<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>hantarkan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/hantarkan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 31 Dec 2025 13:44:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>hantarkan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wabup Lathifah Hantarkan Kabupaten Malang Terima Kado Akhir Tahun dari Bappenas</title>
		<link>https://memontum.com/wabup-lathifah-hantarkan-kabupaten-malang-terima-kado-akhir-tahun-dari-bappenas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Dec 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bappenas]]></category>
		<category><![CDATA[hantarkan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[lathifah]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229180</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pemerintah Kabupaten Malang mendapatkan kado istimewa akhir tahun 2025 dari Bappenas. Kado tersebut, berupa ditetapkannya Kabupaten Malang menjadi pilot project pengembangan kopi, kakao, padi dan pemberdayaan perempuan untuk carbon trading. Penetapan pilot project ini, setelah Asisten Personal Menteri Bappenas sekaligus Ketua Team Satgas Kakao dan Kopi, Prof Dwija, melakukan audiensi bersama Wakil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Malang mendapatkan kado istimewa akhir tahun 2025 dari Bappenas. Kado tersebut, berupa ditetapkannya Kabupaten Malang menjadi pilot project pengembangan kopi, kakao, padi dan pemberdayaan perempuan untuk carbon trading.</p>



<p>Penetapan pilot project ini, setelah Asisten Personal Menteri Bappenas sekaligus Ketua Team Satgas Kakao dan Kopi, Prof Dwija, melakukan audiensi bersama Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib, Rabu (31/12/2025) tadi. Audensi yang dilaksanakan di ruang Wabup Malang, ini juga dihadiri Kadis pertanian, Avicenna, Kepala Perhutani Malang, Kepala Dinas Cabang Kehutanan Malang dan perwakilan anggota DPRD Kabupaten Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Disampaikan Prof Dwija, bahwa kehadirannya ke Kabupaten Malang atas perintah menteri untuk follow up permintaan Wabup Malang, agar Kabupaten Malang mendapat program dari Bappenas. Dari hasil audiensi tersebut, disepakati bahwa Kabupaten Malang menjadi pilot project pengembangan kopi, kakao, padi dan pemberdayaan perempuan untuk carbon trading.</p>



<p>Prof Dwija memaparkan, Bappenas menetapkan enam provinsi sebagai pilot project dan masing-masing provinsi 1 daerah. &#8220;Untuk Provinsi Jawa Timur diputuskan di Kabupaten Malang sebagai pilot project,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Wabup Lathifah Shohib menyambut gembira angin segar program dari Bappenas ini. &#8220;Kami berharap, semoga program ini mampu memberi kontribusi kepada daerah di tengah efisiensi anggaran selain tujuan utama yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Malang, khususnya petani,&#8221; ujar Wabup Lathifah. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229180</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Program 1.000 Event Pemkot Malang Hantarkan Wali Kota Wahyu Menerima Penghargaan Nasional</title>
		<link>https://memontum.com/program-1-000-event-pemkot-malang-hantarkan-wali-kota-wahyu-menerima-penghargaan-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Oct 2025 12:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[hantarkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[menerima]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227307</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kota Malang kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat Nasional. Kali ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berhasil meraih penghargaan Excellence in Urban Creative Tourism Activation dalam acara Kolaborasi dan Harmoni Menggapai Asta Cita untuk Negeri, yang digelar di Jakarta, Jumat (31/10/2025) tadi. Penghargaan bergengsi itu, diterima langsung Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kota Malang kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat Nasional. Kali ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berhasil meraih penghargaan Excellence in Urban Creative Tourism Activation dalam acara Kolaborasi dan Harmoni Menggapai Asta Cita untuk Negeri, yang digelar di Jakarta, Jumat (31/10/2025) tadi.</p>



<p>Penghargaan bergengsi itu, diterima langsung Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Kota Malang dalam mengembangkan potensi kota kreatif dan memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Timur. Menurutnya, capaian itu tidak lepas dari keberhasilan program 1000 Event, yang menjadi gagasan dirinya bersama Wakil Wali Kota Malang.</p>



<p>“Tentu ini merupakan salah satu keberhasilan saya bersama Mas Wakil Wali Kota untuk membawa Kota Malang semakin dikenal luas. Salah satunya, melalui program unggulan 1.000 Event,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, dikatakannya bahwa program yang digagas tersebut melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, komunitas kreatif, pelaku seni, UMKM, hingga sektor pariwisata. Kegiatan yang digelar, pun beragam, mulai dari festival budaya, pameran kreatif, konser musik, kuliner, edukasi, hingga sport tourism.</p>



<p>&#8220;Di tengah upaya efisiensi anggaran, program 1.000 Event justru mampu memberikan multiplier effect bagi masyarakat. Karena Kota Malang ini menjadi tujuan dari berbagai macam orang untuk datang. Akhirnya, akan ada satu pendapatan untuk menutupi efisiensi,” ujarnya.</p>



<p>Wali Kota Wahyu juga menuturkan, bahwa penghargaan yang diterima bukanlah tujuan utama, melainkan bentuk pengakuan atas inovasi yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga. “Dari 1.000 Event ini muncul satu inovasi. Tapi tentu bukan semata untuk penghargaan, melainkan agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat Kota Malang,” ucapnya.</p>



<p>Dengan dukungan seluruh jajaran Pemkot Malang, Wali Kota Wahyu menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi yang berdampak langsung dan menjadi solusi bagi berbagai persoalan warga. “Kami tetap berharap akan ada inovasi lain yang bisa menyentuh masyarakat dan menyelesaikan permasalahan yang mereka rasakan sehari-hari,” imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(kom/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227307</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Program Wadul Gus&#8217;e Hantarkan Bupati Jember Raih Penghargaan Kepala Daerah Inovatif</title>
		<link>https://memontum.com/program-wadul-guse-hantarkan-bupati-jember-raih-penghargaan-kepala-daerah-inovatif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Jul 2025 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[gus’e]]></category>
		<category><![CDATA[hantarkan]]></category>
		<category><![CDATA[inovatif]]></category>
		<category><![CDATA[kepala]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223555</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat provinsi dengan meraih penghargaan di acara &#8216;Apresiasi 100 Hari Inovasi untuk Negeri&#8217;, yang berlangsung di Surabaya, Selasa (01/07/2025) malam. Gelaran ini diberikan kepada kabupaten dan kota, sebagai bentuk pengakuan terhadap inovasi dan kinerja luar biasa pemerintah daerah di Jawa Timur dalam 100 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat provinsi dengan meraih penghargaan di acara &#8216;Apresiasi 100 Hari Inovasi untuk Negeri&#8217;, yang berlangsung di Surabaya, Selasa (01/07/2025) malam. Gelaran ini diberikan kepada kabupaten dan kota, sebagai bentuk pengakuan terhadap inovasi dan kinerja luar biasa pemerintah daerah di Jawa Timur dalam 100 hari terakhir.</p>



<p>Penghargaan tersebut, salah satunya diberikan kepada Kabupaten Jember, atas keberhasilan dalam menghadirkan program-program inovatif yang berdampak langsung pada peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal. Penghargaan atas Program Wadul Gus&#8217;e itu, diterima Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kabupaten Jember, Regar Jeane Dealen Nangka, mewakili Bupati Jember, Muhammad Fawait.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Mewakili Bupati Jember, kami mengucapkan terima kasih kepada JTV. Penghargaan ini akan kami jadikan motivasi untuk bisa menjadi lebih baik, karena Gus Bupati Fawait sudah memberikan clue bahwa kedepan akan banyak kejutan-kejutan positif dari Kabupaten Jember untuk mewujudkan Jember Baru Jember Maju&#8221; kata Plt Kadiskominfo, Regar Jeane.</p>



<p>Kegiatan ini, tambahnya, bertujuan memberikan ruang apresiasi bagi daerah yang mampu menciptakan terobosan nyata dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Kabupaten Jember menjadi salah satu daerah yang menonjol berkat inovasi menyelesaikan pengaduan dan meningkatkan pelayanan publik lewat Wadul Gus&#8217;e dan Cinta e-RDKK untuk Petani Jember.</p>



<p>Melalui Wadul Gus&#8217;e, masyarakat dapat dengan mudah menyampaikan aspirasi, keluhan atau laporan terkait pelayanan publik secara langsung dan transparan. Wadul Gus’e juga langsung menghubungkan warga dengan pemerintah daerah secara cepat dan responsif, sekaligus menjadi sarana kontrol sosial yang efektif. <strong>(kom/rio/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223555</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sukses Hantarkan Penghargaan Kabupaten Malang Berpredikat ODF, Dinkes Ganti Program Jambanisasi</title>
		<link>https://memontum.com/sukses-hantarkan-penghargaan-kabupaten-malang-berpredikat-odf-dinkes-ganti-program-jambanisasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Oct 2024 15:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berpredikat]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[hantarkan]]></category>
		<category><![CDATA[jambanisasi]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[sukses,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215408</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang terus melakukan optimalisasi dalam mendukung program pemerintah daerah. Salah satu langkah yang telah dilakukan, yakni dalam menghapuskan perilaku buang air besar sembarangan di tahun 2023, melalui program Jambanisasi Keluarga. Alhasil, dari usaha keras dan sinergi dengan sejumlah dinas, Pemkab Malang pun berhasil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang terus melakukan optimalisasi dalam mendukung program pemerintah daerah. Salah satu langkah yang telah dilakukan, yakni dalam menghapuskan perilaku buang air besar sembarangan di tahun 2023, melalui program Jambanisasi Keluarga.</p>



<p>Alhasil, dari usaha keras dan sinergi dengan sejumlah dinas, Pemkab Malang pun berhasil menerima penghargaan sebagai Daerah dengan predikat ODF (Open Defecation Free). Penghargaan tersebut, kala itu diterima bupati dari Gubernur Jatim, pada Kamis (16/11/2023) lalu.</p>



<p>Seiring berjalannya waktu, program Jambanisasi Keluarga itupun kemudian diganti oleh Dinkes Kabupaten Malang. Dengan pertimbangan, bahwa alokasi dana dinas bisa untuk optimalisasi layanan kesehatan lain, guna mendukung program pemerintah daerah.</p>



<p>Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kabid Kesmas) Dinkes Kabupaten Malang, Gunawan Djoko Untoro, menjelaskan bahwa pelaksanaan program Jambanisasi, sebelumnya adalah program untuk mendukung pemerintah daerah dan kementrian kesehatan. Karenanya, dalam menghapuskan perilaku buang air besar sembarangan atau ODF, menggunakan alokasi dana APBD dan Kementrian Kesehatan di tahun 2023. Sehingga, pelaksanaan bisa berjalan dan berhasil mendapatkan raihan penghargaan tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Sementara di tahun 2024, karena pada prinsipnya sudah tidak ada masyarakat buang air sembarangan, maka alokasi dana seperti APBD dioptimalkan untuk layanan kesehatan lain. Terlebih, dari kementrian juga sudah tidak ada untuk program itu. Karenanya, konsentrasi berikutnya adalah pada program peningkatan kesehatan lain untuk masyarakat,&#8221; kata Kabid Kesmas Dinkes Kabupaten Malang, Senin (14/10/2024) tadi.</p>



<p>Disinggung mengenai program Jambanisasi lanjutan, Gunawan mengatakan, bahwa program ini sebenarnya masih berjalan di dinas lain di Kabupaten Malang. Hanya saja, untuk di Dinkes memang sudah tidak ada. Itu karena, di anggaran dinas memang terbatas dan harus fokus pada penanganan kesehatan.</p>



<p>&#8220;Untuk di Dinkes, program Jambanisasi di tahun 2024 ini, memang sudah tidak ada. Namun untuk dinas lain, dimungkinkan ini masih ada. Karena, kebiasaan prilaku itu ada beberapa faktor. Seperti, karena sarana di lokasi terbatas atau tidak layak. Sehingga, perlu peningkatan atau perawatan dan itulah yang dimungkinkan ditangani oleh Dinas,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sementara itu, raihan penghargaan yang diterima Pemkab Malang kala itu, yakni karena didasari bahwa masyarakat Kabupaten Malang sudah terbebas dari perilaku buang air besar sembarangan berdasarkan hasil verifikasi Tim Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, dengan menurunkan puluhan personil turun lapangan ke 500 kepala keluarga di 20 desa atau kelurahan dalam 10 kecamatan selama dua hari, yakni tanggal 23 sampai 24 Oktober 2023. Dari verifikasi itulah, akhirnya Pemkab Malang berhasil meraih penghargaan sebagai pemerintah daerah dengan predikat ODF (Open Defecation Free). <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215408</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ratusan Pendukung dan Partai Pengusung Hantarkan Abah Anton-Dimyati Daftarkan Diri ke KPU Malang</title>
		<link>https://memontum.com/ratusan-pendukung-dan-partai-pengusung-hantarkan-abah-anton-dimyati-daftarkan-diri-ke-kpu-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Aug 2024 04:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[anton-dimyati]]></category>
		<category><![CDATA[daftarkan]]></category>
		<category><![CDATA[hantarkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[partai]]></category>
		<category><![CDATA[pendukung]]></category>
		<category><![CDATA[pengusung]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213512</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Calon Wali Kota Malang dan Calon Wakil Wali Kota Malang, Mochammad Anton &#8211; Dimyati Ayatulloh, resmi mendaftarkan diri ke KPU Kota Malang, untuk berkontestasi dalam Pilkada 2024, Rabu (28/08/2024) sekitar pukul 11.00 WIB tadi. Kedatangannya, diiringi dengan ratusan pendukung dari masyarakat Kota Malang dan empat partai koalisi. Yakni Partai Kebangkitan Bangsa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Calon Wali Kota Malang dan Calon Wakil Wali Kota Malang, Mochammad Anton &#8211; Dimyati Ayatulloh, resmi mendaftarkan diri ke KPU Kota Malang, untuk berkontestasi dalam Pilkada 2024, Rabu (28/08/2024) sekitar pukul 11.00 WIB tadi.</p>



<p>Kedatangannya, diiringi dengan ratusan pendukung dari masyarakat Kota Malang dan empat partai koalisi. Yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Ummat.</p>



<p>“Terima kasih pada seluruh koalisi partai PKB, Demokrat, PAN dan Partai Ummat, yang siang hari ini mengantarkan kami untuk mendaftar Pilkada Kota Malang Tahun 2024. Termasuk kiyai habaib yang telah mengantar saya dan seluruh para pendukung, serta masyarakat Kota Malang yang mengantarkan saya di KPU,” kata Abah Anton-sapaannya.</p>



<p>Abah Anton berharap, apabila nantinya resmi menjadi Wali Kota Malang bersama dengan Wakilnya, dapat membangun Kota Malang yang lebih baik lagi. Selain itu, juga dapat menjalankan sebuah visi dan misi program yang diperuntukkan kepada masyarakat Kota Malang.</p>



<p>“Kami berdua akan menjalankan program tetap peduli pada wong cilik. Ini yang diperintahkan oleh para ulama untuk dilanjutkan kembali. Karena banyak program yang bermanfaat dan bermaslahat bagi masyarakat Kota Malang,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Abah Anton yakin dan percaya bahwa bersama dengan Dimyati Ayatulloh dapat melayani masyarakat Kota Malang dengan baik, tulus dan sepenuh hati. Pihaknya, juga tak segan-segan akan turun langsung ke masyarakat.</p>



<p>“Saya sepakat dengan Abah Dimyati kalau diberikan amanah oleh masyarakat akan membulatkan tekad. Kami berdua dipercaya dan diminta oleh masyarakat untuk melanjutkan program pembangunan,” ujarnya.</p>



<p>Dalam Pilkada Serentak 2024 ini, Abah Anton mempercayakan hasilnya kepada masyarakat. Karena maju untuk mendaftar adalah tugas dan amanah yang diberikan oleh masyarakat.</p>



<p>“Saya yakin masyarakat akan memilih mana yang bisa mereka percaya dan masyarakat Kota Malang ini cerdas. Malang Kota Pendidikan tahu mana yang baik dan tidak baik. Serahkan saja ke masyarakat,” ucapnya.</p>



<p>Sementara itu, salah satu Ketua partai koalisi dari DPD PAN Kota Malang, Lookh Mahfudz, menyampaikan bahwa mendukung Abah Anton dan Dimyati tentu memiliki dasar yang tepat. Terlebih, keduanya adalah asli Arema (Arek Malang).</p>



<p>“Wong Malang asli memiliki kepedulian, tekad panggilan jiwa untuk membangun Kota Malang. Dia kembali untuk membuktikan, memberi penjelasan dengan kerja nyata. Dia ingin membalikkan image dengan bukti nyata dan membawa masyarakat makmur, adil dan makmur,” imbuh Lookh. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213512</post-id>	</item>
		<item>
		<title>HUT Ke-95 Kabupaten Jember, Bupati Hendy Hantarkan Segudang Prestasi Pemkab Jember</title>
		<link>https://memontum.com/hut-ke-95-kabupaten-jember-bupati-hendy-hantarkan-segudang-prestasi-pemkab-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jan 2024 08:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hantarkan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi]]></category>
		<category><![CDATA[segudang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204276</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Memperingati Hari Jadi Kabupaten Jember ke 95 tahun, Bupati Jember, Hendy Siswanto, mengajak seluruh pihak untuk terus saling bahu-membahu berkolaborasi guna menghadapi tantangan ke depan yang semakin kompleks. Perlu diketahui, bahwa pada 1 Januari 2024, Kabupaten Jember berusia 95 tahun. Di usia yang hampir satu abad ini, beberapa capaian prestasi telah dicatatkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Memperingati Hari Jadi Kabupaten Jember ke 95 tahun, Bupati Jember, Hendy Siswanto, mengajak seluruh pihak untuk terus saling bahu-membahu berkolaborasi guna menghadapi tantangan ke depan yang semakin kompleks. Perlu diketahui, bahwa pada 1 Januari 2024, Kabupaten Jember berusia 95 tahun.</p>



<p>Di usia yang hampir satu abad ini, beberapa capaian prestasi telah dicatatkan Pemerintah Kabupaten Jember. Baik itu dalam proses penyelenggaraan pemerintahan maupun pelaksanaan pembangunan, yang tidak lepas dari peran tokoh masyarakat atas kontribusi partisipasi aktif.</p>



<p>“Sinergitas dan kolaborasi yang harmonis telah mewujudkan Kabupaten Jember yang berdiri kokoh dan patut diperhitungkan di tingkat provinsi, nasional maupun dunia,” kata Bupati Hendy Siswanto, Senin (08/01/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Bupati Hendy menyebut, bahwa dalam kendali pemerintahannya telah melaksanakan berbagai ikhtiar dan terobosan dalam mewujudkan Kabupaten Jember, yang lebih baik. Baik itu di bidang infrastruktur hingga sektor strategis lain, termasuk juga membangun sumber daya manusia masyarakat Jember, serta peningkatan kapasitas ASN.</p>



<p>Ada pun capaian yang telah diraih Kabupaten Jember, dari 2021 hingga 2023, antara lain seperti Pemerintah Kabupaten Jember berhasil menekan laju inflasi dari 1,3 menjadi 0,03 persen pada Mei hingga Agustus 2022. Sehingga, mampu memperoleh hadiah Dana Insentif Daerah (DID) dari Kementerian Keuangan sebesar Rp 10,36 miliar dan masuk 10 besar terbaik se-Indonesia.</p>



<p>“Hadiah tersebut dipergunakan semaksimal mungkin untuk pergerakan ekonomi di Jember,” terang Bupati Hendy.</p>



<p>Kemudian capaian selanjutnya, yaitu atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2022, Pemkab Jember mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Timur, setelah sebelumnya mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) pada 2021 dan opini Tidak Wajar (TW) pada 2020 serta opini Desclaimer pada 2019. Pencapaian ketiga, pertumbuhan ekonomi pada 2020 sebesar -2,89 persen, kemudian pada 2021 naik menjadi 4 persen, kemudian pada 2022 meningkat menjadi 4,53 persen dan 2023 ditargetkan menjadi 5,1 persen.</p>



<p>“Pencapaian keempat, angka kemiskinan pada 2020 sebesar 10,09 persen, 2021 sebesar 10,41 persen dan pada 2022 menurun menjadi 9,39 persen dan 2023 ditargetkan menjadi 8,9persen,” urainya.</p>



<p>Kemudian pencapaian kelima di bidang infrastruktur, Pemkab Jember berhasil meraih Juara I nasional kebinamargaan dan mendapatkan hadiah Rp 40 miliar dari Kementerian PUPR. Raihan juara itu, diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Jember karena telah melakukan perbaikan jalan sepanjang 1.293 kilometer selama 2 tahun.</p>



<p>&#8220;Hadiah tersebut tentunya akan dipergunakan untuk memperbaiki jalan dan jembatan. Karena, masih ada jalan dan jembatan yang harus diperbaiki,” ujar Bupati Hendy.</p>



<p>Kemudian pencapaian keenam, Pemkab Jember pada 2021-2023 juga telah mengangkat sejumlah ASN dan PPPK dengan formasi tenaga guru, tenaga kesehatan dan teknis. Pada 2021 sebanyak 927 PPPK, pada 2022 sebanyak 555 ASN dan 2.763 PPPK, serta 2023 sebanyak 781 PPPK yang telah diangkat.</p>



<p>Selain itu, sejak 2021-2023 Pemkab Jember juga telah melakukan sejumlah pelantikan untuk mengisi ratusan kekosongan berbagai jenis jabatan struktural, fungsional, hasil penyetaraan jabatan dan jabatan fungsional tertentu guna meningkatkan pelayanan publik serta mengoptimalkan target capaian kinerja organisasi perangkat daerah. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204276</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Inovasi Metode Pendidikan Inklusi Jarik Ma Siti Hantarkan Pemkot Malang Raih Penghargaan Pelayanan Publik 2023</title>
		<link>https://memontum.com/inovasi-metode-pendidikan-inklusi-jarik-ma-siti-hantarkan-pemkot-malang-raih-penghargaan-pelayanan-publik-2023</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Nov 2023 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[hantarkan]]></category>
		<category><![CDATA[inklusi]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[metode]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[publik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=202018</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam bidang pelayanan publik tahun 2023, atas Inovasi Metode Pendidikan Inklusi Jarik Ma Siti dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, yang menerima penghargaan secara langsung dari Menteri PAN RB, Abdullah Azwar Anas, menyampaikan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam bidang pelayanan publik tahun 2023, atas Inovasi Metode Pendidikan Inklusi Jarik Ma Siti dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).</p>



<p>Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, yang menerima penghargaan secara langsung dari Menteri PAN RB, Abdullah Azwar Anas, menyampaikan bahwa itu merupakan apresiasi yang luar biasa. Sehingga, mendorong Kota Malang menjadi kota inklusi dan ramah bagi anak-anak istimewa.</p>



<p>“Kemarin (Selasa, red) kami telah mendapatkan apresiasi dari Pak Menpan RB dan kami di undang khusus. Kemarin itu, juga terkait dengan Jarik Ma Siti. Sehingga harapannya nanti, akan menjadikan kota inklusi, ramah bagi anak-anak istimewa,” kata Pj Wali Kota Wahyu Hidayat di DPRD Kota Malang, Rabu (22/11/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Ditambahkannya, jika inovasi tersebut juga menjadi bagian dari pelayanan publik. Karena untuk melayani para siswa-siswi istimewa. Apalagi Jarik Ma Siti tersebut, masuk dalam Top 45 Inovasi Nasional 2023, sekaligus menjadi episode terkini dari sederet terobosan inklusif sebelumnya.</p>



<p>“Kita ada beberapa sebenarnya penghargaan terkait inklusi. Kalau untuk yang kemarin itu perhatian kepada siswa. Kalau yang lain, diantaranya inovasi layanan bagi difabel netra (Brexit) di Puskesmas, layanan pojok braille perpustakaan, dokumen kependudukan braille, dan layanan inklusi braille (Libra) untuk berbagai perizinan,” jelasnya.</p>



<p>Mewakili tenaga pendidik dalam tim inovator Jarik Ma Siti, Kusiyah, menyampaikan bahwa keberhasilan inovasi tersebut juga tidak terlepas dari peran aktif dari banyak pihak. &#8220;Alhamdulillah, kami bersyukur. Prestasi Jarik Ma Siti adalah prestasi dan motivasi bersama. Terima kasih atas dukungan semua. Kami siap terus memberikan pelayanan terbaik untuk semua siswa, reguler dan istimewa,&#8221; ujar Kusiyah.</p>



<p>Sementara itu, Menteri PAN RB, Abdullah Azwar Anas, menyampaikan harapannya kepada Kota Malang untuk terus berinovasi di bidang-bidang yang dapat memberikan dampak nyata pada empat agenda prioritas nasional, yaitu inovasi, kreativitas, penurunan tingkat kemiskinan, peningkatan investasi, serta peningkatan digitalisasi.<strong> (rsy/pro/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">202018</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Festival Dewi Cemara Hantarkan Kampung Kayutangan Heritage Kota Malang Raih Penghargaan</title>
		<link>https://memontum.com/festival-dewi-cemara-hantarkan-kampung-kayutangan-heritage-kota-malang-raih-penghargaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Nov 2023 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[cemara]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[hantarkan]]></category>
		<category><![CDATA[heritage,]]></category>
		<category><![CDATA[kampung]]></category>
		<category><![CDATA[Kayutangan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=201041</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Festival Desa Wisata Cerdas Mandiri (Dewi Cemara) Provinsi Jawa Timur 2023, berhasil menghantarkan Kampung Kayutangan Heritage Kota Malang, kembali menorehkan prestasi yang membanggakan. Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, pun memberikan apresiasi dan menyampaikan jika melalui torehan prestasi tersebut, ke depan potensi dan promosi desa wisata di Kota Malang, akan terus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Festival Desa Wisata Cerdas Mandiri (Dewi Cemara) Provinsi Jawa Timur 2023, berhasil menghantarkan Kampung Kayutangan Heritage Kota Malang, kembali menorehkan prestasi yang membanggakan.</p>



<p>Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, pun memberikan apresiasi dan menyampaikan jika melalui torehan prestasi tersebut, ke depan potensi dan promosi desa wisata di Kota Malang, akan terus dikuatkan. Apalagi, di Kota Malang sendiri dari 53 destinasi wisata, 23 diantaranya adalah kampung tematik.</p>



<p>“Tentu ke depan dengan perolehan prestasi tersebut, upaya kolaboratif, inovatif dan adaptif menjadi semangat untuk mewujudkan wajah Kota Kreatif Kota Malang, yang bermuara untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Pj Wali Kota Wahyu, Senin (06/11/2023) tadi.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi, menyampaikan jika prestasi tersebut menjadi dorongan untuk menambah semangat, agar pariwisata dan kegiatan ekonomi kreatif di Kota Malang semakin berkembang pesat. “Kampung Kayutangan Heritage adalah salah satu model pengembangan destinasi wisata dan ekonomi kreatif dari hasil kerja keras bersama yang dinilai telah berhasil mentransformasi desa wisatanya menjadi destinasi wisata yang cerdas, mandiri dan juga sejahtera,” ujar Baihaqi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, menurutnya capaian yang membanggakan tersebut berkat kerjasama yang baik dari semua pihak. Baihaqi berharap, ke depan akan terus meningkatkan prestasi tersebut sehingga apa yang menjadi keinginan semua pihak dapat terealisasi dengan baik.</p>



<p>“Apa yang diraih saat ini tidaklah mudah, karena membutuhkan komitmen, kerja keras dan partisipasi semua pihak. Kami ucapkan terima kasih kepada berbagai pihak, termasuk pokdarwis, warga, pegiat wisata, relawan, karena kerja keras bersama, Kayutangan meraih prestasi membanggakan sebagai Desa Wisata Cerdas Mandiri 2023 Provinsi Jawa Timur dan Pokdarwis Kampung Tempe Sanan mendapatkan Predikat Stan Terbaik dan Penjaga Stan Terbaik,” paparnya.</p>



<p>Sebagai informasi, Festival Dewi Cemara merupakan ajang tahunan yang diinisiasi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur dengan tujuan untuk memacu pengembangan dan promosi desa wisata Jawa Timur, agar menjadi desa wisata yang rakyatnya cerdas, mandiri dan sejahtera. Di mana, Penghargaan Dewi Cemara diberikan pada sepuluh desa wisata yang dinilai Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yang telah berhasil mengelola desa wisatanya dengan baik dan berkontribusi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201041</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
