<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>guguran &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/guguran/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 20 Nov 2025 08:08:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>guguran &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Vulkanik Gunung Semeru Masih Aktif, Terjadi 25 Gempa Letusan dan 32 Gempa Guguran</title>
		<link>https://memontum.com/vulkanik-gunung-semeru-masih-aktif-terjadi-25-gempa-letusan-dan-32-gempa-guguran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2025 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[aktif]]></category>
		<category><![CDATA[guguran]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung]]></category>
		<category><![CDATA[letusan]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<category><![CDATA[terjadi]]></category>
		<category><![CDATA[vulkanik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227904</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Aktivitas vulkanik Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas aktif yang intens dalam pengamatan Kamis (20/11/2025) pukul 00.00–06.00 WIB. Meski puncak gunung tertutup kabut dan asap kawah tidak teramati, pusat pemantauan melaporkan aktivitas seismik yang signifikan berupa 25 gempa letusan dan 32 gempa guguran. Kondisi tersebut membuat status Semeru tetap berada pada Level IV [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Aktivitas vulkanik Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas aktif yang intens dalam pengamatan Kamis (20/11/2025) pukul 00.00–06.00 WIB. Meski puncak gunung tertutup kabut dan asap kawah tidak teramati, pusat pemantauan melaporkan aktivitas seismik yang signifikan berupa 25 gempa letusan dan 32 gempa guguran. Kondisi tersebut membuat status Semeru tetap berada pada Level IV (Awas).</p>



<p>Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Yudhi Cahyono, menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama Tim Penanggulangan Bencana kini berada dalam posisi siaga maksimal untuk memastikan keselamatan masyarakat. “Kami sudah mengaktifkan seluruh unit Tim Penanggulangan Bencana, mulai dari TRC, tim evakuasi, logistik, hingga dukungan kesehatan. Semua bergerak terkoordinasi mengikuti rekomendasi PVMBG,” ujarnya, Kamis (20/11/2025) tadi.</p>



<p>Tim Penanggulangan Bencana tersebar di beberapa titik rawan, terutama di wilayah yang berhadapan langsung dengan potensi awan panas, lahar dan guguran material di sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Tim bertugas untuk memastikan jalur evakuasi tetap aman, pos pengungsian siap digunakan, serta alat komunikasi darurat dalam kondisi aktif.</p>



<p>Yudhi juga menekankan, bahwa kepatuhan warga terhadap rekomendasi PVMBG merupakan langkah paling menentukan dalam mitigasi keselamatan. Rekomendasi tersebut, antara lain larangan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga 20 km dari puncak, serta larangan berada dalam radius 8 km dari kawah.</p>



<p>“Tim di lapangan terus mengingatkan warga. Kami mohon semua pihak menjauhi sempadan sungai minimal 500 meter karena potensi lahar bisa muncul tiba-tiba, terutama saat hujan di hulu,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tim Penanggulangan Bencana juga memperkuat edukasi publik melalui berbagai kanal resmi. Upaya ini dilakukan untuk menekan penyebaran informasi yang tidak terverifikasi.</p>



<p>“Dalam situasi seperti ini, informasi resmi adalah benteng pertama keselamatan. Kami mengimbau warga tidak menyebarkan kabar tanpa sumber jelas,” tambah Yudhi.</p>



<p>Di sisi lain, pemerintah memastikan dukungan logistik, mobilitas relawan, hingga suplai kebutuhan dasar tetap tersedia di seluruh titik yang berpotensi menerima pengungsian. Kesiapsiagaan ini bertujuan memberi rasa aman, sekaligus menunjukkan bahwa mitigasi Semeru dilakukan secara terukur dan terencana.</p>



<p>“Kami ada di lapangan, kami bekerja untuk masyarakat. Selama warga mematuhi rekomendasi dan mengikuti arahan Tim Penanggulangan Bencana, keselamatan bisa kita jaga bersama,” tegasnya.</p>



<p>Melalui koordinasi yang kuat antara pemerintah, PVMBG, relawan dan masyarakat, upaya perlindungan warga di lereng Semeru diharapkan berjalan optimal. Semeru memang aktif, namun dengan kedisiplinan dan kebersamaan, risiko dapat ditekan dan keamanan tetap terjaga. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227904</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gunung Semeru Keluarkan Awan Panas Guguran Capai Radius 17 Kilometer</title>
		<link>https://memontum.com/gunung-semeru-keluarkan-awan-panas-guguran-capai-radius-17-kilometer</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2025 10:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[guguran]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung]]></category>
		<category><![CDATA[keluarkan]]></category>
		<category><![CDATA[kilometer]]></category>
		<category><![CDATA[radius]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227873</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, sekaligus Ex Officio BPBD Lumajang, Agus Triyono, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi terkait aktivitas Gunung Semeru, yang kini meningkat menjadi Level IV (Awas), sejak Rabu (19/11/2025) sekitar pukul 17.00. Diketahui, bahwa sebelumnya status berada di Level II (Waspada) dan Level III (Siaga). Peningkatan status [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, sekaligus Ex Officio BPBD Lumajang, Agus Triyono, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi terkait aktivitas Gunung Semeru, yang kini meningkat menjadi Level IV (Awas), sejak Rabu (19/11/2025) sekitar pukul 17.00. Diketahui, bahwa sebelumnya status berada di Level II (Waspada) dan Level III (Siaga). Peningkatan status ini, bersifat antisipatif.</p>



<p>BPBD merekomendasikan, agar masyarakat tidak berada dalam radius 8 kilometer dari kawah, serta memperhatikan sektor selatan hingga tenggara sejauh 20 kilometer dari pusat aktivitas. Pemantauan intensif terus dilakukan, untuk memastikan keselamatan warga.</p>



<p>Sebelumnya, saat berada di Level III (Siaga) pukul 16.00 , awan panas guguran Semeru terpantau sejauh 17 kilometer hingga area Gladak Perak. Masyarakat diminta tetap tenang, tidak mendekati kawasan rawan dan memahami informasi resmi yang disampaikan oleh BPBD.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sekda Agus menekankan, bahwa setiap kenaikan status adalah langkah kesiapsiagaan, bukan untuk menakut-nakuti. “Dengan kesiapsiagaan sederhana dan mengikuti arahan resmi, kita bisa menghadapi kondisi ini dengan tenang dan aman,” ujarnya, saat dikonfirmasi, Rabu (19/11/2025) tadi.</p>



<p>BPBD Lumajang akan terus memperbarui informasi melalui kanal resmi dan media lokal. Warga diingatkan, untuk mengandalkan informasi resmi dan menghindari rumor yang belum terverifikasi.</p>



<p>“Pengetahuan dan kesiapsiagaan adalah kunci menjaga keselamatan dan ketenangan masyarakat,” imbuhnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227873</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
