<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>HAKI &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/haki/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 26 Feb 2023 11:51:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>HAKI &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Udeng Sima Bawana Jadi Kearifan Lokal HAKI Kota Batu, ASN Wajib Kenakan Setiap Kamis</title>
		<link>https://memontum.com/udeng-sima-bawana-jadi-kearifan-lokal-haki-kota-batu-asn-wajib-kenakan-setiap-kamis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Feb 2023 11:51:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[ASN]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[HAKI]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot batu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=183962</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Seluruh aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Batu setiap Kamis, kini diwajibkan mengenakan Udeng Sima Bawana. Ini dikarenakan, penggunaan udeng yang digagas Paguyuban Sangga Braja, itu sudah masuk dalam peraturan wali (Perwali) Kota Batu. Disampaikan salah satu penggagas dari Paguyuban Sangga Braja, Dwi Santoso, bahwa tujuan digagasnya udeng itu untuk mengangkat kearifan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Seluruh aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Batu setiap Kamis, kini diwajibkan mengenakan Udeng Sima Bawana. Ini dikarenakan, penggunaan udeng yang digagas Paguyuban Sangga Braja, itu sudah masuk dalam peraturan wali (Perwali) Kota Batu.</p>



<p>Disampaikan salah satu penggagas dari Paguyuban Sangga Braja, Dwi Santoso, bahwa tujuan digagasnya udeng itu untuk mengangkat kearifan lokal yang dirintisnya sejak tahun 2018. &#8220;Udeng Sima Bawana itu digagas oleh Paguyuban Sangga Braja pada tahun 2017. Setelah itu, mulai di Kota Batu dirintis pada tahun 2018,&#8221; terang Dwi, Minggu (26/02/2023) sore.</p>



<p>Awal dari gagasan itu, tambahnya, karena paguyuban yang merupakan komunitas pecinta benda pusaka ini menginginkan adanya sesuatu yang dipersembahkan untuk Kota Batu. Dari ide yang muncul, saat berdiskusi dengan sesepuh budaya, akhirnya Udeng Sima Bawana itulah yang diunggulkan.</p>



<p>&#8220;Kearifan lokal terkait udeng ini sudah punah di kalangan pemuda. Kalau sekarang ada sebuah daerah memiliki blangkon itu sudah berjalan. Tetapi, udeng memang setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing. Dari hasil diskusi dengan sesepuh, udeng itulah yang kami munculkan,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kualitas-indek-pelayanan-publik-pemkab-lumajang-kian-meningkat-dan-masuk-kategori-sangat-tinggi">Kualitas Indek Pelayanan Publik Pemkab Lumajang Kian Meningkat dan Masuk Kategori Sangat Tinggi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-lantik-67-pejabat-administrator-dan-pengawas">Wali Kota Probolinggo Lantik 67 Pejabat Administrator dan Pengawas</a></li>
</ul>


<p>Namun demikian, ujar, keberadaan udeng Sima Bawana saat ini sudah masuk dalam Peraturan Wali (Perwali) Kota Batu. Sehingga, diwajibkan setiap apartur sipil negara (ASN) Pemkot Batu mengenakan udeng Khas Batu Sima Bawana.</p>



<p>&#8220;Sebenarnya, tahun 2022 yang lalu sudah masuk Perwali. Dan, tahun ini dipertegas oleh Pj Wali Kota. Dan, dari Perwali itu mewajibkan kepada ASN setiap hari Kamis mengenakan udeng Sima Bawana,&#8221; jelas Dwi.</p>



<p>Oleh sebab itu, dengan sudah diperwalikan udeng itu, maka Udeng Sima Bawana adalah milik warga Kota Batu. &#8220;Kami berharap, masyarakat dan Pemkot mensupport kegiatan ini. Yaitu, mengembangkan dan mempertahankan kearifan lokal berupa udeng Sima Bawana. Karena, udeng itu sudah milik masyarakat Kota Batu,&#8221; paparnya.</p>



<p>Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arif A Sidiq, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa udeng Sima Bawana yang digagas Paguyuban Sangga Braja sudah diperwalikan. Bahkan, keberadaan khas Kota Batu Sima Bawana sudah tercatat di Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).</p>



<p>&#8220;Jadi, udeng Sima Bawana yang digagas Paguyuban Sangga Braja ini sudah tercatat di HAKI. Juga, sudah masuk dalam Perwali. Dan, sudah dicanangkan bahwa setiap hari Kamis ASN Pemkot Batu wajib mengenakannya,&#8221; katanya, Minggu (26/02/2023) sore. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183962</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri Selebrasi Sayembara Batik Saman, Wali Kota Malang Siap Patenkan Produk Jadi HAKI</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-selebrasi-sayembara-batik-saman-wali-kota-malang-siap-patenkan-produk-jadi-haki</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Dec 2022 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[HAKI]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=179567</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Batik Saman Kota Malang mendapat apresiasi dari Wali Kota Malang, Sutiaji, Rabu (07/12/2022) tadi. Apresiasi itu disampaikan, saat wali kota memberikan sambutan dalam gelaran Selebrasi Sayembara pengenalan Batik Saman, yang dilakukan di Malang Creative Center. Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang ini menyampaikan, jika gelaran Batik Saman itu merupakan inisiasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Batik Saman Kota Malang mendapat apresiasi dari Wali Kota Malang, Sutiaji, Rabu (07/12/2022) tadi. Apresiasi itu disampaikan, saat wali kota memberikan sambutan dalam gelaran Selebrasi Sayembara pengenalan Batik Saman, yang dilakukan di Malang Creative Center.</p>



<p>Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang ini menyampaikan, jika gelaran Batik Saman itu merupakan inisiasi dari Dewan Kesenian Nuswantara, yang berkolaborasi dengan Pemkot Malang. Dengan gelaran ini, diharapkan nantinya bisa menjadi ciri khas dari Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Bangga bahwa Kota Malang memiliki batik yang khas, yaitu Batik Saman. Ini merupakan inisiasi dari teman-teman Dewan Kesenian Nuswantara,” ujar Wali Kota Malang.</p>



<p>Dikatakannya, bahwa Batik Saman tersebut memiliki banyak filosofi dengan makna yang bagus. Seperti, filosofi Pohon heritage, Pohon Trembesi dan Pohon Kenari. Ke depan, itu juga akan dikenalkan pada masyarakat dan dunia.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kualitas-indek-pelayanan-publik-pemkab-lumajang-kian-meningkat-dan-masuk-kategori-sangat-tinggi">Kualitas Indek Pelayanan Publik Pemkab Lumajang Kian Meningkat dan Masuk Kategori Sangat Tinggi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-lantik-67-pejabat-administrator-dan-pengawas">Wali Kota Probolinggo Lantik 67 Pejabat Administrator dan Pengawas</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Malang luar biasa dan batik kita kenalkan pada dunia. Tetapi sebelumnya, ini harus kita kuatkan literasi. Anak-anak harus bangga pada Malang dan jangan hanya ucapan tapi perbuatan. Ke depannya, harus bangga pada batik Malang, terutama saat ke luar daerah,” tuturnya.</p>



<p>Lebih lanjut dikatakan, bahwa Batik Saman nantinya akan dipatenkan sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Kota Malang. Dengan memiliki satu varian, yakni dicontohkan bisa seperti corak kayu trembesi, anggrek hidup atau burung. “Selama ini, itu belum kita patenkan. Kalau topeng banyak yang klaim. Harapannya, Batik Saman bisa jadi satu varian kita di Kota Malang,” lanjutnya.</p>



<p>Apalagi ke depan, dirinya berharap batik tersebut bisa dipakai oleh siswa-siswi SD, SMP dan SMA, saat sekolah maupun Peringatan Hari Batik. Itu akan dibuat satu warna dan dijualkan dengan harga yang terjangkau.</p>



<p>“Kita buat satu warna, supaya harga terjangkau dan anak-anak bisa memakai waktu hari batik. Rencana dengan batik cap, dengan warna-warna dasar,” ucap Wali Kota Sutiaji.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Panitia Selebrasi Sayembara Batik Saman, yang juga Ketua Presidium Dewan Kampung Nuswantara, Bambang GW, menyampaikan bahwa acara tersebut adalah sebuah cita-cita dan harapan untuk mewujudkan Kota Malang. Itu juga menjadi momentum untuk menciptakan identitas batik.</p>



<p>“Terima kasih pada semua pembatik Kota Malang. Saya mengajak kerja sama semua untuk membuat batik sebagai bahasa persatuan dan karya mengagungkan Kota Malang,” kata Bambang.</p>



<p>Dalam membuat batik, kata Bambang, bukan hal yang mudah. Karena, batik bukan sekedar desain dan gambar. Tapi juga mengenal strata sosial. Banyak nilai filosofi yang terkandung dalam batik. “Butuh penguatan di Batik Saman. Ketika eksplor Saman, ini ada sembilan motif baru yang akan di eksplor lagi. Banyak motif yang belum bisa mengakomodir. Bisa motif jenggelek sumringah, motif gaung udara, motif manuk brai,” jelasnya.</p>



<p>Terlebih, dalam momen tersebut juga dinilai menjadi spirit bersama untuk mengenalkan Batik Saman kepada masyarakat luas.</p>



<p>Sebagai informasi, sayembara tersebut telah diikuti 102 desainer dengan 225 karya. Dari ratusan peserta tersebut, belasan orang terpilih menjadi nominasi, yang selanjutnya dipilih tiga orang pemenang.<strong> (rsy/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">179567</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pecut Samandiman Jadi Hak Kekayaan Intelektual Kota Kediri, Wali Kota Abdullah Berharap Tidak Diakuisisi Negara Lain</title>
		<link>https://memontum.com/pecut-samandiman-jadi-hak-kekayaan-intelektual-kota-kediri-wali-kota-abdullah-berharap-tidak-diakuisisi-negara-lain</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Jul 2022 16:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Kekayaan Intelektual]]></category>
		<category><![CDATA[HAKI]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Kediri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=175185</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Pecut Samandiman telah didaftarkan di Kemenkumham, untuk menjadi Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) Kota Kediri. Pecut Samandiman ini, memiliki kekhasan pada panjangnya yang mencapai 3,5 hingga 10 meter. Karena panjangnya inilah, diperlukan teknik khusus untuk membunyikannya. Hal itu, diungkapkan Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, saat membuka Kejuaraan Seni Pecut Samandiman Kota Kediri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Pecut Samandiman telah didaftarkan di Kemenkumham, untuk menjadi Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) Kota Kediri. Pecut Samandiman ini, memiliki kekhasan pada panjangnya yang mencapai 3,5 hingga 10 meter. Karena panjangnya inilah, diperlukan teknik khusus untuk membunyikannya. Hal itu, diungkapkan Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, saat membuka Kejuaraan Seni Pecut Samandiman Kota Kediri di Kawasan Goa Selomangleng, Sabtu (23/07/2022) tadi.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Wali Kota Kediri juga menyerahkan Piagam HaKI kepada Ketua Paguyuban Pecut Samandiman Kota Kediri, Mohammad Hanif. &#8220;Seni untuk menggerakkan dan membunyikan itu, yang kita daftarkan ke Kemenkumham sebagai hak kekayaan intelektual Kota Kediri. Jangan sampai, Pecut Samandiman ini diakuisisi oleh negara lain,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Untuk melestarikan Pecut Samandiman, tambahnya, Pemerintah Kota Kediri menggelar Kejuaraan Seni Pecut Samandiman. Kejuaraan ini, diikuti 128 peserta dari 22 kabupaten atau kota di Indonesia. Mulai dari Kabupaten Mimika, Bontang, Kabupaten Merangin dan kabupaten atau kota di Jawa Timur.</p>



<p>Kesenian Pecut Samandiman ini, ujarnya, sudah lama ada di Kota Kediri. Bahkan, telah membaur menjadi budaya. Bahkan, masyarakat dapat memperoleh banyak informasi dan edukasi tentang pecut ini di Kejuaraan Seni Pecut Samandiman.</p>



<p>Di Kota Kediri sendiri, imbuhnya, banyak pengrajin pecut dan di salah satu kelurahan ada Kampung Pecut. &#8220;Harapannya, pecut ini juga bisa dijadikan souvenir. Sehingga, tidak hanya melestarikan tapi juga memberikan dampak ekonomi. Sebab, kesenian Pecut Samandiman ini luar biasa sekali,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kualitas-indek-pelayanan-publik-pemkab-lumajang-kian-meningkat-dan-masuk-kategori-sangat-tinggi">Kualitas Indek Pelayanan Publik Pemkab Lumajang Kian Meningkat dan Masuk Kategori Sangat Tinggi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-lantik-67-pejabat-administrator-dan-pengawas">Wali Kota Probolinggo Lantik 67 Pejabat Administrator dan Pengawas</a></li>
</ul>


<p>Wali Kota Kediri menambahkan, bahwa Kejuaraan Seni Pecut Samandiman ini juga menyambut Hari Jadi Kota Kediri ke-1143. Kejuaraan Seni Pecut Samandiman, ini akan menjadi event tahunan di Kota Kediri. Untuk tahun ini, Kejuaraan Seni Pecut Samandiman melombakan bagaimana cara membunyikan pecut yang benar.</p>



<p>Harapannya, ungkap Wali Kota, di kejuaraan tahun depan juga mengakomodir dari sisi keindahan pecut. Sehingga, bisa dipamerkan pecut-pecut khas dari daerah lain. &#8220;Semoga, acara ini mengedukasi dan menjadi tontonan positif bagi masyarakat. Terutama, masyarakat diseluruh Indonesia, juga dapat menyaksikan melalui YouTube Kediritourism,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Salah satu peserta Kejuaraan Seni Pecut Samandiman dari Kabupaten Mimika, Slamet, mengaku bangga dapat membawa kesenian Pecut Samandiman Turonggo Joyo Putro yang ada di Kabupaten Mimika. Menurutnya, acara semacam ini dapat melestarikan kesenian pecut asli dari Indonesia ini.</p>



<p>&#8220;Melihat event seperti ini, itu sangat bangga dan antusias sekali. Apalagi, Pak Wali hadir langsung mendukung acara ini. Harapannya, event seperti ini bisa diadakan di seluruh Indonesia yang diawali dari Kota Kediri di tahun ini,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Kejuaraan Seni Pecut Samandiman ini, digelar selama dua hari atau hingga 24 Juli. Bahkan, terdapat empat kategori dalam kejuaraan yang dilombakan. Yakni, kategori bebas putra, bebas putri, tunggal putri anak dan tunggal putra anak. Total hadiah pada Kejuaraan Seni Pecut Samandiman, ini sebesar Rp 37 juta.</p>



<p>Turut hadir dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kota Kediri Bagus Alit, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Kediri dan tamu undangan lainnya.<strong>(pan/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">175185</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Buka Sosialisasi Hak Intelektual Hasil Kelitbangan dan Inovasi, Wabup Malang Tegaskan Pentingnya HaKI</title>
		<link>https://memontum.com/buka-sosialisasi-hak-intelektual-hasil-kelitbangan-dan-inovasi-wabup-malang-tegaskan-pentingnya-haki</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Jun 2022 12:23:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[HAKI]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Wabup Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=171194</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, membuka kegiatan Sosialisasi Hak Intelektual Hasil Kelitbangan dan Inovasi untuk Peningkatan Ekosistem Inovasi dan Daya Saing Daerah Kabupaten Malang di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Rabu (22/06/2022) tadi. Dalam kesempatan itu, Wabup Didik berharap bahwa kegiatan yang berorientasi pada peningkatan sistem inovasi dan daya saing daerah, dapat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, membuka kegiatan Sosialisasi Hak Intelektual Hasil Kelitbangan dan Inovasi untuk Peningkatan Ekosistem Inovasi dan Daya Saing Daerah Kabupaten Malang di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Rabu (22/06/2022) tadi.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Wabup Didik berharap bahwa kegiatan yang berorientasi pada peningkatan sistem inovasi dan daya saing daerah, dapat memberikan manfaat. Bukan hanya untuk pemerintah, melainkan juga seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Malang.</p>



<p>&#8220;Adanya pengaturan terhadap Hak Kekayaan Intelektual (HaKI), bertujuan untuk melindungi reputasi serta mendorong dan juga menghargai setiap inovasi yang diciptakan oleh individu maupun kelompok. Penghargaan terhadap ide-ide orisinil tersebut, kemudian diwujudkan dalam bentuk insentif dan perlindungan yang bertujuan untuk mencegah adanya duplikasi maupun penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,&#8221; kata Didik Gatot Subroto.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kualitas-indek-pelayanan-publik-pemkab-lumajang-kian-meningkat-dan-masuk-kategori-sangat-tinggi">Kualitas Indek Pelayanan Publik Pemkab Lumajang Kian Meningkat dan Masuk Kategori Sangat Tinggi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-lantik-67-pejabat-administrator-dan-pengawas">Wali Kota Probolinggo Lantik 67 Pejabat Administrator dan Pengawas</a></li>
</ul>


<p>Dirinya juga menjelaskan, bahwa seluruh elemen yang ada, harus terus berupaya melahirkan inovasi baru agar dapat survive dalam menghadapi tantangan global. Seluruh pihak juga harus mengkolaborasikan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Sehingga, pembentuk daya saing atau yang juga dikenal dengan Innovation Driven Development dapat terlindungi orisinalitasnya melalui HaKI.</p>



<p>&#8220;Seperti halnya di Kabupaten Malang, terdapat banyak sektor yang memerlukan adanya perlindungan kekayaan intelektual. Diantaranya, seperti Wayang Topeng Malangan, Apel Poncokusumo, Tari Bapang, Bahasa Walik-an, serta warisan budaya, kuliner, pariwisata dan masih banyak lagi,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Wabup Didik juga menyadari, akan kesadaran masyarakat secara umum, yang kurang peduli akan pengurusan HaKI. &#8220;Kesadaran masyarakat, bahwa persaingan itu dianggap sesuatu hal yang biasa, padahal penting. Maka sosialiasi ini penting, agar warga masyarakat semakin memahami bahwa HaKI ini penting,&#8221; terangnya. <strong>(cw1/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">171194</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Greget 79 Peneliti Indonesia Ciptakan Penelitian Ber-HAKI</title>
		<link>https://memontum.com/greget-79-peneliti-indonesia-ciptakan-penelitian-ber-haki</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jul 2019 10:41:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[HAKI]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/87225-greget-79-peneliti-indonesia-ciptakan-penelitian-ber-haki</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Perihal penelitian yang terpublikasikan, Indonesia menempati posisi kedua setelah Malaysia di tingkat Asean. Namun dalam hal penelitian berpaten atau memiliki Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), Indonesia menduduki peringkat pertama se-Asean atau Asia Tenggara. Sementara di level Asia, HAKI Indonesia masih tertinggal oleh Jepang, Cina, dan Korea Selatan. Pada tahun 2018 Indonesia menduduki peringkat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Perihal penelitian yang terpublikasikan, Indonesia menempati posisi kedua setelah Malaysia di tingkat Asean. Namun dalam hal penelitian berpaten atau memiliki Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), Indonesia menduduki peringkat pertama se-Asean atau Asia Tenggara. Sementara di level Asia, HAKI Indonesia masih tertinggal oleh Jepang, Cina, dan Korea Selatan.</p>
<p>Pada tahun 2018 Indonesia menduduki peringkat 2 dengan 30.924 publikasi, setelah Malaysia 31.968 publikasi, dan menyalip posisi Singapura 22.081 publikasi di posisi ketiga.</p>
<p><div id="attachment_87226" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-87226" decoding="async" class="size-full wp-image-87226" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190703-WA0045-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="WAWANCARA : Juldin Bahriansyah, ST, MSi, dan Dr Ir Kustamar, MT, saat menjawab pertanyaan awak media. (rhd) " width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190703-WA0045-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190703-WA0045-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190703-WA0045-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190703-WA0045-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190703-WA0045-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-87226" class="wp-caption-text"><strong> WAWANCARA : Juldin Bahriansyah, ST, MSi, dan Dr Ir Kustamar, MT, saat menjawab pertanyaan awak media. (rhd)</strong></p></div></p>
<p>&#8220;Publikasi penelitian kita (Indonesia, red) di angka 30 ribu, sementara penelitian berpaten 2.800. Targetnya, jumlah paten harus melebihi jumlah publikasi internasional. Jika meniru Jepang yang menduduki peringkat pertama, jumlah paten dua kali dari jumlah publikasi. Kita optimis bisa,&#8221; jelas Kepala Subdirektorat Valuasi dan Fasilitasi Kekayaan Intelektual Ristekdikti, Juldin Bahriansyah, ST, MSi, kepada Memontum.com.</p>
<p>Menurutnya, keoptimisan tersebut kembali pada prioritas kebijakan pemerintah. Saat ini Kemenristekdikti masih memprioritaskan publikasi, sementara paten belum menjadi prioritas yang sama.</p>
<p>&#8220;Itu masih model yang akan kita ajukan tergantung dengan kebijakan pusat. Jika publikasi sudah cukup baik, kita bisa beralih di bidang paten, mungkin kita bisa mengejar model tersebut,&#8221; tambah Juldin, disela pelatihan pemanfaatan hasil penelitian dan pengkajian pengabdian masyarakat yang berpotensi paten, di Tumapel Ballroom, di The Singhasari Resort, Batu selama 3 hari, Rabu-Jumat (3-5/7/2019).</p>
<p>Sementara itu, Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang kembali terpilih menjadi tuan rumah dikarenakan ITN Malang menduduki rangking 4 institusi swasta terbesar di Indonesia. Dimana setelah Institut Negeri seperti ITB, IPB, ITS, disusul ITN sebagai Institut swasta terbaik.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah ITN kembali dipercaya untuk mensupport program pemerintah terkait Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Dimana dalam rangking kinerja HAKI itu, ITN luar biasa dan paling tinggi. Upaya ini untuk menyadarkan para peneliti khususnya dosen bahwa semua produk penelitian harus dilindungi agar menjadi aset bernilai tinggi melalui paten,&#8221; ungkap Rektor ITN, Dr Ir Kustamar, MT, di sela acara.</p>
<p>Kustamar menambahkan, di dalam internal ITN, para dosen yang telah memiliki paten telah merasakan hasil penelitian yang telah diproduksi massal telah mendapatkan royalti. Sehingga selain demi perkembangan akademisi, disisi lain kesejahteraan dosen ikut terangkat. Tentunya, diperlukan dosen militan, sehingga pembangunan Indonesia menjadi lebih maju dan mampu bersaing dengan negara lain di level internasional.</p>
<p>&#8220;Visi ITN kan teknologi terapan, sehingga konsentrasinya produk berupa alat. Saat alat tersebut dibutuhkan dan diproduksi massal, secara otomatis berdampak positif bagi dosen disisi kesejahteraan. Ini sekaligus menghapus pesimisme dosen tidak bisa kaya, namun optimisme positif bisa menjadi kaya melalui profesionalisme dan karya berkualitas berdampak bagi masyarakat,&#8221; jelas mantan Wakil Rektor I periode sebelumnya.</p>
<p>Kali ini, pelatihan pemanfaatan hasil penelitian dan pengkajian pengabdian masyarakat yang berpotensi paten ini, diikuti 79 peserta dosen dari berbagai perguruan tinggi, universitas, dan institut di Indonesia. Termasuk didalamnya 9 peserta dosen ITN. <strong>(rhd/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">87225</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
