<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Grosir &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/grosir/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 16 Mar 2024 14:01:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Grosir &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Terjunkan Tim Gabungan Sidak Pasar Grosir Ngronggo, Pemkot Kediri Temukan Makanan Berpengawet</title>
		<link>https://memontum.com/terjunkan-tim-gabungan-sidak-pasar-grosir-ngronggo-pemkot-kediri-temukan-makanan-berpengawet</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Mar 2024 11:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berpengawet]]></category>
		<category><![CDATA[gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[Grosir]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[makanan]]></category>
		<category><![CDATA[ngronggo,]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[temukan]]></category>
		<category><![CDATA[terjunkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205444</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Kediri &#8211; Pemerintah Kota Kediri menerjunkan tim gabungan untuk melakukan inspeksi mendadak (Sidak) yang difokuskan di Pasar Grosir Ngronggo, Jumat (15/03/2024) tadi. Sidak ini dilakukan, guna menjamin dan memastikan bahan pangan yang beredar di masyarakat aman dan laik konsumsi. Tim gabungan yang diterjunkan tersebut, terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Kediri</strong> &#8211; Pemerintah Kota Kediri menerjunkan tim gabungan untuk melakukan inspeksi mendadak (Sidak) yang difokuskan di Pasar Grosir Ngronggo, Jumat (15/03/2024) tadi. Sidak ini dilakukan, guna menjamin dan memastikan bahan pangan yang beredar di masyarakat aman dan laik konsumsi.</p>



<p>Tim gabungan yang diterjunkan tersebut, terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Disperdagin, Bag Adm Perekonomian, Dishub, DPMPTSP, Perumda Pasar Joyoboyo, Satpol PP, Polres Kediri Kota dan Loka Pom. Tim gabungan yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan, Muhammad Fajri Mubasysyir, setiba di lokasi langsung menyisir sejumlah pedagang dan melakukan pengecekan terhadap 23 komoditas bahan pangan yang dijadikan uji sampel. Antara lain, seperti ikan asin, teri, baby cumi, petis, dawet, kerupuk, udang rebon, bakso, terasi dan lain sebagainya.</p>



<p>&#8220;Hasilnya dari 23 sampel yang kami lakukan pemeriksaan cepat, empat sampel diantaranya positif mengandung pengawet. Bahan makanan tersebut, yakni teri nasi, rengginang merah, baby cumi dan terasi,&#8221; terang dr Muhammad Fajri Mubasysyir.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dari hasil yang ditemukan, Dinas Kesehatan bekerjasama dengan Loka Pom Kediri akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk sampel yang dinyatakan positif. &#8220;Sambil menunggu hasil pemeriksaan uji konfirmasi, kita informasikan juga kepada penjualnya agar sementara waktu bahan makanan tersebut tidak dijualbelikan dulu,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, dr Fajri sekaligus mengimbau masyarakat untuk memilih bahan makanan yang aman untuk kesehatan. &#8220;Kita sebagai konsumen harus memilih makanan yang aman untuk dikonsumsi. Menghindari makanan yang diindikasi mengandung zat berbahaya agar aman untuk kesehatan dan terhindar dari risiko dampak jangka panjang yang ditimbulkan,&#8221; paparnya.</p>



<p>Kepala Loka POM Kediri, Gidion, dalam kesempatan yang sama menuturkan beberapa ciri-ciri makanan yang mengandung zat berbahaya. Diantaranya dari warna yang mencolok dan lebih mengkilat, bau menyengat serta tekstur yang sangat kenyal.</p>



<p>&#8220;Jika ditemui makanan yang warnanya mencolok, sebaiknya jangan dibeli karena kemungkinan besar mengandung rhodamin. Makanan yang mengandung zat berbahaya jika kita konsumsi secara terus menerus akan menimbulkan efek jangka panjang dan bisa mengganggu saluran pencernaan bahkan bisa merusak organ dalam,&#8221; tegasnya. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205444</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Suncity Biz Ditarget Jadi Pusat Grosir Buah dan Sayur Skala Nasional</title>
		<link>https://memontum.com/suncity-biz-ditarget-jadi-pusat-grosir-buah-dan-sayur-skala-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Aug 2018 16:02:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Grosir]]></category>
		<category><![CDATA[Suncity Biz]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/53874-suncity-biz-ditarget-jadi-pusat-grosir-buah-dan-sayur-skala-nasional</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Beroperasinya kawasan Suncity Biz di jalur Arteri Porong, Sidoarjo tidak hanya untuk kawasan pertokoan dan pergudangan. Akan tetapi, juga disediakan sekitar 535 stan untuk Pusat Grosir Buah dan Sayur Propinsi Jawa Timur. Bahkan ditargetkan bakal dijadikan pusat grosir buah dan sayur berskala nasional. &#8220;Kami tidak hanya menyediakan konsep pertokoan dan pergudangan, tapi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8211; Beroperasinya kawasan Suncity Biz di jalur Arteri Porong, Sidoarjo tidak hanya untuk kawasan pertokoan dan pergudangan. Akan tetapi, juga disediakan sekitar 535 stan untuk Pusat Grosir Buah dan Sayur Propinsi Jawa Timur. Bahkan ditargetkan bakal dijadikan pusat grosir buah dan sayur berskala nasional.</p>
<p>&#8220;Kami tidak hanya menyediakan konsep pertokoan dan pergudangan, tapi juga pusat perdagangan. Yakni pusat grosir buah dan sayur dengan menyediakan 660 stan. Saat dioperasikan mulai hari ini sudah ada 280 stan yang dipesan pedagang dan siap membuka usaha mulai hari ini. Sekarang kami tinggal mencarikan pembelinya,&#8221; terang Direktur Suncity Biz, Candra Deddy Purnama kepada Memontum, Kamis (30/8/2018) di sela-sela pembukaan dan peresmian Pusat Grosir Buah dan Sayur Propinsi Jawa Timur di Suncity Biz.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/pemerintahan.memontum.com/wp-content/uploads/sites/5/2018/08/20180830_112939-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-11753" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Lebih jauh Deddy menguraikan jika para pembeli di pusat grosir buah dan sayur itu diantaranya perhotelan, restoran, chef, perusahaan cathering, tokoh buah modern, supermarket dan grosir buah. </p>
<p>&#8220;Pokoknya kami menyediakan grosir terlengkap dan termurah di Jatim. Harus jadi Sentra Top Jatim. Bahkan ditarget jadi grosir nasional karena sudah menguasai pasar Indonesia Timur. Karena semua akan terakses dengan bekerjasama sejumlah asosiasi, instansi dan perbankan,&#8221; imbuhnya.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/pemerintahan.memontum.com/wp-content/uploads/sites/5/2018/08/20180830_113256-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-11754" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Deddy menilai pusat grosir buah dan sayur sangat strategis. Lantaran buah dan sayur expiednya tidak menunggu bulan atau mingguan. Akan tetapi, cuman sehari atau beberapa jam. Bahkan lokasinya menjadi pusat di Jatim karena hanya 300 meter menuju tol. Rinciannya ke selatan (Malang), ke timur (Banyuwangi), ke utara (Surabaya) hingga ke barat (Mojokerto, Jombang dan Gresik) tercover secara keseluruhan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">53874</post-id>	</item>
		<item>
		<title>HM Yusuf  PKL Buah Taman Pinang, Pedagang Asongan  Jual Grosiran</title>
		<link>https://memontum.com/hm-yusuf-pkl-buah-taman-pinang-pedagang-asongan-jual-grosiran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 May 2018 15:17:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Grosir]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/42555-hm-yusuf-pkl-buah-taman-pinang-pedagang-asongan-jual-grosiran</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Siapa sangka salah satu PKL (Pedagang Kaki Lima) buah Jalan Taman Pinang Kota Sidoarjo menjual secara grosir aneka buah yang dibeber di depan Karaoke X Two. Padahal sepintas yang dipajang hanya diatas mobil pikup. Pedagang buah itu adalah H Muhamad Yusuf, pria asal Madura ini memang sengaja memajang buah diatas mobil pikup, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8211; Siapa sangka salah satu PKL (Pedagang Kaki Lima) buah Jalan Taman Pinang Kota Sidoarjo menjual secara grosir aneka buah yang dibeber   di depan Karaoke X Two. Padahal sepintas yang dipajang hanya diatas mobil  pikup.</p>
<p>          Pedagang buah itu adalah H Muhamad Yusuf, pria asal Madura ini memang sengaja memajang buah diatas mobil pikup, tetapi sejatinya yang dijual tidak hanya itu. “ Kami memang berjualan secara grosir dan eceran,” terang suami Dian Yulati ini. </p>
<p>Menurutnya, pola berjualan seperti ini sudah dilakukan bertahun-tahun . Berjualan di TamanPinang  ini dilakukan masih dalam hitunga jari. “ Di Taman Piang,  kami tidak berani membawa dagangan terlalu banyak, takut sewaktu-waktu diobrak Pol PP, “ akunya.</p>
<p>Untuk itu, lanjut ayah putri semata wayangnya yang bernama Aisiyah ini, dirinya hanya membawa beberapa dus buah yang sedang  musim. Misalnya, duku, durian atau rambutan.  Sedangkan untuk yang tidak mengenal musim seperti  apel,  jeruk atau pisang bisa menjual lebih dari itu. </p>
<p>“ Kami tetap menjaga kualitas walau menjual dengan harga yang murah. Kalau tidak percaya silahkan  membandingkan dengan kios buah yang lain. Bisa  sesama PKL Taman Pinang atau pedagang buah  Pasar Larangan,” katanya.</p>
<p>Harga yang dipatok lebih murah dengan yang lain itu, lanjut H Yusuf karena dirinya mengejar penjualan dalam jumlah yang banyak.” Kami memang mengejar untung sedikit tetapi dalam jumlah yang banyak,” katanya. </p>
<p>Untuk itu, selain melayani eceran seperti yang dilakukan di Taman Pinang, dirinya  juga melayani penjualan secara grosir. “ Kami memang mempunyai kios dan mempunyai kiriama langganan di lapak yang lain,”  terangnya tanpa mau menyebut dimana langganan yang dikirim secara grosir itu. </p>
<p>Selain berjualan secara grosir dan eceran, lanjut H Yusuf, kini dirinya sedang mengembangkan berjualan layanan antar. “ Sekarang  ini kami sedang menyiapkan armada untuk layanan antar. Tahap awal dengan sepeda motor,” tuturnya. <strong>(sul/yan)   </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">42555</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
