<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Gunung Piramid &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/gunung-piramid/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 11 Aug 2020 14:13:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Gunung Piramid &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Perhutani Tutup Gunung Piramid</title>
		<link>https://memontum.com/perhutani-tutup-gunung-piramid</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Aug 2020 14:13:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Piramid]]></category>
		<category><![CDATA[Perhutani Bondowoso]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/121273-perhutani-tutup-gunung-piramid</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Keliaran Gunung Piramid yang berada di wilayah Kecamatan Curah Dami, membuat para pendaki ingin mendakinya. Disebut liar, karena sampai saat ini belum ada pengelolanya, baik Pemkab maupun Perhutani. Setelah ada korban lagi, Wakil Kepala Administratur Perhutani Bondowoso, Billy Mahardika menegaskan akan menutupnya sampai ada penjaminan keamanan dari pihak yang bersedia mengelolanya. “Upaya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Keliaran Gunung Piramid yang berada di wilayah Kecamatan Curah Dami, membuat para pendaki ingin mendakinya. Disebut liar, karena sampai saat ini belum ada pengelolanya, baik Pemkab maupun Perhutani.</p>
<p>Setelah ada korban lagi, Wakil Kepala Administratur Perhutani Bondowoso, Billy Mahardika menegaskan akan menutupnya sampai ada penjaminan keamanan dari pihak yang bersedia mengelolanya.</p>
<p>“Upaya lain yang akan dilakukan Perhutani, menyiapkan petugas yang berjaga di Gunung Piramid. Langkah ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kecelakaan lagi,” kata Bllly, Selasa (11/8/2020).</p>
<p>Ditambahkan, siapapun sejak saat ini tidak boleh mendaki Gunung Piramid, kecuali sudah ada izin dari pihak yang berwenang.</p>
<p>“Kami akan memberikan akses jalan, kalau keamanannya betul-betul terjamin. Pendaki, ketika menaiki Gunung Piramid tanpa menggunakan guide. Padahal warga sekitar bisa digunakan sebagi guide. Akibatnya, kalau bukan ahlinya terjadi kecelakaan,” terangnya.</p>
<p>Dikonfirmasi terpisah, Kabid Pariwisata Disparpora, Arif Setyo Raharjo, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Perhutani untuk mencari titik rawan di Gunung Piramid.</p>
<p>“Disparpora melakukan koordinasi dengan Perhutani untuk melakukan migitasi. Mengindentifikasi titik rawan dan menyiapkan guide lokal,” kata Arif kemarin.</p>
<p>Ditambahkan, karena Gunung Piramid mempunyai daya tarik tersendiri bagi pendaki, maka Disparpora akan menyiapkan Sarpras yang dibutuhkan untuk keamanan pendaki.</p>
<p>“Kalau sudah aman aturannya jelas, maka Dispaspora akan bekerjasama dengan Perhutani untuk membuka destinasi pendakian yang cukup menantang ini,” tandasnya. <strong>(sam/mzm)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121273</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ketua DPRD Minta Gunung Piramid Ditutup Sementara</title>
		<link>https://memontum.com/ketua-dprd-minta-gunung-piramid-ditutup-sementara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2020 14:23:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kabupaten Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Piramid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/121155-ketua-dprd-minta-gunung-piramid-ditutup-sementara</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Dalam dua tahun terahir ini, Gunung Piramid sudah dua kali menelan korban. Pertama, Thoriq Risky Maulidan, pelajar SMP yang jatuh pada pada 23 Juni 2019 lalu dan minggu kemarin Multazam alias Arik, pelajar SMA Negeri 1 Bondowoso. Kejadian ini membuat Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso, H. Ahmad Dhafir, SAp meminta agar Gunung Piramid [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Dalam dua tahun terahir ini, Gunung Piramid sudah dua kali menelan korban. Pertama, Thoriq Risky Maulidan, pelajar SMP yang jatuh pada pada 23 Juni 2019 lalu dan minggu kemarin Multazam alias Arik, pelajar SMA Negeri 1 Bondowoso.</p>
<p>Kejadian ini membuat Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso, H. Ahmad Dhafir, SAp meminta agar Gunung Piramid ditutup sementera sampai sarana dan prasarananya pendukukungnya dilengkapi.</p>
<div id="attachment_121156" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-121156" decoding="async" class="size-full wp-image-121156" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/ketua-dprd-minta-2.-Kondisi-Gunung-Piramid-sam.jpg?resize=740%2C370&#038;ssl=1" alt="Kondisi Gunung Piramid" width="740" height="370" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/ketua-dprd-minta-2.-Kondisi-Gunung-Piramid-sam.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/ketua-dprd-minta-2.-Kondisi-Gunung-Piramid-sam.jpg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/ketua-dprd-minta-2.-Kondisi-Gunung-Piramid-sam.jpg?resize=600%2C300&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/ketua-dprd-minta-2.-Kondisi-Gunung-Piramid-sam.jpg?resize=200%2C100&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-121156" class="wp-caption-text">Kondisi Gunung Piramid</p></div>
<p>“Harusnya, sejak kejadian yang pertama, pemerintah menutup Gunung Piramid. Dan lengkapi fasilitas pendukungnya agar tidak memakan korban lagi,” saran Dhafir, sapaannya.</p>
<p>Bagi pendaki pemula, lanjut Politisi PKB ini, Gunung Piramid sangat berbahaya. Disamping curam, jalan yang bisa dilalui hanya untuk setapak dan tanahnya gempur. Ditambahkan, diterpa angin kencang saja, bisa dipastikan pendaki akan terjatuh. Sebab kalau tidak mampu menyeimbangkan tubuh, maut menunggunya. Tidak ada pohon yang bisa dijadikan pegangan saat terpeleset.</p>
<p>Walaupun di area Gunung Piramid ada portal, tapi tidak ada yang menjaga. Sehingga, siapapun bisa mendaki Gunung Piramid tanpa memperhatikan keselamatannya.</p>
<p>“Gunung Piramid tergolong ekstrem, sangat berbahaya. Untuk mendakinya, membutuhkan pemandu yang sangat berpengalaman. Agar pendaki bisa selamat naik dan turunnya,” kata Dhafir.</p>
<p>Disarankan, kalau tidak mempunyai keahlian menaiki punggung naga Gunung Piramid, jangan mendaki. Apalagi tujuannya hanya untuk mengambil foto agar viral. Kalau Pemkab berencana menjadikan Gunung Piramid sebagai destinasi wisata, silahkan komunikasikan dengan DPRD. Kita bicarakan regulasinya bersama-sama,” tandasnya. <strong>(sam/mzm)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121155</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kisah Prajurit Yonif  514 Evakuasi Pendaki Tewas</title>
		<link>https://memontum.com/kisah-prajurit-yonif-514-evakuasi-pendaki-tewas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2020 14:19:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Evakuasi]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Piramid]]></category>
		<category><![CDATA[pendaki]]></category>
		<category><![CDATA[Yonif 514]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/121149-kisah-prajurit-yonif-514-evakuasi-pendaki-tewas</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Ditemukannya jasad almarhum Multazam, tidak lepas dari perjuangan prajurit TNI Yonif R 514/SY Divif 2 Kostrad dalam pencariannya. Atas perintah Danyonif Mayor Inf Sumardi, SE, M.Si, pasukannya langsung bergerak. Pasiintel, Lettu Inf Kuncoro Mukti Utomo, STHan, langsung berkoordinasi dengan Kepala BPBD Bondowoso untuk melaksanakan pencarian korban Multazam (18), Pelajar kelas XII SMU [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Ditemukannya jasad almarhum Multazam, tidak lepas dari perjuangan prajurit TNI Yonif R 514/SY Divif 2 Kostrad dalam pencariannya. Atas perintah Danyonif Mayor Inf Sumardi, SE, M.Si, pasukannya langsung bergerak.</p>
<p>Pasiintel, Lettu Inf Kuncoro Mukti Utomo, STHan, langsung berkoordinasi dengan Kepala BPBD Bondowoso untuk melaksanakan pencarian korban Multazam (18), Pelajar kelas XII SMU 1 Tenggarang.</p>
<div id="attachment_121150" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-121150" decoding="async" class="size-full wp-image-121150" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/cerita-5.14-2.-Persiapan-tim-sebelum-berangkat-sasaran-sam.jpg?resize=740%2C370&#038;ssl=1" alt="Persiapan tim sebelum berangkat sasaran (sam)" width="740" height="370" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/cerita-5.14-2.-Persiapan-tim-sebelum-berangkat-sasaran-sam.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/cerita-5.14-2.-Persiapan-tim-sebelum-berangkat-sasaran-sam.jpg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/cerita-5.14-2.-Persiapan-tim-sebelum-berangkat-sasaran-sam.jpg?resize=600%2C300&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/cerita-5.14-2.-Persiapan-tim-sebelum-berangkat-sasaran-sam.jpg?resize=200%2C100&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-121150" class="wp-caption-text">Persiapan tim sebelum berangkat sasaran (sam)</p></div>
<p>“Setelah mendapat perintah dari pimpinan, kami langsung menyiapkan personel dan perlengkapan mountaineering untuk mendukung pencarian dan evakuasi warga gang Lapas ini,” kata Mukti.</p>
<p>Dipimpin Lettu Inf Agung Eko, jam 13.30 22 pasukan bergerakan menuju Gunung Piramid. Berbekal informasi dari teman almarhum saat mendaki, Koptu Samuri dan Pratu Steven turun ke jurang.</p>
<p>“Kedua prajurit menggunakan tali pengaman berupa karmantel dan perlengkapan mountainering turun menuju titik jatuhnya korban. Keduanya dipandu oleh Pasiops,” kata Agung pada Memo X.</p>
<p>Medannya, kata Agung, curam dan berbahaya. Namun tidak menyurutkan nyali kedua pasukan 514. Tim ahirnya berhasil menemukan korban yang tersangkut di pohon, yang kanan kirinya ditumbuhi semak belukar.</p>
<p>Ditambahkan, kondisi mayat korban tertelungkup dan sudah meninggal dunia. Kemudian pasukan kami melakukan koordinasi Tim evakuasi dari Basarnas untuk mengirimkan kantong jenazah ke dasar jurang. Kondisi medan yang sangat curam, menyebabkan proses evakuasi memakan waktu cukup lama.</p>
<p><a href="https://bondowoso.memontum.com/1496-gunung-piramid-mintatumbal-lagi" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Baca : Gunung Piramid Minta‘Tumbal’ Lagi</a></p>
<p>Dengan susah payah prajurit Yonif R 514/SY dan Tim SAR dibantu dari jajaran Kodim 0822 Bondowoso, Polres Bondowoso dan Kompi Brimob menyusuri sungai di dasar jurang menuju jalur evakuasi.</p>
<p>“Jam 23.45, Tim evakuasi sampai di titik jemput. Korban dievakuasi oleh tim kesehatan dan dibawa ke Kamar Mayat RSD dr. H. Koesnadi Bondowoso untuk dilakukan visum,” pungkasnya.<strong> (sam/mzm)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121149</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gus Ali Zamzami Ingatkan Bekal Cukup Hadapi Keghoiban</title>
		<link>https://memontum.com/gus-ali-zamzami-ingatkan-bekal-cukup-hadapi-keghoiban</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2020 04:26:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Piramid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/121063-gus-ali-zamzami-ingatkan-bekal-cukup-hadapi-keghoiban</guid>

					<description><![CDATA[Gunung Piramid Menelan Korban Lagi Memontum Bondowoso &#8211; Gunung Piramid di Kecamatan Curahdami Bondowoso Jawa timur menelan korban lagi ,setelah tahun lalu Thoriq, pendaki ditemukan tewas terjatuh masuk jurang. Kali ini, Multazam alias Arik, 18 tahun, siswa kelas SMA 1 Tenggarang yang sedang mendaki bersama dengan keempat temannya Ade, Ari, Bayu, Adi ke puncak Gunung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Gunung Piramid Menelan Korban Lagi</h2>
<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Gunung Piramid di Kecamatan Curahdami Bondowoso Jawa timur menelan korban lagi ,setelah tahun lalu Thoriq, pendaki ditemukan tewas terjatuh masuk jurang.</p>
<p>Kali ini, Multazam alias Arik, 18 tahun, siswa kelas SMA 1 Tenggarang yang sedang mendaki bersama dengan keempat temannya Ade, Ari, Bayu, Adi ke puncak Gunung Piramid atau punggung naga. Ia tergelincir ke sebelah utara dan sampai saat ini belum ditemukan.</p>
<p>Menurut rilis yang dikirim oleh BPBD Bondowoso, kelima siswa tersebut mendaki Gunung Piramid, Sabtu (08/08) 20) jam 16.00 wib. Kemudian setelah sampai di pertengahan menuju puncak, kelimanya mendirikan camp tepat di belakang unggung Naga yang terkenal extrem di Indonesia.</p>
<p>Selanjutnya di pagi harinya, Minggu (09/08/20) tiga pendaki yaitu Adi, Bayu dan Multazam alias Arik melanjutkan pendakiannya ke puncak Piramid untuk berswafoto. Setelah berfoto-foto ketiganya turun dari puncak, namun naas menimpa Arik. Dalam perjalanan turun menuju camp, korban terpeleset dan terjatuh ke tebing sebelah utara dengan disaksikan oleh kedua temannya.</p>
<p>Tepat jam 10.00 wib, Tim reaksi cepat BPBD Bondowoso yg mendapat laporan warga langsung menuju lokasi untuk melakukan pencarian. Namun sampai berita ini dinaikkan, korban belum ditemukan keberadaannya</p>
<p><a href="https://bondowoso.memontum.com/1496-gunung-piramid-mintatumbal-lagi" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>Baca : </strong>Gunung Piramid Minta‘Tumbal’ Lagi</a></p>
<p>Sementara hilangnya Thoriq dan Multazam alias Arik dalam pendakian Gunung Piramid mengundang pendapat dan saran Gus Ali Zamzami, ahli spritual. Menurutnya, Gunung Piramid bukanlah tempat biasa ,tetapi Gunung Piramid merupakan tempat yang dihuni berbagai mahluk astral.</p>
<p>&#8220;Untuk mendaki Gunung Piramid harus hati -hati jangan sembarangan, harus membawa bekal yang cukup untuk mengimbangi ke-goib-pan yang menyelimuti Gunung Piramid, Kalau tidak bahaya yang akan mengancam, siapapun yang mendaki Gunung Piramid,&#8221; kata Gus Ali Zamzami. <strong>(dul/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121063</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gunung Piramid Minta‘Tumbal’ Lagi</title>
		<link>https://memontum.com/gunung-piramid-mintatumbal-lagi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2020 03:13:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Piramid]]></category>
		<category><![CDATA[pendaki]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/121024-gunung-piramid-mintatumbal-lagi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Gunung Piramid makan korban lagi. Kini korbannya adalah Multazam (18), seorang pelajar SMAN 1 Tenggarang Bondowoso. Multazam terpeleset ketika hendak turun dari Puncak Gunung Piramid usai foto bersama dengan rekan-rekannya. Peristiwa ini terjadi pada hari ahad (9/8/2020) pagi. Dan sejumlah relawan juga bergabung dengan tim turut mencarinya. Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Gunung Piramid makan korban lagi. Kini korbannya adalah Multazam (18), seorang pelajar SMAN 1 Tenggarang Bondowoso. Multazam terpeleset ketika hendak turun dari Puncak Gunung Piramid usai foto bersama dengan rekan-rekannya. Peristiwa ini terjadi pada hari ahad (9/8/2020) pagi. Dan sejumlah relawan juga bergabung dengan tim turut mencarinya.</p>
<p>Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso, Drs. Ec. Adi Sunaryadi mengatakan, yang menaiki Puncak Gunung Piramid 3 orang, salah satu diantaranya korban.</p>
<div id="attachment_121025" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-121025" decoding="async" class="size-full wp-image-121025" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/lagi-2-copy.jpg?resize=740%2C370&#038;ssl=1" alt="Korban Multazam" width="740" height="370" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/lagi-2-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/lagi-2-copy.jpg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/lagi-2-copy.jpg?resize=600%2C300&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/lagi-2-copy.jpg?resize=200%2C100&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-121025" class="wp-caption-text">Korban Multazam</p></div>
<p>“Ketiga anak muda ini mengambil foto di Puncak Gunung Piramid. Habis ambil foto, ketiganya langsung turun. Naas bagi korban, ketika hendak turun terpeleset dan jatuh ditelan alam,” kata Adi, sapaannya.</p>
<p>Dikatakan, dari Bondowoso, ada 5 orang dalam rombongan tersebut. 3 orang mengambil foto dan sisanya menunggu dibawah. Korban jatuh di tebing sebelah utara sekitar jam 08.00.</p>
<p>Mereka, lanjut mantan Direktur Radio Mahardika FM ini, mendirikan tenda di belakang Punggung Naga dan bermalam. Kelimanya bercengkerama sambil menikmati indahnya alam.</p>
<p>Setelah mengetahui rekannya jatuh, dua teman lainnya panik. Keduanya langsung turun dan minta tolong pada warga sekitar untuk memberitahukan bahwa temannya terpelet dan jatuh.</p>
<p>“Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD langsung bergerak untuk mencari korban. Akhirnya, korban dapat ditemukan tapi dalam kondisi sudah meninggal dunia,” ujar Adi.<strong> (sam/mzm)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121024</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
