<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>hardiknas &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/hardiknas/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 03 May 2026 14:42:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>hardiknas &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pimpin Upacara Hardiknas, Bupati Mojokerto Sampaikan Pentingnya Deep Learning</title>
		<link>https://memontum.com/pimpin-upacara-hardiknas-bupati-mojokerto-sampaikan-pentingnya-deep-learning</link>
					<comments>https://memontum.com/pimpin-upacara-hardiknas-bupati-mojokerto-sampaikan-pentingnya-deep-learning#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hardiknas]]></category>
		<category><![CDATA[learning]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[pimpin]]></category>
		<category><![CDATA[sampaikan]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232155</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mojokerto, menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026, di Halaman Pendopo Graha Maja Tama, Sabtu (02/05/2026) tadi. Gelaran tersebut, dipimpin langsung Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra. Dalam sambutannya, bupati menyampaikan sambutan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Abdul Mu&#8217;ti. Diuraikan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Mojokerto</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mojokerto, menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026, di Halaman Pendopo Graha Maja Tama, Sabtu (02/05/2026) tadi. Gelaran tersebut, dipimpin langsung Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra.</p>



<p>Dalam sambutannya, bupati menyampaikan sambutan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Abdul Mu&#8217;ti. Diuraikan, beberapa poin penting yang ditekankan oleh Mendikdasmen RI, yang salah satunya adalah upaya pendekatan pembelajaran mendalam atau deep learning untuk mencapai pendidikan nasional yang ideal.</p>



<p>&#8220;Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam, deep learning, sebagai program prioritas untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional,&#8221; jelas Mendikdasmen RI, melalui Bupati Al Barra.</p>



<p>Bupati Mojokerto juga mengatakan, bahwa kunci keberhasilan dari tiap kebijakan maupun program pemerintah, adalah penerapan Mindset, Mental dan Misi (3M). Ketiga hal ini, menekankan bahwa tanpa perubahan fundamental pada aspek kualitatif manusia, kebijakan secanggih apa pun akan gagal mencapai esensinya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Berbagai kebijakan peningkatan mutu pendidikan tidak akan terlaksana tanpa 3M. Yakni Mindset atau pola pikir yang maju, Mental yang kuat dan Misi yang lurus, tanpa ketiganya semua kebijakan hanya akan berhenti sebagai program dan formalitas yang sekadar ditandai dengan capaian angka-angka kuantitatif,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Dalam momen itu, pelaksanaan dimeriahkan dengan adanya pagelaran seni tradisi oleh para pelajar, jajaran Pemkab Mojokerto, sekaligus menyambut kunjungan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Sekolah Rakyat Menengah Pertama 15 (SRMP 15) Mojokerto. Kunjungan tersebut, merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Pendidikan Nasional Provinsi Jawa Timur.</p>



<p>Di SRMP 15 Kabupaten Mojokerto, Gubernur Khofifah tidak hanya sekadar berkunjung. Namun, dirinya juga mengapresiasi terkait tumbuh kembang para siswa, baik itu secara fisik maupun secara akademik.</p>



<p>Apresiasi tersebut seakan sesuai, mengingat baru 9 bulan SRMP 15 Mojokerto beroperasi. Namun, capaian yang diraih tergolong signifikan. &#8220;Program yang diinisiasi oleh Pak Presiden Prabowo ini dalam waktu 9 bulan kita sudah melihat prestasinya, pertumbuhan fisiknya dan tentu bagaimana interaksi sosialnya. Saya rasa ini sangat membahagiakan semuanya,&#8221; kata Gubernur Khofifah. <strong>(kom/puj/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/pimpin-upacara-hardiknas-bupati-mojokerto-sampaikan-pentingnya-deep-learning/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232155</post-id>	</item>
		<item>
		<title>IPM Banyuwangi Kian Positif, Mendikdasmen Gelar Peringatan Hardiknas di Taman Blambangan</title>
		<link>https://memontum.com/ipm-banyuwangi-kian-positif-mendikdasmen-gelar-peringatan-hardiknas-di-taman-blambangan</link>
					<comments>https://memontum.com/ipm-banyuwangi-kian-positif-mendikdasmen-gelar-peringatan-hardiknas-di-taman-blambangan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2026 06:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[blambangan]]></category>
		<category><![CDATA[hardiknas]]></category>
		<category><![CDATA[mendikdasmen]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[positif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232133</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu&#8217;ti, memilih memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kabupaten Banyuwangi, yang dilaksanakan di Taman Blambangan, Sabtu (02/05/2026) tadi. Pelaksanaan peringatan Hardiknas sendiri, diikuti oleh ribuan pelajar dan guru. Kedatangan Mendikdasmen sendiri, tidak lepas dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Banyuwangi, yang dari tahun ke tahun menunjukkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu&#8217;ti, memilih memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kabupaten Banyuwangi, yang dilaksanakan di Taman Blambangan, Sabtu (02/05/2026) tadi. Pelaksanaan peringatan Hardiknas sendiri, diikuti oleh ribuan pelajar dan guru.</p>



<p>Kedatangan Mendikdasmen sendiri, tidak lepas dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Banyuwangi, yang dari tahun ke tahun menunjukkan perkembangan positif. Yakni, angka IPM Banyuwangi kian meningkat di setiap tahunnya. Pada 2025, IPM Banyuwangi sebesar 75,17, atau meningkat dari 2024 sebesar 74,3. Angka ini, juga meningkat dari 73,79 (2023), 73,15 (2022) dan 72,62 (2021).</p>



<p>Angka ini, ujarnya, menjadikan Banyuwangi dengan salah satu IPM tinggi di Jawa Timur dan bahkan tertinggi di kawasan Sekarkijang. &#8220;Itu sebuah capaian yang sangat bagus dan tadi juga saya berbincang dengan Ibu Bupati, sebelum acara dimulai. Banyuwangi memiliki banyak terobosan dan program kreatif dan strategis di dunia pendidikan, terutama layanan untuk mereka yang tidak berkesempatan sekolah karena berbagai alasan. Karena itu, hari ini saya mengikuti peringatan Hardiknas bersama Forkopimda Banyuwangi, yang berlangsung khidmat dan sangat meriah,&#8221; kata Mu&#8217;ti.</p>



<p>Banyuwangi sendiri, memiliki sejumlah program kreatif yang berupaya agar anak usia sekolah tetap sekolah. Sebut saja, seperti Gerakan Daerah Angkat Anak Muda Putus Sekolah (Garda Ampuh) yang berfokus menjaring anak putus sekolah dan membantunya kembali ke bangku sekolah melalui berbagai skema.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lalu, ada Siswa Asuh Sebaya, dimana siswa yang secara ekonomi lebih menyisihkan uang sakunya lalu dikumpulkan untuk membantu kebutuhan siswa yang tidak mampu secara ekonomi. Seperti membelikan sepeda, kaca mata, hingga kebutuhan sekolah bahkan siswa dari sekolah lainnya.</p>



<p>Peringatan Hardiknas Banyuwangi, dalam pelaksanaan itu dikemas juga dengan menggelar Kuntulan Ewon, yang diikuti oleh 1.060 pelajar mulai dari SD hingga SMA. Mereka berkolaborasi dengan seniman dan budayawan, menyajikan pertunjukan kolosal kesenian tradisional yang memadukan unsur tari dan musik rebana oleh seribu lebih siswa di Banyuwangi.</p>



<p>Menurut Mendiknasmen, dengan melibatkan siswa dalam kegiatan seni budaya seperti ini, akan membentuk karakter siswa yang kuat dan unggul. &#8220;Ini sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, pendidikan adalah usaha bersama untuk membangun Sumber Daya Manusia Indonesia yang unggul, kuat dan tangguh untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang maju, makmur dan bermartabat,&#8221; tambah Mu&#8217;ti.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, berterima kasih pada Mendikdasmen yang memilih Banyuwangi untuk memperingati Hardiknas. &#8220;Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Bapak Mentri beserta jajaran yang telah melaksanakan Upacara Hardiknas di Banyuwangi,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Bagi Banyuwangi, pendidikan tidak hanya tentang dunia akademik, namun bagaimana memadukan potensi anak, baik di bidang seni, budaya dan beragam potensi lainnya. &#8220;Inilah yang membuat Banyuwangi melibatkan pelajar dalam tiap agenda seni dan budaya, termasuk salah satunya Kuntulan Ewon saat ini,&#8221; tambah Bupati Ipuk. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/ipm-banyuwangi-kian-positif-mendikdasmen-gelar-peringatan-hardiknas-di-taman-blambangan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232133</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri Peringatan Hardiknas, Bupati Lumajang Sampaikan Pesan Tantangan Pendidikan di Era Digital</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-peringatan-hardiknas-bupati-lumajang-sampaikan-pesan-tantangan-pendidikan-di-era-digital</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 May 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[hardiknas]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[sampaikan]]></category>
		<category><![CDATA[tantangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222072</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, yang digelar di Stadion Klakah Putra, menjadi panggung refleksi dan seruan perubahan, Kamis (15/05/2025) tadi. Dalam apel yang diikuti ratusan guru serta siswa dari seluruh jenjang pendidikan, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyampaikan pesan mendalam tentang tantangan dunia pendidikan di era digital [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, yang digelar di Stadion Klakah Putra, menjadi panggung refleksi dan seruan perubahan, Kamis (15/05/2025) tadi. Dalam apel yang diikuti ratusan guru serta siswa dari seluruh jenjang pendidikan, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyampaikan pesan mendalam tentang tantangan dunia pendidikan di era digital dan krisis karakter.</p>



<p>Dengan suara lantang dan penuh keyakinan, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, menegaskan bahwa pendidikan hari ini menuntut lebih dari sekadar penguasaan ilmu. Sebaliknya, guru tidak boleh lagi stagnan. Mereka harus bergerak, belajar dan terus berkembang untuk menjawab kompleksitas zaman yang semakin dinamis.</p>



<p>&#8220;Kami berharap para guru tidak pernah berhenti belajar. Anak-anak kita kini lebih kritis, lebih cerdas dan sangat melek teknologi. Guru harus menjadi panutan yang terus relevan dan adaptif,&#8221; kata Bunda Indah, di hadapan sekitar 500 peserta apel.</p>



<p>Pesan ini tidak hanya ditujukan sebagai motivasi, tetapi sebagai peringatan. Bunda Indah menggarisbawahi bahwa perubahan zaman menuntut perubahan pendekatan pendidikan. Guru tidak bisa lagi sekadar mengajar, mereka harus menginspirasi, membimbing dan menjadi figur yang terus tumbuh bersama murid-muridnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bunda Indah juga menyoroti, mengenai ancaman terbesar dalam dunia pendidikan saat ini, yakni krisis karakter dan merosotnya nilai moral dalam pergaulan remaja. Oleh karena itu, dirinya mendorong para pendidik untuk menjadikan budi pekerti sebagai inti dari proses belajar mengajar.</p>



<p>&#8220;Tingkatkan pendidikan budi pekerti kepada siswa. Pergaulan siswa hari ini sangat mengkhawatirkan. Jika guru tidak hadir sebagai penjaga nilai, maka generasi kita akan kehilangan arah,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Dalam momen penuh semangat tersebut, Bunda Indah juga memberikan penghargaan tinggi kepada seluruh tenaga pendidik yang telah mendedikasikan diri bagi kemajuan pendidikan Lumajang. Dirinya menyebut guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa yang sesungguhnya mengubah wajah masa depan bangsa.</p>



<p>Apel Peringatan Hardiknas ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang, Forkopimca Klakah, Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Klakah, serta tokoh-tokoh pendidikan setempat. Kegiatan ini bukan hanya menjadi perayaan, tetapi titik tolak untuk memperkuat komitmen bersama membangun pendidikan yang berkarakter, inklusif dan relevan dengan zaman. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222072</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Efisiensi Anggaran, Pemkab Jember Peringati Hardiknas dan Hari Otonomi Daerah</title>
		<link>https://memontum.com/efisiensi-anggaran-pemkab-jember-peringati-hardiknas-dan-hari-otonomi-daerah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 May 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[efisiensi]]></category>
		<category><![CDATA[hardiknas]]></category>
		<category><![CDATA[otonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221775</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Alun-Alun Jember, Senin (05/05/2025) tadi. Pelaksanaan upacara tersebut digelar, juga dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-29 tahun 2025. Gelaran Hardiknas sendiri, digelar dengan tajuk &#8216;Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua&#8217;. Sedangkan Hari Otonomi sendiri, mengambil tema &#8216;Sinergi Pusat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Alun-Alun Jember, Senin (05/05/2025) tadi. Pelaksanaan upacara tersebut digelar, juga dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-29 tahun 2025.</p>



<p>Gelaran Hardiknas sendiri, digelar dengan tajuk &#8216;Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua&#8217;. Sedangkan Hari Otonomi sendiri, mengambil tema &#8216;Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045&#8217;.</p>



<p>&#8220;Hari ini kita memperingati dua acara sekaligus. Yakni, Hardiknas dan Hari Otonomi Daerah. Sengaja gelaran ini digabung, sebagai salah satu semangat efisiensi,&#8221; kata Bupati Jember, Muhammad Fawait.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurut Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, peringatan Hari Otonomi Daerah merupakan bentuk pengingat bahwa jajaran Pemkab Jember, harus memberikan pelayanan publik yang terbaik, mudah dan cepat kepada masyarakat Kabupaten Jember. &#8220;Memperingati Hardiknas, kita harus mengentaskan kemiskinan melalui jalur pendidikan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Salah satunya, ungkap Gus Fawait, dengan memberikan kenyamanan kepada para pendidik. &#8220;Sebelumnya, saya sudah menandatangani SE (surat edaran) yang berbunyi kalau murid libur, maka guru wajib libur. Kalau harus absen, bisa melalui rumah masing-masing,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, Pemkab Jember juga bakal merelokasi anggaran hasil efisiensi untuk meningkatkan mutu pendidikan di Jember. &#8220;Anggaran pendidikan untuk peningkatan SDM dan pembangunan sekolah akan kami tambah,&#8221; imbuhnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221775</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Momen Perayaan Hardiknas, Dua Guru Berprestasi Dihadiahi Paket Umroh</title>
		<link>https://memontum.com/momen-perayaan-hardiknas-dua-guru-berprestasi-dihadiahi-paket-umroh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 May 2025 08:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[berprestasi]]></category>
		<category><![CDATA[dihadiahi]]></category>
		<category><![CDATA[hardiknas]]></category>
		<category><![CDATA[perayaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221744</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di Kabupaten Lumajang menjadi momentum yang penuh makna. Ribuan tenaga pendidik dari seluruh penjuru Lumajang, tidak hanya merayakan Hardiknas, tetapi juga dengan penghargaan yang mendalam. Dalam rangkaian acara yang dihadiri oleh sekitar 11 ribu guru, Bupati Lumajang, Indah Amperawati bersama Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma, memberikan apresiasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di Kabupaten Lumajang menjadi momentum yang penuh makna. Ribuan tenaga pendidik dari seluruh penjuru Lumajang, tidak hanya merayakan Hardiknas, tetapi juga dengan penghargaan yang mendalam.</p>



<p>Dalam rangkaian acara yang dihadiri oleh sekitar 11 ribu guru, Bupati Lumajang, Indah Amperawati bersama Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi mereka dalam dunia pendidikan melalui kegiatan jalan santai yang penuh keceriaan dan kebersamaan di Alun-Alun Lumajang, Minggu (04/05/2025) tadi.</p>



<p>Kegiatan ini, yang menjadi bagian dari semarak peringatan Hardiknas, bukan hanya sekadar olah raga ringan, tetapi juga simbol kekuatan dan solidaritas antara dunia pendidikan dan masyarakat Lumajang. Para guru dan tenaga pendidik, mengenakan pakaian seragam olah raga khas sekolah masing-masing, dengan menempuh rute jalan santai yang penuh semangat, mengiringi langkah dengan harapan besar untuk kemajuan pendidikan di Lumajang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, dalam sambutannya menegaskan bahwa Hardiknas bukan hanya tentang mengenang sejarah pendidikan, tetapi juga momentum untuk memperkuat fondasi pendidikan yang berbasis pada karakter dan akhlak. &#8220;Semangat yang ditunjukkan para pendidik hari ini mencerminkan tekad kita bersama untuk mewujudkan pendidikan bermutu di Lumajang. Tanpa kerja keras dan dedikasi kalian, kita tidak akan sampai pada titik ini,&#8221; katanya.</p>



<p>Sementara itu, Wabup Lumajang menambahkan bahwa momen seperti ini sangat penting untuk menjaga semangat kebersamaan dan kekompakan di antara para guru yang selama ini menjadi garda terdepan dalam membentuk generasi masa depan. &#8220;Guru adalah pilar utama kemajuan daerah. Kegiatan ini merupakan cara kita untuk menghargai peran besar mereka, sekaligus mempererat hubungan kita semua,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Tengah-tengah kemeriahan acara, hadiah utama berupa dua paket umroh yang sangat dinantikan, diserahkan langsung oleh Bunda Indah dan Mas Yudha kepada dua guru berprestasi. Yakni, Abdur Rahman Wahid, Guru PAI dari Kecamatan Randuagung dan Rahmat Budiono, guru kelas dari Kecamatan Kedungjajang. Hadiah ini, menjadi simbol pengakuan atas dedikasi tinggi mereka dalam mencerdaskan anak bangsa.</p>



<p>Dengan terlibatnya ribuan pendidik dalam acara ini, Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya dalam memperkuat pendidikan yang inklusif dan merata. Semangat kebersamaan ini diharapkan dapat terus tumbuh, membawa dampak positif bagi kualitas pendidikan dan masa depan generasi Lumajang yang lebih cemerlang. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221744</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gerak Jalan Kreasi Semarak Hardiknas, Bupati Lumajang Apresiasi Komitmen dan Pengabdian Tenaga Pendidik</title>
		<link>https://memontum.com/gerak-jalan-kreasi-semarak-hardiknas-bupati-lumajang-apresiasi-komitmen-dan-pengabdian-tenaga-pendidik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 May 2025 06:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hardiknas]]></category>
		<category><![CDATA[komitmen]]></category>
		<category><![CDATA[kreasi]]></category>
		<category><![CDATA[pendidik]]></category>
		<category><![CDATA[pengabdian]]></category>
		<category><![CDATA[semarak]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221741</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati dan Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, membuka sekaligus memberangkatkan Gerak Jalan Kreasi bertajuk &#8216;Semarak Hardiknas 2025&#8217; di Alun-Alun Kabupaten Lumajang, Minggu (04/05/2025) tadi. Pelaksanan Peringatan Hardiknas 2025 di Kabupaten Lumajang, ini menjadi momen penting untuk menegaskan kembali komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pendidikan berkualitas yang berlandaskan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati dan Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, membuka sekaligus memberangkatkan Gerak Jalan Kreasi bertajuk &#8216;Semarak Hardiknas 2025&#8217; di Alun-Alun Kabupaten Lumajang, Minggu (04/05/2025) tadi.</p>



<p>Pelaksanan Peringatan Hardiknas 2025 di Kabupaten Lumajang, ini menjadi momen penting untuk menegaskan kembali komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pendidikan berkualitas yang berlandaskan pada dedikasi guru dan dukungan masyarakat. Mengusung tema &#8216;Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua&#8217; Peringatan Hardiknas kali ini menekankan bahwa pendidikan berkualitas tidak hanya diukur dari fasilitas yang tersedia, tetapi juga dari kualitas pendidikannya, yang bergantung pada dedikasi para guru serta partisipasi aktif masyarakat.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, menyampaikan pentingnya peran pendidik dalam membentuk karakter dan akhlak generasi penerus bangsa. &#8220;Pendidikan adalah fondasi utama bagi kemajuan suatu bangsa. Para pendidik adalah ujung tombak yang memegang peranan besar dalam menentukan arah masa depan anak-anak kita. Dedikasi mereka dalam mendidik dengan penuh kasih sayang akan membentuk bangsa yang berkarakter dan siap menghadapi tantangan global,&#8221; katanya.</p>



<p>Bunda Indah juga mengapresiasi semua tenaga pendidik, yang telah menunjukkan komitmen dan pengabdian yang luar biasa untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Lumajang. &#8220;Tanpa dedikasi dan kerja keras bapak ibu semua, kita tidak akan sampai pada titik kemajuan ini,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Senada dengan Bunda Indah, Wabup Yudha juga mengingatkan bahwa pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, tetapi juga penanaman nilai-nilai kehidupan yang esensial. &#8220;Para pendidik bukan hanya mengajarkan mata pelajaran, tetapi juga menginspirasi siswa untuk menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan cinta tanah air. Dalam momen ini, kita menunjukkan bahwa pendidikan harus menyentuh setiap aspek kehidupan, membangun semangat kolektif dan kebersamaan di masyarakat,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, peringatan Hardiknas 2025 di Lumajang menyelenggarakan berbagai acara. Termasuk, Upacara Peringatan Hardiknas, peluncuran Senam Lumajang Segar, jalan santai dan Gerak Jalan Kreasi yang diikuti oleh guru dan tenaga pendidik se-Kabupaten Lumajang.</p>



<p>Dalam kegiatan ini, para peserta tidak hanya menunjukkan semangat baris-berbaris, tetapi juga kreativitas dan kebersamaan melalui kostum-kostum unik yang mencerminkan identitas pendidikan di setiap sekolah. Gerak Jalan Kreasi yang diikuti oleh ribuan guru, ini menjadi simbol nyata sinergi antara pemerintah, pendidik dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan penuh semangat.</p>



<p>Antusiasme peserta dan masyarakat yang memadati Alun-Alun, menunjukkan bahwa semangat untuk menciptakan pendidikan berkualitas di Lumajang terus berkembang, didorong oleh rasa kebersamaan yang tinggi. Bunda Indah sendiri juga mengajak semua pihak, untuk terus berkomitmen dalam menjaga kualitas pendidikan yang merata dan inklusif. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221741</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Hardiknas, Bupati Lumajang bersama Wabup Pimpin Flash Mob Tari Glipang</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hardiknas-bupati-lumajang-bersama-wabup-pimpin-flash-mob-tari-glipang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 May 2025 05:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[glipang]]></category>
		<category><![CDATA[hardiknas]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[pimpin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221738</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di Kabupaten Lumajang menjadi panggung harmoni antara dunia pendidikan dan pelestarian budaya lokal. Dalam pelaksanaan itu, ribuan pasang mata terpukau saat flash mob Tari Glipang mengguncang Alun-Alun Lumajang, Minggu (04/05/2025) tadi. Gelaran yang menampilkan siswi-siswi SMP Negeri 4 Lumajang, itu dipimpin langsung Bupati Lumajang, Indah Amperawati, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di Kabupaten Lumajang menjadi panggung harmoni antara dunia pendidikan dan pelestarian budaya lokal. Dalam pelaksanaan itu, ribuan pasang mata terpukau saat flash mob Tari Glipang mengguncang Alun-Alun Lumajang, Minggu (04/05/2025) tadi.</p>



<p>Gelaran yang menampilkan siswi-siswi SMP Negeri 4 Lumajang, itu dipimpin langsung Bupati Lumajang, Indah Amperawati, Wakil Bupati, Yudha Adji Kusuma dan sejumlah pejabat perangkat daerah. Sementara Tari Glipang sendiri, merupakan kesenian tradisional khas Lumajang, yang merepresentasikan semangat perjuangan, tampil energik dan penuh daya tarik dalam balutan koreografi kolosal yang melibatkan pelajar, guru hingga unsur Forkopimda.</p>



<p>Di tengah geliat modernisasi, pertunjukan ini menjadi bukti nyata bahwa tradisi tidak hanya tetap hidup, tetapi mampu menyatu dalam denyut pendidikan karakter anak bangsa. Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, menyebut bahwa tarian ini bukan sekadar hiburan, melainkan sarana edukatif yang menanamkan cinta tanah air dan kebanggaan terhadap budaya lokal.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Saya sangat bangga dan terharu bisa menari bersama anak-anak dalam semangat Hardiknas. Ini adalah wujud nyata cinta kita pada Lumajang melalui jalur pendidikan dan kebudayaan,” katanya.</p>



<p>Senada dengan itu, Wabup Mas Yudha menekankan pentingnya menjadikan seni budaya sebagai bagian integral dari pendidikan. “Tari Glipang bukan hanya warisan, tetapi juga identitas. Keterlibatan seluruh elemen, dari pelajar hingga pimpinan daerah, adalah bentuk sinergi luar biasa dalam membangun karakter generasi penerus,” ujarnya.</p>



<p>Kegiatan ini, menjadi salah satu rangkaian utama peringatan Hardiknas 2025 di Lumajang, yang mengusung tema &#8216;Bergerak Bersama, Lestarikan Budaya, Bangun Karakter Bangsa&#8217;. Momentum tersebut, tidak hanya membanggakan secara artistik, tetapi juga strategis dalam menguatkan peran pendidikan sebagai penjaga nilai dan jati diri bangsa.</p>



<p>Dengan kolaborasi seperti ini, Lumajang menunjukkan bahwa pelestarian budaya tidak harus terpisah dari dunia pendidikan, melainkan justru bisa menjadi jantung dari proses pembelajaran yang bermakna. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221738</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Beri Kado Hardiknas dengan Menginap di Rumdin Bupati Kediri, Ini Balasan dari Siswa SMA Boarding School</title>
		<link>https://memontum.com/beri-kado-hardiknas-dengan-menginap-di-rumdin-bupati-kediri-ini-balasan-dari-siswa-sma-boarding-school</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 May 2025 12:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[balasan]]></category>
		<category><![CDATA[boarding]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[hardiknas]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[menginap]]></category>
		<category><![CDATA[rumdin]]></category>
		<category><![CDATA[school]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222220</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, memberikan kado spesial di Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) kepada siswa angkatan pertama SMA Dharma Wanita Boarding School. Ya, sejumlah pelajar diberikan kesempatan menginap di Pendopo Panjalu Jayati. Selain memberikan pengalaman berharga itu, Mas Dhito juga mengajak siswa untuk melakukan room tour. Mereka diajak berkeliling mulai dari ruang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, memberikan kado spesial di Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) kepada siswa angkatan pertama SMA Dharma Wanita Boarding School. Ya, sejumlah pelajar diberikan kesempatan menginap di Pendopo Panjalu Jayati.</p>



<p>Selain memberikan pengalaman berharga itu, Mas Dhito juga mengajak siswa untuk melakukan room tour. Mereka diajak berkeliling mulai dari ruang tamu, ruang makan hingga kamar tidur dan ruang kerja bupati.</p>



<p>Mas Dhito mengungkapkan, selain sebagai kado pada peringatan Hardiknas, dengan pengalaman yang didapat itu, diharapkan dapat memacu semangat belajar para siswa untuk menggapai cita-cita. Salah satunya, menjadi seorang bupati, seperti dirinya.</p>



<p>“Semoga dari kalian, suatu saat akan ada yang menggantikan saya berdiri di sini sebagai bupati,” kata Mas Dhito kepada para siswa di Pendopo Panjalu Jayati, Jumat (02/05/2025) malam.</p>



<p>Menariknya, kado yang didapat tersebut dibalas para siswa dengan memberikan hadiah lukisan wajah Mas Dhito dan istrinya, Eriani Annisa Hanindhito. Lukisan tersebut, dibuat sendiri hanya dalam hitungan jam.</p>



<p>Hal ini, disampaikan oleh Darul Ulum, salah satu siswa yang mendapatkan kesempatan untuk menginap di rumah dinas bupati. Menurutnya, pemberian hadiah lukisan tersebut merupakan inisiasi dari temannya, Mohammad Kelvin Andrian Maulana.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Berangkat dari ide tersebut, para siswa sekolah berasrama ini kemudian berbagi tugas mempersiapkan keperluan untuk melukis. Hasilnya, dalam beberapa jam saja lukisan tersebut rampung dikerjakan dengan bantuan adik kelas dan salah satu guru.</p>



<p>“Kelvin ingin memberikan sesuatu yang terlihat sederhana namun bernilai atau kenang-kenangan dari kami siswa SMA Dharma Wanita Pare kepada Mas Dhito,” jelas Ulum.</p>



<p>Siswa angkatan pertama tersebut mengaku bersama teman-temannya tak mau menyia-nyiakan kesempatan bisa menginap di Pendopo kebanggaan masyarakat Kediri tersebut. Momen berharga yang didapat itu pun dimanfaatkan untuk mempelajari sejarah pendopo yang pernah dipugar dimasa Mas Dhito ini.</p>



<p>Ruang kerja Mas Dhito, lanjut Ulum, menjadi salah satu sudut paling favorit. Dirinya tidak memungkiri, merasa penasaran dengan ruangan ini.</p>



<p>Rasa penasaran itu, tentunya bukan tanpa alasan. Terlebih, pada acara Halal Bihalal 15 April 2025 lalu, beberapa temannya termasuk Kelvin, terlebih dahulu bisa mendapatkan kesempatan untuk mengabadikan momen bersama Mas Dhito di ruang kerjanya.</p>



<p>Dengan kesempatan yang telah diberikan, Ulum bersama siswa lain dari SMA Dharma Wanita Boarding School Pare mengaku bangga dan berterimakasih kepada Mas Dhito.</p>



<p>“Kepada Mas Dhito semoga sehat terus, panjang umur, dan juga diberikan rezeki yang melimpah,” doa siswa ini yang langsung diamini oleh rekan-rekannya yang lain. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222220</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pimpin Upacara Hardiknas, Bupati Lumajang Tegaskan Pentingnya Pendidikan untuk Masa Depan Bangsa</title>
		<link>https://memontum.com/pimpin-upacara-hardiknas-bupati-lumajang-tegaskan-pentingnya-pendidikan-untuk-masa-depan-bangsa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 May 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hardiknas]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[pimpin]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221663</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan bangsa dan pilar utama pembangunan daerah. Hal ini disampaikannya, saat memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2025 di Alun-Alun Kabupaten Lumajang, Jumat (02/05/2025) tadi. Mengusung tema nasional &#8216;Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua&#8217;, upacara tersebut dihadiri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan bangsa dan pilar utama pembangunan daerah. Hal ini disampaikannya, saat memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2025 di Alun-Alun Kabupaten Lumajang, Jumat (02/05/2025) tadi.</p>



<p>Mengusung tema nasional &#8216;Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua&#8217;, upacara tersebut dihadiri Forkopimda, Wakil Bupati Lumajang, kepala perangkat daerah, guru, pelajar hingga tokoh masyarakat.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, yang juga membacakan pidato Menteri Pendidikan, menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menciptakan layanan pendidikan yang inklusif, bermutu dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Pendidikan disebut sebagai jalan, untuk menumbuhkan fitrah manusia sebagai makhluk pembelajar seumur hidup, serta sebagai fondasi kecerdasan spiritual, emosional dan intelektual.</p>



<p>“Pendidikan adalah proses menumbuhkembangkan fitrah manusia, agar menguasai ilmu pengetahuan, memiliki keterampilan dan kecerdasan untuk meraih kesejahteraan serta kebahagiaan, baik material maupun spiritual,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut Bupati Lumajang menegaskan, bahwa komitmen Pemerintah Kabupaten Lumajang selaras dengan kebijakan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. Yakni, mendorong revitalisasi sarana prasarana pendidikan, transformasi digital dalam pembelajaran, serta peningkatan kapasitas dan kesejahteraan guru.</p>



<p>“Guru bukan hanya fasilitator pembelajaran, tetapi agen peradaban. Mereka adalah mentor dan konselor yang membentuk karakter generasi penerus. Karena itu, peningkatan kualitas guru adalah prioritas strategis pembangunan daerah,” tegas Bunda Indah.</p>



<p>Dalam amanat di luar teks resmi, dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik yang telah menjadi garda terdepan dalam mencerdaskan anak bangsa. Ditegaskan, bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) adalah kekuatan utama dalam mewujudkan Lumajang yang sejahtera dan berdaya saing.</p>



<p>“Saya percaya, dari ruang-ruang kelas kita hari ini, akan lahir para pemimpin bangsa masa depan. Selamat Hari Pendidikan Nasional, mari terus bergandengan tangan mewujudkan pendidikan yang membebaskan, memerdekakan dan memajukan peradaban,” tambahnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221663</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
