<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Guru menjerit &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/guru-menjerit/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 26 Mar 2019 08:42:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Guru menjerit &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Guru menjerit, 6 Bulan Dana Sertifikasi Ngendon Rp 17 Miliar</title>
		<link>https://memontum.com/guru-menjerit-6-bulan-dana-sertifikasi-ngendon-rp-17-miliar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Mar 2019 08:42:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Guru menjerit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=81706</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep- Dana sertifakasi yang merupakan program pemerintah guna memberikan kesejahteraan bagi tenaga guru swasta tampaknya Hanya menjadi angin segar diawal-awal saja. Pasalnya, sudah enam bulan terakhir dana tersebut tidak bisa dinikmati oleh guru penerima tunjangan tersebut. Salah seorang guru sertifikasi mengatakan kepada wartawan memontum.com dengan inisial ‘H’ bahwa sudah enam bulan tidak menerima tunjangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sumenep-</strong> Dana sertifakasi yang merupakan program pemerintah guna memberikan kesejahteraan bagi tenaga guru swasta tampaknya Hanya menjadi angin segar diawal-awal saja. Pasalnya, sudah enam bulan terakhir dana tersebut tidak bisa dinikmati oleh guru penerima tunjangan tersebut.</p>
<p>Salah seorang guru sertifikasi mengatakan kepada wartawan memontum.com dengan inisial ‘H’ bahwa sudah enam bulan tidak menerima tunjangan sertifikasi itu, padahal dana sertifikasi guru itu sangat dibutuhkan. Karena dana sertifikasi itu untuk kebutuhan nafkah keluarga, Senin (25/3/2019).</p>
<p>“Bukannya kami mata duitan ya mas, bukan kami tidak ihlas dalam mengajar. Tapi kan kami juga butuh makan. Kami kan juga punya tanggung jawab nafkahi keluarga. Kami setiap hari harus ke madrasah, kami harus tinggalkan tugas dirumah. Sedangkan di madrasah, kami sudah tidak ada gaji lagi karena kami sudah menjadi guru sertifikasi,” tandasnya.</p>
<p>Permasalahan ini juga dibenarkan oleh Muhammad Tawil selaku kepala Pendma Kemenag Sumenep. Ia juga menuturkan jika pihaknya sudah melakukan apa yang semestinya dilakukan. Termasuk Dana sertifikasi yang terhutang tiga bulan tahun 2018 lalu.</p>
<p>“Untuk dana yang 2018 itu, sudah selesai diaudit tinggal menunggu. Yang sabar nunggunya. Sementara untuk yang on going akan dibayar tiga bulan sekali. Yang penting data-data yang harus dipenuhi, dilengkapi. Administrasi itu harus lengkap dan juga yang sabar nunggunya,” terang Tawil</p>
<p>Sementara dana sertifikasi tahun 2018 memang tidak mencukupi. Sumenep sendiri kekurangannya mencapai Rp 17 Miliar. Dimana hal ini juga diakui sudah menjadi persoalan klasik. Jika memang sudah menjadi persoalan lama seharusnya antisipasinya sudah dipersiapkan terlebih dahulu. (rom/edo/yan</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">81706</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
