<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>gus&#8217;e &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/guse/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 10 Nov 2025 09:15:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>gus&#8217;e &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Program Gus&#8217;e Menyapa, Bupati Fawait Janjikan Insentif untuk Ketua Kelompok Pengajian</title>
		<link>https://memontum.com/program-guse-menyapa-bupati-fawait-janjikan-insentif-untuk-ketua-kelompok-pengajian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Nov 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[fawait]]></category>
		<category><![CDATA[gus’e]]></category>
		<category><![CDATA[Insentif]]></category>
		<category><![CDATA[janjikan]]></category>
		<category><![CDATA[kelompok]]></category>
		<category><![CDATA[menyapa]]></category>
		<category><![CDATA[Pengajian]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227589</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, menjanjikan pemberian insentif kepada para ketua kelompok pengajian. Janji tersebut disampaikannya, saat bersua dengan ratusan ketua kelompok pengajian dan guru ngaji di Program Gus&#8217;e Menyapa, di Lapangan Balai Desa Wringinagung, Minggu (09/11/2025) tadi. Kali pertama memberikan sambutan, Gus Fawait langsung bertanya kepada para guru ngaji, terkait insentif. Sontak, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, menjanjikan pemberian insentif kepada para ketua kelompok pengajian. Janji tersebut disampaikannya, saat bersua dengan ratusan ketua kelompok pengajian dan guru ngaji di Program Gus&#8217;e Menyapa, di Lapangan Balai Desa Wringinagung, Minggu (09/11/2025) tadi.</p>



<p>Kali pertama memberikan sambutan, Gus Fawait langsung bertanya kepada para guru ngaji, terkait insentif. Sontak, tidak sedikit guru ngaji yang maju ke depan untuk menyampaikan uneg-unegnya.</p>



<p>Salah satunya adalah Jumani, warga Desa Keting yang mengajar ngaji di Rowotengah, Sumberbaru. Karena urusan administrasi yang belum tuntas, dirinya tidak mendapatkan honorarium guru ngaji.</p>



<p>Senada, Musa&#8217;adah malah lebih keras menyuarakan aspirasinya. Hal ini dikarenakan, dahulunya telah terdaftar, namun sekarang malah tidak dapat insentif.</p>



<p>&#8220;Dahulu saya terdaftar Gus, tapi sekarang tidak dapat,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mendengar keluhan itu, Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, meminta keterangan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan kepala desa, terkait untuk dimintai keterangan. Setelah menemukan titik permasalahan dan solusi, Gus Fawait mengimbau agar para guru ngaji yang saat ini belum dapat insentif segera ditindaklanjuti.</p>



<p>&#8220;Kalau tahun ini belum dapat, tahun depan saya pastikan dapat. Asalkan, benar-benar memenuhi syarat,&#8221; ungkap Bupati Fawait.</p>



<p>Hal ini karena, jumlah insentif untuk guru ngaji tahun ini lebih banyak jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Yakni, mencapai 22 ribu penerima. Bupati juga menjamin, setiap ketua kelompok guru ngaji bakal dapat tunjangan tahun depan.</p>



<p>&#8220;Dapat berapa? Tunggu tahun depan ya,&#8221; imbuhnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227589</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Fawait Ingatkan Pembangunan Lahiriah dan Spiritual dalam Sholawat Kampoeng Program Gus&#8217;e Menyapa</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-fawait-ingatkan-pembangunan-lahiriah-dan-spiritual-dalam-sholawat-kampoeng-program-guse-menyapa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[fawait]]></category>
		<category><![CDATA[gus’e]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[kampoeng]]></category>
		<category><![CDATA[lahiriah]]></category>
		<category><![CDATA[menyapa]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[sholawat]]></category>
		<category><![CDATA[spiritual]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226914</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, menutup rangkaian kegiatan Gus&#8217;e Menyapa di Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, dengan Sholawat Kampoeng di Lapangan Kesilir, Minggu (19/10/2025) tadi. Selain jajaran Forkopimda, nampak pula jajaran Forkopimcam Wuluhan, kepala perangkat daerah, kepala desa dan masyarakat Kecamatan Wuluhan. Di depan ribuan warga, Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, menekankan pentingnya keseimbangan antara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, menutup rangkaian kegiatan Gus&#8217;e Menyapa di Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, dengan Sholawat Kampoeng di Lapangan Kesilir, Minggu (19/10/2025) tadi. Selain jajaran Forkopimda, nampak pula jajaran Forkopimcam Wuluhan, kepala perangkat daerah, kepala desa dan masyarakat Kecamatan Wuluhan.</p>



<p>Di depan ribuan warga, Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan lahiriah dan spiritual, serta menegaskan peran ibu sebagai madrasatul ula atau sekolah pertama dalam membentuk karakter dan moral generasi masa depan. Disampaikan pula, bahwa peran ibu dinilai sebagai fondasi utama dalam mencetak generasi berakhlak dan berkarakter.</p>



<p>&#8220;Saya sering sampaikan, bahwa emak itu madrasatul ula. Bukan TK, bukan PAUD untuk sekolah pertama anak-anak kita. Sekolah pertama bagi anak-anak kita adalah emaknya,&#8221; kata Bupati Jember.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Fawait juga menambahkan, bahwa pendidikan karakter dimulai dari rumah melalui teladan dan kasih sayang orang tua. &#8220;Makanya kalau emaknya sering baca sholawat, sering baca barzanjih, saya yakin anaknya sholeh dan sholeha,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Kegiatan yang dilakukan ini, menjadi simbol harmoni antara semangat pembangunan dan penguatan nilai-nilai keagamaan. Gus Fawait mengingatkan, bahwa setiap keberhasilan pembangunan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Gus’e Menyapa sendiri menjadi sarana bagi pemerintah untuk membangun kedekatan spiritual, sosial dan pembangunan bersama masyarakat. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226914</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ribuan Warga Jember Ikuti Pelaksanaan Jalan Sehat Program Gus&#8217;e Menyapa</title>
		<link>https://memontum.com/ribuan-warga-jember-ikuti-pelaksanaan-jalan-sehat-program-guse-menyapa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2025 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[gus’e]]></category>
		<category><![CDATA[menyapa]]></category>
		<category><![CDATA[pelaksanaan]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226911</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pelaksanaan Program Gus&#8217;e Menyapa dihadiri ribuan warga di wilayah Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Lapangan Dukuhdempok, Minggu (19/10/2025) tadi. Ribuan warga tersebut, sangat antusias mengikuti kegiatan Gus&#8217;e Menyapa, yang salah satunya adalah jalan sehat. Bupati Jember, Muhammad Fawait, dalam momen itu harus menugaskan Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Jember, Edy Budi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pelaksanaan Program Gus&#8217;e Menyapa dihadiri ribuan warga di wilayah Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Lapangan Dukuhdempok, Minggu (19/10/2025) tadi. Ribuan warga tersebut, sangat antusias mengikuti kegiatan Gus&#8217;e Menyapa, yang salah satunya adalah jalan sehat.</p>



<p>Bupati Jember, Muhammad Fawait, dalam momen itu harus menugaskan Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, karena ada kegiatan yang bersamaan. Karenanya, Edy pun kemudian menyampaikan salam Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, kepada seluruh warga yang antusias datang sejak pagi.</p>



<p>&#8220;Gus Bupati (Bupati Jember, red) menyampaikan salam cinta kepada warga Kecamatan Wuluhan,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kegiatan Gus&#8217;e Menyapa sendiri, selalu diawali dengan kegiatan jalan sehat. Jalan sehat menjadi sarana memperkuat silaturahmi, sekaligus menumbuhkan kesadaran hidup sehat di masyarakat. Turut hadir dalam pelaksanaan itu, Camat Wuluhan, Kepala Desa se-Kecamatan Wuluhan, yang ikut mendampingi Kadispora.</p>



<p>Selain itu, program ini bisa menjadi momentum kebersamaan, antara pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat semangat hidup sehat, guyub dan berdaya melalui partisipasi aktif warga. Acara ini, juga mencerminkan komitmen Bupati Jember untuk menghadirkan pemerintahan yang dekat dengan rakyat serta membangun semangat, solidaritas dan kesehatan warga.</p>



<p>Setidaknya, tercatat lebih dari 1.000 warga mengikuti Jalan Sehat Kampung di Lapangan Dukuhdempok. Panitia menyiapkan berbagai hadiah dan hiburan rakyat bagi peserta. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226911</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Program Gus&#8217;e Menyapa, Giliran Warga Puger dan Wuluhan Bakal Dijujug Bupati Jember</title>
		<link>https://memontum.com/program-guse-menyapa-giliran-warga-puger-dan-wuluhan-bakal-dijujug-bupati-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dijujug]]></category>
		<category><![CDATA[Giliran]]></category>
		<category><![CDATA[gus’e]]></category>
		<category><![CDATA[menyapa]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[wuluhan,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226851</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, dijadwalkan turun langsung ke masyarakat Kecamatan Puger, Kabupaten Jember dalam Program Gus’e Menyapa, Sabtu (18/10/2025) besok. Bahkan, dalam rangkaian pelaksanaan itu, Bupati Jember juga akan menyapa warga di Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Minggu (19/10/2025) esoknya. Sebagaimana diketahui, program ini menjadi cara baru Pemkab Jember, dalam mendekatkan diri ke [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, dijadwalkan turun langsung ke masyarakat Kecamatan Puger, Kabupaten Jember dalam Program Gus’e Menyapa, Sabtu (18/10/2025) besok. Bahkan, dalam rangkaian pelaksanaan itu, Bupati Jember juga akan menyapa warga di Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Minggu (19/10/2025) esoknya.</p>



<p>Sebagaimana diketahui, program ini menjadi cara baru Pemkab Jember, dalam mendekatkan diri ke masyarakat. Tidak hanya menyapa, Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, juga ingin mendengar langsung aspirasi warga, sekaligus memastikan berbagai program pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan di lapangan.</p>



<p>“Kami ingin hadir bukan hanya di balik meja, tapi benar-benar di tengah masyarakat. Dari sinilah, kami bisa merancang program 2026 yang sesuai dengan kebutuhan nyata warga Jember,” kata Gus Fawait, Jumat (17/10/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kegiatan Gus’e Menyapa sendiri, dikemas lewat serangkaian acara seperti Sholawat Kampung, Sarasehan RT/RW, pertemuan tokoh tani dan dialog bersama Kader Posyandu. Program ini, juga membawa beberapa misi penting. Mulai dari stabilisasi inflasi daerah, edukasi dan pelatihan masyarakat, hingga pencegahan perkawinan anak dan stunting.</p>



<p>Menariknya, ini merupakan edisi kedua Gus’e Menyapa, setelah sebelumnya digelar di Kecamatan Jenggawah. Rencananya, agenda seperti ini bakal rutin dilakukan setiap akhir pekan, dengan lokasi bergilir di seluruh kecamatan di Jember.</p>



<p>Data dan masukan dari masyarakat nanti akan dilaporkan ke Tim Perencana Pemkab Jember, sebagai bahan pendukung penyusunan Musrenbang 2026. “Pendekatannya harus nyata dan dua arah. Pemerintah harus lebih banyak mendengar,” tambah Gus Fawait.</p>



<p>Melalui Gus’e Menyapa, Pemkab Jember berharap perencanaan dan pembangunan daerah semakin akurat, partisipatif, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan warga. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226851</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Program Wadul Gus&#8217;e Terima Apresiasi dari BSKDN Kemendagri</title>
		<link>https://memontum.com/program-wadul-guse-terima-apresiasi-dari-bskdn-kemendagri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2025 11:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[gus’e]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendagri]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226821</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Program Wadul Gus’e hasil inovasi Pemerintah Kabupaten Jember, mendapat apresiasi langsung dari pemerintah pusat. Adalah Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), yang menilai program tersebut contoh nyata praktik pemerintahan yang responsif, dekat dengan masyarakat dan mampu menjawab kebutuhan publik secara cepat. Raihan apresiasi itu, disampaikan Kepala BSKDN, Yusharto [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Program Wadul Gus’e hasil inovasi Pemerintah Kabupaten Jember, mendapat apresiasi langsung dari pemerintah pusat. Adalah Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), yang menilai program tersebut contoh nyata praktik pemerintahan yang responsif, dekat dengan masyarakat dan mampu menjawab kebutuhan publik secara cepat.</p>



<p>Raihan apresiasi itu, disampaikan Kepala BSKDN, Yusharto Huntoyungo, saat Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Ekosistem Inovasi Daerah, yang digelar di Aula PB Soedirman, Kamis (16/10/2025) tadi. Dirinya mengungkapkan, Program Wadul Gus’e yang diinisiasi langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, merupakan inovasi pelayanan publik yang selaras dengan arah kebijakan Kemendagri, dalam memperkuat ekosistem inovasi nasional.</p>



<p>“Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Jember, atas inovasi Wadul Gus’e. Program ini adalah wujud nyata pemerintahan yang responsif dan berorientasi pada pelayanan publik. Inovasi seperti ini, patut menjadi contoh bagi daerah lain,” katanya.</p>



<p>Ditambahkan Yusharto, kanal aspirasi tersebut bukan hanya mempermudah komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Tetapi, juga mempercepat proses penanganan masalah di lapangan, menciptakan kepercayaan publik, serta memperkuat partisipasi warga dalam pembangunan daerah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Jember, Muhammad Fawait dan jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta seluruh Camat se-Kabupaten Jember, turut hadir dalam Rakor ini. Dalam sambutannya, Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, menegaskan bahwa inovasi bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan bagi setiap daerah yang ingin terus maju.</p>



<p>“Inovasi adalah keharusan. Pemerintah harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, agar Jember tidak tertinggal dari daerah lain,” kata Gus Fawait.</p>



<p>Mantan legislator DPRD Jawa Timur tersebut menyebutkan telah melakukan beberapa langkah inovatif. Salah satunya, adalah keberhasilan menghadirkan kembali penerbangan Jember &#8211; Jakarta, yang saat ini tengah dalam tahap evaluasi dan akan kembali beroperasi dalam waktu dekat.</p>



<p>Melalui berbagai terobosan tersebut, Pemkab Jember berupaya mewujudkan pemerintahan yang lebih terbuka, efektif dan berorientasi pada pelayanan publik yang cepat dan solutif. Rakor Inovasi Daerah ini, juga menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antar-OPD, mendorong ide-ide kreatif, serta memperluas jangkauan inovasi di seluruh wilayah Jember.</p>



<p>Dukungan pemerintah pusat ini, diharapkan dapat terus menumbuhkan semangat berinovasi dari seluruh jajaran perangkat daerah. Kabupaten Jember sendiri, meneguhkan diri sebagai salah satu daerah paling progresif di Jawa Timur, membangun tata kelola pemerintahan yang adaptif, melayani dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226821</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Program Gus’e Peduli Jadi Bukti Pemkab Jember Peduli Kesehatan Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/program-guse-peduli-jadi-bukti-pemkab-jember-peduli-kesehatan-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Aug 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[gus’e]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[peduli]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224657</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Program Gus’e Peduli Kesehatan menjadi bukti, bahwa Pemerintah Kabupaten Jember menghadirkan layanan kesehatan inklusif kepada masyarakat. Salah satu kegiatan itu, utamanya adalah operasi katarak gratis yang digelar di RSUD Kalisat, Selasa (05/08/2025) tadi. Dari total 603 peserta yang mendaftar, ada sebanyak 135 orang telah menjalani tindakan operasi. Dengan sisanya, dijadwalkan melalui sistem [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Program Gus’e Peduli Kesehatan menjadi bukti, bahwa Pemerintah Kabupaten Jember menghadirkan layanan kesehatan inklusif kepada masyarakat. Salah satu kegiatan itu, utamanya adalah operasi katarak gratis yang digelar di RSUD Kalisat, Selasa (05/08/2025) tadi.</p>



<p>Dari total 603 peserta yang mendaftar, ada sebanyak 135 orang telah menjalani tindakan operasi. Dengan sisanya, dijadwalkan melalui sistem fast track operation di tiga rumah sakit kabupaten.</p>



<p>Bupati Jember, Muhammad Fawait, dalam kesempatan itu menegaskan bahwa layanan ini merupakan bagian dari komitmen besar untuk mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) yang menyeluruh. &#8220;Tidak boleh ada warga Jember yang kesulitan mendapatkan pelayanan medis, hanya karena masalah biaya. Karenanya, layanan kepada masyarakat harus diberikan,&#8221; kata Gus Fawait-sapaan Bupati Jember.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pemkab Jember, tambah bupati, juga aktif menangani isu kesehatan lain. Seperti kematian ibu dan bayi, stunting, TB serta penyediaan alat gerak, seperti tangan dan kaki palsu, melalui kolaborasi lintas sektor. &#8220;Pemerintah berkomitmen agar semua layanan ini tetap mengedepankan kualitas SDM dan standar pelayanan yang profesional,&#8221; tambah Bupati Fawait.</p>



<p>Sementara itu, Koordinator Kegiatan TP3D Bidang Kesehatan, Ulfa Elfiah, menjelaskan bahwa peserta yang belum ditangani akan tetap difasilitasi secara bertahap. Karenanya, program layanan akan terus diberikan.</p>



<p>&#8220;Program ini juga akan dilanjutkan dengan layanan operasi bibir sumbing, pembagian alat bantu gerak di RS Soebandi, serta Operasi MOW di akhir tahun sebagai dukungan terhadap Program KB Permanen,&#8221; terang Bupati Fawait. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224657</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Usai Ditinjau Bupati, Keluhan Warga di Kanal Wadul Gus&#8217;e Terkait Perlintasan Pecoro Langsung Diperbaiki</title>
		<link>https://memontum.com/usai-ditinjau-bupati-keluhan-warga-di-kanal-wadul-guse-terkait-perlintasan-pecoro-langsung-diperbaiki</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2025 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[diperbaiki,]]></category>
		<category><![CDATA[ditinjau]]></category>
		<category><![CDATA[gus’e]]></category>
		<category><![CDATA[keluhan]]></category>
		<category><![CDATA[langsung]]></category>
		<category><![CDATA[pecoro]]></category>
		<category><![CDATA[perlintasan]]></category>
		<category><![CDATA[terkait]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223821</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Kanal Wadul Gus&#8217; e yang diinisiasi Bupati Jember, Muhammad Fawait, tidak hanya direspon cepat. Lebih dari itu, kanal ini juga memberikan dampak positif untuk masyarakat Kabupaten Jember. Melalui Kanal Wadul Gus&#8217;e, keluhan masyarakat dapat tersampaikan dengan baik hingga langsung menuai tindak lanjut. Salah satunya, terkait keluhan perlintasan rel kereta api yang dianggap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Kanal Wadul Gus&#8217; e yang diinisiasi Bupati Jember, Muhammad Fawait, tidak hanya direspon cepat. Lebih dari itu, kanal ini juga memberikan dampak positif untuk masyarakat Kabupaten Jember.</p>



<p>Melalui Kanal Wadul Gus&#8217;e, keluhan masyarakat dapat tersampaikan dengan baik hingga langsung menuai tindak lanjut. Salah satunya, terkait keluhan perlintasan rel kereta api yang dianggap membahayakan pengguna jalan, yang tidak hanya langsung dilakukan peninjauan oleh Bupati Fawait, namun juga menuai respon dari PT KAI.</p>



<p>Bahkan, Pemkab Jember bersama PT KAI Daop 9 Jember, Dinas Perhubungan Kabupaten Jember dan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN), langsung melaksanakan perbaikan perlintasan sebidang atau Pecoro di Desa Garahan, Kecamatan Silo, Rabu (09/07/2025) tadi. Perbaikan ini, menjadi respons atas berbagai keluhan masyarakat terkait kondisi perlintasan di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 30 yang rusak dan membahayakan pengguna jalan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Vice President PT KAI Daop 9 Jember, Hengky Prasetyo, menyampaikan bahwa perbaikan ini merupakan bentuk nyata sinergi antar lembaga untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan transportasi. &#8220;Kami siap berkolaborasi untuk pendampingan teknis perbaikan dan berkoordinasi penuh memastikan transportasi yang lebih sinergis ke depan untuk Jember Baru Jember Maju,&#8221; kata Hengky.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Gatot Triyono, turut menyampaikan apresiasi atas keterlibatan semua pihak dalam percepatan penanganan ini. “Alhamdulillah, ini kolaborasi yang luar biasa. Dishub bersama PT KAI, BPJN dan bahkan TNI-Polri turut membantu. Ini bentuk tanggung jawab kita terhadap masyarakat. Baik keluhan langsung maupun dari kanal Wadul Gus’e, kita tindaklanjuti,” ungkapnya.</p>



<p>Perlintasan yang diperbaiki merupakan jalur strategis di JPL 30 arah Banyuwangi–Jember dengan panjang jalan yang diaspal sekitar 8 meter. Sebelumnya, kondisi aspal sangat rusak dan mengganggu arus lalu lintas. Proses pengaspalan ditargetkan rampung sore ini dan arus lalu lintas di lokasi diharapkan kembali normal dalam waktu singkat. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223821</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Respon Cepat Kanal Wadul Gus&#8217;e, Bupati Jember Tinjau dan Minta Penanganan Serius Perlintasan Pecoro</title>
		<link>https://memontum.com/respon-cepat-kanal-wadul-guse-bupati-jember-tinjau-dan-minta-penanganan-serius-perlintasan-pecoro</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2025 10:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gus’e]]></category>
		<category><![CDATA[pecoro]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan]]></category>
		<category><![CDATA[perlintasan]]></category>
		<category><![CDATA[respon]]></category>
		<category><![CDATA[serius]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223743</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, didampingi sejumlah Kepala OPD, meninjau langsung titik kemacetan parah dan potensi kecelakaan di Perlintasan Kereta Api Pecoro, Kecamatan Rambipuji, Senin (07/07/2025) tadi. Langkan ini dilakukan, sebagai bentuk respon cepat laporan masyarakat yang disampaikan melalui kanal Wadul Gus’e. Sebagaimana diketahui, Pemkab Jember sebelumnya telah mengirimkan surat kepada pihak-pihak berwenang. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, didampingi sejumlah Kepala OPD, meninjau langsung titik kemacetan parah dan potensi kecelakaan di Perlintasan Kereta Api Pecoro, Kecamatan Rambipuji, Senin (07/07/2025) tadi. Langkan ini dilakukan, sebagai bentuk respon cepat laporan masyarakat yang disampaikan melalui kanal Wadul Gus’e.</p>



<p>Sebagaimana diketahui, Pemkab Jember sebelumnya telah mengirimkan surat kepada pihak-pihak berwenang. Diantaranya, seperti Balai Besar dan PT KAI, untuk menindaklanjuti kondisi perlintasan yang dinilai membahayakan pengguna jalan.</p>



<p>“Meskipun ini bukan kewenangan langsung dari pemerintah kabupaten, saya tegaskan bahwa hukum tertinggi adalah menyelamatkan nyawa warga Indonesia, termasuk warga Jember,” kata Bupati Fawait.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Disampaikan Bupati Jember, bahwa kondisi perlintasan yang licin, terutama saat hujan atau gerimis, membuat kendaraan khususnya sepeda motor berpotensi tergelincir. Hal ini tidak hanya menyebabkan kemacetan, tetapi juga membahayakan keselamatan pengendara.</p>



<p>Pemkab Jember sendiri, lanjutnya, telah melakukan koordinasi dengan pihak PT KAI agar segera dilakukan penanganan. Bahkan, dirinya berharap dalam satu hingga dua hari ke depan, sudah ada langkah nyata di lapangan.</p>



<p>&#8220;Jika dalam dua hari belum ada tindakan, kami akan turun kembali dan melaporkan kondisi ini ke pemerintah pusat di Jakarta. Sebab, menyelamatkan nyawa jauh lebih penting daripada soal kewenangan birokrasi,” tambahnya.</p>



<p>Dalam momen itu, Bupati Fawait juga mengajak masyarakat untuk terus menyampaikan keluhan terkait fasilitas umum melalui Wadul Gus&#8217;e, agar bisa segera ditindaklanjuti. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223743</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Launching Program Gus&#8217;e Peduli Kesehatan, Bupati Jember Awali dengan Khitanan Massal Ratusan Anak</title>
		<link>https://memontum.com/launching-program-guse-peduli-kesehatan-bupati-jember-awali-dengan-khitanan-massal-ratusan-anak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Jul 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[gus’e]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[khitanan]]></category>
		<category><![CDATA[launching]]></category>
		<category><![CDATA[massal]]></category>
		<category><![CDATA[peduli]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223706</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menggelar khitanan massal serentak bertajuk Gus’e Peduli Kesehatan, Minggu (06/07/2025) tadi. Kegiatan yang diikuti ratusan anak di Jember ini, adalah bagian dari upaya Pemkab Jember mengukuhkan komitmennya di bidang kesehatan. Kegiatan bakti sosial pelayanan kesehatan gratis ini, dilaunching serentak di tiga rumah sakit daerah. Diantaranya, RSD dr Soebandi, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menggelar khitanan massal serentak bertajuk Gus’e Peduli Kesehatan, Minggu (06/07/2025) tadi. Kegiatan yang diikuti ratusan anak di Jember ini, adalah bagian dari upaya Pemkab Jember mengukuhkan komitmennya di bidang kesehatan.</p>



<p>Kegiatan bakti sosial pelayanan kesehatan gratis ini, dilaunching serentak di tiga rumah sakit daerah. Diantaranya, RSD dr Soebandi, RSD Kalisat dan RSD Balung, yang sekaligus menjadi titik awal pelaksanaan kegiatan pertama khitanan masal.</p>



<p>Dalam pelaksanaan ini, total ada sebanyak 190 warga hadir untuk mengakses layanan medis tanpa dipungut biaya sepeser pun. Dengan rincian, RSD dr Soebandi, sebanyak 65 orang tercatat mengikuti layanan kesehatan gratis. Di RSD Kalisat, peserta mencapai 65 orang, sementara di RSD Balung, jumlah warga yang datang mencapai 60 orang.</p>



<p>Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Jember, Ahmad Helmi Luqman, menyebutkan bahwa empat pelayanan kesehatan yang akan digelar secara gratis ini meliputi khitanan massal dilaksanakan secara serentak di tiga rumah sakit daerah pada 6 Juli 2025. Operasi katarak dijadwalkan pada 31 Juli 2025 di RSD dr Soebandi dan RSD Kalisat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selanjutnya, tambahnya, operasi bibir sumbing akan berlangsung pada 23 Agustus 2025. Serta pelayanan kontrasepsi jangka panjang (MOW/MOP) akan digelar pada 19 hingga 20 September 2025 di RSD Balung.</p>



<p>&#8220;Mereka yang ingin mendaftar cukup datang ke Puskesmas terdekat. Semua gratis, tanpa syarat rumit. Kami ingin memastikan bahwa layanan kesehatan bukan hanya milik mereka yang mampu, tapi hak seluruh rakyat Jember,” kata Kadinkes Helmi.</p>



<p>Program Gus’e Peduli Kesehatan ini, juga sekaligus menjadi penguat dari layanan UHC yang sudah berjalan sejak 01 April 2025. Dalam UHC, seluruh warga Jember yang belum memiliki jaminan kesehatan dari BPJS, TNI/Polri, maupun swasta, secara otomatis ditanggung iurannya oleh Pemkab Jember melalui skema PBI daerah.</p>



<p>Melalui kolaborasi lintas sektor dari puskesmas, rumah sakit, hingga jajaran kecamatan dan kelurahan, Pemkab Jember terus menjadikan kesehatan sebagai prioritas yang tak bisa ditawar. Bagi Bupati Jember, Gus Fawait, keberpihakan kepada wong cilik bukan sekadar janji kampanye, tapi diwujudkan dalam program-program riil yang menyentuh langsung masyarakat. Gus’e Peduli Kesehatan adalah satu dari sekian ikhtiar kecil untuk menyentuh hati, menyapa kebutuhan dan mengobati luka masyarakat Jember. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223706</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
