<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>handsanitizer &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/handsanitizer/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Nov 2020 10:05:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>handsanitizer &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>SMK Telkom Malang Uji Coba Praktik Luring</title>
		<link>https://memontum.com/smk-telkom-malang-uji-coba-praktik-luring</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2020 10:05:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[handsanitizer]]></category>
		<category><![CDATA[kelas 10]]></category>
		<category><![CDATA[luring]]></category>
		<category><![CDATA[smk telkom malang]]></category>
		<category><![CDATA[teknik komputer jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[waka kurikulum]]></category>
		<category><![CDATA[warga kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126812</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Telkom Kota Malang, tengah melakukan uji coba pembelajaran praktik luring, Senin (02/11) tadi. Sebagaimana yang disampaikan Waka Kurikulum SMK Telkom, Ifa Choirunnisa. Bahwa, murid yang mengikuti praktik luring hanya yang berdomisili di Kota Malang. Mereka yang belajar luring, juga khusus siswa yang duduk dibangku kelas 10 serta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Telkom Kota Malang, tengah melakukan uji coba pembelajaran praktik luring, Senin (02/11) tadi. Sebagaimana yang disampaikan Waka Kurikulum SMK Telkom, Ifa Choirunnisa.</p>
<p>Bahwa, murid yang mengikuti praktik luring hanya yang berdomisili di Kota Malang. Mereka yang belajar luring, juga khusus siswa yang duduk dibangku kelas 10 serta mendapat surat pernyataan dari orangtua.</p>
<p>&#8220;Sementara fokus ke kelas 10, karena mereka masih baru. Di samping, mereka masih butuh pengenalan lebih banyak. Dan syarat terakhir adalah pernyataan dari orangtua. Kalau tidak ada maka tidak bisa mengikuti,&#8221; ujar Ifa.</p>
<p>Untuk kelas 11 dan 12, tambahnya, telah disediakan aplikasi Gmatrix. Sebuah aplikasi berbayar yang bisa digunakan untuk melakukan pembelajaran secara daring. &#8220;Aplikasinya berbayar dan yang membayar adalah kami. Jadi siswa tinggal menggunakan saja,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Lebih lanjut dirinya menjelaskan, bahwa pembelajaran hanya dilakukan 1 kali shift. Dengan durasi pembelajaran adalah 3 jam. &#8220;Hanya ada satu shift dan satu shiftnya itu 3 jam,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Terkait protokol kesehatan, pihak sekolah telah menerapkan sesuai dengan peraturan dari pemerintah. Misalnya, telah disiapkan tempat cuci tangan, termogun dan handsanitizer.</p>
<p>&#8220;Sebelum masuk, mereka cuci tangan dahulu di depan. Dan kami juga ada termogun otomatis. Jadi, tanpa perlu satpam atau petugas. Mereka bisa melakulan pengecekan sendiri dan keluar otomatis,&#8221; terangnya.</p>
<p>Sedangkan untuk guru pengajar, imbuhnya, totalnya adalah 10 guru. Dengan uraian, lima guru untuk bidang keahlian RPL (Rekayasa Perangkat Lunak) dan 5 guru untuk TKJ (Teknik Komputer Jaringan). Dan mereka sudah melakukan uji cerologi untuk memastikan kondisi kesehatan. <strong>(mg1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126812</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polinema Beri Edukasi Pembuatan Hand Sanitizer dan Disinfektan</title>
		<link>https://memontum.com/polinema-beri-edukasi-pembuatan-hand-sanitizer-dan-disinfektan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2020 04:58:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[Disinfektan]]></category>
		<category><![CDATA[handsanitizer]]></category>
		<category><![CDATA[polinema]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126314</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Langkah positif dilakukan Politeknik Negeri Malang (Polinema), dalam rangka membantu pemerintah melakukan pencegahan penularan virus Covid-19. Bertempat di Kantor Kelurahan Bandulan, melaksanakan kegiatan edukasi berupa pembuatan hand sanitizer dan disinfektan, kemarin (22/10). Bertema &#8216;Jaga diri dan keluarga anda dari Virus Corona&#8217;, pelaksanaan pelatihan diikuti setidaknya sekitar 40 peserta, dengan tetap menerapkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Langkah positif dilakukan Politeknik Negeri Malang (Polinema), dalam rangka membantu pemerintah melakukan pencegahan penularan virus Covid-19. Bertempat di Kantor Kelurahan Bandulan, melaksanakan kegiatan edukasi berupa pembuatan hand sanitizer dan disinfektan, kemarin (22/10).</p>
<p>Bertema &#8216;Jaga diri dan keluarga anda dari Virus Corona&#8217;, pelaksanaan pelatihan diikuti setidaknya sekitar 40 peserta, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Mereka yang dilibatkan, adalah dari perwakilan RW, Karang Taruna (Katar), Babinsa, Babinkamtibmas dan warga Kelurahan Bandulan.</p>
<p>Sebagai nara sumber dalam pelatihan itu, yakni Rosita Dwi C., S.Si, M.Si dari Dosen Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Malang, dan Dedy Marquis sebagai Facilitative Trainer.</p>
<p>Dalam kegiatan itu, turut hadir Kepala Seksi (Kasi) Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Bandulan, Indhira Dwi Nanda dan Ketua Jurusan Teknik Kimia, Dr. Ir. Eko Naryono, MT., dosen dan mahasiswa Jurusan Teknik Kimia Polinema.</p>
<p>Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Bandulan, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pemberdayaan untuk masyarakat yang tepat guna di masa pandemi.</p>
<p>&#8220;Pelatihan pembuatan hand sanitizer dan disinfektan ini, sangat bermanfaat terutama untuk meningkatkan kewaspadaan warga terhadap virus Covid-19. Itulah mengapa, dipandang perlu dilakukan pelatihan pembuatan,” kata Indhira Dwi Nanda.</p>
<p>Ketua Jurusan Teknik Kimia, menjelaskan bahwa dengan adanya kegiatan ini, menunjukkan bahwa Satgas Covid-19 Polinema, berdampak tidak hanya di lingkungan kampus. Namun, juga memberikan peran positif terhadap masyarakat secara umum.</p>
<p>&#8220;Mahasiswa juga dilibatkan dalam pelaksanaan edukasi ini. Tujuannya, agar dapat mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh di kampus. Bahkan, Jurusan Teknik Kimia, juga telah melaksanakan pelatihan serupa di Desa Bedali, Kecamatan Lawang,&#8221; kata Eko Naryono.</p>
<p>Sementara itu, Rosita Dwi C., S.Si, M.Si., dalam presentasinya, memberikan informasi tentang virus dan penjelasan terkait bahan dan cara pembuatan hand sanitizer dan disinfektan. &#8220;Bahan pembuatan hand sanitizer dan disinfektan, diantaranya seperti kaporit dan alkohol, yang aman digunakan karena mengikuti anjuran WHO. Bahan-bahan ini mudah diperoleh di toko kimia,” ungkapnya.</p>
<p>Melalui pelatihan ini, diharapkan masyarakat dapat memahami cara pembuatan hand sanitizer dan disinfektan. Serta, bisa lebih memperhatikan kebersihan sebagai bentuk pencegahan penularan virus Covid-19 di lingkungan rumah dan sekitar. <strong>(hms/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126314</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
