<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Gunung Argopuro &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/gunung-argopuro/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 19 Jan 2021 09:47:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Gunung Argopuro &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pasca Tragedi Thoriq, Pemkab Bondowoso Berencana Pasang Portal Bukit Piramid</title>
		<link>https://memontum.com/pasca-tragedi-thoriq-pemkab-bondowoso-berencana-pasang-portal-bukit-piramid</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jul 2019 12:32:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kabupaten Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Bukit Piramid]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Argopuro]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab bondowoso]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/87645-pasca-tragedi-thoriq-pemkab-bondowoso-berencana-pasang-portal-bukit-piramid</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Pemkab Bondowoso melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat berencana melakukan pemortalan kawasan Bukit Piramid Gunung Argopuro. Rencana pemortalan dilakukan setelah tragedi meninggalnya Thoriq Risky Maulidan, pelajar lulusan SMPN 4 Bondowoso akibat terjatuh dari lereng Bukit Piramid pada 23 Juni 2019 dan mayatnya baru ditemukan 12 hari kemudian pada 5 Juli kemarin. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Pemkab Bondowoso melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat berencana melakukan pemortalan kawasan Bukit Piramid Gunung Argopuro. Rencana pemortalan dilakukan setelah tragedi meninggalnya Thoriq Risky Maulidan, pelajar lulusan SMPN 4 Bondowoso akibat terjatuh dari lereng Bukit Piramid pada 23 Juni 2019 dan mayatnya baru ditemukan 12 hari kemudian pada 5 Juli kemarin.</p>
<p>Kepala BPBD Bondowoso Kukuh Triatmoko di Pendapa Bupati usai acara evaluasi penyelamatan dan jalur pegunungan, pagi kemarin (8/7/2019) mengatakan, rencana pemortalan kawasan Bukit Piramid Gunung Argopuro merupakan upaya Pemkab Bondowoso untuk mengantisipasi jatuhnya korban lagi.</p>
<p>”Artinya, pemortalan nanti agar selektif bagi pendaki yang mendaki kawasan Bukit Piramid Gunung Argopuro. Jadi, untuk memastikan yang naik ke sana benar-benar pendaki gunung,” kata Kukuh.</p>
<p>Karena itu, menurut Kepala Dinas Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK), Bakesbangpol, dan Disnakertrans ini, semua pihak akan merumuskan regulasi pendakian Bukit Piramid. Diantaranya, Perhutani selaku pemangku hutan dan Disparpora Bondowoso sebagai pengelola destinasi wisata.</p>
<p>”Dari hasil evaluasi, ini nantinya kita lanjutkan dengan melakukan koordinasi bersama Perhutani sebagai pemangku hutan dan Disparpora sebagai pengelola destinasi wisata di Bondowoso,” jelasnya.</p>
<p>Untuk itu, Kukuh meminta masyarakat untuk bersama-sama menjaga pintu masuk pendakian kawasan Bukit Piramid yang juga dikenal Punggung Naga, sebelum regulasi pemortalan dikeluarkan Pemkab Bondowoso.</p>
<p>”Kita sekarang sudah berkoordinasi dengan masyarakat sekitar kawasan Bukit Piramid untuk pintu masuk pendakian. Kita juga sudah mulai menghidupkan portal, yang bisa masyarakat sekitar,” katanya.</p>
<p>Sementara itu, Eko Wahyu Prasetyo, komandan tim pencarian dan penyelamat yang menemukan mayat Thoriq mengatakan, jalur pendakian Bukit Piramid sangat beresiko bagi orang yang mencoba menaklukkannya. Karena, jalur lereng bukit menuju pegunungan Argopuro sangat tipis dibandingkan gunung lainnya.</p>
<p>”Jalurnya sekitar satu jengkal. Siapa pun yang naik kesana harus fokus, karena salah sedikit bisa fatal terjatuh ke jurang yang curam,” kata pria yang juga anggota Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung atau Wanadri ini. <strong>(ido/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">87645</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Setelah 12 Hari Hilang, Mayat Thoriq Ditemukan Nyangkut di Pohon</title>
		<link>https://memontum.com/setelah-12-hari-hilang-mayat-thoriq-ditemukan-nyangkut-di-pohon</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jul 2019 08:35:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Argopuro]]></category>
		<category><![CDATA[pencarian]]></category>
		<category><![CDATA[Penemuan Mayat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/87556-setelah-12-hari-hilang-mayat-thoriq-ditemukan-nyangkut-di-pohon</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Thoriq Rizki Maulidan (14), pelajar lulusan SMPN 4 Bondowoso yang sudah 12 hari hilang saat mendaki Bukit Piramid, Gunung Argopuro, Bondowoso, Jawa Timur, akhirnya ditemukan petugas Wanadri dan relawan pada Jumat sore pekan lalu (5/7/2019). Tubuh warga Desa Sukowiryo, Kecamatan Bondowoso, ini ditemukan petugas di lereng Punggung Naga –sebutan Bukit Piramid- dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso </strong>&#8211; Thoriq Rizki Maulidan (14), pelajar lulusan SMPN 4 Bondowoso yang sudah 12 hari hilang saat mendaki Bukit Piramid, Gunung Argopuro, Bondowoso, Jawa Timur, akhirnya ditemukan petugas Wanadri dan relawan pada Jumat sore pekan lalu (5/7/2019). Tubuh warga Desa Sukowiryo, Kecamatan Bondowoso, ini ditemukan petugas di lereng Punggung Naga –sebutan Bukit Piramid- dalam kondisi tidak bernyawa dengan tersangkut di pohon.</p>
<p>Wakapolres Bondowoso, Kompol David Subagyo mengatakan, posisi mayat Thoriq saat ditemukan berada di medan sulit dengan kemiringan 75 derajat dan belum pernah disisir tim pencarian gabungan.</p>
<div id="attachment_87557" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-87557" decoding="async" class="size-full wp-image-87557" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/2-Jasad-Toriq-Pelajar-Hilang-di-Bukit-Piramid-Pegunungan-Argopuro-Bondowoso-Ditemukan-2019-copy.jpg?resize=650%2C400&#038;ssl=1" alt="DIEVAKUASI: Mayat Thoriq saat digotong tim pencarian gabungan dari lereng Bukit Piramid Pegunungan Argopuro" width="650" height="400" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/2-Jasad-Toriq-Pelajar-Hilang-di-Bukit-Piramid-Pegunungan-Argopuro-Bondowoso-Ditemukan-2019-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/2-Jasad-Toriq-Pelajar-Hilang-di-Bukit-Piramid-Pegunungan-Argopuro-Bondowoso-Ditemukan-2019-copy.jpg?resize=300%2C185&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/2-Jasad-Toriq-Pelajar-Hilang-di-Bukit-Piramid-Pegunungan-Argopuro-Bondowoso-Ditemukan-2019-copy.jpg?resize=600%2C369&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/2-Jasad-Toriq-Pelajar-Hilang-di-Bukit-Piramid-Pegunungan-Argopuro-Bondowoso-Ditemukan-2019-copy.jpg?resize=200%2C123&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-87557" class="wp-caption-text"><strong>DIEVAKUASI: Mayat Thoriq saat digotong tim pencarian gabungan dari lereng Bukit Piramid Pegunungan Argopuro</strong></p></div>
<p>”Saat ditemukan tim pencari gabungan seperti Wanadri dan relawan, kondisi jenazah atau mayat korban tersangkut di pohon. Dugaan kami, korban terpeleset dari jalur pendakian,” katanya.</p>
<p>Meski ditemukan pada Jumat sore, menurut Kompol David, tim pencari gabungan tidak langsung mengevakuasi mayat korban. Penyebabnya, medan sangat sulit dan waktu sudah sore hari.</p>
<p>”Mayat korban baru dievakuasi pada besok Sabtunya (6/7/2019) oleh tim pencari gabungan dengan membutuhkan waktu sekitar 4 jam dari pukul 12.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB dan langsung dibawa ke RSD Dr. Koesnadi Bondowoso,” terangnya.</p>
<p>Wakil Bupati (Wabup) Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat bersama pejabat Forkopimda setempat meninjau langsung lokasi penemuan mayat Thoriq. Wabup Irwan mengapresiasi kegigihan tim pencarian gabungan dari Wanadri dan relawan yang tanpa henti dan tidak kenal lelah mencari jenazah Thoriq, meski pencarian sudah resmi dihentikan.</p>
<p>“Alhamdullilah, mayat Thoriq yang sudah 12 hari hilang di Bukit Piramid akhirnya ditemukan oleh tim pencari gabungan dari Wanadri dan relawan,” katanya.</p>
<p>Thoriq Rizki Ahmad Maulidan, pelajar lulusan SMPN 4 Bondowoso hilang saat mendaki Bukit Piramid Gunung Argopuro, Kecamatan Curahdami, Bondowoso, Jatim pada 23 Juni 2019 (23/6/2019). Dia mendaki dengan tiga teman seangkatannya di SMPN 4 yang selamat, yakni Pungki Pranata, Riski, dan Syafril yang selamat. Sejak itu, tim pencarian gabungan dari SAR, TNI, Polri, Wanadri, dan relawan terus mencari tanpa kenal menyerah. <strong>(ido/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">87556</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terbakar Lagi, Hutan Lereng Gunung Argopuro</title>
		<link>https://memontum.com/terbakar-lagi-hutan-lereng-gunung-argopuro</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Oct 2018 12:30:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Argopuro]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/59199-terbakar-lagi-hutan-lereng-gunung-argopuro</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Tim gabungan yang terdiri dari beberapa unsur di Bondowoso kembali mendatangi Pegunungan Argopuro sisi timur. Mereka berupaya memadamkan api yang membakar kawasan itu sejak kemarin siang. &#8220;Begitu tampak tanda-tanda kebakaran, kami langsung berkoordinasi dengan semua unsur masyarakat sekitar kawasan. Tadi malam beberapa tim juga langsung naik,&#8221; kata Kepala BKPH Bondowoso, Mohammad Rifa&#8217;i, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso </strong>&#8211; Tim gabungan yang terdiri dari beberapa unsur di Bondowoso kembali mendatangi Pegunungan Argopuro sisi timur. Mereka berupaya memadamkan api yang membakar kawasan itu sejak kemarin siang.</p>
<p>&#8220;Begitu tampak tanda-tanda kebakaran, kami langsung berkoordinasi dengan semua unsur masyarakat sekitar kawasan. Tadi malam beberapa tim juga langsung naik,&#8221; kata Kepala BKPH Bondowoso, Mohammad Rifa&#8217;i, saat dikonfirmasi di sekitar kawasan hutan kecamatan Curadami, Senin (8/10/2018).</p>
<p>Menurut M. Rifa&#8217;i, kebakaran yang terjadi saat ini tak jauh dari lokasi yang terbakar beberapa kurun sebelumnya. Yakni Petak 23 blok A, yang masuk wilayah Resor Pamangkuan Hutan (RPH) Curahdami.</p>
<p>&#8220;Cuma lokasi yang saat ini terbakar memang lebih terjal. Jadi tim tidak mungkin bisa menjangkau lokasi itu. Karena sangat berbahaya,&#8221; papar Rifa&#8217;i.</p>
<p>Oleh sebab itu, jelas Rifa&#8217;i, tim yang terdiri anggota Koramil, kepolisian setempat, anggota Yonif 514 Raider, serta sejumlah ormas dan warga sekitar kawasan itu, tetap bertindak memadamkan api sebisanya. </p>
<p>Caranya dengan membuat ilaran  atau sekat yang lebih dalam. Karena ilaran itu berfungsi untuk mengurangi merembetnya api meluas  ke lokasi lain di kawasan itu.</p>
<p>Kebakaran hutan terjadi di kawasan Perhutani di lereng Pegunungan Argopuro. Tepatnya di kawasan RPH Curahdami, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bondowoso. Api mulai terlihat sejak Sabtu, (6/10/2018). Semakin terlihat membesar saat malam hingga dinihari.</p>
<p>Embusan angin yang sangat kencang beberapa hari belakangan ini diduga menyebabkan api tak segera padam. Bahkan, kebakaran hutan tersebut sempat menjadi tontonan gratis warga Bondowoso dan sekitarnya. Karena kebakaran itu terlihat makin jelas di waktu malam.</p>
<p>Belum diketahui secara pasti berapa luas kawasan yang terbakar. Namun jika dibanding kebakaran sebelumnya, kali ini terlihat lebih luas. Hal itu karena kobaran api yang ada di ketinggian pegunungan itu tampak lebih panjang dan lebar. <strong>(cw1/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">59199</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kenalkan Batik Rengganis Produksi Lokal, Gelar Fashion Show di Kaki Gunung Argopuro</title>
		<link>https://memontum.com/kenalkan-batik-rengganis-produksi-lokal-gelar-fashion-show-di-kaki-gunung-argopuro</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Oct 2017 06:06:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Batik]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion Show]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Argopuro]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/954-kenalkan-batik-rengganis-produksi-lokal-gelar-fashion-show-di-kaki-gunung-argopuro</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8212; Banyak batik di wilayah Nasional Indonesia yang sudah terkenal dan mempunyai nama besar. Maka dari itu sampai di canangkan hari batik nasional. Wacana ini dikembangkan lagi oleh warga Pesesaan di Kabupaten Probolinggo. Dan mereka mempunyai cara yang sangat unik untuk mengenalkan potensi batik khas daerahnya. Seperti yang dilakukan saat ini, mereka menggelar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8212; Banyak batik di wilayah Nasional Indonesia yang sudah terkenal dan mempunyai nama besar. Maka dari itu sampai di canangkan hari batik nasional.</p>
<p>Wacana ini dikembangkan lagi oleh warga Pesesaan di Kabupaten Probolinggo. Dan mereka mempunyai cara yang sangat unik untuk mengenalkan potensi batik khas daerahnya.</p>
 <em>Para model dan pembuat batik berfoto bersama <strong>(pix)</strong></em>
<p>Seperti yang dilakukan saat ini, mereka menggelar fashion show batik Rengganis di pendopo yang bernama Rengganis juga, berlokasi di desa Bermi kecamatan Krucil, tepat di kaki gunung Argopuro, Kamis (19/10/2017).</p>
<p>Satu per satu model, langsung berlenggak-lenggok sambil mengenakan beragam jenis batik khas Kabupaten Probolinggo. Yang membuat beda, fashion batik kali ini ditampilkan di atas balai pendopo tanpa hamparan kain Catwalk. Dan di buat secara alami.</p>
<p>Meski demikian, sejumlah penonton yang hadir cukup antusias menyaksikan fashion batik Rengganis tersebut. Ada 4 model perempuan, yang memeragakan fashion batik Rengganis. Mereka merupakan para finalis Kang-yuk Probolinggo, tahun 2015-2016.</p>
<p>&#8220;Fashion batik Rengganis ini sengaja kami buat dengan nuansa berbeda, guna menarik minat masyarakat mengenal batik rengganis,&#8221; kata Rusiyami, perajin batik.</p>
<p>&#8220;Ada beragam motif batik yang dikenalkan pada fashion batik kali ini. Diantaranya, batik Rengganis Kasmaran, Rengganis Kelayu, Pengasihan Dewi Rengganis, Wijaya Kusuma, serta Sayap Ratu &#8221; jelasnya.</p>
<p>&#8220;Untuk motif batik Kelayu sendiri, mengisahkan tentang perjalanan seorang putri yang tengah melarikan diri ke suatu tempat. Ia dikelilingi pohon bambu yang sangat lebat, sehingga orang sulit menemukannya,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Kadiskominfo Kabupaten Probolinggo, Tutug Edi Utomo mengatakan, daerah Krucil sengaja dipilih sebagai lokasi pameran batik Rengganis. Lantaran daerah setempat, memiliki potensi wisata yang layak untuk dikembangkan.</p>
<p>&#8220;Melalui fashion Batik di Krucil ini diharapkan para wisatawan nantinya bisa tertarik mengunjungi desa Bermi,&#8221; ucapnya.</p>
<p>&#8220;Kita tahu di Bermi terdapat banyak spot-spot wisata yang menarik, seperti air terjun, kebun kopi, areal percampingan, dan masih banyak lagi,&#8221; tandas Tutug. <strong>(pix/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">954</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
