<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Gua Butha &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/gua-butha/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 04 Oct 2022 15:34:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Gua Butha &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jalan Menuju Gua Butha di Kawasan Ijen Geopark Butuh Perhatian</title>
		<link>https://memontum.com/jalan-menuju-gua-butha-di-kawasan-ijen-geopark-butuh-perhatian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2022 15:34:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Gua Butha]]></category>
		<category><![CDATA[Ijen Geopark]]></category>
		<category><![CDATA[jalan rusak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=176236</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Jalan menuju salah satu dari lima situs budaya atau culture site yang masuk Ijen Geopark, Gua Butha di Desa Jirek Mas, Kecamatan Cermee, rusak. Akses jalan yang merupakan jalan kabupaten itu, mengalami kerusakan yang cukup parah. Kepala Desa Jirek Mas, Sukarman, menjelaskan bahwa jalan tersebut terakhir diaspal sejak tahun 2003. Hingga saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Jalan menuju salah satu dari lima situs budaya atau culture site yang masuk Ijen Geopark, Gua Butha di Desa Jirek Mas, Kecamatan Cermee, rusak. Akses jalan yang merupakan jalan kabupaten itu, mengalami kerusakan yang cukup parah.</p>



<p>Kepala Desa Jirek Mas, Sukarman, menjelaskan bahwa jalan tersebut terakhir diaspal sejak tahun 2003. Hingga saat ini, akibat usia aspal yang sudah cukup lama, membuat kondisinya sangat memprihatinkan.</p>



<p>“Kami sebenarnya sudah berkali-kali mengusulkan melalui Musrenbang, untuk dilakukan perbaikan. Karena, akses itu salah satunya menuju ke situs di kawasan Ijen Geopark. Hanya saja, usulan tersebut tak kunjung terealisasi. Karenanya untuk mensiasati, sementara diperbaiki meski sedikit,” kata Karman-sapaannya, Selasa (04/10/2022) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Sekedar diketahui, situs Gua Butha disebut-sebut merupakan gua pertapaan pada akhir zaman Kerajaan Majapahit atau sekitar abad ke-13 hingga ke-14.</p>



<p>Butha dalam Bahasa Madura memiliki arti raksasa. Situs ini sendiri, berupa cerukan pada tebing batu.</p>



<p>Sementara yang membuat unik dan kagum, adalah adanya relief berbentuk raksasa berupa wajah dengan mata terbuka lebar, gigi bertaring dan tangan berkuku tajam. Pada sisi barat gua, terdapat beberapa relief yang merupakan bagian dari relief induk.</p>



<p>Yakni, berupa relief kuncup bunga teratai, yang merupakan lambang Agama Budha. Termasuk, terdapat relief seperti Budha bermeditasi, kepala manusia dengan surya, petapa dan beberapa binatang. <strong>(zen/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">176236</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
