<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>hadapan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/hadapan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Jan 2026 14:09:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>hadapan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wali Kota Wahyu Paparkan Kekuatan Budaya Kota Malang di Hadapan Tim Penilai PWI Pusat</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-wahyu-paparkan-kekuatan-budaya-kota-malang-di-hadapan-tim-penilai-pwi-pusat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Jan 2026 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[hadapan]]></category>
		<category><![CDATA[kekuatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[paparkan]]></category>
		<category><![CDATA[penilai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229372</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengikuti presentasi Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, yang digelar di Kantor PWI Pusat, Jakarta, Jumat (09/01/2026) tadi. Pelaksanaan presentasi itu, merupakan bagian dari tahapan penilaian Anugerah Kebudayaan PWI Pusat, yang diberikan kepada kepala daerah atas dedikasi dan kontribusinya dalam memajukan kebudayaan di daerah. Rencananya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengikuti presentasi Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, yang digelar di Kantor PWI Pusat, Jakarta, Jumat (09/01/2026) tadi. Pelaksanaan presentasi itu, merupakan bagian dari tahapan penilaian Anugerah Kebudayaan PWI Pusat, yang diberikan kepada kepala daerah atas dedikasi dan kontribusinya dalam memajukan kebudayaan di daerah.</p>



<p>Rencananya, pemberian penghargaan tersebut akan diserahkan pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Serang, Provinsi Banten.</p>



<p>Dalam presentasi itu, pria nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, memaparkan berbagai potensi unggulan Kota Malang yang menjadi penopang pemajuan kebudayaan. Mulai dari kekayaan seni tradisi, sejarah, kuliner, hingga ekosistem kreatif yang berkembang pesat di kalangan generasi muda.</p>



<p>Tidak hanya itu, penetapan Kota Malang sebagai Kota Kreatif Dunia Unesco bidang Media Arts pada akhir 2025 lalu juga disinggung. Karena, hal itu dinilai menjadi penguat posisi Malang dalam pemajuan kebudayaan nasional.</p>



<p>“Kota Malang memiliki kekuatan budaya yang lengkap, mulai dari warisan sejarah, seni pertunjukan, kuliner tradisional, hingga komunitas kreatif yang aktif dan inovatif. Ini menjadi modal besar untuk pemajuan kebudayaan yang berkelanjutan,” ujar Wali Kota Wahyu, di hadapan tim penilai.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Salah satu program unggulan yang disoroti, adalah Program 1.000 Event, yang digagas Pemkot Malang untuk mendorong partisipasi masyarakat sekaligus menghidupkan ruang-ruang budaya. Program tersebut, mencakup festival seni, pertunjukan budaya, pameran kreatif, hingga agenda berbasis kearifan lokal yang digelar sepanjang tahun.</p>



<p>“Saya tidak ingin melupakan kebudayaan dan kearifan lokal Kota Malang. Itu harus terus dihidupkan agar generasi muda juga mengenal identitas budayanya,” tegas Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Selain itu, Wali Kota Wahyu juga menjelaskan komitmen Pemkot Malang dalam memberikan ruang ekspresi bagi pelaku seni dan budaya, dukungan terhadap UMKM berbasis budaya, serta kolaborasi lintas sektor agar kebudayaan menjadi penggerak ekonomi dan pariwisata.</p>



<p>Pelaksanaan presentasi tersebut, dinilai langsung tim juri Anugerah Kebudayaan PWI Pusat yang terdiri dari Dr Nungki Kusumastuti, Agus Dermawan T, Sudjiwo Tejo dan Yusuf Susilo Hartono. Sementara dalam sesi tanya jawab, budayawan Sudjiwo Tejo mempertanyakan kuatnya ikatan persaudaraan Arema di berbagai daerah. Sementara juri lainnya, Yusuf Susilo Hartono, menyinggung keberadaan bahasa walikan yang masih digunakan di Kota Malang.</p>



<p>Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Wahyu menjelaskan bahwa Arema memiliki ikatan emosional yang kuat dengan identitas satu jiwa. “Karena itu, dalam salam pembuka presentasi tadi saya sampaikan salam satu jiwa, Arema,” imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229372</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Video Diduga Mesum di Hadapan Balita dan Lahan Kosong Viral di Kota Probolinggo</title>
		<link>https://memontum.com/video-diduga-mesum-di-hadapan-balita-dan-lahan-kosong-viral-di-kota-probolinggo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 May 2024 06:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[balita]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[hadapan]]></category>
		<category><![CDATA[kosong]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209083</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Sebuah video diduga perbuatan mesum antara laki-laki dan perempuan di Kota Probolinggo, viral di media sosial (Medsos) group Facebook (FB), Jumat (03/05/2024) lalu. Mirisnya, diduga perbuatan tidak senonoh itu dilakukan di hadapan Balita, sehingga mengundang reaksi. Informasi yang berhasil dihimpun, aksi dugaan mesum tersebut dilakukan di sebuah lahan kosong sekitar Jalan Semeru, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Sebuah video diduga perbuatan mesum antara laki-laki dan perempuan di Kota Probolinggo, viral di media sosial (Medsos) group Facebook (FB), Jumat (03/05/2024) lalu. Mirisnya, diduga perbuatan tidak senonoh itu dilakukan di hadapan Balita, sehingga mengundang reaksi.</p>



<p>Informasi yang berhasil dihimpun, aksi dugaan mesum tersebut dilakukan di sebuah lahan kosong sekitar Jalan Semeru, Jrebeng Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Video berdurasi sekitar 3 menit 20 detik itu, beredar viral di Medsos Facebook Informasi Masyarakat Probolinggo yang diunggah oleh akun bernama &#8216;Jawa Dwipa Lodaya&#8217; sehingga banyak masyarakat yang menyayangkan perbuatan dari pasangan itu.</p>



<p>Dalam video yang beredar tersebut, memperlihatkan perbuatan dugaan mesum di hadapan Balita yang diduga merupakan anak dari si perempuan.</p>



<p>Sementara itu, RT Setempat, Samsul Afandi, mengatakan bahwa jika di lahan kosong tepat di belakang Rusunawa tersebut memang kerap kali dijadikan tempat untuk perbuatan mesum. Sehingga, membuat penghuni Rusunawa jengkel dan merekam perbuatan mesum tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Ya memang sering terjadi hal seperti itu. Mungkin, karena sepi juga tempatnya. Yang merekam memang penghuni Rusunawa,&#8221; ujarnya, Sabtu (04/05/2024) tadi.</p>



<p>Sementara ini, pihak kepolisian sendiri sudah mendatangi lokasi dan meminta keterangan kepada warga setempat. Pihak kepolisian saat ini sedang melakukan pelacakan terhadap nomor plat sepeda motor yang digunakan oleh laki-laki dan perempuan di dalam video yang beredar viral.</p>



<p>Samsul sendiri berharap, dengan kejadian tersebut agar pihak pemerintah setempat menyiagakan petugas yang berjaga untuk mengantisipasi perbuatan mesum. Sehinga bisa mengantisipasi perbuatan terulang.</p>



<p>&#8220;Memang sering dan bukan cuma dugaan mesum. Tapi tawuran juga sering terjadi dan yang kali ini mesumnya kelewatan karena di sampingnya itu ada Balita,&#8221; paparnya. <strong>(nun/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209083</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pamit di Hadapan Ribuan ASN Kota Malang, Pasangan SAE Ingatkan Ketaatan, Netralitas dan Profesional</title>
		<link>https://memontum.com/pamit-di-hadapan-ribuan-asn-kota-malang-pasangan-sae-ingatkan-ketaatan-netralitas-dan-profesional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Sep 2023 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[hadapan]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[ketaatan,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Netralitas]]></category>
		<category><![CDATA[pasangan]]></category>
		<category><![CDATA[profesional]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198301</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Suasana haru menyelimuti acara ribuan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Malang, di Gedung Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM), Minggu (17/09/2023) tadi. Itu karena, dalam kesempatan tersebut pasangan Wali Kota Malang, Sutiaji dan Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko atau Pasangan SAE, berpamitan sekaligus untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Suasana haru menyelimuti acara ribuan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Malang, di Gedung Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM), Minggu (17/09/2023) tadi. Itu karena, dalam kesempatan tersebut pasangan Wali Kota Malang, Sutiaji dan Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko atau Pasangan SAE, berpamitan sekaligus untuk menghaturkan terima kasih dan permohonan maaf bilamana ada kesalahan dalam kepemimpinannya selama 5 tahun (2018-2023) telah dipercaya menjadi pimpinan dan wakil pimpinan untuk Kota Malang.</p>



<p>“Tinggal hitungan hari, saya dan Pak Wawali akan purna, maka saya pamit kepada panjenengan semua. Panjenengan semua orang hebat, saya seakan berat merasa meninggalkan orang hebat yang tanpa pamrih menguatkan untuk Kota Malang hebat,” ujar Wali Kota Sutiaji, dengan penuh haru saat sambutan.</p>



<p>Pria yang menduduki kursi N1 tersebut, juga berpesan kepada ribuan ASN di lingkungan Kota Malang, untuk selalu taat dan menghormati siapapun pemimpin ke depan. &#8220;Tolong sekali lagi, siapapun ke depan yang memimpin, harus kita hormati. Siapapun yang menjadi nahkoda, wajib kita taati. Jika diibaratkan dalam salat, makmum yang baik tentunya harus mengikuti imam, mulai dari gerakan serta bacaanya,” katanya.</p>



<p>Tidak hanya itu, Wali Kota Sutiaji juga mengimbau dan menegaskan kepada para ASN di lingkungan Kota Malang, untuk tidak bermain politik. Tentu harus tetap netral, menjaga integritas dan menguatkan profesionalitas.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>“Tolong jangan sampai ASN bermain politik. Karena, itu akan membawa cerai berainya panjenengan semua. Sandarkan semuanya kepada sang pencipta, sebelum semua kecewa,” ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, salah satu ASN TK Negeri Pembina 1, Sutining, menyampaikan bahwa kepemimpinan SAE untuk Kota Malang selama 5 tahun ini sangat baik. Sebab, selalu memberikan pelayanan yang terbaik, dengan penuh kemudahan kepada siapa saja.</p>



<p>“Alhamdulillah, kepemimpinan beliau ini sangat baik. Yang paling saya ingat itu, waktu awal saya mengajukan kenaikan pangkat, semua dipermudah. Terima kasih untuk Pak Wali dan Pak Wawali,” imbuh Sutining, seusai mengikuti kegiatan tersebut.</p>



<p>Sebagai informasi, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan renungan, untuk mengintropeksi diri dalam perjalanan SAE selama 5 tahun. Sehingga ke depan, para ASN Kota Malang diharapkan bisa berubah untuk terus menjadi lebih baik lagi dan tentu harus dikuatkan bersama-sama.&nbsp;<strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198301</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
