<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>guntur &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/guntur/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 31 Jul 2025 08:49:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>guntur &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Besok, Dishub Kota Malang Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Merbabu dan Guntur</title>
		<link>https://memontum.com/besok-dishub-kota-malang-terapkan-rekayasa-lalu-lintas-di-jalan-merbabu-dan-guntur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Jul 2025 07:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Besok]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[guntur]]></category>
		<category><![CDATA[lintas]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[merbabu]]></category>
		<category><![CDATA[Rekayasa]]></category>
		<category><![CDATA[terapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224483</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang akan memberlakukan rekayasa lalu lintas di Kawasan Pasar Oro-Oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jumat (01/08/2025) besok, mulai pukul 07.00 WIB. Skema tersebut diterapkan, sebagai respons terhadap meningkatnya kepadatan arus kendaraan di Jalan Merbabu dan Jalan Guntur yang kian padat. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang akan memberlakukan rekayasa lalu lintas di Kawasan Pasar Oro-Oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jumat (01/08/2025) besok, mulai pukul 07.00 WIB. Skema tersebut diterapkan, sebagai respons terhadap meningkatnya kepadatan arus kendaraan di Jalan Merbabu dan Jalan Guntur yang kian padat.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil setelah melalui rapat koordinasi Forum Lalu Lintas Kota Malang. &#8220;Jalan Merbabu menuju Hutan Malabar itu sebenarnya dua arah, tapi masyarakat mengira satu arah. Dengan semakin tingginya arus kendaraan, terutama ke arah barat, kondisi ini menjadi berbahaya. Karena itu, kami ubah menjadi satu arah,&#8221; kata Jaya-sapaannya, Kamis (31/07/2025) tadi.</p>



<p>Tidak hanya itu, aktivitas Pasar Oro-Oro Dowo yang semakin ramai, juga kerap memicu kemacetan dan bahkan hingga ke area Hutan Malabar. Hal itu, dinilai mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, terutama saat terjadi parkir liar kendaraan berukuran besar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Pengaturan lalu lintas baru yang akan diterapkan nantinya kendaraan dari Pasar Oro-Oro Dowo tidak bisa lagi langsung ke arah Jalan Ijen. Kemudian, akses belok dari Jalan B.S. Riadi ke arah Pasar Oro-Oro Dowo akan ditutup dan kendaraan dari Jalan Guntur arah Ijen dilarang belok kanan ke Jalan Merbabu,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dalam penerapan ini, Dishub Kota Malang, telah memasang banner dan rambu sosialisasi sejak Rabu (30/07/2025) kemarin, agar masyarakat dapat menyesuaikan rute. Nantinya uji coba tersebut akan berlangsung selama satu bulan, sebelum dievaluasi lebih lanjut.</p>



<p>&#8220;Tujuannya agar masyarakat bisa berkendara lebih nyaman dan aman. Kami akan lihat perkembangannya selama uji coba ini,&#8221; imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224483</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
