<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>GTPPC Trenggalek &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/gtppc-trenggalek/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 Jul 2020 11:56:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>GTPPC Trenggalek &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jubir Covid-19 Trenggalek Umumkan 5 Pasien Sembuh Dari Virus Corona</title>
		<link>https://memontum.com/jubir-covid-19-trenggalek-umumkan-5-pasien-sembuh-dari-virus-corona</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jul 2020 11:56:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[GTPPC Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[update data covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/120002-jubir-covid-19-trenggalek-umumkan-5-pasien-sembuh-dari-virus-corona</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Trenggalek sampaikan 5 pasien sembuh dari Virus Corona. Berdasarkan kriteria terbaru, sesuai dengan Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 terdapat 5 orang pasien Covid-19 Kabupaten Trenggalek yang dapat dinyatakan sembuh atau selesai menjalani isolasi. &#8220;Hari ini kami kembali menyampaikan 5 pasien yang dinyatakan sembuh dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Trenggalek sampaikan 5 pasien sembuh dari Virus Corona. Berdasarkan kriteria terbaru, sesuai dengan Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 terdapat 5 orang pasien Covid-19 Kabupaten Trenggalek yang dapat dinyatakan sembuh atau selesai menjalani isolasi.</p>
<p>&#8220;Hari ini kami kembali menyampaikan 5 pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19,&#8221; kata dr Murti Rukiyandari saat mengumumkan melalui teleconference di Gedung Smart Center Trenggalek, Jumat (24/07/2020) siang.</p>
<p>Dikatakan dr Murti, kelima pasien yang dinyatakan sembuh ini yakni pasien 36, laki-laki (37) yang berdomisili di Kelurahan Ngantru Kecamatan Kota Trenggalek. Lalu Pasien 39, laki-laki (48) dari Desa Sumberingin Kecamatan Karangan.</p>
<p>Selanjutnya, Pasien 40, perempuan (46) dari Desa Besuki Kecamatan Munjungan, pasien 42, laki-laki (59) dari Desa Ngadirenggo Kecamatan Pogalan dan pasien 49, laki-laki (58) dari Desa Mlinjon Kecamatan Suruh.</p>
<p>&#8220;Untuk ke 5 orang tersebut RSUD dan Dinkes PPKB Kabupaten Trenggalek telah mengeluarkan Surat Keterangan Sehat,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Kelimanya, lanjut wanita yang menjabat sebagai Kepala Puskesmas Durenan ini, dapat kembali kepada keluarga masing-masing dan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Yang perlu ditegaskan, demi keamanan bersama kelima orang yang sembuh dihimbau untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat serta melanjutkan karantina mandiri di rumah paling tidak selama 7 hari,&#8221; tutup dr Murti. <strong>(mil/tim) </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120002</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tambah 4, Jumlah Pasien Positif Covid-19 Trenggalek Jadi 42</title>
		<link>https://memontum.com/tambah-4-jumlah-pasien-positif-covid-19-trenggalek-jadi-42</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2020 08:58:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[GTPPC Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[update data covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/119178-tambah-4-jumlah-pasien-positif-covid-19-trenggalek-jadi-42</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Terdapat 4 tambahan pasien, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di kota Keripik Tempe menjadi 42 orang. Penambahan pasien ini disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Trenggalek dr Murti Rukiyandari secara virtual di gedung Smart Center Trenggalek. Untuk selanjutnya, keempat pasien disebut sebagai pasien 39, 40, 41 dan 42 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek </strong>&#8211; Terdapat 4 tambahan pasien, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di kota Keripik Tempe menjadi 42 orang. Penambahan pasien ini disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Trenggalek dr Murti Rukiyandari secara virtual di gedung Smart Center Trenggalek.</p>
<p>Untuk selanjutnya, keempat pasien disebut sebagai pasien 39, 40, 41 dan 42 Trenggalek. Pasien 39 merupakan laki-laki (48) dari Desa Sumberingin Kecamatan Karangan yang bekerja sebagai pelaut menangkap ikan dan selama kontrak sekitar 8 bulan berada di atas kapal.</p>
<p>Adapun riwayat perjalanan atau indikasi resiko tertular Pasien 39 pernah diperiksa swab dan mengikuti karantina di wisma atlit setelah kembali dari Jepang.</p>
<p>&#8220;Hasil swab keluar negatif dan Pasien 39 diperbolehkan pulang ke Trenggalek. Setelah sampai di Trenggalek melaksanakan isolasi mandiri di Rumah Kosong Desa Gondang Tugu. Setelah isolasi mandiri selesai pasien 39 kembali kerumah dan bekerja mengurus peternakan telur puyuh,&#8221; ucap dr Murti, Selasa (14/07/2020) siang.</p>
<p>Pada 7 juli 2020, pasien 39 bepergian ke Jakarta menggunakan transportasi umum (bus) untuk mengikuti medical check up dan swab dari perusahaannya dan mengikuti medical check up dan swab dengan hasil positif Covid-19 sehingga harus menjalani karantina di wisma atlet Jakarta.</p>
<p>Hasil tracing yang dilakukan kepada 4 orang kontak erat pasien 39 menunjukkan non Reaktif semua. &#8220;Kesimpulan sementara yg didapatkan dari hasil tracing bahwa kemungkinan terpapar virus saat perjalanan dari Trenggalek ke Jakarta dengan menggunakan Transportasi Umum,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Selanjutnya, pasien yang kedua adalah perempuan (46) dari Desa Besuki Kecamatan Munjungan yang selanjutnya disebut sebagai pasien 40.</p>
<p>&#8220;Pasien 40 bekerja sebagai penjaga kost dengan suami di kost untuk mahasiswa di daerah Citraland. Penghuni kost sudah kosong mulai Maret 2020. Selama di Surabaya biasanya pasien 40 memenuhi kebutuhan sehari-harinya dengan berbelanja di tukang sayur keliling dan beberapa kali ke swalayan,&#8221; tutur dr Murti.</p>
<p>Pada 5 Juli 2020, pasien 40 dan suami pulang ke Munjungan naik mobil carteran. Setibanya di Munjungan keluarga sudah menyediakan rumah untuk isolasi Pasien 40 dan suami (anggota keluarga yang lain tinggal di rumah sebelahnya untuk kebutuhan logistic disalurkan tanpa tatap muka).</p>
<p>&#8220;Saat dilakukan Rapid Test oleh Puskesmas setempat, pasien 40 menunjukkan reaktif IgG dan suaminya non reaktif. Lalu dilakukan Swab test dengan hasil pasien 40 positif Covid-19. Diduga pasien 40 ini tertular atau terpapar virus dari Surabaya,&#8221; katanya.</p>
<p>Masih terang dr Murti, pasien selanjutnya adalah laki-laki (59) Desa Sukosari Kecamatan Trenggalek yang disebut sebagai pasien 41. Untuk indikasi resiko tertularnya virus, pasien 41 bekerja sebagai tukang bangunan di Surabaya.</p>
<p>Pasa 6 Juli, pasien 40 beserta 1 orang rekannya pulang ke Trenggalek menggunakan sepeda motor dan langsung pulang dan tidak singgah dimanapun. Selanjutnya pasien melakukan isolasi mandiri di rumah. Saat dilakukan Rapid Test di Puskesmas, hasilnya reaktif dan uji Swab test menunjukkan pasien 41 positif Covid-19.</p>
<p>&#8220;Kesimpulannya, Pasien 41 kemungkinan tertular atau terpapar virus dari Surabaya,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Sedangkan, lanjut dr Murti, pasien 42 merupakan laki-laki (59) dari Desa Ngadirenggo Kecamatan Pogalan.</p>
<p>Adapun indikasi resiko terpapar atau riwayat perjalanan pasien 42 adalah pasien 42 bekerja sebagai pedagang dan berjualan alat pertukangan di Malang. Aktifitas pasien 42 antara lain berjualan alat pertukangan di pasar Blimbing, Malang. Dan mengikutinya sholat berjamaah di masjid yang menerapkan physical distancing.</p>
<p>Pada 30 Juni 2020, pasien 42 pulang ke Trenggalek menggunakan Travel bersama 1 orang penumpang dari Tulungagung dan 1 orang dari Jetis Ponorogo.</p>
<p>&#8220;Warga yang mengetahui kedatangan pasien 42 melaporkan ke puskesmas. Selanjutnya puskesmas melaksanakan pemantauan dan KIE. Saat itu pasien mengalami keluhan kesehatan berupa batuk pilek dan meriang kemudian berobat ke puskesmas dan dilakukan rapid dengan hasil reaktif dan positif Covid-19,&#8221; lanjut wanita yang menjabat sebagai Kepala Puskesmas Durenan ini.</p>
<p>Untuk selanjutnya Pemerintah Daerah mengambil langkah terhadap pasien 39 melanjutkan Isolasi di Wisma Atlit, pasien 40, 41 dan 42 saat ini masih dirawat di Isolasi di Asrama Covid-1 BKD dan asrama 2 Dinkes PPKB.</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, jumlah kasus di Kabupaten Trenggalek ada 42 orang. Dimana 22 dinyatakan sembuh dan tersisa 20 orang belum sembuh yaitu 12 orang berada di Asrama Covid-1 dalam kondisi sehat, 6 orang di asrama Covid 2 Dinkes PPKB, 1 orang di RSUD dan 1 orang di Wisma Atlet Jakarta. <strong>(mil/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119178</post-id>	</item>
		<item>
		<title>1 Sembuh, Trenggalek Tambah 4 Pasien Positif Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/1-sembuh-trenggalek-tambah-4-pasien-positif-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2020 10:44:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[GTPPC Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Positif Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[update data covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118071-1-sembuh-trenggalek-tambah-4-pasien-positif-covid-19</guid>

					<description><![CDATA[Total 27, 19 Orang Sembuh Memontum Trenggalek &#8211; Sampaikan Perkembangan Covid-19 di kota Keripik Tempe, Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Trenggalek dr Murti Rukiyandari menyatakan 1 pasien sembuh dan adanya penambahan pasien positif 4 orang. Berdasarkan informasi yang disampaikan secara virtual, 1 pasien yang dinyatakan sembuh Covid-19 dalah pasien 16 yakni seorang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Total 27, 19 Orang Sembuh</h2>
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Sampaikan Perkembangan Covid-19 di kota Keripik Tempe, Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Trenggalek dr Murti Rukiyandari menyatakan 1 pasien sembuh dan adanya penambahan pasien positif 4 orang.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang disampaikan secara virtual, 1 pasien yang dinyatakan sembuh Covid-19 dalah pasien 16 yakni seorang laki-laki (80) warga Desa Ngrencak Kecamatan Panggul.</p>
<p>Pasien 16 dinyatakan sembuh setelah Hasil Swab 2x berturut-turut dengan hasil Negatif Covid-19. Selanjutnya RS telah mengeluarkan surat keterangan sehat untuk Pasien 16 dan dinyatakan aman untuk kembali kepada keluarga dan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Selain 1 pasien dinyatakan sembuh, kali ini kami juga menyampaikan adanya penambahan 4 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Trenggalek,&#8221; ucap dr Murti, Rabu (01/07/2020) siang.</p>
<p>Pasien baru tersebut adalah pasien 24 seorang wanita (25) dari Desa Terbis Kecamatan Panggul, pasien 25 wanita (56) dari Desa Terbis Kecamatan Panggul, pasien 26 wanita (32) dari Desa Panggul Kecamatan Panggul dan pasien 27 wanita (43) dari Desa Mlinjon Kecamatan Suruh.</p>
<p>Adapun riwayat perjalanan atau indikasi resiko tertular pasien 24 dan 25 adalah keduanya bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di Surabaya. Keduanya berangkat ke Surabaya menggunakan travel bersama 1 orang lainnya dari Bandung. Sesampainya di rumah majikan di Surabaya, kedua pasien tinggal dalam 1 kamar bersama 1 ART lain dari Malang.</p>
<p>&#8220;Lantas majikannya meminta semua ART untuk melakukan PCR test. Namun tidak dilakukan rapid test. Setelah Hasil swab PCR keluar, dinyatakan pasien 24, 25 dan 1 orang ART terkonfirmasi Positif Covid-19 dan oleh majikannya dianjurkan untuk pulang dan disuruh melapor ke Fasilitas Kesehatan masing-masing,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Puskesmas Panggul mendapatkan informasi dari Klinik Swasta bahwa ada pasien Positif covid 19 berada di pertigaan Loji Desa Wonocoyo Kecamatan Panggul yang baru saja pulang dari Surabaya dengan membawa hasil Swab positif.</p>
<p>Sedangkan riwayat perjalanan atau indikasi resiko tertular Pasien 26 adalah pasien bekerja sebagai Karyawan Pembangkit Listrik Pacitan di Bagian Logistik. Dalam perjalanannya pasien pulang pergi Trenggalek-Pacitan menggunakan sepeda motor.</p>
<p>&#8220;Sebelumnya pasien 26 sempat mengeluh sakit gigi namun tidak berobat. Saat Puskesmas Panggul menerima informasi jika pasien 26 bekerja di PLTU Pacitan, dilakukan tracing dan pemeriksaan Rapid Test dengan hasil reaktif. Dan selanjutnya dilakukan pengambilan Swab Tes di RSUD dr Soedomo Trenggalek dengan hasil positif Covid-19,&#8221; tegas dr Murti.</p>
<p>Untuk pasien 27, indikasi tertularnya Covid-19 adalah saat pasien bersama suami dan anaknya mudik ke Trenggalek dari kota PSBB Surabaya. Sesampainya di Trenggalek, langsung melapor ke Satgas Desa dan semuanya dalam kondisi sehat tanpa keluhan.</p>
<p>Namun saat tim tracing dari Puskesmas Suruh melakukan pengambilan darah untuk pemeriksaan Rapid Tes, menunjukkan jika hasilnya pasien 27 Reaktif, namun Suami dan anaknya Non Reaktif. Dengan hasil Swab Tes juga dinyatakan pasien 27 positif Covid-19.</p>
<p>&#8220;Dari penambahan 4 pasien positif ini, Pemerintah Daerah mengambil sejumlah langkah diantaranya memindahkan pasien 24, 25, 26 dan 27 agar melakukan isolasi di ASCOV 1 BKD Trenggalek untuk dipantau perkembangan kesehatannya,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Lebih lanjut dr Murti menambahkan, elakukan edukasi dan menerapkan isolasi mandiri di Rumah bagi kontak erat/OTG pasien24, 25, 26 dan 27, dengan pengawasan secara ketat oleh Satgas Desa Terbis, Panggul dan Mlinjon</p>
<p>Melakukan tracing dan pendalaman lebih lanjut terhadap kontak erat Pasien24, 25, 26 dan 27. Menetapkan kawasan disiplin physical distancing di sekitar titik isolasi mandiri OTG pasien24, 25, 26 dan 27.</p>
<p>Melakukan desinfeksi berkala edukasi, edukasi dan pembagian masker di lingkungan sekitar titik isoman OTG pasien24, 25, 26 dan 27.</p>
<p>&#8220;Dengan tambahan 4 kasus positif dan 1 kasus sembuh pada hari ini, maka total pasien positif Covid-19 Kabupaten Trenggalek sampai saat ini adalah 27 orang. Dimana 19 orang telah dinyatakan sembuh dan tersisa 8 orang yang blm sembuh yaitu pasien 20, 21, 22, 23, 24, 25, 26 dan 27 yang saat ini dalam kondisi baik menjalani isolasi di ASCOV 1 BKD Trenggalek,&#8221; ungkap dr Murti. <strong>(mil/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118071</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jadi Ojol di Surabaya, Pria Trenggalek Positif Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/jadi-ojol-di-surabaya-pria-trenggalek-positif-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jun 2020 11:26:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[GTPPC Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Positif Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[update data covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=117711</guid>

					<description><![CDATA[3 Sembuh, Tambah 1, Total 23 Positif Covid-19 Trenggalek &#8211; Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Trenggalek kembali menyampaikan update terkini perkembangan Covid-19 di Kota Keripik Tempe. Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui teleconference di Gedung Smart Center, terdapat 3 orang pasien sembuh serta penambahan 1 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Trenggalek. Tiga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>3 Sembuh, Tambah 1, Total 23 Positif Covid-19</h2>
<p><strong>Trenggalek</strong> &#8211; Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Trenggalek kembali menyampaikan update terkini perkembangan Covid-19 di Kota Keripik Tempe.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui teleconference di Gedung Smart Center, terdapat 3 orang pasien sembuh serta penambahan 1 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Trenggalek.</p>
<p>Tiga pasien sembuh tersebut adalah pasien 17 wanita (53) asal Desa Sobo Kecamatan Munjungan, Pasien 18 wanita (52) asal Desa Ngadirejo Kecamatan Pogalan dan Pasien 18 laki-laki (52) asal Desa Karanganyar Kecamatan Pule.</p>
<p>&#8220;Kesemuanya dinyatakan sembuh setelah Hasil Swab 2 kali berturut-turut dengan hasil Negatif,&#8221; kata dr Murti Rukiyandari, Minggu (28/06/2020) siang.</p>
<p>Dikatakan Murti, untuk selanjutnya Dinas Kesehatan akan mengeluarkan serat keterangan sehat untuk Pasien 17, 18 dan 19. Dan ketiganya dinyatakan aman serta diperbolehkan keluar dari Ascov 1 utk kembali ke keluarga dan masyarakat.</p>
<p>Selain mengumumkan 3 pasien sembuh, wanita yang juga menjabat sebagai Kepala Puskesmas Durenan ini menyatakan adanya 1 tambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Pasien tersebut adalah laki-laki (53) warga Desa Karangsuko Kecamatan Trenggalek yang selanjutnya disebut dengan pasien 23.</p>
<p>Untuk riwayat perjalanan ata indikasi resiko tertularnya Covid-19 adalah pasien 23 bekerja sebagai Ojek Online di Surabaya dan tinggal di Kelurahan Bubutan Surabaya Utara.</p>
<p>&#8220;Pada 19 Juni kemarin, pasien 23 pulang ke Trenggalek dari Surabaya naik sepeda motor karena merasa sakit dan kurang enak makan sejak 10 hari sebelumnya. Sampai di rumah pasien 23 menggigil dan keluarga melapor ke Satgas Desa. Selanjutnya diberikan obat oleh Puskesmas sesuai advis dokter,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Setelah diperiksa rapid tes Puskesmas hasilnya Non Reaktif dan diberikan edukasi tentang protokol isolasi mandiri di rumah.</p>
<p>Namun selang beberapa hari setelahnya, pasien 23 menghubungi bidan desa melalui pesan WhatsApp dan mengeluh kehilangan rasa lapar, sulit makan terutama nasi, nyeri2 otot dan sendi serta sakit kepala.</p>
<p>Kemudian diperiksa satgas desa dengan suhu 38.3 dan diberikan tambahan obat sesuai advis dokter serta dianjurkan untuk melanjutkan isoman di rumah, istirahat cukup dan makan bergizi.</p>
<p>&#8220;Selanjutnya pada 23 Juni 2020, pasien dikunjungi Bidan dan perawat Desa diambil suhu tubuh 37.5 dan dilakukan Rapid Tes dengan hasilnya reaktif. Hingga hasil Swab Test keluar positif Covid-19,&#8221; tegas Murti.</p>
<p>Dari hasil Tracing, lanjut Murti, yang dilakukan oleh Puskesmas Trenggalek dan Dinkes ditemukan 7 orang kontak pasien 23 erat yang ada di Desa Karangsoko yaitu istri, 2 orang anak, adik perempuan, adik ipar dan 2 orang keponakan.</p>
<p>Semua kontak erat sudah dilakukan pemeriksaan Rapid Tes dengan hasil semuanya Non Reaktif.</p>
<p>&#8220;Kesimpulan yang didapatkan dari hasil tracing penelusuran yang dilakukan oleh Tim sampai saat ini adalah bahwa kemungkinan Pasien 23 terinfeksi atau terpapar virus Covid-19 saat bekerja di Surabaya,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Langkah yang diambil Pemerintah Daerah adalah memindahkan pasien 23 ke Ascov 1 BKD Kabupaten Trenggalek untuk melakukan isolasi dan dipantau perkembangan kesehatannya. Melakukan edukasi dan menerapkan isolasi mandiri di Rumah bagi kontak erat atau OTG pasien 23 dengan pengawasan secara ketat oleh Satgas Desa Karangsoko.</p>
<p>Melakukan tracing dan pendalaman lebih lanjut terhadap kontak erat pasien 23. Menetapkan kawasan disiplin physical distancing di sekitar titik isolasi mandiri OTG pasien23. Melakukan desinfeksi berkala edukasi, edukasi dan pembagian masker di lingkungan sekitar titik isoman OTG pasien 23.</p>
<p>&#8220;Dengan tambahan satu kasus positif Covid-19 hari ini, maka total pasien positif Covid-19 Kabupaten Trenggalek sampai saat ini adalah 23 orang dimana 18 orang telah dinyatakan sembuh dan tersisa 5 orang yg blm sembuh yaitu pasien 16 masih dalam perawatan di RS dan pasien 20, 21, 22, 23 dalam kondisi baik menjalani isolasi di ASCOV 1 BKD Kabupaten Trenggalek,&#8221; terang Murti.</p>
<p>Ia juga mengingatkan kepada warga masyarakat Trenggalek untuk tetap berhati-hati dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan dlm rangka pencegahan infeksi Covid-19.</p>
<p>&#8220;Selalu memakai masker bila berada di ruang publik atau saat keluar rumah, jaga jarak lebih dari 1 m saat bersama orang lain, rajin melakukan cuci tangan pakai sabun (CTPS) minimal selama 20 detik dan hanya keluar rumah untuk kegiatan yang sangat penting,&#8221; tutupnya. <strong>(mil/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">117711</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Covid-19 Trenggalek Tambah 2 Orang, Total 22, Sembuh 15 dan Rawat 7 Pasien</title>
		<link>https://memontum.com/covid-19-trenggalek-tambah-2-orang-total-22-sembuh-15-dan-rawat-7-pasien</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2020 04:59:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[GTPPC Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[update data covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=117664</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Trenggalek dr Murti Rukiyandari kembali mengumumkan 2 tambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Selanjutnya keduanya disebut dengan pasien 21 dan pasien 22 Trenggalek. Diketahui, pasien 21 adalah wanita (28) seorang warga dari Desa Sidomulyo Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek. Adapun riwayat perjalanan atau indikasi resiko tertular [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Trenggalek dr Murti Rukiyandari kembali mengumumkan 2 tambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Selanjutnya keduanya disebut dengan pasien 21 dan pasien 22 Trenggalek.</p>
<p>Diketahui, pasien 21 adalah wanita (28) seorang warga dari Desa Sidomulyo Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek. Adapun riwayat perjalanan atau indikasi resiko tertular Covid-19 adalah pasien 21 sebelumnya bekerja sebagai Pekerja Rumah Tangga di Surabaya.</p>
<p>&#8220;Pasien 21 merupakan PRT di Kota Surabaya. Namun karena hamil di 3 bulan terakhir berhenti bekerja, dan kemudian tinggal di rumah kos yang ada di Surabaya bersama suaminya,&#8221; ungkap dr Murti, Jumat (26/06/2020) sore.</p>
<p>Pada 15 Juni 2020 pasien 21 pulang ke Kecamatan Pule bersama suaminya menggunakan sepeda motor. Sesampainya di rumah langsung melapor ke Satgas Desa dan selanjutnya melaksanakan isolasi mandiri di rumah.</p>
<p>Selanjutnya pasien 21 bersama suami menjalani pemeriksaan Rapid Tes di Balai Desa Sidomulyo dengan hasil keduanya baik pasien 21 maupun suami Reaktif. Sehingga harus menjalani isolasi di rumah karantina Desa Sidomulyo.</p>
<p>&#8220;Saat dilakukan Swab Test di RSUD dr Soedomo Trenggalek dan selanjutnya dibawa ke Asrama Covid 2 Kabupaten Trenggalek untuk melanjutkan isolasinya. Hingga hasil Swab Test menunjukkan jika pasien 21 positif Covid-19,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Dari hasil Tracing yang dilakukan Puskesmas Pule, ditemukan 6 orang kontak erat Pasien 21 diantaranya suami, ayah, ibu, kakek, nenek dan adiknya pasien 21 yang tinggal di Desa Sidomulyo Kecamatan Pule.</p>
<p>Suami pasien 21 hasil Swab Test nya dinyatakan negatif dan 5 orang kontak erat yang lain sudah dilakukan pemeriksaan Rapid Tes pada 25 Juni 2020 dengan hasil 2 orang Reaktif yakni nenek dan adik pasien, 3 orang lainnya Non Reaktif.</p>
<p>&#8220;Kesimpulan yang didapatkan dari hasil tracing pasien 21 adalah bahwa kemungkinan pasien 21 terinfeksi atau terpapar virus Covid-19 saat berada di Surabaya,&#8221; tegas dr Murti.</p>
<p>Masih terang wanita yang menjabat sebagai Kepala Puskesmas Durenan ini, pasien selanjutnya adalah pasien 22 yang merupakan wanita (56) warga Desa Cakul Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek.</p>
<p>Untuk riwayat perjalanan atau indikasi resiko tertular Covid-19 diketahui jika pasien 22 bekerja sebagai petugas Cleaning Services di sebuah perusahaan bidang konstruksi di kawasan Pantai Mentari Surabaya.</p>
<p>&#8220;Di Surabaya pasien 22 tinggal bersama suaminya di rumah kos di Kelurahan Sidodadi Kecamatan Simokerto Surabaya. Suami pasien 22 bekerja sebagai karyawan toko kelontong yang ada di Jl Kiai Mansur Surabaya,&#8221; terangnya.</p>
<p>Pada 13 Juni 2020, pasien 22 dan suaminya pulang ke Desa Cakul dari menggunakan sepeda motor dan sempat mampir nyekar di makam Desa Pandean. Sesampainya di rumah, memanggil 3 orang tukang listrik untuk memperbaiki instalasi listrik di rumahnya yang saat itu rusak.</p>
<p>Kemudian, lanjut Murti, pasien 22 dan suaminya menjenguk tetangganya yang sedang sakit dan dirawat di klinik Panggul.</p>
<p>&#8220;Saat pasien diperiksa Rapid Tes di Surabaya dengan hasil Reaktif dan langsung diperiksa Swab pada hari itu juga. Karena hasil Rapid Tes reaktif, selama menunggu hasil swab pasien diminta melaksanakan isolasi mandiri di rumah kos,&#8221; kata dr Murti.</p>
<p>Namun pasien 22 memutuskan untuk pulang ke Desa Cakul dengan menggunakan mobil Travel milik tetangganya.</p>
<p>Selanjutnya pada 25 Juni 2020, hasil swab keluar dan dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19.</p>
<p>Dari hasil tracing yang dilakukan oleh Puskesmas Pandean ditemukan 11 orang kontak erat pasien 22 diantaranya Suami, 1 orang Anak, 1 orang Menantu, 2 orang cucu, 3 orang tukang listrik, 2 orang tetangga dan 1 orang sopir travel.</p>
<p>&#8220;Kesimpulan dari hasil tracing dan penelusuran kasus pasien 22 sangat mungkin terinfeksi atau terpapar virus di daerah Simokerto Surabaya,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Trenggalek mengambil langkah memindahkan ruang isolasi pasien 21 dan 22 serta suami pasien 22 di Asrama Covid 1 BKD Kabupaten Trenggalek untuk dipantau perkembangan kesehatannya. Sedangkan untuk nenek dan adik pasien 21 diisolasi di Ascov 2.</p>
<p>Melakukan edukasi dan menerapkan isolasi mandiri di Rumah bagi kontak erat/OTG pasien 21 dan 22, dengan pengawasan secara ketat oleh Satgas Desa Sidomulyo Pule dan Desa Cakul Dongko.</p>
<p>&#8220;Menetapkan kawasan disiplin physical distancing di sekitar titik isolasi mandiri OTG pasien 21 dan 22 serta melakukan desinfeksi secara berkala, edukasi dan pembagian masker untuk masyarakat di sekitar kawasan physical distancing,&#8221; pungkas dr Murti.</p>
<p>Dengan adanya tambahan 2 kasus positif Covid-19 hari ini, maka total pasien positif Covid-19 Kabupaten Trenggalek sampai saat ini adalah 22 orang dimana 15 orang telah dinyatakan sembuh dan tersisa 7 orang yang belum sembuh. 6 orang dalam kondisi baik dan berada di Asrama Covid 1 BKD Kabupaten Trenggalek sedangkan 1 orang masih menjalani perawatan di RS.</p>
<p>Masih terang dr Murti, New Normal bukan berarti bebas atau aman dari Virus Corona. New Normal/Kenormalan Baru adalah tatanan/kebiasaan baru untuk beradaptasi dengan situasi pandemi Covid-19. New normal dilakukan sebagai upaya kesiapan untuk beraktivitas di luar rumah seoptimal mungkin dibarengi dengan menjalani protokol kesehatan sebagai pencegahan penyebaran dan penularan COVID-19.</p>
<p>&#8220;Salah satu kenormalan baru tersebut adalah penggunaan masker saat berada di luar rumah atau di ruang publik. Bagi orang sehat masker sangat penting untuk mencegah terpapar atau tertular virus, sedangkan bagi pembawa virus masker berguna untuk mencegah penularan pada orang lain. Mengingat tidak semua yg membawa virus jatuh sakit maka peran masker sangat penting di era New Normal,&#8221; tutupnya. <strong>(mil/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">117664</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jubir Gugus Tugas Covid-19 Trenggalek Umumkan Tambahan 1 Pasien Positif</title>
		<link>https://memontum.com/jubir-gugus-tugas-covid-19-trenggalek-umumkan-tambahan-1-pasien-positif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2020 10:35:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[GTPPC Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Positif Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[update data covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=117258</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Kembali Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Trenggalek, dr Murti Rukiyandari mengumumkan 1 pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Pasien tersebut adalah laki-laki (22) warga Desa Panggul Kecamatan Panggul yang selanjutnya disebut dengan pasien 20 Trenggalek. Diungkapkan oleh dr Murti, riwayat perjalanan atau indikasi resiko tertular Virus Corona atau Covid-19 adalah pasien [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek </strong>&#8211; Kembali Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Trenggalek, dr Murti Rukiyandari mengumumkan 1 pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Pasien tersebut adalah laki-laki (22) warga Desa Panggul Kecamatan Panggul yang selanjutnya disebut dengan pasien 20 Trenggalek.</p>
<p>Diungkapkan oleh dr Murti, riwayat perjalanan atau indikasi resiko tertular Virus Corona atau Covid-19 adalah pasien 20 ini sehari-hari bekerja di pabrik karung di Surabaya.</p>
<p>&#8220;Pasien bekerja di pabrik karung tinggal di rumah kos yg ada di Kelurahan Tanjungsari Jaya Surabaya,&#8221; ucap dr Murti melalui teleconference di Gedung Smart Center Trenggalek, Selasa (23/06/2020) sore.</p>
<p>Aktifitasnya 14 hari sebelum pulang ke Panggul hanya antara ke Pabrik dan rumah kost. Pasien 20 ini merupakan salah satu contoh warga masyarakat Trenggalek yg sangat disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penularan Covid-19.</p>
<p>Pada 9 Juni 2020, pasien 20 pulang ke Panggul dari Surabaya naik sepeda motor. Sebelum pulang dari Surabaya juga sudah melapor ke Satgas Desa Panggul dan setelah sampai di Panggul langsung menuju rumah karantina Desa.</p>
<p>&#8220;Selanjutnya pada 16 Juni 2020, setelah menjalani isolasi di rumah karantina Desa selama 7 hari diminta melanjutkan isolasi mandiri di rumah,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Namun, lanjut dr Murti, pada 17 Juni 2020 dilakukan Rapid Tes oleh Puskesmas Panggul dengan hasil Reaktif IgG. Dan dihari berikutnya diambil swab di RSUD Trenggalek hingga hasilnya menunjukkan pasien Positif Covid-19.</p>
<p>Saat ini pasien 20 tengah menjalani perawatan di asrama Covid 1 BKD Kabupaten Trenggalek.</p>
<p>&#8220;Dari hasil Tracing yang dilakukan oleh Puskesmas Panggul dan Dinas Kesehatan, ditemukan 4 orang kontak erat yang tinggal serumah dengan pasien. Diantaranya ayah, adik ayah (paman) dan 2 orang adik. Semua kontak erat sudah dilakukan pemeriksaan Rapid Tes pada 22 Juni 2020 dengan hasil semuanya Non Reaktif,&#8221; kata dr Murti.</p>
<p>Masih terang dr Murti, kesimpulan yang didapatkan dari hasil tracing penelusuran yang dilakukan oleh Tim, sampai saat ini ada kemungkinan pasien 20 terinfeksi/terpapar virus Covid-19 saat di Surabaya.</p>
<p>&#8220;Untuk selanjutnya kami mengambil langkah memindahkan pasien 20 agar menjalani isolasinya di Asrama BKD dan dipantau perkembangan kesehatannya,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Selain itu, melakukan edukasi dan menerapkan isolasi mandiri di Rumah bagi kontak erat/OTG pasien 20 dengan pengawasan secara ketat oleh Satgas Desa Panggul.</p>
<p>Melakukan tracing dan pendalaman lebih lanjut terhadap kontak erat Pasien 20.</p>
<p>&#8220;Mengingat kepatuhan dan kedisiplinan pasien maupun keluarganya dalam melaksanakan isolasi mandiri. Maka dalam penanganan kasus pasien 20 tidak dilakukan penetapan kawasan physical distancing di sekitar rumah OTG,&#8221; terang dr Murti.</p>
<p>Dengan tambahan 1 kasus positif Covid-19 ini, maka total pasien positif Covid-19 Kabupaten Trenggalek adalah 20 orang. Simana 15 orang telah dinyatakan sembuh dan tersisa 5 orang yang belum sembuh.</p>
<p>Diketahui, 5 orang tersebut adalah 1 pasien baru yaitu pasien 20 dalam kondisi sehat, 3 orang kondisi membaik yaitu pasien 17, 18, 19 dan sudah keluar RS tapi dilanjutkan isolasi di Asrama Covid-19 BKD serta 1 orang masih dirawat di RS Tulungagung. <strong>(mil/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">117258</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kakek 80 Tahun di Trenggalek Positif Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/kakek-80-tahun-di-trenggalek-positif-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2020 08:02:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[GTPPC Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Positif Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[update data covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116868</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Trenggalek, dr Murti Rukiyandari kembali menyampaikan penambahan 1 pasien terkonfirmasi positif di Kabupaten Trenggalek. Dengan adanya pasien baru ini, Dokter yang juga menjabat Kepala Puskesmas Durenan ini mengajak masyarakat untuk lebih berdisiplin mematuhi protokol kesehatan. Pasien baru terkonfirmasi positif tersebut merupakan seorang laki-laki berusia 80 tahun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek </strong>&#8211; Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Trenggalek, dr Murti Rukiyandari kembali menyampaikan penambahan 1 pasien terkonfirmasi positif di Kabupaten Trenggalek. Dengan adanya pasien baru ini, Dokter yang juga menjabat Kepala Puskesmas Durenan ini mengajak masyarakat untuk lebih berdisiplin mematuhi protokol kesehatan.</p>
<p>Pasien baru terkonfirmasi positif tersebut merupakan seorang laki-laki berusia 80 tahun yang berasal dari desa Ngrencak Kecamatan Panggul selanjutnya disebut sebagai pasien ke-16 Trenggalek.</p>
<p>&#8220;Pasien 16 merupakan lansia yang sudah tidak aktif bekerja dan mengalami sakit di saluran kencing sejak dua tahun terakhir. Sehingga pasien tersebut tidak memiliki riwayat perjalanan selain ke fasilitas kesehatan untuk berobat. Pasien 16 juga tidak menerima tamu maupun bertamu selama masa pandemi covid-19,&#8221; ucap dr Murti, Rabu (17/06/2020) sore.</p>
<p>Pasien 16 tinggal serumah bersama istri yang berusia 70 tahun dan seorang anak laki-laki yang berusia 27 tahun. Pada 15 Mei 2020, pasien undang perawat desa untuk dilakukan pemasangan kateter, kemudian 24 Mei tepatnya pada saat Hari Raya Idul Fitri pasien juga tidak menerima tamu.</p>
<p>Pada 27 Mei 2020, pasien 16 kembali mengundang perawat desa untuk melepas kateter, lantas pada 29 Mei 2020 pasien bersama keluarganya pergi ke Puskesmas Panggul untuk meminta rujukan untuk berobat ke RSUD dr Soedomo pada pagi harinya.</p>
<p>Tetapi kemudian pada sore harinya kembali ke UGD Puskesmas Panggul untuk dilakukan pemasangan kateter karena terjadi kemacetan pada saluran kencing.</p>
<p>&#8220;Selanjutnya pada 3 Juni 2020 pasien berangkat ke RSUD dr.Soedomo tepatnya poli dalam berobat disana dan kembali sekitar besoknya untuk kontrol tetapi pasien tidak kembali. Sedangkan pada 5 Juni 2020 pasien kemudian berobat ke RSUD dr Iskak Tulungagung langsung menuju ke Graha, &#8221; urainya panjang.</p>
<p>&#8220;Lalu pada 7 Juni 2020 di RSUD dr.Iskak dilakukan pemeriksaan rapid tes non reaktif dan sekaligus pada saat itu dilakukan pengambilan swab. 11 Juni 2020 dilakukan operasi di RSUD dr Iskak dan dirawat sampai dengan saat ini,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Lebih lanjut, pada 15 Juni 2020 Dinkes Tulungagung memberitahukan bahwa ada 1 hasil swab positif dari warga Trenggalek. Besoknya pada 16 Juni 2020 tim tracing melakukan penelusuran, dari hasil tracing yang dilakukan oleh Puskesmas dan Dinas Kesehatan ditemukan 10 orang yang berkontak erat dengan pasien 16. Semuanya sudah dilakukan rapid tes pada 15 Juni dengan hasil semua non reaktif.</p>
<p>10 orang tersebut terdiri dari 9 orang keluarga yang tinggal di Desa Ngrencak Panggul yaitu istri pasien 16, 4 orang anak, 2 menantu, dan 2 orang cucu pasien, ditambah 1 orang sopir yang mengantar dari Desa Ngrencak ke rumah sakit di Tulungagung.</p>
<p>Dari hasil tracing yang dilakukan kesimpulan sementara yang didapatkan bahwa indikasi penularan dari pasien-16 masih belum bisa disimpulkan dan diperlukan pendalaman lebih lanjut.</p>
<p>&#8220;Dalam gak ini Pemkab Trenggalek mengambil langkah pasien 16 masih dilakukan perawatan di RSUD dr.Iskak Tulungagung namun kondisinya sudah membaik,&#8221; kata Murti.</p>
<p>Selain itu untuk pasien 16 maupun seluruh pasien covid-19 lain yang masih melakukan isolasi di Asrama BKD, dr.Murti berpesan untuk tetap semangat agar imunitas terjaga dengan baik sehingga bisa segera sembuh.</p>
<p>dr.Murti juga berpesan kepada warga masyarakat Trenggalek pada umumnya untuk tetap menghimbau untuk berhati-hati dan disiplin untuk menerapkan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan covid-19.<br />
.<br />
&#8220;Tetap disiplin memakai masker saat berada di ruang publik, atau saat di luar rumah, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak lebih dari 1 meter, dan tetap berada di rumah apabila tidak ada kepentingan yang sangat perlu mengharuskan anda keluar rumah,&#8221; tutupnya. <strong>(mil/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116868</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
