<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>hadiri &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/hadiri/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 07 May 2026 10:06:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>hadiri &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Hadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-peresmian-sppg-kedungkandang-wali-kota-wahyu-sebut-sppg-di-kota-malang-minim-permasalahan</link>
					<comments>https://memontum.com/hadiri-peresmian-sppg-kedungkandang-wali-kota-wahyu-sebut-sppg-di-kota-malang-minim-permasalahan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 May 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[Kedungkandang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[peresmian]]></category>
		<category><![CDATA[permasalahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232242</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Perkembangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Malang disebut minim permasalahan. Hal itu, sebagaimana diungkapkan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, seusai menghadiri peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Kedungkandang, Kamis (07/05/2026) tadi. Pria yang akrab disapa Wahyu, itu mengatakan bahwa capaian tersebut menjadi indikator keberhasilan pelaksanaan program prioritas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Perkembangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Malang disebut minim permasalahan. Hal itu, sebagaimana diungkapkan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, seusai menghadiri peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Kedungkandang, Kamis (07/05/2026) tadi.</p>



<p>Pria yang akrab disapa Wahyu, itu mengatakan bahwa capaian tersebut menjadi indikator keberhasilan pelaksanaan program prioritas Presiden, melalui pengawasan ketat serta kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). “Pak Direktur tadi juga menyampaikan, bahwa Kota Malang termasuk daerah yang minim permasalahan Makan Bergizi Gratis (MBG). Kalau saya lihat, memang tidak ada sama sekali. Ini menjadi satu bukti kekompakan, kesadaran dari SPPG untuk bisa melangkah sesuai dengan SOP yang sudah diberikan oleh BGN,” ujar Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Dikatakannya, bahwa Pemkot Malang membentuk Satgas khusus untuk melakukan pemantauan seluruh SPPG di Kota Malang. Satgas tersebut, dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang dan melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kami terus memantau dan Ketua Satgas kami Pak Sekda. Mereka keliling dan selalu melaporkan perkembangan SPPG yang ada di Kota Malang,” katanya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, bahwa untuk pengawasan dilakukan secara acak melalui Inspeksi Mendadak (Sidak) untuk memastikan seluruh dapur MBG menjalankan SOP dengan baik. “Kalau tidak Sidak, mereka bisa menyiapkan dahulu. Karena itu kami lakukan random,” tuturnya.</p>



<p>Selain melakukan pengawasan langsung ke SPPG, ujarnya, Pemkot Malang juga meminta sekolah memberikan laporan terkait kualitas layanan MBG yang diterima siswa. “Sekolah yang merasakan dan mengetahui hasil dari SPPG. Jadi, kami minta mereka juga memberi respons kepada Satgas,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/hadiri-peresmian-sppg-kedungkandang-wali-kota-wahyu-sebut-sppg-di-kota-malang-minim-permasalahan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232242</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri Pelantikan Pengurus HMI, Wabup Malang Tekankan Pentingnya Jadi Generasi Intelektual Adaptif</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-pelantikan-pengurus-hmi-wabup-malang-tekankan-pentingnya-jadi-generasi-intelektual-adaptif</link>
					<comments>https://memontum.com/hadiri-pelantikan-pengurus-hmi-wabup-malang-tekankan-pentingnya-jadi-generasi-intelektual-adaptif#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[adaptif]]></category>
		<category><![CDATA[generasi]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[Intelektual]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengurus]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[tekankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232149</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Malang, Hj Lathifah Shohib, menghadiri Pelantikan Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Malang Komisariat Jabal Thareeq Periode 2026-2027 di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Minggu (03/05/2026) tadi. Dalam momen itu, Wabup Lathifah mengungkapkan atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus yang dilantik. “Amanah yang saudara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Malang, Hj Lathifah Shohib, menghadiri Pelantikan Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Malang Komisariat Jabal Thareeq Periode 2026-2027 di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Minggu (03/05/2026) tadi. Dalam momen itu, Wabup Lathifah mengungkapkan atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus yang dilantik.</p>



<p>“Amanah yang saudara emban bukanlah amanah yang ringan. Melainkan, sebuah tanggung jawab besar untuk menggerakkan roda organisasi, menjaga marwah perjuangan, serta memberikan kontribusi nyata bagi umat, bangsa dan daerah,” kata Wabup Lathifah.</p>



<p>Menurutnya, tema &#8216;Meneguhkan Khazanah Intelektual dan Semangat Kemandirian sebagai Kompas Perjuangan Menghadapi Disrupsi Zaman&#8217;, merupakan tema yang sangat relevan dengan kondisi saat ini. “Kita hidup di era disrupsi, era dimana perubahan terjadi begitu cepat, ditandai dengan kemajuan teknologi, digitalisasi dan globalisasi yang tidak bisa kita hindari. Mahasiswa terutama kader-kader HMI, harus mampu menjadi intelektual yang adaptif, kritis, sekaligus solutif,” paparnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Wabup Lathifah menjelaskan, bahwa khazanah intelektual bukan hanya tentang penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang kemampuan membaca zaman, memahami persoalan masyarakat, serta menghadirkan solusi yang berkeadilan dan berkelanjutan. &#8220;Di sinilah pentingnya kader HMI untuk terus mengasah diri, memperkuat literasi, serta menjaga nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan. Generasi muda tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus menjadi pelaku perubahan. Kemandirian berpikir, kemandirian ekonomi, serta kemandirian dalam berkarya adalah fondasi untuk membangun bangsa yang kuat,” tegasnya.</p>



<p>Dirinya berharap kepada pengurus yang baru, agar menjadikan organisasi ini sebagai ruang belajar dan pengabdian, menguatkan solidaritas dan integritas kader, serta aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Malang. Mengingat, Kabupaten Malang senantiasa membuka ruang kolaborasi dengan seluruh elemen mahasiswa, termasuk HMI, dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berdaya saing dan berkelanjutan.</p>



<p>“Mari kita bersama-sama membangun Kabupaten Malang yang lebih maju, sejahtera dan berkeadaban, dengan peran aktif generasi muda sebagai agen perubahan,” tambahnya. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/hadiri-pelantikan-pengurus-hmi-wabup-malang-tekankan-pentingnya-jadi-generasi-intelektual-adaptif/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232149</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri Pelantikan DPD KNPI Pasuruan, Bupati Rusdi Titipkan Kekompakan Pengurus</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-pelantikan-dpd-knpi-pasuruan-bupati-rusdi-titipkan-kekompakan-pengurus</link>
					<comments>https://memontum.com/hadiri-pelantikan-dpd-knpi-pasuruan-bupati-rusdi-titipkan-kekompakan-pengurus#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[kekompakan]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengurus]]></category>
		<category><![CDATA[titipkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231791</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pasuruan untuk masa bhakti 2026-2029, akhirnya resmi dilantik, Minggu (19/04/2026) tadi. Prosesi pelantikan sendiri, berlangsung di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti dan dipimpin Sekretaris DPD KNPI Jawa Timur, Achmad Nur Aminuddin serta dihadiri Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pasuruan untuk masa bhakti 2026-2029, akhirnya resmi dilantik, Minggu (19/04/2026) tadi. Prosesi pelantikan sendiri, berlangsung di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti dan dipimpin Sekretaris DPD KNPI Jawa Timur, Achmad Nur Aminuddin serta dihadiri Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Agus Setiya Wardhana dan tamu undangan.</p>



<p>Dalam momen itu, Ketua DPD KNPI Kabupaten Pasuruan yang baru, adalah Muhammad Ilmy Sholeh. Sedangkan untuk Sekretaris, dijabat Adinda Denisa, yang sehari-hari menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan dan posisi Bendara oleh Bambang Yuliantoro Putro.</p>



<p>Usai dilantik, Sholeh-sapaan akrab Ketua KNPI Kabupaten Pasuruan, menegaskan bahwa pihaknya akan langsung menggelar rapat kerja (Raker) dengan seluruh pengurus untuk membahas program-program apa saja yang akan disepakati, untuk kemudian direalisasikan dalam bentuk kegiatan. &#8220;Yang jelas, minggu depan kami akan langsung melaksanakan Raker untuk menentukan langkah dan kegiatan apa saja yang direncanakan dan sepakati bersama,&#8221; katanya.</p>



<p>Saat ditanya target yang diharapkan dari seluruh pengurus, Sholeh menjelaskan ada beberapa hal penting yang diharapkan dapat membantu menyampaikan program-program pemerintah yang menyentuh publik secara langsung. Seperti, perekonomian desa, pengembangan wisata, literasi masyarakat, mitigasi bencana dan lainnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kita ingin berkontribusi untuk banyak hal. Seperti, perekonomian desa, pengembangan wisata, literasi masyarakat, mitigasi bencana dan lainnya. Intinya, kami siap mewaqafkan diri, bersinergi menjadi mitra Pemerintah Daerah,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengucapkan selamat kepada seluruh Pengurus DPD KNPI Kabupaten Pasuruan yang baru saja dilantik. Dirinya berpesan, agar seluruh pengurus KNPI tetap menjaga kekompakan. Sebab, KNPI adalah wadahnya para pemuda dalam memajukan daerah melalui program dan kegiatan kepemudaan.</p>



<p>&#8220;Tetap kompak di tataran kebijakan KNPI nya. Bagaimana pun caranya, yang penting kompak, karena itu sangatlah dibutuhkan. Apalagi tanggung jawab yang diemban, bukanlah tugas yang ringan,&#8221; harapnya.</p>



<p>Di hadapan para pengurus, Mas Rusdi &#8211; sapaan Bupati Pasuruan, meyakini semangat, dedikasi dan komitmen para pengurus akan membawa KNPI ke arah yang jauh lebih maju serta memberikan banyak kontribusi bagi pembangunan. “Saya yakin bahwa semangat, dedikasi dan komitmen akan membawa organisasi KNPI ke arah yang lebih maju serta dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan di Kabupaten Pasuruan,&#8221; imbuhnya. <strong>(kom/puj/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/hadiri-pelantikan-dpd-knpi-pasuruan-bupati-rusdi-titipkan-kekompakan-pengurus/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231791</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri Perayaan TITD Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk Tekankan Pentingnya Jaga Harmoni</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-perayaan-titd-klenteng-hoo-tong-bio-banyuwangi-bupati-ipuk-tekankan-pentingnya-jaga-harmoni</link>
					<comments>https://memontum.com/hadiri-perayaan-titd-klenteng-hoo-tong-bio-banyuwangi-bupati-ipuk-tekankan-pentingnya-jaga-harmoni#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[harmoni]]></category>
		<category><![CDATA[klenteng]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[perayaan]]></category>
		<category><![CDATA[tekankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231797</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri perayaan HUT ke-242 Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Sabtu (18/04/2026) tadi. Kedatangan Bupati Ipuk di momen itu, disambut hangat dengan atraksi barongsai yang memukau. Rangkaian peringatan hari kebesaran Yang Mulia Kongco Tan Hu Cin Jin ini, berlangsung meriah dengan kehadiran ratusan umat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri perayaan HUT ke-242 Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Sabtu (18/04/2026) tadi. Kedatangan Bupati Ipuk di momen itu, disambut hangat dengan atraksi barongsai yang memukau.</p>



<p>Rangkaian peringatan hari kebesaran Yang Mulia Kongco Tan Hu Cin Jin ini, berlangsung meriah dengan kehadiran ratusan umat Tri Dharma dari berbagai daerah Indonesia. Seperti Jatim, Jawa Tengah, Bali dan NTB.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Ipuk mengajak seluruh umat Tri Dharma untuk bersama-sama menjaga harmoni dalam keberagaman masyarakat. Dirinya berharap, kegiatan ini mampu mempererat tali persaudaraan serta melestarikan nilai-nilai luhur.</p>



<p>&#8220;Bahwa harmoni adalah nilai paling utama. Makna ini mengajarkan kita semua bahwa dalam perbedaan keyakinan dan budaya, yang harus dijaga adalah harmoni,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Disampaikan Bupati Ipuk, harmoni akan melahirkan perdamaian yang menjadi dasar kesejahteraan rakyat. Sebagaimana yang diajarkan sosok Yang Mulia Kongco Tan Hu Cin Jin, dalam memberikan kebajikan, keteladanan serta pengabdian.</p>



<p>&#8220;Semoga doa-doa yang dipanjatkan dalam kegiatan ini membawa keberkahan, kedamaian dan kemakmuran bagi Banyuwangi,&#8221; papar Bupati Ipuk.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga mendorong penguatan ekonomi kreatif, lewat kolaborasi bersama pelaku UMKM lokal. Diharapkan, berkah peringatan ini turut dirasakan langsung oleh pedagang kecil di sekitar klenteng.</p>



<p>Ketua TITD Hoo Tong Bio Banyuwangi, Sylvia Ekawati, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara. Dirinya mengapresiasi, dukungan semua pihak sehingga rangkaian HUT ke-242 berjalan sangat sukses.</p>



<p>&#8220;Sinergi dan gotong royong kita adalah kunci eksistensi klenteng ini. Perayaan ini merupakan momentum untuk meningkatkan rasa syukur serta mempererat tali persaudaraan atas bimbingan para dewa-dewi,&#8221; ungkap Sylvia.</p>



<p>Tahun ini, acara mengusung konsep unik bernama &#8216;Euni Kimsin&#8217;. Konsep tersebut, mengharuskan setiap klenteng yang datang membawa rupang atau patung dewa-dewi masing-masing ke altar Yang Mulia Kongco Tan Hu Cin Jin di Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi.</p>



<p>Sebanyak delapan klenteng dari berbagai wilayah di Indonesia, pun turut berpartisipasi. Kehadiran patung dewa ini, bertujuan mempererat hubungan antar pengurus serta seluruh umat.</p>



<p>&#8220;Saya berharap klenteng ini terus menjadi rumah yang teduh bagi umat. Pusat pelestarian, tradisi dan wadah untuk menebar kebajikan di tengah masyarakat. Di tengah keberagamaan, mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat sikap saling menghormati dan toleransi,&#8221; imbuh Sylvia. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/hadiri-perayaan-titd-klenteng-hoo-tong-bio-banyuwangi-bupati-ipuk-tekankan-pentingnya-jaga-harmoni/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231797</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri Rakor Tata Kelola Program MBG bersama Menko Pangan, Sekda Malang Siap Teruskan Instruksi</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-rakor-tata-kelola-program-mbg-bersama-menko-pangan-sekda-malang-siap-teruskan-instruksi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Feb 2026 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[instruksi]]></category>
		<category><![CDATA[kelola]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[teruskan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230336</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Budiar Anwar, mewakili Bupati Malang, HM Sanusi, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan di Ruang Rapat Lantai 8 Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Jalan Pahlawan, No 110, Kota Surabaya, Kamis (19/02/2026) tadi. Dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Budiar Anwar, mewakili Bupati Malang, HM Sanusi, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan di Ruang Rapat Lantai 8 Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Jalan Pahlawan, No 110, Kota Surabaya, Kamis (19/02/2026) tadi. Dalam Rakor yang dihadiri Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana dan sejumlah Menteri di Kabinet Merah Putih, Menko Pangan, Zulkifli Hasan, itu menyampaikan sejumlah kesimpulan dan tindak lanjut atas Program MBG kepada kepala daerah se Jawa Timur.</p>



<p>Menko Zulkifli berpesan kepada bupati dan wali kota, agar dapat melaksanakan pendampingan terhadap implementasi SPPG di wilayah masing-masing guna memastikan efektivitas dan keberlanjutan program. Dirinya juga meminta, agar Satuan Tugas Percepatan Penyelenggaraan Program MBG Daerah agar segera mendukung ketersediaan pangan, akses rantai pasok, keamanan dan mutu pangan, serta penanganan limbah kemasan.</p>



<p>Melalui perencanaan, tambahnya, pelaksanaan dan penyusunan laporan data yang terintegrasi terkait percepatan Program MBG di daerah. Menko Pangan juga menyebut, Satuan Tugas Percepatan Penyelenggaraan Program MBG Daerah agar segera melaksanakan pendampingan dan memfasilitasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum optimal, termasuk dukungan teknis dan koordinasi dengan pihak terkait seperti percepatan Sertifikat Laik Higiene Sanitas (SLHS).</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8221;Pemerintah daerah meliputi camat, lurah, kepala desa bersama BGN melalui Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) tingkat kecamatan melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan ketepatan sasaran penerima manfaat. Pemberian MBG di Bulan Ramadan berupa makanan ringan yang aman, praktis dan tahan lama, serta tetap memenuhi kaidah gizi seimbang dan mekanisme distribusi MBG,&#8221; kata Menko Zulkifli dalam paparan dan tindak lanjut dari Rakor.</p>



<p>Seusai melaksanakan Rakor, Sekda Budiar berharap SPPG di Kabupaten Malang berjalan dengan lancar, serta yang sudah running agar tetap dijalankan. &#8220;Harapan ke depan, hasil-hasil peternakan, pertanian dan perikanan di Kabupaten Malang, bisa mencukupi kebutuhan SPPG di Kabupaten Malang. Di Kabupaten Malang ada 233 SPPG yang sudah terbangun dan yang berjalan (running) 183 SPPG,&#8221; jelas Sekda Budiar.</p>



<p>Sebagai informasi, SPPI memiliki peran sebagai ujung tombak operasional, pengawasan dan distribusi di SPPG. SPPI bertindak sebagai Kepala SPPG untuk memastikan keamanan, kualitas dan pemorsian makanan bergizi bagi anak sekolah, ibu hamil dan Balita. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230336</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wabup Lathifah Hadiri Musorkablub, Ketua DPRD Kabupaten Malang Nahkodai KONI</title>
		<link>https://memontum.com/wabup-lathifah-hadiri-musorkablub-ketua-dprd-kabupaten-malang-nahkodai-koni</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Feb 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[lathifah]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[musorkablub,]]></category>
		<category><![CDATA[nahkodai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230242</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, menghadiri pelaksanaan Musyawarah Olah Raga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) Tahun 2026 KONI Kabupaten Malang, yang diselenggarakan di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Kabupaten Malang, Sabtu (14/02/2026) tadi. Pelaksanaan Musorkablub sendiri, dilaksanakan sebagai forum strategis dalam rangka konsolidasi organisasi sekaligus penguatan tata kelola keolahragaan di Kabupaten Malang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, menghadiri pelaksanaan Musyawarah Olah Raga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) Tahun 2026 KONI Kabupaten Malang, yang diselenggarakan di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Kabupaten Malang, Sabtu (14/02/2026) tadi. Pelaksanaan Musorkablub sendiri, dilaksanakan sebagai forum strategis dalam rangka konsolidasi organisasi sekaligus penguatan tata kelola keolahragaan di Kabupaten Malang, serta menjadi momentum penting dalam menentukan arah kebijakan dan kepemimpinan organisasi olah raga ke depan.</p>



<p>Dalam sambutannya, Wabup Lathifah menegaskan bahwa olah raga memiliki peran yang sangat penting, tidak hanya dalam meningkatkan prestasi, tetapi juga dalam membangun karakter, kedisiplinan, mental juang, serta semangat sportivitas generasi muda. “Melalui Musorkablub ini, kita berharap dapat terpilih kepengurusan yang solid, profesional dan akuntabel, yang memiliki komitmen kuat dalam memajukan olah raga di Kabupaten Malang. Tentunya, sinergi antara pemerintah daerah, pengurus cabang olah raga, serta seluruh stakeholder menjadi kunci utama dalam meningkatkan prestasi atlet, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional,” kata Wabup Lathifah.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, bahwa Kabupaten Malang merupakan daerah yang kaya akan potensi dan talenta olah raga. Berbagai cabang olah raga berkembang pesat, mulai dari sepak bola, bola voli, bulutangkis, panjat tebing, atletik, beladiri, hingga cabang olah raga lainnya.</p>



<p>Bahkan, sejumlah atlet Kabupaten Malang telah mampu bersaing di level provinsi, nasional, hingga internasional. Namun demikian, potensi besar tersebut tidak akan berkembang maksimal tanpa didukung organisasi yang kuat, kepengurusan yang visioner dan berintegritas, data pembinaan yang tertata rapi, manajemen kompetisi yang terarah, serta kolaborasi yang solid antara Pemerintah Daerah, KONI, klub, sekolah dan seluruh komunitas olah raga.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Oleh karena itu, Musorkablub hari ini harus menjadi momentum strategis untuk menyatukan visi dan langkah bersama dalam semangat Bersama, Maju dan Berprestasi. Forum ini hendaknya menjadi ruang demokratis yang menjunjung tinggi musyawarah, kebersamaan, serta nilai-nilai sportivitas dalam setiap proses pengambilan keputusan,” tambahnya.</p>



<p>Wabup Lathifah juga mengingatkan, agar pelaksanaan Musorkablub tetap menjaga suasana yang guyub, saling menghormati perbedaan, serta mengedepankan kepentingan olah raga Kabupaten Malang di atas kepentingan kelompok maupun pribadi. “Mari kita memilih pemimpin KONI yang bukan hanya populer, tetapi memiliki kompetensi, integritas, rekam jejak organisasi yang baik, serta visi pembinaan jangka panjang. Siapa pun yang terpilih nantinya, dialah yang akan menjadi nahkoda besar olahraga Kabupaten Malang. Pemerintah daerah siap memberikan dukungan penuh selama kepengurusan tersebut bekerja secara profesional, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” papar Wakil Bupati.</p>



<p>Gelaran Musorkablub 2026 sendiri, dihadiri oleh jajaran pengurus organisasi olah raga tingkat kabupaten, perwakilan cabang olah raga, serta unsur terkait lainnya. Diharapkan melalui forum ini, dapat dihasilkan keputusan-keputusan strategis yang semakin memperkuat fondasi pembinaan dan meningkatkan prestasi olah raga Kabupaten Malang ke depan.</p>



<p>Sementara terpilih sebagai Ketua KONI Kabupaten Malang, Darmadi. Dalam pemilihan itu, pria yang juga menduduki posisi sebagai Ketua DPRD Kabupaten Malang, memperoleh suara cukup mutlak. <strong>(pro/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230242</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Forkopimda Banyuwangi Hadiri Perayaan Natal di GBI Filadelfia</title>
		<link>https://memontum.com/forkopimda-banyuwangi-hadiri-perayaan-natal-di-gbi-filadelfia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Dec 2025 11:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[filadelfia]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimda]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[perayaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228991</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, hadir dalam perayaan Natal yang digelar di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Filadelfia, Kecamatan Rogojampi, Selasa (23/12/2025) tadi. Kehadiran bupati, bersama Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, perwakilan Dandim, perwakilan Danlanal, tokoh lintas agama dan jajaran OPD Pemkab Banyuwangi, yang kontan menambah suasana semakin damai dan penuh suka [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, hadir dalam perayaan Natal yang digelar di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Filadelfia, Kecamatan Rogojampi, Selasa (23/12/2025) tadi. Kehadiran bupati, bersama Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, perwakilan Dandim, perwakilan Danlanal, tokoh lintas agama dan jajaran OPD Pemkab Banyuwangi, yang kontan menambah suasana semakin damai dan penuh suka cita dalam Natal di Kabupaten Banyuwangi.</p>



<p>Kehadiran rombongan itu, disambut hangat Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) Banyuwangi, Pendeta Anang Sugeng Sulistyanto, para pendeta lintas gereja, tokoh gereja, serta ratusan jemaat yang memadati lokasi ibadah. “Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan kasih sayang dan kebahagiaan untuk bapak/ibu semuanya. Serta bisa menjalankan ibadah dengan khidmat dan penuh suka cita,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Dirinya mengatakan, Banyuwangi adalah rumah besar bagi semua warga. Dirinya mengapresiasi seluruh pihak, karena telah menjaga keberagaman yang ada di Banyuwangi.</p>



<p>Menurut Bupati Ipuk, Natal tahun ini bersamaan dengan usia Banyuwangi yang ke-254, dengan tema &#8216;Tandang Bareng&#8217;. Dimana, Pemkab Banyuwangi mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk umat Kristiani untuk bersama-sama membangun Banyuwangi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Dengan kasih yang tulus, kita bisa berjalan bersama membangun Banyuwangi yang kita cintai. Terima kasih terkhusus umat Kristiani yang selama ini bareng-bareng merawat persaudaraan dan ikut berkontribusi bagi kemajuan Banyuwangi,” tambah Bupati Ipuk.</p>



<p>Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Banyuwangi. “Alhamdulillah, hingga saat ini situasi Banyuwangi tetap aman, kondusif dan terkendali. Ini berkat kerja sama kita semua,” ujarnya.</p>



<p>Perayaan Natal di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Filadelfia Rogojampi berlangsung sederhana namun penuh keceriaan. Selain pertunjukan drama, tarian dan pujian, acara juga diisi dengan pesan rohani yang disampaikan Pendeta Rudi Susanto dari Surabaya.</p>



<p>Pendeta Rudi menyebut, Perayaan Natal di Banyuwangi terasa istimewa. “Ini Natal yang luar biasa bagi kami. Kehadiran Ibu Bupati dan Kapolresta menjadi suka cita tersendiri dan kami berharap ke depan Banyuwangi semakin meriah dalam menyambut Natal,” tuturnya.</p>



<p>Perayaan Natal tersebut diikuti sekitar 600 jemaat yang mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan penuh kekhusyukan dan kegembiraan. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228991</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri HUT Tugu Tirta, Wali Kota Wahyu Tegaskan Pentingnya Sinergi Malang Raya</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-hut-tugu-tirta-wali-kota-wahyu-tegaskan-pentingnya-sinergi-malang-raya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[Sinergi]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<category><![CDATA[tirta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228848</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, didampingi Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso, Bupati Malang, Sanusi dan Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, menghadiri Hari Jadi ke 51 Perumda Tugu Tirta Kota Malang, Kamis (18/12/2025) tadi. Dalam sambutannya, Wali Kota Wahyu menyampaikan ucapan selamat sekaligus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, didampingi Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso, Bupati Malang, Sanusi dan Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, menghadiri Hari Jadi ke 51 Perumda Tugu Tirta Kota Malang, Kamis (18/12/2025) tadi.</p>



<p>Dalam sambutannya, Wali Kota Wahyu menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas capaian-capaian yang telah diperoleh oleh Perumda Tugu Tirta, selama lebih dari lima dekade melayani masyarakat. Dirinya menyebut, peringatan tahun ini menjadi momen bersejarah karena dihadiri lengkap oleh kepala daerah di Malang Raya.</p>



<p>“Di hari ulang tahun ke-51 ini, sinergi Malang Raya terjalin penuh. Sesuai tema Sinergi untuk Kemajuan, ini menjadi awal yang baik untuk memperkuat kerja sama antar daerah,” ujar Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya bahwa sinergi tersebut sangat penting mengingat Kota Malang masih bergantung pada sumber mata air yang berada di Kabupaten Malang dan Kota Batu. Walaupun, saat ini telah memiliki Water Treatment Plant (WTP).</p>



<p>“Pasokan air bersih Kota Malang tetap disuplai dari Kabupaten Malang dan Kota Batu. Karena itu, sinergitas ini tidak bisa ditinggalkan dan harus terus dijaga,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Meski mengapresiasi kinerja Perumda Tugu Tirta, Wali Kota Wahyu menekankan agar peningkatan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Menurutnya penanganan keluhan pelanggan menjadi indikator penting dalam penilaian kinerja perusahaan daerah.</p>



<p>“Pelayanan kepada masyarakat harus terus ditingkatkan. Keluhan harus benar-benar ditanggulangi, karena itu menjadi tolok ukur keberhasilan,” tegasnya.</p>



<p>Sementara itu, Direktur Perumda Tugu Tirta Kota Malang, Priyo Sudibyo, mengatakan bahwa rangkaian HUT ke-51 diisi dengan berbagai kegiatan yang berorientasi pada pelestarian lingkungan dan kepedulian sosial. Salah satunya adalah gerakan pengurangan sampah plastik melalui penerapan penggunaan tumbler.</p>



<p>&#8220;Sejak per 1 November disini sudah kita terapkan penggunaan tumbler. Jadi di Tugu Tirta sudah tidak ada lagi air minum dalam kemasan. Kita juga siapkan anjungan-anjungan gratis untuk karyawan, tapi dengan syarat membawa tumbler. Itu sebagai salah satu menjaga keberlangsungan kehidupan dan kelestarian lingkungan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Selain itu, pihaknya juga melakukan penanaman ratusan bibit pohon di sejumlah sumber mata air, seperti Sumber Karangan, Sumber Sari, dan Sumber Binangun. Tradisi papan bunga ucapan pun diganti dengan bibit pohon yang akan ditanam di berbagai sumber air milik Kota Malang.</p>



<p>“Sebagai bentuk sinergi dan kepedulian lingkungan, kami juga menyebar 10 ribu benih ikan di Sungai Wendit untuk menjaga ekosistem,” lanjutnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228848</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ketua Tim Penanganan Bencana Tak Hadiri Raker, DPRD Kota Malang sebut Butuh Kejelasan Hadapi Banjir</title>
		<link>https://memontum.com/ketua-tim-penanganan-bencana-tak-hadiri-raker-dprd-kota-malang-sebut-butuh-kejelasan-hadapi-banjir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2025 12:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[hadapi]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[kejelasan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan]]></category>
		<category><![CDATA[raker]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228568</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; DPRD Kota Malang bersama dengan Pemkot Malang menggelar rapat kerja evaluasi penanggulangan bencana daerah di Kota Malang, Senin (08/12/2025) tadi. Namun, rapat yang agendanya membahas isu krusial banjir dan mitigasi bencana itu, justru tidak dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, yang merupakan ketua tim penanganan bencana. Ketua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; DPRD Kota Malang bersama dengan Pemkot Malang menggelar rapat kerja evaluasi penanggulangan bencana daerah di Kota Malang, Senin (08/12/2025) tadi. Namun, rapat yang agendanya membahas isu krusial banjir dan mitigasi bencana itu, justru tidak dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, yang merupakan ketua tim penanganan bencana.</p>



<p>Ketua DPRD Kota Malang, Amityha Ratnanggani Sirraduhita, saat dikonfirmasi tidak bisa menutupi kekecewaannya. Menurutnya, absennya Sekda membuat pembahasan strategis menjadi tidak optimal.</p>



<p>“Kita menunggu dari ketua timnya, tetapi hari ini beliau tidak hadir. Diwakilkan oleh Plt Asisten,” ujar Mia-sapaannya, usai rapat.</p>



<p>Mia menegaskan, Sekda selaku ketua tim seharusnya menyampaikan dengan jelas roadmap penanganan bencana. Mulai dari pra, saat kejadian, hingga pasca bencana. Apalagi, Kota Malang kini berhadapan dengan intensitas banjir yang semakin sering terjadi.</p>



<p>“Kami berharap, beliau bisa memaparkan apa konsep penanganannya. Jangka pendek, jangka panjang, apa yang dibutuhkan Kota Malang. Beliau inikan dirijennya, yang mengorkestrasi semuanya,” tegasnya.</p>



<p>Dalam rapat tersebut, Mia juga menegaskan bahwa ada beberapa rekomendasi dari DPRD untuk penanganan jangka pendek. Diantaranya, normalisasi drainase, pembersihan saluran air, serta penanganan cepat pascabencana.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, DPRD meminta Pemkot Malang untuk memetakan collateral damage dan rencana revitalisasi infrastruktur yang rusak akibat bencana. Tanpa arah kebijakan jelas, menurutnya Kota Malang akan mengulang kesalahan yang sama setiap tahunnya.</p>



<p>“Kalau tidak dipakai pemetaannya, ya tahun depan kita hanya mengulang. Dan biayanya pasti semakin besar,” katanya.</p>



<p>DPRD juga menilai penanganan banjir selama ini kurang efektif. Beberapa wilayah dilaporkan mengalami banjir hingga tiga kali dalam dua bulan.</p>



<p>“Berarti ada yang salah dengan program dan kebijakan kita. Itu yang harus diperbaiki,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Plt Asisten 1, Suparno, menjelaskan kondisi objektif penyebab banjir di Kota Malang. Mulai dari curah hujan ekstrem akibat badai siklon, alih fungsi irigasi menjadi drainase, berkurangnya ruang terbuka hijau, hingga hilangnya lahan resapan.</p>



<p>&#8220;Setiap jengkal tanah di kawasan padat sudah berubah menjadi permukiman, membuat air tak lagi punya ruang untuk meresap. Sehingga mitigasi jangka pendek dapat dilakukan melalui biopori dan sumur resapan, sementara penataan pascabencana akan dibahas lebih lanjut lintas sektor,&#8221; imbuh Suparno. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228568</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
