, S Hariyanto, musisi Mia Marcellina dan Anissa Rilia selaku moderator.</p>



<p>”Webinar ini juga dapat diikuti gratis dengan cara mengisi link registrasi peserta di <a href="https://s.id/pendaftarangresik1406" target="_blank" rel="noreferrer noopener">https://s.id/pendaftarangresik1406</a>. Selain mendapat e-sertifikat, panitia juga menyediakan voucher e-wallet senilai Rp 1 juta, untuk 10 peserta yang mengajukan pertanyaan terbaik selama webinar,” tulis Kemenkominfo dalam rilisnya, Kamis (13/06/2024) tadi.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, bahwa hingga Januari 2024 pengguna internet di Indonesia telah menyentuh angka 221 juta jiwa, dengan lebih dari 190 juta diantaranya adalah pengguna media sosial. Selain memiliki dampak positif, penggunaan media sosial juga telah melahirkan beberapa sisi negatif. &#8220;Salah satunya perundungan atau lebih dikenal dengan cyberbullying,&#8221; tegasnya dalam rilis.</p>



<p>Bijak bersosial media tanpa perundungan, menurut Kemenkominfo, sesungguhnya mudah dilakukan. Yakni dengan cara membangun empati sesama pengguna media sosial atau sesama manusia. &#8220;Kita harus lebih menyadari bahwa di balik postingan yang berpotensi di-bully itu ada manusia yang benar-benar hidup dan memiliki perasaan,&#8221; imbuh Kemenkominfo.</p>



<p>Dengan membangun empati, lanjut Kemenkominfo, seseorang menjadi sadar untuk tidak mem-bully. Selain itu, empati juga akan menggerakkan kita untuk membantu orang-orang yang jadi korban bully. &#8220;Ingat, cyberbullying dapat mengakibatkan terganggunya mental korban,&#8221; pesan Kemenkominfo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemenkominfo menambahkan, korban perundungan siber (cyberbullying) dapat menjadi rentan terhadap tindakan kekerasan online. Lebih dari itu, cyberbullying juga dapat menyebabkan dampak psikologis yang serius seperti depresi, kecemasan, stres, perasaan tidak berdaya, bahkan indikasi untuk melakukan bunuh diri.</p>



<p>Untuk diketahui, webinar seperti digelar di Kabupaten Gresik, Jatim, ini merupakan bagian dari program Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) yang dihelat Kemkominfo sejak 2017. GNLD digelar sebagai salah satu upaya untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital.</p>



<p>Sampai dengan akhir 2023, program peningkatan #literasidigitalkominfo tercatat telah diikuti sebanyak 24,6 juta orang. ”Kegiatan ini diharapkan mampu menaikkan tingkat literasi digital 50 juta masyarakat Indonesia hingga akhir 2024,” tambah Kemenkominfo.</p>



<p>Kecakapan digital menjadi penting, karena menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), pengguna internet di Indonesia pada 2024 telah mencapai 221,5 juta jiwa dari total populasi 278,7 juta jiwa penduduk Indonesia.</p>



<p>Survei APJII juga menyebut, tingkat penetrasi internet Indonesia pada 2024 menyentuh angka 79,5 persen. Ada peningkatan 1,4 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya. Tercatat, pada 2018, penetrasi internet Indonesia berada di angka 64,8 persen. ”Kemudian naik secara berurutan menjadi 73,7 persen pada 2020, 77,01 persen pada 2022, dan 78,19 persen pada 2023,” urai Kemenkominfo.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan yang terkait dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Page, dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210675</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Libatkan Pelajar Gresik, Kemenkominfo Webinar Literasi Digital Bahas Rekam Jejak Digital di Ranah Pendidikan</title>
		<link>https://memontum.com/libatkan-pelajar-gresik-kemenkominfo-webinar-literasi-digital-bahas-rekam-jejak-digital-di-ranah-pendidikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Jun 2024 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[libatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Webinar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210639</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8211; Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur, akan menggelar webinar literasi digital untuk segmen pendidikan di Kabupaten Gresik, Kamis (13/06/2024) pagi, sekitar pukul 08.00 WIB. Mengusung tema &#8216;Rekam Jejak Digital di Ranah Pendidikan&#8217;, diskusi virtual untuk siswa dan tenaga pendidik itu rencananya akan menghadirkan tiga nara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8211; Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur, akan menggelar webinar literasi digital untuk segmen pendidikan di Kabupaten Gresik, Kamis (13/06/2024) pagi, sekitar pukul 08.00 WIB.</p>



<p>Mengusung tema &#8216;Rekam Jejak Digital di Ranah Pendidikan&#8217;, diskusi virtual untuk siswa dan tenaga pendidik itu rencananya akan menghadirkan tiga nara sumber. Mereka adalah dosen sekaligus Digital Enthusiast, M Adhi Prasnowo, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Herawan Eka Kusuma, key opinion leader musisi Man Osman, dan Fernand Tampubolon selaku moderator.</p>



<p>”Webinar ini juga dapat diikuti gratis dengan cara mengisi link registrasi peserta di <a href="https://s.id/pendaftarangresik1306" target="_blank" rel="noreferrer noopener">https://s.id/pendaftarangresik1306</a>. Selain mendapat e-sertifikat, panitia juga menyediakan voucher e-wallet sebesar Rp 1 juta, untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilisnya, Rabu (12/06/2024) tadi.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, rekam jejak digital atau digital footprint akan ditinggalkan siapa pun yang melakukan aktivitas di dunia digital. Jejak digital, baik positif maupun negatif, akan memberi pengaruh terhadap citra dan masa depan seseorang.</p>



<p>”Rekam jejak positif akan membantu siswa meraih masa depannya. Sementara rekam jejak negatif, dapat menjadi batu sandungan dalam terutama dalam proses rekruitmen pegawai atau calon penerima bea siswa,” jelas Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p>Terkait itu, Kemenkominfo meminta para siswa dan para guru untuk waspada terhadap rekam jejak digitalnya di internet. Karena jejak digital dinilai bisa membawa berbagai konsekuensi. ”Dalam aktivitas sehari-hari, kita secara sadar atau tak sadar telah meninggalkan banyak jejak di dunia maya,” imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemenkominfo menambahkan, jejak digital baik yang secara sengaja maupun tidak sengaja, akan ditinggalkan penggunanya di internet itu bisa berupa data, histori pencarian di laman browser, komentar atau unggahan foto, gambar, video di media sosial seperti Facebook dan Instagram. ”Data itu antara lain berupa unggahan foto, komentar, suka, pesan pribadi, membagi suatu informasi atau berita. Bahkan, data pribadi yang ada di KTP dan terkait internet banking. Semua jejak digital ini yang tanpa sadar akan tersimpan secara abadi di dunia maya,” rinci Kemenkominfo.</p>



<p>Untuk diketahui, webinar seperti digelar di Kabupaten Gresik, Jatim, ini merupakan bagian dari program Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) yang dihelat Kemenkominfo. GNLD digelar sebagai salah satu upaya untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital.</p>



<p>Hingga akhir 2023, program #literasidigitalkominfo mencatat sebanyak 24,6 juta orang telah mengikuti program peningkatan literasi digital yang dimulai sejak 2017. ”Kegiatan ini diharapkan mampu menaikkan tingkat literasi digital 50 juta masyarakat Indonesia sampai dengan akhir 2024. Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, kreatif, produktif dan aman,” tutur Kemenkominfo.</p>



<p>Kecakapan digital warga masyarakat menjadi penting, karena menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pengguna internet di Indonesia pada 2024 telah mencapai 221,5 juta jiwa dari total populasi 278,7 juta jiwa penduduk Indonesia. Hasil survei APJII juga menyebutkan, tingkat penetrasi internet Indonesia pada 2024 berada pada angka 79,5 persen. Dibandingkan dengan periode sebelumnya, ada peningkatan 1,4 persen. Terhitung sejak 2018, penetrasi internet Indonesia mencapai 64,8 persen.</p>



<p>&#8220;Kemudian naik secara berurutan menjadi 73,7 persen pada 2020, 77,01 persen pada 2022, dan 78,19 persen pada 2023,&#8221; urai Kemenkominfo.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan yang terkait dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Page, dan kanal YouTube Literasi Digital Kominfo. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210639</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemenkominfo Gelar Webinar bersama Pelajar Gresik Bertema Mengenal Dunia Game Online</title>
		<link>https://memontum.com/kemenkominfo-gelar-webinar-bersama-pelajar-gresik-bertema-mengenal-dunia-game-online</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jun 2024 03:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bertema]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[mengenal]]></category>
		<category><![CDATA[online]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Webinar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210279</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8211; Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur, akan menggelar webinar literasi digital untuk segmen pendidikan di Kabupaten Gresik, Kamis (06/06/2204) pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Mengusung tema &#8216;Mengenal Dunia Game Online&#8217;, diskusi virtual untuk siswa dan tenaga pendidik itu rencananya akan menghadirkan tiga nara sumber. Mereka [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8211; Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur, akan menggelar webinar literasi digital untuk segmen pendidikan di Kabupaten Gresik, Kamis (06/06/2204) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.</p>



<p>Mengusung tema &#8216;Mengenal Dunia Game Online&#8217;, diskusi virtual untuk siswa dan tenaga pendidik itu rencananya akan menghadirkan tiga nara sumber. Mereka adalah dosen Universitas Paramadina Jakarta dan Peneliti Pusat Studi Media dan Demokrasi LP3ES, Joko Arizal, Kepala Bidang Pengelolaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, A Syifaul Qulub dancer dan influencer Cika selaku key opinion leader serta moderator, Chici Zakaria.</p>



<p>&#8220;Webinar ini juga dapat diikuti gratis dengan cara mengisi link registrasi peserta di <a href="https://s.id/pendaftarangresik0606" target="_blank" rel="noreferrer noopener">https://s.id/pendaftarangresik0606</a>. Selain mendapat e-sertifikat, panitia juga menyediakan voucher e-wallet sebesar Rp 1.000.000.- untuk 10 peserta yang beruntung,&#8221; tulis Kemenkominfo dalam rilisnya, Rabu (05/06/2024) tadi.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan bahwa game online kian merebak seiring perkembangan dunia digital dan internet. Selain memiliki manfaat, game online juga memberikan dampak negatif berupa kecanduan, gangguan kesehatan dan mengurangi fokus belajar siswa.</p>



<p>&#8220;Game online adalah permainan yang biasanya dimainkan melalui jaringan internet dan sejenisnya, yang selalu menggunakan teknologi terkini seperti modem dan koneksi kabel,” jelas Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p>Permainan daring, lanjut Kemenkominfo, terdiri dari banyak jenis. Dari mulai permainan sederhana berbasis teks hingga permainan yang menggunakan grafik kompleks dan membentuk dunia virtual yang ditempati oleh banyak pemain sekaligus.</p>



<p>”Dalam permainan daring, ada dua unsur utama, yaitu server dan client. Server melakukan administrasi permainan dan menghubungkan client, sedangkan client adalah pengguna permainan yang memakai kemampuan server. Game online terbaik sekarang sudah bisa dinikmati di smartphone dan komputer,” imbuh Kemenkominfo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurut Kemenkominfo, meskipun berdampak negatif, game online tetap saja memberikan manfaat untuk mengasah keterampilan, menambah wawasan dan melatih kecepatan dalam bertindak dan berpikir.</p>



<p>Untuk diketahui, webinar seperti digelar di Kabupaten Gresik, Jatim, ini merupakan bagian dari program Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) yang dihelat Kemenkominfo. GNLD digelar sebagai salah satu upaya untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital.</p>



<p>Hingga akhir 2023, tercatat sebanyak 24,6 juta orang telah mengikuti program peningkatan literasi digital yang dimulai sejak 2017. &#8220;Kegiatan ini diharapkan mampu menaikkan tingkat literasi digital 50 juta masyarakat Indonesia sampai dengan akhir 2024,&#8221; tambah Kemenkominfo.</p>



<p>Tahun ini, program #literasidigitalkominfo mulai bergulir pada Februari 2024. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 142 mitra jejaring seperti akademisi, perusahaan teknologi, serta organisasi masyarakat sipil, program ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>”Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, kreatif, produktif, dan aman,” tutur Kemenkominfo.</p>



<p>Kecakapan digital warga masyarakat menjadi penting, karena menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pengguna internet di Indonesia pada 2024 telah mencapai 221,5 juta jiwa dari total populasi 278,7 juta jiwa penduduk Indonesia.</p>



<p>Hasil survei APJII juga menyebutkan, tingkat penetrasi internet Indonesia pada 2024 berada pada angka 79,5 persen. Dibandingkan dengan periode sebelumnya, ada peningkatan 1,4 persen. Terhitung sejak 2018, penetrasi internet Indonesia mencapai 64,8 persen. ”Kemudian naik secara berurutan menjadi 73,7 persen pada 2020, 77,01 persen pada 2022, dan 78,19 persen pada 2023,” urai Kemenkominfo.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan yang terkait dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Page, dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210279</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Meriahkan HUT RI di Betiting Gresik, Kemenkominfo Ajak Diskusi Perlindungan Anak di Dunia Online</title>
		<link>https://memontum.com/meriahkan-hut-ri-di-betiting-gresik-kemenkominfo-ajak-diskusi-perlindungan-anak-di-dunia-online</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Aug 2023 03:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[betiting]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<category><![CDATA[online]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195615</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8211; Internet menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi semua, khususnya perempuan dan anak, adalah harapan besar Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). Harapan ini, muncul di tengah ancaman Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) pada perempuan dan anak yang terus meningkat di dunia maya. Menyadari pentingnya perlindungan anak di dunia online, Kementerian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8211; Internet menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi semua, khususnya perempuan dan anak, adalah harapan besar Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). Harapan ini, muncul di tengah ancaman Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) pada perempuan dan anak yang terus meningkat di dunia maya.</p>



<p>Menyadari pentingnya perlindungan anak di dunia online, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Komunitas Warga Sehat Cerme, akan menggelar diskusi literasi digital di Lapangan Desa Betiting, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Minggu (13/08/2023) besok pagi, pukul 06.00 WIB.</p>



<p>Diskusi luring (offline) yang &#8216;chip in&#8217; di acara senam sehat dalam rangka Peringatan HUT Kemerdekaan RI itu, akan mengusung tema &#8216;Perlindungan Anak di Dunia Online&#8217; dengan menghadirkan tiga nara sumber. Yakni, penyiar radio Danin Sibilo, model sekaligus kreator konten, Wiekalyana Sotya Perdana, Mom Influencer, Novindah Sochmariyanti dan Riska Ragita selaku moderator.</p>



<p>”Diskusi literasi digital masuk desa ini digelar gratis. Bisa diikuti dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/DaftarGresik1308. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilis, Sabtu (12/08/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menegaskan, di balik banyaknya manfaat positif dari internet, internet juga menyimpan suatu ancaman sumber daya manusia khususnya bagi anak-anak. Bentuk ancaman itu, mulai dari pendekatan untuk memperdaya (cyber grooming), pelecehan online (cyber harrasment).</p>



<p>”Selain itu, juga peretasan (hacking), konten ilegal (illegal content), pelanggaran privasi (infringement of privacy), ancaman distribusi foto/video pribadi (malicious distribution), pencemaran nama baik online (online defamation), dan rekrutmen online (online recrutment),” jelas Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p>Perlindungan anak di dunia online, menurut Kemenkominfo, dapat mulai dilakukan dengan cara pengawasan orang tua. Para orang tua harus secara aktif mengawasi aktivitas online anak-anak mereka. ”Pastikan anak-anak menggunakan perangkat digital di tempat umum, dan ikuti apa yang mereka lakukan di internet,” imbuhnya.</p>



<p>Selanjutnya, orang tua perlu melakukan pembatasan konten, dengan menggunakan alat pembatasan konten atau kontrol parental untuk membatasi akses anak-anak ke konten yang tidak sesuai usia atau berbahaya.</p>



<p>”Lalu, edukasi anak dengan mengajarkan anak-anak tentang pentingnya keamanan online, seperti tidak membagikan informasi pribadi kepada orang asing, tidak mengklik tautan yang mencurigakan, dan cara melaporkan perilaku yang merugikan,” papar Kemenkominfo.</p>



<p>Untuk diketahui, diskusi literasi digital pada lingkup komunitas merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tersebut tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring, program ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id.<strong> (hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195615</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ajak Jaga Kebocoran Data Pribadi dari Hacker, Kemenkominfo Gelar Diskusi Luring di Betiting Gresik</title>
		<link>https://memontum.com/ajak-jaga-kebocoran-data-pribadi-dari-hacker-kemenkominfo-gelar-diskusi-luring-di-betiting-gresik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Aug 2023 03:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[betiting]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[hacker,]]></category>
		<category><![CDATA[kebocoran]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[luring]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195586</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8211; Dua tahun lalu, publik dikejutkan oleh dugaan kebocoran data milik 279 juta orang Indonesia. Investigasi Kemenkominfo, menemukan bahwa akun bernama Kotz menjual data pribadi di Raid Forums. Akun Kotz sendiri, merupakan pembeli dan penjual data pribadi (reseller). Terlepas dari berapa besar jumlah data yang bocor, penting menjaga data pribadi agar tidak bocor [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Gresik</strong> &#8211; Dua tahun lalu, publik dikejutkan oleh dugaan kebocoran data milik 279 juta orang Indonesia. Investigasi Kemenkominfo, menemukan bahwa akun bernama Kotz menjual data pribadi di Raid Forums. Akun Kotz sendiri, merupakan pembeli dan penjual data pribadi (reseller). Terlepas dari berapa besar jumlah data yang bocor, penting menjaga data pribadi agar tidak bocor ke tangan hacker.</p>



<p>Untuk mengedukasi masyarakat pentingnya menjaga data pribadi dari kebocoran, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Komunitas UMKM Gresik, akan menggelar diskusi literasi digital di Lapangan Desa Betiting, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Sabtu (12/08/2023) besok malam pukul 18.00 WIB.</p>



<p>Diskusi luring (offline) yang &#8216;chip in&#8217; di acara rangkaian Tour Pasar Rakyat Jawa Timur 2023 itu, juga akan dimeriahkan dengan bazar UMKM, hiburan seni musik dan wahana hiburan anak lainnya. Diskusi kali ini, mengusung tema &#8216;Jaga Kebocoran Data Pribadi dari Hacker&#8217;.</p>



<p>Hadir tiga nara sumber kompeten di bidangnya, yang akan mengupas tema dari berbagai sudut pandang pilar utama literasi digital. Mereka masing-masing penyiar radio, Danin Sibilo, business owner, Ravina Tista, presenter TV, Babytha Fara dan Riska Ragita selaku moderator.</p>



<p>”Diskusi literasi digital masuk desa ini digelar gratis. Bisa diikuti dengan cara mengisi link registrasi peserta di <a href="https://s.id/DaftarGresik1208" target="_blank" rel="noreferrer noopener">https://s.id/DaftarGresik1208</a>. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilis, Jumat (11/08/2023) tadi.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, data pribadi bukanlah hanya kata-kata dan angka yang tidak berarti. Data-data tersebut dapat digunakan oleh orang-orang jahat yang ada di jaringan untuk melakukan berbagai aksi yang tidak bertanggung jawab.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>”Informasi penting yang terkait dengan data-data pribadi yang vital seperti tempat dan tanggal lahir, nama orang tua kandung, maupun alamat tinggal secara detail lebih baik tidak disebarkan ke sembarang pihak. Pastikan hanya pihak-pihak terpercaya saja yang boleh mengetahui informasi-informasi tersebut,” jelas Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p>Selain itu, lanjut Kemenkominfo, informasi keuangan seperti nomor kartu tabungan, tiga digit angka di balik kartu ATM serta nomor rekening pun juga harus dirahasiakan dengan baik dari orang-orang yang tidak berkepentingan. Ini, untuk menghindari penyalahgunaan data yang berpotensi diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dan agar terlindung dari beragam serangan siber, masyarakat perlu untuk melakukan langkah-langkah preventif agar tetap aman di internet.</p>



<p>”Kuncinya, mengganti kata sandi (password) beragam akun seperti e-mail, mobile banking, media sosial, layanan aplikasi, hingga pin ATM secara berkala. Juga, jangan membuka tautan (link) mencurigakan di dalam e-mail, SMS, atau kanal lain, dan menghindari penggunaan fasilitas internet umum,” pesan Kemenkominfo.</p>



<p>Untuk diketahui, diskusi literasi digital pada lingkup komunitas merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tersebut tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring, program ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195586</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polres Probolinggo Lepas 10 Atlit Balap Sepeda ke Ajang Road to Kemala 2023 Gresik</title>
		<link>https://memontum.com/polres-probolinggo-lepas-10-atlit-balap-sepeda-ke-ajang-road-to-kemala-2023-gresik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Aug 2023 05:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[kemala]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Sepeda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195070</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Polres Probolinggo melalui Satlantas Polres Probolinggo, memberangkatkan 10 atlit balap sepeda ke ajang Road to Kemala tahun 2023 Gresik. Gelaran tersebut, rencananya akan dilaksanakan di sirkuit Jalan Kartini Gresik. Kasat Lantas Polres Probolinggo, AKP Sapari, mengatakan bahwa 10 atlit yang dikirimkan tersebut merupakan perwakilan dari Polres Probolinggo. Mulai dari kategori Man Master [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Polres Probolinggo melalui Satlantas Polres Probolinggo, memberangkatkan 10 atlit balap sepeda ke ajang Road to Kemala tahun 2023 Gresik. Gelaran tersebut, rencananya akan dilaksanakan di sirkuit Jalan Kartini Gresik.</p>



<p>Kasat Lantas Polres Probolinggo, AKP Sapari, mengatakan bahwa 10 atlit yang dikirimkan tersebut merupakan perwakilan dari Polres Probolinggo. Mulai dari kategori Man Master C usia 50 ke atas, kemudian Man Junior usia 17 hingga 18 tahun ke atas dan Women Junior usia 17 hingga 18 tahun.</p>



<p>Sebelum pemberangkatan, 10 atlit tersebut terlebih dahulu diberikan arahan. Selain itu, suport dan dukungan sebagai pendongkrak semangat para atlit agar mampu tampil sempurna dan dapat meraih kemenangan saat perlombaan. Kemudian, semua kebutuhan 10 atlit telah disediakan pihak Polres Probolinggo.</p>



<p>&#8220;Kami kirim 10 atlit balap sepeda di ajang Road To Kemala 2023 di Gresik dan semoga atlit yang dikirim bisa semunya meraih podium. Jaga kesehatan dan sportifitas serta saya himbau untuk selalu berdoa, agar bisa mencapai kesempurnaan. Semua kebutuhan kami fasilitasi&#8221; katanya, Minggu (06/08/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Lebih lanjut Sapari mengatakan, dirinya mewakili Kapolres Probolinggo, AKBP Wisnu Wardana, dalam pelepasan 10 atlit balap pada Sabtu (05/08/2023) kemarin. 10 atlit tersebut dilepas pihaknya di Jalan Suroyo Kota Probolinggo.</p>



<p>Pada gelaran tersebut, rencananya terdapat 11 kategori yang akan dilombakan. Diantaranya, Man Elite (Umur 19 Tahun Up), Man Youth (Umur 1 &#8211; 16 Tahun), Man Junior (Umur 17 &#8211; 18 Tahun), Man Open Amatir (Umur 19 &#8211; 29 Tahun), Man Master 1 (Umur 30 &#8211; 39 Tahun), Man Master B ( Umur 40 &#8211; 49 Tahun), Man Master C (Umur 50 Tahun Up), Women Elite(Umur 19 Tahun Up), Women Junior (Umur 17 &#8211; 18 Tahun), Women Amatir (Umur 19 &#8211; 29 Tahun ), Women Master (Umur 30 Tahun).</p>



<p>Dari 11 kategori, nantinya akan dipilih 5 pemenang disetiap kategorinya. &#8220;Saat berlaga, kami dan sebagian perwira Polres Probolinggo, akan melihat langsung untuk memberikan semangan atlit saat bertanding di ajang Road To Kemala 2023 dan besar harapan 10 atlit yang dikirim bisa semuanya meraih podium dan bisa menjadi atlit profesional nantinya&#8221; ujarnya.&nbsp;<strong>(nun/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195070</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sedekah Bumi Desa Boteng Gresik, Kemenkominfo Ajak Kembangkan Budaya dan Seni di Ruang Digital</title>
		<link>https://memontum.com/sedekah-bumi-desa-boteng-gresik-kemenkominfo-ajak-kembangkan-budaya-dan-seni-di-ruang-digital</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Aug 2023 04:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[boteng]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[kembangkan]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195056</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8211; Sadar terhadap seriusnya ancaman infiltrasi budaya asing dan masuknya beragam konten seni, yang tak sedikit beraroma pornografi dan berisiko merusak kepribadian generasi muda, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) kembali menggelar diskusi literasi digital untuk komunitas. Diskusi luring (offline) tersebut, kali ini akan dihelat &#8216;chip in&#8217; di acara Sedekah Bumi 2023 di Desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8211; Sadar terhadap seriusnya ancaman infiltrasi budaya asing dan masuknya beragam konten seni, yang tak sedikit beraroma pornografi dan berisiko merusak kepribadian generasi muda, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) kembali menggelar diskusi literasi digital untuk komunitas. Diskusi luring (offline) tersebut, kali ini akan dihelat &#8216;chip in&#8217; di acara Sedekah Bumi 2023 di Desa Boteng, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Minggu (06/08/223) besok sekitar pukul 18.30 WIB.</p>



<p>”Diskusi ini gratis, bisa diikuti oleh semua kalangan. Caranya, cukup dengan mendaftar secara online ke link pendaftaran http://s.id/DaftarGresik0608. Peserta akan mendapatkan e-sertifikat resmi dari Kemenkominfo dan hadiah e-money total sebesar Rp 1.000.000,- untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilis, Sabtu (05/08/2023) tadi.</p>



<p>Mengupas topik &#8216;Pengembangan Budaya dan Seni Indonesia di Media Digital&#8217;, diskusi akan menghadirkan tiga nara sumber. Mereka adalah dosen dan pemerhati digital dari Universitas Dr Soetomo (Unitomo) Surabaya, Meithiana Indrasari, praktisi media komunikasi, Eko Pamuji dan entrepreneur, Wina Aulia Putri Kinanti serta Yuris Sabrina yang bertindak selaku moderator.</p>



<p>Selain diskusi literasi digital, Sedekah Bumi di Desa Boteng juga dimeriahkan dengan kegiatan istighotsah (doa bersama) yang juga diikuti warga masyarakat dan berbagai kegiatan seni budaya. Mulai dari seni jaranan, campursari, hingga pertunjukan ludruk Budhi Wijaya dari Jombang.</p>



<p>Terkait topik diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, pesatnya perkembangan teknologi digital telah terbukti memacu laju beragam sektor di dunia nyata. Tidak terkecuali, perkembangan budaya dan seni di ruang digital. Kini, dengan beragam aplikasi, banyak pertunjukan budaya dan seni tradisional bisa dijadikan konten dan di-posting di berbagai akun media sosial.</p>



<p>”Hal itu jelas memudahkan warga masyarakat lintas daerah, bahkan lintas negara untuk mengakses dan menikmati kekayaan budaya dan seni Indonesia. Itulah manfaat kemajuan teknologi digital yang dulu tak terpikirkan,” tulis Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p>Lebih jauh, lanjut Kemenkominfo, kemajuan teknologi digital juga sangat membantu mempopulerkan beragam karya seni, bahkan memasarkannya agar menjadi komoditas yang membawa peluang rezeki. ”Contoh, banyak konten cover lagu pop maupun tradisional yang dinyanyikan oleh penyanyi pendatang baru bahkan seniman senior, yang mengundang view di YouTube dan memberi berkah rezeki,” urai Kemenkominfo.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Di sisi lain, masih menurut Kemenkominfo, kita juga diserbu dengan beragam konten budaya asing yang terkadang tidak sesuai dengan budaya bangsa kita yang adiluhung, serta berdasar nilai-nilai budaya bangsa yang berasaskan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.</p>



<p>”Apa saja tips dan tindakan yang mesti dilakukan untuk mengembangkan budaya dan seni Indonesia di ruang digital, namun tetap aman saat berinteraksi? Diskusi ini akan menjawab dan mencari solusinya dengan tuntas,” pungkas Kemenkominfo.</p>



<p>Untuk diketahui, diskusi literasi digital pada lingkup komunitas merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #Makin Cakap Digital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring, program ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id.<strong> (hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195056</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
