<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>groundbreaking &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/groundbreaking/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Jun 2026 10:45:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>groundbreaking &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Hadiri Groundbreaking Pabrik Infus, Wabup Malang Harap Turut Perkuat Sektor Kesehatan</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-groundbreaking-pabrik-infus-wabup-malang-harap-turut-perkuat-sektor-kesehatan</link>
					<comments>https://memontum.com/hadiri-groundbreaking-pabrik-infus-wabup-malang-harap-turut-perkuat-sektor-kesehatan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 06:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[groundbreaking]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[sektor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233092</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Malang, Hj Lathifah Shohib, menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Pabrik Infus PT Suryavena Farma Indonesia, yang diinisiasi Pimpinan Pusat Muhammadiyah, di wilayah Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Kamis (11/06/2026) tadi. Seiring pelaksanaan groundbreaking itu, tentunya menjadi langkah strategis dalam memperkuat kemandirian sektor kesehatan nasional, sekaligus mengembangkan ekosistem bisnis kesehatan yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Malang, Hj Lathifah Shohib, menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Pabrik Infus PT Suryavena Farma Indonesia, yang diinisiasi Pimpinan Pusat Muhammadiyah, di wilayah Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Kamis (11/06/2026) tadi. Seiring pelaksanaan groundbreaking itu, tentunya menjadi langkah strategis dalam memperkuat kemandirian sektor kesehatan nasional, sekaligus mengembangkan ekosistem bisnis kesehatan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi umat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam momen itu, Wabup Lathifah mengatakan bahwa pembangunan pabrik infus PT Suryavena Farma Indonesia tidak hanya akan memperkuat sektor kesehatan nasional, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah melalui penciptaan lapangan kerja. Termasuk, peningkatan investasi dan pengembangan potensi kawasan industri di Kabupaten Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pemerintah Kabupaten Malang menyambut baik dan mengapresiasi pembangunan Pabrik Infus PT Suryavena Farma Indonesia ini. Kehadiran industri kesehatan yang diinisiasi oleh Muhammadiyah, merupakan langkah nyata dalam mendukung kemandirian sektor kesehatan nasional sekaligus memperkuat ketahanan industri farmasi dalam negeri,&#8221; kata Wabup Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wabup Lathifah berharap, investasi ini tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan produk kesehatan secara mandiri. Namun, juga memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Salah satunya melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta tumbuhnya ekosistem industri yang berdaya saing di Kabupaten Malang,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>



<div class="wp-block-jetpack-related-posts">
<h2 class="wp-block-heading"></h2>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Pabrik infus yang akan dikelola melalui entitas bisnis Muhammadiyah, PT Suryavena Farma Indonesia, dibangun sebagai bagian dari upaya memperkuat rantai pasok kebutuhan kesehatan yang selama ini masih bergantung pada pihak luar. Muhammadiyah saat ini mengelola sekitar 130 rumah sakit dan lebih dari 300 klinik yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran pabrik tersebut, diharapkan mampu memenuhi kebutuhan cairan infus dan produk kesehatan lainnya secara mandiri. Sekaligus, mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berlokasi di atas lahan seluas 14 hektare di Kecamatan Karangploso, pembangunan pabrik ini telah melalui berbagai kajian kelayakan dan dinyatakan memenuhi persyaratan untuk pengembangan industri farmasi. Termasuk, dari aspek ketersediaan dan kualitas sumber daya air yang menjadi salah satu komponen utama dalam proses produksi cairan infus. Pabrik tersebut, ditargetkan mulai beroperasi pada akhir tahun 2027 atau awal tahun 2028.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat (Ketum PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyampaikan bahwa pembangunan pabrik infus ini merupakan bagian dari ikhtiar Muhammadiyah, untuk memperkuat kemandirian bangsa di bidang kesehatan melalui pengembangan industri yang berbasis pada kebutuhan masyarakat. &#8220;Muhammadiyah tidak hanya hadir sebagai gerakan dakwah, pendidikan dan sosial, tetapi juga berkomitmen membangun kekuatan ekonomi produktif yang mampu memberikan manfaat luas bagi umat dan bangsa,&#8221; ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui pembangunan pabrik infus ini, Muhammadiyah menunjukkan komitmennya untuk berkontribusi dalam mewujudkan kemandirian industri kesehatan nasional. Kehadiran PT Suryavena Farma Indonesia, diharapkan menjadi tonggak penting dalam penguatan ekosistem farmasi dalam negeri, sekaligus mendukung terciptanya layanan kesehatan yang lebih berkualitas, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/hadiri-groundbreaking-pabrik-infus-wabup-malang-harap-turut-perkuat-sektor-kesehatan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233092</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Groundbreaking Ponpes Raudlatul Ulum 2 Putri, Bupati Malang Harap Lahir Muslimah Berilmu dan Berakhlak</title>
		<link>https://memontum.com/groundbreaking-ponpes-raudlatul-ulum-2-putri-bupati-malang-harap-lahir-muslimah-berilmu-dan-berakhlak</link>
					<comments>https://memontum.com/groundbreaking-ponpes-raudlatul-ulum-2-putri-bupati-malang-harap-lahir-muslimah-berilmu-dan-berakhlak#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[berakhlak]]></category>
		<category><![CDATA[berilmu]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[groundbreaking]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[muslimah]]></category>
		<category><![CDATA[ponpes]]></category>
		<category><![CDATA[raudlatul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232889</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2 Putri, Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jumat (05/06/2026) tadi. Dalam groundbreaking itu, Bupati Sanusi memberikan apresiasi atas pelaksanaan pembangunan Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2, untuk fasilitas pendidikan bagi santri putri. “Momentum peletakan batu pertama ini bukan sekadar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2 Putri, Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jumat (05/06/2026) tadi. Dalam groundbreaking itu, Bupati Sanusi memberikan apresiasi atas pelaksanaan pembangunan Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2, untuk fasilitas pendidikan bagi santri putri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Momentum peletakan batu pertama ini bukan sekadar awal pembangunan fisik sebuah bangunan, tetapi juga merupakan peletakan fondasi bagi lahirnya generasi muslimah yang berilmu, berakhlak mulia, berkarakter kuat dan mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa dan negara,” kata Bupati Sanusi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diuraikannya, bahwa Kabupaten Malang sebagai daerah yang kaya akan tradisi keislaman dan memiliki ratusan pondok pesantren yang menjadi pusat pembinaan umat. Kehadiran pesantren tidak hanya berkontribusi dalam bidang pendidikan, tetapi juga dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, pembangunan karakter generasi muda, serta penguatan nilai-nilai moderasi beragama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pembangunan Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2 Putri ini patut kita syukuri bersama. Pembangunan ini merupakan investasi jangka panjang yang nilainya jauh melampaui pembangunan fisik semata. Sebab, yang dibangun sesungguhnya adalah peradaban, ilmu pengetahuan dan akhlak generasi masa depan,” tambah Bupati Sanusi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Dirinya juga menegaskan, bahwa di tengah perkembangan zaman yang sangat cepat, tantangan yang dihadapi generasi muda semakin kompleks. &#8220;Arus globalisasi, perkembangan teknologi digital, serta perubahan sosial yang berlangsung sangat dinamis menuntut kita untuk menyiapkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual dan moral,&#8221; ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Disampaikan Bupati Malang, bahwa pendidikan pesantren memiliki posisi yang sangat strategis, karena mampu menghadirkan keseimbangan antara ilmu pengetahuan, pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan. Karenanya, dirinya berharap pembangunan ini nantinya dapat menghadirkan sarana belajar yang representatif, nyaman dan mendukung proses pendidikan yang lebih optimal. Termasuk, dari tempat ini lahir para hafidzah, ulama perempuan, pendidik, pemimpin dan generasi penerus bangsa yang membawa kemaslahatan bagi umat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pemerintah Kabupaten Malang senantiasa mendukung berbagai upaya peningkatan kualitas pendidikan keagamaan. Kami meyakini bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, serta memiliki semangat kebangsaan yang kuat,” harapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Sanusi juga mengajak seluruh elemen masyarakat, para donatur, alumni, wali santri, serta seluruh pihak yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan Islam, agar bersama-sama mendukung proses pembangunan pondok pesantren ini hingga selesai dan dapat dimanfaatkan secara optimal. “Mari kita jadikan pembangunan ini sebagai amal jariyah bersama. Setiap batu yang diletakkan, setiap rupiah yang disedekahkan, setiap doa yang dipanjatkan, Insyaallah akan menjadi investasi akhirat yang pahalanya terus mengalir sepanjang ilmu yang diajarkan dan diamalkan oleh para santri,” terang Bupati Malang. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/groundbreaking-ponpes-raudlatul-ulum-2-putri-bupati-malang-harap-lahir-muslimah-berilmu-dan-berakhlak/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232889</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Groundbreaking Hotel Azana Style, Bupati Probolinggo Harap Jadi Penggerak Pertumbuhan Investasi</title>
		<link>https://memontum.com/groundbreaking-hotel-azana-style-bupati-probolinggo-harap-jadi-penggerak-pertumbuhan-investasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 May 2026 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[groundbreaking]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[penggerak]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[style,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232276</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Bupati Probolinggo, dr Mohammad Haris dan Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo, Fahmi AHZ, menghadiri prosesi groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan Hotel Azana Style Probolinggo, di Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jumat (08/05/2026) tadi. Kehadiran hotel bintang empat itu, diyakini menjadi penggerak baru bagi pertumbuhan investasi, sektor pariwisata hingga pembukaan lapangan kerja di Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Bupati Probolinggo, dr Mohammad Haris dan Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo, Fahmi AHZ, menghadiri prosesi groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan Hotel Azana Style Probolinggo, di Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jumat (08/05/2026) tadi. Kehadiran hotel bintang empat itu, diyakini menjadi penggerak baru bagi pertumbuhan investasi, sektor pariwisata hingga pembukaan lapangan kerja di Kabupaten Probolinggo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaksanaan prosesi tersebut, dimulai dengan pemotongan tumpeng. Termasuk, penekanan tombol sirine sebagai simbol dimulainya pembangunan hotel yang akan berdiri di pusat pemerintahan Kabupaten Probolinggo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Merespon pelaksanaan itu, Bupati Haris menyambut positif groundbreaking Hotel Azanah Style sebagai momentum penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Pembangunan hotel tersebut bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol kepercayaan investor terhadap perkembangan ekonomi Kabupaten Probolinggo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Alhamdulillah, tentunya saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo mengucapkan selamat. Saya berharap ini bukan sekadar groundbreaking, tetapi menjadi tanda bahwa Kraksaan siap tumbuh, ekonomi berjalan dan menyambut masa depan,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Haris menegaskan, hadirnya hotel pertama di Kecamatan Kraksaan, itu menjadi monumen baru yang menunjukkan meningkatnya optimisme investor terhadap potensi ekonomi daerah. Diharapkan, keberadaan hotel tersebut nantinya juga mampu memberikan dampak nyata terhadap perputaran ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Kraksaan sebagai pusat kota Kabupaten Probolinggo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ini bukan sekadar bangunan hotel, karena ini pertama kali di Kraksaan. Ini adalah bentuk monumen kepercayaan investor terhadap perputaran ekonomi yang ada di Kabupaten Probolinggo,” terangnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut Bupati Haris juga mengapresiasi, pengembang dan pemilik proyek yang merupakan putra daerah. Hal itu, menjadi nilai positif dalam mendukung pengembangan konsep halal tourism di Kabupaten Probolinggo yang dikenal memiliki banyak pondok pesantren.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami bersyukur karena pengembang dan ownernya juga putra daerah. Ini bisa menjadi support untuk pengembangan halal tourism, karena daerah sini memang basis pesantren,” lanjutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Bupati Haris berharap, pembangunan hotel dapat selesai dalam waktu 1 tahun. Sehingga, segera memberikan kontribusi terhadap peningkatan ekonomi daerah. Selain itu, dirinya optimistis proyek tersebut dapat memicu tumbuhnya investasi lain di Kecamatan Kraksaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saya berharap, setelah ini restoran dan sektor lainnya juga bisa tumbuh. Orang-orang mulai berani menginvestasikan sesuatu di Kecamatan Kraksaan. Ini semoga menjadi awal yang baik,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Direktur Bina Indo Grup, Ekao Saputra Wijaya, menargetkan pembangunan hotel bintang empat di Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo, ini dapat selesai dalam waktu 12 bulan. Hotel tersebut, dirancang dengan konsep modern kontemporer dan diharapkan menjadi salah satu penunjang pertumbuhan ekonomi daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Hotel yang akan dibangun ini memiliki 7 lantai di atas lahan seluas sekitar 5.500 meter persegi dengan total luas bangunan mencapai 9.878 meter persegi. Keberadaan hotel berbintang di wilayah Kecamatan Kraksaan sangat dibutuhkan untuk mendukung potensi pariwisata dan budaya di Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ekao juga menilai, Kabupaten Probolinggo memiliki potensi luar biasa, terutama dari sektor wisata dan budaya. Kehadiran hotel berbintang empat sendiri, dinilai mampu menunjang kebutuhan akomodasi yang representatif bagi wisatawan maupun tamu bisnis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Menurut kami, Kabupaten Probolinggo punya potensi yang sangat luar biasa dari sisi budaya dan pariwisata. Ada Pantai Bentar, ada Gunung Bromo, tetapi hotel bintang empat yang proper menurut kami belum ada di Kabupaten Probolinggo. Karena itu, kami berkomitmen membangun hotel bintang empat ini,” terangnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain mendukung sektor pariwisata, pembangunan hotel tersebut juga diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar dan menggerakkan perekonomian daerah. “Kami berharap hotel ini bisa menyerap banyak tenaga kerja dan memajukan Kraksaan maupun Kabupaten Probolinggo agar lebih hidup dan memiliki daya saing,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Turut hadir dalam kegiatan itu, jajaran Forkopimda Kabupaten Probolinggo, Vice Director Operation Azana Hospitality Ardi Mali, Irjen Pol Agus Djaka Santoso, Ketua Tanfidziyah PCNU Kraksaan, KH Hafidzul Hakim Noer, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid, KH Moh Zuhri Zaini serta sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo. <strong>(kom/pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232276</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Malang Dampingi Irwasum Polri Lakukan Groundbreaking hingga Panen Jagung Program Ketahanan Pangan</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-malang-dampingi-irwasum-polri-lakukan-groundbreaking-hingga-panen-jagung-program-ketahanan-pangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2025 11:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dampingi]]></category>
		<category><![CDATA[groundbreaking]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[irwasum]]></category>
		<category><![CDATA[Jagung]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224700</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menyambut dan mendampingi Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Pol Dedi Prasetyo dan Wakil Menteri (Wamen) Pertanian RI, Sudaryono, melaksanakan Groundbreaking 205 SPPG Polri dan Launching Operasional 8 SPPG Polri serta Panen Jagung Program Ketahanan Pangan di Desa Rembun, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Rabu (06/08/2025) tadi. Turut hadir [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menyambut dan mendampingi Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Pol Dedi Prasetyo dan Wakil Menteri (Wamen) Pertanian RI, Sudaryono, melaksanakan Groundbreaking 205 SPPG Polri dan Launching Operasional 8 SPPG Polri serta Panen Jagung Program Ketahanan Pangan di Desa Rembun, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Rabu (06/08/2025) tadi. Turut hadir di serangkaian pelaksanaan itu, Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Kementerian Desa dan PDT, Kapolda Jawa Timur, Danrem 083 Baladika Jaya, Bakorwil Malang, Wakil Bupati Malang, Kapolres se Jawa Timur, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Kepala Desa se Kecamatan Dampit, Pimpinan PT Syngenta, serta Kelompok Tani di wilayah Kecamatan Dampit.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaksanaan panen raya ini, merupakan hasil dari program kolaboratif Polres Malang bersama kelompok tani, Forkopimda dan sektor swasta, dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional. Yang mana, total luas lahan yang dipanen mencapai 200 hektare, dengan melibatkan 354 petani lokal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan masa tanam selama 105 hingga 115 hari, estimasi hasil panen mencapai 8 hingga 10 ton perhektare, dengan rata-rata pendapatan bersih petani tembus di angka Rp 55 juta per hektare. “Panen ini bukan hanya keberhasilan petani, tapi juga hasil sinergi semua pihak. Polri siap terus mendukung program pertanian sebagai bagian dari solusi pemulihan ekonomi dan ketahanan pangan,” kata Komjen Dedi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Bibit unggul jagung dalam program ini, tambahnya, disuplai oleh PT Syngenta Indonesia, yang berperan penting dalam mendorong produktivitas petani lokal. Sementara itu, hasil panen dijamin distribusinya oleh Bulog, sehingga petani tidak kesulitan dalam pemasaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Malang, HM Sanusi, menambahkan bahwa kegiatan ini sebagai wujud dukungan terhadap Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka. “Pemerintah Kabupaten Malang bersama dengan Kepolisian Resor Malang berkomitmen untuk ikut berkontribusi pada Program Ketahanan Pangan Nasional melalui swasembada jagung di Kabupaten Malang,” kata Bupati Malang</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bentuk sinergi ini, tambah Bupati Sanusi, diwujudkan melalui kerja sama yang mencakup pengamanan distribusi sarana produksi, pengawasan terhadap praktik budidaya, serta fasilitas pendampingan teknis di lapangan. Dengan tujuannya, yakni untuk memastikan jagung hasil panen petani Kabupaten Malang bukan hanya dapat memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga berkontribusi bagi ketahanan pangan nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pemerintah Kabupaten Malang akan senantiasa siap mendukung para petani baik melalui penyediaan sarana dan prasarana pertanian, penyuluhan, pelatihan, maupun bantuan lain,” tambah Bupati Sanusi. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224700</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Sutiaji Groundbreaking Instalasi Pengolahan Air Sungai Bango Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-sutiaji-groundbreaking-instalasi-pengolahan-air-sungai-bango-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jun 2023 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[air]]></category>
		<category><![CDATA[bango]]></category>
		<category><![CDATA[groundbreaking]]></category>
		<category><![CDATA[instalasi]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[pengolahan]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[sutiaji]]></category>
		<category><![CDATA[wali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191858</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menseriusi pemberian pelayanan air bersih kepada masyarakat Kota Malang. Seperti yang dilakukan Senin (26/06/2023) tadi, Wali Kota Malang, Sutiaji bersama dengan Direktur Perum Jasa Tirta (PJT) 1, Fahmi Hidayat, Direktur PDAM Tugu Tirta Kota Malang, M Nor Muhlas dan jajaran melakukan Groundbreaking Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sungai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menseriusi pemberian pelayanan air bersih kepada masyarakat Kota Malang. Seperti yang dilakukan Senin (26/06/2023) tadi, Wali Kota Malang, Sutiaji bersama dengan Direktur Perum Jasa Tirta (PJT) 1, Fahmi Hidayat, Direktur PDAM Tugu Tirta Kota Malang, M Nor Muhlas dan jajaran melakukan Groundbreaking Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sungai Bango 200 liter per second (Lps) di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wali Kota Malang, Sutiaji, menyampaikan rasa syukurnya karena IPA tersebut sudah mulai bisa dikerjakan. Sehingga, kegelisahan akan air baku yang sering padam bisa terselesaikan dan pemenuhan air bersih yang biasanya bergantung dengan daerah lain bisa terpenuhi secara mandiri oleh Kota Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder, untuk membantu kami menyiapkan terkait sumber air bersih. Ini tentu perjalanan yang luar biasa, karena melalui kajian-kajian luar biasa. Alhamdulillah, telah dilakukan peletakan batu pertama dan sekarang mulai dikerjakan, setelah kita tandatangani kesepakatan awal di akhir tahun kemarin,” Wali Kota Sutiaji.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pihaknya berharap, pembangunan tersebut nantinya bisa terselesaikan di Agustus 2023, dengan 100 lps yang sudah terkoneksi. Kemudian, juga akan mendorong kemandirian air baku hingga tahun 2027 mendatang, dengan 500 lps.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga:</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">“Kemandirian air baku akan terus kami support karena di tahun 2027 nanti ketersediaan air baku ini ada 500 lps dari WTP Bango ini, belum juga SPAM-SPAM kita yang sudah ada itu. Tidak menutup kemungkinannjuya bahwa Tugu Tirta akan melakukan kontrak ke dua, yang bisa sampai 2000 lps. Karena kemampuan sungai-sungai kita yang ada 5 itu luar biasa. Sehingga insyaallah terpenuhi kebutuhan air bakunya,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemudian, saat disinggung mengenai sharing pendapatan, Sutiaji menyampaikan jika secara teknis hal tersebut kewenangan dari PDAM Tugu Tirta dan PJT 1. Pihaknya, hanya membuat kerangka besar (kesepakatan pembangunan) tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saya hanya membuat kerangka besar, ini domainnya Bisnis to Bisnis bukan Government to Government. Secara teknis kami tidak ikut ikutan, karena itu urusannya Tugu Tirta dan PJT I. Profit memang iya, tapi ini bukan sagang air, tapi mensupport kebutuhan air akan masyarakat, itu yang perlu digarisbawahi,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Direktur PJT 1, Fahmi Hidayat, menyampaikan jika pihaknya akan memanfaatkan air yang ada di Sungai Bango dengan diolah dan disalurkan di reservoir PDAM Tugu Tirta Kota Malang. Diharapkan nantinya pada bulan Agustus 2023, bisa dilakukan soft launching 100 lps.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Insyaallah, kita harapkan soft opening untuk 100 lps sudah bisa dilakukan pada 17 Agustus mendatang. Begitu selesai groundbreaking ini, kita selesaikan semua perizinan. Ada izin untuk pemanfaatan sumber daya airnya, kemudian izin dari pemanfaatan sungai dan lahannya, nanti kalau sudah semua, insyaallah konstruksi akan dimulai. Tahapan perizinan masih proses untuk difinalisasi,” imbuhnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut disampaikan, nantinya usai dilakukan soft opening 100 lps, maka pembangunan akan dilanjutkan hingga 200 lps dan target penyelesaian pembangunan yaitu pada akhir tahun 2023 ini. Untuk investasi 200 lps biaya yang dibutuhkan kurang lebih sebanyak Rp 74 miliar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ini pembiayaan sepenuhnya dari PJT 1. Tapi prosesnya nanti, air yang diolah di sini kita salurkan ke resevoirnya Perumda Tugu tirta. Itu sudah bisa langsung minum, karena sudah di treatment di sini nanti resevoirnya di buring bawah,” imbuhnya. <strong>(hms/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191858</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Sutiaji Groundbreaking Revitalisasi Alun-Alun Tugu Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-sutiaji-groundbreaking-revitalisasi-alun-alun-tugu-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jun 2023 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[groundbreaking]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[sutiaji]]></category>
		<category><![CDATA[tugu]]></category>
		<category><![CDATA[wali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191124</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama Ketua TP PKK Kota Malang dan para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, melakukan peletakan batu pertama revitalisasi di Alun-Alun Tugu Kota Malang, Jumat (16/06/2023) tadi. Prosesi groundbreaking tersebut, dilakukan sebelum melakukan gowes dan sambang kelurahan Wali Kota Malang, Sutiaji, menyampaikan jika [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama Ketua TP PKK Kota Malang dan para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, melakukan peletakan batu pertama revitalisasi di Alun-Alun Tugu Kota Malang, Jumat (16/06/2023) tadi. Prosesi groundbreaking tersebut, dilakukan sebelum melakukan gowes dan sambang kelurahan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wali Kota Malang, Sutiaji, menyampaikan jika revitalisasi tersebut dilakukan guna untuk meningkatkan fungsionalitas dan daya tarik Kota Malang. Tentu dalam pembangunan tersebut, menurutnya juga didasarkan pada keyakinan dan ridho Allah SWT serta manfaatnya bagi kebaikan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Harapannya di sini tidak hanya berfungsi sebagai taman, melainkan juga menjadi pusat permainan dan daya tarik bagi masyarakat Kota Malang. Selain itu juga agar masyarakat semakin mengenal, bahwa Kota Malang memiliki Alun-Alun selain Alun-Alun Merdeka yang telah lama menjadi tujuan wisata,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, dalam pembangunan Alun-Alun tersebut, nantinya juga akan melibatkan aspek kesejarahan. Karena dengan kesejarahan tersebut, pengunjung dapat memahami perkembangan kota Malang sejak berdirinya hingga saat ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Jadi nanti juga mencakup E-Perpustakaan, yang akan menyajikan informasi mengenai kesejarahan. Penataan ini tentu akan memperkuat konektivitas antara Alun-Alun dengan pusat perkantoran dan memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Malang,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, M Noer Rahman, mengatakan jika peletakan batu pertama tersebut dilakukan sebagau penanda memulai kegiatan, sebagaimana dari prosesi hasil lelang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sudah terlelang, sudah diangkat keputusan pemenangnya dan sudah berkontrak kepada penyedianya. Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) nya per (12/06/2023), dan insyaallah minggu ini kita memulai kegiatan revitalisasinya,” ucap Rahman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemudian, revitalisasi yang dilakukan meliputi normalisasi saluran, ditambah luasan khusus untuk pedestarian, jogging track, kemudian penggantian pagar, serta dengan pembongkaran pagar. Itu membutuhkan anggaran sekitar Rp 5 miliar. Sesuai dengan kontrak, pelaksanaannya pun akan dikerjakan selama 120 hari, atau sekitar empat bulan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Hasil dari prosesi tender kemarin penawaran sekitar Rp 5 miliar koma berapa gitu. Dalam pengerjaannya pun nanti tidak sampai menutup jalan raya. Cuma butuh koordinasi dengan pihak lalu lintas dan dengan dishub kemarin sudah rapatkan untuk peraturan lalu lintasnya. Sehingga tidak mengganggu pengguna jalan yang lain,” imbuh Rahman. <strong>(hms/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191124</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
