<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Gunung Lemongan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/gunung-lemongan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 Dec 2020 03:55:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Gunung Lemongan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Gempa Gunung Lemongan, Wabup Lumajang Imbau Warga Sekitar Waspada</title>
		<link>https://memontum.com/gempa-gunung-lemongan-wabup-lumajang-imbau-warga-sekitar-waspada</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Nov 2019 14:28:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[gempa]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Lemongan]]></category>
		<category><![CDATA[wabup lumajang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/99833-gempa-gunung-lemongan-wabup-lumajang-imbau-warga-sekitar-waspada</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Gempa Tektonik lokal yang terjadi 13 November 2019 di sekitaran kaki Gunung Lemongan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Lumajang. Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si., saat mengunjungi lokasi dampak gempa di Desa Sumberpetung Kecamatan Ranuyoso, Kamis (14/11/2019) mengatakan pemerintah telah memberikan himbauan kepada masyarakat lebih waspada. Pemerintah juga menyediakan tenda darurat untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Gempa Tektonik lokal yang terjadi 13 November 2019 di sekitaran kaki Gunung Lemongan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Lumajang. Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si., saat mengunjungi lokasi dampak gempa di Desa Sumberpetung Kecamatan Ranuyoso, Kamis (14/11/2019) mengatakan pemerintah telah memberikan himbauan kepada masyarakat lebih waspada.</p>
<p>Pemerintah juga menyediakan tenda darurat untuk pengungsian mengingat hari ini menurut masyarakat setempat telah terjadi empat kali gempa susulan.</p>
<p>&#8220;Kita siapkan tenda pengungsian agar masyarakat terutama anak-anak bisa tidur di tenda, pak camat dan pak susanto vulkanologi juga siap siaga di lokasi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dari data BPBD Kabupaten Lumajang tercatat ada 12 rumah yang terkena dampak gempa berupa retakan pada lantai maupun dinding rumah warga. Melalui BPBD Kabupaten Lumajang, pemerintah juga memberikan bantuan berupa selimut, makanan siap saji dan air mineral serta kebutuhan lainnya.</p>
<p>Ditemui di lokasi yang sama, Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Lemongan, Susanto menjelaskan bahwa terjadinya gempa tersebut merupakan akibat cesar tektonik yang aktif kembali. Hal itu merupakan rentetan tahun 2012 lalu.</p>
<p>Sebelumnya tokoh masyarakat klakah, A&#8217;ak Abdullah Al Qudus menginformasikan pada wartawan memontum.com jika Rabu (13/11/2019) siang. Masyarakat yang tinggal di sekitar Gunung Lemongan, Lumajang dikagetkan oleh suara mirip ledakan yang disertai gempa.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-99834" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191114-WA0231-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191114-WA0231-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191114-WA0231-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191114-WA0231-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191114-WA0231-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Dari hasil pantauan relawan Laskar Hijau, ledakan dan gempa tersebut terasa di desa Sumber Petung, kecamatan Ranuyoso, desa Papringan dan Tegalrandu, kecamatan Klakah, serta desa Salak, kecamatan Randuagung pada jam 09.30 wib. Selanjutnya kejadian serupa sering terjadi hingga jam 21.00, dan masih dimungkinkan terjadi lagi.</p>
<p>Ia menjelaskan Gunung Lemongan merupakan salah satu gunung yang unik di dunia, karena karakter letusannya tidak di puncak, melainkan di bagian bawah-bawahnya. Oleh karena itu banyak terdapat ranu (maar) dan gunung kecil (bocha). Total jumlahnya sekitar 60 titik bekas erupsi gunung Lemongan.Pada periode 1799-1899 gunung Lemongan tercatat sebagai gunung paling aktif di Indonesia.</p>
<p>Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Lumajang diharapkan bisa memperkuat pengetahuan masyarakat yang tinggal di sekitar Gunung Lemongan dan Gunung Semeru dengan meningkatkan kapasitas Destana (Desa Tangguh Bencana) sebagai upaya pengurangan resiko bencana berbasis masyarakat.</p>
<p>&#8220;Jika masyarakat yang tinggal di sekitar gunung api mendapatkan edukasi yang cukup tentang erupsi gunung api beserta dampaknya, maka insyaallah dapat meminimalisir resiko bencana&#8221;.<strong> (adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">99833</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wabup dan Kapolres Lumajang Peduli Korban Monyet Liar di Klakah</title>
		<link>https://memontum.com/wabup-dan-kapolres-lumajang-peduli-korban-monyet-liar-di-klakah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jan 2019 14:38:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Lemongan]]></category>
		<category><![CDATA[Klakah]]></category>
		<category><![CDATA[Monyet Liar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=73112</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Tim Gabungan dari TNI &#8211; Polri bersama masyarakat yang dipimpin langsung Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban melakukan patroli gabungan di sekitar gunung Lemongan. Dimana sebelumnya sejumlah monyet liar telah menyerang beberapa balita di Desa Tegalrandu Kecamatan Klakah. Kapolres meminta masyarakat mengusir kera-kera liar tersebut menggunakan senapan angin dan ketapel dan sudah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Tim Gabungan dari TNI &#8211; Polri bersama masyarakat yang dipimpin langsung Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban melakukan patroli gabungan di sekitar gunung Lemongan. Dimana sebelumnya sejumlah monyet liar telah menyerang beberapa balita di Desa Tegalrandu Kecamatan Klakah. Kapolres meminta masyarakat mengusir kera-kera liar tersebut menggunakan senapan angin dan ketapel dan sudah ada 1 yang ditembak oleh warga menggunakan senapan angin.</p>
<p>&#8220;Kita mengimbau agar dilumpuhkan saja,  tapi untuk kera yang 1 ini memang yang diduga menggigit ke 4 balita ini. Maka ditembak mati. Kita saat ini tengah melakukan langkah antisipatif terutama di sekitar rumah warga yang dekat dengan hutan,&#8221; kata Kapolres, Senin (14/1/2019).</p>
<p><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190114-WA0139-copy.jpg?ssl=1"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190114-WA0139-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-73115" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190114-WA0139-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190114-WA0139-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Sebelumnya, Wakil Bupati Lumajang Ir Indah Amperawati MSi juga mengunjungi korban serangan kera liar di Desa Tegal Randu Kecamatan Klakah. Wabup menyampaikan para korban serangan kera liar bisa mendapatkan perawatan medis gratis baik di Puskesmas Klakah maupun RSUD dr Haryoto Lumajang. Keempat balita yang menjadi korban serangan monyet liar yakni Sadan (25 bulan) , Muhammad Iqbal (21 bulan), Arjuna (16 bulan) dan Salsabilla (19 bulan).</p>
<p>&#8220;Kami ke sini untuk melihat kondisi kesehatan empat balita yang menjadi korban monyet liar. Kami akan memberikan bantuan pengobatan gratis di rumah sakit untuk para korban,&#8221; ujar Wabup.</p>
<p>Salah satu korban serangan monyet liar yakni Salsabila mengalami luka gigitan di paha kaki sebelah kanan. Desy, ibu Salsabila merasa bersyukur ada bantuan pengobatan dari Pemkab Lumajang.&#8221;Saya bersyukur ibu wakil bupati memberikan pengobatan untuk anak saya, mudah-mudahan luka gigitan monyet di paha kaki anak saya segera sembuh,&#8221; kata Desy.<strong> (adi/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">73112</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Akibat Hujan Deras Lereng Gunung Lemongan Longsor</title>
		<link>https://memontum.com/akibat-hujan-deras-lereng-gunung-lemongan-longsor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Dec 2017 10:41:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Lemongan]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/11596-akibat-hujan-deras-lereng-gunung-lemongan-longsor</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8212; Intensitas hujan yang akhir-akhir ini melanda kabupaten Lumajang mengakibatkan lereng Gunung Lemongan Longsor, hal ini di sampaikan Koordinator Laskar Hijau, A&#8217;ak Abdulloh Al Qudus, pada Memontum.com, Jumat (8/12/2017). Koordinator Laskar Hijau Lumajang mengatakan, telah terjadi longsor di Lereng Gunung Lemongan yang mengarah ke desa Kalipenggung Randuagung Kabupaten Lumajang, Rabu (6/12/2017) sekitar pukul [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8212; Intensitas hujan yang akhir-akhir ini melanda kabupaten Lumajang mengakibatkan lereng Gunung Lemongan Longsor, hal ini di sampaikan Koordinator Laskar Hijau, A&#8217;ak Abdulloh Al Qudus, pada Memontum.com, Jumat (8/12/2017).</p>
<p>Koordinator Laskar Hijau Lumajang mengatakan, telah terjadi longsor di Lereng Gunung Lemongan yang mengarah ke desa Kalipenggung Randuagung Kabupaten Lumajang, Rabu (6/12/2017) sekitar pukul 22.00 malam.</p>
<p>&#8220;Diperkirakan longsor terjadi sekitar pukul 22.00 malam, tidak ada korban jiwa, karena jauh dari pemukiman warga,&#8221; terangnya.</p>
<p>Dari hasil investigasi Laskar Hijau, penyebab utama dari terjadinya longsor ini karena adanya pembukaan kawasan hutan lindung untuk dijadikan kebun sengon dan kopi. Dan pembukaan kawasan ini terus menerus berlangsung.</p>
<p>&#8220;Hal ini tidak bisa dibiarkan terus menerus seperti ini, karena bisa menyebabkan bencana yang lebih besar, dan masyarakat jugalah yang akan menjadi korbannya, agar Kejadian longsor tidak terjadi lagi, maka pembukaan lahan baru harus dibatasi,&#8221; Ungkap A&#8217;ak Abdullah.</p>
<p>Laskar Hijau adalah Kelompok Relawan Penghijauan yang berjuang untuk mengembalikan lingkungan kembali menjadi ekosistem alami melalui gerakan penghijauan dengan konsep hutan setaman.</p>
<p>Sementara, Waka ADM Perum Perhutani Lumajang H. Muchlisin S, Hut Hingga berita ini kami turunkan belum bisa dikonfirmasi. <strong>(adi/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11596</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
