<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Gus Muhdlor &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/gus-muhdlor/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 Mar 2022 03:21:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Gus Muhdlor &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Resmikan Puskesmas Wonokasian, Gus Muhdlor Sampaikan Bentuk Pemerataan Layanan Kesehatan di Sidoarjo</title>
		<link>https://memontum.com/resmikan-puskesmas-wonokasian-gus-muhdlor-sampaikan-bentuk-pemerataan-layanan-kesehatan-di-sidoarjo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Mar 2022 16:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wonokasian]]></category>
		<category><![CDATA[Diresmikan]]></category>
		<category><![CDATA[Gus Muhdlor]]></category>
		<category><![CDATA[Layanan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[peresmian]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>
		<category><![CDATA[sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=166083</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Sebagai bentuk pemerataan pelayanan kesehatan di Kabupaten Sidoarjo, Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali, Senin (21/03/2022) sore, meresmikan Puskesmas ke 2 di wilayah Kecamatan Wonoayu. Adalah Puskesmas yang terletak di Desa Wonokasian, Kecamatan Wonoayu, dengan memiliki luas 717 meter persegi, yang diresmikan dan diharapkan dapat menjadi penopang pelayanan kesehatan masyarakat terdekat di Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Sebagai bentuk pemerataan pelayanan kesehatan di Kabupaten Sidoarjo, Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali, Senin (21/03/2022) sore, meresmikan Puskesmas ke 2 di wilayah Kecamatan Wonoayu. Adalah Puskesmas yang terletak di Desa Wonokasian, Kecamatan Wonoayu, dengan memiliki luas 717 meter persegi, yang diresmikan dan diharapkan dapat menjadi penopang pelayanan kesehatan masyarakat terdekat di Kecamatan Wonoayu.</p>



<p>Disampaikan Gus Muhdlor-sapaan akrabnya, mengatakan akan pentingnya pemerataan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Namun, dengan adanya Puskesmas baru ini, maka pelayanan kesehatan kepada masyarakat, akan kian dekat. Karena, di Kecamatan Wonoayu, sudah memiliki dua Puskesmas.</p>



<p>&#8220;Semoga pelayanan kesehatan tingkat bawah ini terus berjalan dengan baik,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa semua yang dilakukan, karena berkaitan dengan program pemerintah, dalam rangka pemerataan pelayanan kesehatan. Terutama, fasilitas kesehatan (Faskes) tingkat satu di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Sidoarjo.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>“Misalkan BPJS ini kemudian berhenti, maka program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dapat menjadi salah satu pilihan bagi warga Kabupaten Sidoarjo, yang tidak mampu. Sehingga, warga tetap mendapat pelayanan kesehatan,” terang Gus Muhdlor.</p>



<p>Sementara dengan berdirinya Puskesmas Wonokasian ini, juga diharapkan oleh Bupati Gus Mudhlor, dapat memback-up Puskesmas pertama Wonoayu. Pasalnya, ada 88 ribu penduduk di Kecamatan Wonoayu.</p>



<p>&#8220;Setidaknya, maksimal 30 ribu pasien setiap masing-masing Puskesmas di Wonoayu, ini bisa backup. Karena idealnya, Puskesmas yang ada di Kecamatan Wonoayu ini berjumlah tiga. Sehingga, harapannya Puskesmas ini bisa memback-up warga yang ada di 23 desa se-Wonoayu,” jelasnya.</p>



<p>Lebih lanjut pria berkacamata tersebut menyampaikan, nantinya jika sudah resmi beroperasi, Puskesmas Wonokasian ini bakal diisi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang sudah direkrut untuk bekerja di pelayanan tersebut. Sementara untuk saat ini, sudah terdapat 30 Puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo. &#8220;Seharusnya, idealnya ada 78 Puskemas,&#8221; tambahnya. <strong>(zal/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">166083</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gus Muhdlor Terima Keluhan Ketidakjelasan Status Jalan Tempel &#8211; Watugolong</title>
		<link>https://memontum.com/gus-muhdlor-terima-keluhan-ketidakjelasan-status-jalan-tempel-watugolong</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2020 12:30:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bacabup]]></category>
		<category><![CDATA[Gus Muhdlor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/120692-gus-muhdlor-terima-keluhan-ketidakjelasan-status-jalan-tempel-watugolong</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Bakal Calon Bupati (Bacabup) Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) terus menggelar jaring aspirasi dan menampung keluhan warga Sidoarjo. Kali ini, putra keenam pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Bumi Sholawat Lebo, Sidoarjo ini mendatangi warga Desa Sidomojo, Sidomulyo, Watugolong, Tempel dan Desa Sidorejo Kecamatan Krian, Sidoarjo, Selasa (04/08/2020) malam. Gus Muhdlor mengaku membutuhkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8211; Bakal Calon Bupati (Bacabup) Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) terus menggelar jaring aspirasi dan menampung keluhan warga Sidoarjo. Kali ini, putra keenam pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Bumi Sholawat Lebo, Sidoarjo ini mendatangi warga Desa Sidomojo, Sidomulyo, Watugolong, Tempel dan Desa Sidorejo Kecamatan Krian, Sidoarjo, Selasa (04/08/2020) malam.</p>
<p>Gus Muhdlor mengaku membutuhkan banyak masukan dari warga sebelum menjadi Bupati Sidoarjo. Menurutnya, masukan itu sebagai acuan dan prioritas program jika dirinya terpilih sebagai Bupati Sidoarjo.</p>
<p>&#8220;Karena masukan dari masyarakat ini bagian terpenting dari program pemerintah. Kalau dasarnya keluhan masyarakat pasti program pemerintahan itu bakal tepat sasaran baik dalam perencanaan maupun realisasinya,&#8221; ujar Alumnus Unair Surabaya ini.</p>
<p>Karena itu, kata Gus Muhdlor jika dirinya terpilih memimpin Sidoarjo bakal lebih sering menggelar kegiatan serupa. Hal itu, agar masyarakat terlibat dan berperan aktif dalam program yang dilaksanakan Pemkab Sidoarjo.</p>
<p>&#8220;Kalau masyarakat merasa dilibatkan maka warga akan secara sukarela melibatkan diri. Apalagi, keinginan masyarakat dipenuhi pemerintah. Pengawasan embangunan, selain dilakukan badan pengawas juga masyarakat umum,&#8221; tegas politisi yang bakal berangkat dari PKB dan Partai Nasdem ini.</p>
<p>Salah satu contohnya, kata Muhdlor saat dirinya berdialog dengan warga Krian, dia mendapatkan keluhan jalan di perbatasan Desa Tempel dan Desa Watugolong, Kecamatan Krian. Jalan tembus itu, sejak sekitar Tahun 2000 lalu, hingga kini masih belum jelas kepemilikannya.</p>
<p>&#8220;Informasi warga Desa Tempel ini, kami tampung. Ketidakjelasan status kepemilikan jalan itu, apakah milik desa atau milik perumahan hingga kini belum jelas. Persoalan itu, bakal diurai,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Ironisnya, kata Alumnus SMA Negeri 4 Sidoarjo ini, hingga hari ini tidak ada yang merasa berkewajiban memperbaiki jalan itu lantaran statusnya tidak jelas. Akibatnya, kondisi jalan itu, saat ini rusak dan masyarakat menginginkan diperbaiki.</p>
<p>&#8220;Kalau statusnya jalannya jelas, maka bisa diperbaiki. Apalagi, jalan itu sangat dibutuhkan warga kedua desa itu,&#8221; jelas Direktur Pendidikan Ponpes Bumi Sholawat ini.</p>
<p>Sementara itu, Gus Muhdlor menilai untuk kejelasan status jalan itu, maka harus ada perhitungan ulang melibatkan berbagai pihak terkait mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Sidoarjo hingga Badan Pertanahan Nasional (BPN) atau kantor Agraria Sidoarjo.</p>
<p>&#8220;Kalau perlu perluasan dan penambahan panjang jalan kabupaten jika dibutuhkan. Dasar acuannya, masyarakat membutuhkan jalan itu sebagai akses pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar,&#8221; tandasnya. <strong>(wan/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120692</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kurangi Pemakaian Gadget, Ratusan Peserta Ramaikan Lomba Nyete Bersama Gus Muhdlor</title>
		<link>https://memontum.com/kurangi-pemakaian-gadget-ratusan-peserta-ramaikan-lomba-nyete-bersama-gus-muhdlor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2020 15:24:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bacabup]]></category>
		<category><![CDATA[Gus Muhdlor]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba Nyete]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/108145-kurangi-pemakaian-gadget-ratusan-peserta-ramaikan-lomba-nyete-bersama-gus-muhdlor</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Sedikitnya 100 pecinta kopi meramaikan Lomba Nyete Bersama Gus Muhdlor di Warung Kopi Mak Yam, Desa Terungkulon, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Minggu (8/3/2020). Bakal Calon Bupati (Bacabup) Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali bukan tak memiliki alasan kuat menggelar acara ini. Salah satunya adalah mengurangi pemakaian gadget saat bersama di warung kopi. Selain itu, memberikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Sedikitnya 100 pecinta kopi meramaikan Lomba Nyete Bersama Gus Muhdlor di Warung Kopi Mak Yam, Desa Terungkulon, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Minggu (8/3/2020). Bakal Calon Bupati (Bacabup) Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali bukan tak memiliki alasan kuat menggelar acara ini. Salah satunya adalah mengurangi pemakaian gadget saat bersama di warung kopi. Selain itu, memberikan kebebasan berekspresi bagi para pecinta kopi untuk menuangkan idenya melikus dengan median rokok dan tintanya sisa kopi itu.</p>
<p>&#8220;Nyete ini manjadi salah satu pelampiasan jiwa seni para pecinta kopi. Dengan menggunakan rokok sebagai media dan kopi sebagai tintanya, mereka dapat membuat karya seni lukis. Melihat acara ini, saya teringat masa lalu, hampir di setiap warung kopi bapak-bapak asyik Nyete bareng-bareng. Karena belum ada yang bermain Hand Phone (HP) atau gadget,&#8221; kata Gus Muhdlor, Minggu (8/3/2020).</p>
<p>Bagi Gus Muhdlor, Nyete adalah bagian dari seni melukis rokok dengan kopi. Bahkan hal itu menjadi bagian dari kebiasaan orang-orang di warung kopi. Namun, kebiasaan itu mulai jarang ditemui lantaran adanya fasilitas Wifi hampir di setiap warung kopi. Karena itu, beberapa masukan pemilik warung kopi memintanya untuk memfasilitasi Lomba Nyete itu.</p>
<p>&#8220;Tujuannya agar kearifan lokal itu tidak tergeser oleh gadget. Nyete ini salah satu cirikhas budaya Jawa. Sayang kalau sampai hilang. Sambil nyete bisa membahas masa depan desa, kerukunan antar warga dan lainnya,&#8221; ungkap Direktur Pendidikan Pesantren Bumi Sholawat ini.</p>
<p>Bagi putra keenam KH Agoes Ali Masyhuri ini, selain menjadi sebuah karya seni, jika dibakar, rokok hasil nyete memiliki aroma khas percampuran antara tembakau dan kopi. Menurutnya, Nyete sudah menjadi budaya dan kearifan lokal di Jawa, terutama Jawa Timur. Hal itu terlepas dari anjuran untuk tidak merokok dari pemerintah.</p>
<p>&#8220;Dalam lomba kali ini, panitia lebih mengutamakan nilai artistik dan keunikannya hasil seni Nyete. Karena<br />
Nyete hanya ada di Indonesia, tak ada di negara lain, mau tidak mau harus dilestarikan,&#8221; pintahnya.</p>
<p>Sementara itu, Gus Muhdlor meyakini keberadaan budaya Nyete akan kembali menggeliat seiring dengan menjamurnya warung kopi. Bahkan akan menjadi wujud kemandirian ekonomi kerakyatan di Sidoarjo.</p>
<p>&#8220;Kalau Nyete ini dikemas dengan baik, dapat dipromosikan sebagai salah satu kearifan lokal yang bisa menarik perhatian wisatawan,&#8221; tandasnya. Juara lomba kali ini diambil 10 besar. Terdiri dari juara 1, 2, 3, dan juara favorit.<strong> Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">108145</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
